cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcspr@unisba.ac.id
Phone
+6285723033508
Journal Mail Official
bcspr@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Public Relations
ISSN : -     EISSN : 28282167     DOI : https://doi.org/10.29313/bcspr.v2i2
Bandung Conference Series: Public Relations (BCSPR) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Public Relations dengan ruang lingkup Strategi Promosi, Brand, Citra, Corporate Social Responbility, Digital Public Relations, Diplomasi Publik, Dramaturgi, Hoax, Humas International, Informasi, Kampanye Public Relations, Transaksi, Krisis, Kinerja, Komunikasi Persuasi, Konseling, Konten, Kredibilitas, Kualitas Pelayanan, Literasi, Media Online, Media Sosial, Membangun Kepercayaan, Minat beli, Motif, Pelayanan, Pemberitaan, Peran Sosial, Perspektif, Pola Komunikasi Perusahaan, Profesionalisme, Publikasi, Rebranding, rebranding, Sikap, Special Event, Strategi media relations, Publikasi, Teknologi Informasi, Word of Mouth. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 465 Documents
Pengaruh Terpaan Berita Kasus KDRT pada Media Sosial Tiktok terhadap Pengambilan Keputusan Tidak Menikah Muda Syifa Martiaz Arifin; Dedeh Fardiah
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i2.7595

Abstract

Abstract. The phenomenon of domestic violence cases in Indonesia continues to increase. Early marriage is one of the contributing factors to the high number of domestic violence cases in Indonesia. Although the rate of young marriage is still high, many do not realize that this can increase the risk of domestic violence. Through exposure to news about domestic violence cases through TikTok social media can influence users in making decisions, including the decision not to marry at a young age. The purpose of this study is to determine whether there is an influence of news exposure related to Rizky Billar's domestic violence case against Lesti Kejora on TikTok social media @Liputan6.sctv in terms of the dimensions of frequency, duration, and attention on decision making not to marry young. This research was conducted using a quantitative descriptive approach with a survey method using a questionnaire. The population of this study, namely TikTok followers on the @Liputan6.sctv account as many as 3.7 million followers with a sample used of 100 people who have been determined using the Slovin formula and the sampling technique using purposive sampling technique. The data analysis technique used is multiple linear regression analysis. This research instrument uses the distribution of questionnaires distributed online via TikTok direct messages to followers of the @Liputan6.sctv account. The results of this study indicate that there is a positive and significant influence between the news exposure of Rizky Billar's domestic violence case to Lesti Kejora on TikTok social media @Liputan6.sctv account in terms of the dimensions of frequency, duration, and attention to decision making not to marry young. Abstrak. Fenomena kasus KDRT di Indonesia sampai saat ini terus mengalami peningkatan. Pernikahan usia muda menjadi salah satu faktor penyebab tingginya kasus KDRT di Indonesia. Meskipun angka pernikahan usia muda masih tinggi, banyak yang tidak menyadari bahwa ini dapat meningkatkan risiko KDRT. Melalui terpaan berita tentang kasus KDRT melalui media sosial TikTok dapat memengaruhi pengguna dalam mengambil keputusan, termasuk keputusan untuk tidak menikah pada usia yang muda. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh dari terpaan berita terkait kasus KDRT Rizky Billar kepada Lesti Kejora pada media sosial TikTok @Liputan6.sctv dari segi dimensi frekuensi, durasi, dan atensi terhadap pengambilan keputusan tidak menikah muda. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei menggunakan keusioner. Populasi penelitian ini yaitu followers TikTok pada akun @Liputan6.sctv sebanyak 3,7 juta followers dengan sampel yang digunakan sebanyak 100 orang yang telah ditentukan menggunakan rumus slovin dan teknik penarikan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Instrumen penelitian ini menggunakan penyebaran kuesioner yang disebarkan secara online melalui direct message TikTok kepada followers akun @Liputan6.sctv. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara terpaan berita kasus KDRT Rizky Billar kepada Lesti Kejora pada media sosial akun TikTok @Liputan6.sctv dari segi dimensi frekuensi, durasi, dan atensi terhadap pengambilan keputusan tidak menikah muda.
Komunikasi Public Relations dalam Program Corporate Social Responsibility Talent Udjo Dwi Putri Budiawan; Maman Suherman
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i2.7687

