cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcspr@unisba.ac.id
Phone
+6285723033508
Journal Mail Official
bcspr@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Public Relations
ISSN : -     EISSN : 28282167     DOI : https://doi.org/10.29313/bcspr.v2i2
Bandung Conference Series: Public Relations (BCSPR) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Public Relations dengan ruang lingkup Strategi Promosi, Brand, Citra, Corporate Social Responbility, Digital Public Relations, Diplomasi Publik, Dramaturgi, Hoax, Humas International, Informasi, Kampanye Public Relations, Transaksi, Krisis, Kinerja, Komunikasi Persuasi, Konseling, Konten, Kredibilitas, Kualitas Pelayanan, Literasi, Media Online, Media Sosial, Membangun Kepercayaan, Minat beli, Motif, Pelayanan, Pemberitaan, Peran Sosial, Perspektif, Pola Komunikasi Perusahaan, Profesionalisme, Publikasi, Rebranding, rebranding, Sikap, Special Event, Strategi media relations, Publikasi, Teknologi Informasi, Word of Mouth. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 464 Documents
Hubungan antara Kualitas Pelayanan Barista Tuna Rungu Wicara dengan Kepuasan Konsumen Tania Nurfitria; Anne Ratnasari
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i1.10872

Abstract

Abstract. Culture shock in an individual occurs because a person enters a new culture to himself which makes him have to adjust to an environment, place, and habits that are different from his previous life. Students of Communication Science at the Islamic University of Bandung class of 2021 experience Culture Shock towards changes in learning from online to offline. This change affects the adaptation of overseas students, because they have to adjust to a new environment, language, and culture. The 2021 batch of Communication Science students at the Islamic University of Bandung experienced crocodile shock because they had to overcome anxiety and anxiety in direct social interaction. The purpose of this research is to examine the adaptation process of overseas students of the Faculty of Communication Science, Islamic University of Bandung class of 2021 after experiencing changes from online to offline learning. The research method in this study uses a qualitative method with a case study approach using the theory of culture shock from Samovar (2010). Then, data sources are obtained through interviews, observation, and documentation with Communication Science Students of the Islamic University of Bandung class of 2021. Data analysis will be carried out using data reduction analysis techniques, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that in the adaptation process, overseas students felt several phases such as Honeymoon Phase, Crisis Phase, Adjusment Phase to Adaptation Phase. Culture shock barriers arise from several internal and external factors such as external factors in the form of environmental changes, to internal in the form of differences in perceptions and habits. The reasons for culture shock are differences in language, culture, habits, perceptions, communication and relationships that they felt were foreign before. Abstrak. Pertumbuhan ekonomi terjadi begitu cepat. Manusia dituntut melakukan kegiatan berbisnis karena kebutuhan yang meningkat. Salah satu bisnis UMKM yang sangat berkembang pesan saat ini ialah bisnis kopi. Dari berangamnya coffee shop yang ada, Serona Coffee Bintaro merupakan coffee shop yang memiliki keunikan karena mempekerjakan barista difabel. Menjaga komunikasi pemasaran dan mempertahankan layanan dengan konsisten menjadikan konsumen puas pada layanan Serona Coffee Bintaro. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan antara kualitas pelayanan barista difabel dengan kepuasan konsumen Serona Coffee Bintaro yang terdiri dari 5 macam indikator yang akan dibahas yaitu tangibles, reliability, responsiveness, assurance dan empathy. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Teknik pengumpulan data berupa kuesioner, wawancara sebagai data pendukung dan kepustakaan dengan teknik analisis data menggunakan skala likert. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling dengan menyebarkan kuesioner kepada konsumen Serona Coffee Bintaro yang berjumlah sebanyak 98 responden. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis rank spearman. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan terdapat hubungan antara tangibles terhadap kepuasan konsumen, reliability terhadap kepuasan konsumen, responsiviness terhadap kepuasan konsumen, assurance terhadap kepuasan konsumen dan emphaty terhadap kepuasan konsumen. Keseluruhan hasil analisis rank spearman menyatakan seluruh dimensi variabel kualitas pelayanan berkorelasi searah dan positif terhadap variabel kepuasan konsumen. Penelitian selanjutnya dapat mencakup responden lebih banyak dengan objek penelitian yang berbeda.
Peran Public Relations DKM Mesjid Al-Barokah dalam Meningkatkan Minat Ibadah Masyarakat Politeknik TEDC: Studi Deskriptif Pada Humas DKM Mesjid Al-Barokah Raden Rendy Afilan; Erik Setiawan
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i1.10910

