cover
Contact Name
Rilci Kurnia Illahi
Contact Email
rilcikurnia@uinib.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
rilcikurnia@uinib.ac.id
Editorial Address
Jl. Mahmud Yunus Lubuk Lintah Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 26152061     EISSN : 26224712     DOI : https://doi.org/10.15548/mrb
Core Subject : Education,
Murabby Jurnal Pendidikan Islam, a peer reviewed journal, is an interdisciplinary publication of original research and writing on education. The journal aims to provide a forum for scholarly understanding of the field of education and plays an important role in promoting the process that accumulated knowledge, values, and skills. Scientific manuscript dealing with contemporary educational topics are particularly welcome to be submitted. The journal encompasses research articles, original research report, reviews, short communications and scientific commentaries in islamic education in any fields Aqidah Akhlak, Fiqh, AlQuran Hadith, and Islamic Cultural History which includes Teaching, Education Development, Islamic Education, Material Learning Models and Strategies, Curriculum, Philosophy of Islamic Education, Politics of Islamic Education, History of Islamic Education, Educators and Students, etc.
Articles 114 Documents
Pelaksanaan Tradisi Khatam Quran serta Implikasi terhadap Akhlak Murid Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Susilawati Susilawati; Afnibar Afnibar; Juliana Batubara
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 6, No 2 (2023): Murabby Vol. 6 No. 2 September 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mrb.v6i2.3435

Abstract

Bukittinggi has a cultural style that is known for its Islamic traditions, making this area an area that has a high Islamic heritage. It is not uncommon for local, national and even international researchers to conduct research in this area to determine the development of Islamic values. One of them is the Khatam Qur'an tradition which has developed in almost all areas in Bukittinggi, one of which is in the Campago Guguak Bulek sub-district. This tradition of khatam Qur'an is carried out after Eid, when children are able to memorize the Qur'an. As an Islamic cultural heritage that has been passed down from generation to generation, this tradition has become a routine agenda for the people around the Bukittinggi area and is carried out with great fanfare. In this article, we will explore the extent to which the Khatam Qur'an tradition is able to shape children's morals towards social life in the Campago Guguak Bulek sub-district. This research is qualitative research, because the research object is social interaction. This kind of interaction can only be explained by interviewing and observing the social interaction to find clear relationship patterns. The social interaction referred to by researchers here is the Khatam Qur'an tradition in Campago Guguak Bulek Village, Bukittinggi City.
Strategi Habit-forming dalam Pembelajaran Kosakata Bahasa Arab untuk Siswa MTs Darul Amal Tunggang Shidik Al Fatha; Zakiyatus Syarifah
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 7, No 1 (2024): Murabby Vol. 7 No. 1 April 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mrb.v7i1.3481

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan serta menganalisis penerapan strategi habit-forming pembelajaran kosakata (mufradat) bahasa Arab sebagai jawaban atas masalah kurangnya perbendaharaan kosakata di MTs Darul Amal Tunggang. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan tiga langkah, yaitu observasi lapangan (madrasah), wawancara narasumber (guru yang mengajar), dan dokumentasi kegiatan pembelajaran. Sementara teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pembentukan kebiasaan atau habit-forming pembelajaran kosakata bahasa Arab di MTs Darul Amal terdiri dari tujuh tahapan yaitu: 1) setoran minimal 5 kosakata pra-pembelajaran, 2) kewajiban membawa kamus, 3) kewajiban membawa kertas post-it note, 4) labeling / menulis dan menempelkan nama dari setiap benda sekitar, 5) kewajiban menemukan kosakata interupsi, 6) sanksi setoran berkelipatan, dan 7) permainan kosakata.
Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Pembelajaran PAI Dalam Mengembangkan Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila Abdul Rahman; Sasmi Nelwati; Khadijah Khadijah
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 7, No 1 (2024): Murabby Vol. 7 No. 1 April 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mrb.v7i1.3478

