cover
Contact Name
Bidang 4 LPPM
Contact Email
bidang4lppm@unusa.ac.id
Phone
+6281946755359
Journal Mail Official
snpm@unusa.ac.id
Editorial Address
UNUSA Kampus B, Jl. Jemursari No. 51-57 Surabaya 60237, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29649137     EISSN : 29649145     DOI : https://doi.org/10.33086/snpm
Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat sebagai bentuk upaya untuk mengumpulkan para pelaksana dalam satu forum dalam mendeseminasi hasil pengabdian kepada masyarakat ke publik agar masyarakat berdaya. Seminar nasional ini juga peserta berkesempatan mempresentasikan dan mendiskusikan hasil pengabdian kepada masyarakat yang berisi tentang inovasi, isu terbaru dalam berbagai bidang. Tujuan utama dari seminar nasional ini adalah Deseminasi hasil pengabdian agar masyarakat menjadi berdaya, Membuka jaringan ilmiah yang berkaitan dengan proses kolaborasi pengabdian kepada masyarakat, penulisan artikel, penerjemahan sampai review artikel untuk siap dipublikasikan dan membantu cara mempublikasikan artikel para dosen ke jurnal nasional atau prosiding nasional.
Articles 348 Documents
Pendampingan Pembelajaran Anak Sekolah melalui Pendirian Sanggar Belajar di Desa Srikaton Imam Azro’i; Arif Chasannudin; Nur Khofifah; Suparti S
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.46 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v2i1.978

Abstract

This community development is conducted based on the problem of children’s difficulties in learningoutside formal schools. This difficulty is due to the lack of human resources in guiding children and theabsence of tutoring institutions. The community in Srikaton Village hopes that there will be a place oflearning other than formal school that can be a recreational place for children in learning that providesbooks and tutoring activities. Empowerment carried out in Srikaton Village is by establishing a SanggarBelajar which has tutoring activities, English courses, coloring, collage art, and reading. Thesustainability of this program resulted in a Sanggar Belajar managed by the Karang Taruna of SrikatonVillage.
Pendampingan Pembuatan Gapura Pintu Masuk Di Wisata Kampung Kelengkeng, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo Ir. Benny Bintarjo, MT; Febby Rahmatullah Masruchin, S.T., M.T; Muhammad Thoriq Al Rosyid; Mochamad Ilham; Jessyca Angelique Haryono; Taufiqah Thallah Zhafirah; Ahmad saifullah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1330.748 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v2i1.979

Abstract

Setiap kawasan baik desa maupun kota memiliki sedikitnya satu pintu akses ke kawasan tersebut.Apapun macamnya, pintu masuk tentu sangat berpengaruh dalam penciptaan persepsi para pelakuaktifitas yang bersirkulasi melintasi pintu tersebut. Dalam menciptakan persepsi para pelintas pintumasuk kawasan ini, maka diperlukan Gapura Pintu Masuk bagi Desa Simoketawang yangmenggambarkan Penerimaan yang terbuka, menyampaikan pesan keunggulan Desa Simoketawang,dan informasi tertentu. Desa Simoketawang mempunyai keunggulan sebagai desa penghasilkelengkeng dan hasil terkait lainnya. Kegiatan pertanian perkebunan kelengkeng yang sudahberkembang membaik ini kemudian diangkat menjadi salah satu destinasi wisata desa berpotensitertentu. Berbagai pendukung utama daya tarik wisatawan berkunjung ke desa ini telah direncanakandan salah satunya adalah pembuatan Gapura Pintu Masuk di kawasan wisata desa tersebut. Terkait haltersebut dibutuhkan kegiatan PkM terfokus pada pendampingan / narasumber pembuatan rancanganGapura Pintu Masuk Kawasan Wisata Kampung Kelengkeng. Kegiatan PkM ini penting dilakukan untukmendukung terciptanya citra kawasan wisata yang bisa dengan tepat dalam membentuk persepsipengunjung atas potensi desa tersebut. Melalui ide yang tertuang dalam PkM ini diadakanperancangan Pembuatan Gapura Pintu Masuk yang berupa Papan “Selamat datang di KapungKelengkeng”, didasari oleh pendekatan Kemajuan Teknologi dalam Kearifan Lokal. Setelah penjelasanumum oleh perangkat desa, disusul koordinasi pengambilan data lebih mendetail dari setiap bagiankegiatan. Survai lokasi di desa menjadi kegiatan berikutnya dan lebih memberikan gambaran lokalistikbaik potensi maupun tantangannya. Dari survai observasi dan pengukuran lapangan, serta pencirianestetika yang menonjol, dapat segera berlanjut dengan langkah sintesa transformasi desain. Padadasarnya desain yang dihasilkan tidak menyulitkan masyarakat dalam pembangunannya dan kelakoperasionalnya, sehingga diperlukan panel surya untuk mendukung kebutuhan penerangan di sekitarGapura dan tulisan pada papan ucapannya.
Pendampingan Penyusunan Rencana Pendaerahan pada Pengembangan Kawasan Wisata Klengkeng Simoketawang Sidoarjo Suko Istijanto; Febby Rahmatullah Masruchin; Regina Hafidhah Haura; Sayyidah Ayu Izzabillah; Rizqa Rahma Fatiha; Teresya Behuku; Bulan Surya Agriya
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (933.985 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v2i1.980