Abstract

Abstract. The role of Public Relations (PR) of the Al-Barokah Mosque DKM TEDC Polytechnic in increasing interest in worship in the TEDC Polytechnic community is crucial because the PR DKM Al-Barokah Mosque has the task of disseminating information about mosque activities to the TEDC Polytechnic community. This research aims to determine the role of PR as an expert advisor, information bridge, problem solving facilitator, and communication technician in increasing interest in worship in the TEDC Polytechnic community. The research method used is qualitative with a descriptive study approach. By using this method, researchers want to know the role of PR as an expert advisor, information bridge, problem solving facilitator, and communication technician in increasing the interest in worship of the TEDC Polytechnic community. The data collection techniques used were interviews, observation and documentation. The informants taken in this research were DKM Mesjid Al-Barokah, and TEDC Polytechnic Students. The research results show that PR DKM Mesjid Al-Barokah plays an active role in providing advice, direction, support and relevant information related to Islamic values to the TEDC Polytechnic community. They use a variety of communication strategies, including communication facilitation, problem solving, and the use of a variety of communication techniques such as lectures, social media, and academic collaboration. Their approach aims to facilitate increased interest in worship, overcome existing obstacles, and strengthen the importance of Islamic values in the campus environment. This strategy involves adapting to trends, constant evaluation, and focusing on understanding the audience so that the message delivered is always relevant and effective. Abstrak. Peran Public Relations (PR) DKM Masjid Al-Barokah Politeknik TEDC dalam meningkatkan minat beribadah masyarakat Politeknik TEDC sangat penting dikarenakan PR DKM Masjid Al-Barokah memiliki tugas untuk mensosialisasikan informasi mengenai kegiatan masjid kepada masyarakat Politeknik TEDC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran PR sebagai penasihat ahli, jembatan informasi, fasilitator pemecah masalah, dan teknisi komunikasi dalam meningkatkan minat beribadah masyarakat Politeknik TEDC. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi deskriptif. Dengan menggunakan metode tersebut, peneliti ingin mengetahui peran PR sebagai penasihat ahli, jembatan informasi, fasilitator pemecah masalah, dan teknisi komunikasi dalam meningkatkan minat beribadah masyarakat Politeknik TEDC. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan yang diambil dalam penelitian ini adalah DKM Mesjid Al-Barokah, dan Mahasiswa Politeknik TEDC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PR DKM Mesjid Al-Barokah berperan aktif dalam memberikan nasihat, arahan, dukungan, dan informasi yang relevan terkait nilai-nilai Islam kepada masyarakat Politeknik TEDC. Mereka menggunakan berbagai strategi komunikasi, termasuk fasilitasi komunikasi, pemecahan masalah, dan penggunaan beragam teknik komunikasi seperti ceramah, media sosial, dan kolaborasi akademisi. Pendekatan mereka bertujuan untuk memfasilitasi peningkatan minat beribadah, mengatasi hambatan yang ada, dan memperkuat pentingnya nilai-nilai Islam di lingkungan kampus. Strategi ini melibatkan adaptasi terhadap tren, evaluasi konstan, dan fokus pada pemahaman audiens agar pesan yang disampaikan selalu relevan dan efektif
Strategi Digital Marketing yang Dilakukan The Portrait Place melalui Media Sosial Instagram Annisa Oktaviani Bekti; Dede Lilis Chaerowati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i1.11105

