cover
Contact Name
Johan Irmansyah
Contact Email
dpe.litpam@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
dpe.litpam@gmail.com
Editorial Address
Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, West Nusa Tenggara
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Discourse of Physical Education
ISSN : -     EISSN : 28291336     DOI : https://doi.org/10.36312/dpe
Core Subject : Health, Education,
The Discourse of Physical Education (DPE) features peer-reviewed research articles based on classroom and laboratory studies, descriptive and survey studies, summary and review articles, and discussion of current topics of interest in physical education at every level education. DPE (ISSN. 2829-1336) is an open-access scrientific journal that published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM) twice a year (bianually) in February and August.
Articles 37 Documents
Peningkatan Pembelajaran Gerak Dasar Lompat Jauh Gaya Jongkok Menggunakan Permainan Lompat Katak pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Patahillah MZ, Muhamad; Suriatno, Adi; Kuswoyo, Dilli Dwi
Discourse of Physical Education Vol. 2 No. 1 (2023): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dpe.v2i1.1363

Abstract

Berdasarkan pengamatan pada siswa kelas VII SMPN 2 Kopang, diperoleh data bahwa kemampuan siswa kelas VII dalam pembelajaran lompat jauh, secara umum siswa memiliki kemampuan dengan kategori sedang dan rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran gerak dasar lompat jauh gaya jongkok menggunakan permainan lompat katak pada siswa kelas VII SMPN 2 Kopang. Rancangan penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK), yang terdiri atas empat tahapan dalam tiap langkah (perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi). Populasi yang digunakan adalah sebanyak 19 siswa dengan teknik pengambilan sampel menggunakan studi populasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) keaktifan siswa meningkat dari siklus I sampai siklus II 100%; (2) perkembangan gerak dasar lompat jauh pada komponen awalan ditemukan 95% siswa berkategori baik, 5% siswa bekategori cukup; (3) komponen tolakan ditemukan 95% siswa berkategori baik, 5% siswa berkategori cukup; dan (4) komponen mendarat ditemukan 89% siswa berkatergori baik, 11% siswa berkategori cukup. Berdasarkan hasil tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa pembelajaran lompat jauh yang dilakukan dengan pendekatan permainan lompat katak dapat meningkatkan keaktifan dan gerak dasar lompat jauh siswa kelas VII SMPN 2 Kopang pada komponen awalan, tolakan, dan mendarat. Improvement of Basic Squat-Style Long Jump Movement Learning through Frog Jump Game Among Junior High School Students Abstract Based on observations of seventh-grade students at SMPN 2 Kopang, it was determined that the overall abilities of the students in learning the long jump were categorized as moderate and low. The purpose of this study is to enhance the teaching of the basic technique of the squat-style long jump using the frog jump game among seventh-grade students at SMPN 2 Kopang. This research employs a Classroom Action Research (CAR) design, consisting of four stages within each cycle (planning, implementation, observation, and reflection). The population utilized comprised 19 students, and the sampling technique involved a population study. The research findings indicate that (1) student engagement increased from Cycle I to Cycle II to 100%; (2) development of the basic technique of the long jump in the take-off phase showed that 95% of students were categorized as proficient and 5% as satisfactory; (3) the push-off component revealed that 95% of students were categorized as proficient and 5% as satisfactory; and (4) the landing component demonstrated that 89% of students were categorized as proficient and 11% as satisfactory. Based on these results, it can be concluded that the long jump instruction conducted through the frog jump game approach can enhance student engagement and proficiency in the basic technique of the long jump among seventh-grade students at SMPN 2 Kopang in the take-off, push-off, and landing phases.
Implementasi Metode Saintifik dalam Aktivitas Pembelajaran Pendidikan Jasmani di Era New Normal Lihadi, Irfan; Lubis, Muhammad Ridwan; Ramadhani, Africo
