cover
Contact Name
Ervita Nindy Oktoriany
Contact Email
rekmedstia@gmail.com
Phone
+6283613722299
Journal Mail Official
rekmedstia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Baiduri Bulan No 1 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JOURNAL OF MEDICAL RECORDS AND HELATH INFORMATION
ISSN : 27159817     EISSN : 27229831     DOI : -
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, atas berkat dan rahmat Nya kamidapat kembali hadir untuk menyajikan artikel-artikel terkini pada JRMIK: Jurnal Rekam Medis & Informasi Kesehatan Volume 03 Nomor 02 Edisi Juni, Tahun 2022. Semua artikel yang dimuat pada Jurnal ini telah diseleksi dan ditelaah oleh Dewan Editor . Hanya artikel-artikel berkualitas baik dan sangat baik yang dapat dimuat pada JRMIK: Jurnal Rekam Medis & Informasi Kesehatan. Topik-topik yang disajikan pada edisi ini meliputi: klasifikasi dan kodefikasi rekam medis, komunikasi rekam medis, dan manajemen rekam medis. Kepada penulis yang telah berkontribusi pada penerbitan jurnal edisi ini, kami menyampaikan terima kasih yang mendalam, selanjutnya kami mengundang rekan sejawat peneliti perekam medis dan informasi kesehatan mengirimkan naskah untuk disajikan pada jurnal ini. Saran dan kritik yang membangun, pembaca dan para pihak lainnya sangat kami harapkan. Selamat membaca.
Articles 70 Documents
EFEKTIVITAS INTERVENSI LITERASI DIGITAL TERSTRUKTUR TERHADAP KECAKAPAN MAHASISWA DALAM ERA PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI Soraya, Soraya; Natasari, Peni Sriwahyu; Mustofa, Ahmad; Nindy Oktoriani, Ervita
JRMIK Vol 6 No 2 (2025): JOURNAL OF MEDICAL RECORDS AND HEALTH INFORMATION
Publisher : Malang: Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58535/jrmik.v6i2.88

Abstract

Tingginya adaptasi teknologi di lingkungan pendidikan tinggi menuntut mahasiswa memiliki literasi digital yang tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga reflektif dan kontekstual. Namun, tidak semua mahasiswa memiliki tingkat kesiapan yang setara. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas intervensi literasi digital terstruktur dalam meningkatkan kecakapan digital mahasiswa, khususnya yang mengalami kesenjangan akses teknologi. Intervensi dilakukan melalui penyusunan dan penyampaian modul berbasis e-book dan video pembelajaran yang disusun sesuai dengan kerangka literasi digital dari Hague & Payton (2010), yang mencakup delapan komponen literasi digital. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pre-test dan post-test, serta pengujian menggunakan Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor literasi digital yang signifikan secara statistik (t = 4,77; p < 0,001), dengan rata-rata skor meningkat dari 4,48 menjadi 4,62. Dimensi yang mengalami peningkatan tertinggi adalah kolaborasi, kreativitas, dan literasi informasi, sementara peningkatan terendah ditemukan pada dimensi berpikir kritis dan pemahaman budaya sosial. Responden juga menunjukkan persepsi positif terhadap kualitas dan relevansi materi. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi berbasis ebook efektif dalam meningkatkan kesiapan digital mahasiswa dalam konteks akademik, sekaligus memberikan rekomendasi untuk penyempurnaan dimensi reflektif melalui pendekatan diskusi dan studi kasus.
ANALISIS KESIAPAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM PENERAPAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK DI RSIA MUTIARA BUNDA Adiba, Farah; Kalli, Martha Inya; Rachman, Mohammad Arief
JRMIK Vol 6 No 2 (2025): JOURNAL OF MEDICAL RECORDS AND HEALTH INFORMATION
Publisher : Malang: Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58535/jrmik.v6i2.89