Abstract

Desa Simoketawang merupakan desa yang berada di Kabupaten Sidoarjo, desa ini mempunyai potensisumber daya alam yang berlimpah salah satunya adalah kelengkeng yang menjadi icon wisatakampung di desa Simoketawang, hal ini merupakan salah satu pendorong perkonomian yangmerupakan salah satu potensi yang dapat di kembangkan menjadi wisata kebun kelengkeng.Perencanaan pengembangan kebun wisata kelengkeng dapat menarik perhatian wisatawan lokal dannon lokal. Maka dari itu strategi dalam rencana pendaerahan kebun kelengkeng harus unik danmenarik. Metode yang digunakan dalam pembahasan adalah deskriptif analisa yaitu denganmengumpulkan, menganalisa, serta menyimpulkan data yang diperlukan yang berkaitan denganpermasalahan. Pengumpulan data yang dilakukan meliputi data primer dan data sekunder. Darianalisis tersebut didapat hasil konsep wisata yang diwujudkan melalui fleksibilitas ruang wisata,kemudahan akses sirkulasi, dan fasilitas-fasilitas yang disediakan untuk mendukung sarana wisatakebun kelengkeng.
Pendampingan Perencanaan Desain Icon Kelengkeng di Wisata Kampung kelengkeng Desa Simoketawang Kabupaten Sidoarjo Febby Rahmatullah Masruchin; Achmad Royyan Dwi Nur Romadhon; Muhammad Tessar Kurnia Putra; Dinda Dayu Halizah; Durotun Nafisah; Silvi Aristyanisa Ramadhani
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.674 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v2i1.981