Abstract

The purpose of this field study is to investigate the implementation of the Independent Curriculum at the UNP Laboratory Development High School as well as how PAI learning is used in developing P5 at the UNP Laboratory Development High School. The study is conducted in the UNP Laboratory Development High School, using primary data from three PAI teachers and secondary data from the principal, curriculum deputy, and curriculum deputy. In this research, the author used observation, interviews, and documentation to collect data. They also used data analysis by means of data reduction, presentation, and conclusions. The results of research on the Implementation of the Independent Curriculum in PAI Learning in Developing P5 in UNP Laboratory Development High Schools include three topics, namely: first, planning, where in its implementation in schools, PAI teachers use teaching modules which include the Pancasila Profile of faith, devotion to God Almighty and with noble character, global diversity, mutual cooperation, critical reasoning and creativity. Second, Implementation, in its implementation the UNP Laboratory Development High School made a policy of 66% for subjects and 33% for P5 projects. third, the supporting factors in its implementation are complete facilities and infrastructure as well as the readiness of students and the inhibiting factor in implementing the independent curriculum is the application of different curricula at each local level at the UNP Laboratory Development High School making it difficult for teachers to design lessons.
Strategi Multiple Intelligences dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dewi, Yelfi
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 6, No 1 (2023): Murabby Vol. 6 No. 1 April 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mrb.v6i1.3466

Abstract

Education is one of the indicators to create a civilized human being. Every human being has intelligence where the basic intelligence describes the essence of the self or the wholeness of the self. Without one of them, a person cannot be a complete and integrated person. Learning strategies play an important role in accommodating the fulfillment of this in order to reach almost all intelligences possessed by students. In the process, learning must have patterns and elements of grammar management, sequence, logic, order and sequence, problem solving, mapping, individual experience, and social relationships through interaction and discussion. To fulfill these needs, the selection of learning strategies based on multiple intelligences is very appropriate to be a determining factor in the success of the learning process
Inovasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Melalui Teknologi Digital dalam Kurikulum Merdeka di Era Society 5.0 Rahmayani Nasution
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 1 (2026): Murabby Vol. 9 No. 1 April 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mrb.v9i1.3583

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat telah membawa kita ke Era 5.0, yang ditandai dengan integrasi teknologi canggih seperti kecerdasan buatan, internet of things, dan big data dalam kehidupan sehari-hari. Era ini menuntut transformasi pendidikan, yang direspons oleh pemerintah Indonesia melalui inisiasi Kurikulum Merdeka. Kurikulum ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas kepada sekolah dan guru dalam merancang pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa, serta mengembangkan kemampuan siswa menghadapi tantangan global dengan pendekatan personal dan kontekstual. Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memainkan peran penting dalam pengembangan dan implementasi Kurikulum Merdeka, termasuk dalam membentuk karakter siswa berdasarkan nilai-nilai agama. Kurikulum yang merupakan elemen terpenting dan menjadi pedoman untuk mencapai tujuan pendidikan harus bertransformasi untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Kurikulum berbasis digital merupakan jawaban agar tujuan pendidikan yang lebih relevan dan adaptif dengan perkembangan zaman bisa tercapai. Penelitian ini akan menyajikan analisis tentang kurikulum berbasis digital dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SDIT Faza Adzkia Hutaraja dengan menggunakan metode Kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomonologi. Penelitian ini memfokuskan pada bagaimana penerapan kurikulum berbasis digital yang berdampak pada penerima dan pelaksana kurikulum. Adapun hasil dari penelitian ini akan dapat memberikan gambaran mengenai pengaruh kurikulum berbasis digital dalam implementasi Kurikulum Merdeka terhadap proses dan hasil pembelajaran.Selain itu, berbagai tantangan seperti kebutuhan pelatihan bagi guru, dan infrastruktur yang memadai tentu perlu mendapatkan perhatian serius. Penelitian ini diharapkan dapat memberikanpemahamanyanglebih komprehensif bagi para stakeholder, serta para praktisi pendidikanlain mengenai implementasi Kurikulum Merdeka agar dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
Pembaharuan Pendidikan Islam di Minangkabau (Rahmah El-Yunusiyah dan Syekh Sulaiman Ar-Rasuli) Juwi Chahnia; Azvi Rahmi; Ummairah Wahyuni Harefa
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 1 (2026): Murabby Vol. 9 No. 1 April 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mrb.v9i1.3572