Abstract

Transformasi digital dalam bidang kesehatan menuntut setiap fasilitas pelayanan kesehatan untuk menerapkan Rekam Medis Elektronik (RME) sesuai dengan ketentuan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia paling lambat 31 Desember 2023. RSIA Mutiara Bunda sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan juga memiliki kewajiban untuk mengimplementasikan RME guna meningkatkan mutu pelayanan, efektivitas, serta efisiensi pengelolaan data medis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan sumber daya manusia (SDM) dalam penerapan RME di RSIA Mutiara Bunda. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan pengambil keputusan dan pengguna RME seperti dokter, perawat, petugas rekam medis, dan teknisi yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam, kemudian dianalisis menggunakan model analisis data Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan SDM di RSIA Mutiara Bunda masih menghadapi beberapa kendala, antara lain: (1) kurangnya pelatihan dan pengetahuan petugas mengenai RME, (2) kesulitan menerima perubahan dari sistem manual ke sistem elektronik, serta (3) kendala akses jaringan yang lambat yang menghambat proses kerja. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan bahwa kesiapan SDM menjadi faktor kunci keberhasilan implementasi RME. Oleh karena itu, diperlukan program pelatihan berkelanjutan, pendekatan manajemen perubahan yang efektif, dan peningkatan infrastruktur jaringan agar penerapan RME dapat berjalan optimal serta mendukung transformasi digital kesehatan di Indonesia.
ANALISIS DAMPAK PENGGUNAAN SISTEM GANDA REKAM MEDIS TERHADAP EFISIENSI PELAYANAN KESEHATAN DI KLINIK MATA DR. HASRI AINUN HABIBIE BOGOR Irawan, Heri; Wahab, Syaikhul
JRMIK Vol 7 No 1 (2026): JOURNAL OF MEDICAL RECORDS AND HEALTH INFORMATION
Publisher : Malang: Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58535/jrmik.v7i1.85

Abstract

Implementasi sistem ganda rekam medis (manual dan elektronik) di fasilitas kesehatan telah menjadi fenomena umum dalam transisi digitalisasi layanan kesehatan. Klinik Mata Dr. Hasri Ainun Habibie Bogor menggunakan sistem ganda untuk memastikan kontinuitas pelayanan sambil beradaptasi dengan teknologi modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan sistem ganda rekam medis terhadap efisiensi pelayanan kesehatan di Klinik Mata dr. Hasri Ainun Habibie Bogor. Penelitian menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara dengan tenaga kesehatan, dan analisis dokumentasi selama periode 6 bulan. Sistem ganda rekam medis menunjukkan dampak positif dan negatif terhadap efisiensi pelayanan. Dampak positif meliputi redundansi data yang meningkatkan keamanan informasi dan kemudahan akses bagi tenaga kesehatan yang belum familiar dengan sistem elektronik. Dampak negatif mencakup duplikasi pekerjaan yang meningkatkan waktu dokumentasi sebesar 35% dan potensi inkonsistensi data antara kedua sistem. Implementasi sistem ganda rekam medis di Klinik Mata Dr. Hasri Ainun Habibie Bogor memerlukan optimalisasi untuk meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan.
FAKTOR PENGHAMBAT PELAKSANAAN ANALISIS KUALITATIF REKAM MEDIS: STUDI KASUS BERBASIS PENDEKATAN DONABEDIAN Fill Hayya, Dava; Adiputra Golo, Zefan
JRMIK Vol 7 No 1 (2026): JOURNAL OF MEDICAL RECORDS AND HEALTH INFORMATION
Publisher : Malang: Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58535/jrmik.v7i1.92

Abstract

RSUD Dr. R. Goeteng Taroenadibrata sudah menerapkan analisis kualitatif pada tahun sebelumnya, tetapi di tahun 2024 proses analisis kualitatif terhenti. Tujuan dari laporan kasus ini untuk mengidentifikasi faktor yang memengaruhi tidak terlaksananya analisis kualitatif rekam medis di RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata. Wanwancara dan observasi terhadap 4 narasumber dengan menggunkan pendekatan Doneabedian yang melihat dari 3 faktor yaitu, struktur, proses dan hasil. Hasil menunjukan bahwasanya tidak dilaksanakanya analisis kualitatif dilihat dari faktor struktur terjadi karena perubahan struktur organisasi rumah sakit yang mengakibatkan petugas yang menjalankan analsis kualitatif sebelumnya dialihtugaskan, tidak adanya SOP yang khusus dan terperinci juga menjadi faktor tidak dilaksanakannya analisi kualitatif, penerapan RME yang belum 100% juga ikut menjadi faktor penyebab tidak di laksanakanya analisis kualitatif, dilihat dari faktor proses tidak adaya alur kerja yang rinci dan penggunaan checklist sederhana menjadi penghambat analisis kualitatif, dan dari segi hasil menyebabkan kualitas data yang buruk dan akreditasi yang menurun terutama pada standar MRMIK 8 . Tidak terlaksananya analisis kualitatif disebabkan oleh 3 faktor yang berkaitan diantaranya faktor struktur meliputi SDM, kebijakan dan material, faktor proses yaitu proses dan alur analisis kualitatif, serta faktor hasil yang berdampak pada kualitas data dan akreditasi rumah sakit.
STUDI DESKRIPTIF STRATEGI PEMASARAN DAN JUMLAH KUNJUNGAN PASIEN UMUM RAWAT JALAN DI POLIKLINIK RUMAH SAKIT INDRIATI SOLO BARU vita febriana, fransisca; Dwi Nursanti, Anastasia Lina; Indriat, Ratna; Tirta Dharma, Yovita Prabawati
JRMIK Vol 7 No 1 (2026): JOURNAL OF MEDICAL RECORDS AND HEALTH INFORMATION
Publisher : Malang: Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58535/jrmik.v7i1.93

