cover
Contact Name
Tri Mei Khasana
Contact Email
trimeikh@gmail.com
Phone
+6289686000300
Journal Mail Official
medika.respati@respati.ac.id
Editorial Address
Universitas Respati Yogyakarta Kampus 2 Jl. Raya Tajem KM.1,5, Maguwoharjo, Depok, Kenayan, Wedomartani, Kec. Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55282
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 19073887     EISSN : 26851156     DOI : 10.35842/mr.vxxixx.xxx
Core Subject : Health,
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan welcome submission in the area of health sciences and practices. Focus and Scope: Medicine Nursing Midwifery Public Health Nutrition Physiotherapy Health technology The manuscript must be Original Article
Articles 340 Documents
HUBUNGAN MEDIA PEMBELAJARAN DENGAN PENCAPAIAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA D III KEBIDANAN DALAM MATA KULIAH ASKEB IV DI UNIVERSITAS RESPATI YOGYAKARTA Nurliza,Sudarti, Githa Andriani,M Judha
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 7, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.336 KB) | DOI: 10.35842/mr.v7i1.52

Abstract

Latar belakang : Proses belajar mengajar merupakan suatu usaha untuk dapat mengembangkan potensi peserta didik. Didalam prosesnya diperlukan komponen pendukung untuk memperlancar proses pembelajaran. Salah satunya adalah media pembelajaran yang berfungsi sebagai alat bantu pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran. Berdasarkan hasil survei diketahui media pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran Askeb IV sebagian masih menggunakan media OHP dan transparansi. Sedangkan pencapaian hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Askeb sebagian besar memperoleh nilai C dengan persentase 69,04%.  Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan  media pembelajaran dengan pencapaian prestasi belajar mahasiswa D III Kebidanan dalam mata kuliah asuhan kebidanan IV di Universitas Respati Yogyakarta.Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah correlational dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah mahasiswi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Respati Yogyakarta tehnik pengambilan sampel dengan accidental sampling dimana sampel yang didapat sebanyak 69 orang. Analisis data penelitian menggunakan uji Spearman Rank.Hasil : Media pembelajaran yang digunakan di D III Kebidanan pada mata kuliah asuhan kebidanan IV di Universitas Respati Yogyakarta dalam kategori kurang  sebanyak 38 orang (55,1%). Prestasi belajar mahasiswa D III Kebidanan dalam mata kuliah asuhan kebidanan IV di Universitas Respati Yogyakarta dalam kategori baik sebanyak 39 orang (56,5%). Ada hubungan media pembelajaran dengan pencapaian prestasi belajar mahasiswa D III Kebidanan dalam mata kuliah asuhan kebidanan IV di Universitas Respati Yogyakarta (nilai Zhitung sebesar 4,213 dan nilai p value sebesar 0,000 (p<0,05)). Keeratan hubungan hubungan antara media pembelajaran dengan pencapaian prestasi adalah sedang. Ditunjukkan dengan koefisien korelasi sebesar 0,511.Kesimpulan : Hubungan positif media pembelajaran dengan pencapaian prestasi dapat diartikan semakin baik media pembelajaran maka akan semakin baik prestasi belajar mahasiswi D III Bidan Pendidik Fakultas Ilmu Kesehatan Kebidanan Universitas Respati Yogyakarta.Kata Kunci: Media pembelajaran, prestasi belajar
KETAHANAN PANGAN TINGKAT RUMAH TANGGA, ASUPAN PROTEIN DAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK BALITA DI DESA PLANJAN KECAMATAN SAPTOSARI GUNUNG KIDUL Delima Citra Dewi Gunawan, Septriana
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.341 KB) | DOI: 10.35842/mr.v14i1.212