Abstract

Abstract. Government policies oblige companies to carry out CSR programs in the environment around the company aiming to bring companies closer to the community. PT. Saung Angklung Udjo dedicates its CSR program "Talent Udjo" to students who become the foundation of hope for parents to be able to change their family's economy. With this phenomenon the researcher intends to find out how PR communicates in the Udjo talent CSR program. In this study using qualitative methods with a case study approach, using the constructivism paradigm. Then, data sources were obtained through interviews, observation, and documentation in the field. Data analysis will be carried out using data reduction analysis techniques, data presentation, and drawing conclusions. Describes that public relations communication in the talent udjo CSR program has not really shown the implementation of a PR practitioner. The CSR program that has been created long ago has not changed the position of a public relations officer at PT. Saung Angklung Udjo. The creation of the Udjo talent CSR program has the intention of being a form of his love for the preservation of culture from West Java which is made of bamboo to empower the community which has been maintained until now so as to create generations of children of the nation who are increasingly developing with the priority of school dropouts. Internal and external communications created by public relations must be good. Public relations is believed to be the face of the company in receiving guests and giving a friendly impression to visitors. Coffee morning is held as an evaluation of employee divisions in order to establish closer relationships. @saungangklungudjo is an Instagram social media account owned by PT. Saung Angklung Udjo in promoting and disseminating information, but in the CSR talent program, Udjo still uses a word of mouth strategy in attracting children who will join. Abstrak. Kebijakan pemerintah mewajibkan perusahaan untuk melaksanakan program CSR di lingkungan sekitar perusahaan bertujuan untuk mendekatkan perusahaan dengan masyarakat. PT. Saung Angklung Udjo mendedikasikan program CSR ”Talent Udjo” kepada anak-anak didik yang menjadi tumpuan harapan para orang tua untuk bisa merubah perekonomian keluarganya. Dengan fenomena ini peneliti bermaksud untuk mengetahui bagaimana komunikasi PR dalam program CSR talent udjo. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, menggunakan paradigma konstruktivisme. Kemudian, sumber data diperoleh melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi di lapangan. Data analisa yang akan dilakukan dengan menggunakan teknik analisis reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Mendeskripsikan bahwa komunikasi public relations dalam program CSR talent udjo belum terlalu memperlihatkan implementasi dari seorang praktisi PR. Terciptanya program CSR talent udjo memiliki maksud sebagai bentuk kecintaannya terhadap pelestarian kebudayaan asal Jawa Barat yang terbuat dari bambu untuk memberdayakan masyarakat yang dipertahankan hingga saat ini agar terciptanya generasi-generasi anak bangsa yang semakin berkembang dengan prioritas anak putus sekolah. Komunikasi internal dan external yang diciptakan oleh public relations haruslah baik. Public relations dipercaya sebagai wajah bagi perusahaan dalam penerimaan tamu dan memberikan kesan ramah terhadap para pengunjung. Coffe morning diadakan sebagai evaluasi para divisi karyawan agar dapat menjalin hubungan lebih erat. @saungangklungudjo merupakan akun media sosial Instagram yang dimiliki oleh PT. Saung Angklung Udjo dalam mempromosikan dan menyebarkan informasi, namun dalam program CSR talent udjo masih menggunakan strategi mulut ke mulut dalam menarik anak-anak yang akan bergabung.
Akulturasi Budaya pada Mahasiswa Diaspora Garsha Athara Yusiputra; Tia Muthiah Umar
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i2.7704