Abstract

Abstract. Research on digital marketing has been carried out at The Portrait Place which is engaged in business in the field of photography services. The Portrait Place is a business in the service sector, namely photography. The purpose of this research is to find out digital marketing strategies carried out through Instagram @theportraitplace.id. The subject of this research is CMO from The Portrait Place and Marketing from The Portrait Place and who manages Instagram from The Portrait Place. The theory used in this research is Marketing Strategy, and POAC Theory. The method used in this study is a qualitative research method with a case study approach and a constructivism paradigm. Data collection techniques used are observation, interviews and documentation. Data analysis was carried out in a qualitative descriptive manner. The results of the study are: (1) The Portrait Place uses Instagram because Instagram has superior user demographics and feature advantages, as well as a form of adaptation to information technology developments; (2) Planning is carried out by looking at public trends and strengthening corporate character which is implemented through various patterns and characteristics such as color; (3) The organizing process is carried out with the stages of distributing human resources and dividing tasks in the Standard Operational Procedure Digital Marketing The Potrait Place; (4) The implementation process is carried out by looking at the use of viral moments and trends as well as market segmentation and the implementation of digital marketing concepts at The Portrait Place; (5) The control process is carried out by evaluating digital marketing content on Instagram The Portrait Place and conducting research and comparisons with other similar companies. The problems that arise in digital marketing at The Potrait Place, such as the inconsistency of Insight Digital Marketing Instagram, are resolved by adjusting the digital marketing public and updating The Potrait Place Digital Marketing in terms of concepts. From this research it can be concluded that 1) Instagram plays an important role in supporting today's business; 2) Digital Marketing Standard Operational Procedure (SOP) is made in the planning process; 3) SOP is used in organizing for human resources and their duties; (4) at the implementation stage new marketing content was born on Instagram The Potrait Place; and 5) the results of controlling and evaluating The Potrait Place updating digital marketing content on Instagram. Abstrak. Telah dilakukan penelitian mengenai digital marketing pada The Portrait Place yang bergerak dalam usaha di bidang jasa fotografi. The Portrait Place merupakan sebuah usaha di bidang jasa yaitu fotografi. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui strategi digital marketing yang dilakukan melalui Instagram @theportraitplace.id. Subjek penelitian ini CMO dari The Portrait Place dan Marketing dari The Portrait Place dan yang mengelola Instagram dari The Portrait Place. Teori yang dipakai pada penelitian ini yaitu Strategi Marketing, dan Teori POAC. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus serta paradigma konstruktivisme. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian, yaitu: (1) The Potrait Place menggunakan Instagram dikarenakan Instagram memiliki keunggulan demografi pengguna dan keunggulan fitur, serta sebagai bentuk adaptasi perkembangan teknologi informasi; (2) Perencanaan dilakukan dengan melihat tren publik dan penguatan karakter perusahaan yang diimplementasikan melalui berbagai corak dan ciri khas seperti warna; (3)Proses pengorganisasian dilakukan dengan tahapan pembagian sumber daya manusia serta pembagian tugas pada Standard Operational Procedure Digital Marketing The Potrait Place; (4) Proses pelaksanaan dilakukan dengan melihat pemanfaatan viralitas momen dan tren serta segmentasi pasar dan implementasi konsep digital marketing pada The Potrait Place; (5) Proses pengendalian dilakukan dengan melakukan evaluasi konten digital marketing pada Instagram The Potrait Place serta melakukan riset dan perbandingan dengan perusahaan lain yang sejenis. Adapun permasalahan yang muncul dalam digital marketing The Potrait Place seperti inkonsistensi Insight Digital Marketing Instagram yang diatasi dengan cara melakukan penyesuaian publik digital marketing serta melakukan Update Digital Marketing The Potrait Place dari segi konsep. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa 1) Instagram berperan penting dalam menunjang bisnis masa kini; 2) Standard Operational Procedure (SOP) Digital Marketing dibuat pada proses perencanaan; 3) SOP digunakan pada pengorganisasian untuk sumber daya manusia dan tugasnya; (4) pada tahap pelaksanaan terlahir konten-konten pemasaran baru pada Instagram The Potrait Place; dan 5) hasil dari pengendalian serta evaluasi The Potrait Place melakukan pembaharuan konten-konten digital marketing pada Instagram.
Bauran Promosi Wisata Edukatif Kebun Binatang di Instagram Alifia Putri Farina; Anne Ratnasari
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i1.11106

