cover
Contact Name
Hasrat A Aimang
Contact Email
hasratsaluan@gmail.com
Phone
+6285230707987
Journal Mail Official
damhilejournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jend. Sudirman, Wumialo, Kota Tengah, Kota Gorontalo, Gorontalo 96138
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Damhil Education Journal
ISSN : 27768228     EISSN : 27762505     DOI : 10.37905
Core Subject : Education,
Damhil Education Journal with E-ISSN 2776-2505 (Online), P-ISSN 2776-8228 is published by the Education Study Program of the Postgraduate Doctoral Program at Gorontalo State University. Damhil Education Journal is an e-journal as a publication media for academics, researchers, and practitioners in publishing scientific articles in the field of educational issues
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2022)" : 7 Documents clear
UPAYA MENINGKATKAN KOSA KATA ANAK MELALUI METODE BERNYANYI PADA KELOMPOK B TK NEGERI BAKALINGA Asraty Poku
Damhil Education Journal Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.959 KB) | DOI: 10.37905/dej.v2i1.1353

Abstract

Kosakata memegang peranan yang sangat penting dalam perkembangan bahasa, oleh karena itu salah satu faktor yang mempengaruhi proses komunikasi adalah penguasaan kosa kata yang cukup. Berdasarkan hasil observasi awal di TK Negeri bakalinga mengenai kemampuan kosa kata anak pada kelompok B menjelaskan fenomena yang terjadi yakni ada beberapa anak yang masih kesulitan dalam berbicara bahkan ada anak yang berbicara melalui bahasa tubuhnya seperti menggelengkan kepala dan menunjuk menggunakan jari tangan bahkan tidak mengeluarkan suara melainkan hanya diam saja. Hal ini dapat dilihat saat guru mengajak untuk bernyanyi Bersama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan metode bernyanyi untuk meningkatkan kosakata anak kelompok B di TK Negeri Bakalinga. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Adapun hasil penelitian diketahui bahwa secara keseluruhan aktivitas guru dalam penerapan bernyanyi mengalami peningkatan. Hal ini terlihat pada setiap pertemuan yang mengalami peningkatan, pada siklus I dimana pada awalnya sebelum mengikuti pembelajaran dengan metode bernyanyi anak merasa enggan dan kesulitan saat diminta untuk menyebutkan kata yang berkaitan dengan tema pembelajaran, dan meningkat lagi pada siklus II anak yang awalnya pada siklus I masih terlihat malu dan canggung untuk maju dan mengeluarkan suara dan tutur kata , akhirnya anak sudah menjadi lebih antusias dan semangat untuk maju bernyanyi , kata per kata yang awal nya masih terbata bata dan masih belum sempurna, dengan metode bernyanyi anak sudah bisa mengembangkan dan menyempurnakan kemahiran kosa kata tersebut dengan lirik yang di dengarkan. Berdasarkan analisis data maka dapat dikatakan bahwa melalui penerapan bernyanyi dapat meningkatkan penguasaan kosakata anak kelompok B di TK Negeri Bakalinga. Melalui penggunaan metode bernyanyi dapat diterapkan oleh guru dalam pembelajaran sebagai salah satu metode untuk meningkatkan kosakata anak
PENERAPAN KEGIATAN IMTAQ DALAM MENANAMKAN KARAKTER RELIGIUS SISWA DI SMA Jumahir Jumahir
Damhil Education Journal Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.16 KB) | DOI: 10.37905/dej.v2i1.1396

Abstract

Pengembangan karakter pada lingkungan sekolah pada siswa merupakan tanggungjawab sekolah itu sendiri, melalui kegiatan imtaq secara rutin. Kegiatan Imtaq dalam menanamkan karakter religius siswa di SMA Muhammadiyah Luwuk melalui kegiatan program sekolah. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan kegiatan imtaq dalam menanamkan karakter religius siswa di SMA Muhammadiyah Luwuk. Untuk menjawab masalah tersebut digunakanlah penelitian metode kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data melalui observasi, dan wawancara. Hasil penelitian Penerapan kegiatan imtaq dalam menanamkan karakter religius siswa, sebagai berikut: Penerapan kegiatan Imtaq di SMA Muhammadiyah Luwuk berjalan dengan baik, dilakukan setiap Jum’at pagi sebelum pembelajaran dimulai. Dengan adanya program Imtaq ini siswa dapat mencerminkan karakter yang religius. Namun dibalik telah berjalannya kegiatan imtaq masih terdapat kendala yang dihadapi dalam kegiatan imtaq, yakni: Terdapat beberapa siswa dan guru yang kurang aktif tidak ikut serta dalam proses kegiatan imtaq. Dengan adanya kendala tersebut maka kepala sekolah mencari solusi yang tepat agar kegiatan imtaq berjalan dengan baik, yakni: Kepala sekolah memberikan arahan kepada semua guru-guru terutama guru pendidikan agama Islam supaya terlibat langsung dalam kegiatan imtaq, karena guru harus memberikan contoh teladan yang baik terhadap siswa dengan ikut terlibat dalam kegiatan imtaq sehingga dapat memotivasi siswa untuk tetap melaksanakan kegiatan imtaq.
INTERAKSI PEMBELAJARAN SENI TARI vs PEMBELAJARAN SENI MUSIK DAN KREATIVITAS TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK Mawaddah Mawaddah; Khairul Akbar
Damhil Education Journal Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.255 KB) | DOI: 10.37905/dej.v2i1.1397