Abstract

Wisata Kampung Kelengkeng merupakan tempat wisata yang didirikan oleh Desa Simoketawang, KecamatanWonoayu, Kabupaten Sidoarjo dengan memanfaatkan Tanah Kas Desa (TKD) untuk menuju desa mandiriberbasis wisata agro atau alam. Salah satu komponen yang dibutuhkan di dalam tempat wisata adalah IconWisata. Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dalamperancangan desain icon kelengkeng yang nantinya akan dibangun oleh desa. Kebaharuan dalam kegiatanyang dilaksanakan adalah desain icon kelengkeng yang merupakan desain icon pertama dan satu-satunya diIndonesia. Desain yang dibuat selain terdapat icon kelengkeng juga diintegrasikan dengan kolam, vegetasidan area untuk duduk / bersantai menjadi satu kesatuan desain. Desain icon kelengkeng juga dibuat ditengah-tengah kebun kelengkeng sehingga memiliki desain yang terintegrasi dengan lingkungan disekitarnya. Metode yang digunakan meliputi beberapa tahapan yaitu Suryey lokasi, diskusi dan wawancaraantara pelaksana pengabdian dan mitra, pembuatan desain, pembuatan gambar kerja dan pembuatan RAB(Rencana Anggaran Biaya) jika nanti dibangun. Hasil dari desain yang dibuat terdapat 2 kali revisi yangdisesuaikan dengan kebutuhan dan masukan mitra. Kontribusi yang diberikan mitra selama kegiatan adalahpenyediaan tempat dan fasilitas baik di balai desa maupun di kebun kelengkeng selama pelaksanaan sertadukungan dari berbagai sasaran yaitu Aparat Desa, BUMD Simodjojo Makmur, Karang Taruna danMasyarakat. Desain yang sudah disepakati saat ini sedang tahap untuk dibangun oleh desa dan terdapatkegiatan pendampingan pasca kegiatan untuk mendampingi pembangunan icon kelengkeng yang saat inisedang dilakukan. Kesimpulan yang didapatkan dari kegiatan pengabdian ini adalah desain icon tempatwisata diperlukan oleh tempat wisata untuk menarik kunjungan wisata dan membranding tempat wisatasalah satunya adalah icon kelengkeng di Wisata Kampung Kelengkeng Desa Simoketawang, KecamatanWonoayu, Kabupaten Sidoarjo.
Penerapan Inovasi Reserve Energy Hybrid (Wind Turbine, Solar Cell, Dan Generator) di Pemerintah Desa Tegalsambi Kabupaten Jepara Safrizal Safrizal; Gunawan Mohammad; Darnoto Darnoto; Dimas Ariyanto; Vania Rizka Amelia
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.484 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v2i1.982

Abstract

Mata pencaharian yang paling dominan di Desa Tegalsambi Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara Jawa Tengah adalah mebel kayu jati, Pertanian padi, perikanan dan pelayaran. Berbagai potensi yang dimiliki oleh desa Tegalsambi tidak diimbangi dengan pemanfaatan sumber energi listrik yang dimiliki oleh desa tersebut. Desa Tegalsambi yang terletak digaris khatulistiwa dan memperoleh sinar matahari rata-rata 8 jam per hari memilki potensi energi surya yang cukup besar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memaksimalkan potensi energi panas matahari dan angin untuk menjadi pembangkit tenaga listrik. Hal ini mulai dimanfaatkan salah satunya adalah pemasangan panel surya pada lampu penerangan jalan umum (PJU), dan selain itu juga dapat dijadikan sebagai cadangan listrik untuk aktivitas kebutuhan rumah tangga dan pemerintah daerah. Ada 5 tahapan dalam pelaksanaan pengabdian ini yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan berkelanjutan. Adapun hasil dari kegiatan pendampingan ini yakni pertama, pemasangan pembangkit listrik solar cell yang ditempatkan di Balai Desa Tegalsambi langkah ini sebagai upaya awal untuk dapat mengurangi biaya tagihan listrik pada kantor pelayanan desa. Kedua, pembuatan dan pemasangan pembangkit listrik tenaga angin (wind turbin) pada penerangan jalan umum (PJU) di sekitar Desa Tegalsambi Kabupaten Jepara.
Pendidikan Kesehatan Tentang Posisi Ergonomi Untuk Mencegah Nyeri Punggung Bawah Anastasia Putu Martha Anggarani; Raditya Kurniawan Djoar; Maria Claudia Anggraeni Rade
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.297 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v2i1.983