Abstract

Abstract. Tourism can contribute to the economic development of a country or region. In Indonesia, 90 percent of zoos are not up to standard, and several wildlife parks scattered across the country have reported mistreatment of animals. Lembang Park & Zoo is an educational tourist destination that combines the concept of an amusement park with a unique zoo. The aim of this research is to analyze the presentation of advertisements, the role of influencers, the role of Key Opinion Leaders, the presentation of events on Instagram, and the Bavarian-inspired concept to foster awareness of wildlife and nature at Lembang Park & Zoo. The research informants are the Marketing Division of Lembang Park & Zoo. The results of the research show that the presentation of advertisements includes bonuses presented on Instagram Ads, Call to Action (CTA) in the form of discounts, and partnerships. Influencers play a role in arousing curiosity and attracting customers at Lembang Park & Zoo. The role of Key Opinion Leaders provides credible information that can build trust among customers. The presentation of events at Lembang Park & Zoo includes the annual Lembang Park & Zoo event and weekly events directly related to animals. The Bavarian-style presented by Lembang Park & Zoo is considered unique and not boring, making customers comfortable to enjoy the atmosphere of Lembang Park & Zoo. The promotional mix conducted at Lembang Park & Zoo is deemed attractive and effective, as evidenced by the content disseminated on Lembang Park & Zoo's Instagram. Abstrak. Pariwisata mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi suatu negara atau daerah. 90 persen wisata kebun binatang Indonesia tidak layak, beberapa taman margasatwa yang tersebar di Indonesia menemukan ada perlakuan semena-mena terhadap hewan. Lembang Park & Zoo merupakan tempat wisata edukasi yang memadukan konsep taman bermain dengan kebun binatang unik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis penyajian iklan, peraninfluencer, peran Key Opinion Leader, penyajian event yang terdapat di Instagram dan konsep ala Bavaria untukmenumbuhkan kepedulian terhadap satwa dan alam di Lembang Park & Zoo. Informan penelitian ini yaitu DivisiPemasaran Lembang Park & Zoo. Hasil penelitianmenunjukan bahwa penyajian iklan berupa bonus yang disajikan di Instagram Ads, Call to Action (CTA) berupadiskon, dan partnership. Peran Influencer di Lembang Park & Zoo dapat menumbuhkan rasa penasaran dan juga menarikperhatian pelanggan. Peran Key Opinion Leader memberikaninformasi yang kredibel sehingga dapat menumbuhkankepercayaan dari pelanggan. Penyajian Event di LembangPark & Zoo berupa event tahunan Lembang Park & Zoo dan event-event mingguan yang berhubungan langsung denganbinatang. Gaya ala Bavaria yang disajikan oleh Lembang Park & Zoo dinilai unik dan tidak membosankan sehinggamembuat pelanggan nyaman untuk menikmati suasanaLembang Park & Zoo. Bauran promosi yang dilakukandilakukan di Lembang Park & Zoo dikatakan menarik dan efektif, dapat dilihat dengan konten-konten yang disebarkan di Lembang Park & Zoo melalui Instagram.
Personal Branding Content Creator di Media Sosial Tiktok: Studi Kasus pada Akun Tiktok @Ejpeace.ent Irsyad Maulana Wahyu; Riza Hernawati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i1.11191

