cover
Contact Name
Tri Mei Khasana
Contact Email
trimeikh@gmail.com
Phone
+6289686000300
Journal Mail Official
medika.respati@respati.ac.id
Editorial Address
Universitas Respati Yogyakarta Kampus 2 Jl. Raya Tajem KM.1,5, Maguwoharjo, Depok, Kenayan, Wedomartani, Kec. Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55282
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 19073887     EISSN : 26851156     DOI : 10.35842/mr.vxxixx.xxx
Core Subject : Health,
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan welcome submission in the area of health sciences and practices. Focus and Scope: Medicine Nursing Midwifery Public Health Nutrition Physiotherapy Health technology The manuscript must be Original Article
Articles 340 Documents
PREVALENSI DAN DETERMINAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA 24 – 59 BULAN Zakiyah Zakiyah; Irwan Budiono
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v18i2.896

Abstract

Latar belakang: : Prevalensi stunting di Kabupaten Bogor sebesar 32,9% dan yang focus stunting pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor di Puskesmas Bojonggede prevalensi stunting sebesar 21,5%. Tujuan: Menganalisis faktor risiko stunting di wilayah kerja Puskesmas Bojonggede. Metode :  Jenis penelitian observasional dengan pendekatan kasus kontrol. Menggunakan responden 60 ibu balita yang terdiri dari 30 ibu balita yang memiliki anak dengan kondisi stunting dan 30 ibu balita yang memiliki anak dengan tinggi badan normal. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner. Analisis data menggunakan uji Chi Square dan Regresi Logistik. Hasil: Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan dan faktor yang mempengaruhi kejadian stunting adalah variabel riwayat berat badan lahir rendah (OR=49,880; 95% CI=1,842–96,078), riwayat ASI eksklusif (OR=24,884; 95% CI=1,117–65,258), jumlah anak dalam satu keluarga (OR=38,646; 95% CI=1,375–85,612), riwayat anemia pada ibu hamil (OR=25,782; 95% CI=1,306–70,330) dan pola pemberian makan (OR=19,241; 95% CI=1,317–50.988). Kesimpulan: Riwayat BBLR, riwayat ASI eksklusif, jumlah anak dalam satu keluarga, riwayat anemia pada ibu saat hamil dan pola pemberian makan pada balita memiliki hubungan dan pengaruh terhadap kejadian stunting.
PENGARUH JUS BUAH NAGA DAN JUS BUAH SEMANGKA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH TINGGI PADA LANSIA Winda Widianty Sodikin; Achmad Fauzi
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v18i4.874

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang prevalensinya kasusnya cukup tinggi dan terus meningkat. Data laporan Puskesmas Rangkasbitung menunjukkan kasus hipertensi dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan yaitu tahun 2019 (38,4%), tahun 2020 (42,8%) dan tahun 2021 (43,1%). Tujuan: Diketahuinya pengaruh jus buah naga dan jus buah semangka terhadap penurunan tekanan darah tinggi pada lansia usia 60-70 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Rangkasbitung Kabupaten Lebak tahun 2022. Metode: Metode penelitian menggunakan quasi eksperiment dengan desain two group pre-posttest. Sampel penelitian ini adalah lansia usia 60-70 tahun yang mengalami hipertensi sebanyak 43 orang. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi. Analisis bivariat menggunakan uji paired t-test dan independent t-test. Hasil: Rata-rata tekanan darah lansia kelompok intervensi sebelum mengkonsumsi jus buah naga sistole 145,9 mmHg dan diastole 94,9 mmHg, dan setelah mengkonsumsi jus buah naga sistole 138,9 mmHg dan diastole 88,9 mmHg, sedangkan pada kelompok kontrol sebelum mengkonsumsi jus semangka sistole 145,7 mmHg dan diastole 94,5 mmHg, dan setelah mengkonsumsi jus semangka sistole 142,9 mmHg dan diastole 91,5 mmHg. Hasil uji statistik menunjukkan ada pengaruh jus buah naga dan jus buah semangka terhadap penurunan tekanan darah tinggi pada lansia usia 60-70 tahun (p = 0,000). Kesimpulan : Mengkonsumsi jus buah naga lebih efektif menurunkan tekanan darah tinggi dibandingkan dengan mengkonsumsi jus semangka. 
STATUS GIZI, ASUPAN ZAT BESI, KALSIUM, VITAMIN B6 DENGAN PRAMENSTRUASI SINDROM PADA MAHASISWA KEBIDANAN Makrina Sedista Manggul; Reineldis E. Trisnawati; Christin F.M. Bebok
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v18i4.792

