cover
Contact Name
Tri Mei Khasana
Contact Email
trimeikh@gmail.com
Phone
+6289686000300
Journal Mail Official
medika.respati@respati.ac.id
Editorial Address
Universitas Respati Yogyakarta Kampus 2 Jl. Raya Tajem KM.1,5, Maguwoharjo, Depok, Kenayan, Wedomartani, Kec. Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55282
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 19073887     EISSN : 26851156     DOI : 10.35842/mr.vxxixx.xxx
Core Subject : Health,
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan welcome submission in the area of health sciences and practices. Focus and Scope: Medicine Nursing Midwifery Public Health Nutrition Physiotherapy Health technology The manuscript must be Original Article
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 19, No 3 (2024)" : 8 Documents clear
PERBANDINGAN DYNAMIC NECK EXERCISE DAN KINESIO TAPING TERHADAP KEMAMPUAN FUNGSIONAL LEHER ANAK USIA 12-17 TAHUN Sativani, Zahra; Fratidhin, Yudhia
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 19, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v19i3.986

Abstract

Latar belakang: Salah satu dampak sistem pembelajaran bauran pada pandemi Covid-19 adalah meningkatnya gangguan muskuloskeletal. Nyeri leher menjadi salah satu gangguan muskuloskeletal tertinggi yang terjadi pada anak usia di atas 12 tahun. Lama penggunaan gawai berhubungan dengan peningkatan risiko nyeri leher dan menyebabkan otot leher menerima beban berat secara berulang terus menerus. Dynamic neck exercise dan kinesio taping dapat menjadi pilihan intervensi untuk mengatasi keluhan tersebut. Neck Disability Index merupakan pengukuran. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan dynamic neck exercise dan kinesio taping terhadap kemampuan fungsional leher anak usia 12-17 tahun. Metode: Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan pre dan post-design. Pengambilan sampel dilakukan dengan random sampling dengan jumlah sampel 26 responden yang dibagi dalam 2 kelompok perlakuan. Hasil: Hasil mean pre-test kelompok dynamic neck exercise dan kinesio taping masing-masing adalah 6±7,07 dan 8,57±6,30 sedangkan nilai mean post-test masing-masing kelompok adalah 5,27±6,37 dan 0,508±0,96. Hasil uji hipotesis menggunakan Wilcoxon nilai p-value untuk kelompok dynamic neck exercise sebesar 0,001 dan kelompok perlakuan kinesio taping 0,002. Sedangkan hasil uji Mann-Whitney menunjukkan nilai p-value 0,000. Kesimpulan: Terdapat pengaruh signifikan sebelum dan sesudah intervensi pada dua kelompok serta terdapat perbedaan bermakna.
SKOR AKTIVITAS PREBIOTIK TEPUNG SINGKONG TERHADAP LACTOBACILLUS BULGARICUS, STREPTOCOCCUS THERMOPHILUS, LACTOBACILLUS ACIDOPHILLUS DIBANDING ESCHERICHIA COLI Rahmawati, Dwita Mukti; Puspaningtyas, Desty Ervira; Sari, Puspita Mardika; Styaningrum, Silvia Dewi; Sucipto, Adi
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 19, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v19i3.1042

