Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental (BRPKM)
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental (BRPKM) adalah jurnal yang dikelola oleh Unit Penelitian dan Publikasi Psikologi (UP3), Fakultas Psikologi Universitas Airlangga, merupakan media diseminasi atas penelitian-penelitian yang dilakukan oleh civitas akademik Fakultas Psikologi Universitas Airlangga. Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental (BRPKM) menerima artikel ilmiah dengan topik penelitian Psikologi dalam konteks industri dan organisasi, klinis dan kesehatan mental, pendidikan dan perkembangan, serta sosial dan komunitas.
Articles
286 Documents
Pengaruh Loneliness terhadap Job Stress Pekerja Work from Home (WFH) pada Masa Pandemi Covid-19
Trisnasari, Septa Ayu;
Wicaksono, Dimas Aryo
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 1 No 2 (2021): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (275.981 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v1i2.28444
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh loneliness terhadap job stress pekerja selama work from home (WFH) di masa pandemi Covid-19. Dampak negatif WFH salah satunya telah mengubah budaya kerja Indonesia yaitu bekerja secara kolektif dialihkan menjadi bekerja mandiri dan sedikitnya pekerjaan yang dilakukan secara kolektif. Hal ini mengarahkan adanya bekerja kesepian dengan isolasi emosional dan tuntutan bekerja sendirian atau secara individu yang mengarahkan adanya stress kerja dikarenakan adanya beban kerja atau tuntutan pekerjaan yang harus diselseikan secara mandiri. Hipotesis penelitian ini adalah terdapat pengaruh loneliness terhadap job stress pekerja selama WFH. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan alat ukur kesepian UCLA dan Job stress. Kuesioner diberikan pada 107 pekerja WFH. Analisis data menggunakan Uji Regresi Linear Sederhana dengan hasil penelitian Sig. 0,034 yang berarti terdapat pengaruh loneliness terhadap job stress pekerja selama WFH. Oleh karena itu dapat disimpulkan adanya pengaruh positif loneliness terhadap job stress pekerja selama WFH.
Hubungan antara Trait Mindfulness dan Kesepian pada Orang Dewasa Awal
Amru, Muhammad Fahizza;
Ambarini, Tri Kurniati
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 1 No 2 (2021): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (282.945 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v1i2.28465
Kesepian telah dilaporkan mengalami tren peningkatan. Salah satu alasan yang diduga kuat menjadi penyebabnya adalah terjadinya wabah virus corona. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran trait mindfulness terhadap kesepian pada orang dewasa awal. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dan desain korelasional. Sebanyak 169 orang dewasa awal berusia 20-40 berpartisipasi dalam penelitian ini. Perolehan data menggunakan skala multidimensi Five-Facets of Mindfulness (FFMQ) dan The University of California, Los Angeles Loneliness Scale Version 3 (UCLA). Analisis dilakukan dengan teknik korelasi Pearson dengan metode bootstrap menggunakan 5000 sampel bootstrap. diketahui bahwa trait mindfulness memiliki hubungan negatif secara signifikan dan berkekuatan sedang dengan kesepian (r(5000)=-0,495; 95% CI [-0,368; -0,608]; p<0,000). Hasil ini menunjukkan bahwa semakin tinggi trait mindfulness pada individu, maka semakin rendah kecenderungannya untuk mengalami kesepian.
Pengaruh Resiliensi terhadap Work Engagement pada Guru
Siliyah, Na'imatus;
Hadi, Cholichul
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 1 No 2 (2021): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (265.148 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v1i2.28469
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur aspek resiliensi dan work engagement pada guru. Sampel penelitian ini merupakan seorang guru dengan jumlah 74 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode survei. Penulis menggunakan alat ukur Utrecht Work Engagement Scale-17 (UWES-17) dan Connor Davidson Resilience Scale (CD-RISC). Analisis data dilakukan dengan teknik regresi sederhana menggunakan perangkat lunak Jamovi 1.6.23 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh resiliensi terhadap work engagement sebesar (F(1,72)=16,8; p<0,01; R²=0.189). Artinya, tingkat resiliensi yang dimiliki individu dapat memprediksikan dan menggambarkan intensi work engagement sebesar 18,9%.