Abstract

Latar Belakang : Stunting merupakan kondisi kronis yang menggambarkan terhambatnya  pertumbuhan karena malnutrisi jangka panjang. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar tahun 2010, prevalensi stunting di Indonesia tahun  2010 sebesar 35,6%, sebagian besar terjadi pada anak usia 2 - 3 tahun yaitu 41,4%. Secara umum penyebab utama stunting adalah asupan gizi yang tidak mencukupi, dan penyakit infeksi. Ketahanan pangan tingkat rumah tangga diduga secara tidak langsung mempengaruhi kejadian stunting. Tujuan :.Mengetahui hubungan antara ketahanan pangan tingkat rumah tangga dan asupan protein terhadap kejadian stunting pada anak balita di Desa Planjan Kecamatan Saptosari Gunung Kidul. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan  rancangan cross sectional. Penelitian dilakukan di Desa Planjan Kecamatan Saptosari Gunungkidul pada bulan Juni-September 2017. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 73 balita. Hasil : Karakteristik responden dibagi menjadi jenis kelamin dan usia balita. Jenis kelamin laki-laki sebanyak 41% sedangkan perempuan 59%. Usia balita mayoritas diatas 25 bulan yaitu sebesar 57%. Jumlah balita stunting yaitu 27,4% pada laki-laki, dan38,3% pada perempuan. Keluarga yang memiliki kategori tahan pangan hanya 13,7% selebihnya berada dalam kategori ketidaktahanan pangan tingkat ringan hingga berat. Asupan protein 54,8% berada dalam kategori kurang. Hubungan ketahanan pangan dengan kejadian stunting memiliki p-value sebesar 0,258, sedangkan hubungan antara asupan protein dengan kejadian stunting memiliki p-value sebesar 0,009.Kesimpulan : Tidak ada hubungan antara ketahanan pangan tingkat rumah tangga terhadap kejadian stuting pada balita. Ada hubungan antara asupan protein terhadap kejadian stunting pada balita.Kata Kunci : ketahanan pangan, asupan protein, balita stunting
UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN DAN PENANGANAN GANGGUAN KESEHATAN REPRODUKSI DI KALANGAN REMAJA DESA WEDOMARTANI SLEMAN Muflih, Rizky Erwanto
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan 2017: Suplemen Medika Respati Februari 2017 Volume 12
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.21 KB) | DOI: 10.35842/mr.v0i0.68

Abstract

Latar Belakang : Menstruasi atau haid adalah proses kompleks yang mencakup sistem reproduktif dan endokrin. Bagi sebagian wanita, adakalanya menstruasi (haid) bagaikan sesuatu hal yang kehadirannya dapat mengganggu manakala timbul rasa nyeri selama siklus menstruasi terjadi. Hampir seluruh perempuan di dunia pernah merasakan nyeri haid dengan berbagai tingkatan, mulai dari sekadar pegal-pegal di seputaran panggul dan sisi dalam hingga rasa nyeri yang luar biasa sakitnya. Tujuan : Untuk meningkatkan pemahanan dan kemampuan penanganan gangguna kesehatan reproduksi di kalangan remaja Desa Wedomartani Sleman. Metode : Pendidikan kesehatan dan demonstrasi pengolahan tanaman TOGA (Tanaman Obat Keluarga). Hasil : Jumlah remaja yang hadir di penyuluhan adalah 29 orang. Antusias remaja didapatkan cukup aktif untuk mendengarkan materi yang disampaikan. Nilai evaluasi yang dilakukan selama kegiatan sudah masuk kategori baik dimana 5 remaja yang diberikan kesempatan mampu menjawab pertanyaan yang diberikan. Perwakilan remaja mampu menyampaikan dengan baik hasil pemahaman materi penggunaan TOGA dalam penanganan gangguan kesehatan reproduksi (keputihan dan dismenore). Remaja yang hadir menyatakan komitmen untuk menanam dan memelihara TOGA. Evaluasi lanjutan didapatkan bahwa tampak tingkat partisipasi remaja yang cukup banyak untuk penanaman TOGA. Kesimpulan : Intervensi keperawatan yang berupa pendidikan kesehatan dan demonstrasi terapi herbal sederhana, dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan secara mandiri dalam memaksimalkan TOGA untuk penanganan gangguan kesehatan reproduksi remaja. Kata Kunci : Nyeri Haid, Remaja, TOGA
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MENGGUNAKAN AUDIO-VISUAL TERHADAP PENGETAHUAN CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CTPS) PADA ANAK KELAS IV DI MI JAMILURRAHMAN BANTUL Afik Achsanti Saputri; Suryati Suryati
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.192 KB) | DOI: 10.35842/mr.v14i3.231

