cover
Contact Name
Ratih Baiduri
Contact Email
ratihbaidurifis@unimed.ac.id
Phone
+6281370002616
Journal Mail Official
ansospasca@unimed.ac.id
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar Pasar V Medan Estate
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Antropologi Sumatera
ISSN : 19637317     EISSN : 25973878     DOI : https://doi.org/10.24114/jas
Core Subject : Social,
Jurnal Antropologi Sumatera (JAS) dikelola oleh Program Studi Antropologi Sosial Pascasarjana Unimed. Jurnal Antropologi Sumatera, terdiri dari edisi cetak dan on-line, adalah jurnal Ilmu Antropologi yang mengkaji masalah-masalah sosial-budaya, khususnya dalam konteks lokal Sumatera. Kontributor dalam Jurnal ini adalah Akademisi, Peneliti, Mahasiswa, Guru, Pegiatan ilmu sosial dan kemasyarakatan, pegiat budaya, dan pihak lain yang berkepentingan terhadap perkembangan masalah sosial-budaya. JAS diterbitkan dalam dua edisi dalam setahun yakni pada bulan Juni dan Desember yang disebarluaskan sebagai bahan publikasi antropologi sosial.
Articles 104 Documents
Interaksi Sosial Warga Negara Asing terhadap Masyarakat Setempat (Local Community) di Sekitar Simpang Pasar Sei Sikambing Kecammatan Medan Helvetia Hasanah Lubis; Sulian Ekomila; Hidayat Hidayat
Jurnal Antropologi Sumatera Vol 20, No 1 (2022): Jurnal Antropologi Sumatera, Desember 2022
Publisher : Program Studi Antropologi Sosial Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jas.v20i1.43918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas dan proses interaksi yang terjadi antara warga berkebangsaan asing yaitu Afghanistan dengan warga Indonesia yang berada di Kota Medan tepatnya di daerah Kelurahan Sei Sikambing C II Medan Kecamatan Medan Helvetia. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah studi pustaka, observasi dan wawancara secara mendalam. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut : Proses interaksi dan adaptasi yang dilakukan oleh warga negara asing adalah proses interaksi berbentuk imitasi. Imitasi yang dimaksudkan disini adalah proses dimana warga negara asing terdorong untuk mempelajari bahasa Indonesia agar mempermudah berinteraksi dengan masyarakat setempat. Sedangkan proses adaptasi (penyesuaian) yang dilakukan oleh para refugees ini tidak menunjukkan proses penyesuaian yang signifikan. Hal ini disebabkan oleh kondisi iklim negaa Indonesia tidak terlalu jauh berbeda dengan negara asal mereka serta karakteristik masyarakat setempat yang hampir sama di kebanyakan negara lainnya  yang tidak menuntut mereka untuk merubah atau  mengikuti kebiasaan-kebiasaan atau tradisi tertentu. Hal ini bertujuan agar mereka bisa berkomunikasi untuk bisa  memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari.
Online Marketplace; Pengaruh dan Perubahan Gaya Hidup Perempuan Generasi Zilenial Riadi Syafutra Siregar
Jurnal Antropologi Sumatera Vol 20, No 2 (2023): Jurnal Antropologi Sumatera, Juni 2023
Publisher : Program Studi Antropologi Sosial Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jas.v20i2.44012

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kebiasaan belanja online dapat mengubah gaya hidup perempuan generasi Zilenial (Z) dan (2) melihat gaya hidup perempuan generasi Z yang dipengaruhi oleh pesatnya kemajuan dan kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi saat ini. Melalui perangkat digital yang menggunakan jaringan internet dengan berbagai fitur telah memberikan kemudahan untuk melakukan berbagai aktivitas dan memenuhi kebutuhan hidup yang lebih efisien. Salah satunya dalam kegiatan jual beli barang secara online. Dalam melakukan pembelian suatu barang, tidak lagi harus bertemu secara langsung dengan penjual ataupun mendatangi toko, melainkan dapat dilakukan secara tatap maya dengan genggapan jari melalui online marketplace di berbagai aplikasi yang tersedia. Generasi Z, khususnya perempuan lebih memilih berbelanja secara online daripada mendatangi pusat perbelanjaan dan toko. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan teknik mengumpulkan data melalui wawancara mendalam (indept interview) dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kecenderungan perempuan generasi Z untuk belanja online telah mengindikasikan adanya perilaku konsumtif yang kemudian mengarah pada perubahan gaya hidup terkait fashion, interaksi sosial dan pergaulan sehari-hari. 
Analisis Semiotika Pada Film Parasite Dalam Makna Denotasi Konotasi Dan Pesan Moral Melisa Theodora; Nina Siti Salmaniah Siregar; Taufik Wal Hidayat
Jurnal Antropologi Sumatera Vol 19, No 2 (2022): Jurnal Antropologi Sumatera, Juni 2022
Publisher : Program Studi Antropologi Sosial Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jas.v19i2.43926

