cover
Contact Name
Hendra Rustiawan
Contact Email
jurnal_keolahragaan@unigal.ac.id
Phone
+6282214951874
Journal Mail Official
jurnal_keolahragaan@unigal.ac.id
Editorial Address
Jl. RE. Martadinata No.150 Kabupaten Ciamis - Jawa Barat - Indonesia
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Keolahragaan
Published by Universitas Galuh
ISSN : 24432075     EISSN : 27150062     DOI : http://dx.doi.org/10.25157/jkor.v8i2.7362
Jurnal Keolahragaan merupakan jurnal saintifik yang terbit setiap bulan April dan Oktober. Untuk versi cetak mulai terbit bulan April tahun 2015 dan pada tahun 2019 Jurnal Keolahragaan menerbitkan versi online. Misi Jurnal Keolahragaan adalah menjadi publisher artikel dalam bidang pendidikan jasmani dan keolahragaan yang memiliki reputasi baik nasional maupun internasional. Jurnal Keolahragaan mempublikasikan artikel terkait bidang: 1. Ilmu keolahragaan termasuk biomekanika olahraga 2. Fisiologi Olahraga 3. Sosiologi Olahraga 4. Psikologi Olahraga 5. Aktivitas Fisik 6. Pendidikan Jasmani
Articles 117 Documents
Meningkatkan Kesegaran Jasmani Melalui Pendekatan Bermain dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani pada Siswa Kelas VIII SMP 04 Kecamatan Sungai Kakap Rovi Pahliwandari
Jurnal Keolahragaan Vol 6, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.982 KB) | DOI: 10.25157/jkor.v6i2.4933

Abstract

Pendidikan Jasmani adalah suatu proses pembelajaran melalui aktivitas jasmani yang didesain untuk meningkatkan kebugaran jasmani, mengembangkan keterampilan motorik, pengetahuan, perilaku hidup sehat, aktif, sikap sportif, dan kecerdasan emosi. Pengalaman belajar yang disajikan akan membantu siswa untuk memahami mengapa manusia bergerak dan bagaimana cara melakukan gerakan yang aman, efisien, dan efektif. Penelitian ini bertujuan : (1) mengetahui perbedaan tingkat kesegaran jasmani siswa yang diajar dengan model pembelajaran dengan pendekatan bermain dalam pendidikan jasmani, (2) mengetahui seberapa banyak perbedaan tingkat kesegaran jasmani siswa yang diajar dengan model pembelajaran dengan pendekatan bermain dalam pendidikan jasmani. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang merupakan suatu siklus yang terdiri atas : adanya masalah-rencana tindakan-pelaksanaan tindakan-evaluasi dan refleksi. Subyek yang digunakan sebanyak 41 siswa. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : (1) Banyak faktor yang dapat mempengaruhi tingkat kesegaran jasmani seseorang, salah satunya adalah melalui aktivitas jasmani. (2) pendidikan jasmani dapat digunakan sebagai bentuk kegiatan siswa dalam upaya menjaga dan meningkatkan kesegaran jasmani (3) Dalam proses pendidikan jasmani diperlukan adanya modifikasi dan variasi pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan model pembelajaran dengan pendekatan bermain dalam pembelajaran ada dampak perubahan motivasi dan sekaligus tingkat kesegaran jasmani siswa. Hal ini disebabkan karena mereka dapat belajar sambil bermain. Dengan kegiatan ini pula kemampuan kognitif, afekfif dan psikomotorik siswa dapat berkembangPhysical education was a learning process through physical activities designed to improve physical fitness, develop motor skills, knowledge, healthy living behavior, be active, sportsmanship, and emotional intelligence. The learning experiences presented will help students to understand why humans move and how to carry out movements safely, efficiently, and effectively. This study aims to: (1) find out the differences in the physical fitness level of students who are taught with the learning model with the play approach in physical education, (2) find out how many differences in the physical fitness level of students taught by the learning model with the play approach in physical education. This study uses a classroom action research method which is a cycle consisting of: there is a problem-action plan-action-evaluation and reflection. The subjects used were 41 students. The results of the study concluded that: (1) There are many factors that can affect a person's physical fitness level, one of which is through physical activity. (2) physical education can be used as a form of student activity in an effort to maintain and improve physical fitness. (3) In the physical education process, modification and variation of learning is required. The results of this study indicate that with the learning model with a play approach in learning there is an impact of changes in motivation and at the same time the level of physical fitness of students. This is because they can learn while playing. With this activity, students' cognitive, affective and psychomotor abilities can also develop.
Aktivitas Fisik dan Body Mass Index Pada Anak Usia Dini: Pengukuran METs dengan Accelerometer ActivPAL Rahmawati Ramdani; Jajat Jajat; Nana Sutisna; Adang Sudrazat; Risma Risma
Jurnal Keolahragaan Vol 5, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.873 KB) | DOI: 10.25157/jkor.v5i2.2962