Abstract

Latar Belakang : Pengetahuan cuci tangan pakai sabun (CTPS) pada anak sangat penting sehingga diperlukan pendidikan kesehatan yang baik. Pendidikan kesehatan dengan media audio-visual akan meningkatkan pengetahuan cuci tangan pakai sabun karena anak-anak dapat mendengar dan melihat secara langsung cuci tangan pakai sabun yang baik dan benar. Kebiasaan masyarakat Indonesia dalam mencuci tangan pakai sabun hingga kini masih tergolong rendah, indikasinya dapat terlihat dengan tingginya prevalensi penyakit diare.Tujuan : tujuan penelitian ini untuk meningkatkan pengetahuan cuci tangan pakai sabun. Metode : Jenis penelitian ini adalah pre-experiment dengan rancangan One-group pre-post test design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah nonprobability sampling dengan teknik total sampling berjumlah 44 responden. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji korelasi Wilcoxon Signed Ranks Test.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan sebelum diberikan pendidikan kesehatan pengetahuan CTPS siswi pada kategori cukup yaitu 27 responden (36,364%) dan setelah diberikan pendidikan kesehatan pengetahuan CTPS siswi meningkat menjadi kategori baik yaitu 44 responden (100%). Hasil uji statistik Wilcoxon Signed Ranks Test dengan nilai p = 0,000 ; p < 0,05.Kesimpulan : Ada pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan audio-visual terhadap pengetahuan CTPS pada anak kelas IV di MI Jamilurrahman Bantul.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DENGAN KEPATUHAN OLAHRAGA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI KELOMPOK PERSADIA RS PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA Muhammad Nur Kosim; Santi Damayanti; Adi Sucipto
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan 2017: Suplemen Medika Respati Februari 2017 Volume 12
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.078 KB) | DOI: 10.35842/mr.v0i0.86

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan sekelompok kelainan heterogen yang ditandai oleh kenaikan kadar glukosa dalam darah atau hiperglikemia. Olahraga sangat penting dalam penatalaksanaan diabetes melitus karena efeknya dapat menurunkan kadar glukosa darah dan mengurangi faktor resiko kardiovaskuler. Penatalaksanaan diabetes melitus salah satunya dengan melakukan olahraga secara rutin memerlukan perilaku kepatuhan pada pasien diabetes melitus. Hasil studi pendahuluan pada wawancara dengan8 pasien diabetes melitus didapatkan hasil 5 diataranya jarang melakukan olahraga dan biasanya dalam sebulan hanya 1-2 kali mengikuti olahraga. Alasan tidak patuh melakukan olahraga karena tidak adanya dukungan sosial keluarga yang mengingatkan pasien untuk olahraga dan keluarga tidak mau mengantar anggota keluarga akibat kesibukan.Tujuan: Mengetahui hubungan dukungan sosial keluarga terhadap kepatuhanmelakukan olahraga pada pasien diabetes melitus tipe 2 di kelompok persadia RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Metode: Jenis penelitian merupakan penelitian komparatif, dengan desain cross sectional, sampel penelitian menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 40 responden. Analisis hubungan dengan menggunakan uji Chi-Square dengan nilai α 0,05. Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan Somer’s didapatkan nilai p-value 0,000 (p<0,05). Kesimpulan:.Ada hubungan yang signifikan antara dukungan sosial keluarga dengan kepatuhan melakukan olahragaKata Kunci: Dukungan sosial keluarga, kepatuhan olahraga pada pasien diabetes melitus tipe 2
PENGEMBANGAN PERMAINAN ULAR TANGGA SEBAGAI MEDIA PROMOSI KESEHATAN TENTANG PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT Putri Isriyatil Jannah; R. Sitti Nur Djannah
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 15, No 4 (2020)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.205 KB) | DOI: 10.35842/mr.v15i4.286

Abstract

Background Clean and Healthy Life Behaviour (PHBS) program is an effort to empower all people at school, particularly student, to have an awareness on being healthy. According to Dinas Kesehatan Provinsi DIY (2012), there are eight indicators of PHBS. The aim of this research is to develop the game as health promotion media for 4th grade student at SDN Ngblak. Method: Third level of Research and Development method was used for this research. The research’s subjects were media expert, material expert, and 12 students as they will give review and advice on the ‘ular tangga’ traditional game development. Data analysis used is qualitative. Result: The result of the 2ndvalidity test by the media expert, material expert, and game users for the ‘ular tangga’ traditional game as the health promotion media at elementary schoolwere 86%, 98%, and 90,27%, respectively. Overall, the results were very good. Conclusion:A set of Clean and Healthy Behaviour ‘ular tangga’ traditional game is feasible to be used as helath promotion media for 4th grade elementray school students.
FAKTOR PENENTU KEPATUHAN IBU HAMIL DALAM KUNJUNGAN ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS JETIS II KABUPATEN BANTUL Almira Gitta Novika; Yana Luthfiyati
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13 (2018): Suplemen Medika Respati Februari 2018 Vol 13
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.116 KB) | DOI: 10.35842/mr.v13i0.280