Abstract

Semiotic Analysis on Parasite Film is the title in this study.  Parasite is a film that tells about the social inequality that occurs between the lives of two families (the Park and Kim families) who have very different economies.  The Park family is a very wealthy family living in large and elite housing while the Kim family is a family whose family members are unemployed poor and live in a small semibasement house at the end of the road.  The conditions experienced by the Kim Family made them try to get out of their poor life by tricking the Park Family.  The storyline of this film finally made the writer interested in researching this film with the aim of analyzing the semiotic meaning of denotation and connotation as well as taking moral messages that can be taken from this film where the Parasite film has a storyline that describes human life today.  This study uses Roland Barthes' Semiotic Theory.  The unit of analysis in this research is the film parasite, where the author takes 10 scenes that the writer will examine.  The data collection technique that the writer uses is by watching the original film that is neither cut nor censored from start to finish, observing the scenes the author studies, conducting direct interviews with informants and observing the film.  This study uses a descriptive research methodology with a qualitative approach. The author also tests the validity of the data by testing the credibility or trust in the data by triangulating data sources and checking the data by conducting interviews with informants directly and asking questions related to films that help research.
Analisa Simbolik Ritual Penusur Sira di Desa Dokan, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo O. Sulastri .W.S; Nina Siti Salmaniah Siregar; Armansyah Matondang
Jurnal Antropologi Sumatera Vol 20, No 1 (2022): Jurnal Antropologi Sumatera, Desember 2022
Publisher : Program Studi Antropologi Sosial Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jas.v20i1.43927

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna simbolik Ritual Penusur Sira yang ada di desa Dokan. Untuk mengannalisis tujuan tersebut, maka dipaka teori komunikasi dan teori semiotik. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menemukan, bahwa Pertama, adanya hubungan antar dimensi antara Beru Dayang dengan masyarakat desa Dokan. Kedua, setiap kata, benda, tanaman serta tahapan pelaksanaan Ritual Penusur Sira memiliki makna simbolik yang berisikan harapan dan doa kepada Dibata (Tuhannya). Makna-makna simbolik menyimpan kearifan lokal yang menjadi pedoman hidup dan menjaga hubungan antar manusia, manusia dengan Tuhannya, dan manusia dengan alam. Ketiga, setiap sangkep nggeluh memiliki peran yang sangat penting dalam pelaksanan ritual atau upacara adat. Masyarakat etnik Karo sangat menjaga hubungan darah dan meringankan beban pekerjaan maka fungsi Sangkep Nggeluh masih tetap dipertahankan. Penelitian ini menunjukkan bahwa interaksi antar budaya lokal dan budaya global di kalangan masyarakat etnik Karo telah meminggirkan nilai-nilai budaya lokal dan memunculkan persepi baru. Akibatnya Ritual Penusur Sira di kalangan masyarakat etnik Karo di desa Dokan mengalami degradasi makna dan bahkan dianggap sebagai sesuatu yang tidak penting.
Studi Semiotika Anxiety Disorder Pada Serial Drama Thirteen Reasons Whyseason 4 Episode 3 Di Netflix Muhammad Arif Anwar Lubis; Nadra Ideyani Vita; Ilma Saakinah Tamsil
Jurnal Antropologi Sumatera Vol 20, No 1 (2022): Jurnal Antropologi Sumatera, Desember 2022
Publisher : Program Studi Antropologi Sosial Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jas.v20i1.45035

