cover
Contact Name
Tom Finaldin
Contact Email
mangkusantara@yahoo.com
Phone
+6281386402020
Journal Mail Official
diah.apriliani17@gmail.com
Editorial Address
Panyileukan Asri Residence No. B6 Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Global Mind Jurnal Imliah Hubungan Internasional
Published by Universitas Al-Ghifari
ISSN : -     EISSN : 27750639     DOI : https://doi.org/10.53675/jgm.v4i1.989
Global Mind is a journal managed by the International Relations Study Program, Faculty of Social and Political Sciences, Al Ghifari University, Bandung under the guidance of the Al Ghifari University Research and Community Service Institute (LPPM). Thus, the contents of this journal are scientific writings on issues of international relations, both high politics and low politics. This journal covers foreign policy, international politics, diplomacy, dynamics of global political economy, the Asia Pacific region, the Middle East region, environment, culture, international business, Islamic economics, intermestic, etc ... However, we accept writings from various disciplines other as long as it has to do with international interactions.
Articles 62 Documents
DIPLOMASI NAHDLATUL ULAMA DALAM MENANGANI KONFLIK ANTARA PEMERINTAH THAILAND DENGAN MUSLIM PATANI Ihwannudin, Muhammad Rifki; Finaldin, Tom
Global Mind Vol 6, No 1 (2024): Hubungan Internasional
Publisher : Hubungan Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/jgm.v6i1.1216

Abstract

Thailand adalah sebuah negara yang memiliki keberagaman agama dan budaya. agama budha merupakan agama mayoritas di negeri gajah putih ini, dan agama islam merupakan salah satu agama minoritas. seperti halnya di negara-negara yang mempunyai kaum minoritas pada umumnya. muslim diwilayah Patani inipun juga mengalami diskriminasi yang luar biasakesenjangan mulai dari suku, ras dan agama pun terjadi di wilayah Thailand selatan. pemerintahThailand berupaya mengasimilasi kebudayaan muslim terjadi terdapat banyak korban dalamkonflik yang berkepanjangn ini. dalam menghadapi konflik pemerintah Thailand memintabantuan mediasi kepada pihak ketiga dari berbagai negara dan organisasi salah satunya yakni Nahdlatul Ulama. Metode penelitian yang dipakai oleh peneliti adalah metode penelitiankualitatif. Data-data dikumpulkan melalui studi literatur yang berasal dari berbagai sumberterutama buku dan jurnal penelitian ilmiah mengenai topik terkait kemudian menganalisanyadengan menggunakan teori/perspektif. Berdasarkan hasil penelitian dan bahasan yang dilakukandapat disimpulkan bahwa dengan diplomasi yang dilakukan Nahdlatul Ulama untuk membantumenyelesaikan konflik belum sepenuhnya berhasil dikarenakan ada beberapa hambatan yangmembuat perdamian belum terjadi.
Analisis Pendekatan Diplomasi Ekonomi Tiongkok Dalam Konflik Timur Tengah Apriliani, Diah
Global Mind Vol 7, No 1 (2025): Hubungan Internasional
Publisher : Hubungan Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/jgm.v7i1.1437

Abstract

Penelitian ini mengulas pendekatan diplomasi ekonomi Tiongkok dalam mengelola konflik di Timur Tengah dengan fokus pada upaya Beijing dalam melindungi dan mengamankan investasi komersial, aset ekonomi, dan alat ekonomi di kawasan tersebut. Meskipun Tiongkok secara resmi menganut prinsip non-intervensi, pendekatan diplomasi ekonomi yang diterapkan oleh Beijing menunjukkan fleksibilitas dan pragmatisme yang lebih besar. Diplomasi ekonomi Tiongkok di Timur Tengah melibatkan pemanfaatan sumber daya diplomatik untuk intervensi yang dibutuhkan demi menjaga keamanan investasi dan aset Tiongkok. Selain itu, Beijing menggunakan insentif ekonomi sebagai alat untuk mendukung pencapaian tujuan kebijakan luar negeri yang spesifik di titik-titik rawan dalam kawasan tersebut.Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan teknik pengumpulan data studi kepustakaan melalui internet.Dan teknik pengolahan data  meliputi, pemeriksaan data (editing), klasifikasi (classifying), verifikasi (verifying), dan pembuatan kesimpulan (concluding).Dalam menghadapi ancaman terhadap keamanan dan stabilitas di Timur Tengah, Tiongkok juga menggunakan sumber daya diplomatik dan militer untuk melindungi warganya dan aset investasinya. Ini mencakup evakuasi warga negara Tiongkok selama krisis dan partisipasi dalam mediasi konflik.Bantuan ekonomi Tiongkok, terutama melalui BRI, memberikan insentif kepada negara-negara di Timur Tengah untuk menjauh dari konflik bersenjata dan meningkatkan pembangunan ekonomi mereka. Kata kunci: Diplomasi Ekonomi,Tiongkok, Timur Tengah, konflik, non-intervensi
GASTRODIPLOMASI INDONESIA MELALUI PROGRAM INDONESIA SPICE UP THE WORLD DI AMERIKA SERIKAT PADA TAHUN 2022-2023 Dina, Dina; Rachmawati, Neng Lina
Global Mind Vol 5, No 2 (2023): Hubungan Internasional
Publisher : Hubungan Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/jgm.v5i2.1447