Abstract

Latar Belakang : Untuk menurunkan Angka Kematian Ibu, salah satunya dapat dilakukan dengan pemeriksaan kehamilan yang teratur pada ibu hamil. Kepatuhan ibu hamil dalam kunjungan ANC dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah pemahaman tentang instruksi, tingkat pendidikan, dukungan keluarga, tingkat ekonomi dan dukungan sosial. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan, tingkat ekonomi, tingkat pengetahuan dan sikap dengan kepatuhan ibu hamil dalam kunjungan Antenatal Care di Puskesmas Jetis II.Metode : Jenis penelitian adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling menggunakan accidental sampling. Variabel penelitian yaitu tingkat pendidikan, tingkat ekonomi, tingkat pengetahuan, sikap dan kepatuhan ibu hamil dalam kunjungan Antenatal Care. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan adalah chi-square.Hasil : Sebagian besar responden berada dalam usia reproduksi sehat 31 (86,1%), tidak bekerja 28 (77,8%), multigravida 26 (72,2%), tingkat pendidikan menengah 26 (72,2%), tingkat ekonomi kurang dari UMR 20 (55,6%), tingkat pengetahuan baik 28 (77,8%), sikap positif 22 (61,1%), patuh dalam kunjungan Antenatal Care 28 (77,8%). Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan tingkat pendidikan (p = 1,000), tingkat ekonomi (p = 1,000), tingkat pengetahuan (p = 1,000), sikap (p = 1,000) dengan kepatuhan ibu hamil dalam kunjungan Antenatal Care di Puskesmas Jetis II Kabupaten Bantul.Kesimpulan : Tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan, tingkat ekonomi, tingkat pengetahuan dan sikap dengan kepatuhan ibu hamil dalam kunjungan Antenatal Care di Puskesmas Jetis II.
GAMBARAN MANAJEMEN PENGELOLAAN LIMBAH PADAT DI HEALTH CENTRE PERUSAHAAN X LAMPUNG TENGAH Dwi Lassmy Samaritan; Surahma Asti Mulasari
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 10, No 4 (2015)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.905 KB) | DOI: 10.35842/mr.v10i4.106

Abstract

Background : Management of solid waste consists of medical solid waste and non-medical solid waste. Medical solid waste and non-medical solid waste hospital is necessary for the comfort and cleanliness of the hospital, because it can break the chain of spread of infectious diseases, especially nosocomial infections. Issues contained in solid waste management, namely: distance hospitals and waste management much so that there should be a conditioning at polling stations, there are several shelters waste is not closed, there is no evaluation at the hospital about the number of bacteria at the pooling station and pest control. The purpose of this study was to describe the management of solid waste management in the Health Centre X Company Central Lampung.Methods : This study was a qualitative descriptive study, the subjects in this study was in charge of waste management Health, head of executors, Health Officer, Staff Research. Research tools using methods of observation and in-depth interviews. Data analysis was performed by descriptive qualitative, to ensure the validity of the data, the data collection techniques using triangulation techniques.Results : Based on the results of research using the method of observation and in-depth interviews showed that the management of solid waste management is already well underway, medical waste generated very little so it does not require a lot of human resources to manage it. Human resource needs are fulfilled visible from the neat bins and emptied on time, facilities and infrastructure already available in some detail with the support of the X Company Central Lampung, the system of cooperation with LB3 good enough for the effectiveness and efficiency of the management of medical waste by combining the waste with RS X, solid waste management is quite in accordance with KEPMENKES 1204/2004.Conclusions : Management of solid waste management has been going well. Medical waste generated very little. Resource requirements have been fulfilled. Facilities and infrastructure already available in some detail. The system of cooperation with LB3 good enough for effectiveness and efficiency. Solid waste management is quite in accordance with KEPMENKES 1204 2004. Keywords : Management, Execution, Solid Waste, Medical Waste, Non-Medical Waste
APLIKASI MOBILE “MOGIZ” UNTUK MONITORING STATUS GIZI Endri Yuliati; Yunita Indah Prasetyaningrum; Dwi Miyanto
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1137.517 KB) | DOI: 10.35842/mr.v16i2.478

