cover
Contact Name
Tri Mei Khasana
Contact Email
trimeikh@gmail.com
Phone
+6289686000300
Journal Mail Official
medika.respati@respati.ac.id
Editorial Address
Universitas Respati Yogyakarta Kampus 2 Jl. Raya Tajem KM.1,5, Maguwoharjo, Depok, Kenayan, Wedomartani, Kec. Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55282
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 19073887     EISSN : 26851156     DOI : 10.35842/mr.vxxixx.xxx
Core Subject : Health,
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan welcome submission in the area of health sciences and practices. Focus and Scope: Medicine Nursing Midwifery Public Health Nutrition Physiotherapy Health technology The manuscript must be Original Article
Articles 340 Documents
KETERATURAN ANTENATAL CARE (ANC) DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER III Ismita, Venny; Rohmah, Fathiyatur
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 19, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v19i3.1044

Abstract

Latar belakang: Anemia kehamilan disebut “potentional danger to mother and child”, karena itulah anemia memerlukan perhatian serius dari semua pihak yang terkait dalam pelayanan kesehatan. Salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya anemia adalah faktor tidak langsung yaitu frekuensi antenatal care (ANC). Antenatal care (ANC) merupakan salah satu upaya pencegahan dini faktor risiko kehamilan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keteraturan antenatal care (ANC) dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Gamping I Sleman Yogyakarta. Metode: Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah survey analitik yaitu dengan pendekatan cross sectional, teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 78 responden. Instrumen Penelitian menggunakan lembar master tabel data melalui rekam medik. Analisa yang digunakan adalah uji chi square. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan 46 responden (90.2%) ibu hamil yang tidak teratur melakukan kunjungan antenatal care (ANC) mengalami anemia dan 13 responden (48.1%) ibu hamil yang teratur melakukan kunjungan antenatal care (ANC) mengalami anemia. Didapatkan nilai p value 0.000 yang berarti < 0.05. Kesimpulan: Simpulan ada hubungan antara keteraturan antenatal care (ANC) dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Gamping 1 Sleman Yogyakarta.
IMPLEMENTASI MODUL PENDAMPINGAN KELUARGA BAGI TIM PENDAMPING KELUARGA DI TINGKAT KALURAHAN SEBAGAI UPAYA PENURUNAN STUNTING Indrayani, Novi; Casnuri, Casnuri; Maratusholikhah Nurtyas, Maratusholikhah; Oktaviani, Fransiska Sela
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 19, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v19i4.1046

Abstract

Latar belakang: Indonesia saat ini dihadapkan pada masalah kesehatan yang mengancam yaitu stunting. Saat ini fokus pemerintah dalam penanganan stunting antara lain melalui intervensi gizi spesifik dan gizi sensitif. Intervensi gizi spesifik dilakukan oleh tenaga kesehatan profesional dan memiliki kontribusi sekitar 30% dalam pencegahan stunting. Jumlah baduta di Kalurahan Wedomartani sebanyak 58 baduta. Dari 58 baduta terdapat 18 baduta berisiko stunting dan 2 orang ibu hamil. Kalurahan Wedomartani merupakan salah satu kalurahan yang telah menjalankan program pendampingan keluarga dengan risiko stunting. Namun, pelaksanaan pendampingan terhadap keluarga risiko stunting belum maksimal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Modul Pendampingan Keluarga Bagi Tim Pendamping Keluarga Di Tingkat Kalurahan Sebagai Upaya Penurunan Stunting. Metode : Penelitian Ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan menganalisis serta mendeskripsikan fenomena yang diteliti. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara. Hasil: Penyusunan modul petunjuk penggunaan harus lebih terperinci sehingga lebih mudah untuk digunakan. Kesimpulan: Modul pelatihan bagi Tim Pendamping Keluarga dapat dijadikan acuan dalam pelaksanaan pendampingan pada keluarga dengan risiko stunting sebagai upaya mempercepat penurunan stunting di tingkat kalurahan.
KETERAMPILAN KINERJA DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PADA PROSES PEMBUATAN MINUMAN KEKINIAN BERBAHAN DASAR BAHAN ALAMIAH Zakiyah, Zahrah; Febriati, Listia Dwi; Ratnaningsih, Ester
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v18i4.1049

