Murabby: Jurnal Pendidikan Islam
Murabby Jurnal Pendidikan Islam, a peer reviewed journal, is an interdisciplinary publication of original research and writing on education. The journal aims to provide a forum for scholarly understanding of the field of education and plays an important role in promoting the process that accumulated knowledge, values, and skills. Scientific manuscript dealing with contemporary educational topics are particularly welcome to be submitted. The journal encompasses research articles, original research report, reviews, short communications and scientific commentaries in islamic education in any fields Aqidah Akhlak, Fiqh, AlQuran Hadith, and Islamic Cultural History which includes Teaching, Education Development, Islamic Education, Material Learning Models and Strategies, Curriculum, Philosophy of Islamic Education, Politics of Islamic Education, History of Islamic Education, Educators and Students, etc.
Articles
104 Documents
Analisis Tes Standar Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas VIII SMP N 1 Sungai Tarab Semester Genap Tahun ajaran 2016/2017
Marhamah Marhamah
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 1, No 2 (2018): Murabby Vol. 1 No. 2 September 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15548/mrb.v1i2.317
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya beda tes soal standar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas VIII SMP N 1 Sungai Tarab semester genap tahun ajaran 2016/2017. Penelitian ini adalah penelitian yang bersifat deskriptif kuantitatif, peneliti hanya melakukan analisis data dengan perhitungan secara statistik, kemudian menginterpretasikan dan mendeskripsikan hasil perhitungan analisis data dari segi validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya beda. Instrumen dalam penelitian ini terdiri dari lembar jawaban siswa berjumlah 80 lembar, 2 rangkap soal ujian mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas VIII SMP N 1 Sungai Tarab semester genap tahun ajaran 2016/2017 paket A dan paket B beserta kunci jawaban, dengan jumlah soal 50 butir. Dalam penelitian ini data diolah secara manual dengan menggunakan aplikasi Microsoft Excel 2007. Teknik analisis data untuk validitas soal menggunakan rumus korelasi point biserial, reliabilitas soal menggunakan rumus Formula Kuder Richardson (KR20), tingkat kesukaran dan daya beda soal menggunakan perhitungan secara statistik. Dari hasil analisis data penelitian maka diketahui bahwa sebanyak 56% atau 28 butir soal tidak valid dan 44% atau 22 soal dinyatakan valid, dengan reliabilitas soal termasuk kategori belum memiliki reliabilitas yang tinggi (unreliable) karena memiliki koefesien 0,40. Tingkat kesukaran soal menunjukkan 60% soal termasuk kategori tingkat kesukaran mudah/rendah dan 40% soal termasuk tingkat kesukaran sedang/cukup. Daya beda soal menunjukkan 10% butir soal kategori sangat jelek, 46% butir soal kategori jelek, 42% butir soal kategori sedang dan 2% butir soal kategori baik.
Media Audio Visual dalam Pembelajaran PAI
Ernanida Ernanida;
Rizki Al Yusra
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2, No 1 (2019): Murabby Vol. 2 No. 1 April 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15548/mrb.v2i1.333
Proses pembelajaran adalah proses komunikasi antara guru dan siswa melalui bahasa verbal sebagai media utama penyampaian materi pembelajaran. Dalam kondisi semacam ini, proses pembelajaran sangat tergantung kepada guru sebagai sumber belajar. Namun, tidak semua bahan pelajaran dapat disajikan oleh guru secara langsung. Untuk mempelajari bagaimana kehidupan makhluk hidup di dasar laut, tidak mungkin guru membimbing siswa langsung menyelam ke dasar lautan, atau membelah dada manusia hanya untuk mempelajari cara kerja organ tubuh manusia. Akan tetapi guru dapat menggunakan berbagai macam alat bantu dalam menyampaikan materi pembelajaran. Alat bantu belajar inilah yang dimaksud dengan media atau alat peraga pembelajaran. Dalam pembelajaran PAI, agar bahan pelajaran yang diberikan lebih mudah dipahami oleh siswa, diperlukan media yang membantu proses penyampaian tersebut.Melalui media (alat bantu), diharapkan akan terjadi persepsi yang sama antara guru dan siswa. Apalagi Pendidikan Agama Islam yakni pendidikan yang sangat penting bagi kehidupan manusia, terutama dalam mencapai ketentraman bathin dan kesehatan mental pada umumnya. Media Audio Visual bisa digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran PAI.