Abstract

Nyeri punggung bawah seringkali menjadi masalah karena mempengaruhi produktivitas kerja. Sebagian besar ibu-ibu pengajian di paguyuban Menteng Regency sebanyak 25% ibu mengeluhkan sering mengalami nyeri otot setelah bekerja. Sampai saat ini, hal yang dilakukan mereka ketika merasakan keluhan yaitu melakukan pijat dan minum obat yang beli di apotek. Paguyuban Menteng regency bukan merupakan bagian dari RT di wilayah Gresik dan tidak pernah melakukan kegiatan penyuluhan kesehatan karena sebagian besar warga bukan warga Gresik sehingga pihak puskesmas tidak pernah melakukan kegiatan promotif dan preventif kepada warga. Ibu pengajian tidak memiliki pengetahuan yang baik mengenai kesehatan terutama mengenai posisi aman untuk melakukan aktivitas. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka kami melakukan penyuluhan dan pelatihan kesehatan tentang posisi ergonomi untuk meningkatkan pengetahuan mereka tentang NPB karena aktivitas yang tidak benar. Dengan kelompok masyarakat memahami pentingnya melakukan aktivitas keseharian dan pekerjaan dengan posisi yang benar, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi kelompok masyarakat untuk tetap sehat, aktif, produktif, berguna dan bermanfaat bagi diri dan lingkungan. Pendidikan kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan warga mengenai posisi yang benar saat beraktivitas untuk mencegah nyeri pungguh bawah. Sebelum dilakukan pendidikan kesehatan sebanyak 33 (71%) orang mempunyai tingkat pengetahuan kurang, sebanyak 8 (19%) orang mempunyai tingkat pengetahuan cukup dan sebanyak 6 (10%) orang mempunyai tingkat pengetahuan baik. Tingkat pengetahuan warga sesudah mengikuti kegiatan yaitu 38 orang (82%) memiliki tingkat pengetahuan baik dan 9 orang (18%) memiliki tingkat pengetahuan cukup. Selain itu juga ditemukan adanya penurunan nyeri punggung bawah dari 5 menjadi 3. Saran bagi warga, warga dapat menerapkan ilmu yang didapatkan dalam kehidupan sehari-hari dan secara berkala paguyuban mengadakan kegiatan pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga mengenai kesehatan
Pengaruh Yoga Kids Terhadap Peningkatan Konsentrasi Pada Anak Dheska Arthyka Palifiana; Sitti Khadijah; Devillya Puspita Dewi; Mimi Rianti
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.619 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v2i1.984

Abstract

Dalam menghadapi pembelajaran, siswa harus dipersiapkan kondisi fisik maupun mental agar dapat mengikuti pembelajaran dan mendapatkan prestasi belajar yang baik. Jasmani yang bugar dapat mempengaruhi konsentrasi anak dalam belajar. Anak dengan badan yang sehat akan lebih mudah menerima informasi (berkonsentrasi) dalam pembelajaran. Metode yang digunakan untuk meningkatkan konsentrasi siswa selain dengan metode konvensional dengan proses belajar mengajar bisa dengan melakukan yoga kids. Yoga kids adalah sebuah aktivitas yang mengarahkan anak untuk berkonsentrasi, mengatur nafas, menenangkan pikiran dengan pose-pose tertentu. Tujuan kegiatan PKM ini adalah untuk meningkatkan konsentrasi belajar anak. Metode: Kegiatan PKM ini dilaksanakan di Posyandu Mahoni 2 Kelurahan Gedongkiwo Kota Yogyakarta pada anak-anak usia 5-9 tahun yang berjumlah 24 anak. Pemberian yoga kids dilakukan sebanyak 3 kali selama satu minggu dengan durasi 2 jam per pertemuan. Kegiatan PKM dilakukan pada bulan Agustus Tahun 2022. Sebelum dilakukan yoga kids diberikan pretest untuk mengukur konsentrasi anak selanjutnya setelah dilakukan yoga kids sebanyak 3 kali dilakukan posttest untuk melihat peningkatan konsentrasi anak. Hasil dan Pembahasan: Karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin sebagian besar laki-laki (62,5%), berumur 7 tahun (33,3%), berpendidikan SD (66,7%). Uji normalitas konsentrasi anak p-value 0,758 > 0,05 yang berarti data berdistribusi normal maka analisis dilanjutkan dengan paired sample t-test dengan hasil p-value 0,000 < 0,05 maka terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest yang berarti bahwa yoga kids dapat meningkatkan konsentrasi anak. Kesimpulan: Yoga kids berpengaruh dalam peningkatan konsentrasi pada anak.
Peningkatan Kualitas dan Kapasitas Produksi dengan Penggunaan Mesin Spinner pada Proses Produksi Keripik Sagu Tempe Putu Eka Dewi Karunia Wati,ST.,MT; Hery Murnawan,ST.,MT; Vinka Aurelia Putri; Elisabeth Lidya Yulianti
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (843.39 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v2i1.985