Abstract

Latar Belakang. Strategi pemasaran rumah sakit merupakan strategi yang digunakan untuk menyampaikan informasi tentang jasa pelayanan kesehatan kepada pelanggan. Meningkatnya jumlah kunjungan pasien adalah salah satu target yang ingin dicapai oleh sebagian besar rumah sakit. Rumah sakit harus mempunyai perencanaan strategi pemasaran yang baik, efektif, dan berkualitas untuk menarik minat pelanggan dan meningkatkan kunjungan pasien. Tujuan. Tujuan penelitian adalah (1) mengetahui strategi pemasaran rumah sakit berdasarkan product, price, place dan promotion (2) mengetahui jumlah kunjungan pasien umum rawat jalan. Desain Penelitian. Penelitian ini adalah penelitian studi deskriptif dengan data kuantitatif. Subyek Penelitian. Subyek penelitian adalah karyawan Bagian Marketing, pengambilan sampel dengan teknik non probability sampling dengan teknik total sampling sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 9 responden. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan data sekunder yaitu jumlah kunjungan pasien umum rawat jalan di poliklinik. Hasil Penelitian. Strategi pemasaran berdasarkan product sebanyak 66,7% dikategori sedang, 33,3% kategori rendah. Strategi pemasaran berdasarkan price yaitu 88,9% dengan kategori sedang dan 11,1% kategori rendah. Strategi pemasaran place berada dikategori sedang yaitu 77,8% dan kategori rendah sebanyak 22,2%. Strategi pemasaran berdasarkan promotion 66,7% berada di kategori tinggi dan 33,3% dikategori sedang. Jumlah kunjungan pasien umum rawat jalan yaitu 66,7% dikategori tinggi dan 33,3% kategori rendah. Kesimpulan. Kesimpulan penelitian ini adalah strategi pemasaran berdasarkan product, price dan place masih pada kategori sedang dan rendah, untuk strategi pemasaran berdasarkan promotion pada kategori tinggi dan sedang. Jumlah kunjungan pasien umum rawat jalan dalam kategori tinggi.
ANALISIS SENTIMEN KOMENTAR MASYARAKAT TERHADAP POSYANDU DI MEDIA SOSIAL MENGGUNAKAN METODE SUPPORT VECTOR MACHINE Natasari, Peni Sriwahyu; Mustofa, Ahmad; Palupi Ekasari, Audhita
JRMIK Vol 7 No 1 (2026): JOURNAL OF MEDICAL RECORDS AND HEALTH INFORMATION
Publisher : Malang: Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58535/jrmik.v7i1.95