Abstract

Abstract. Study abroad students have the role of transition and cultural adaptation is very important. Researcher intends to examine more deeply how study abroad students deal with cultural acculturation which includes cultural transitions and adaptations that occur abroad during the process of studying. This research uses qualitative methods with an ethnographic study approach to communication, constructivism paradigm, and data collection. by means of observation, interviews, and documentation. Furthermore, researchers used source triangulation as a technique to test the validity of the data. Then the researcher uses the theory put forward by John W. Berry to strengthen and describe how study abroad students deal with cultural acculturation. The results of this study are: to achieve cultural acculturation, diaspora students must go through the first phase, namely the cultural transition. (1) Cultural transition is a period of transition from an old culture to a new one, a phase influenced by cultural background and habits.1 The next phase is (2) Cultural adaptation, adaptation is a process of adjusting to a new culture. With different cultural backgrounds, each diaspora student has its own effective way of achieving cultural adaptation, the (3) obstacle in these two phases is culture shock. The main obstacle is the ability to speak a foreign language.. (4) Cultural acculturation is a process that occurs when a person meets a foreign culture and gradually the culture is accepted. With study abroad students achieving cultural acculturation, they have two cultures and must have the ability to maintain the culture they have. The conclusion of this study, to achieve cultural acculturation, diaspora students must switch or transition from old habits to new ones. Then adapt to adapt to the new culture. Then facing and resolving existing obstacles so that they are accepted by the new culture. And the latter achieves cultural acculturation by accepting new cultures and being able to maintain the cultural identity that diaspora students have. Abstrak. Mahasiswa diaspora tentu saja memiliki peranan transisi dan adaptasi budaya sangatlah penting. peneliti bermaksud untuk mengkaji lebih dalam akan bagaimana mahasiswa diaspora menghadapi akulturasi budaya yang meliputi transisi dan adaptasi budaya yang terjadi di luar negeri selama proses menempuh pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi etnografi komunikasi, paradigma konstruktivisme, serta pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya peneliti menggunakan triangulasi sumber sebagai teknik uji keabsahan data. Kemudian peneliti menggunakan teori yang dikemukakan oleh John W. Berry untuk memperkuat dan menggambarkan bagaimana mahasiswa diaspora menghadapi akulturasi budaya. Hasil dari penelitian ini yakni: untuk mencapai akulturasi budaya, mahasiswa diaspora harus melewati fase pertama yaitu transisi budaya. (1) Transisi budaya adalah masa peralihan budaya lama ke yang baru, fase dipengaruhi oleh latar belakang dan kebiasaan budaya.. Fase berikutnya adalah (2) Adaptasi budaya, adaptasi merupakan proses penyesuaian dengan budaya yang baru. (3) hambatan dalam kedua fase ini adalah gegar budaya. Hambatan yang paling utama yakni kemampuan untuk berbahasa asing. (4) Akulturasi budaya merupakan proses yang terjadi ketika seseorang bertemu dengan budaya asing dan lambat laun budaya itu diterima. Dengan mahasiswa diaspora mencapai akulturasi budaya, ia memiliki dua kebudayaan dan harus memiliki kemampuan untuk menjaga budaya yang ia punya. Kesimpulan dari penelitian ini, untuk mencapai akulturasi budaya mahasiswa diaspora harus beralih atau bertransisi dari kebiasaan lama ke yang baru. Kemudian melakukan adaptasi untuk menyesuaikan dengan budaya baru. Lalu menghadapi dan meresolusikan hambatan yang ada agar diterima budaya baru. Dan yang terkakhir mencapai akulturasi budaya dengan menerima budaya baru dan dapat menjaga identitas budaya yang mahasiswa diaspora miliki.
Hubungan antara Terpaan Konten “Kemis Nyunda” pada Akun Instagram @humas_bandung dengan Peningkatan Pelestarian Bahasa Sunda Fadilya Lemantieshiba Permana; Ike Junita Triwardhani
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i2.7710