Abstract

Program "Indonesia Spice Up The World" adalah inisiatif gastrodiplomasi pemerintah Indonesia untuk mempromosikan kekayaan kuliner dan rempah- rempah lokal di Amerika Serikat pada 2022-2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kepustakaan dan wawancara untuk memahami strategi, hambatan, dan upaya program ini. Melibatkan lintas kementerian dan lembaga, program ini mengaktifkan empat pilar utama: produksi bumbu pangan olahan, pembukaan restoran Indonesia, promosi kuliner, dan pengembangan destinasi kuliner. Hambatan utama yang dihadapi termasuk minimnya akses pembiayaan, kualitas sumber daya manusia dalam penyusunan laporan keuangan dan bisnis, serta sulitnya akses terhadap bumbu rempah Indonesia. Untuk mengatasi hambatan ini, pemerintah meluncurkan Program IndoStar 2023 yang memberikan pelatihan dan pendampingan bagi pelaku usaha kuliner untuk mendapatkan akses pembiayaan lebih baik, serta memperkuat hubungan diplomatik dan promosi internasional melalui kerja sama dengan KBRI, KJRI, dan lembaga terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini telah meningkatkan promosi kuliner Indonesia di Amerika Serikat meskipun menghadapi beberapa hambatan, dengan upaya pemerintah melalui IndoStar 2023 menunjukkan hasil positif dalam membantu pelaku usaha kuliner. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha kuliner, dan masyarakat lokal maupun internasional memperkuat implementasi program ini. Melalui pendekatan konstruktivisme yang mengedepankan kolaborasi dan pembelajaran bersama, program ini diharapkan dapat memperluas pasar ekspor rempah-rempah Indonesia dan memperkenalkan kuliner Indonesia ke pangsa global dengan lebih efektif.Kata Kunci : Gastrodiplomasi, Indonesia Spice Up The World, Promosi Restoran, Ekspor Rempah-Rempah, Amerika Serikat.
PERAN DAN MANFAAT KERJA SAMA DIBAWAH FORUM ASEAN COORDINATING COMMITTEE ON MICRO, SMALL, AND MEDIUM ENTERPRISES (ACCMSME) BAGI UMKM INDONESIA Khoirunnisa, Nabila
Global Mind Vol 6, No 2 (2024): Hubungan Internasional
Publisher : Hubungan Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/jgm.v6i2.1185

Abstract

FORUM ASEAN COORDINATING COMMITTEE ON MICRO, SMALL, AND MEDIUM ENTERPRISES (ACCMSME)
DIPLOMASI EKONOMI INDONESIA TERHADAP KEBIJAKAN FOREST LAW ENFORCEMENT, GOVERNANCE, AND TRADE UNI EROPA DALAM PERDAGANGAN KAYU INDONESIA Anggraeni, Serli; Somantri, Yasmin Khairunnisa; Arindiya, Ghina; Salsabila, Nadisha Aida; Ichsan, Muhammad Setawan
Global Mind Vol 7, No 1 (2025): Hubungan Internasional
Publisher : Hubungan Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/jgm.v7i1.1407