Abstract

Dalam perkembangan motorik anak juga dipengaruhi oleh lingkungan, hal lain adalah sulitnya anak dalam mengikuti pembelajaran, ada juga yang masih ditemani dan dibantu oleh orang tuanya, ada yang tidak percaya diri, tidak mau bergabung dengan temannya, sulit menyesuaikan diri dengan lingkungannya Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya interaksi antara pembelajaran seni tari vs pembelajaran seni musik dan kreativitas terhadap kemampuan motorik kasar. Hal ini dilakukan berdasarkan observasi awal bahwa kemampuan motoric kasar anak masih rendah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, desain quasi eksperimen pretest-posttest non equivalent control group design dengan versi factorial 2x2. Bertujuan untuk : 1) mengetahui perbedaan kemampuan motorik kasar melalui pembelajaran seni tari dan pembelajaran seni music, 2) mengetahui perbedaan kemampuan motorik kasar dengan kreativitas tinggi dan kreativitas rendah, 3) mengetahui apakah ada interaksi antara pembelajaran seni tari vs pembelajaran seni music dan kreativitas tinggi vs kreativitas rendah terhadap kemampuan motorik kasar anak. Populasi penelitian ini adalah siswa di TK DDI Midaarul Ulum Kilongan . teknik pengambilan sampel menggunakan clauster random sampling. Teknik analisis data menggunakan statistic two way ANAVA (Uji F). Hasil penelitian menunjukkan ada interaksi antara pembelajaran seni tari vs pembelajaran seni music dan kreativitas tinggi vs kreativitas rendah terhadap kemampuan motorik kasar anak
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA DALAM MATA KULIAH SPEAKING FOR SPECIFIC PURPOSE DENGAN TEKNIK ENGLISH DEBATE Evi Pebri Ila Rachma
Damhil Education Journal Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.324 KB) | DOI: 10.37905/dej.v2i1.1362

Abstract

Ada banyak teknik pembelajaran yang dapat digunakan dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris mahasiswa, khususnya dalam bidang speaking.  Di Indonesia sendiri pembelajaran speaking bahasa Inggris dianggap materi yang sulit untuk dipelajarai karena memang orang Indonesia tidak terbiasa mengaplikasikan penggunaan bahasa Inggris dalam komunikasi sehari-hari. Oleh sebab itu dosen harus mampu memeilih teknik pembelajaran speaking yang menyenangkan dan dapat meningkatkan kemampuan speaking mahasiswa. Salah satu teknik pembelajatan speaking yang dapat meningkatkan kemampuan speaking bahasa Inggris mahasiswa adalah teknik English Debate. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah teknik English Debate efektif dan dapat meningkatkan kemampuan speaking mahasiswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang diterapkan pada mahasiswa Sastra Inggris Universitas Trunojoyo Madura semester dua kelas D tahun ajaran 2021/2022. Selama proses penelitan, pembelajaran speaking dilakukan dengan menggunakan teknik English Debate. PTK dalam penelitan ini dilaksanakan sebanyak dua siklus. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata mahasiswa pada siklus I adalah 69 dan masuk pada kategori cukup. Kemudian penelitian dilanjutkan pada siklus II dan didapatkan nilai rata-rata mahasiswa sebesar 81,1 serta masuk pada kategori baik. Sehingga berdasarkan data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa teknik English Debate dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam pembelajaran speaking.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN BERMAIN DAN KEMANDIRIAN TERHADAP KECENDERUNGAN MINAT BELAJAR Sahrul Salingkat
Damhil Education Journal Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.237 KB) | DOI: 10.37905/dej.v2i1.1316