Abstract

Kecemasan/Anxiety adalah suatu keadaan aprehensi atau keadaan khawatir yang mengeluhkan bahwa sesuatu yang buruk akan segera terjadi. Kecemasan bisa menjadi abnormal bila tingkatannya tidak sesuai dengan proporsi ancaman. Kecemasan/Anxiety merupakan salah satu kasus yang sering dimunculkan dalam adegan-adegan pada film, Salah satunya terdapat pada film yang penulis teliti yaitu Thirteen Reasons Why Season 4. Penelitian ini fokus pada pemaknaan pesan tentang Anxiety Disorder dari karakter Clay Jensen yang terkandung dalam serial drama Thirteen Reasons Why Season 4. Dalam pembahasan nya, disusun beberapa rumusan masalah, yaitu: bagaimana unsur Anxiety Disorder yang terdapat pada episode 3 serial ini dan bagaimana Signifier dan Signified dari Anxiety Disorder padaepisode 3 serial ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana unsur Anxiety Disorder yang terdapat pada serial ini dan bagaimana bentuk Signifier dan Signified dari Anxiety Disorder pada serialini. Jenis penelitian yang dilakukan ialah penelitian kualitatif analisis semiotika. Unit analisis penelitian ini adalah potongan-potongan gambar, teks, suara, atau bunyi- bunyian yang terdapat dalam Episode 3 Serial Drama “Thirteen Reasons Why Season 4”. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode semiotika Ferdinand de Saussure dengan dua tahap yakni penanda dan petanda. Hasil dari penelitian ini melalui triangulasi data adalah gejala Anxiety dari Clay diklasifikasikan ke Generalize Anxiety Disorder.
Dampak Lopo Kopi terhadap Peran Kepala Keluarga (Perspektif Robert King Merton di Desa Mandasip Kecamatan Simangambat Kabupaten Padang Lawas Utara) Rini Hesti Nasution; Bakhrul Khair Amal
Jurnal Antropologi Sumatera Vol 20, No 1 (2022): Jurnal Antropologi Sumatera, Desember 2022
Publisher : Program Studi Antropologi Sosial Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jas.v20i1.43919

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas kepala keluarga di lopo kopi, dan disfungsi kepala keluarga yang berada di lopo kopi di Desa Mandasip Kecamatan Simangambat Kabupaten Padang Lawas Utara. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara secara mendalam. Informan dalam penelitian ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh informan yang berjumlah 12 orang. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: 1). Ada berbagai aktivitas kepala keluarga di lopo kopi diantaranya ngopi, bermain catur, bermain kartu, menonton televise, bermain biliar dan bermain gitar. 2). Disfungsi kepala keluarga yang terjadi dalam keluarga adalah disfungsi mencari nafkah. Hal ini disebabkan skill kepala keluarga dalam pertanian yang lebih rendah dibandingkan dengan istri atau ibu rumah tangga. Selain itu dipicu dengan kebiasaan kepala keluarga berada di lopo kopi dalam waktu lama serta etos kerja kepala keluarga yang rendah. Sehingga fungsi kepala keluarga tidak berjalan dengan semestinya. 3). Kepala keluarga tahu akan peran, fungsi dan tanggung jawabnya dalam keluarga yang dipimpinnya. Namun kepala keluarga tidak memiliki kesadaran dalam mencari nafkah.
Kearifan Lokal Berbasis Mitigasi Bencana sebagai Pengembangan Materi pada Mata Kuliah Kearifan Lokal Budaya Sumatera Utara Febryani, Ayu; Puspitawati, Puspitawati; Malau, Waston; Rulyani, Ayu; Lubis, Dinda Rizky Fadillah
Jurnal Antropologi Sumatera Vol 21, No 2 (2024): Jurnal Antropologi Sumatera, Juni 2024
Publisher : Program Studi Antropologi Sosial Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jas.v21i2.53910

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bentuk kearifan lokal berbasis mitigasi bencana pada kelompok etnik di Kabupaten Karo dan Langkat. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif dengan pendekatan naturalistik. Pendekatan penelitian ini diterapkan untuk mengamati secara natural aktivitas budaya masyarakat dalam kaitannya dengan kearifan lokal berbasis mitigasi bencana. Hasil penelitian diuraikan bahwa terdapat kearifan lokal berbasis mitigasi bencana di Kabupaten Langkat dan Karo, diantaranya ritual tolak bala, ritual jamu laut, dan pelestarian pohon mangrove di Desa Jaring Halus, dan tradisi sarilala di Desa Tiganderket. Selanjutnya, data temuan disusun dalam pengembangan materi ajar untuk direfleksikan kembali dengan kondisi perkembangan kognitif, sikap, dan perilaku peserta didik dalam memahami upaya menjaga lingkungan secara lokal. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan terhadap pengembangan materi ajar pada mata kuliah Kearifan Lokal Budaya Sumatera Utara dan memberikan kontribusi dalam mengembangkan dan menerapkan usaha pencegahan bencana melalui pelestarian kearifan lokal.
Perubahan Gaya Hidup Kaum Ibu Muslim Sub Urban Galang Area Galang Galang Kabupaten Deli Serdang Hutabarat, Windy Erwita; Syahminan, Muhammad; Muary, Rholand
Jurnal Antropologi Sumatera Vol 21, No 1 (2023): Jurnal Antropologi Sumatera, December 2023
Publisher : Program Studi Antropologi Sosial Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jas.v21i1.53954