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pembaharuan pendidikan Islam di Minangkabau melalui pemikiran dan praktik dua tokoh sentral, yaitu Rahmah El-Yunusiyah dan Syekh Sulaiman Ar-Rasuli. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap berbagai sumber yang berkaitan dengan perkembangan pendidikan Islam di Minangkabau, serta didukung oleh kajian literatur berupa buku, artikel ilmiah, dan dokumen sejarah yang relevan. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis dengan menelaah data secara sistematis untuk memahami bentuk pembaharuan pendidikan Islam yang dilakukan kedua tokoh tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rahmah El-Yunusiyah memfokuskan pembaruan pendidikan Islam pada pemberdayaan kaum perempuan melalui pendirian Diniyyah School Puteri dengan sistem pendidikan modern, terstruktur, dan berjenjang. Sementara itu, Syekh Sulaiman Ar-Rasuli melakukan pembaruan secara gradual dengan mentransformasikan sistem pendidikan surau menjadi madrasah melalui Madrasah Tarbiyah Islamiyah, tanpa meninggalkan tradisi keilmuan Islam berbasis Ahlussunnah wal Jama’ah dan mazhab Syafi’i. Kedua tokoh tersebut merepresentasikan model pembaruan pendidikan Islam yang berbeda namun saling melengkapi, yakni antara pembaruan progresif-emansipatoris dan pembaruan adaptif-tradisional. Kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi konseptual bagi pengembangan pendidikan Islam yang kontekstual, relevan, dan berkelanjutan di tengah perkembangan zaman.
Penguatan Karakter Religius dan Nilai Moral Sejak Dini: Field Study TK Darul Ilmi Ade Sri Wahyuni; Qathrunnada Fajriyah; Shidik Alfatha
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 1 (2026): Murabby Vol. 9 No. 1 April 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mrb.v9i1.3584

Abstract

Pembentukan karakter religius dan nilai moral pada fase keemasan (golden age) merupakan fondasi krusial bagi perkembangan individu. Namun, era kontemporer menghadapkan anak pada risiko dekadensi moral akibat paparan teknologi dan adanya fenomena gap atau diskontinuitas pembiasaan antara sekolah dan rumah. Penelitian lapangan (field study) ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam proses penguatan karakter religius dan penanaman nilai moral anak usia dini di TK Darul Ilmi. Metode: Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data primer diperoleh melalui observasi partisipatif, dokumentasi kurikulum (RPPH), serta wawancara mendalam bersama kepala sekolah dan guru kelas. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil: Temuan lapangan menunjukkan bahwa TK Darul Ilmi berhasil mengintegrasikan penguatan karakter ke dalam budaya sekolah melalui dua program utama: Pembiasaan Rutin Harian (budaya 5S, ikrar, doa harian, hafalan Juz Amma) dan Pembiasaan Sosial-Moral (Infaq Jum'at dan tertib mengantre). Strategi pendidik berbasis keteladanan (modeling), cerita (storytelling), dan penguatan positif (positive reinforcement) efektif menstimulasi aspek knowing, loving, dan doing the good. Kendati demikian, efektivitas karakter ini menghadapi tantangan berupa gap pembiasaan di rumah akibat lemahnya kontrol orang tua terhadap gadget dan kurangnya keteladanan konsisten di keluarga.
Resistensisi Pondok Pesantren Musthafawiyah Terhadap Digitalisasi Pembelajaran Rini Angreni
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 1 (2026): Murabby Vol. 9 No. 1 April 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mrb.v9i1.3575