Abstract

Latar belakang: Sindrom pramenstruasi  sangat mempengaruhi  aktivitas serta produktivitas dalam melaksanakan kegiatan perkuliahan mahasiswi sehingga mengakibatkan  prestasi menurun. Asupan zat besi, kalsium, Vitamin B6 merupakan zat gizi yang diperlukan tubuh dalam jumlah kecil dan memiliki peran penting dalam tubuh remaja wanita terutama untuk menjaga sistem kekebalan tubuh sehingga tidak terjadinya Pra Menstruasi Sindrom. Selain asupan nutrisi, status gizi pada wanita remaja juga sangat penting untuk menunjang tumbuh kembang remaja. Status gizi tidak normal dan pola diet remaja yg salah berdampak pada kejadian PMS. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi, asupan  Zat besi, Kalsium dan Vitamin B6 dengan pra menstruasi Sindrome pada mahasiswa kebidanan Tingkat I Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan analitik observasional dan menggunakan pendekatan cross sectional. Variabel bebas (independent) dalam penelitian ini adalah Status gizi, asupan  zat besi, Kalsium dan Vitamin B6 sedangkan variabel terikatnya (dependent) adalah kejadian Pra Menstruasi Sindrom. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa kebidanan tingkat I Universitas Katolik Indonesia St. Paulus Ruteng yang berjumlah 79 orang yang didapatkan dengan total sampling. Instrument yang digunakan adalah kuesioner food recall 24 jam dan kuesioner Shorterned Premenstrual Assessment Form (SPAF). Data dianalisis secara  univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai dengan bulan Juni tahun 2021 di Prodi Kebidanan Universitas Katolik Indonesia St. Paulus Ruteng. Hasil: Hasil analisis data  menunjukkan bahwa ada hubungan  antara asupan zat besi dengan Pramenstruasi Sindrom dengan nilai P Value : 0,008<0,05. Ada hubungan antara asupan Kalsium dengan Pramenstruasi Sindrom dengan nilai P Value : 0,001< 0,05   dan  Ada hubungan antara asupan Vitamin B6 dengan Pramenstruasi Sindrom dengan nilai P Value : 0,001<0,05. Pada variabel Status gizi juga ada hubungan dengan Pramenstruasi Sindrom dengan nilai P Value : 0,033<0,05. Kesimpulan: ada hubungan antara status gizi, asupan zat besi, kalsium dan Vitamin B6 dengan Pramenstrual Sindrom.
IMPLEMENTASI PELAYANAN PRAKONSEPSI SELAMA PANDEMI COVID-19 Rahayu Widaryanti; Istri Yuliani
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v18i2.686

Abstract

Latar belakang: : Kesehatan reproduksi prakonsepsi merupakan pondasi dari perkembangan kesehatan ibu dan anak yang dapat disiapkan sejak dini, bahkan sebelum perempuan hamil dan melahirkan. Kesehatan perempuan pada masa prakonsepsi mempengaruhi kesehatan individu serta generasi yang akan dilahirkan. Pelayanan kesehatan prakonsepsi bertujuan untuk mengurangi risiko kesakitan dan kematian pada ibu serta bayi yang akan dilahirkan. Tujuan: Untuk mengeksplorasi implementasi pelayanan prakonsepsi selama pandemi Covid-19. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kulaitatif dengan pendekatan studi fenomenologi, Pemilihan menggunakan tehnik purposive sampling, data dikumpulkan dengan menggunakan tehnik wawancara mendalam, observasi, telaah dokumen dan FGD Informan pada Penelitian ini adalah petugas KIA, ahli gizi dan Kepala Puskesmas di wilayah Kota Yogyakarta. Analisi data meliputi pengumpulan data, reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil: Pelaksanaan pelayanan kesehatan prakonsepsi tetap dilakukan selama pandemi Covid-19 dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Jenis pelayanan yang diberikan antara lain pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan laboratorium wajib dan rekomendasi, pemberian imunisasi tetanus toxoid, konsultasi gizi, suplementasi gizi (Fe dan asam folat), konseling kesehatan serta konseling psikologi. Kesimpulan: Implementasi pelayanan prakonsepsi selama pandemic Covid-19 tetap dilakukan sesuai standar minimal dan tetap mematuhi protokol kesehatan, serta terdapat layanan edukasi secara daring. 
KONSUMSI MAKANAN, KOPI DAN KEBIASAAN MEROKOK TERHADAP KEBIASAAN TIDUR SUPIR OJEK ONLINE DI DAERAH CIPEDAK Nilamwati Adelia; Ibnu Malkan Bakhrul Ilmi; Yessi Crosita; Firlia Ayu Arini
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v18i2.820