Pengaruh Social Media Marketing terhadap Intensi Membeli Produk Perawatan Kulit pada Pria
Christian, Rafael Hans;
Syarifah, Dewi
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 1 No 2 (2021): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (272.024 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v1i2.28539
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh social media marketing terhadap intensi membeli produk perawatan kulit pada pria serta menguji credibility endorser sebagai variabel moderator. Jumlah partisipan penelitian pada penelitian ini sebanyak 131 pria dengan usia minimal 18 tahun. Data pada penelitian ini dianalisis dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis pada penelitian ini adalah analisis korelasi Pearson, analisis linear regression, dan analisis moderasi dengan menggunakan aplikasi Jamovi 1.6.23.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa social media marketing secara umum berpengaruh signifikan terhadap intensi membeli produk perawatan kulit pada pria. Kemudian, hasil analisis moderasi menunjukkan bahwa credibility endorser tidak dapat memoderasi pengaruh customization, interaction dan word of mouth namun credibility endorser dapat memperkuat pengaruh pada dimensi entertainment dan trendiness terhadap intensi membeli.
Pengaruh Attitude toward Green Brand dan Green Brand Knowledge terhadap Green Purchase Intention pada Generasi Milenial
Saraswati, Dea Shinta;
Puspita, Rosatyani Adiati
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 1 No 2 (2021): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (746.332 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v1i2.28541
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh attitude toward green product dan green brand knowledge terhadap green purchase intention pada generasi milenial. Penelitian ini melibatkan 125 partisipan dengan rentang usia 21-41 tahun. Teknik Analisa dalam penelitian ini menggunakan uji regresi dengan multiple regression dengan bantuan program Jamovi 1.6.23. Hasil analisis pada penelitian ini memiliki nilai signifikansi (p) sebesar <.001 dengan koefisien regresi (R2=0,454). Hasil tersebut menunjukkan bahwa attitude toward green brand dan green brand knowledge secara bersamaan dapat menjelaskan variasi green purchase intention sebesar 45.4%. Nilai estimate kedua variable memiliki tanda positif, dimana berarti setiap kenaikan 1 skor attitude toward green brand akan menaikkan green purchase intention sebesar 0,108. Selanjutnya, kenaikan 1 skor green brand knowledge akan menaikkan green purchase intention sebesar 0,257.
Pengaruh Grit terhadap Self-Determination pada Atlet yang Memutuskan Kembali Pasca Cedera Berat
Hidayat, Azzah Ambarani;
Kurniawan, Afif
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 1 No 2 (2021): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (258.078 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v1i2.28542
Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah terdapat pengaruh grit terhadap self-determination pada atlet yang memutuskan kembali pasca mengalami cedera berat. Self-Determination Theory memaparkan perkembangan kebutuhan dasar psikologis individu yang sifatnya melekat (inherent) dan dibawa sejak lahir (innate) sebagai faktor motivasi pada perilaku individu. Sedangkan grit mengukur ketertarikan seseorang apakah ia mampu fokus dan bertahan terhadap suatu bidang atau sering berganti-ganti ketertarikan pada suatu bidang tertentu. Partisipan dalam penelitian ini merupakan atlet yang memutuskan kembali pasca cedera berat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan kuantitatif eksplanatori. Pengambilan data diambil menggunakan survei google form dan mendapatkan 72 responden. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada grit terhadap self-determination atlet yang memutuskan kembali pasca cedera berat.
Hubungan antara Self-Esteem dengan Strategi Coping Remaja yang mengalami Kekerasan Emosional masa Kanak
Meida, Geby Zelindra;
Ariana, Atika Dian
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 1 No 2 (2021): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (265.391 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v1i2.28548
Kekerasan emosional pada masa kanak meninggalkan luka dan trauma yang mendalam bagi remaja yang mengalaminya. Kekerasan emosional dapat berdampak pada self-esteem remaja dan bagaimana strategi coping yang diterapkan remaja dalam menghadapi stressor. Self-Esteem menentukan apakah remaja merasa memiliki kemampuan untuk menghadapi stressor. Strategi coping yang efektif berhubungan dengan sikap adaptif terhadap stressor dan kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-esteem dengan strategi coping remaja yang mengalami kekerasan emosional masa kanak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan dilakukan pada 76 partisipan berusia 12-21 tahun. Alat ukur yang digunakan adalah BRIEF Cope dan Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES). Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-esteem dan strategi coping memiliki hubungan yang signifikan dan positif pada remaja yang mengalami kekerasan emosional masa kanak. Hubungan yang positif berarti semakin tinggi self-esteem remaja maka semakin efektif strategi coping yang diterapkan remaja korban kekerasan emosional masa kanak.