Discourse of Physical Education Vol. 2 No. 1 (2023): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dpe.v2i1.1364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran pendidikan jasmani di era new normal melalui penerapan metode saintifik di SMAN 2 Gerung tahun 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus mencakup perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya minat dan keterlibatan siswa akibat pembelajaran daring. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada ketuntasan belajar siswa. Pada kondisi awal, hanya 10% siswa yang mencapai ketuntasan dengan nilai rata-rata 60,94. Setelah penerapan metode saintifik, ketuntasan pada siklus I meningkat menjadi 20% dengan nilai rata-rata 72,38, dan siklus II mencapai ketuntasan 95% dengan nilai rata-rata 91,6. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas metode saintifik dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Disarankan agar guru mengoptimalkan perannya sebagai fasilitator dalam pembelajaran berbasis siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Penerapan metode ini juga dapat direplikasi pada mata pelajaran lain untuk meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa. Implementation of the Scientific Method in Physical Education Learning Activities in the New Normal Era Abstract This study aims to enhance the effectiveness of physical education learning during the new normal era through the application of the scientific method at SMAN 2 Gerung in 2022. The research employed Classroom Action Research (CAR) conducted over two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection. The primary issue was low student engagement due to online learning. Results showed significant improvements in learning outcomes. Initially, only 10% of students achieved mastery with an average score of 60.94. Following the application of the scientific method, Cycle I saw 20% mastery with an average score of 72.38, and Cycle II achieved 95% mastery with an average score of 91.6. These findings demonstrate the effectiveness of the scientific method in enhancing student performance. Teachers are recommended to optimize their roles as facilitators in student-centered learning and create a conducive learning environment. The method can be replicated in other subjects to further improve student engagement and outcomes.
Tingkat Pengetahuan Siswa Sekolah Menengah Atas terkait Materi Permainan Sepakbola dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani Mahayatman, Bayu; Syah, Herman; Jamaludin, Jamaludin; Syarif, Ahmad
Discourse of Physical Education Vol. 2 No. 1 (2023): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dpe.v2i1.1365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan siswa SMAN 1 Sikur terhadap materi permainan sepakbola dalam pembelajaran pendidikan jasmani. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik total sampling yang melibatkan seluruh siswa kelas XI sebanyak 124 siswa. Instrumen penelitian berupa tes True-False digunakan untuk mengukur tingkat pengetahuan siswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan siswa secara keseluruhan berada pada kategori “cukup baik” dengan persentase 41,13% (51 siswa). Secara rinci, tingkat pengetahuan berdasarkan keterampilan menendang bola dan menyundul bola masing-masing termasuk dalam kategori “cukup baik” dengan persentase 54,84% dan 41,13%. Sementara itu, keterampilan mengontrol bola dan menggiring bola masing-masing berada dalam kategori “baik” dengan persentase 37,90% dan 35,48%. Hasil ini mengindikasikan bahwa siswa memiliki pemahaman yang beragam tergantung pada jenis keterampilan. Studi ini merekomendasikan pengembangan metode pengajaran interaktif dan perbaikan sarana serta prasarana untuk mendukung pembelajaran yang lebih optimal, guna meningkatkan pengetahuan siswa secara menyeluruh dalam pembelajaran sepakbola Level of Knowledge of High School Students related to Football Game Material in Physical Education Learning Abstract This study aims to assess the knowledge level of SMAN 1 Sikur students regarding football game materials in physical education. A survey method with total sampling was applied, involving all 124 Grade XI students. The research instrument consisted of a True-False test to measure students’ knowledge. Data were analyzed using descriptive statistics by percentage. Results revealed that the overall student knowledge level fell under the "good enough" category at 41.13% (51 students). Specifically, knowledge levels for ball-kicking and ball-heading skills were categorized as "good enough" at 54.84% and 41.13%, respectively. Meanwhile, ball control and dribbling skills were rated as "good" at 37.90% and 35.48%, respectively. These findings highlight variations in students' understanding based on specific skills. The study recommends improving interactive teaching methods and enhancing facilities to better support learning and increase students' knowledge comprehensively in football education.
Tingkat Pemahaman Guru Olahraga tentang Physiological Recovery Pemain Sepak Bola di Lombok Timur Hipriono, M. Doni; Kesumah, Dadang Warta Chanra Wira; Aminullah, Aminullah; Okilanda, Ardo
Discourse of Physical Education Vol. 2 No. 1 (2023): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dpe.v2i1.1366

