cover
Contact Name
Marssel Michael Sengkey
Contact Email
mmsengkey@unima.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
psikopedia@unima.ac.id
Editorial Address
https://ejurnal.unima.ac.id/index.php/psikopedia/editorialboard
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
PSIKOPEDIA : Jurnal Psikologi
ISSN : -     EISSN : 27746836     DOI : https://doi.org/10.36582/pj.v2i4
Jurnal Psikopedia is an open-access journal, dedicated to the wide dissemination of novel and innovative empirical research in various aspects of psychology, with a particular interest – the development of psychology and behavioral sciences in the world. Jurnal Psikologi invites manuscripts in the areas: Clinical Psychology Psychology of Education Social Relation Developmental Psychology Cognitive Psychology Neuro Psychology Jurnal Psikopedia accepts empirical-research articles in any psychology-related subjects and any research methodology (i.e., experimental, observational, ethnographic, survey, interpretive) that meet the standard publication in this journal. The primary target audiences of this journal are academicians, graduate students, practitioners, and other professionals with interest in psychology.
Articles 217 Documents
PENGARUH ADVERSITY QUOTIENT TERHADAP QUARTER LIFE CRISIS PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR Tulungen, Chrisna; Tiwa, Tellma M.; Kasenda, Rinna Y.
PSIKOPEDIA Vol. 6 No. 3 (2025): September
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v6i3.12215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh adversity quotient terhadap quarter-life crisis pada mahasiswa tingkat akhir Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan regresi linear sederhana. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data adalah skala adversity quotient dan quarter-life crisis yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data diperoleh dari sampel sebanyak 127 mahasiswa tingkat akhir. Hasil penelitian menunjukan bahwa adversity quotient berpengaruh negatif dan signifikan terhadap quarter-life crisis (nilai signifikansi 0,000 < 0,05), dengan koefisien regresi sebesar -0,503 dan nilai R2 sebesar 0,254. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi adversity quotient, maka semakin rendah kecenderungan individu mengalami quarter-life crisis. Temuan ini memperkuat pentingnya peran ketangguhan mental dalam mengurangi dampak psikologis transisi dewasa awal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan intervensi psikologis untuk meningkatkan kesiapan mental mahasiswa menghadapi tantangan hidup.
PENGARUH BEBAN KERJA TERHADAP WORK-LIFE BALANCE PADA KARYAWAN LAPANGAN DI PERUSAHAAN KEUANGAN DI SULAWESI UTARA Kolondam, Anggischa; Tiwa, Tellma M.; Naharia, Melkian
PSIKOPEDIA Vol. 6 No. 3 (2025): September
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v6i3.12216

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban kerja terhadap work-life balance pada karyawan lapangan di Perusahaan Keuangan di Sulawesi Utara. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena ketidakseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi yang sering dialami oleh karyawan lapangan akibat tingginya beban kerja. Work-life balance yang buruk dapat menurunkan kesejahteraan psikologis dan produktivitas karyawan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan regresi linear sederhana. Data dikumpulkan dari 98 responden melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen penelitian yang mengukur tingkat beban kerja dan work-life balance. Hasil analisis menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap work-life balance dengan kontribusi sebesar 23,1%. Artinya, semakin tinggi beban kerja yang dirasakan, maka semakin rendah tingkat keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi karyawan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa beban kerja merupakan faktor yang dapat menurunkan kualitas work-life balance.
PENGARUH CELEBRITY WORSHIP TERHADAP PERILAKU AGRESI VERBAL DALAM BERMEDIA SOSIAL PADA PENGGEMAR KOREAN POP (K-POP) BOYBAND NEO CULTURE TECHNOLOGY (NCT) DI INDONESIA Pangkerego, Marcela E.; Naharia, Melkian; Mandang, Jofie H.
PSIKOPEDIA Vol. 6 No. 3 (2025): September
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v6i3.12294