Abstract

Level aktivitas fisik dan body mass index (BMI) anak usia dini berhubungan erat dengan berbagai penyakit dan resiko kesehatan. Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan pengeluaran energi (MET’s) aktivitas fisik yang diukur dengan accelerometer ActivPAL dengan BMI pada anak usia dini. Sampel berjumlah 65 orang anak usia dini berusia 4 tahun pada PAUD/Kober yang ada di Jawa Barat. Instrumen yang digunakan untuk mengukur aktivitas fisik adalah accelerometer ActiPAL yang dipasang selama 5 hari selama 24 jam pada partisipan. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara pengeluaran energi aktivitas fisik (MET’s) dengan BMI pada anak usia dini (p > .05) Perlu ada kajian lebih mendalam lagi terkait dengan hasil penelitian ini.
Profil Hasil Tes Pengukuran Vo2max Menggunakan Rockport fitness walking test Pada Siswa Putra Yang Tergabung Dalam Ekstrakurikuler Futsal Hidayat, Taofik; Maryati, Sri; Nursasih, Isna Daniyati
Jurnal Keolahragaan Vol 8, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.913 KB) | DOI: 10.25157/jkor.v8i1.6096

Abstract

This study aims to determine the profile of the results of the vo2max measurement test using the rockport fitness walking test on male students who are members of the futsal extracurricular. The research method used is survey research by applying tests and measurements. The population of this study in SMP Negeri 1 Malangbong, Garut Regency, which amounted to 30 people. The research instrument used to collect data is the rockport fitness walking test. Based on data analysis using SPSS series 24 the results based on the percentage of vo2max test results from the rockport fitness walking test show that categories such as categories are perfect, very good, good, enough, less, and very less. It consists of a perfect category, none or 0%, a very good category or 0%, a good category of 8 students or 26.7%, a sufficient category of 11 students or 36.7%, a poor category of 9 students or 30%, and the last category is less than 2 people or 6.6%. The conclusion is that the profile of the results of the vo2max measurement test using the rockport fitness walking test on male students who are members of the futsal extracurricular activity is in the sufficient category. Suggestion: It is hoped that there will be further research that discusses the rockport fitness walking test instrument test as an alternative to determine the vo2max of students or athletes.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil hasil tes pengukuran vo2max menggunakan rockport fitness walking test pada siswa putra yang tergabung dalam ekstrakurikuler futsal. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian survei dengan menerapkan tes dan pengukuran. Populasi penelitian ini di SMP Negeri 1 Malangbong Kabupaten Garut yang berjumlah sebanyak 30 orang. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah rockport fitness walking test. Berdasarkan analisis data menggunakan SPSS serie 24 hasilnya berdasarkan persentase vo2max hasil tes rockport fitness walking test terlihat bahwa kategori seperti kategori sempurna, baik sekali, baik, cukup, kurang, dan kurang sekali. Terdiri dari kategori sempurna tidak ada atau 0 %, kategori baik sekali tidak ada atau 0 %, kategori baik berjumlah 8 orang siswa atau 26,7 %, kategori cukup berjumlah 11 orang siswa atau 36,7 %, kategori kurang berjumlah 9 orang siswa atau 30 %, dan yang terakhir kategori kurang sekali berjumlah 2 orang atau 6,6 %. Kesimpulannya bahwa profil hasil tes pengukuran vo2max menggunakan rockport fitness walking test pada siswa putra yang tergabung dalam ekstrakurikuler futsal masuk pada kategori cukup. Saran: Diharapkan adanya penelitian lanjutan yang membahas tentang instrument test rockport fitness walking test sebagai salah satu alternatif untuk mengetahui vo2max siswa atau atlet. 
Tingkat Kelincahan Pemain Futsal SMA Negeri 1 Kawali Kabupaten Ciamis Ihsan Hidayat; Dikdik Primadani; Isna Daniyati Nursasih
Jurnal Keolahragaan Vol 7, No 2 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.721 KB) | DOI: 10.25157/jkor.v7i2.5797