Abstract

Physiological recovery adalah proses pemulihan kondisi fisik untuk siap melanjutkan aktivitas berikutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman guru olahraga yang juga berprofesi sebagai pelatih sepak bola tentang physiological recovery pemain sepak bola di Lombok Timur. Metode penelitian menggunakan survei dengan teknik purposive sampling. Sampel berjumlah 20 guru olahraga yang memenuhi kriteria, seperti memiliki lisensi pelatih D Nasional dan pengalaman melatih lebih dari 5 tahun. Instrumen berupa angket digunakan untuk mengukur tingkat pemahaman. Hasil analisis data menunjukkan bahwa 5% responden memiliki pemahaman sangat tinggi, 45% tinggi, 35% cukup tinggi, dan 15% rendah. Tidak ada responden dalam kategori rendah sekali. Temuan ini menunjukkan bahwa tingkat pemahaman guru olahraga tentang physiological recovery secara umum berada pada kategori tinggi. Studi ini merekomendasikan peningkatan pelatihan terkait pemulihan untuk mengoptimalkan performa atlet dan mencegah cedera. The Level of Understanding of Sports Teachers about the Physiological Recovery of Football Players in East Lombok Abstract Physiological recovery refers to restoring physical condition for readiness in subsequent activities. This study aims to assess the understanding level of sports teachers, also serving as football coaches, regarding football players' physiological recovery in East Lombok. A survey method with purposive sampling was employed, involving 20 sports teachers meeting criteria such as holding a National D coaching license and having over five years of experience. A questionnaire was used to gauge understanding levels. Data analysis revealed 5% of respondents with very high understanding, 45% high, 35% moderately high, and 15% low, with no respondents in the very low category. These findings suggest that sports teachers' overall understanding of physiological recovery is categorized as high. The study recommends further training to optimize athlete recovery and prevent injuries.
Pengaruh Kompetensi Profesional terhadap Kinerja Guru Pendidikan Jasmani dan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Menengah Atas Sukria, Sukria; Isyani, Isyani; Alpen, Joni
Discourse of Physical Education Vol. 2 No. 1 (2023): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dpe.v2i1.1367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi profesional terhadap kinerja guru pendidikan jasmani dan motivasi belajar siswa SMA Negeri 2 Labuapi, baik secara simultan maupun parsial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Populasi terdiri dari guru pendidikan jasmani dan sampel sebanyak 40 siswa kelas X. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji validitas, reliabilitas, prasyarat (normalitas dan homogenitas), serta regresi linear sederhana. Hasil menunjukkan kompetensi profesional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru dengan nilai sig. t sebesar p(0,000) < (0,05) dan Thitung (4,341) > Ttabel (2,024). Namun, kompetensi profesional tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa dengan nilai sig. t sebesar (0,875) > (0,05) dan Thitung (0,158) < Ttabel (2,024). Kesimpulannya, kompetensi profesional meningkatkan kinerja guru tetapi tidak signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan penguasaan kompetensi guru. The Influence of Professional Competence on the Performance of Physical Education Teachers and Learning Motivation of High School Students Abstract This study aims to analyze the influence of professional competence on physical education teacher performance and student learning motivation at SMA Negeri 2 Labuapi, both simultaneously and partially. The study used a quantitative associative