Abstract

Latar belakang: Permasalahan terkait berat badan pada anak usia 3-5 tahun merupakan permasalahan serius yang harus diatasi karena sangat erat hubungannya dengan risiko anak menderita stunting. Kemenkes RI menginisiasi penyelenggaraan PMT lokal melalui juknis Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal untuk balita dan ibu hamil guna menangani permasalahan berat badan balita. Pangan lokal Indonesia kaya sumber gizi dan manfaat bagi kesehatan. Kunyit merupakan bahan pangan yang selalu ada di dapur keluarga dengan sejuta manfaat dan dikenal sebagai penambah nafsu makan. Pemilihan makanan berkalori tinggi, menambah asupan lemak, meningkatkan karbohidrat, menambah kalori dari minuman, mengatur minum saat makan, mengatur jadwal makan, menambah porsi makan, makanan selingan, variasi menu dan tidur cukup dapat menjadi solusi penyelesaian permasalahan berat badan balita. Tujuan: Evaluasi keterampilan kinerja kader dalam membuat minuman kekinian berbahan dasar produk alamiah sebagai salah satu produk yang diharapkan mampu menyelesaikan permasalahan kenaikan berat badan balita. Metode: : Penelitian ini merupakan studi analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel 15 kader kesehatan. Data yang terkumpul pada penelitian ini di analisis dengan uji Spearman's Rank. Hasil: Faktor pengetahuan berhubungan dengan keterampilan kinerja responden dalam membuat minuman kekinian berbahan dasar produk alamiah dengan nilai ρ-value <0,05. Kesimpulan: Pengetahuan menjadi faktor yang mendorong hasil keterampilan kinerja seseorang.
PENGETAHUAN GIZI SEIMBANG DENGAN SELF ESTEEM MELALUI PERMAINAN PADA ANAK USIA DINI Widodo, Soepri tjahjono Moedji; Farozin, Moh.; Astuti, Budi
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 19, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v19i2.1052

Abstract

Latar belakang: Anak-anak yang kurang mendapatkan pemenuhan gizi dan pembentuk konsep diri  itu  yakni dengan adanya self-esteem (harga diri) yang baik  akan mengalami hambatan dalam pertumbuhan dan perkembangan. Anak usia dini merupakan anak yang menduduki masa golden age dan biasanya dalam kesehariannya identik dengan permainan yang beragam. Permainan merupakan cara untuk memperoleh suatu pengetahuan bagi anak di bidang kesehatan khususnya gizi. Pada permainan tersebut biasanya membutuhkan aktivitas yang lebih cekatan, disamping itu Anak usia dini juga masih dalam tumbuh kembang. Metode pembelajaran dan peningkatan self esteem yang dapat diterapkan bagi anak-anak usia dini, salah satunya melalui bermain.  Belajar sambil bermain dapat menyenangkan dan menghibur bagi anak-anak. Bermain bagi anak adalah kegiatan yang serius tetapi menyenangkan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Pengetahuan gizi seimbang dengan self esteem pada anak usia dini. Metode : Desain penelitian menggunakan deskriptif korelational dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan yaitu stratified random sampling dengan jumlah responden 22 anak. Uji statistik yang digunakan untuk membuktikan hasil penelitian ini adalah uji Kendall’s Tau. Hasil: Hasil uji statistik dalam penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi seimbang dengan self esteem diri pada anak usia dini dengan nilai p value sebesar 0,000 (p < 0,05) dan nilai koefisien korelasi sebesar -0,353. Kesimpulan: ada hubungan antara pengetahuan gizi seimbang anak usis dini dengan self esteem.
EFEKTIVITAS TEKNIK ENDORPHIN MASSAGE TERHADAP INTENSITAS NYERI PADA IBU BERSALIN KALA I FASE AKTIF Ambarwati, Yesti Aprilia; Sari, Fatimah; Hakim, Riska Ismawati
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 19, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v19i2.1100