Abstract

Latar belakang: Supir ojek online merupakan profesi yang paling dibutuhkan masyarakat sekarang. Supir ojek online bekerja tanpa ada aturan waktu yang mengaturnya. Mereka bekerja sesuai dengan keinginan dan pesanan yang masuk. Sehingga membuat jadwal makan mereka tidak teratur. Selain itu juga, agar tidak mengantuk mereka sering merokok dan minum kopi. Kebiasaan ini berdampak pada kebiasaan tidurnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara konsumsi makanan, kebiasaan minum kopi dan kebiasaan merokok terhadap kebiasaan tidur supir ojek online di Cipedak. Metode :  Desain penelitian pada penelitian ini adalah cross-sectional. Responden yang dilibatkan sebanyak 35 orang. Pemilihan responden dilakukan secara purposive. Uji statistik yang digunakan untuk menganalisis pada penelitian ini adalah uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan bahwa tidak terdapat hubungan antara konsumsi makanan (p=0,404) dengan kebiasaan tidur. Terdapat hubungan kebiasaan minum kopi (p<0,05) dan kebiasaan merokok (p<0,05) terhadap kebiasaan tidur supir ojek online. Kesimpulan: Kebiasaan mengonsumsi kopi dan merokok dapat mempengaruhi kebiasaan tidur supir ojek online.    
PENGEMBANGAN FOOD BAR PISANG NANGKA (Musa acuminata) dan TEPUNG MOCAF SEBAGAI PANGAN DARURAT UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN GIZI MASYARAKAT TERDAMPAK BENCANA Rr Dewi Ngaisyah; Wahyu Rochdiat Murdhiono; Eko Mindarsih
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v18i4.966

Abstract

Latar Belakang: Bencana di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun dan biasanya menimbulkan dampak yang merugikan bagi lingkungan serta masyarakat setempat. Kerugian materiil seperti hilangnya harta benda maupun kerugian non materiil menimbulkan kondisi rawan pangan yang menyebabkan terganggunya keberlangsungan hidup masyarakat terdampak bencana. Oleh karena itu perlu dilakukannya riset terkait pengembangan pangan darurat seperti food bar pisang nangka yang berasal dari bahan lokal dan memiliki gizi yang cukup tinggi. Tujuan : untuk mengembangkan food bar pisang nangka (Musa acuminata) dan tepung mocaf (Modified Cassava Fluor) sebagai pangan darurat untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat terdampak bencana. Metode: Penelitian ini dilaksanakan pada Mei-Juni 2022 di Laboratorium Dietetik dan Kulinari Universitas Respati Yogyakarta dengan design Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 kali ulangan, 2 kali unit percobaan, serta 3 kali percobaan. Pengambilan data dilakukan menggunakan teknik uji organoleptik yang melibaatkan 20 panelis, serta uji proksimat yang dilakukan di Laboratorium Pangan dan Gizi PAU UGM. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif serta analisis inferensial menggunakan uji Kruskall-Wallis dan uji lanjut Mean Whitney U-test. Hasil : terdapat beda signifikan 0,013 dan 0,003 pada substitusi pisang nangka (Musa acuminata) pada pembuatan food bar tepung mocaf terhadap sifat organoleptik berupa aroma dan tekstur food bar, dan tidak terdapat pengaruh signifikan terhadap sifat organoleptik berupa warna dan rasa food bar. Hasil uji proksimat diketahui mengandung rerata kadar air sebesar 25,05%, kadar abu 1,8%, kadar lemak 16,96%, kadar protein 10%, serta karbohydrate by different 46,2%. Kesimpulan: terdapat pengaruh signifikan dan pada substitusi pisang nangka (Musa acuminata) pada pembuatan food bar tepung mocaf terhadap sifat organoleptik berupa aroma dan tekstur food bar.
EFEKTIVITAS SENAM JANTUNG TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI J. Nugrahaningtyas Wahjuning Utami; Sri Wulandari; Tutik Astuti; Siti Fitriani Simatupang
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v18i2.867