Abstract

Abstract : This study aims to determine the effect of Celebrity Worship on Verbal Aggression in Social Media on Fans of Korean Pop (K-Pop) Boyband Neo Culture Technology (NCT) in Indonesia. The type of research used is quantitative research. The sample used amounted to 96 people. The results showed Celebrity Worship had a significant and linear effect on Verbal Aggression. This can be proven based on the results of the T test analysis which shows a significance value of 0.000 (p <0.05) and the simple linear regression results show a coefficient number of 0.811 with a positive value.  
ANALISIS SELF EFFICACY PADA DEWASA AWAL DI GPDI EBEN HAEZER WAWALINTOUAN TONDANO Pelealu, Christine E. E.; Tiwa, Tellma M.; Veronika, Tiara
PSIKOPEDIA Vol. 6 No. 3 (2025): September
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v6i3.12295

Abstract

This study aims to determine the analysis of self efficacy in early adults at GPdI Eben Haezer Wawalintouan Tondano. The type of research used is qualitative research, with the aim of knowing the role of self-efficacy in early adult individuals in facing service activities at GPdI Eben Haezer Wawalintouan Tondano. The sample used in this study amounted to 4 people. The data collection techniques used are observation, interview and documentation. The results showed that there are several factors that play a role in the formation of self-efficacy of the research subjects, namely direct experience, social persuasion, and physical and emotional conditions. From all the results of the subject interviews, there is one common factor, namely direct experience that forms the self efficacy of each subject. This phenomenon is influenced by factors that contribute to each subject. Keyword : Self Efficacy, Early Adulthood, Services
PENGARUH DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS KETAHANAN PANGAN DAN PERTANIAN KOTA BITUNG Azhary, Angely C.; Mandang, Jofie H.; Veronika, Tiara
PSIKOPEDIA Vol. 6 No. 3 (2025): September
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v6i3.12388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bitung. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik sampling jenuh, di mana seluruh populasi sebanyak 43 pegawai dijadikan responden. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana. Hasil analisis menunjukkan bahwa disiplin kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai sebesar 44,6%, sedangkan 55,4% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian, seperti motivasi, gaya kepemimpinan, kepuasan kerja, komitmen, beban kerja, dan lingkungan kerja. Ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat disiplin kerja maka semakin tinggi pula kinerja pegawai.
HUBUNGAN EFIKASI DIRI DAN KECEMASAN DALAM MENYUSUN SKRIPSI PADA MAHASISWA Matondong, Julia; Tiwa, Tellma M.; Sengkey, Marssel M.
PSIKOPEDIA Vol. 6 No. 3 (2025): September
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v6i3.12390

Abstract

Sebagai seorang mahasiswa akhir dalam proses menyelesaikan studi perkuliahan tentunya harus memiliki Efikasi Diri dalam penyusunan skripsi namun pada kenyataannya yang menjadi penghambat ketika dalam penyusun skripsi adalah Kecemasan. Tujuan dari penelitian ini sendiri adalah untuk mengetahui hubungan Efikasi Diri dan Kecemasan,serta juga mengetahui gambaran tingkatan Efikasi Diri dan Kecemasan pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi Universitas Negeri Manado. Penelitian ini sendiri menggunakan metode penelitian kuantitatif asosiatif. Sampel pada penelitian ini berjumlah 90 orang yang ditentukan menggunakan metode purposive sampling, dan teknik analisis data dalam penelitian menggunakan uji parametik pearson. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya hubungan negative yang signifikan dengan nilai sig. 0,001 < 0,05 dan nilai Pearson Correlation -0,662.
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI KERJA DENGAN PERILAKU KONSUMTIF PADA KARYAWAN DI SALAH SATU PERUSAHAAN KEUANGAN SULAWESI UTARA Derek, Natali G.; Mandang, Jofie H.; Kaunang, Sinta E. J.
PSIKOPEDIA Vol. 6 No. 3 (2025): September
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v6i3.12405

