cover
Contact Name
Rilci Kurnia Illahi
Contact Email
rilcikurnia@uinib.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
rilcikurnia@uinib.ac.id
Editorial Address
Jl. Mahmud Yunus Lubuk Lintah Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 26152061     EISSN : 26224712     DOI : https://doi.org/10.15548/mrb
Core Subject : Education,
Murabby Jurnal Pendidikan Islam, a peer reviewed journal, is an interdisciplinary publication of original research and writing on education. The journal aims to provide a forum for scholarly understanding of the field of education and plays an important role in promoting the process that accumulated knowledge, values, and skills. Scientific manuscript dealing with contemporary educational topics are particularly welcome to be submitted. The journal encompasses research articles, original research report, reviews, short communications and scientific commentaries in islamic education in any fields Aqidah Akhlak, Fiqh, AlQuran Hadith, and Islamic Cultural History which includes Teaching, Education Development, Islamic Education, Material Learning Models and Strategies, Curriculum, Philosophy of Islamic Education, Politics of Islamic Education, History of Islamic Education, Educators and Students, etc.
Articles 104 Documents
Pembinaan Soft Skill Siswa Melalui Dasadarma dalam Kegiatan Kepramukaan di Gugus Depan 007/008 MAN 1 Padang Panjang Aprizal Ahmad; Anni Arsa
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 1, No 1 (2018): Murabby Vol. 1 No. 1 April 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mrb.v1i1.285

Abstract

Pendidikan sekarang terfokus pada aspek akademik seperti ilmu pengetahuan dan teknologi sementara peningkatan soft skill seperti mengembangkan kepribadian siswa (kemampuan personal) dan kemampuan interpersonal sangatlah kurang. Pramuka sebagai salah satu kegiatan ekstrakurikuler di sekolah sangat relevan dengan pembinaan soft skill yang tertuang dalam dasadarma. Berdasarkan latar belakang tersebut Rumusan masalah pada penelitian ini adalah Bagaimana pembinaan soft skill siswa melalui dasadarma dalam kegiatan kepramukaan di Gugus Depan 007/008 MAN 1 Padang Panjang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa, Pembina dan Pelatih Pramuka, Mabigus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini pertama, program pembinaan soft skill siswa melalui dasadarma dalam kegiatan kepramukaan dibuat dan dirancang pada Musyawarah Gugus Depan (Mugus) dan rapat kerja Dewan Ambalan yang tertuang dalam program latihan rutin dan tahunan. Kedua, bentuk-bentuk soft skill yang ditanamkan melalui dasadarma diantaranya: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, semangat kebangsaan, cinta tanah air, bersahabat/komunikatif, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab. Ketiga, metode pembinaan soft skill siswa melalui dasadarma dalam kegiatan kepramukaan yaitu pengamalan kode kehormatan pramuka, belajar sambil melakukan, sistem among, kegiatan yang menarik dan menantang, dilaksanakan di alam terbuka, tanda kecakapan umum, satuan terpisah dan kiasan dasar. Keempat, faktor penghambat dalam pembinaan soft skill melalui dasadarma dalam kegiatan kepramukaan adalah kurang efektifnya waktu kegiatan latihan pramuka serta kurangnya materi dalam kegiatan kepramukaan. Sedangkan yang menjadi dukungan adalah sarana dan prasarana yang memadai, lingkungan yang kondusif, serta dukungan dari pihak sekolah dan  minat serta motivasi dari siswa.
Usaha Guru Agama Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar PAI Kab. Padang Pariaman Remiswal Remiswal; Nur Ainis Syarifah
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 1, No 2 (2018): Murabby Vol. 1 No. 2 September 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mrb.v1i2.323