Abstract

Abstract. Currently, social media is growing rapidly, both in terms of quality and quantity. The social media users also consist of various ages from children to adults and also many older people use social media too. For most people, social media is not only for exchanging information or messages but also means of promotion or branding. One of the social media that is currently popular and being used by people is Tiktok. Blekjek is a Content creator Tiktok in the comedy category. The creation of their content, Blekjek has their own Personal branding. The concept of being children is one of the characteristics of their content. The aim for this study was to find out how the concept of being a child becomes their Personal branding. This research was conducted by using qualitative methods with a constructive paradigm and a general case study approach. By using this method, the researcher wanted to find out how the concept of being a child becomes Blekjek's personal brandingon Tiktok social media. The data collection techniques for this research are interviews, observation, and documentation. The informants for this researh were personnel, production team, and followers of Blekjek on Tiktok. The results of this study show the selection of initial content concepts which include the concept of humor, and parody ideas of children, mothers, and blackpink. Next in the content creation process there are eight stages, namely meetings, sharing ideas, selecting, discussing, filming, editing, reviewing, and uploading. Furthermore, in selecting captions, they go through several processes, namely content analysis, word search, collecting captions, determining captions, and uploading. The concept of children is the identity and hallmark of Blekjek. Abstrak. Pada saat ini media sosial semakin berkembang pesat, baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya. Penggunanya pun terdiri dari beragam usia mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, sekalipun yang sudah lanjut usia banyak yang menggunakan sosial media. Media sosial bagi kebanyakan orang bukan hanya untuk saling bertukar informasi maupun pesan tapi bisa juga sebagai sarana promosi ataupun sarana branding. Salah satu media sosial yang sedang ramai pada saat ini yaitu TikTok. Blekjek yang merupakan salah satu Content creator dengan kategori komedi. Dalam membuat kontennya, Blekjek memiliki Personal branding tersendiri. Konsep menjadi anak-anak adalah salah satu ciri khas dari Content creator tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konsep menjadi anak-anak membentuk Personal branding mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan paradigm kontrukvis dan pendekatan studi kasus umum. Dengan menggunakan metode tersebut, peneliti ingin mengetahui bagaimana konsep menjadi anak-anak membentuk personal branding Blekjek dalam media sosial TikTok. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan yang diambil dalam penelitian ini adalah personil, tim produksi, dan pengikut TikTok Blekjek. Hasil penelitian memperlihatkan pemilihan konsep awal konten yang meliputi konsep humor, dan ide parodi anak-anak, ibu-ibu, dan blackpink. Berikutnya dalam proses pembuatan konten terdapat delapan tahap yaitu rapat, sharing ide, pemilihan, diskusi, syuting, editing, review, dan upload. Selanjutnya, dalam pemilihan caption mereka melalui beberapa proses yaitu analisis konten, pencarian kata, mengumpulkan caption, menentukan caption, dan upload. Konsep anak-anak menjadi identitas dan ciri khas dari Blekjek.
Pengelolaan Platform Digital Penyiaran pada Urban Radio 106.3 FM Astri Dwi Utari; Nova Yuliati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i1.11249

Abstract

Abstract. Urban Radio 106.3 FM is one of the modern radio stations broadcasting on the frequency 106.3 FM in the city of Bandung. This research is focused on the "Management of Digital Broadcasting Platforms at Urban Radio 106.3 FM," with the main object being Urban Radio 106.3 FM. Among the aspects investigated are understanding the reasons why Urban Radio 106.3 FM decided to incorporate digital formats as a medium for digital radio broadcasting, comprehending how the management of programs and broadcast content is implemented by Urban Radio to maintain its existence in both conventional and digital media, sustaining broadcast quality in the digital broadcasting format, and understanding how Urban Radio 106.3 FM interprets the characteristics of digital broadcasting. The theory utilized is the convergence theory. This research employs a qualitative research method with a case study approach. Data collection techniques involve observation, interviews, and documentation. The results of this research show that Urban Radio 106.3 FM utilizes digital radio broadcasting platforms such as Joox and Noice. To maintain its existence, Urban Radio 106.3 FM manages its broadcast programs and content diligently. The station also enhances its human resources by conducting periodic competency tests and participating in external training to refine both hard and soft skills of its personnel. Lastly, the communication media currently used by Urban Radio 106.3 FM include Instagram, TikTok, YouTube, and Facebook. Abstrak. Urban Radio 106.3 FM merupakan salah satu stasiun radio modern yang mengudara pada frekuensi 106.3 FM yang berada di kota Bandung. Penelitian ini difokuskan pada Bagaimana “Pengelolaan Platfom Digital Penyiaran Pada Urban Radio 106.3 FM” yang objek utamanya adalah Urban Radio 106.3 FM. Hal yang diteliti diantaranya ialah untuk memahami alasan Urban Radio 106.3 FM memutuskan untuk menambah penggunakan format digital sebagai media penyiaran radio digital, untuk memahami bagaimana pengelolaan program dan konten siaran yang diterapkan oleh Urban Radio guna menjaga eksistensinya baik itu dalam media konvensional maupun media digital, untuk mempertahankan kualitas siaran di format penyiaran digital, dan untuk memahami bagaimana cara Urban Radio 106.3 FM memahami karakteristik penyiaran digital. Teori yang digunakan ialah teori konvergensi. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini Urban Radio 106.3 FM menggunakan media penyiaran radio digital yang yaitu joox dan noice, Untuk mempertahankan eksistensinya Urban Radio 106.3 FM mengelola program siaran dan kontennya dengan sebaik mungkin, Urban Radio 106.3 FM pun mengolah sumber daya manusianya dengan cara melakukan uji kompetensi secara berkala dan mengikuti pelatihan eksternal untuk mengasah hard skill dan soft skill SDMnya, dan yang terakhir media komunikasi yang Urban Radio 106.3 FM gunakan saat ini diantaranya ialah Instagram, Tiktok, Youtube, dan juga Facebook.
Hubungan antara Komunikasi Keluarga dengan Pembentukan Karakter Islami Anak Alifya Syahrani; Yenni Yuniati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i1.11282

