cover
Contact Name
Marssel Michael Sengkey
Contact Email
mmsengkey@unima.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
psikopedia@unima.ac.id
Editorial Address
https://ejurnal.unima.ac.id/index.php/psikopedia/editorialboard
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
PSIKOPEDIA : Jurnal Psikologi
ISSN : -     EISSN : 27746836     DOI : https://doi.org/10.36582/pj.v2i4
Jurnal Psikopedia is an open-access journal, dedicated to the wide dissemination of novel and innovative empirical research in various aspects of psychology, with a particular interest – the development of psychology and behavioral sciences in the world. Jurnal Psikologi invites manuscripts in the areas: Clinical Psychology Psychology of Education Social Relation Developmental Psychology Cognitive Psychology Neuro Psychology Jurnal Psikopedia accepts empirical-research articles in any psychology-related subjects and any research methodology (i.e., experimental, observational, ethnographic, survey, interpretive) that meet the standard publication in this journal. The primary target audiences of this journal are academicians, graduate students, practitioners, and other professionals with interest in psychology.
Articles 217 Documents
PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA CAREGIVER PASIEN MAJOR DEPRESSIVE DISORDER DI POLIKLINIK PSIKIATRI INSTALASI RAWAT JALAN RSUD DR. SAMRATULANGI TONDANO Mamahit , Peter J.; Tiwa, Tellma M.; Naharia, Melkian
PSIKOPEDIA Vol. 6 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v6i1.11424

Abstract

Pasien major depressive disorder, terutama dalam beberapa kasus yang berat, membutuhkan seorang caregiver untuk membantunya menjalani aktivitas sehari-hari. Dalam melakukan caregiving, caregiver sering menghadapi tantangan yang berat, sehingga caregiver sangat rentan mengalami perubahan kualitas psychological well-being. Kualitas psychological well-being pada caregiver perlu diperhatikan karena peran pentingnya dalam proses caregiving. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran psychological well-being pada caregiver pasien major depressive disorder di Poliklinik Psikiatri Instalasi Rawat Jalan RSUD Dr. Sam Ratulangi Tondano, serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa psychological well-being pada Subjek 1 cenderung tidak baik, sedangkan pada Subjek 2 sangat baik. Berdasarkan analisis pada setiap dimensi, ditemukan beberapa faktor yang mempengaruhi psychological well-being yang terbagi atas faktor internal, faktor eksternal, dan faktor situasional.
ANALISIS KEBERLANGSUNGAN PENDIDIKAN ANAK DARI KELUARGA BROKEN HOME DI DESA MALIAMBAO KECAMATAN LIKUPANG BARAT Herlambang, Netania F. R.; Mangantes, Meisie L.; Mansur, Djailan
PSIKOPEDIA Vol. 6 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v6i1.11459

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak keluarga broken home terhadap pendidikan anak di Desa Maliambao, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, dengan fokus pada keberlangsungan Pendidikan , kondisi emosional, peran guru Bimbingan dan Konseling dan peran orang tua. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan guru, orang tua, dan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak dari keluarga broken home cenderung mengalami penurunan dalam kinerja akademik, terutama dalam pelajaran yang memerlukan konsentrasi tinggi. Tekanan emosional yang dihadapi anak, seperti kecemasan dan kekhawatiran terhadap kondisi orang tua, juga memengaruhi keseimbangan emosional mereka, mengurangi antusiasme dalam belajar, dan menyebabkan kurangnya konsentrasi dan focus dalam kegiatan belajar. Kolaborasi antara, guru BK, dan orang tua terbukti efektif dalam mendukung perkembangan anak, dan dengan langkah konseling individual yang meliputi identifikasi masalah, penguatan emosional, pemecahan masalah akademik, dan peningkatan motivasi mampu memperkuat self actualization dalam diri anak sehingga tetap melajutkan Pendidikan walaupun dalam kondisi keluarga Broken Home. Berdasarkan hasil penelitian, maka disimpulkan bahwa keluarga broken home berdampak signifikan terhadap pendidikan anak di Desa Maliambao. Namun, dampak ini dapat diminimalisir melalui dukungan emosional dari orang tua, perhatian dari guru, dan kolaborasi yang baik antara sekolah dan keluarga. Layanan konseling yang sistematis oleh guru BK juga terbukti membantu anak dalam menghadapi tantangan yang mereka hadapi. Oleh karena itu, penting bagi semua pihak untuk bekerja sama dalam menciptakan lingkungan yang mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak dari keluarga broken home
ANALISIS PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TIKTOK TERHADAP PERILAKU IMITASI DIRI (SELF IMITATION) PADA REMAJA DI KOTA TOMOHON Rampengan, Elsya S.; Lumapow, Harol R.; Sengkey, Marssel M.
PSIKOPEDIA Vol. 6 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v6i1.11575