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji hubungan antara motivasi kerja dan perilaku konsumtif pada karyawan sebuah perusahaan keuangan di Sulawesi Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel berjumlah 139 responden yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Instrumen berupa kuesioner skala Likert yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Motivasi kerja diukur menggunakan Teori Dua Faktor Herzberg, sedangkan perilaku konsumtif berdasarkan teori konsumsi modern Bauman. Analisis korelasi Pearson menunjukkan koefisien –0,076 dengan nilai signifikansi 0,371 (p > 0,05), sehingga dapat disimpulkan tidak terdapat hubungan signifikan antara kedua variabel. Hasil ini menunjukkan motivasi kerja bukan faktor utama yang memengaruhi perilaku konsumtif karyawan. Faktor lain seperti stres kerja, gaya hidup, dan literasi keuangan diduga lebih berperan. Penelitian ini menekankan perlunya kajian lanjutan untuk mengeksplorasi faktor psikologis dan sosial budaya lain yang dapat memengaruhi perilaku konsumtif di lingkungan kerja.
PENGARUH KUALITAS KEHIDUPAN KERJA TERHADAP KETERLIBATAN KERJA PADA PEGAWAI DINAS PENDIDIKAN MINAHASA TENGGARA Rugian, Checilia; Lumapow, Harol R.; Kaunang, Sinta E. J.
PSIKOPEDIA Vol. 6 No. 3 (2025): September
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v6i3.12479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kualitas Kehidupan Kerja Terhadap Keterlibatan Kerja Pada Pegawai Dinas Pendidikan Minahasa Tenggara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jumlah responden dalam penelitian berjumlah 72 orang pegawai, dengan pengambilan sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai t hitung sebesar 7,564 lebih besar dari t tabel sebesar 1,669, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara Kualitas Kehidupan Kerja dan Keterlibatan Kerja. Selain itu, nilai koefisien determinasi mengindikasikan bahwa Kualitas Kehidupan Kerja menyumbang sebesar 45% terhadap variabel Keterlibatan Kerja, sedangkan sisanya, yaitu 55%, dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak menjadi fokus dalam penelitian ini.
PENGARUH POLA ASUH PERMISIF ORANG TUA TERHADAP STABILITAS EMOSI PADA ANAK REMAJA DI DESA MALOLA Kesek, Gralia; Mangantes, Meisie L.; Sengkey, Marssel Michael
PSIKOPEDIA Vol. 6 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v6i4.12614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh permisif orang tua terhadap stabilitas emosi remaja di Desa Malola. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan populasi 61 remaja, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel melalui teknik sensus. Analisis data dilakukan dengan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh permisif berpengaruh signifikan terhadap stabilitas emosi, dengan nilai signifikansi 0,00 (< 0,05). Nilai R Square sebesar 0,292 menunjukkan bahwa 29,2% variasi stabilitas emosi dipengaruhi pola asuh permisif, sedangkan 70,8% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Hasil kategorisasi menunjukkan bahwa pola asuh permisif berada pada kategori tinggi (63,9%), sementara stabilitas emosi juga berada pada kategori tinggi (90,2%). Hal ini mengindikasikan bahwa meskipun pola asuh permisif berpengaruh negatif, terdapat faktor lain yang menyeimbangkan stabilitas emosi remaja.
PENYEBAB KECENDERUNGAN PERILAKU MEROKOK MODEL TPB THEORY OF PLANNED BEHAVIOR PADA PEREMPUAN Natunggele, Rifaldo; Solang, Deetje J.; Sengkey, Marssel M.
PSIKOPEDIA Vol. 6 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v6i4.12624

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor faktor yang memengaruhi kecenderungan perilaku merokok pada perempuan menggunakan Theory of Planned Behavior TPB yang menjelaskan peran sikap norma subjektif dan kontrol perilaku dalam membentuk niat berperilaku Meskipun risiko kesehatan merokok telah banyak diketahui tren perempuan perokok di Indonesia terus meningkat seiring perubahan gaya hidup dan pengaruh sosial Penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologis dengan dua perempuan perokok aktif di Kelurahan Ranoiapo Amurang Minahasa Selatan beserta dua informan dari lingkungan terdekat Data diperoleh melalui wawancara semi terstruktur observasi dan dokumentasi yang kemudian dianalisis melalui reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan bahwa merokok dipersepsikan sebagai strategi mengurangi stres sementara norma subjektif bersifat ambivalen akibat penolakan keluarga tetapi adanya dukungan teman sebaya Kontrol perilaku tampak rendah karena kebiasaan jangka panjang dan pengaruh lingkungan Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi berbasis dukungan sosial dan penguatan kontrol diri.