Abstract

Abstract. Family communication is an interaction between parents and children which aims to form affection, cooperation and trust in a relationship. The formation of ideal family communication, of course, also requires the formation of good children's character, depending on how parents educate their children. This research has the aim of family communication indicators, namely to determine and analyze the relationship between openness, empathy, supportive attitudes, equality, positive attitudes of parents and children's character. By using interpersonal communication theory, namely the interaction of two people who communicate verbally and non-verbally at the same time with the speed of receiving feedback. This research uses quantitative research methods, with correlational studies because researchers want to know how big the relationship is between family communication and the formation of children's character. The population chosen by researchers was 150 parents who had children aged 14-20 years, and obtained a sample of 60 people. The research results show a relationship between family communication and the formation of children's character with a correlation coefficient of 74% with a significance of 0.000 <0.01. The relationship between the two variables X and variable Y is included in the category of a very strong relationship. And the formation of children's character is more dominant in the variables of supportive attitudes and positive attitudes with Islamic values, namely tasamuh and husnudzon. Abstrak. Komunikasi keluarga merupakan interaksi antara orang tua dan anak yang bertujuan untuk membentuk kasih sayang, kerjasama, dan kepercayaan dalam suatu hubungan. Terbentuknya komunikasi keluarga yang ideal, tentunya perlu terbentuk juga karakter anak yang baik, tergantung pada cara mendidik orang tua kepada anak. Penelitian ini memiliki tujuan dari indikator komunikasi keluarga yaitu untuk mengetahui dan menganalisis hubungan antara keterbukaan, empati, sikap mendukung, kesetaraan, sikap positif orang tua dengan karakter anak. Dengan menggunakan teori komunikasi interpersonal yaitu interaksi dua orang yang berkomunikasi verbal dan nonverbal sekaligus dengan memiliki kecepatan penerimaan umpan balik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan studi korelasional karena peneliti ingin mengetahui seberapa besar hubungan antara komunikasi keluarga dengan pembentukan karakter anak. Populasi yang dipilih peneliti sebanyak 150 orang tua yang memiliki anak usia 14-20 tahun, dan memperoleh sampel sebanyak 60 orang. Hasil penelitian terdapat hubungan antara komunikasi keluarga dengan pembentukan karakter anak dengan nilai korelasi koefisien sebesar 74% dengan signifikansi 0,000 < 0,01. Hubungan antara kedua variable X dan variable Y termasuk kedalam kategori hubungan yang sangat kuat. Serta pembentukan karakter anak lebih dominan pada variabel sikap mendukung dan sikap positif dengan nilai keislaman yaitu tasamuh dan husnudzon.
Tiktok @Luqmanrv sebagai Ajang Ekspresi Diri Zaskhya Andretta; Yenni Yuniati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i1.11302