Abstract

Posyandu merupakan lini strategis utama di masyarakat untuk memberikan layanan kesehatan ibu dan anak. Namun, pemanfaatan layanan posyandu oleh ibu masih belum maksimal yang tercermin dari angka prevalensi stunting yang cukup tinggi serta belum meratanya cakupan imunisasi. Kurang optimalnya pemanfaatan layanan posyandu dapat dipengaruhi oleh informasi negatif yang didapat dari sosial media sebagai tempat untuk menyampaikan opini dan pengalaman terhadap posyandu. Oleh karena itu, diperlukan penelitian untuk menganalisis sentimen masyarakat terhadap posyandu di media sosial menggunakan pendekatan pembelajaran mesin, sehingga didapatkan gambaran sentimen secara umum mengenai layanan posyandu. Penelitian ini memanfaatkan data media sosial dari Youtube dan X tentang layanan posyandu. Dataset yang didapatkan diproses melalui tahapan pra-pemrosesan dasar, anotasi manual oleh dua annotator independen, serta pengukuran kesepakatan menggunakan Cohen’s Kappa sebagai upaya mendapatkan dataset yang reliabel. TF-IDF kemudian diaplikasikan untuk mendapatkan vektor numerik. Selanjutkan dilakukan klasifikasi oleh model SVM, dengan Naïve Bayes, Logistic Regression, dan Random Forest sebagai model pembanding. Hasil penelitian menunjukkan pendekatan SVM menghasilkan performa tertinggi dengan akurasi 81%. Kelas sentimen positif dapat diklasifikasikan dengan baik oleh model, sementara kinerja pada sentimen negatif masih belum optimal. Hal ini diduga disebabkan oleh keterbatasan jumlah data sentimen negatif. Dari hasil pengujian, dapat disimpulkan bahwa analisis sentimen berbasis SVM mampu memberikan gambaran persepsi publik terhadap layanan posyandu secara efektif. Hal ini dapat dimanfaatkan sebagai acuan evaluasi layanan kesehatan masyarakat oleh pemangku kepentingan terkait.
KOMUNIKASI EFEKTIF PETUGAS REKAM MEDIS DALAM PELAYANAN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT PANTI WALUYA SAWAHAN MALANG Soraya; Nindy Oktoriani, Ervita; Soeltanto, Taufiq; Leliyanti Anul, Donata
JRMIK Vol 7 No 1 (2026): JOURNAL OF MEDICAL RECORDS AND HEALTH INFORMATION
Publisher : Malang: Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58535/jrmik.v7i1.96

Abstract

Komunikasi efektif merupakan komponen penting dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan, khususnya pada pelayanan rawat jalan yang melibatkan interaksi intensif antara petugas dan pasien. Petugas rekam medis berperan sebagai garda depan pelayanan administrasi sekaligus penghubung awal antara pasien dan sistem pelayanan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan komunikasi efektif oleh petugas rekam medis dalam pelayanan rawat jalan di Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan menerapkan triangulasi sumber dan teknik untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi petugas rekam medis pada umumnya telah berjalan dengan cukup efektif dan memenuhi prinsip komunikasi efektif yang meliputi respect, empathy, audible, clarity, dan humble. Namun demikian, masih ditemukan hambatan komunikasi berupa penggunaan istilah administratif yang kurang dipahami pasien, keterbatasan waktu pelayanan pada jam sibuk, serta tingginya beban kerja yang memengaruhi optimalisasi empati, terutama terhadap pasien lanjut usia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi petugas rekam medis tergolong efektif, tetapi masih memerlukan penguatan kompetensi komunikasi interpersonal dan dukungan sistem pelayanan guna meningkatkan mutu pelayanan rawat jalan yang berorientasi pada pasien.
HUBUNGAN KOMUNIKASI EFEKTIF PETUGAS TPPRJ BERBASIS REACH DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI RSUD KANJURUHAN MALANG Rachman, Mohammad Arief; Maghfirotul Laila, Fajar
JRMIK Vol 7 No 1 (2026): JOURNAL OF MEDICAL RECORDS AND HEALTH INFORMATION
Publisher : Malang: Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58535/jrmik.v7i1.97

Abstract

Komunikasi efektif petugas Tempat Penerimaan Pasien Rawat Jalan (TPPRJ) berperan penting dalam meningkatkan kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan komunikasi efektif petugas TPPRJ berbasis prinsip REACH (Respect, Empathy, Audible, Clarity, dan Humble) dengan kepuasan pasien rawat jalan di RSUD Kanjuruhan Malang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan desain cross-sectional terhadap 99 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, korelasi Pearson, serta regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif yang kuat dan signifikan antara komunikasi efektif petugas TPPRJ dengan kepuasan pasien (r = 0,744; p < 0,001). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,554 menunjukkan bahwa 55,4% variasi kepuasan pasien dipengaruhi oleh komunikasi efektif petugas. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa semakin baik penerapan prinsip REACH dalam komunikasi petugas TPPRJ, semakin tinggi tingkat kepuasan pasien. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi komunikasi petugas melalui pelatihan berbasis REACH perlu dilakukan secara berkelanjutan.
ANALISIS PENGGUNAAN SNOMED-CT TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA DALAM MANAJEMEN DATA PENYAKIT GINJAL DI RUMAH SAKIT KOTA SEMARANG Qoriatul Fadhilah, Isnaini; Lestari, Sri; Sugiarto, Puput; Delimasari, Trisakti; Mustafa, Ibnu Arkhan; Muncarsari, Ananda
JRMIK Vol 7 No 1 (2026): JOURNAL OF MEDICAL RECORDS AND HEALTH INFORMATION
Publisher : Malang: Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58535/jrmik.v7i1.98