Abstract

“MOGIZ” Mobile Application for Monitoring Nutritional StatusBackground: many mobile applications for health have been developed, but only a few have the development process based on user needs. Objective: the purpose of this research is to produce an user friendly, acceptable, and beneficial mobile application for many people. Methods: the MoGiz android application is developed with a user-centered design method using the Java software development kit 8, android studio, visual studio code, and flutter framework. MoGiz consist of six main menus: 1) Measurement method, 2) Check nutritional status, 3) Measurement history, 4) Consultation, 5) Advice, and 6) About MoGiz. In the first menu, user can read articles about how to measure some body parameters correctly and view videos. In the second menu, user can input their weight and height, upper arm circumference, waist and hip circumference and then find out the interpretation. Results: MoGiz has tried to include gamification by giving points to each user activity such as measuring nutritional status, answering quizzes and sharing the results of measuring nutritional status to social media. If the points meet the limit, it can be exchanged for rewards. Conclusion: MoGiz has been developed for various age groups as a guide for the community to assess nutritional status independently. In addition, this application also provides nutrition and health information for user which is expected to encourage people's habits to behave in a healthy and nutritionally balanced manner.
PENGARUH AERASI DAN FILTRASI SEDERHANA TERHADAP WARNA, KEKERUHAN, KADAR FE DAN MN SUMBER AIR BERSIH WARGA DI WILAYAH DESA ARGOMULYO CANGKRINGAN SLEMAN DIY Sukismanto Sukismanto; Elisabeth Deta Deta L
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 11, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.587 KB) | DOI: 10.35842/mr.v11i2.418

Abstract

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 416/MEN.KES/PER/IX/1990 tentang Syarat-syarat dan Pengawasan Kualitas Air, dimana persyaratan kualitas air bersih yang diperbolehkan untuk kadar zat besi (Fe) maksimum adalah 1,0 mg/L dan untuk Mangan (Mn) adalah 0,5 mg/L, kekeruhan maksimum 25 NTU, warna maksimum 50 NTU. Desa argomulyo yang secara kewilayahan memiliki perbedaan ketinggian dari satu tempat dengan tempat yang lain, ketersediaan media pasir yang cukup melimpah. Perbedaan ketinggian merupakan potensi untuk diterapkan pengolahan dengan bantuan grafitasi, dan ketersediaan media pasir yang dapat dimanfaatkan sebagai media filtrasi maka alangkah tepatnya jika potensi tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengatasi permasalahan tingginya tingkat kekeruhan, warna, kadar Fe dan Mn sumber air bersih diwilayah tersebut. Prinsip penurunan kadar besi dan mangan adalah proses oksidasi dan pengendapan. Adapun prosesnya adalah besi dalam bentuk Ferro dioksidasi terlebih dahulu menjadi bentuk ferri, kemudian pengendapan dengan membentuk endapan ferrihidroksida. Indikator warna dan kekeruhan dengan filtrasi akan mampu diserap oleh media filtrasi baik secara adsorpsi maupun absorpsi. Sehingga dengan teknologi pengolahan menggunakan aerasi dan filtrasi akan dapat menurunkan parameter yang belum memenuhi syarat. Kombinasi antara potensi yang ada diwilayah tersebut dan penerapan teknologi sederhana diharapkan dapat teraplikasinya teknologi ini bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas sumber air bersih yang dikonsumsi oleh masyarakat. Seiring peningkatan kualitas sumber air bersih yang memenuhi syarat kesehatan sehingga derajad kesehatan masyarakat juga akan meningkat. Berdasarkan hasil pengolahan dengan pemeriksaan pada parameter besi mangan kekeruhan dan warna diketahui bahwa desain pengolahan air sederhana dapat meningkatkan kualitas air bersih. Untuk parameter besi, kekeruhan dan warna belum sesuai dengan permenkes No. 416/Menkes/Per/IX/1990 tentang kualitas air bersih, untuk parameter mangan telah memenuhi kualitas sesuai permenkes No 416/menkes/Per/IX/1990 tentang syarat kualitas air bersih.