PENANAMAN SIKAP SOPAN SANTUN PESERTA DIDIK OLEH GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Lira Gusti Ayu;
K Khadijah;
Aprizal Ahmad
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 1 (2020): Murabby Vol. 3 No. 1 April 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15548/mrb.v3i1.1322
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang proses penanaman sikap sopan santun peserta didik oleh guru Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Koto XI Tarusan, terutama perencanaan penanaman sikap sopan santun peserta didik oleh guru Pendidikan Agama Islam, dan evaluasi penanaman sikap sopan santun peserta didik oleh guru Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Koto XI Tarusan. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan metode kualitatif deskriptif. Sumber data primer adalah kepala sekolah dan guru Pendidikan Agama Islam, sedangkan sumber data sekundernya guru dan siswa di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Koto XI Tarusan. Teknik dan alat pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi.Berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan: 1) perencanaan penanaman sikap sopan santun dilakukan dengan cara menyesuaikan dengan visi dan misi sekolah, tujuan, serta program kegiatan dilakukan didalam kelas maupun diluar kelas. 2) pelaksanaan penanaman sikap sopan santun oleh guru Pendidikan Agama Islam diintegrasikan dari kegiatan-kegiatan di sekolah baik dalam bidang akademik maupun ekstrakurikuler yang mengarah pada terwujudnya sikap sopan santun yang sengaja ditanamkan pada diri setiap peserta didik . 3) evaluasi penanaman sikap sopan santun oleh guru Pendidikan Agama Islam dilakukan dalam bentuk tertulis seperti hasil ulangan harian peserta didik di sekolah, dan non tertulis seperti musyawarah dan pengawasan dalam bentuk diskusi dalam memecahkan permasalahan ataupun dalam menetapkan program dan juga monitoring seperti pengawasan terhadap program tahsin, baca tulis Al-Quran dan latihan berpidato serta kegiatan perkembangan sikap peserta didik disekolah maupun dirumah dengan melakukan pemantauan langsung seperti memperhatikan perkembangan sikap peserta didik disekolah dan melakukan kegiatan kunjungan rumah.
Pesantren vis a vis Global Challenges, Strengthening Vision of Pesantren Education
Moh Inami
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4, No 1 (2021): Murabby Vol. 4 No. 1 April 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15548/mrb.v4i1.354
Education in this Muslim-majority country has large and important role in the whole Indonesia human development. The existence of education is the pillars of science and knowledge building that is capable of clicking deliver the people to development and progress.The development and progress are born and appear in the middle of people's life becomes a necessity. Occurrences that simply can’t be expected when people underestimate and ignore education.As, Islamic education is a priority. Through Islamic education that a good life is expected. With the Islamic education, progressed society can be realized. The good life and progressed society are characteristic and noble ideals.The presence of Pesantren as a representation of Islamic educational institutions can’t be circumvented. Pesantren, dictionary of Indonesianness, an Islamic institution which indigenous.However, as time went on, a tough challenge was in sight. Globalization has brought tremendous impact to the joints of human life in the hemisphere. Can Pesantren maintain its existence? What are there global challenges to watch out? How to strengthen the Pesantren educational vision in the face of global challenges?
Pengembangan Model Blended Learning Berbasis Literasi Digital dalam Meningkatkan Keterampilan Metakognitif Mahasiswa
Rezki Amelia
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4, No 2 (2021): Murabby Vol. 4 No. 2 September 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15548/mrb.v4i2.3278
This paper discusses the importance of strengthening digital literacy-based blended learning in improving students' metacognitive skills. The digitalization of technology in the world of education has led to behavioral changes in learning activities, learning resources, and learning models. The application of e-learning using blended learning has an effect on self-regulated learning which is part of meta-cognitive skills. students who are taught using blended learning methods have a higher average of self-regulated learning than students who are taught using traditional internet-based methods. Student learning outcomes who have high self-regulated learning have high learning outcomes, while students who have low self-regulated learning have low learning outcomes
Penggunaan Metode Diskusi Tipe Buzz Group Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMPN 1 Gunung Talang Kabupaten Solok
Sasmi Nelwati
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 1, No 1 (2018): Murabby Vol. 1 No. 1 April 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15548/mrb.v1i1.301
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan: Perencanaan, Penggunaan metode, Hasil belajar penggunaan metode diskusi tipe “Buzz Group” dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMPN 1 Gunung Talang Kabupaten Solok. Jenis penelitian yang penulis lakukan dalam penulisan skripsi ini berbentuk penelitian lapangan (field research) dengan metode deskriptif kualitatif. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam yang berjumlah 3 orang di SMP Negeri 1 Gunung Talang Kabupaten Solok. Sumber data sekunder dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah dan peserta didik di SMP Negeri 1 Gunung Talang Kabupaten Solok. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang telah penulis lakukan tentang Penggunaan Metode Diskusi Tipe “Buzz Group” dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dapat disimpulkan bahwa perencanaan yang dilakukan guru sebelum pembelajaran yakni guru harus membuat sebuah RPP yang terdiri dari beberapa komponen. Perencanaan yang digunakan oleh guru sudah sesuai dengan teori yang ada. Penggunaan metode diskusi tipe Buzz Group ini sudah berjalan dengan baik namun masih ada langkah-langkah yang digunakan oleh guru PAI belum sesuai dengan temuan teori. Masih banyaknya kesulitan yang dijumpai guru saat metode diskusi ini digunakan. Kemampuan peserta didik ketika metode diskusi ini digunakan baik sekali, peserta didik lebih bersemangat untuk bertanya. Sehingga terlihat jelas dari hasil belajar peserta didik secara kognitif, afektif, dan segi psikomotor bisa dikatakan baik.
