Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental (BRPKM)
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental (BRPKM) adalah jurnal yang dikelola oleh Unit Penelitian dan Publikasi Psikologi (UP3), Fakultas Psikologi Universitas Airlangga, merupakan media diseminasi atas penelitian-penelitian yang dilakukan oleh civitas akademik Fakultas Psikologi Universitas Airlangga. Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental (BRPKM) menerima artikel ilmiah dengan topik penelitian Psikologi dalam konteks industri dan organisasi, klinis dan kesehatan mental, pendidikan dan perkembangan, serta sosial dan komunitas.
Articles
286 Documents
Studi Komparasi Kepuasan Pernikahan Ditinjau dari Durasi Pernikahan
Artamevia, Elda;
Wrastari, Aryani Tri
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 1 No 2 (2021): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (275.498 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v1i2.28607
Penelitian sebelumnya menunjukan adanya ketidak-konsistenan hasil penelitian antara kepuasan pernikahan dan durasi pernikahan. Beberapa peneliti menyatakan adanya hubungan negatif antara dua variabel ini, beberapa lainnya membuktikan adanya hubungan positif, dan terdapat pula yang menunjukkan pola kurva U. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan rata-rata kepuasan pernikahan ditinjau dari durasi pernikahan. Kelompok durasi pernikahan yang dimaksud yaitu short-term marriage, moderate-term marriage, dan long-term marriage. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian survei cross-sectional. Partisipan dalam penelitian ini sebanyak 171 orang. Alat ukur yang digunakan merupakan hasil modifikasi dari ENRICH Marital Satisfaction Scale dan analisis data dilakukan dengan teknik uji Kruskal Wallis. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan kepuasan pernikahan pada ketiga kelompok durasi dengan nilai signifikansi sebesar .038. Perbedaan rata-rata secara spesifik ada pada pasangan kelompok long-term marriage dan moderate-term marriage dengan nilai signifikansi .043.
Hubungan Sikap Terhadap Informasi Terkait Covid-19 Dengan Kecenderungan Perilaku Prososial Pengguna Media Sosial
Yohanida, Dzikrina Iffa;
Herdiana, Ike
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 1 No 2 (2021): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (753.396 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v1i2.28611
Melimpahnya informasi saat krisis berpotensi menyebabkan individu untuk berperilaku apapun yang dianggap tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara sikap terhadap informasi terkait COVID-19 dengan kecenderungan perilaku prososial pada dewasa awal pengguna media sosial. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Sampel penelitian ini merupakan dewasa awal (18-40 tahun) pengguna media sosial. Sampel yang didapatkan dengan teknik voluntary sampling sebanyak 375 responden; 277 perempuan dan 98 laki-laki. Data dikumpulkan dengan teknik survei daring menggunakan skala sikap informasi COVID-19 dan Prosocial Tendencies Measurement. Uji korelasi dengan Pearson's Product Moment menunjukkan hubungan positif dan sedang antara sikap informasi COVID-19 dengan dimensi altruism (r(375)=.557; p<.001), compliant (r(375)=.564; p<.001), emotional (r(375)=.571; p<.001), public (r(375)=.54; p<.001), dan dire (r(375)=.563; p<.001), dan berkorelasi positif dan lemah pada dimensi anonymous (r(375)=.349; p<.001). Hasil penelitian ini mendukung penelitian sebelumnya yang menunjukkan sikap positif pengguna media sosial terhadap penyebaran informasi seputar krisis dapat menggerakkan perilaku kolektif.
Pengaruh Kepuasan Kerja terhadap Kesejahteraan Psikologis pada Karyawan yang Mengalami Job Mismatch
Marcheline, Aliffia Reza;
Adiati, Rosatyani Puspita
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 1 No 2 (2021): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (770.868 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v1i2.28616
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepuasan kerja terhadap kesejahteraan psikologis pada karyawan yang mengalami job mismatch. Penelitian ini melibatkan 70 partisipan yang bekerja tidak sesuai latar belakang pendidikan. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner dengan skala kepuasan kerja dan kesejahteraan psikologis. Teknik analisis menggunakan uji regresi dengan simple linear regression dengan bantuan program Jamovi 1.6.23. Hasil analisis dalam penelitian memiliki nilai signifikansi (p) sebesar <.001 dengan koefisien regresi (R2) sebesar 0.289. Hasil ini menunjukkan bahwa kepuasan kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kesejahteraan psikologis pada karyawan yang mengalami job mismatch.