method. The population comprised physical education teachers, with a sample of 40 Grade X students. Data were collected through observation, questionnaires, and documentation. Data analysis involved validity, reliability, prerequisite tests (normality and homogeneity), and simple linear regression. Results revealed that professional competence positively and significantly affects teacher performance, with a sig. t value of p(0.000) < (0.05) and Tcount (4.341) > Ttable (2.024). However, it does not significantly affect student motivation, with a sig. t value of (0.875) > (0.05) and Tcount (0.158) < Ttable (2.024). The study concludes that professional competence enhances teacher performance but does not significantly impact student motivation. Continuous professional development is recommended to strengthen teacher competencies.
Tingkat Pemahaman tentang Konsep Pemeliharaan Diri dan Orang Lain dari Penyakit Menular pada Siswa Sekolah Dasar Ansor, Azmi; Susilawati, Indri; Yosika, Ghana Firsta
Discourse of Physical Education Vol. 2 No. 2 (2023): August
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dpe.v2i2.1416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat pemahaman siswa kelas V SDN 1 Barejulat mengenai konsep pemeliharaan diri dan orang lain dari penyakit menular. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei pada seluruh populasi (total sampling) yang terdiri dari 41 siswa. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda dengan 17 butir soal, yang mengukur tiga jalur penularan penyakit: kulit, pernapasan, dan pencernaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 41.46% siswa memiliki tingkat pemahaman yang "cukup baik", sementara pemahaman mengenai penularan melalui sistem pencernaan lebih baik (46.34% pada kategori "baik"). Sebaliknya, pemahaman tentang penularan melalui pernapasan masih rendah, dengan 24.39% siswa dalam kategori "kurang baik". Kesimpulannya, meskipun siswa sudah memiliki pemahaman dasar tentang pencegahan penyakit menular, masih diperlukan upaya peningkatan, terutama dalam pemahaman penularan melalui udara. Rekomendasi penelitian mencakup penerapan metode pembelajaran interaktif dan melibatkan orang tua untuk memperkuat pendidikan kesehatan di rumah. Level of Understanding of the Concept of Self and Others Protection from Infectious Diseases in Elementary School Students Abstract This study aimed to assess the understanding of fifth-grade students at SDN 1 Barejulat regarding self-care and prevention of infectious diseases. A descriptive quantitative approach with a survey method was employed, targeting the entire population (total sampling) of 41 students. The research instrument consisted of a multiple-choice test containing 17 items, measuring three transmission routes: skin, respiratory, and digestive systems. Results showed that 41.46% of students demonstrated a "fair" understanding, with the best comprehension found in digestive transmission (46.34% in the "good" category). Conversely, understanding of respiratory transmission lagged behind, with 24.39% in the "poor" category. In conclusion, while students possessed basic knowledge of disease prevention, further efforts were needed, especially in understanding airborne transmission. The study recommended implementing interactive learning methods and involving parents to strengthen health education at home.
Pengaruh Minat dan Kepercayaan Diri Siswa Sekolah Menengah Pertama dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani Materi Renang Wirakusuma, Ardi; Permadi, Andi Gilang; Muhsan, Muhsan; Amar, Khairul
Discourse of Physical Education Vol. 2 No. 2 (2023): August
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dpe.v2i2.1420