Konsep Muttaqīn dalam al-Qur’an dan Implikasinya Terhadap Tujuan Pendidikan Islam (Studi Analitis Terhadap Konsep al-Muttaqīn dalam Al-Qur’an )
Teni Asmarani;
Aam Abdussalam;
Cucu Surahman
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2, No 1 (2019): Murabby Vol. 2 No. 1 April 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15548/mrb.v2i1.328
Para tokoh pendidikan Islam menjelaskan bahwa tujuan pendidikan Islam adalah membentuk karakter yang bertakwa (Muttaqīn). Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan konsep Muttaqīn dalam Al-Qur’an dan mencari implikasinya dalam perumusan tujuan pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengoperasikan metode tafsir mauḍū`ī. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa makna muttaqīn adalah orang yang merasakan bahwa dirinya senantiasa berada dalam pengawasan Allah, sehingga ia takut untuk berbuat maksiat, memiliki benteng atau ketahanan diri dari hal-hal yang dilarang oleh Allah. Dengan itu, seorang muttaqīn akan senantiasa melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangannya. Implikasi konsep Muttaqīn terhadap tujuan pendidikan Islam adalah bahwa tujuan pendidikan Islam harus diarahkan untuk menciptakan keserasian hubungan antara dirinya dengan Allah, sesama manusia, diriya sendiri dan lingkungan, dengan memiliki sifat-sifat yang disebutkan di atas.
RELEVANSI PENDIDIKAN BERBASIS SPIRITUAL DALAM PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH DAN MADRASAH PADA ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0
Ahmad Rivauzi
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 1 (2020): Murabby Vol. 3 No. 1 April 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15548/mrb.v3i1.571
UUSPN No. 20 tahun 2003 pasal 1 ayat 1 telah mengatur bahwa pendidikan sebagai usaha sadar dan terencana harus diwujudkan dalam suasana belajar dan proses pembelajaran yang memungkinkan peserta didik secara aktif dapat mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara. Hal ini kurang terimplementasi dengan baik pada tataran praktis dunia pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan relevansi pendidikan berbasis spiritual pada sekolah dan madrasah di era revolusi industry 4.0. Sebagai penelitian kepustakaan (library research) dengan melakukan penelitian pada objek berupa penelusuran ide-ide dan khasanah pemikiran pada sumber-sumber kepustakaan, penelitian ini termasuk kategori penelitian kualitatif karena terdapatnya kepentingan terhadap penafsiran dan mencari makna dari teks-teks tertulis. Pendidikan Berbasis Spiritual memainkan peran yang sangat strategis dalam membentuk enam kualitas karakter yaitu kualitas spiritualitas tauhid, pembelajar, kreatif, kolaboratif, bertanggung jawab (takwa), dan karakter syakirin. Kualitas karakter ini merupakan syarat pending yang harus dimiliki sivitas sekolah dan madrasah untuk tetap bisa survive pada perubahan dan mampu menciptakan perubahan-perubahan.,
Pemanfaatan Media Pembelajaran Oleh Guru PAI SD Di Kecamatan Pancung Soal Kabupaten Pesisir Selatan
Alfurqan Alfurqan;
Riza Wardefi;
Sefri Doni;
Ahmad Taufik Hidayat;
Andriani Andriani
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 2 (2020): Murabby Vol. 3 No. 2 September 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15548/mrb.v3i2.2002
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dalam bentuk pelatihan Guru PAI Dalam Mengaplikasikan Media Pembelajaran Di SDN Se-Kecamatan Pancung Soal Pesisir Selatan ini dilaksanakan dalam rangka menindak lanjuti apa yang ditemukan dalam penelitian sebelumnya. Banyaknya guru PAI tidak mempunyai kemampuan untuk memakai media. Tidak mampu menentukan media yang bisa dipergunakan untuk mendukung penyampaian materi. Tidak mampu menciptakan media yang sesuai dengan materi pelajaran. Dan tidak mampu memanfaatkan media yang berbasis teknologi, mulai dari membuat slide, mengoperasikan medianya hingga memanfaatkan fasilitas yang ada di dalamnya. Kegiatan ini difokuskan di Kecamatan Pancung Soal Kabupaten Pesisir Selatan dikarenakan sebagai daerah yang dekat perbatasan dengan Propinsi Bengkulu dan Jambi serta jauh dari pusat ibukota kabupaten dan provinsi, sehingga banyak sedikitnya juga akan mempengaruhi kondisi pembelajaran terutama berkaitan dengan penggunaan media. Kebanyakan guru PAI yang mengajar di SDN Kecamatan Pancung Soal adalah tamatan dari PTAI swasta. Pelatihan ini perlu dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas guru-guru PAI dalam melaksanakan tugasnya PBM, terutama dalam pengaplikasian media pembelajaran. Sehingga dengan kemampuan guru dalam menggunakan media pembelajaran, akan memudahkan siswa dalam menerima dan memahami materi pembelajaran.