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan usaha yang dilakukan oleh guru agama dalam meningkatkan motivasi belajar PAI dengan menggunakan variasi metode di SMA N 01 Enam Lingkung Kab. Padang Pariaman, (2) untuk mendeskripsikan usaha yang dilakukan oleh guru agama dalam meningkatkan motivasi belajar PAI dengan pemberian reward di SMA N 01 Enam Lingkung Kab. Padang Pariaman, (3) untuk mendeskripsikan usaha yang dilakukan oleh guru agama dalam meningkatkan motivasi belajar PAI dengan pemberian tugas di SMA N 01 Enam Lingkung Kab. Padang Pariaman. Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru bidang studi (PAI), peserta didik, kepala sekolah, dan wali kelas. Teknik pengolahan data menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menyatakan bahwa usaha yang dilakukan oleh guru agama dalam meningkatkan motivasi belajar PAI di SMA N 01 Enam Lingkung Kab. Padang Pariaman. (1)Pemberian motivasi dengan menggunakan variasi metode. (2) Motivasi melalui reward ini sudah terlaksana dengan maksimal, hal itu terlihat ketika proses pembelajaran berlangsung guru memberikan motivasi dengan memberikan hadiah, guru memberikan pujian dan guru memberikan nilai tambahan kepada peserta didik yang dapat menjawab pertanyaan dengan benar. (3) Pemberian motivasi melalui pemberian tugas ini sangat efektif dalam meningkatkan minat belajar peserta didik di antara tugas tersebut adalah menyelesaikan soal, hafalan, dan penelitian.
REINFORCEMENT DALAM PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR FIKIH Zulvia Trinova; Silfia Ikhlas; Wahyuli Lius Zen; M Musalwa
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2, No 2 (2019): Murabby Vol. 2 No. 2 September 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mrb.v2i2.573

Abstract

Guru dapat menciptakan suasana dan proses belajar agar bisa secara aktif mengembangkan potensi diri peserta didik di MTsN. Guru yang mengajar secara monoton dan tidak variatif dapat menimbulkan kejenuhan dan kebosanan peserta didik yang berakibat pada kemalasan dan perbuatan-perbuatan yang mengganggu proses belajar mengajar. Guru dapat melakukan pemberian penguatan dalam meningkatkan motivasi belajar dengan mendeskripsikan bentuk-bentuk pemberian penguatan (reinforcement) dalam meningkatkan motivasi belajar, motivasi peserta didik dalam pembelajaran, implikasi dari pemberian penguatan (reinforcement) dalam meningkatkan motivasi belajar. Bentuk dan jenis penelitian ini adalah field research (penelitian lapangan) dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data digunakan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi yang diajukan kepada guru bidang studi Fikih, kepala Madrasah dan para peserta didik MTsN.       Bentuk penguatan (reinforcement) yang sering diberikan oleh guru bidang studi Fikih dalam meningkatkan motivasi peserta didik di MTsN yaitu bentuk penguatan verbal berupa pujian, penghargaan dan persetujuan, dan bentuk pemberian penguatan non verbal berupa mimik, gerakan tangan, dengan pendekatan, dan menggunakan sentuhan. Motivasi peserta didik dalam pembelajaran Fikih di MTsN sangat tinggi yang terlihat ketika proses pembelajaran berlangsung tingginya hasrat keingintahuan peserta didik dalam belajar Fikih, peserta didik tidak mudah putus asa dalam mengerjakan tugas, tekun dalam mengerjakan tugas, dan berkonsentrasi dalam belajar. Sedangkan implikasi dari pemberian penguatan ini adalah peserta didik senang belajar setelah diberikan penguatan, menjadikan peserta didik aktif di kelas, dapat menyelesaikan tugas dengan tepat, serta keinginan peserta didik mendapatkan nilai yang bagus.
PROSPEK PEMBERLAKUAN HUKUM PIDANA ISLAM DI INDONESIA TERKAIT DENGAN POSITIFISASI DAN AKOMODASI KE DALAM HUKUM NASIONAL Fahmil Huda Dinil Futra
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 2 (2020): Murabby Vol. 3 No. 2 September 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mrb.v3i2.2015