Abstract

Latar belakang: : Hipertensi merupakan tekanan darah tinggi merupakan penyakit kardiovaskular yang ditandai dengan peningkatan tekanan sistol lebih dari 140 mmHg dan tekanan diastol lebih dari 90 mmHg. Peningkatan tekanan darah tinggi secara terus menerus dapat mengancam kesehatan dan jiwa dan masalah yang terjadi berupa stroke, infark miokard, gagal jantung, dan gangguan penglihatan. Prevalensi hipertensi berdasarkan hasil pengukuran pada umur ≥18 tahun sebesar 34,11%. Menurut propinsi, kejadian tertinggi di Kalimantan Selatan (44,13%), diikuti Jawa Barat (39,60%), Kalimantan Timur (39,30%), Jawa Tengah (37,57%), Kalimantan Barat (36,99%), Jawa Timur (36,32%), Yogyakarta (32,86%), dan untuk Nusa Tenggara Timur (27, 72%). Sedangkan prevalensi hipertensi berdasarkan kelompok umur tertinggi pada umur ≥75 (69,53%), diikuti umur 65-74 (65,74%), umur 45-54 (45,32%), dan umur 25-24 (20,13%) (Kemenkes, 2018). Menurut Profil Kesehatan DIY tahun 2020, prevalensi hipertensi di DIY menduduki peringkat ke 4 sebagai kasus hipertensi tertinggi di Indonesia. Hipertensi di DIY masuk di dalam 10 besar kasus hipertensi yag tinggi dan termasuk 10 besar penyakit penyebab kematian di DIY. Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas senam jantung terhadap penurunan tekanan darah. Metode : Penelitian ini menggunakan quasi experiment. Data diperoleh melalui pengukuran sebelum dan sesudah dilakukan intervensi sebanyak 6 kali, kemudian data yang diperoleh diolah dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini dilaksanakan selama 8 bulan. Hasil: : Terdapat 6 (60%) responden berusia 60 tahun keatas, dan terdapat 8 (80%) responden memiliki penurunan tekanan darah setelah melakukan senam jantung. Kesimpulan: sebanyak 37,5% dari 80 responden yang mengalami penurunan tekan darah setelah menjalani senam jantung namun mengalami fluktuasi tekanan di tengah pengukuran tekanan darah.
PENINGKATAN PENGETAHUAN ANAK SEKOLAH DASAR MENGENAI SARAPAN DENGAN PERMAINAN KARTU KUARTET Kartika Amin Nugroho; Septriana Septriana; Endri Yuliati
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v18i2.674

Abstract

Latar belakang: : Sebuah penelitian di salah satu sekolah dasar (SD) di Surakarta menunjukkan bahwa kebiasaan sarapan pagi pada anak SD masih rendah yaitu 15%. Melewatkan sarapan pada anak-anak dapat menurunkan daya konsentrasi, mengantuk, dan mudah stres. Pengetahuan dapat mempengaruhi perilaku. Oleh karena itu, diperlukan suatu metode edukasi yang menarik bagi anak-anak untuk meningkatkan pengetahuan tentang sarapan, salah satunya adalah dengan permainan kartu kuartet. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh permainan kartu kuartet terhadap pengetahuan siswa mengenai sarapan. Metode : Penelitian quasi eksperimental ini menggunakan rancangan One-Group Pretest-Posttest Design yang dilakukan di SDIT Jumapolo, Karanganyar, Jawa Tengah pada bulan Juli 2019. Responden berjumlah 84 siswa kelas V dengan intervensi berupa permainan kartu kuartet. Pengetahuan tentang sarapan sebelum dan setelah intervensi diukur dengan kuesioner yang telah divalidasi dan dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil: Setelah intervensi, terjadi peningkatan pengetahuan yang signifikan (p=0,000), dari nilai median pretest 40 menjadi 50 pada posttest. Kesimpulan: permainan kartu kuartet dapat meningkatkan pengetahuan siswa mengenai sarapan di SDIT Jumapolo, Karanganyar, Jawa Tengah.
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN PADA MAHASISWA YANG MENYUSUN SKRIPSI DENGAN KUALITAS TIDUR DI STIKES SURYA GLOBAL YOGYAKARTA Murwani, Arita; Sari, Fatimah; Kristiarini, Juda Julia
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v18i4.753