Abstract

Abstract. Today many Indonesian people, individually or in groups, use social media to carry out the communication process. One of them carried out by the Government of Bandung City. The Bandung City Government uses Instagram @humas_bandung as a bridge between the government and the community to convey messages. The message conveyed is not only information, but can also be in the form of ideas, instructions or feelings related to government policies, one of which is the content "Kemis Nyunda" as campaign content with the aim of preserving Sundanese culture, especially Sundanese language. Through this research, researchers want to find out, what is the relationship between exposure to "Kemis Nyunda" content on the @humas_bandung account and increasing the preservation of Sundanese language as an object of research using a quantitative approach and correlational research methods. The population used in this study is followers of the Instagram account @humas_bandung and the sample in this study is 100 followers. In this study, researchers used analysis of Spearman's rank test with the help of SPSS 25. The data collection method to be used was distributing questionnaires via Google forms and interviews. The results of the study obtained using the Spearman rank test showed that there was a very strong relationship between exposure to "Kemis Nyunda" content and an increase in the preservation of Sundanese language, which was 0.000 and the level of strength between variables obtained a result of 0.904. In addition, in this study the results showed that the content "Kemis Nyunda" is interesting content and is packaged in the form of a short video so it doesn't have a bored effect on followers and the content "Kemis Nyunda" can also add to their insights about Sundanese language. Abstrak. Dewasa ini banyak masyarakat Indonesia secara individu maupun kelompok yang memanfaat media sosial untuk melakukan proses komunikasi. Salah satunya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bandung. Pemerintah Kota Bandung memanfaatkan Instagram @humas_bandung sebagai jembatan antara pemerintah dengan masyarakat untuk menyampaikan pesan. Pesan yang disampaikan bukan hanya informasi saja, tetapi juga dapat berupa ide, instruksi maupun perasaan yang berhubungan dengan kebijakan pemerintahan salah satunya yaitu konten “Kemis Nyunda” sebagai konten kampanye dengan tujuan untuk melestarikan budaya sunda khususnya bahasa sunda. Melalui penelitian ini, peneliti ingin mengetahui, bagaimana hubungan antara terpaan konten “Kemis Nyunda” pada akun @humas_bandung dengan peningkatan pelestarian bahasa sunda sebagai objek penelitian dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode penelitian korelasional. Adapun populasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu followers akun Instagram @humas_bandung dan sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 100 orang followers. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan analisis uji rank spearman dengan bantuan SPSS 25. Metode pengumpulan data yang akan digunakan yaitu penyebaran angket melalui google form dan wawancara. Hasil dari penelitian yang didapatkan menggunakan uji rank spearman menunjukan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat antara terpaan konten “Kemis Nyunda” dengan peningkatan pelestarian bahasa sunda yaitu sebesar 0,000 dan tingkat kekuatan antar variabel mendapatkan hasil sebesar 0,904. Selain itu juga, pada penelitian ini didapatkan hasil bahwa konten “Kemis Nyunda” merupakan konten yang menarik dan dikemas berupa video singkat sehingga tidak memberikan efek bosan kepada followers dan konten “Kemis Nyunda” juga dapat menambah wawasan mereka mengenai bahasa sunda.
Hubungan Pengelolaan Informasi Perkembangan Kehamilam dengan Kesiapan Mental Ibu Hamil Kirana Rizky; Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i2.7712

Abstract

Abstract. The use of Instagram as a learning communication is a new phenomenon in the use of social media. One learning Instagram account especially for pregnant women is @diarybubdaapp. Now pregnant women prefer to find information on Instagram compared to other social media such as YouTube, because the duration is too long. Instagram is also considered more practical than books in the library. This research method is correlational, then the variables tested are the management of pregnancy development information (X) and the mental readiness of pregnant women (Y). Correlational research is research conducted to find whether there is a relationship and if there is, how close the relationship is and whether or not the relationship is meaningful. The theory used is the theory of information management, AIDDA (Kotler & Keller, 2009) and the theory of Mental Readiness (Salamah, 2006). The purpose of this study was to determine the extent of the relationship between information management on pregnancy development and the mental readiness of pregnant women on Instagram followers @diarybundaapp. The sampling technique used in this study used a simple random sampling technique. The data collection technique used in this study was a questionnaire, which is a way of collecting data by distributing a list of questions to respondents. The data analysis technique used in this study was interactive data analysis, which consisted of four components of the analysis process, namely, data collection, data reduction. , presenting data, and drawing conclusions. Abstrak. Penggunaan instagram sebagai komunikasi pembelajaran merupakan suatu fenomena baru yang ada di dalam penggunaan media sosial. Salah satu akun instagram pembelajaran khususnya bagi ibu hamil adalah @diarybubdaapp. Kini ibu hamil lebih memilih untuk mencari informasi di instagram dibandingkan dengan media sosial lain seperti youtube, karena durasinya yang terlalu panjang. Instagram juga dirasa lebih praktis dibandingkan dengan buku-buku di perpustakaan. Metode penelitian ini yaitu korelasional, kemudian untuk variabel yang diuji adalah pengelolaan informasi perkembangan kehamilan (X) dan kesiapan mental ibu hamil (Y). Penelitian korelasional adalah penelitian yang dilakukan untuk menemukan ada tidaknya hubungan dan apabila ada, seberapa eratnya hubungan serta berarti atau tidak hubungan itu. Teori yang digunakan adalah teori pengelolaan informasi, AIDDA (Kotler & Keller, 2009) dan teori Kesiapan Mental (Salamah, 2006). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana hubungan antara pengelolaan informasi perkembangan kehamilan dengan kesiapan mental ibu hamil pada pengikut instagram @diarybundaapp. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yaitu suatu cara pengumpulan data dengan menyebarkan daftar pertanyaan kepada responden.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data interaktif, yang terdiri atas empat komponen proses analisis, yaitu, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan.
Strategi Komunikasi Kelompok Tim Cabang Olahraga Bola Tangan Kota Bandung Hilal Al Hafidz; Aning Sofyan
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i2.7830