Abstract

This study aims to determine how big the level of agility of futsal players in SMA Negeri 1 Kawali, Ciamis Regency. The research method used is a survey with test and measurement techniques. The population of this study was students of SMA Negeri 1 Kawali, Ciamis Regency, amounting to 20 people. The research instrument used to collect data was the t-drill test. Based on data analysis using SPSS series 22, the results of data processing and continued with the percentage of agility obtained are dominated in the good category by 50%, but there are still those under the good category, namely the sufficient category by 25%, the less category by 20%, and the less category. once by 5%. In fact, none of them fall into the very good category. The conclusion is that the level of agility of the futsal players of SMA Negeri 1 Kawali, Ciamis Regency, is included in the sufficient category. Suggestion: This research is expected to be a source of reference for other researchers so that further research in the same field is growing, especially in increasing agility.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat kelincahan pemain futsal SMA Negeri 1 Kawali Kabupaten Ciamis. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan teknik tes dan pengukuran. Populasi penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 1 Kawali Kabupaten Ciamis yang berjumlah sebanyak 20 orang. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah t-drill test. Berdasarkan analisis data menggunakan SPSS serie 22, hasil pengolahan data dan dilanjutkan dengan persentase kelincahan yang didapat didominasi pada kategori baik sebesar 50 %, namun masih ada yang dibawah kategori baik yaitu kategori cukup sebesar 25 %, kategori kurang sebesar 20 %, dan kategori kurang sekali sebesar 5 %. Bahkan tidak ada yang masuk pada kategori baik sekali. Kesimpulannya bahwa tingkat kelincahan pemain futsal SMA Negeri 1 Kawali Kabupaten Ciamis termasuk pada kategori cukup. Saran : Penelitian ini diharapkan menjadi salah satu sumber referensi bagi peneliti lain agar adanya penelitian lanjutan pada bidang yang sama semakin berkembang terutama pada peningkatan kelincahan.
Outdoor Recreation: Perencanaan Dan Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengembangan Wisata Pendidikan Ciungwanara Asep Ridwan Kurniawan; Andang Rohendi
Jurnal Keolahragaan Vol 7, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.358 KB) | DOI: 10.25157/jkor.v7i1.5305

Abstract

Peran serta masyarakat sebagai penggerak roda dan pendukung terciptanya Ciungwanara sebagai salah satu lokasi pendidikan berbasis alam dan budaya masih kurang sehingga perlu adanya inovasi untuk meningkatkan keberlangsungan objek wisata tersebut. Penelitian ini bertema pengembangan objek wisata Ciungwanara Karangkamulyan Kabupaten Ciamis dengan spesifikasi penelitian berfokus pada pengembangan wisata pendidikan rekreasi. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan natural setting dan community approach. Parameter yang digunakan pada penelitian ini yaitu tipologi bangunan rekreasi. Observasi awal pada penelitian ini yaitu masih kurangnya pengembangan objek wisata rekreasi berbasis pendidikan di Ciungwanara mengenai tata kelola dan pengembangannya sehingga tindakan yang dilakukan oleh peneliti mengenai kekurangan tersebut yaitu memasukan beberapa indikator mengenai tipologi bangunan wisata rekreasi berbasis pendidikan dihubungankan dengan hasil temuan dilapangan. Hasil kajian yang diperoleh yaitu dari segi perencanaan bahwa perlu menciptakan perencanaan partisipatif antara pemangku kebijakan dengan beberapa tim ahli pendidikan dan pakar budaya mengenai penerapan objek wisata Ciungwanara sebagai objek wisata rekreasi berbasis pendidikan alam dan budaya. Pemberdayaan masyarakat harus memiliki peran aktif dalam pengembangan potensi alam Ciungwanara sebagai wahana pendidikan berbasis alam terbuka (outdoor recreation).Community participation as a driving force and support for the creation of Ciungwanara as one of the locations for education based on nature and culture is still lacking, so there is a need for innovation to improve the sustainability of these tourist objects. This research has the theme of developing a tourist attraction in Ciungwanara Karangkamulyan, Ciamis Regency. The research specification focuses on the development of recreational educational tourism. The research method used is qualitative research with a natural setting approach and a community approach. The parameters used in this study are the typology of recreational buildings. Initial observations in this study are that there is still a lack of development of educational-based recreational tourism objects in Ciungwanara regarding its management and development so that the actions taken by researchers regarding these deficiencies are including several indicators regarding the typology of educational-based recreational tourism buildings related to the findings in the field. The results of the study obtained are in terms of planning that it is necessary to create participatory planning between policy makers and several teams of education experts and cultural experts regarding the application of Ciungwanara tourism object as a recreation tourism object based on natural and cultural education. Community empowerment must have an active role in developing Ciungwanara's natural potential as a vehicle for outdoor based education (outdoor recreation).
Pembelajaran Direct Instruction dan Personalized System For Instruction Terhadap Jumlah Waktu Aktif Belajar Pendidikan Jasmani Hendra Rustiawan; Risma Risma; Isna Daniyati Nursasih
Jurnal Keolahragaan Vol 6, No 1 (2020): April
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.565 KB) | DOI: 10.25157/jkor.v6i1.4923