Abstract

Penelitian ini meneliti pengaruh minat dan kepercayaan diri siswa kelas VII terhadap partisipasi dalam pembelajaran renang di SMP Negeri 16 Mataram. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat minat dan kepercayaan diri siswa serta memahami dampaknya terhadap keterlibatan mereka dalam kegiatan renang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan total sampling pada 141 siswa. Hasil menunjukkan bahwa 79% siswa memiliki minat yang tinggi terhadap renang dan 79% juga menunjukkan kepercayaan diri yang baik, dengan skor rata-rata kepercayaan diri 105,01. Dukungan dari guru dan lingkungan sosial terbukti penting dalam meningkatkan motivasi siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa minat dan kepercayaan diri saling berperan dalam mendorong partisipasi aktif siswa. Rekomendasi yang diajukan mencakup peningkatan frekuensi pembelajaran renang dan pemberian dukungan finansial untuk memfasilitasi akses kolam renang, sehingga dapat meningkatkan keterampilan dan prestasi siswa di bidang renang. The Influence of Interest and Self-Confidence of Junior High School Students in Physical Education Swimming Lessons Abstract This study examines the influence of interest and self-confidence of Grade VII students on their participation in swimming lessons at SMP Negeri 16 Mataram. The study aims to measure students' levels of interest and self-confidence and understand their impact on engagement in swimming activities. A quantitative descriptive method was employed with total sampling of 141 students. Results indicated that 79% of students displayed high interest in swimming, and 79% also showed good self-confidence, with an average confidence score of 105.01. Support from teachers and the social environment proved essential in boosting student motivation. The study concludes that interest and self-confidence play interrelated roles in fostering active student participation. Recommendations include increasing the frequency of swimming lessons and providing financial support to facilitate pool access, thereby enhancing students' skills and achievements in swimming.
Tingkat Keaktifan Siswa dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) Pascapandemi COVID-19 di SMP Islam Al-Ikhlashiyah Hariyanto, Geri; Salabi, Muhamad; Suwarli, Suwarli
Discourse of Physical Education Vol. 2 No. 2 (2023): August
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dpe.v2i2.1421

Abstract

Pandemi COVID-19 berdampak signifikan pada keterlibatan siswa dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), khususnya pada aspek emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat keaktifan siswa kelas VIII di SMP Islam Al-Ikhlashiyah pascapandemi. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan instrumen angket tertutup dan melibatkan total sampel sebanyak 86 siswa. Hasil menunjukkan bahwa 41,86% siswa berada pada kategori "Cukup Baik," dengan keterlibatan tertinggi pada faktor aktivitas penglihatan dan lisan (55,81% dalam kategori "Baik") dan keterlibatan terendah pada aktivitas emosional (37,21% dalam kategori "Kurang Baik"). Temuan ini menekankan pentingnya upaya peningkatan motivasi emosional melalui pendekatan yang lebih interaktif dan mendukung, seperti umpan balik positif dan kegiatan kolaboratif. Disarankan agar guru PJOK mengoptimalkan pembelajaran blended untuk meningkatkan keterlibatan siswa secara kognitif, emosional, dan fisik dalam era pascapandemi. Student Engagement Levels in Post-COVID-19 Physical Education, Sports, and Health (PJOK) Learning at Al-Ikhlashiyah Islamic Middle School Abstract The COVID-19 pandemic significantly impacted student engagement in Physical Education, Sports, and Health (PJOK) classes, particularly affecting emotional aspects. This study aims to measure the engagement levels of 8th-grade students at Al-Ikhlashiyah Islamic Middle School post-pandemic. Using a survey method with a closed questionnaire, the study involved 86 students as a total sample. Results show that 41.86% of students fall into the "Fairly Good" category, with the highest engagement in visual and verbal activities (55.81% in the "Good" category) and the lowest in emotional activities (37.21% in the "Poor" category). These findings emphasize the need to improve emotional motivation through more interactive and supportive approaches, such as positive feedback and collaborative activities. PJOK teachers are recommended to optimize blended learning to enhance students' cognitive, emotional, and physical engagement in the post-pandemic era.
Pengaruh Latihan Drill Passing Bawah Menggunakan Media Dinding dan Berpasangan terhadap Ketepatan Passing Bawah pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Ramadoan, Ramadoan; Nurdin, Nurdin; Prasetyo, Dian Estu
Discourse of Physical Education Vol. 2 No. 2 (2023): August
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dpe.v2i2.1432