Abstract

Latar belakang: Singkong atau ubi kayu (Manihot esculenta crantz) merupakan salah satu makanan sumber karbohidrat. Tingginya kandungan karbohidrat tidak tercerna seperti serat pangan dan pati resisten pada singkong berpotensi sebagai sumber prebiotik. Potensi tepung singkong sebagai sumber prebiotik sudah pernah dilakukan sebelumnya perlu dilakukan kajian lebih luas terhadap bakteri lainnya untuk semakin membuktikan peranan singkong sebagai sumber prebiotik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara in vitro skor aktivitas prebiotik tepung singkong terhadap bakteri saluran cerna Lactobacillus bulgaricus, Streptococcus thermophilus dan Lactobacillus acidophillus dibandingkan Escherichia coli. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian observational laboratory study yang menganalisis potensi prebiotik pada tepung singkong  melalui analisis skor aktivitas prebiotik. Substrat yang digunakan adalah tepung singkong, inulin dan glukosa. Isolat bakteri yang digunakan adalah Lactobacillus bulgaricus, Streptococcus thermophilus, Lactobacillus acidophillus dan Escherichia coli. Media untuk inokulasi bakteri adalah MRS Broth dan M9. Media penumbuhan  mikrobiologi yang digunakan adalah MRS Agar dan Nutrient Agar  Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor aktivitas prebiotik dari yang  tertinggi hingga terendah pada tepung singkong terdapat pada bakteri Lactobacillus bulgaricus (0,16), Lactobacillus acidophillus (-0,17) dan Streptococcus thermophilus (-0,26). Pada inulin semua hasil akhir menunjukkan angka positif dimulai dari yang tertinggi hingga terendah yaitu pada bakteri Lactobacillus bulgaricus (0,64), Lactobacillus acidophillus (0,33) dan Streptococcus thermophilus (0,28). Kesimpulan: Tepung singkong memiliki potensi prebiotik terhadap bakteri Lactobacillus bulgaricus, namun tidak memiliki potensi prebiotik terhadap bakteri Streptococcus thermophilus dan Lactobacillus acidophillus.
KETERATURAN ANTENATAL CARE (ANC) DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER III Ismita, Venny; Rohmah, Fathiyatur
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 19, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v19i3.1044

Abstract

Latar belakang: Anemia kehamilan disebut “potentional danger to mother and child”, karena itulah anemia memerlukan perhatian serius dari semua pihak yang terkait dalam pelayanan kesehatan. Salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya anemia adalah faktor tidak langsung yaitu frekuensi antenatal care (ANC). Antenatal care (ANC) merupakan salah satu upaya pencegahan dini faktor risiko kehamilan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keteraturan antenatal care (ANC) dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Gamping I Sleman Yogyakarta. Metode: Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah survey analitik yaitu dengan pendekatan cross sectional, teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 78 responden. Instrumen Penelitian menggunakan lembar master tabel data melalui rekam medik. Analisa yang digunakan adalah uji chi square. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan 46 responden (90.2%) ibu hamil yang tidak teratur melakukan kunjungan antenatal care (ANC) mengalami anemia dan 13 responden (48.1%) ibu hamil yang teratur melakukan kunjungan antenatal care (ANC) mengalami anemia. Didapatkan nilai p value 0.000 yang berarti < 0.05. Kesimpulan: Simpulan ada hubungan antara keteraturan antenatal care (ANC) dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Gamping 1 Sleman Yogyakarta.
BIMBINGAN SPIRITUAL PASIEN KANKER PAYUDARA DI RUMAH SAKIT Mulidah, Siti; Asrin, Asrin; Sukrillah, Ulfah Agus
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 19, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v19i3.1138

Abstract

Latar belakang: Perawat kurang berperan dalam pemenuhan kebutuhan spiritual. pasien kanker payudara memerlukan bimbingan spiritual dalam menghadapi penyakit yang dideritanya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk bimbingan spiritual pada pasien kanker payudara di rumah sakit. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian diskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto tahun 2023. Populasi pada penelitian ini adalah pasien kanker payudara yang berjumlah 30 responden. Data tingkat spiritual dan bimbingan spiritual diperoleh menggunakan kuesioner Spiritual Well-Being Scale (SWBS). Data penelitian dianalisis dengan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test dan Mann Whitney Test. Hasil: Mayoritas usia antara 45-54 tahun yaitu 33,0%, tingkat pendidikan dasar SLTP/sederajat 29,7% dan SD/sederajat 26,4%, kebanyakan ibu bekerja, pendapatan kurang  sebesar 9,9%,  kebanyakan menjalani kemoterapi < 12 bulan. Tingkat spiritualitas paling banyak sedang (57%). Tingkat kecemasan responden mayoritas sedang (50%) dan tinggi 30%. Ada hubungan antara tingkat spiritualiatas dengan tingkat kecemasan pasien kanker payudara di rumah sakit (p = 0.001). Bimbingan spiritual pasien kanker payudara di rumah sakit oleh perawat yang sudah dilakukan sebatas mengingatkan supaya menjalankan sholat dan berdoa/berzikir pada pagi hari. Kesimpulan: Pasien kanker payudara mengalami tingkat spiritual yang rendah dan mengalami kecemasan sehingga diperlukan bimbingan spiritual dalam memberikan pelayanan keperawatan.
PENGETAHUAN IBU HAMIL RISIKO TINGGI DENGAN PERSIAPAN PERSALINAN Saragih Sidahuruk, Helga Kristiani; Sunarsih, Tri
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 19, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v19i3.1140