Abstract

Diplomasi ekonomi Indonesia, melalui kebijakan Forest Law Enforcement, Governance, and Trade (FLEGT) dan sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK), memainkan peran penting dalam meningkatkan perdagangan kayu legal, memperkuat posisi Indonesia di pasar global, dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi. FLEGT bertujuan untuk mengatasi perdagangan kayu ilegal dengan memastikan legalitas dan keberlanjutan kayu yang diperdagangkan, sementara SVLK berfungsi untuk memverifikasi legalitas kayu yang diekspor, khususnya ke Uni Eropa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran diplomasi ekonomi dalam implementasi FLEGT dan SVLK, serta dampaknya terhadap perdagangan kayu Indonesia, kesejahteraan ekonomi dan hubungan ekonomi dengan Uni Eropa.
DIPLOMASI KEMANUSIAAN TURKI MELALUI PENDEKATAN AKSI KEMANUSIAAN DI AFGHANISTAN DAN SOMALIA Rahmawati, Regi; Dina, Dina
Global Mind Vol 6, No 2 (2024): Hubungan Internasional
Publisher : Hubungan Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/jgm.v6i2.1221

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir Turki telah menjadikan Diplomasi Kemanusiaan (HD) sebagai elemen penting dari kebijakan luar negerinya. Penelitian ini menganalisis Diplomasi Kemanusiaan Turki sebagai konsepsi peran dan kinerja peran dengan teori peran Breuning dengan berfokus pada dua kasus, Somalia dan Afghanistan, sebagai dua kasus terpenting Diplomasi Kemanusiaan Turki. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur melalui analisis buku, surat kabar, dan publikasi dari instansi terkait. Hasilnya, dapat dikatakan bahwa Diplomasi Kemanusiaan sebagai kebijakan luar negeri telah memberi Turki fleksibilitas dan ambiguitas yang cukup untuk menyatukan kemanusiaan dengan kepentingan. Pada saat yang sama, kepentingan kebijakan luar negeri Turki mulai menjadi lebih sah dan diterima dengan mengaitkannya dengan norma-norma yang dihormati secara luas. Terakhir, HD juga membantu Turki untuk mengkonsolidasikan identitas negara internasionalnya serta identitas domestiknya.
KERJA SAMA SISTER PROVINCE JAWA BARAT DAN AUSTRALIA SELATAN DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN DI JAWA BARAT Dina, Dina; Undang, Gunawan; Zahra, Yasmin Nur
Global Mind Vol 7, No 1 (2025): Hubungan Internasional
Publisher : Hubungan Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/jgm.v7i1.1172

Abstract

West Java is a province in Indonesia that has sister province relations with several provinces, including the Educational Cooperation with South Australia. However, there are still several obstacles, including the unpreparedness of the Regional Revenue and Expenditure Budget (APBD). The purpose of this research is to find out how the sister provinces of West Java and South Australia cooperate in improving education in West Java. This study uses qualitative methods. Data was collected through observation, interviews and documentation. Data validation was carried out through triangulation techniques. The results of the study show that the sister province cooperation has been running, but it has not been optimal due to factors that hinder the cooperation process of the sister provinces of West Java and South Australia.
KERJASAMA BADAN SIBER DAN SANDI NEGARA (BSSN) DAN KOREA INTERNET AND SECURITY AGENCY (KISA) DALAM MENINGKATKAN KEAMANAN CYBER DI INDONESIA (2022) Rizki, Diyah Pitaloka; Aditya, Rizal
Global Mind Vol 6, No 2 (2024): Hubungan Internasional
Publisher : Hubungan Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/jgm.v6i2.1362