PEMBINAAN AKHLAK SANTRI MELALUI PENDEKATAN KETELADANAN DI PONDOK PESANTREN AN-NIDHOM KOTA CIREBON
Muhamad Jamaludin;
Umamatul Khaeriyah;
Suteja Suteja
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4, No 2 (2021): Murabby Vol. 4 No. 2 September 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15548/mrb.v4i2.2890
Abstrak: Penelitan Pembinaan Akhlak Santri melalui Pendekatan Keteladanan di Pondok Pesantren An-Nidhom Kota Cirebon ini bertujuan untuk mendefinisikan atau menjawab rumusan masalah (1) Bagaimana pendekatan keteladanan dalam membina akhlak santri di Pondok Pesantren An-Nidhom Kota Cirebon? (2) Bagaimana akhlak santri di Pondok pesantren An-Nidhom Kota Cirebon? (3) Apa saja Faktor pendukung dan penghambat penggunaan pendekatan keteladanan dalam membina akhlak santri di Pondok Pesantren An-Nidhom Kota Cirebon? Penelitian ini dijalankan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Informan dalam penelitian ini diperoleh dari seorang yang tahu betul dengan masalah seputar keteladanan kyai dan ustad dan pembinaan akhlak santri di Pondok Pesantren An-Nidhom Kota Cirebon. Informan di penelitian ini yaitu kyai, ustad dan santri itu sendiri. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengujian keabsahan data dengan menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah interaktif dimana analisis data dilakukan secara interaktif dan terus menerus sampai tuntas. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa kyai dan ustad di Pondok Pesantren An-Nidhom mampu memberikan keteladanan kepada santri dengan menjadi uswah atau suri tauladan dalam segala aspek kehidupan nyata sehari-hari, sedangkan akhlak santri Pondok Pesantren An-Nidhom Kota Cirebon sudah terbangun melalui keteladanan, pembiasaan kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh kyai dan ustad di Pondok Pesantren An-Nidhom Kota Cirebon. Dan juga didorong dengan kegiatan-kegiatan pondok pesantren. Adapun faktor pendukung dan penghambat keberhasilan santri di Pondok Pesantren An-Nidhom berbanding sama.Abstract: This research on Santri Moral Development through an Exemplary Approach at the An-Nidhom Islamic Boarding School in Cirebon City aims to define or answer the problem formulation (1) How is the exemplary approach in fostering the morals of students at the An-Nidhom Islamic Boarding School, Cirebon City? (2) How are the students' morals at the An-Nidhom Islamic Boarding School, Cirebon City? (3) What are the supporting and inhibiting factors for using the exemplary approach in fostering the morals of students at the An-Nidhom Islamic Boarding School, Cirebon City?. This research was carried out using descriptive qualitative research methods. Informants in this study were obtained from someone who knows very well the problems surrounding the example of kyai and clerics and the moral development of students at the An-Nidhom Islamic Boarding School, Cirebon City. Informants in this study were kyai, ustad and students themselves. Collecting data in this study using observation, interview, and documentation techniques. Testing the validity of the data by using technical triangulation and time triangulation. The data analysis technique used in this study is interactive where data analysis is carried out interactively and continuously until it is complete. Based on the results of the study, it was found that kyai and clerics at Pondok Pesantren An-Nidhom are able to provide examples to students by being uswah or role models in all aspects of real daily life, while the morals of the students of the An-Nidhom Islamic Boarding School in Cirebon City have been awakened through example, habituation of activities carried out by kyai and ustadz at Pondok Pesantren An-Nidhom Cirebon City. And also encouraged by the activities of Islamic boarding schools. The supporting and inhibiting factors for the success of students at the An-Nidhom Islamic Boarding School are the same.