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui model pembelajaran pendidikan yaitu personalized system individualized dan direct instruction serta mana yang lebih tepat diberikan pada siswa tingkatan sekolah menengah. Metode penelitian adalah eksperimen. Populasi penelitian di SMA N 3 Kabupaten Ciamis. Sampel penelitian berjumlah 30 orang pada kelas olahraga. Instrumen penelitian adalah observasi jumlah waktu aktif belajar pada pelajaran penjas materi pembelajaran adalah lay up shoot bola basket dalam bentuk persentase antara alokasi waktu fokus dengan siswa fokus. Hasilnya bahwa model pembelajaran personalized system individualized dan direct instruction dapat diberikan pada tingkatan sekolah menengah atas. Kesimpulannya bahwa ke-dua model pembelajaran tersebut dapat diberikan karena akan memberikan motivasi belajar siswa dengan adanya model pembelajaran yang berbeda.The purpose of this research was the studied the educational learning model that were a personalized system and direct instruction as well as which was more appropriate given to secondary school students. The research method was experimental. The study population in SMA N 3 Ciamis Indonesia. The participants was 30 students in sports class. The research instrument was the observated of the amount of active learning time on the physical education learning subject matter by lay up shoot basketball in the form of a comparison between the time focus and students focus. How the personalization system learning model and direct instruction can be given at the high school assessment. In conclusion the learning model that can be given because it will provide student learning with different learning models.
Pengaruh Metode Latihan Beban dengan Gerakan Cepat dan Gerakan Lambat terhadap Peningkatan Hipertrofi Otot Paha Wedi S; Umar Umar; Wilda Wellis
Jurnal Keolahragaan Vol 5, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkor.v5i2.2440

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode latihan beban dengan gerakan cepat dan lambat terhadap peningkatan hipertrofi otot paha dan metode manakah yang lebih baik dalam peningkatan hipertrofi otot. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan populasi penelitian seluruh member aktif pada One Gym Fitnes Center Kota Padang. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yaitu sampel terdaftar kurang dari satu bulan di fitness center yang berjumlah 32 orang. Instrumentnya menggunakan pita ukur untuk mengukur lingkar paha dan skindfold untuk mengukur ketebalan lemak pada paha. Untuk menghitung lingkar otot paha digunakan rumus MTC – (3,14 x TSF). Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah dengan analisis uji t pada taraf signifikan 5%. Hasil penelitian menunjukan hipertrofi otot paha pada kelompok latihan beban dengan gerakan cepat diperoleh nilai thitung 10,969 > ttabel 1,75 dengan rata-rata 46,33. Sedangkan hipertrofi otot paha pada kelompok latihan beban dengan gerakan lambat diperoleh nilai thitung 20,993 > ttabel 1,75 dengan rata-rata 47,43 pada taraf signifikansi α = 0,05. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh latihan beban dengan gerakan cepat dan gerakan lambat terhadap peningkatan hipertrofi otot paha, yang mana metode latihan beban dengan gerakan lambat memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap peningkatan hipertrofi otot
Dampak Latihan Over Hand Step Throw Dengan Latihan Underhand Jump Throw Terhadap Peningkatan Power Lengan Taufik, Argian Rizki
Jurnal Keolahragaan Vol 8, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.419 KB) | DOI: 10.25157/jkor.v8i1.7452