Abstract

Latar belakang: Banyak ibu hamil hanya mengetahui sedikit tentang proses yang terjadi dalam dirinya, perubahan apa saja yang terjadi, dan bagaimana proses kehamilan dan persalinan secara normal. Kurangnya pengetahuan dan ketidaksiapan tentang apa yang diharapkan selama persalinan dapat menyebabkan kecemasan dan ketakutan, periode kehamilan yang tidak nyaman, dan bahkan kelahiran yang sulit. Persiapan dalam menghadapi persalinan sangat bergantung pada pengetahuan ibu bersalin pada saat ibu melakukan ANC. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil risiko tinggi dengan persiapan persalinan di Klinik Pratama Amanda. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional study. Populasi yang digunakan adalah seluruh ibu hamil risiko tinggi trimester III. Teknik dalam pengambilan sampel adalah total sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 35 ibu hamil risiko tinggi trimester III yang dideteksi menggunakan Kartu Skor Poedji Rochyati (KSPR). Penelitian ini dilaksanakan di Klinik Pratama Amanda. Penelitian ini dianalisis menggunakan analisis korelasi spearman rank. Hasil: Karakteristik usia 20-35 tahun sebanyak 31 responden (88,6%), pendidikan SMA/MA sebanyak 21 responden (60%), tidak bekerja sebanyak 15 responden (42,9%), primigravida sebanyak 19 responden (54,3%), skrining kspr: penyakit pada ibu hamil yaitu kurang darah sebanyak 7 responden (18%), tingkat pengetahuan ibu baik sebanyak 31 responden (89%), persiapan persalinan siap sebanyak 34 responden (97%) dan critical point (P4K) siap 21 responden (60%). Nilai p-value sebesar 0,001 artinya ada hubungan yang signifikan (berarti) antara variabel tingkat pengetahuan ibu hamil risiko tinggi dengan persiapan persalinan. Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan tingkat pengetahuan ibu hamil risiko tinggi dengan persiapan persalinan.
EFEKTIFITAS AROMA THERAPY BLEND DIFUSE DALAM MENGATASI KECEMASAN PASCA SALIN DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN Lestariningsih, Lestariningsih; Yuliani, Istri; Nugroho, Setyo Mahanani; Oktaviani, Fransiska Sela; Wahyuni, Kenik sri
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 19, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v19i3.1183

Abstract

Latar belakang: Beberapa perubahan yang terjadi pada ibu pasca salin diantaranya pada fisik, psikologi dan hormonalnya. Hal  ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada ibu pasca salin. Ketidaknyamanan pada ibu pasca salin merupakan hal yang masih normal yang dialami setiap ibu pasca salin. Akan tetapi ketidaknyamanan yang tidak tertangani dengan baik akan menimbulkan permasalahan lain, salah satunya adalah kecemasan. Perasaan cemas sering kali tidak terkendali dan menguasai pikiran. Hal ini menyebabkan ibu pasca salin memiliki ketakutan yang tidak rasional atau kekhawatiran berlebihan terhadap kejadian yang mungkin tidak terjadi. Penanganan kecemasan pada ibu pasca salin disesuaikan dengan tingkat keparahan tiap individu, baik dengan obat maupun non-obat. Penanganan non-obat bisa dengan menerapkan komunikasi terapeutik, konseling, teknik relaksasi, dll. Aroma teraphy merupakan salah satu upaya untuk mengurangi kecemasan dengan membuat responden rileks. Tujuan: untuk mengetahui efektifitas aroma therapy blend difuse dalam mengatasi kecemasan pasca salin di wilayah Sleman Yogyakarta. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif dengan metode Quasi Eksperiment karena penelitian ini masih menguji coba suatu intervensi pada sekelompok subjek dengan atau tanpa kelompok perbandingan namun tidak dilakukan randomisasi untuk memasukkan subjek ke dalam kelompok perlakukan atau kontrol. Penelitian ini menggunakan Pre test and post test without control yaitu mengungkapkan pada suatu kelompok intervensi dengan membandingkan nilai post test dengan pretest tanpa pembanding. Tehnik pengambilan sampel adalah Consecutive sampling. Analisis data menggunakan pairet t-test. Hasil: Pemberian aroma therapy blend difuse efektif dalam mengurangi tingkat kecemasan pada ibu pasca salin. dengan menggunakan aromaterapi ibu pasca salin dapat lebih rileks dan lebih nyaman dalam menjalani masa nifas nya. Kesimpulan: Aroma therapy blend difuse efektif untuk mengatasi kecemasan pada ibu pasca salin.
PERBEDAAN KEPUASAN PASIEN BPJS DAN PASIEN UMUM PADA BAGIAN PENDAFTARAN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT KABUPATEN SIDOARJO TAHUN 2024 Atika, Atika; Abdurrohman KM, M. Sa’id; Sari, Ika Puspita
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 19, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v19i3.1191