Abstract

Masyarakat Muslim di Indonesia sudah memiliki dasar yang kuat untuk memberlakukan ketentuan hukum perdata Islam di tengah masyarakatnya. Hal ini ditopang oleh kodifikasi ketentuan hukum perdata Islam, seperti perkawinan dan kewarisan, dalam sistem perundang-undangan nasional. Hal ini merupakan langkah awal dari pemberlakukan hukum Islam di Indonesia melalui hukum positif. Langkah selanjutnya untuk memberlakukan hukum pidana Islam hingga sekarang belum terwujud. Berbagai upaya sudah dilakukan demi terwujudnya hukup pidana nasional yang dapat mengakomodasi aspirasi umat Islam yang menjadi penduduk mayoritas di negeri ini. Pemerintah sudah mengajukan draf yang berisi RUU KUHP nasional. Draf ini sudah bertahun-tahun dibahas oleh para ahli dan praktisi hukum kita, namun hingga sekarang belum mencapai kata sepakat. Yang menjadi pembahasa utama RUU KUHP tersebut adalah pasal-pasal baru yang memuat ketentuan hukum pidana Islam (HPI). Sebagian masyarakat kita masih keberatan untuk memberlakukan ketentuan HPI di negara kita. Berbagai argumen diajukan agar HPI tidak dapat diberlakukan di tengah-tengah masyarakat kita. Hingga akhir ini belum ada kepastian tentang pemberlakuan RUU KUHP nasional yang memuat ketentuan HPI tersebut.
PENDIDIKAN SABAR DALAM AL-QUR’AN (KAJIAN SURAT AL-BAQARAH AYAT 153-157) Marhamah Marhamah; Yusmi Aminah
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4, No 1 (2021): Murabby Vol. 4 No. 1 April 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mrb.v4i1.2400

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian adalah :pertama, untuk menjelaskan bahwa ujian adalah suatu kepastian, kedua, untuk mengajarkan tentang jenis-jenis ujian, ketiga, untuk mengajarkan sikap sabar dalam menghadapi ujian. Penelitian ini bercorak library research dengan menggunakan pendekatan Maudhu’i dan tahlili. Sumber data berupa Al Qur’an Surat Al-Baqarah, kitab kitab Tafsir dan buku buku pendidikan yang berhubungan dengan analisa dan kajian penelitian.Hasil penelitian yang didapatkan bahwa  pendidikan sabar dalam al-Qur’an (kajian surat al-Baqarah ayat 153-157) sebagai berikut : pertama, bahwa ujian adalah suatu kepastian. sebagaimana terdapat dalam awal ayat 155 surat al-Baqarah bahwa sungguh kami pasti akan menguji kamu. Ayat ini menegaskan bahwa Allah SWT pasti akan menguji setiap manusia. Kedua, mengajarkan beranekaragam ujian yang Allah SWT timpakan diantaranya sedikit ketakutan, kelaparan, kemiskinan, kematian serta kekurangan gizi. Semuanya itu menuntut untuk sabar. Ketiga, mengajarkan sifat sabar dalam menghadapi ujian dengan cara mengucapkan kalimat istirja’ (pernyataan kembali kepada Allah SWT), berdo’a kepada Allah SWT, dan tidak mengeluh terhadap ujian yang Allah SWT berikan, kemudian yang terakhir mengambil hikmah dari setiap ujian. Karena pada ayat terakhir Allah SWT akan memberikan balasan terhadap orang-orang yang sabar. Kata kunci :Pendidikan Sabar, Al Qur’an Surat Al-Baqarah                                                               Abstract: The purpose of the study is: first, to explain that the test is a certainty, secondly, to teach about the types of examinations, thirdly, to teach patience in the face of the test. This research is based on library research using Maudhu'i and tahlili approach. The sources of data are Qur'an Surat Al-Baqarah, Book of Tafsir and books of education related to analysis and research study.The results obtained that patience education in the Qur'an (the study of Surat al-Baqarah verse 153-157) as follows: first, that the test is a certainty. as it is in the beginning of verse 155 of the letter of al-Baqarah that we will surely test you. This verse asserts that Allah SWT will surely test every human being. Second, it teaches a variety of exams that Allah Almighty has, for example, little fear, hunger, poverty, death and malnutrition. They are all demanding to be patient. Third, teaches patience in the face of the test by saying the words istirja '(statement back to Allah SWT), pray to Allah SWT, and not complain of the test that Allah gave, then the last take the wisdom of each test. For in the last verse Allah will reward those who are patient. Keyword: Patient Education, Al Qur’an Al-Baqarah Chapter
Pelaksanaan Kurikulum 2013 pada Bidang Studi Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMPN 8 Padang Adriantoni Adriantoni
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 1, No 1 (2018): Murabby Vol. 1 No. 1 April 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mrb.v1i1.315