Abstract

Abstract. Bandung City handball sports team won at the 2022 West Java Provincial Sports Week. This achievement could not be separated from the team commitment, chemistry, and intense communication. Disharmony also occurred in the team regarding miscommunication. This study aims to analyze and find out the communication strategy of the Bandung City men's handball team group in winning first place at the 2022 West Java Provincial Sports Week which successfully defended its title from 2018, namely winning first place. The method used in this research is a qualitative research method with a case study approach. This study uses a constructivism paradigm in which the researcher enters the subject and understands the construct of something that becomes understanding. The informants in this study were the management of the Bandung City Indonesian Handball Association, coaches, and Bandung City Boys Handball Athletes. The results of this study concluded that the men's handball team in Bandung City used group communication, the flow of which did not always occur linearly. One really big barrier can be poor or ineffective communication. Team planning, collaboration, and coordination are also hampered by ineffective communication. Team members communicate well outside of practice using the whatsapp group especially to share information, important documents, and practice schedules. By using this effective group communication strategy, the Bandung City men's handball team can improve cooperation, understanding, and maximize the potential of each team member. Abstrak. Tim cabang olah raga bola tangan Kota Bandung berhasil meraih juara satu di Pekan Olah Raga Provinsi Jawa Barat tahun 2022. Peraihan prestasi ini tidak lepas dari komitmen, chemistry, dan komunikasi yang dijalin secara intens oleh tim. Ketidakharmonisan juga terjadi pada tim mengenai miskomunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui strategi komunikasi kelompok tim putra bola tangan Kota Bandung dalam meraih juara satu di Pekan Olah Raga Provinsi Jawa Barat 2022 yang berhasil mempertahankan gelarnya dari tahun 2018 yaitu menjadi juara satu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dimana peneliti masuk pada subjek dan memahami konstruk pada sesuatu yang menjadi pemahaman. Informan pada penelitian ini yaitu pengurus Asosiasi Bola Tangan Indonesia Kota Bandung, Pelatih, dan Atlet Putra Bola Tangan Kota Bandung. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa tim putra bola tangan Kota Bandung menggunakan komunikasi kelompok yang alurnya tidak selalu terjadi secara linier. Salah satu hambatan yang sangat besar dapat berupa komunikasi yang buruk atau tidak efektif. Perencanaan, kolaborasi, dan koordinasi tim juga terhambat oleh komunikasi yang kurang efektif. Anggota tim berkomunikasi dengan baik diluar latihan menggunakan group whatsapp khususnya untuk berbagi informasi, dokumen penting, dan jadwal latihan. Dengan menggunakan strategi komunikasi kelompok yang efektif ini, tim putra bola tangan Kota Bandung dapat meningkatkan kerjasama, pemahaman, dan memaksimalkan potensi setiap anggota tim.
Hubungan antara Komunikasi Antarpribadi dengan Motivasi Belajar Siswa SMP Firdaus Muhamad Fachri Afiff; Tia Muthiah Umar
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i2.7941