Abstract

The purpose of the study was to prove the impact of overhand step throw and underhand jump throw exercises on the results of increasing arm power. The method used is pre-experimental design. The research design used a nonequivalent control group design (two groups pretest-treat-posttest). The research location is the Sinar Kilat Club, Bandung City. The participants or athletes involved were 40 male athletes aged 17-19 years. The technique of taking participants using total sampling. The results showed that the independent variable, namely overhand step throw, had a significant effect on increasing arm power in Sinar Kilat athletes, Bandung City. The underhand jump throw variable has a significant effect on increasing arm power in Sinar Kilat athletes in Bandung, and the last one is the difference in influence, namely the underhand jump throw variable is greater in the final test value than the control variable, namely over hand step throw. Suggestion: The recommendation of this research is that the two variables, namely overhand step throw and underhand jump throw, can be used as recommendations for developing physical power or muscle explosive conditions, especially in the arm.Tujuan penelitian yaitu untuk membuktikan  adanya dampak latihan over hand step throw dan under hand jump throw pada hasil peningkatan power lengan. Metode yang digunakan yaitu pre-experimental design. Desain penelitian menggunakan nonequivalent control group design (dua kelompok pretest-perlakukan-postest). Lokasi penelitian di Klub Sinar Kilat Kota Bandung. Partisipan atau atlet yang terlibat yaitu 40 atlet putra usia 17-19 tahun. Teknik pengambilan partisipan menggunakan total sampling. Hasil penelitian membuktikan bahwa variabel bebas yaitu over hand step throw berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan power lengan pada atlet Sinar Kilat Kota Bandung. Variabel underhand jump throw berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan power lengan pada atlet Sinar Kilat Kota Bandung, dan yang terakhir adalah adanya perbedaan pengaruh yaitu variabel underhand jump throw lebih besar nilai tes akhirnya dengan variabel kontrol yaitu over hand step throw. Saran: Rekomendasi penelitian ini bahwa ke-dua variabel yaitu over hand step throw dan underhand jump throw dapat dijadikan rekomendasi untuk pengembangan kondisi fisik power atau muscle explosive terutama bagian lengan
Tingkat Akselerasi yang Tergabung dalam Ekstrakurikuler Sepakbola di MAN 3 Kabupaten Ciamis Ilham Muhamad Sidiq; Sri Maryati; Hendra Rustiawan
Jurnal Keolahragaan Vol 7, No 2 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.639 KB) | DOI: 10.25157/jkor.v7i2.5628

Abstract

This studied aims to determined the level of acceleration of soccers extracurricular members at MAN 3 Ciamis. This studied used a survey method with tests and measurements. The population of this research was the male students of MAN 3 Ciamis which operates as many as 35 students. The research instrument used to collect data was a 30 meter acceleration test. Based on data analysis using SPSS 24 series, the results of data processing consist of the average test result of 30 meters acceleration test is 4.78 seconds. The result of the normality test is 0.112, which is greater than 0.05, which means that it is normally distributed. The percentage of agility consists of perfect category reaching 1 student or 2.86%, good category reaching 10 students or 28.57%, category enough to visit 6 students or 17.14%, category less visiting 6 students or 17.14 %, and the very poor category found 12 students or 12%. The conclusion was that the level of acceleration ability of players who were members of soccer extracurricular at MAN 3 Ciamis was included in the category of less and less. Suggestion. This instrument test could be recommended for alternative agility testsPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat akselerasi anggota ekstrakurikuler sepakbola di MAN 3 Kabupaten Ciamis. Sesuai dengan tujuan penelitian di atas, maka penulis menggunakan metode survei dengan tes dan pengukuran. Populasi penelitian ini adalah siswa putra MAN 3 Kabupaten Ciamis yang berjumlah sebanyak 35 orang. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes 30 metre acceleration test. Berdasarkan analisis data menggunakan SPSS serie 24, hasil pengolahan data terdiri dari rata-rata hasil tes 30 metre acceleration testadalah 4,78 detik. Hasil uji normalitas adalah 0,112 lebih besar dari 0,05 artinya berdistribusi normal. Persentase kelincahan terdiri dari kategori sempurna mencapai 1 orang siswa atau 2,86 %, kategori baik mencapai 10 orang siswa atau 28,57 %, kategori cukup mengunjungi 6 orang siswa atau 17,14 %, kategori kurang mengunjungi 6 orang siswa atau 17,14 %, dan kategori kurang sekali menemukan 12 orang siswa atau 12%. Kesimpulannya adalah tingkat kemampuan akselerasi pemain yang tergabung dalam ekstrakurikuler sepakbola di MAN 3 Kabupaten Ciamis termasuk dalam kategori kurang dan kurang sekali. Saran. Tes instrumen ini dapat direkomendasikan untuk alternatif tes kelincahan.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Sepak Bola Siswa Melalui Metode Demonstrasi Wasingun Wasingun
Jurnal Keolahragaan Vol 6, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.837 KB) | DOI: 10.25157/jkor.v6i2.4934