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persiapan guru agama dalam implementasi kurikulum 2013 pada bidang studi PAI dan Budi Pekerti di SMPN 8 Padang, untuk mendeskripsikan pelaksanaannya, dan penilaian dalam kurikulum 2013. Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru bidang studi (PAI), peserta didik, kepala sekolah, dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum. Teknik pengolahan data menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian ini adalah persiapan guru agama dalam implementasi kurikulum 2013 pada bidang studi PAI dan Budi Pekerti di SMPN 8 Padang yaitu membuat prota, promes, mengembangkan silabus, dan penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Pelaksanaan kurikulum 2013 terjadi dalam kegiatan pembelajaran yaitu kegiatan pendahuluan, pengambilan absen, appersepsi, membagi kelompok, melakukan pengelolaan kelas dan penyampaian tujuan pembelajaran. Kemudian kegiatan inti terdiri dari lima kegiatan yaitu mengamati, menanya, mengumpulkan, mengasosiasikan, dan mengkomunikasikan hasil. Kegiatan penutup, menyimpulkan materi pelajaran dan salam penutup. Problematika yang dihadapi oleh guru yaitu penilaian yang rumit, keterbatasan buku, dan media yang tidak lengkap. Penilaian kurikulum 2013 yaitu penilaian yang mencakup sikap, pengetahuan dan keterampilan. Berdasarkan hasil penelitian di atas, penulis menyimpulkan bahwa persiapan dalam pelaksanaan kurikulum 2013 di SMPN 8 Padang sudah baik, namun pelaksanaannya belum maksimal karena diantara guru PAI tersebut masih ada yang belum melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan langkah-langkah dalam kurikulum 2013. Dengan demikian hendaknya dilakukan pelatihan kembali mengenai perubahan dalam kurikulum 2013, serta adanya kerjasama antar guru dalam menyelesaikan masalah-masalah dalam pelaksanaan kurikulum 2013.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN YANG TERDAPAT DALAM SURAT AL-INSAN AYAT 23-26 A Adriantoni; Izzi Fekrat
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2, No 2 (2019): Murabby Vol. 2 No. 2 September 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mrb.v2i2.335