Abstract

Ketepatan passing bawah merupakan keterampilan dasar yang penting dalam bola voli. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas latihan drill passing bawah menggunakan media dinding dan berpasangan dalam meningkatkan ketepatan passing bawah siswa SMP. Desain penelitian ini adalah "one group pretest-posttest" dengan sampel 25 siswa kelas VII SMPN 1 PAJO, yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok latihan dengan media dinding dan berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kedua kelompok. Kelompok media dinding mengalami peningkatan rata-rata skor dari 29,46 (pre-test) menjadi 30,76 (post-test) dengan perbedaan rata-rata 1,31 (t = -2,44, p = 0,031), sementara kelompok berpasangan meningkat dari 27,00 menjadi 30,17 dengan perbedaan rata-rata 3,17 (t = -2,93, p = 0,014). Kesimpulannya, latihan berpasangan lebih efektif dalam meningkatkan ketepatan dan konsistensi passing. Disarankan agar metode ini diterapkan dalam pendidikan jasmani untuk melatih keterampilan teknis dan sosial siswa. The Effect of Underhand Passing Drill Using Wall and Paired Practice on Underhand Passing Accuracy Among Middle School Students Abstract Underhand passing accuracy is a fundamental skill in volleyball. This study aims to evaluate the effectiveness of using wall and paired drills to improve middle school students' underhand passing accuracy. Employing a one-group pretest-posttest design, 25 seventh-grade students from SMPN 1 PAJO were divided into two groups: wall-based and paired drills. Results show significant improvements in both groups. The wall-based group’s average score increased from 29.46 (pre-test) to 30.76 (post-test), with a mean difference of 1.31 (t = -2.44, p = 0.031). The paired group improved from 27.00 to 30.17, with a mean difference of 3.17 (t = -2.93, p = 0.014). Findings indicate paired drills were more effective in enhancing passing accuracy and consistency. The study recommends adopting this method in physical education to enhance students' technical and social skills.
Pengembangan Modul Ajar Berbasis Problem Based Learning (PBL) pada Pembelajaran Senam Lantai di SMK PGRI 3 Malang Aqshallazuardi, Praresta Aqwa; Kurniawan, Ari Wibowo
Discourse of Physical Education Vol. 4 No. 1 (2025): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dpe.v4i1.2320

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul ajar berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk pembelajaran senam lantai pada siswa kelas X SMK PGRI 3 Malang. Penelitian ini menggunakan model ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi) untuk merancang dan mengevaluasi modul. Modul divalidasi oleh ahli media (97%), ahli pembelajaran (87%), dan ahli materi (77%). Uji coba lapangan dilakukan pada 35 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok, kecil dan besar. Kelompok kecil memperoleh skor rata-rata 79,75%, sementara kelompok besar 80%, menunjukkan bahwa modul diterima dengan baik oleh siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul PBL efektif meningkatkan pemahaman siswa terhadap teknik senam lantai dan meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Modul ini valid dan dapat digunakan, dengan rekomendasi untuk penyesuaian materi agar lebih sesuai dengan kemampuan siswa serta perbaikan elemen visual agar lebih mudah dipahami. Integrasi multimedia dan fitur interaktif juga disarankan untuk meningkatkan pengalaman belajar siswa. Development of a Problem Based Learning (PBL) Based Teaching Module for Floor Gymnastics at SMK PGRI 3 Malang Abstract This study aims to develop a Problem Based Learning (PBL) based teaching module for floor gymnastics in class X at SMK PGRI 3 Malang. The ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) was used to design and evaluate the module. The module was validated by media experts (97%), learning experts (87%), and content experts (77%). A field trial was conducted with 35 students divided into small and large groups. The small group achieved an average score of 79.75%, while the large group scored 80%, indicating that the module was well-received. The results showed that the PBL-based module effectively improved students' understanding of floor gymnastics techniques and increased student engagement. The module is valid and effective, with recommendations for further content adjustments to better align with student abilities and improvements in visual elements for better readability. The integration of multimedia and interactive features is also recommended to enhance the learning experience.

Page 2 of 4 | Total Record : 37