Abstract

Latar belakang: Nyeri persalinan adalah pengalaman subjektif sensasi fisik yang normal dan umum terjadi, rasa nyeri yang hebat dapat mempengaruhi kenaikan denyut jantung, sistem pernafasan, kenaikan tekanan darah dan dapat menyebabkan stress sehingga menghambat proses persalinan. Terapi komplementer yang dapat mengurangi intensitas nyeri pada persalinan salah satunya adalah dengan menggunakan teknik endorphine massage. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya Efektivitas teknik endorphine massage di UPTD Puskesmas Bumijawa. Metode: Penelitian ini penelitian kuantitatif dengan metode Quasi Eksperimen menggunakan two group pretest posttest with control group design, intrumen untuk mengukur skala nyeri adalah Wong Baker Rating Scale, dengan jumlah responden 60 ibu bersalin yang diambil menggunakan teknik probability sampling dengan type random sampling. Hasil: Hasil analisis dengan menggunakan Uji Wilcoxon didapatkan rata-rata kelompok ekperimen Tingkat nyeri sebelum diberikan endorphin massage adalah sebesar 8.23 dan setelah diberikan endorphin massage menjadi 5.13. Nilai signifikasi nyeri sebelum dan nyeri setelah dilakukan endorphin massage adalah 0.001 dan pada Uji Mann Whitney menunjukkan ada perbedaan intensitas nyeri antara kelompok eksperimen dan kontrol setelah adanya perlakuan, nilai p value sebesar 0.001 > 0,05 artinya kondisi intensitas nyeri kedua kelompok ada beda nyata, kemudian pada delta yang dibuktikan dengan nilai p value pretest dan posttest sebesar 0.001 < 0,05 yang berarti bahwa ada perbedaan delta intensitas nyeri (delta pretest-posttest) antara kelompok eksperimen dan kontrol. Kesimpulan: Endorphin massage efektif dalam menurunkan intensitas nyeri pada persalinan kala I Fase Aktif.
EFEKTIFITAS EDUKASI TENTANG MENSTRUAL HYGIENE TERHADAP PERILAKU PADA REMAJA PUTRI DISABILITAS MENTAL Hutasoit, Masta; Purnamaningsih, Nur’ Aini; Trisetiyaningsih, Yanita
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 19, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v19i2.1111

Abstract

Latar belakang: Menstruasi merupakan salah satu tanda seorang remaja putri sudah memasuki fase pubertas. Saat fase menstruasi area kewanitaan seringkali lembab sehingga kalau tidak dijaga kebersihanya dapat mengakibatkan infeksi pada saluran reproduksi. Menstrual Hygiene adalah suatu tindakan yang dilakukan untuk menjaga kebersihan selama fase menstruasi. Pada remaja putri yang mengalami disabilitas mental mengalami kesulitan dalam praktek Menstrual hygiene sehingga perlu dilakukan suatu intervensi dalam pemberian edukasi.  Pemberian informasi dapat melalui video animasi dan demonstrasi tentang menstrual hygiene terhadap kemampuan praktek menstrual hygiene pada remaja putri di SLB N 1 Bantul. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui peningkatan perilaku menstrual hygiene pada remaja putri setelah diberikan edukasi. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan quasi eksperimental pre test-post test without control group. Responden adalah remaja putri dasabilitas mental yang sudah mengalami menstruasi sebanyak 30 responden yang diambil dengan total sampling. Intervensi yang diberikan adalah edukasi dengan video animasi dan demonstrasi tentang praktik menstrual hygiene. Sebelum dan setelah intervensi diberikan pre test dan posttest berupa kuesioner perilaku tentang menstrual hygiene. Analisis data yang digunakan adalah analisa univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan paired t test. Hasil: Perilaku awal remaja sebelum diberikan intervensi edukasi rata-rata 50,67 (34-68), sedangkan setelah intervensi rata-rata perilaku sebesar 64,7 (49-80), terdapat peningkatan perilaku sebesar 14,03. Analisis menggunakan Paired-Sample T-Test didapatkan hasil p value sebesar 0,000 (p<0,05) artinya ada pengaruh edukasi terhadap peningkatan perilaku remaja disabilitas dalam menstrual hygiene. Kesimpulan: Ada pengaruh yang signifikan dengan pemberian edukasi terhadap perilaku menstrual hygiene management pada remaja di SLB Negeri 1 Bantul
EFEKTIFITAS LATIHAN RANGE OF MOTION DENGAN PENAMBAHAN BOLA KARET TERHADAP PENINGKATAN FUNGSI MENGGENGGAM PADA PASIEN STROKE Dini, Eva Yulia; Maulina, Luluk
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 19, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v19i2.1133