Abstract

Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai pendidikan akidah dalam surat al-Insan ayat 23-26, untuk mengetahui nilai pendidikan ibadah dalam surat al-Insan ayat 23-26, dan untuk mengetahui nilai pendidikan akhlak dalam surat al-Insan ayat 23-26. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) yaitu serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian yang ada di pustaka. Sumber data primer dari penelitian ini adalah tafsir al-Mishbah, tafsir  ath-Thabari, tafsir al-azhar, tafsir al-Maraghi, Shafwatut Tafasir, dan tafsir Fi Zhilalil Quran karangan Sayyid Quthb. Sedangkan sumber data sekunder yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah buku asbabun nuzul dan buku-buku yang berkaitan dengan pendidikan Islam. Dalam mengkaji surat al-Insan ayat 23-26 ini penulis menggunakan metodologi penafsiran penidikan yaitu gabungan metode tahlily dan metode maudhu’i. Nilai–nilai pendidikan Islam yang terdapat dalam surat al-Insan ayat 23-26 adalah, pertama, nilai pendidikan akidah tentang beriman kepada al-Quran. Kaum muslimin wajib beriman kepada al-Quran. Karena al-Quran merupakan salah satu syiar ad-din yang menguatkan aqidah dan meresapkan keimanan. Kedua, nilai pendidikan ibadah tentang shalat lima waktu dan shalat tahajjud. Ketiga, nilai pendidikan akhlak tentang sabar dan istiqamah. Sifat sabar dan istiqamah merupakan sifat yang harus dimiliki oleh seseorang dalam kehidupan. The purpose of this study is to determine the value of Islamic education in the surah al-Insan verse 23-26, to determine the value of moral education in the surah al-Insan verse 23-26, and to determine the value of religious education in surah al-Insan verse 23-26 . This research is a research library (library research) is a series of activities related to the method of collecting data library, reading and recording and processing of research materials in the library. The primary data sources from this study are al-Mishbah's interpretation, Tafsir ath-Thabari, al-Azhar commentary, al-Maraghi commentary, Shafwatut Tafasir, and Qidb's Fi Zhilalil Quran commentary. While secondary data sources that the authors use in this study are books asbabun nuzul and books related to Islamic education. In reviewing the letter of al-Insan verse 23-26 is the author uses the method of interpretation of the investigation of the combined methods tahlily and maudhu'i method. The values of Islamic education contained in the letter al-Insan verse 23-26 is, first, the value of faith education to believe in the Qur'an. The Muslims must believe in the Qur'an. Because al-Quran is one of the ad-din syiar which strengthens the aqidah and absorbs the faith. Second, the value of worship education about the five daily prayers and tahajjud prayers. Third, the moral education value of patience and istiqamah. The nature of patience and istiqamah is a trait that must be possessed by someone in life.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR AL-QURAN HADIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN ATI (APTITUDE TREATMENT INTERACTION) PADA KELAS VIII 1&2 MTsN 10 TANAH DATAR TAHUN PELAJARAN 2019/2020 M Misra
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 1 (2020): Murabby Vol. 3 No. 1 April 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mrb.v3i1.1324

Abstract

Learning outcomes are essentially implied in learning objectives. Learning outcomes in madrasas are influenced by the capacity and quality of learning. The quality of learning is closely related to the availability of learning tools, learning models, interests of students and others. Through the existing learning tools, the selection of an appropriate learning model, it is hoped that the educational objectives will be achieved, namely the quality of learning which includes activities and student learning outcomes. Learning achievement is the skills and mastery of subjects, where mastery of these subjects is valued by numbers as a symbol of student achievement in learning. Learning achievement will increase if during the learning process activities of students always get attention.One alternative to improving the quality of learning is the application of learning models that pay attention to the different levels of individual abilities of students. The learning model that is able to appreciate the individual abilities of students is the ATI (Aptitude Treatment Interaction) learning model. ATI is expected to be able to answer the problem of the low activity and student achievement.This research is focused on the application of the ATI learning model in the learning of al-Quran Hadith in MTsN 10 Tanah Datar academic year 2019/2020. By taking research subjects in class VIII 1 and 2, because this class has serious problems, namely the low activity and learning achievement of the Koran.The method used in data collection is the method of observation and tests. While the analysis technique used is descriptive statistical techniques and quantitative analysis.The results showed that the ATI model was able to answer the problems raised, namely the low activity and learning achievement of the Koran of Hadith of students. From the two cycles set, it proves that the percentage of students' learning activities in cycles I and II, respectively: 78% and 88%. While the percentage of learning achievement of al-Quran Hadith in the first cycle and second cycle are 83% and 98%.
PENGARUH KOMPETENSI GURU, PERHATIAN ORANG TUA, DAN TEMAN SEBAYA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR QUR’AN HADIS muhammad gaffarur rozi
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4, No 1 (2021): Murabby Vol. 4 No. 1 April 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mrb.v4i1.2096