Abstract

Abstract. The volunteers from PKBM SMP Firdaus Kota Bandung engage in interpersonal communication to provide guidance to the community in meeting the needs of students. Hence, it is crucial to give consideration to the motivation of volunteers in teaching students through interpersonal communication, which is an important aspect of managing PKBM. The objective of this study is to investigate the correlation between open communication, increased self-confidence, self-concept formation, mutual acceptance and support in interpersonal communication among PKBM volunteers, and student learning motivation in the form of cognitive drive, self-esteem drive, and affiliation needs in SMP Firdaus Kota Bandung. The correlational research method is used to explore the relationship between variable X and variable Y, with the aim of studying the extent to which a factor correlates with variation in other factors. All students of SMP Firdaus Kota Bandung comprise the population for this research, consisting of 65 students. Sampling is done using total sampling technique, and data is collected through questionnaire dissemination, interviews, observations, and literature studies. The findings indicate a robust correlation between interpersonal communication (X) and student learning motivation (Y) in SMP Firdaus Kota Bandung. This is supported by the important role of volunteers in academic activities that use interpersonal communication, where they create openness and self-confidence built by volunteers, encourage and build student self-concepts, and support and accept one another during the process of education and instruction to make students more enthusiastic about learning and achieving academic goals. Abstrak. Pihak relawan dari PKBM SMP Firdaus Kota Bandung melakukan komunikasi antarpribadi agar lebih mudah memberikan petunjuk perihal pembelajaran kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan siswa. Maka, penting untuk memperhatikan motivasi relawan dalam mengajarkan siswa dengan cara berkomunikasi antarpribadi sebagai salah satu aspek penting dalam pengelolaan PKBM. Penelitan ini dimaksudkan untuk menguji hubungan antara komunikasi yang terbuka, peningkatan kepercayaan diri, pembentukan konsep diri, saling menerima dan mendukung satu sama lain dalam komunikasi antarpribadi di antara relawan PKBM dengan motivasi belajar siswa berupa dorongan kognitif, dorongan harga diri, dan kebutuhan afiliasi di SMP Firdaus Kota Bandung. Metode penelitian korelasional digunakan untuk mengeksplorasi keterkaitan antara variabel X dan variabel Y dengan maksud tujuan mempelajari sejauh mana suatu faktor memiliki korelasi dengan variasi pada faktor lainnya. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Firdaus Kota Bandung, yang terdiri dari 65 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampel, dan data dikumpulkan melalui teknik penyebaran kuisioner, wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang kuat antarakomunikasi antarpribadi (X) dan motivasi belajar siswa SMP Firdaus Kota Bandung (Y). Hal tersebut dilandasi oleh peran penting relawan dalam aktivtias akademik yang menggunakan komunikasi antarpribadi, di mana mereka menciptakan keterbukaan dan kepercayaan diri yang dibangun oleh relawan, mendorong dan membangun konsep diri siswa, serta saling mendukung dan menerima dalam proses pengajaran dan pembelajaran agar siswa lebih bersemangat dalam belajar dan mencapai tujuan akademik.
Aktivitas Komunikasi Digital Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung melalui Instagram: Studi Kasus Mengenai Pemanfaatan Media Sosial pada Akun Instagram @disbudpar.bdg dalam Menjalankan Aktivitas Komunikasi Digital Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung oleh Stakeholdernya Moch. Zulfikri Aditya Rinaldi; Mohammad Subur Drajat
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i2.7949