Abstract

Latar belakang: Kecemasan merupakan hal yang dialami oleh semua orang ketika mereka merasakan hal yang mengancam mereka. Kecemasan pada mahasiswa dapat berasal dari tugas Menyusun skripsi, hal ini dapat mengakibatkan gangguan psikologis seperti stress, rendah diri, frustasi, kehilangan motivasi, menunda penyusunan skripsi hingga memutuskan untuk tidak menyelesaikan skripsinya. Bahkan akibatnya kesulitan yang dirasakan tersebut berkembang menjadi sikap yang negatif yang akibatnya dapat menimbulkan suatu       kecemasan pada mahasiswa yang akan menganggu mahasiswa untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kecemasan dengan kualitas tidur pada mahasiswa semester VIII yang menyusun skripsi di STIKes Surya Global Yogyakarta. Metode: : Penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan Cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Dengan sampel sebanyak 108 responden. Menggunakan analisis uji Kendall’s-Tau. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Homilton Anxiety Rating Scale (HARS) untuk tingkat kecemasan dan Pittsburgh Sleep Quality Indeks (PSQI) untuk kualitas tidur. Hasil: Penelitian ini menunjukkan sebagian besar mahasiswa mengalami kecemasan sedang sebanyak 60 responden (55,6%) dan kualitas tidur buruk sebanyak 89 responden (82,4%). Hasil analisis uji Kendall tau diperoleh nilai p value = 0,000 (p<0,05).  Kesimpulan: Ada hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada mahasiswa keperawatan tahun ajaran 2021-2022 semester VIII yang sedang menyusun skripsi di STIKes Surya Global Yogyakarta
PERBEDAAN KERAGAMAN KONSUMSI PANGAN REMAJA DI KOTA YOGYAKARTA SAAT HARI SEKOLAH DAN HARI LIBUR Yuliati, Endri; Prasetyaningrum, Yunita Indah; Sarinande, Adellia Febby; Ningsih, Ni Luh Rahma Ayu
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v18i4.809

Abstract

Latar belakang: Perubahan aktivitas keseharian seperti tidak bekerja dan tidak sekolah saat hari libur berdampak pada perubahan pola konsumsi. Banyak literatur menyebutkan kualitas konsumsi saat hari libur lebih rendah dibandingkan hari sekolah, ditandai dengan asupan lemak lebih tinggi. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan keragaman konsumsi pangan antara hari sekolah dan hari libur. Metode :  Penelitian ini dilakukan pada 61 siswa di 2 SMP dan SMA di Kota Yogyakarta. Data keragaman diperoleh dari wawancara konsumsi pangan dengan metode food recall 2x24 jam yang dilaksanakan pada 1 hari sekolah dan 1 hari libur. Keragaman dinilai dengan mengelompokkan pangan menjadi 9 kelompok berdasarkan panduan dari FAO (2010) tentang penilaian individual dietary diversity score (IDDS). Hasil: Lebih dari 50% responden tidak mengonsumsi buah dan sayur jenis apapun baik pada hari sekolah maupun hari libur. Kelompok bahan pangan sayuran hijau; buah dan sayur kaya vitamin A; daging, ayam dan ikan; dan olahan susu lebih banyak dikonsumsi pada hari sekolah dan berbeda signifikan jika dibandingkan dengan hari libur (p<0,05). Sementara itu, kelompok bahan pangan yang lain tidak berbeda signifikan (p>0,05). Keragaman konsumsi pangan juga lebih baik saat hari sekolah dibandingkan hari libur (p<0,05). Kesimpulan: Keragaman konsumsi pangan lebih baik saat hari sekolah dibandingkan hari libur. Perlu adanya upaya yang focus pada perubahan perilaku konsumsi pangan saat hari libur.