Hubungan antara Dukungan Sosial dan Penyesuaian Diri pada Mahasiswa Universitas Airlangga
Rasyid, Harun Al;
Chusairi, Achmad
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 1 No 2 (2021): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (248.079 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v1i2.28617
Berdasarkan penelitian-penelitian yang telah dilakukan sebelumnya didapatkan, penelitian ini akan membuktikan bahwa adanya hubungan antara dukungan sosial dengan penyesuaian diri. Variabel dukungan sosial mengacu pada teori Zimet dkk. dan variabel penyesuaian diri mengacu pada teori Baker & Siryk. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode pengumpulan data survei. Partisipan adalah Mahasiswa Universitas Airlangga yang sedang menempuh perkuliahan. Instrumen dari penelitian ini menggunakan Multidimensional Scale of Perceived Social Support dan Student Adaptation to College Questionnaire. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan penyesuaian diri (r = 0,486; p = 0,000). Dari penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa dukungan sosial dan penyesuaian diri memiliki hubungan yang positif sebesar 23,6% (r = 0,486). Artinya apabila dukungan sosial mengalami peningkatan, maka penyesuaian diri juga akan mengalami peningkatan.
Pengaruh Kepuasan dan Stres Kerja terhadap Turnover Intention pada Pengurangan Gaji Karyawan Saat Pandemi
Ibrahim, Rizky Nanda;
Suhariadi, Fendy
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 1 No 2 (2021): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (248.186 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v1i2.28619
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh antara kepuasan kerja dan stres kerja terhadap turnover intention pada karyawan yang mengalami penurunan gaji atau tunjangan pada masa pandemi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan kuantitatif yang bertujuan untuk menguji suatu teori atau hipotesis guna memperkuat atau bahkan menolak teori atau hipotesis hasil penelitian yang sudah ada sebelumnya. Pengambilan sample menggunakan Teknik survey google form dan memperoleh responden sebanyak 70 orang. Skala turnover intention yang dikembangkan dari Mobley, skala kepuasan kerja oleh Wexley dan Yukl, serta stres kerja oleh Beehr dan Franz. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa uji regresi berganda antara kepuasan kerja dan stres kerja memilki pengaruh sebesar 6,3% namun variabel stres kerja tidak berpengaruh signifikan dan kepuasan kerja berpengaruh signifikan. Namun uji regresi sederhana menunjukan tidak ada pengaruh antara kedua varibel tersebut pada turnover intention.
Pengaruh Self-compassion terhadap Resiliensi Orang Tua dari Anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD)
Isfani, Rachma Setya;
Paramita, Pramesti Pradna
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 1 No 2 (2021): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (938.451 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v1i2.28659
Orang tua dari anak dengan ASD menghadapi tantangan yang signifikan, yang dapat menimbulkan stres, depresi, dan efek buruk pada perkembangan anak. Di sisi lain, terdapat orang tua yang mampu bangkit dari situasi sulit, memiliki kesejahteraan psikologis yang baik, dan penerimaan terhadap kondisi anak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh self-compassion terhadap resiliensi orang tua dari anak dengan ASD dan mengetahui perbedaan rata-rata self-compassion dan resiliensi berdasarkan faktor demografis. Pengumpulan data dilakukan menggunakan alat ukur Self-compassion Scale dan Brief Resilience Scale. Analisis data dilakukan dengan uji regresi linear sederhana, independent sample t-test, dan ANOVA menggunakan SPSS versi 22 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-compassion berpengaruh signifikan dan positif terhadap resiliensi. Terdapat perbedaan rata-rata self-compassion berdasarkan usia, jenis kelamin, dan keikutsertaan orang tua dalam komunitas. Terdapat perbedaan rata-rata resiliensi berdasarkan tingkat pendidikan orang tua dan tingkat keparahan gejala ASD.
Pengaruh Fear of Missing Out terhadap Social Connectedness yang Dimediasi oleh Penggunaan Media Sosial
Mulyono, Bambang Hari
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 1 No 2 (2021): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (265.989 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v1i2.28660
Peneliti ingin mengetahui pengaruh fear of missing out atau FoMO terhadap social connectedness yang sebagian dijelaskan oleh penggunaan media sosial. Partisipan penelitian ini adalah dewasa awal dengan usia 18-25 tahun, penggunaan media sosial, serta menggunakan media sosial dari kurang dari 4 atau lebih dari 4 jam. FoMO diukur oleh Przybylski dkk, social connectedness diukur oleh Lee dan Robbins, dan penggunaan media sosial diukur oleh Ellison, Stienfield, dan Lempe. Dalam menganalisis data peneliti menggunakan bantuan software Jamovi 1.6. Hasil penelitian ini memperoleh bahwa tidak ada bukti yang mendukung penggunaan media sosial mampu memediasi fear of missing out terhadap social connectedness.