Abstract

Abstract. Instagram is a social media that focuses on photo and video media that allows users to use it for personal, commercial, and entertainment needs. The activity, viewing, and performing on social media can also be called as digital communication activities. Digital communication is a process of delivering messages and information to communicants delivered by communicators using digital media such as social media. In this case, many individuals, organizations, companies, and even government are now taking advantage of this by conducting digital communication activities through Instagram social media. One example is Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, who participate in digital communication activities through the Instagram social media account @disbudpar.bdg. Based on this statement, the purpose of this research is to find out how the utilization of social media on the Instagram account @disbudpar.bdg in carrying out digital communication activities of Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung with Stakeholders. This research uses the Constructivist paradigm, Qualitative method with a case study approach. This research uses the theory of Diffusion of Innovation Theory, New Media Theory, and Symbolic Convergence Theory. The subjects of this research are employees of the Bandung City Culture and Tourism Office. The results of this research include understanding the reasons why Disbudar engages in digital communication activities, then understanding how digital communication activities are carried out to promote culture and enhance tourism in the city of Bandung, and also understanding the process of message and content planning that occurs in Disbudpar Kota Bandung. Abstrak. Instagram merupakan media sosial yang berfokus kepada media foto serta video yang membuat penggunanya dapat menggunakan untuk kebutuhan pribadi, komersil, dan hiburan. Kegiatan menggunakan, melihat dan melakukan aktivitas pada media sosial dapat disebut juga sebagai aktivitas komunikasi digital. Komunikasi digital merupakan suatu proses menyampaikan suatu pesan dan informasi kepada komunikan yang disampaikan oleh komunikator menggunakan media digital seperti media sosial. Dalam hal ini banyak pribadi, organisasi, perusahaan, dan bahkan instansi pemerintahan pun ikut memanfaatkan hal tersebut dengan melakukan aktivitas komunikasi digital melalui media sosial Instagram. Salah satu contohnya adalah Disbudpar Kota Bandung, yang ikut melakukan aktivitas komunikasi digital melalui akun media sosial Instagram @disbudpar.bdg. Berdasarkan pernyataan tersebut, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan media sosial pada akun Instagram @disbudpar.bdg dalam menjalankan aktivitas komunikasi digital Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung oleh Stakeholdernya. Penelitian ini menggunakan paradigma Konstruktivis, metode Kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini menggunakan teori Difusi Inovasi, teori New Media, dan teori Konvergensi Simbolik.Subjek penelian ini adalah karyawan dari Disbudpar Kota Bandung. Hasil dari penelitian ini diantaranya, mengetahui alasan Disbudar melakukan aktivitas komunikasi digital, lalu mengetahui bagaimana aktivitas komunikasi digital yang dijalani dalam upaya memajukan kebudayaan dan meningkatkan pariwisata Kota Bandung, serta mengetahui bagaimana proses perencanaan pesan dan konten yang terjadi di Disbudpar Kota Bandung.
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi Vickia Zairacantika; Riza Hernawati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i2.7997

Abstract

Abstract. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bandung City functions as a platform to communicate messages to the public. Diskominfo Bandung City develops one of its flagship programs, "Bandung Menjawab" as a platform for the people of Bandung to obtain information about the city. In this regard, communication strategies implemented by a public relations officer are needed to serve as a means of delivering information to the people of Bandung. The objective of this research is to understand the communication concept, the selection of themes carried out by Diskominfo Bandung City in the Bandung Menjawab program, the reasons for analyzing the programs to be aired in Bandung Menjawab, and the rationale for conducting media monitoring in the program. This research employs qualitative research methods with a case study approach and a constructivist paradigm. Data collection methods used include interviews, observations, documentation, and literature review. The findings of this research show that the communication strategies employed by Diskominfo Bandung City in the Bandung Menjawab program involve determining the communication concept of the program, selecting themes, analyzing the information to ensure its accuracy and avoid misinformation, and providing useful and relevant information for the people of Bandung. Media monitoring is conducted to gather information related to issues or programs and to anticipate and address problems that arise in Bandung. Abstrak. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung berfungsi sebagai wadah untuk mengkomunikasikan pesan kepada masyarakat. Diskominfo Kota Bandung mengembangkan salah satu program unggulannya, “Program Bandung Menjawab” sebagai wadah bagi masyarakat Kota Bandung untuk mendapatkan informasi seputar Kota Bandung. Dalam hal ini, dibutuhkan strategi komunikasi yang dijalankan oleh seorang public relations agar dapat menjadi wadah penyampaian informasi bagi masyarakat di Kota Bandung. Adapun tujuan peneliti adalah untuk mengetahui bagaimana konsep komunikasi, pemilihan tema-tema yang dilakukan oleh Diskominfo Kota Bandung dalam Program Bandung Menjawab, alasan mengapa perlu dilakukan analisis terhadap program yang akan ditayangkan pada Program Bandung Menjawab dan alasan mengapa perlu dilakukan media monitoring dalam Program Bandung Menjawab. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan paradigma konstruktivisme. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dokumentasi dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang dilakukan oleh Diskominfo Kota Bandung dalam Program Bandung Menjawab adalah dengan menentukan konsep komunikasi Program Bandung Menjawab, melakukan pemilihan tema-tema, melakukan analisis untuk memastikan kebenaran informasi yang akan disampaikan kepada masyarakat agar terhindar dari miss informasi serta dapat memberikan informasi yang bermanfaat dan dibutuhkan bagi masyarakat Kota Bandung, Diskominfo Kota Bandung juga melakukan proses media monitoring untuk menemukan informasi mengenai hal-hal yang berkaitan dengan isu ataupun program dan agar dapat mengetahui bagaimana antisipasi dari permasalahan yang terjadi di Kota Bandung.
Analisis Gaya Bahasa dan Makna Lirik pada Lagu Dua Bilah Mata Pedang Album Banal Semakin Binal Ahmad Sayyid Iqbal Bangbang Barnas; Askurifa'i Baksin
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i2.8000