Pengaruh Perceived Supervisor Support dan Fear of COVID-19 terhadap Job Burnout pada Frontline Service Employee di masa Pandemi COVID-19
Maulida, Sheila;
Purba, Herison Pandapotan
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 1 No 2 (2021): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (287.348 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v1i2.28578
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh perceived supervisor support dan fear of COVID-19 terhadap job burnout pada FLE di masa pandemi COVID-19. Penelitian ini melibatkan 118 responden pada rentang usia 19-42 tahun. Penelitian ini menggunakan uji regresi dengan multiple regression sebagai teknik analisis data dengan bantuan program Jamovi 1.6.23. Hasil analisis pada penelitian ini memiliki koefisien regresi (R2)sebesar 0.345 dengan nilai signifikansi (p) sebesar <.001. Hasil ini memperlihatkan bahwa PSS dan FCV-19 secara bersamaan dapat menjelaskan variasi job burnout sebesar 34.5%. Nilai estimate variabel PSS memiliki nilai negatif dimana setiap kenaikan 1 skor PSS akan menurunkan job burnout sebesar 0,495. Sedangkan nilai estimate variabel FCV-19 memiliki nilai positif dimana setiap kenaikan 1 skor FCV-19 akan menaikkan job burnout sebesar 0,569.
Pengaruh Work Life Balance dan Fear of COVID-19 terhadap Burnout pada Perawat Rumah Sakit
Desnithalia, Farisa Alyani;
Purba, Herison Pandapotan
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 1 No 2 (2021): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (296.9 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v1i2.28580
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh work life balance dan fear of covid-19 terhadap burnout pada perawat rumah sakit. Penelitian ini melibatkan 131 responden perawat rumah sakit. Pengumpulan data yang dilakukan berupa kuesioner dengan alat ukur Indonesian Version of The Fear of Covid-19 Scale, Maslach Burnout Inventory, dan Work Life Balance Scale. Data analisis pada penelitian ini dengan uji regresi linear sederhana dan uji regresi berganda dari bantuan software Jamovi 1.1.4.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh negatif yang signifikan pada work life balance dengan dimensi WEPL dan PLEW terhadap burnout dan memprediksi burnout sebesar 57,1%. Sedangkan untuk fear of covid-19 terdapat pengaruh positif yang signifikan terhadap burnout dan memprediksi burnout sebesar 13,3%. Jika di analisis secara bersamaan, bahwa work life balance yang terdiri dari WIPL, PLIW, WEPL, PLEW dan fear of covid-19 mampu memprediksi burnout sebesar 57,7% dan terbukti signifikan.
Pengaruh Kesepian sebagai Salah Satu Faktor Risiko Pengalaman Psikotik pada Dewasa Awal
Meilia, Arini
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 1 No 2 (2021): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (284.42 KB)
|
DOI: 10.20473/brpkm.v1i2.28604
Pengalaman psikotik merupakan bentuk dari simtom atau gejala psikotik (misal: delusi dan halusinasi) yang sifatnya lebih lemah yang tidak mencapai ambang batas klinis untuk diagnosis gangguan psikotik dan fenomena yang dapat terjadi pada populasi umum. Meskipun begitu, pengalaman psikotik juga diasosiakan dengan peningkatan risiko gangguan psikotik maupun nonpsikotik lainnya, serta berbagai kondisi mental negatif dan kualitas hidup yang lebih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kesepian berpengaruh sebagai salah satu faktor risiko pengalaman psikotik pada dewasa awal. Faktor risiko adalah sifat, karakteristik, atau ekspos apapun terhadap individu yang menigkatkan kecenderungan untuk mengembangkan sebuah gangguan Penelitian ini dilakukan pada 385 partisipan dewasa awal berusia 18-25 tahun. Alat ukur yang digunakan adalah Asesmen Komunitas terhadap Pengalaman Psikotik (AKPP) dan UCLA Loneliness Scale version 3. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesepian memiliki pengaruh sebagai salah satu faktor risiko pengalaman psikotik pada dewasa awal.