Abstract

Tingkat kepuasan pengguna terhadap penerapan Systematized Nomenclature of Medicine - Clinical Terms (SNOMED-CT) dalam meningkatkan kualitas manajemen data di rumah sakit masih belum banyak dibahas. Oleh karena itu, tujuan studi ini adalah menganalisis penggunaan SNOMED-CT terhadap kepuasan pengguna dalam manajemen data penyakit ginjal. Studi cross-sectional ini dilakukan di antara petugas pengkodean medis di rumah sakit di Semarang. Kriteria inklusi adalah responden minimal memiliki level Pendidikan diploma Rekam Medis dan pengalaman kerja dalam bidang pengkodean minimal lima tahun. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur. Data dianalisis menggunakan regresi linier multivariat dengan aplikasi STATA 13. Sebanyak 40 responden berpartisipasi, dengan mayoritas perempuan (72,5%), berusia 25–35 tahun (60,0%), dan memiliki pengalaman kerja lebih dari enam tahun (52,5%). Hasil menunjukkan bahwa penggunaan SNOMEDCT (β = 0,65; 95% CI = 0,49–0,81; p < 0,001), jenis sistem rekam medis yang digunakan (β = 3,18; 95% CI = 0,57–5,79; p = 0,019) secara signifikan meningkatkan kepuasan pengguna dalam manajemen data penyakit ginjal. Kepuasan pengguna terutama dipengaruhi oleh penggunaan sistem SNOMED-CT dan adopsi sistem rekam medis elektronik penuh.
HUBUNGAN KELENGKAPAN PENUNJANG MEDIS TERHADAP KEAKURATAN KODE DIAGNOSA PENYAKIT NEOPLASMA DI RUMAH SAKIT BALA KESELAMATAN BOKOR TUREN Daniyah, Robiatud; Adi Putri, Priscillia Destian
JRMIK Vol 7 No 1 (2026): JOURNAL OF MEDICAL RECORDS AND HEALTH INFORMATION
Publisher : Malang: Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58535/jrmik.v7i1.99

Abstract

Rumah Sakit bertanggung jawab atas mutu pelayanan medis yang diberikan kepada pasien dan memastikan bahwa pelayanan yang diberikan tercatat dengan benar dalam rekam medis pasien. Rekam medis bermanfaat untuk memberikan informasi yang dibutuhkan sehingga dapat mendukung perawatan pasien, dan menjadi bagian penting dari pelayanan kesehatan. Rekam medis berisi identitas pasien, hasil tes, diagnosa, perawatan, dan layanan kesehatan yang telah diberikan selama kunjungan perawatan. Pemberian kode diagnosa yang akurat membutuhkan sejumlah dokumen pendukung, yaitu riwayat medis pasien, hasil tes lab atau rontgen, catatan keperawatan, penulisan diagnosa yang tepat, dan ringkasan medis. Kode yang tepat dan akurat yang dihasilkan harus dievaluasi dari semua dokumen rekam medis secara menyeluruh. Dalam memberikan kode diagnosa yang benar membutuhkan data dokumen medis pasien yang lengkap, terutama berkaitan dengan perawatan pasien, diagnosa dokter, riwayat medis pasien, dan temuan tes pendukung medis. Berdasarkan hal tersebut, rekam medis harus lengkap sehingga tidak mengakibatkan kesalahan dalam pemberian kode diagnosa.Mengetahui hubungan kelengkapan penunjang medis terhadap keakuratan kode diagnosa penyakit neoplasma di Rumah Sakit Bala Keselamatan Bokor Turen. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi secara langsung serta melakukan analisis terhadap dokumen rekam medis pasien rawat inap kasus neoplasma. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan Uji Analitik hubungan menggunakan SPSS (Statistical Package for the Social Sciences).Berdasarkan hasil analisis data dengan uji Chi-Square didapatkan nilai significancy p 0,002, yang artinya nilai p value < 5% atau 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara kelengkapan penunjang medis terhadap keakuratan kode diagnosa penyakit neoplasma di Rumah Sakit Bala Keselamatan Bokor Turen.