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), menganalisis pengembangan kemampuan berpikir kritis mahasiswa, serta mengidentifikasi dinamika dan tantangan penerapan PBL pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah di Institut Agama Islam Sumatera Barat Pariaman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Informan penelitian terdiri atas 1 dosen pengampu mata kuliah dan 33 mahasiswa PGMI yang mengikuti pembelajaran berbasis PBL. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, partisipatif, dan berpusat pada mahasiswa melalui tahapan orientasi masalah, diskusi kelompok, investigasi mandiri, presentasi, dan refleksi pembelajaran. PBL juga berkontribusi terhadap pengembangan kemampuan berpikir kritis mahasiswa yang terlihat dari meningkatnya kemampuan mahasiswa dalam menganalisis masalah, membangun argumentasi, mengevaluasi pendapat, serta merumuskan solusi berdasarkan perspektif nilai-nilai Islam. Selain itu, penelitian ini menemukan adanya dinamika dan tantangan dalam penerapan PBL, seperti rendahnya keberanian sebagian mahasiswa dalam berdiskusi dan keterbatasan dalam mencari sumber rujukan akademik. Penelitian ini menunjukkan bahwa PBL dapat menjadi alternatif model pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa pada pembelajaran PAI.
Integrasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Menghadapi Tantangan Globalisasi di Era Digital Elvi Silvia
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 1 (2026): Murabby Vol. 9 No. 1 April 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mrb.v9i1.3573

Abstract

Globalisasi dan perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, terutama dalam kemudahan akses informasi melalui internet dan media sosial. Kondisi ini memberikan peluang bagi peserta didik untuk memperluas wawasan dan belajar secara mandiri, namun juga menghadirkan tantangan berupa masuknya nilai-nilai yang kurang sejalan dengan moral, budaya, dan ajaran agama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam menghadapi tantangan globalisasi di era digital serta perannya dalam membentuk karakter generasi digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data secara sistematis, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai pendidikan Islam tidak cukup diajarkan secara teoritis, tetapi perlu diterapkan dalam praktik pembelajaran sehari-hari. Pengembangan kurikulum yang memadukan nilai keislaman dengan materi umum, pembelajaran berbasis karakter, serta pemanfaatan teknologi secara bijak menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan globalisasi. Selain itu, budaya sekolah yang religius berperan penting dalam mendukung internalisasi nilai-nilai seperti tauhid, akhlak, tanggung jawab, toleransi, dan etika bermedia. Dengan demikian, pendidikan Islam tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian pengetahuan agama, tetapi juga sebagai upaya membentuk kesadaran moral dan spiritual peserta didik agar mampu memanfaatkan teknologi secara cerdas tanpa kehilangan nilai dan jati diri.
Teori Belajar Kognitivisme dan Relevansinya dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Ummu Fitrah Widia Rahman
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 1 (2026): Murabby Vol. 9 No. 1 April 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mrb.v9i1.3578

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji teori belajar kognitivisme serta relevansinya dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Teori kognitivisme menekankan pada proses mental peserta didik dalam memahami, mengolah, dan mengingat informasi sebagai bagian penting dalam kegiatan belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research), yaitu dengan melakukan pengumpulan data secara langsung di lapangan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terkait penerapan teori kognitivisme dalam pembelajaran PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teori kognitivisme memiliki keterkaitan yang kuat dengan pembelajaran PAI, terutama dalam mendorong pemahaman konsep keagamaan secara mendalam, pengembangan kemampuan berpikir kritis, serta pembentukan kesadaran beragama yang rasional dan reflektif. Selain itu, penerapan prinsip-prinsip kognitivisme dalam pembelajaran PAI dapat membantu guru dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif, seperti penggunaan peta konsep, pembelajaran berbasis masalah, dan pengaitan materi dengan pengalaman nyata peserta didik. Dengan demikian, integrasi teori kognitivisme dalam pembelajaran PAI menjadi penting untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar yang tidak hanya bersifat kognitif, tetapi juga berdampak pada aspek afektif dan spiritual peserta didik.

Page 11 of 12 | Total Record : 114