Abstract

Abstract. Social media is a social network whose function is to share information, entertainment and a means of communication. However, nowadays, social media is not only used as a communication medium, but can also be a means to express one's self. The development of TikTokers has become very rampant in several areas, one of which is in the city of Bandung. Meanwhile, the self-expression carried out by TikTokers is by placing themselves as actors who are playing on a stage play, for example when a TikToker is in a content and the content is distributed on social media, as shown said by Erving Goffman regarding Dramaturgy. Luqman Hakim or commonly known as @luqmanrv on his TikTok account, he is a TikToker from Bandung, West Java who often creates parody content as a child character named Baim who is often bullied because his luck is not as good as his friends his age. The cuteness that Luqman displays as the character Baim is a small child which is inversely proportional to the real Luqman's figure, he is an adult man. The aim of this research is to find out the form of self-expression carried out by Luqman on the front stage (Front Stage) and what is actually expressed on the back stage (Back Stage), with Baim's parody content being the topic of Luqman's self-expression. However, when using social media, everyone must be directed towards the impression they create, so that it can be interpreted positively by many people, this is what is called impression management. This research uses qualitative research methods with a dramaturgical approach. The data used is primary data from in-depth interviews with Luqman, observations, while documentation is secondary data. Abstrak. Media sosial merupakan sebuah jejaring sosial yang fungsinya untuk membagikan informasi, hiburan, serta sarana berkomunikasi. Namun saat ini, media sosial tidak hanya dijadikan sebagai media komunikasi, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk mengekspresikan diri seseorang. Perkembangan TikToker pun sudah sangat merajalela di beberapa wilayah salah satunya di Kota Bandung, adapun ekspresi diri yang dilakukan oleh TikToker adalah dengan menempatkan dirinya sebagai aktor yang sedang bermain panggung sandiwara, contohnya saat TikToker berada di sebuah konten dan kontennya disebarkan di media sosial, seperti yang dikatakan oleh Erving Goffman mengenai Dramaturgi. Luqman Hakim atau yang biasa dikenal @luqmanrv pada akun TikToknya, Ia merupakan seorang TikTokers asal Bandung, Jawa Barat yang sering membuat konten parodi menjadi karakter anak kecil yang bernama Baim yang sering dibully karena dirinya yang nasibnya tidak sebagus teman-teman seusianya. Kelucuan yang ditampilkan Luqman sebagai karakter Baim seorang anak kecil yang berbanding terbalik dengan sosok Luqman aslinya, ia merupakan laki-laki dewasa. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menemukan bentuk ekspresi diri yang dilakukan oleh Luqman dalam panggung depan (Front Stage) dan apa yang diimpresikan sebenarnya dalam panggung belakang (Back Stage), dengan konten parodi Baim yang dijadikan topik ekspresi diri yang dilakukan Luqman. Namun dalam penggunaan media sosial setiap orang harus diarahkan kepada kesan yang dibuat, agar dapat dimaknai secara positif oleh banyak orang, inilah yang disebut pengelolaan kesan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan dramaturgi. Data yang digunakan adalah data primer dari wawancara mendalam bersama Luqman, observasi, sementara dokumentasi menjadi data sekunder.
Program Bandung Menjawab sebagai Implementasi Humas Digital Kota Bandung Ridha Rihadatul'aisy; Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i1.11413

Abstract

Abstract. An institution cannot be separated from the dynamics of the issues at hand. Issue management is necessary to address such dynamic conditions. The shift of various information technology mediums that were previously conducted conventionally has now transitioned to using digital media. This has been utilized by the Communication and Information Agency (Diskominfo) of Bandung City to manage issues related to various programs and policies of the Bandung City government through the "Bandung Menjawab" program on the Diskominfo Kota Bandung YouTube account. The aim of this research is to understand how the "Bandung Menjawab" program is implemented as a digital public relations strategy through the social media platform YouTube. This research employs a qualitative research method with a case study approach. The theoretical concepts used in this research are framing theory and the PR transfer process. Data collection is conducted through observation, in-depth interviews, and documentation. The findings of this research reveal that the "Bandung Menjawab" program involves a framing process by constructing messages targeted towards the audience, as per the framing theory proposed by Murray Edelman, in order to shape public understanding of an issue. The program also implements digital public relations using various digital instruments at each stage of the public relations strategy according to Cutlip and Center. The "Bandung Menjawab" program serves functions of clarification, socialization, and confirmation regarding negative issues that arise, transforming the situation into a positive one, although sentiment level assessment has not been applied as outlined in the PR Transfer Process model. The utilization of YouTube in this program is based on several advantages offered by this media platform. Abstrak. Sebuah lembaga tidak terlepas dari dinamika persoalan yang ada. Manajemen isu diperlukan untuk menghadapi kondisi dinamis tersebut. Pergeseran berbagai medium teknologi informasi yang semula dilakukan secara konvensional, kini beralih menggunakan media digital. Hal ini dimanfaatkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung untuk dapat mengelola isu terkait berbagai program dan kebijakan instansi pemerintahan Kota Bandung melalui program Bandung Menjawab di Akun Youtube Diskominfo Kota Bandung. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana program Bandung Menjawab dilakukan sebagai implementasi strategi humas digital melalui media sosial youtube. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Konsep teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori framing dan the PR transfer process. Dalam penelitian ini pengambilan data dilakukan dengan melakukan observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian ini pada program Bandung Menjawab terdapat proses pembingkaian dengan mengkontruksi pesan pada diri khalayak sasaran sebagaimana teori framing yang dikemukakan oleh Murray Edelman agar suatu isu dapat membentuk pengertian publik. Program Bandung Menjawab juga menjalankan humas digital dengan beberapa instrumen digital di setiap tahapan strategi humas menurut Cutlip dan Center. Program Bandung Menjawab juga terdapat fungsi klarifikasi, sosialisasi, dan konfirmas atas isu-isu negatif yang muncul dan mengubah situasi menjadi positif, meskipun belum menerapkan pengkajian level sentiment sebagai mana yang dikemukakan pada model the PR Transfer Process. Penggunaan Youtube pada program ini pun didasari oleh sejumlah keunggulan media ini.
Repositioning Warung Sindangsari Dewangga Bintang Ramadhan; Indri Rachmawati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i1.11458