Abstract

: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media sosial TikTok terhadap perilaku imitasi diri pada remaja di Kota Tomohon. Perilaku imitasi diri dipahami sebagai kecenderungan individu untuk meniru perilaku, gaya, atau konten yang mereka lihat di media sosial, yang dapat memengaruhi pembentukan identitas, sikap, dan pola perilaku remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden berusia 13 hingga 18 tahun, yang dipilih menggunakan rumus Slovin. Teknik analisis data dilakukan dengan bantuan SPSS versi 26, melalui uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, uji regresi linear sederhana, uji koefisien determinasi, serta uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial TikTok berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku imitasi diri pada remaja di Kota Tomohon.
PERAN GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN BELAJAR PADA SISWA Hurukao, Fegledia; Mangantes, Meisie L.; Mansur, Djailan
PSIKOPEDIA Vol. 6 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v6i1.11642

Abstract

Kedisiplinan belajar merupakan suatu kesediaan untuk menepati atau mematuhi peraturan selama proses belajar sehingga terjadi perubahan tingkah laku yang berupa kecakapan, sikap, kebiasaan, kepandaian, atau suatu pengertian. Peran guru bimbingan dan konseling adalah seorang dengan rangkaian untuk membantu mengatasi hambatan dan kesulitan yang di hadapi siswa. Guru bimbingan konseling sebagai representasi pendidik yang memiliki rasional yang kuat untuk menyampaikan pendidikan karakter pada peserta didik. Guru bimbingan konseling juga berperan penting dalam membantu siswa dalam proses pengambilan keputusan. Mereka memberikan bimbingan dan dukungan yang memungkinkan siswa untuk membuat keputusan yang berinformasi dan bertanggung jawab, baik dalam konteks akademik maupun pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaamana peran guru bimbingan konseling dalam layanan bimbingan kelompok untuk meningkatkan kedisiplinan belajar pada siswa kelas X SMA Negeri 4 Haltim. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Pengambilan informan dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru bimbingan konseling dapat meningkatkan kedisiplinan belajar siswa di kelas X SMAN 4 Haltim dengan sangat baik dan efektif. Kemudian strategi yang dilakukan dapat meningkatkan kedisiplinan belajar siswa di kelas X SMA Negeri 4 Haltim.
SELFHARM PADA WANITA DEWASA AWAL YANG MENGALAMI PELECEHAN SEKSUAL DI KABUPATEN MINAHASA UTARA Ratunuman, Chinta R.; Tiwa, Tellma M.; Naharia, Melkian
PSIKOPEDIA Vol. 6 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v6i1.11674