Abstract

Sebuah penelitian tindakan kelas telah dilaksanakan di kelas VA SD Negeri 1 Pamarican tahun pelajaran 2019/2020 yaitu menerapkan metode demonstrasi dalam mata pelajaran PJOK pada kompetensi sepak bola. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pembelajaran melalui metode demonstrasi untuk meningkatkan kemampuan sepak bola siswa kelas VA SD Negeri 1 Pamarican tahun pelajaran 2019/2020 dan untuk mengetahui efektifitas metode demonstrasi untuk meningkatkan kemampuan sepak bola siswa kelas VA SD Negeri 1 Pamarican tahun pelajaran 2019/2020. Variabel yang menjadi sasaran perubahan dalam penelitian ini adalah kemampuan sepak bola siswa kelas VA SD Negeri 1 Pamarican tahun pelajaran 2019/2020, sedangkan variabel tindakan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode demonstrasi. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang berlangsung dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas VA SD Negeri 1 Pamarican tahun pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 24 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Data hasil observasi dianalisis secara kualitatif. Teknik analisis data terdiri dari tiga tahap pokok, yaitu reduksi data, paparan data dan penarikan kesimpulan. Data yang terkumpul menyatakan bahwa metode demonstrasi dapat meningkatkan kemampuan sepak bola siswa kelas VA SD Negeri 1 Pamarican tahun pelajaran 2019/2020. Dari data yang dikumpulkan dari tindakan pra siklus, siklus 1, dan siklus 2, peneliti melihat adanya peningkatan dalam jumlah persentase siswa yang mendapat nilai di atas KKM sebesar 87.5%. Sedangkan peningkatan yang terjadi pada persentase penguasaan materi adalah sebesar 27.5%.A classroom action research has been carried out in the VA class of SD Negeri 1 Pamarican in the 2019/2020 academic year, namely applying the demonstration method in PJOK subjects on football competence. The purpose of this study was to describe the learning process through the demonstration method to improve the football skills of the VA class students of SD Negeri 1 Pamarican for the 2019/2020 academic year and to determine the effectiveness of demonstration methods to improve the football skills of VA class students of SD Negeri 1 Pamarican in the 2019/2020 academic year 2020. The variable that is the target of change in this study is the football ability of the VA class students of SD Negeri 1 Pamarican in the 2019/2020 school year, while the action variable used in this study is the demonstration method. The form of this research is classroom action research which takes place in two cycles. Each cycle consists of 4 stages, namely planning, implementing actions, observing and reflecting. The research subjects were 24 students of class VA SD Negeri 1 Pamarican in the 2019/2020 academic year. The data collection techniques used were observation and tests. Observation data were analyzed qualitatively. The data analysis technique consists of three main stages, namely data reduction, data exposure and drawing conclusions. The data collected states that the demonstration method can improve the football skills of VA class students of SD Negeri 1 Pamarican for the 2019/2020 school year. From the data collected from the pre-cycle action, cycle 1, and cycle 2, the researcher saw an increase in the percentage of students who scored above the KKM by 87.5%. Meanwhile, the increase in the percentage of mastery of the material was 27.5%.

Page 2 of 12 | Total Record : 117