Abstract

Abstract. This research is based on the research context that occurred in The Jansen Band due to the explosion of the Jansen's new album which was released in 2022 and immediately attracted the attention of music lovers in Indonesia. Even the music from The Jansen band is much loved by young people. This causes a unique music with a mid tempo punk genre but can be accepted and pleasant to listen to anywhere. Therefore, an in-depth analysis will be carried out on the style of language used and the meaning of the lyrics contained in the band The Jansen's album entitled "Banal Makin Binal". This study aims to describe the style of language and the meaning of the lyrics contained in the song "Dua Bilah Mata Sword" on the album "Banal Makin Binal" belonging to the band The Jansen so that it can be popular and become the most successful album in 2022. In this study, researchers used the research method qualitative research with a semiotic study approach according to Michael Riffatere. This study uses data collection techniques through observation, interviews, and literature review. Research results from this study are 1). In the use of the style of language used by The Jansen Band on the song Dua Blade Mata Sword Album Banal Makin Binal The style of language used in these lyrics creates an atmosphere that is intense, rich, imaginative and alluring. 2). Overall, the lyrics of this song talk about the powerful impact that a person's smile has on the writer's life, turning into light and bringing happiness to darkness. 3). With a combination of strong figurative language, metaphorical language, interesting rhythms and rhythms, emotional conflict, and ambiguity, the lyrics of this song are able to produce unique and interesting expressiveness for listeners. Listeners can feel strong feelings and images through the style of language used, thereby creating a deep emotional connection. Abstrak. Penelitian ini dilandasi dengan kontek penelitian yang terjadi pada Band The Jansen karena meledaknya album baru the jansen yang dirilis pada tahun 2022 dan langsung menarik perhatian para pecinta musik yang ada di Indonesia bahkan musik dari band The Jansen banyak digemari kaum muda. Hal tersebut menyebabkan sebuah keunikan musik dengan genre punk mid tempo tapi bisa diterima dan enak untuk didengarkan dikalangan manapun. Oleh karena itu, analisis mendalam akan dilakukan di gaya bahasa yang digunakan dan makna lirik yang terkandung pada album band The Jansen yang berjudul “Banal Semakin Binal”. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa dan makna lirik yang terkandung pada lagu “Dua Bilah Mata Pedang” di album “Banal Semakin Binal” milik band The Jansen hingga bisa digemari dan jadi album tersukses di tahun 2022. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi semiotika menurut Michael Riffatere. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan kajian pustaka. Hasil Penelitian dari penelitian ini adalah 1). Dalam penggunaan gaya bahasa yang digunakan oleh Band The Jansen pada Lagu Dua Bilah Mata Pedang Album Banal Semakin Binal Gaya bahasa yang digunakan dalam lirik ini menciptakan atmosfer yang intens, kaya, imajinasi dan memikat. 2). Secara keseluruhan, lirik lagu ini berbicara tentang kuatnya dampak yang dimiliki oleh senyuman seseorang dalam kehidupan penulis, yang berubah menjadi cahaya dan membawa kebahagiaan ke dalam kegelapan.3). Dengan kombinasi gaya bahasa yang kuat adanya bahasa metaforis, irama dan ritme yang menarik, konflik emosional, dan ambiguitas, lirik lagu ini mampu menghasilkan daya ungkap yang unik dan menarik bagi pendengar. Pendengar dapat merasakan perasaan dan gambaran yang kuat melalui gaya bahasa yang digunakan, sehingga menciptakan koneksi emosional yang mendalam.