Pengaruh Self-Esteem dan Self-Efficacy terhadap Kecenderungan Postpartum Depression pada Ibu Primipara
Kusumawati, Candra;
Surjaningrum, Endang Retno
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 1 No 2 (2021): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (281.684 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v1i2.28682
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh self-esteem dan self-efficacy terhadap kecenderungan Postpartum Depression pada ibu primipara di Kecamatan Ngrayun. Self-esteem merupakan penilaian diri yang tercermin dalam sikap positif atau negatif terhadap diri sendiri, sedangkan self-efficacy mengacu pada keyakinan terhadap kemampuan mereka dalam bertindak atau berperilaku. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang melibatkan 60 ibu primipara dalam masa postpartum di Kecamatan Ngrayun. Alat ukur yang digunakan adalah Coopersmith Self Esteem Inventory for Adult (CSEI-A), Perceived Maternal Parental Self-Efficacy (PMP S-E) dan Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) versi Bahasa Indonesia. Analisis data menggunakan teknik statistik regresi dengan bantuan SPSS versi 22 for Windows. Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai p untuk variabel self-esteem sebesar 0,007, sedangkan nilai p variabel self-efficacy sebesar 0,172. Hal ini menunjukkan bahwa variabel yang secara signifikan berpengaruh terhadap variabel PPD adalah variabel self-esteem dengan besar pengaruh sebesar 11,9%.
Dinamika Konsep Diri Remaja dengan Orang Tua Bercerai Berdasarkan Usia Remaja Ketika Perceraian Terjadi
Kristina, Ni Luh Ayu Widyarina Safira;
Wrastari, Aryani Tri
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 1 No 2 (2021): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (275.475 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v1i2.28703
Peristiwa perceraian tentu tidak hanya mempengaruhi hubungan suami istri, tetapi juga membawa dampak yang mendalam bagi anak termasuk pada konsep dirinya. Menurut Fitts, konstruk konsep diri terbagi dalam dua dimensi yaitu dimensi internal dan eksternal berikut masing-masing subdimensinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika konsep diri berdasarkan teori milik Fitts pada remaja yang memiliki orang tua bercerai berdasarkan usia remaja ketika perceraian orang tua terjadi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelompok yang mengalami perceraian orang tua saat usia anak-anak dan kelompok yang mengalami perceraian orang tua saat usia remaja memiliki dinamika antar dimensi dan subdimensi konsep diri yang serupa. Diri identitas mempengaruhi diri pelaku kedua kelompok usia. Diri pribadi mempengaruhi diri pelaku pada kelompok usia yang mengalami percerceraian orang tua di usia anak-anak, sementara diri pribadi mempengaruhi diri sosial pada kelompok usia yang mengalami perceraian orang tua di usia remaja.
Gambaran Koping terhadap Stres Masa Isolasi pada Pasien Covid-19 Usia Dewasa Awal
Maulidya, Farah Adilah Nurul;
Hendriani, Wiwin
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 1 No 2 (2021): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (384.061 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v1i2.28709
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran koping stres yang dilakukan oleh pasien Covid-19 selama menjalani isolasi. Terdapat beberapa situasi stres yang menuntut mereka untuk melakukan koping stres. Koping merupakan usaha yang didalamnya terdapat proses kognitif dan perilaku untuk mengelola, mengatasi, dan meminimalisir tuntutan-tuntutan internal dan eksternal yang dinilai melebihi dan dapat membebani kemampuan individu. Terdapat dua jenis koping, yaitu problem focused coping dan emotional focused coping. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus instrinsik. Penggalian data melalui wawacara dengan pasien Covid-19 yang telah mendapatkan hasil negatif serta adanya orang terdekat dari masing-masing partisipan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga partisipan menggunakan kedua jenis koping dan disesuaikan dengan stres yang dialami. Peneliti menemukan bahwa terdapat faktor eksternal maupun internal individu yang mempengaruhi perbedaan dalam penggunaan koping sehingga tiap individu akan menggunakan koping dengan kemampuannya masing-masing.