Abstract

Latar belakang: Stroke adalah suatu kondisi yang menyebabkan pecahnya pembuluh darah otak dengan gejala seperti kesulitan berjalan, kehilangan keseimbangan dan kekuatan otot menurun. Salah satu peran fisioterapi pada kasus Stroke yaitu mengembalikan fungsional tubuh pasien dengan terapi latihan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan range of motion dengan penambahan bloa karet terhadap peningkatan fungsi menggenggam pasien stroke di rumah sakit, untuk mengetahui pengaruh latihan ROM terhadap kemajuan fungsi menggenggam pasien stroke. Metode: Desain penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan two group pre-post test. Dengan sampel berjumlah 20 orang yang terbagi menjadi dua, yakni kelompok perlakuan 1 dan kelompok perlakuan 2. Penelitian dilaksanakan selama 4 minggu di rumah sakit izza karawnag yang terdiri dari satu kali pre test, dengan pertemuan 2 kali seminggu dengan durasi 20-30 menit dan satu kali post test. Instrument yang digunakan adalah sollerman hand functional test. Hasil: hasil uji paired test kedua kelompok di dapatkan nilai signifikan dengan nilai p=0,000 (p<0,05). Selisih persentase pre test dan post test pada kelompok perlakuan 1 sebesar 22,6 dan pada kelompok perlakuan 2 sebesar 14,9. Kesimpulan: Intervensi latihan range of motion dengan penambahan bola karet dan latihan range of motion dapat mempengaruhi kemampuan fungsional menggenggam. Dengan hasil lebih efektif pada intervensi latihan range of motion dengan penambahan bola karet dalam meningkatkan kemampuan fungsional menggenggam pasien dengan stroke.
BIMBINGAN SPIRITUAL PASIEN KANKER PAYUDARA DI RUMAH SAKIT Mulidah, Siti; Asrin, Asrin; Sukrillah, Ulfah Agus
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 19, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v19i3.1138

Abstract

Latar belakang: Perawat kurang berperan dalam pemenuhan kebutuhan spiritual. pasien kanker payudara memerlukan bimbingan spiritual dalam menghadapi penyakit yang dideritanya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk bimbingan spiritual pada pasien kanker payudara di rumah sakit. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian diskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto tahun 2023. Populasi pada penelitian ini adalah pasien kanker payudara yang berjumlah 30 responden. Data tingkat spiritual dan bimbingan spiritual diperoleh menggunakan kuesioner Spiritual Well-Being Scale (SWBS). Data penelitian dianalisis dengan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test dan Mann Whitney Test. Hasil: Mayoritas usia antara 45-54 tahun yaitu 33,0%, tingkat pendidikan dasar SLTP/sederajat 29,7% dan SD/sederajat 26,4%, kebanyakan ibu bekerja, pendapatan kurang  sebesar 9,9%,  kebanyakan menjalani kemoterapi < 12 bulan. Tingkat spiritualitas paling banyak sedang (57%). Tingkat kecemasan responden mayoritas sedang (50%) dan tinggi 30%. Ada hubungan antara tingkat spiritualiatas dengan tingkat kecemasan pasien kanker payudara di rumah sakit (p = 0.001). Bimbingan spiritual pasien kanker payudara di rumah sakit oleh perawat yang sudah dilakukan sebatas mengingatkan supaya menjalankan sholat dan berdoa/berzikir pada pagi hari. Kesimpulan: Pasien kanker payudara mengalami tingkat spiritual yang rendah dan mengalami kecemasan sehingga diperlukan bimbingan spiritual dalam memberikan pelayanan keperawatan.
PENGETAHUAN IBU HAMIL RISIKO TINGGI DENGAN PERSIAPAN PERSALINAN Saragih Sidahuruk, Helga Kristiani; Sunarsih, Tri
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 19, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v19i3.1140