Abstract

Self harm adalah tindakan menyakiti diri sendiri yang dilakukan dengan sengaja dan hal tersebut dapat membayakan tubuh dan tidak diterima oleh masyarakat dan dilakukan untuk mengurangi atau menyalurkan tekanan psikologis. Subjek dalam penelitian ini adalah seorang Wanita dewasa awal berusia 20 tahun yang pernah mengalami pelecehan seksual. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dengan Teknik purpose sampling dan analisis yang dilakukan dengan proses reduksi data dan pengkodean. Hasil penelitian ini menunjukkan perilaku self harm yang dilakukan oleh Wanita dewasa awal yang memiliki pengalaman mengalami pelecehan seksual membuat dirinya merasa bahwa dia berhak melukai dirinya sendiri karena dia merasa dirinya kotor dan tidak berharga lagi, dan self harm akan menjadi hal yang akan dilakukan subjek dalam menghadapi lelahnya kehidupan baik dalam saat stress atau tekanan emosi yang muncul, melihat darahnya keluar menjadi kepuasan tersendiri bagi subjek dan subjek akan merasa lega dan tenang setelah melakukan self harm.
ANALISIS POLA ASUH ORANG TUA ANGKAT Lumempouw, Natasya V.; Sengkey, Marssel M.; Mandang, Jofie H.
PSIKOPEDIA Vol. 6 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v6i1.11679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola asuh orang tua angkat yang berhasil mengubah perilaku anak ke arah yang lebih positif di Kota Bitung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek seorang ibu berusia 53 tahun yang mengasuh anak saudaranya yang berusia 7 tahun. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi dan pengkodean. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh yang diterapkan oleh subjek adalah kombinasi antara pola asuh otoriter dan demokratif, yang meliputi kontrol, komunikasi, perhatian, dan pemenuhan kebutuhan fisiologis anak. Penerapan pola asuh ini berhasil membawa perubahan signifikan dalam perilaku anak angkat, yang sebelumnya menunjukkan perilaku menyimpang seperti berkelahi, mencuri, dan perilaku agresif lainnya. Kesimpulannya, kombinasi pola asuh otoriter dan demokratif yang diterapkan oleh orang tua angkat berperan penting dalam mengubah perilaku anak ke arah yang lebih positif dan mendukung perkembangan emosional serta sosial anak.
ANALISIS KUALITAS KEHIDUPAN KERJA (QUALITY OF WORK LIFE) PADA ANGGOTA SATUAN RESERSE KRIMINAL TIPIDSUS DI POLRES MINAHASA Liando, Linda; Tiwa, Tellma M.; Kaunang, Sinta E. J.
PSIKOPEDIA Vol. 6 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v6i1.11680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas kehidupan kerja pada anggota Sat Reskrim Tipidsus di Polres Minahasa. Kualitas kehidupan kerja merupakan faktor penting yang mendukung kinerja dan kesejahteraan individu dalam lingkungan kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologis dalam metode kualitatif, dengan fokus menggali pengalaman serta persepsi anggota Sat Reskrim Tipidsus terkait faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas kehidupan kerja mereka. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan anggota Polres Minahasa yang terlibat langsung dalam unit tersebut. Hasil analisis dari wawancara dan observasi menunjukkan bahwa terdapat tiga faktor utama yang berpengaruh signifikan terhadap kualitas kehidupan kerja, yaitu aspek organisasi, teknologi dan fasilitas, serta keseimbangan antara kerja dan kehidupan pribadi. Tantangan utama yang dihadapi antara lain adalah kurangnya apresiasi terhadap prestasi kerja, sistem penugasan yang belum merata, serta keterbatasan teknologi dan fasilitas operasional. Selain itu, jam kerja yang tidak teratur dan beban kerja yang tinggi berdampak negatif pada keseimbangan hidup, menyebabkan stres dan kelelahan yang pada gilirannya memengaruhi kinerja anggota. Peningkatan fasilitas, manajemen waktu yang lebih efektif, pembagian tugas yang adil, serta perhatian terhadap kesejahteraan anggota menjadi langkah-langkah yang dapat meningkatkan motivasi dan produktivitas kerja. Dengan memperhatikan aspek lingkungan kerja, beban kerja, dan kesejahteraan anggota, diharapkan kualitas kehidupan kerja anggota Sat Reskrim Tipidsus dapat lebih optimal dalam mendukung pelaksanaan tugas yang efektif
PENERIMAAN DIRI SEORANG AYAH YANG MEMILIKI ANAK DOWN SYNDROME DI SLB-C KATOLIK ST. ANNA TOMOHON Esterina, Yesica S.; Tiwa, Tellma M.; Naharia, Melkian
PSIKOPEDIA Vol. 6 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v6i1.11681