Abstract

Latar belakang: Ketidakpuasan pasien di Rumah Sakit Kabupaten Sidoarjo khususnya pasien BPJS dan umum masih terdapat beberapa keluhan terkait pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit yang disampaikan melalui ulasan website. Tujuan: untuk mengetahui mengetahui perbedaan kepuasan pasien BPJS dan Pasien Umum di bagian pendaftaran rawat jalan. Metode: penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini berjumlah 10.272 responden, besar sampel 100 responden, teknik Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik rancangan acak dengan sederhana (Simple Random Sampling), waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Januari 2024, teknik analisis yang digunakan uji beda Mann Whitney U-test. Hasil: Responden BPJS yang merasa puas 28 orang (56%), dan yang merasa sangat puas 22 orang (44%). Responden Umum yang merasa puas 6 orang (12%), dan yang  merasa sangat puas 44 orang (88%). Selain itu, hasil penelitian ini juga mennjukkan bahwa ada perbedaan kepuasan Pasien BPJS dan Pasien Umum di bagian pendaftaran rawat jalan di Rumah Sakit Kabupaten Sidoarjo dengan nilai p value 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: ada perbedaan kepuasan Pasien BPJS dan Pasien Umum di bagian pendaftaran rawat jalan di Rumah Sakit Kabupaten Sidoarjo, Rumah Sakit Kabupaten Sidoarjo disarankan untuk meningkatkan kepuasan pasien dengan memberikan pelatihan  kepada petugas pendaftaran tentang pelayanan.
PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL LOMPAT TALI TERHADAP PENURUNAN BERAT BADAN PADA REMAJA PUTRI OVERWEIGHT DAN OBESITAS Roslianti, Hari Perdana; Astuti, Ari Tri; Mahmudah, Umi
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 19, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v19i3.1196

Abstract

Latar belakang: Masalah gizi yang sering terjadi di kalangan remaja yaitu overweight dan obesitas. Masalah ini terjadi karena adanya ketidakseimbangan antara energi yang masuk dengan energi yang dikeluarkan dan kurangnya aktivitas fisik sehingga menimbulkan penambahan berat badan. Lompat tali merupakan aktivitas fisik yang dapat menurunkan berat badan dengan cara membakar lemak dalam intensitas latihan rendah dan jangka waktu lama. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional lompat tali terhadap penurunan berat badan pada remaja putri overweight dan obesitas. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan rancangan one group pretest posttest. Penelitian dilaksanakan pada Oktober 2018 – Mei 2019 di Asrama SMP Stella Duce 2 Yogyakarta. Responden penelitian berjumlah 12 remaja putri yang memenuhi kriteria. Pemilihan responden dilakukan secara purposive sampling. Pemberian intervensi permainan tradisional lompat tali dilakukan selama 8 minggu. Pengukuran berat badan diambil sebelum dan setelah intervensi menggunakan timbangan digital. Data dianalisis menggunakan Paired T-test. Hasil: Rerata berat badan pre dan post intervensi adalah 60,12 ± 9,98 kg dan 60,26 ± 10,02 kg secara berurutan. Perubahan berat badan selama intervensi sebesar 0,14 ± 1,17 kg. Tidak ada pengaruh permainan tradisional lompat tali terhadap penurunan berat badan (p= 0,685). Kesimpulan: Tidak ada pengaruh permainan tradisional lompat tali terhadap penurunan berat badan pada remaja putri overweight dan obesitas. 

Page 1 of 1 | Total Record : 8