Abstract

Minat belajar adalah aspek psikologi seorang yang menampakan diri dalam beberapa gejala , seperti gairah, keinginan, perasaan suka untuk melakukan proses perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pengaruh Metode Pembelajaran Bermain Kelompok terhadap Kecenderungan Minat Belajar Anak Usia Dini di Paud Amanah Desa Bunga, (2) Pengaruh Kemandirian terhadap Kecenderungan Minat Belajar Anak Usia Dini di Paud Amanah Desa Bunga, (3) Interaksi antara pengaruh Metode Pembelajaran Bermain Kelompok dan Kemandirian terhadap Kecenderungan Minat Belajar Anak Usia Dini di Paud Amanah Desa Bunga. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) ada pengaruh metode pembelajaran bermain kelompok terhadap kecenderungan minat belajar peserta didik, (2) ada pengaruh kemandirian terhadap kecenderungan minat belajar peserta didik, (3) terdapat interaksi anatar metode pembelajaran bermain kelompok dan kemandirian terhadap kecenderungan minat belajar peserta didik. Pada dasarnya anak usia dini merupakan usia yang tepat dalam proses mengembangkan potensi diri, melihat permasalahan dan hasil penelitian yang di lakukan metode pembelajaran bermain kelompok dan kemandirian merupakan sebuah solusi yang tepat dalam meningkatkan minat belajar anak usia dini.
PENGARUH PENGUNAAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK TERPADU (SIAT) TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR MAHASISWA Nur Sagita Pakaya; Agil Bahson; Melizubaida Mahmud
Damhil Education Journal Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.794 KB) | DOI: 10.37905/dej.v2i1.1401

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Penggunaan SIAT Terhadap Aktivitas Belajar Mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Ekonomi, Jurusan Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo Angkatan 2019.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode penelitian Survei. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner pada Mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Ekonomi Angkatan 2019. Jumlah Penarikan Sampel dalam penelitian ini sebesar 35 responden. Teknik analisis data menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat Pengaruh Penggunaan SIAT terhadap Aktivitas Belajar Mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Ekonomi Angkatan 2019. Besaran pengaruh Sistem Informasi Terpadu (SIAT) terhadap Aktivitas Belajar Mahasiswa 32,7% sedangkan sisanya sebesar 67,3% dipengaruhi oleh variabel yang tidak diteliti.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MENGGUNTING DAN MENEMPEL Rahma Rahma
Damhil Education Journal Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.487 KB) | DOI: 10.37905/dej.v2i1.1321

Abstract

Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Mengguntingan dan Menempel. Motorik halus adalah salah satu aspek perkembangan yang harus dikembangakan pada anak usia dini dengan optimal agar anak dapat menggunakan anggota badan lainnya dan dapat terkontrol kegiatan motorik halusnya serta dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, pada usia 4-5 tahun harusnya anak sudah dengan terampil menggunkan oto-otot kecilnya, dapat melakukan kegiatan motorik halus dengan terkontrol, namun hal ini berbanding terbalik masih banyak anak yang tidak bisa melukan tugas yang menggunakn motorik halus bahkan ada yang tidak mau melakukan. Hal karena kurangnya stimulasi yang dilakukan oleh orang tua maupun guru anak tidak diberi kebebasan dalam mengekspolrasikn otot-otot kecilnya, serta metode yang digunakn tidak sesuai dengan usia anak. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui: 1) Perencanaan pembelajaran dengan mengunting dan kegiatan menempel untuk meningkatkan motorik halus anak usia kelompok b di Tk negeri bakalinga 2) Pelaksanaan pembelajaran melalui mengunting dan menempel kegiatan untuk meningkatkan motorik halus pada anak dan 3) Peningkatan motorik halus anak setelah mengikuti aktivitas menggunting dan menempel pada anak Peneliti menggunakan metode deskriptif. Bentuk dari Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. disusun pada siklus 1 dan pada siklus II dengan kategori disusun dengan baik, hal ini berarti guru telah memperbaiki pembelajaran, mengelola, melaksanakan,erta mengembangkan sikap aktif terhadap belajar anak sehingga proses perbaikan pembelajaran dapat terlaksana dengan baik, 2) Pelaksanaan pembelajaran menggunakan teknik menggunting dan menempel untuk meningkatkan motorik halus pada anak usia 4-5 tahun di Tk negeri bakalinga telah dilaksanakan oleh guru dengan baik karena sesuai dengan perencanaan yang disiapkan oleh guru, baik pada siklus I maupun siklus II dan 3) Peningkatan perkembangan motorik halus anak setelah mengikuti pembelajaran dengan teknik menggunting dan menempel pada anak usia 4-5 Tahun di Tk negeri bakalinga, berkembang sangat baik pada siklus I rata-rata motorik halus anak sebesar 59,29 dan meningkat pada siklus II menjadi 89,41. Hal ini berarti motorik halus anak mengalami peningkatan sangat baik . pada siklus II menunjukan adanya peningkatan hal ini menunjukan bahwa kegiatan mengunting dan menepel dapat diterapkan oleh guru dalam pembelajaran sebagai salah satu metode untuk meningkatkan motorik halus anak, dengan metode yang tepat dan sesuai dengan usia anak maka perkembangan anak dapat terstimulasi serta penggunakan media yang menarik dpat meningkatkan minat belajar anak.

Page 1 of 1 | Total Record : 7