Abstract

Pevnevrimaan diri sevorang ayah tevrhadap anaknya sangat bevrpevngaruh dalam pevrtumbuhan dan pevrkevmbangan anak. Ayah yang mevmiliki anak down syndromev diharapkan mampu mevnevrima kevbevradaan dan kondisi anaknya, tevtapi dalam kevhidupan sevhari-hari masih sevring dijumpai ayah yang mevrasa malu mevmiliki anak devngan gangguan down syndromev dan sulit untuk mevnevrima kondisi anaknya. Akibatnya ayah akan kurang mevmbevrikan pevrhatian dan kasih sayang kevpada anaknya. Pevnevlitian ini dilakukan devngan tujuan untuk mevngevtahui dan mevnganalisis pevnevrimaan diri Ayah yang Mevmiliki Anak Down Syndromev di SLB-C Katolik St. Anna Tomohon. Subjevk dalam pevnevlitian ini bevrjumlah satu orang. Mevtodev Pevnevlitian yang digunakan dalam pevnevlitian ini adalah mevtodev kualitatif devngan pevndevkatan studi kasus. Pevngumpulan Data mevnggunakan obsevrvasi, wawancara dan dokumevntasi. Hasil pevnevlitian ini mevnunjukkan prosevs pevnevrimaan diri subjevk yang mevngalami bevbevrapa tahapan-tahapan pevnevrimaan diri yaitu : shock, angevr, barggaining, devprevssion dan accevptancev. Pevnevlitian ini juga mevnunjukkan bahwa pevnevrimaan diri subjevk juga dipevngaruhi olevh bevbevrapa faktor sevhingga mevnunjukkan aspevk-aspevk pevnevrimaan diri yaitu adanya Pevrasaan puas tevrhadap diri sevndiri, Tidak prihatin akan adanya revaksi sosial ataupun kevsevdiaan mevnevrima kritikan dari orang lain, mevmiliki kevmandirian, dan mevnghargai diri
ANALISIS PERBEDAAN KECENDERUNGAN PENYESUAIAN DIRI PADA MAHASISWA PSIKOLOGI ANGKATAN 2023 Sumolang, Reynaldi P.; Hartati, Meike E.; Narosaputra, Dewo A. N.
PSIKOPEDIA Vol. 6 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v6i1.11685

Abstract

Penyesuaian diri merupakan proses dinamis yang penting dalam kehidupan mahasiswa baru saat memasuki dunia perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kecenderungan penyesuaian diri pada mahasiswa Psikologi angkatan 2023 Universitas Negeri Manado berdasarkan jenis kelamin. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif komparatif dengan metode pengumpulan data melalui skala penyesuaian diri berbasis Student Adaptation to College Questionnaire (SACQ) dari Baker dan Siryk. Sampel penelitian berjumlah 64 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, terdiri dari 25 laki-laki dan 39 perempuan. Data dianalisis menggunakan uji Independent Sample t-Test setelah memenuhi uji prasyarat normalitas dan homogenitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan dalam kecenderungan penyesuaian diri antara mahasiswa laki-laki dan perempuan (Sig. 2-tailed = 0,261 > 0,05; thitung = -1,135 < ttabel = 1,669). Dengan demikian, hipotesis nol diterima, yang berarti bahwa jenis kelamin tidak menjadi faktor pembeda dalam tingkat penyesuaian diri mahasiswa Psikologi angkatan 2023. Temuan ini memperkuat pemahaman bahwa kemampuan adaptasi mahasiswa lebih dipengaruhi oleh faktor individual daripada perbedaan gender.
HUBUNGAN BUDAYA MAPALUS DENGAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS GENERASI-Z DI KECAMATAN LANGOWAN BARAT Memah, Andreas; Lumapow, Harol R.; Kaunang, Sinta E. J.
PSIKOPEDIA Vol. 6 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v6i1.11686

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi hubungan antara budaya Mapalus, sebuah tradisi gotong royong yang mengakar di Minahasa, dengan tingkat kesejahteraan psikologis Generasi-Z di Kecamatan Langowan Barat. Pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional digunakan dalam penelitian ini. Sebanyak 320 individu Generasi-Z dipilih sebagai sampel melalui teknik non-probability purposive sampling. Skala Budaya Mapalus dan Skala Kesejahteraan Psikologis digunakan sebagai instrumen pengumpulan data. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara budaya Mapalus dan kesejahteraan psikologis Generasi-Z, dengan koefisien korelasi sebesar 0.680 dan signifikansi 0.000. Temuan ini mengimplikasikan bahwa budaya Mapalus berpotensi menjadi sumber daya penting dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis generasi muda.