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perubahan bentuk gaya hidup kaum ibu muslim sub urban area Galang kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara, khususnya pada kelompok ibu muslim generasi milenial, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan Deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. hasil penelitian ini diperoleh bahwa sebagian besar kaum ibu ini mengalami perubahan dalam perilaku konsumsinya dimana hal ini dapat dilihat pada gaya berbelanja yang lebih boros, gaya berpakaian yang kekinian, aktifitas media sosial, kebiasaan nongkrong di cafe, pilihan makanan dan gaya bersenang-senang yang mengutamakan kebahagiaan dan simbol dari gaya hidup modern. Kecenderungan ini dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Gaya hidup ini menjadikan konsumsi sebagai tujuan akhir dalam hidup sehinga terfokus pada citra dan simbolisme. penting untuk lebih kritis terhadap dampak konsumerisme ini dan untuk menjaga keseimbangan yang lebih antara nilai-nilai nyata dan dorongan konsumtif. 
Representasi Budaya Batak Toba Dalam Film “Ngeri-Ngeri Sedap” (Analisis Semiotika Roland Barthes) Pratiwi, Widya; Matondang, Armansyah; Andary, Ria Wuri
Jurnal Antropologi Sumatera Vol 21, No 2 (2024): Jurnal Antropologi Sumatera, Juni 2024
Publisher : Program Studi Antropologi Sosial Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jas.v21i2.58045

Abstract

Film adalah contoh bentuk media komunikasi massa. Film yang menonjolkan budaya Indonesia, khususnya budaya masyarakat batak toba adalah film “Ngeri Ngeri Sedap” Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi budaya batak toba dalam pemaknaan denotasi, konotasi dan mitos. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan mengklasifikasi adegan berdasarkan tujuh unsur budaya universal Koenjaraningrat (1979) dan metode analisis semiotika Roland Barthes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tujuh representasi budaya batak toba dalam film “Ngeri-Ngeri Sedap” antara lain: Bahasa, Sistem Kemasyarakatan (martutur), Sistem kesenian (gondang sabangunan), Sistem peralatan hidup dan teknologi (ulos dan rumah bolon), Sistem religi dan upacara keagamaan (upacara adat sulang-sulang pahompu, mangulosi) serta Sistem mata pencaharian hidup (bertani), sistem pengetahuan.
Pergeseran Nilai pada Remaja Tanah Bertuah Negeri Beradat di Desa Pulau Gambar Kabupaten Serdang Bedagai Aprilianda, Nanda; Syahminan, Muhammad; Muary, Rholand
Jurnal Antropologi Sumatera Vol 21, No 1 (2023): Jurnal Antropologi Sumatera, December 2023
Publisher : Program Studi Antropologi Sosial Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jas.v21i1.53958

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pergeseran nilai pada remaja dan faktor yang menyebabkan pergeseran nilai pada remaja tanah bertuah negeri beradat di desa Pulau Gambar, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Serdang Bedagai. Adapun rumusan masalah yaitu, bagaiman pergeseran nilai pada remaja dan faktor yang menyebabkan pergeseran nilai pada remaja di desa Pulau Gambar. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi tentang pergeseran nilai pada remaja tanah bertuah negeribberadat. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah bahwasanya remaja di desa Pulau Gambar mengalami pergeseran nilai dari tanah bertuah negeri beradat yaitu nilai berbudi pekerti yaitu nilai moral dari tingkah laku dan sikap yang menunjukan bahwa remaja sudah banyakmelakukan kenakalan seperti, tidak menghormati orang tua, suka berbohong, suka berkata kasar, mabuk-mabukan, tidak mengerjakan perintah Allah SWT dan bahkan berbuat kasar terhadap orang tua. Pergeseran nilai pada remaja di desa Pulau Gambar terjadi bukan hanya dirumah saja tetapi juga terjadi dan lingkungan masyarakat. Adapun beberapa faktor yang mempengaruhi pergeseran nilaipada remaja yaitu, perkembangan teknologi, kurangnya kontrol sosial masyarakat dan kurangnya kontrol dari orang tua.

Page 8 of 11 | Total Record : 104