Abstract

Peningkatan ancaman siber yang mengancam keamanan data dan stabilitas nasional Indonesia mendorong kerja sama antara Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan Korea Internet and Security Agency (KISA) pada 2022. Indonesia membutuhkan dukungan pengetahuan dan teknologi untuk memperkuat ketahanan sibernya karena pesatnya digitalisasi. Kolaborasi dengan Korea Selatan melalui KISA, yang memiliki pengalaman luas dalam keamanan siber, diharapkan dapat membantu Indonesia mengatasi ancaman siber yang semakin kompleks.Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis seberapa efektif kerja sama antara BSSN dan KISA dalam meningkatkan keamanan siber di Indonesia. Selain itu, tujuan penulisan ini adalah untuk mengidentifikasi efek kerja sama tersebut terhadap ketahanan siber nasional.Penulisan ini menggunakan pendekatan neoliberalisme untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang kerja sama antara BSSN dan KISA. Pendekatan ini menekankan pentingnya aliansi global untuk menghadapi ancaman bersama, seperti keamanan siber. Pendekatan kerja sama digunakan untuk menganalisis dinamika dan efektivitas kerja sama antara kedua lembaga ini dalam meningkatkan keamanan digital, sementara pendekatan keamanan nasional membantu menilai kontribusi kerja sama ini dalam melindungi aset dan kepentingan nasional.Studi ini mengkaji strategi, tantangan, dan hasil dari kemitraan internasional ini, dengan fokus pada bagaimana kedua lembaga bekerja sama untuk menangani ancaman siber dan meningkatkan postur keamanan secara keseluruhan di Indonesia. Area utama yang diteliti meliputi penyelarasan kerangka regulasi, integrasi sumber daya teknologi, dan efektivitas mekanisme komunikasi dan koordinasi antara BSSN dan KISA. Menggunakan metodologi kualitatif deskriptif, penelitian ini mengandalkan data dari sumber yang terpercaya. Penelitian ini menyoroti keberhasilan dan hambatan yang dihadapi dalam kerjasama ini, serta menawarkan wawasan tentang praktik terbaik dan rekomendasi untuk memperkuat upaya keamanan siber internasional di masa depan. Temuan menunjukkan bahwa meskipun kemajuan signifikan telah dicapai, adaptasi dan koordinasi yang berkelanjutan sangat penting untuk menghadapi lanskap ancaman siber yang terus berkembang.
Japan and Indonesia Economic Partnership in Food Industries Market Rohayani, Eka
Global Mind Vol 7, No 1 (2025): Hubungan Internasional
Publisher : Hubungan Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/jgm.v7i1.1207

Abstract

Economic became high foundation in each countries and with Cooperation Agreement can increase GDP (Gross Domestic Product). ASEAN (Association Southeast Asian Nations) as a regional which has potential doing business especially Indonesia with the Implementation of ASEAN Economic Community Blueprint 2025 specifically in Food, Agriculture and Forestry sector for Foreign Investment doing business in Food Industries Market area and Global Economics. Free Trade Agreement (FTA) one of Economic Agreement between two countries for arrange International Trade Cooperation and for encounter of that, Indonesia first time did in work Partnership comprehensive in bilateral Economic International Trade with Japan as a partner between two countries and got a point of Indonesia Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA). Indonesia Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA) is Economic Agreement between Indonesia and Japan based on the Principle of Economic Partnership Agreement (EPA). This research aims to analyze bilateral cooperation between Japan and Indonesia in Food Industries Market through by companies or multinational enterprises with the concept of John H Dunning (I) Ownership, (II) Location and (III) Internationalization called OLI as International Business Paradigm and Economic Liberalism as International Relations Paradigm with using Qualitative method technical in this writing. Keywords: Implementation ASEAN Economic Community Blueprint 2025, Japan and Indonesia Economic Partnership Agreement, Food Industries Market, John H Dunning Concepts in International Business.
Peran Women In Tourism Indonesia Sebagai Aktor Non-Negara Dalam Menguatkan Umkm Perempuan Studi Kasus WTID Entrepreneurship 2024 Desyanti, Ni Luh Putu Krismery; Sushanti, Sukma
Global Mind Vol 6, No 2 (2024): Hubungan Internasional
Publisher : Hubungan Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/jgm.v6i2.1390

Abstract

In the context of the gender gap in entrepreneurship, women face great challenges in sustaining businesses, especially in the tourism sector. This research aims to analyze the role of Women in Tourism Indonesia (WTID) as a non-state actor in empowering women MSMEs through the WTIDEntrepreneurship 2024 program. A qualitative approach was used with in-depth interviews as the main method. The results show that WTID performs three roles according to Clive Archer's concept as an instrument, arena, and independent actor. As an instrument, WTID provides needs-based training and mentoring to increase women's business capacity. As an arena, WTID creates a collaborative space for participants to share experiences and strengthen networks. As an independent actor, WTID demonstrates self-initiative in driving sustainable social and economic change. The conclusion of this study confirms WTID's contribution in strengthening women's MSMEs despite facing internal and external challenges.