Abstract

Latar belakang: Banyak ibu hamil hanya mengetahui sedikit tentang proses yang terjadi dalam dirinya, perubahan apa saja yang terjadi, dan bagaimana proses kehamilan dan persalinan secara normal. Kurangnya pengetahuan dan ketidaksiapan tentang apa yang diharapkan selama persalinan dapat menyebabkan kecemasan dan ketakutan, periode kehamilan yang tidak nyaman, dan bahkan kelahiran yang sulit. Persiapan dalam menghadapi persalinan sangat bergantung pada pengetahuan ibu bersalin pada saat ibu melakukan ANC. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil risiko tinggi dengan persiapan persalinan di Klinik Pratama Amanda. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional study. Populasi yang digunakan adalah seluruh ibu hamil risiko tinggi trimester III. Teknik dalam pengambilan sampel adalah total sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 35 ibu hamil risiko tinggi trimester III yang dideteksi menggunakan Kartu Skor Poedji Rochyati (KSPR). Penelitian ini dilaksanakan di Klinik Pratama Amanda. Penelitian ini dianalisis menggunakan analisis korelasi spearman rank. Hasil: Karakteristik usia 20-35 tahun sebanyak 31 responden (88,6%), pendidikan SMA/MA sebanyak 21 responden (60%), tidak bekerja sebanyak 15 responden (42,9%), primigravida sebanyak 19 responden (54,3%), skrining kspr: penyakit pada ibu hamil yaitu kurang darah sebanyak 7 responden (18%), tingkat pengetahuan ibu baik sebanyak 31 responden (89%), persiapan persalinan siap sebanyak 34 responden (97%) dan critical point (P4K) siap 21 responden (60%). Nilai p-value sebesar 0,001 artinya ada hubungan yang signifikan (berarti) antara variabel tingkat pengetahuan ibu hamil risiko tinggi dengan persiapan persalinan. Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan tingkat pengetahuan ibu hamil risiko tinggi dengan persiapan persalinan.
PENGARUH PEMBERIAN SARI KACANG HIJAU TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI ANEMIA Mualifah, Nita Azimatul; Sunarsih, Tri; Yulaikhah, Lily
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 19, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v19i4.1142

Abstract

Latar belakang: Remaja putri menghadapi peningkatan kerentanan terhadap anemia karena pertumbuhan fisik yang cepat dan permulaan menstruasi pada tahap ini. Akibatnya, remaja putri memerlukan zat gizi dalam jumlah yang lebih tinggi, terutama zat besi, sehingga mereka sangat rentan terhadap anemia. Untuk mengatasi kekurangan zat besi ini, seseorang dapat melengkapi pola makannya dengan makanan kaya zat besi, seperti kacang hijau, yang mengandung 13,96 mg/L zat besi dalam setiap 100 gramnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pemberian jus kacang hijau terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri anemia yang berada di MAN 1 Kulonprogo. Metode :  Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan Pretest – Posttest Control Group Design. Penelitian difokuskan pada populasi remaja putri yang bersekolah di MAN 1 Kulon Progo. Sampel penelitian berjumlah 20 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling dan dibagi menjadi dua kelompok. Intervensi diberikan selama 7 hari. Penelitian dilaksanakan di MAN 1 Kulon Progo. Data diperiksa dengan uji beda berpasangan (paired sample t-test). Hasil: Kadar hemoglobin pada kelompok intervensi mengalami peningkatan dari 11,05±0,79 menjadi 12,03±0,98 gr/dl setelah diberikan jus kacang hijau. Kelompok kontrol memiliki rata-rata konsentrasi hemoglobin 11,25±0,42 gr/dl sebelum pengujian dan sedikit menurun menjadi 11,20±0,62 gr/dl setelah pengujian. kelompok intervensi menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kadar hemoglobin sebelum dan sesudah menerima jus kacang hijau (p=0,025), yang mengindikasikan perubahan yang berarti pada tingkat hemoglobin setelah intervensi. Kesimpulan: pemberian jus kacang hijau memberikan dampak positif terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri anemia.