Abstract

Abstract. Warung Sindangsari is a rice shop, then Warung Sindangsari was repositioned in 2021 to become a Coffee Shop, of course it is not easy to build an existence in society. Warung Sindangsari uses social media Instagram as its promotional medium with the account name @Warung,Sindangsari. There are obstacles such as innovation in the content created by Warung Sindangsari, but these obstacles can be overcome by conducting an evaluation. The use of Instagram as a promotional medium is very flexible, the content created so far has never been commented on by its followers. This research uses a qualitative method with a case approach, then this research uses a constructivism paradigm. Data sources were obtained through interviews with 3 (three) sources conducted via WhatsApp and face to face, then observations in the form of participant observation, and documentation in the field. This research uses Positioning Theory according to (Kotler & Keller, 2006, 262). The promotional planning carried out is targeting and creating promotional content at Warung Sindangsari. In the repositioning process, Warung Sindangsari still maintains its name, namely Sindangsari, which was already known to the public when it became a rice stall. In carrying out its promotion, Warung Sindangsari collaborates with the coffee shop review community and the people who come also participate in creating Warung Sindangsari content. Warung Sindang Sari uses 2 (two) social media, namely Instagram as a promotional media and TikTok as a supporting media. Abstrak. Warung Sindangsari merupakan sebuah warung nasi kemudian Warung Sindangsari melakukan repositioning di tahun 2021 menjadi Coffee Shop, tentunya tidak mudah untuk membangun eksistensi di masyarakat. Warung Sindangsari memanfaatkan Social Media Instagram sebagai media promosinya dengan nama akun @Warung,Sindangsari. Terdapat kendala seperti inovasi dari konten yang dibuat oleh Warung Sindangsari, namun kendala tersebut bisa diatasi dengan melakukan evaluasi. Penggunaan Instagram sebagai media promosi sangat fleksibel, dengan konten yang sudah dibuat sampai saat ini belum pernah di komentari oleh followersnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kasus, kemudian penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme. Sumber data yang diperoleh melalui Wawancara kepada 3 (tiga) narasumber yang dilakukan melalui WhatsApp dan secara langsung, lalu observasi berupa observasi partisipan, dan dokumentasi di lapangan. Penelitian menggunakan Teori Positioning menurut (Kotler&Keller, 2006, 262).Perencanaan promosi yang sudah dilakukan yaitu targeting, dan membuat konten promo-promo yang ada di Warung Sindangsari. Proses repositioning nya yaitu Warung Sindangsari tetap mempertahankan nama mereka yaitu Sindangsari yang sudah dikenali oleh masyarakat ketika menjadi warung nasi. Dalam melakukan promosi nya Warung Sindangsari melakukan kerjasama dengan komunitas review coffee shop dan masyarakat yang datang pun ikut membuat konten Warung Sindangsari. Warung Sindang sari menggunakan 2 (dua) Social Media yaitu Instagram sebagai media promosi dan TikTok sebagai media pendukung.