Abstract

This study aims to determine the effect of teacher competence, attention of parents, and peers on the motivation to learn Qur'anic Hadiths of class X Madrasah Aliyah in East Lombok Regency. The research method used is a quantitative approach with descriptive correlational type. The study population was all students of class X Madrasah Aliyah in East Lombok with a cluster random sampling technique. The results showed: first, there was a positive and significant influence of teacher competence on student learning motivation, with a correlation number rx_1y = 0.405 and a coefficient of determination of R ^ 2 X_1Y = 0.164. second, there is a positive and significant influence of parental attention on student motivation, with a correlation number of rx_2y = 0.387 and a coefficient of determination of R ^ 2 X_2Y = 0.150. third, there is a positive and significant influence of peers on student learning motivation, with the correlation number rx_3y = 0.326 and the coefficient of determination of R ^ 2 X_3Y = 0.106; fourth, there is a positive and significant influence on teacher competence, the attention of parents and peers together on the learning motivation of class X students in the subject of the Qur'an Hadith Madarasah Aliyah in East Lombok Regency, with a correlation rate of rxy (1,2, 3) = 0.513 and the coefficient of determination is R ^ 2 xy (1,2,3) = 0.263.
PENERAPAN PEMBELAJARAN ILMU TAJWID DALAM MENINGKATKAN BACAAN ALQURAN SISWA TPA BAITUL HIKMAH KENAGARIAN ALAHAN PANJANG, KECAMATAN LEMBAH GUMANTI, KABUPATEN SOLOK
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4, No 2 (2021): Murabby Vol. 4 No. 2 September 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.31 KB) | DOI: 10.15548/mrb.v4i2.3147

Abstract

Latar belakang ditulisnya skripsi ini adalah sebagian dari guru TPA ini masih belum optimal dalam menerapkan pembelajaran tajwid. Berdasarkan observasi penulis pembelajaran tajwid di TPA Baitul Hikmah memakai metode talaqqi, namun langkah-langkah metode ini belum diterapkan sepenuhnya oleh guru. Guru menyimak bacaan Al-Qur’an siswa dan   hanya sesekali mengajarkan ilmu tajwid pada siswa. Bahkan langkah-langkah metode talaqqi sangat sederhana namun belum sempurna diterapkan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan ilmu tajwid dalam meningkatkan bacaan siswa di TPA Baitul Hikmah Kenagarian Alahan Panjang.Jenis penelitian ini yaitu penelitian lapangan (field research), menggunakan bentuk penelitian deskriptif kualitatif. Informan kunci dalam penelitian ini adalah guru pengajar Alquran dan tajwid TPA Baitul Hikmah, sedangkan informan pendukung adalah siswa TPA Baitul Hikmah. Wawancara dan observasi merupakan teknik yang peneliti lakukan dalam mengumpulkan data serta didukung pula oleh dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan teknik analisis kualitatif. Penelitian ini menggunakan triangulasi data sebagai teknik untuk mengecek keabsahan data.Dari penelitian yang dilakukan peneliti didapati bahwa penerapan metode talaqqi pada pembelajaran ilmu tajwid di TPA Baitul Hikmah yaitu: diawal pembelajaran guru memerintahkan siswa membacakan ayat Alquran didepan guru, lalu guru mengoreksi bacaan siswa yang salah dan menunjukkan hukum-hukum tajwid yang terdapat dalam ayat Alquran yang baru dibaca siswa. Selanjutnya siswa disuruh mengulang kembali bacaan ayat Alquran yang telah dikoreksi guru dengan baik dan benar, dan menyebutkan tajwid yang terkandung didalam ayat tersebut. Penerapan metode talaqqi dalam pembelajaran ilmu tajwid di TPA Baitul Hikmah sebagian guru jarang sekali mengulang kembali mengenai hukum-hukum tajwid pada ayat yang telah dibaca siswa setelah siswa mengulang bacaan dan hukum tajwid yang terdapat padaAl-Qur’an. Latihan-latihan untuk memantapkan pemahaman ilmu tajwid dilakukan guru dengan memberi penugasan pada siswa dirumah dengan cara kontinu mengulang membaca dan memahami ilmu tajwid yang telah diajarakan di rumah, guru juga selalu mengingatkan siswa untuk selalu mengulang pembelajaran Al-Qur’an khususnya dalam hal ilmu tajwid.\

Page 8 of 11 | Total Record : 104