Abstract

UKM Keripik Sagu Tempe Bu Siti merupakan UKM yang terletak di Kota Magetan, Jawa Timur. Proses produksi perhari berkisar antara 12-15 kg dengan satu varian rasa. Proses produksi keripik sagu menggunakan cara manual sehingga proses produksi terbilang cukup lama. Proses penirisan merupakan proses yang cukup lama karena membutuhkan waktu 7-12 menit. Proses penirisan yang sederhana pada UKM keripik tersebut tentunya membutuhkan waktu yang cukup lama sampai keripik benar-benar kering. Disamping itu dibutuhkan tempat yang cukup banyak untuk digunakan sebagai wadah penirisan keripik. Hal ini dikarenakan proses penirisan dilakukan secara berulang ditempat yang berbeda. Proses yang dilakukan secara berulang bertujuan untuk memaksimalkan penirisan minyak sampai keripik kering. Oleh karena itu pada pengabdian ini akan dilaksanakan pembuatan alat peniris minyak (spinner) guna mengurangi waktu proses penirisan minyak dan untuk menjaga keripik tempe agar tidak pecah dan umur produk menjadi lebih lama. Penggunaan spinner juga dapat meningkatkan kapasitas produksi sehingga tingkat pemenuhan permintaan konsumen dapat maksimal.
Peningkatan Kualitas Produk Olahan Ikan Bandeng Kemasan Vakum Herlina Herlina; Siti Mundari
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.77 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v2i1.986

Abstract

Delta Presto SMEs is a SMEs that is engaged in the production of processed Bandeng fish. The products sold are fried bandeng fish, presto bandeng fish, bandeng fish brains, smoked bandeng fish. The problems experienced by SMEs are for presto bandeng fish products, the vacuum sealer owned by SMEs is old and often damaged, the suction power is low so the products can not last long, only about 7 to 9 days. The second problem is that the box used as packaging for fried bandeng fish is not laminated so that the oil seeps out of the box and the box packaging becomes oily on the top and bottom. To overcome these problems, a new vacuum sealer was procured and also a packaging design using a laminated box. The results of the new vacuum sealer can make the product last longer between 2 to 3 months because the suction power is stronger, besides that it also speeds up the production process because it can be used to vacuum two packs of pressure bandeng fish. The results of the laminated box design can improve the aesthetic appearance of the fried bandeng fish box
Peningkatan Kualitas Sdm Bagi Karang Taruna di Wisata Kampung Kelengkeng Desa Simoketawang, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo Arga Christian Sitohang; Febby Rahmatullah Masruchin; Salvia Rahma; Maudy Priya; Rica N Halimatus; Candra Pramesti Lilabilah; Fitriana Dewi Silaen
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1311.658 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v2i1.987

Abstract

The matching fund is a program that helps youth organizations in Simoketawang village to increase their economic productivity. Universitas 17 August 1945 or Untag Surabaya through the Matching Fund program seeks to connect the world through the business world in Simoketawang village. A real effort to equip new businesses in preparing youth content creators to enter the online world media so that they can help them create creative and interesting content. We will create media content in simoketawang village. We have trained them in product creation, innovation and design and also provided new ideas in their media content productivity so that they become reliable content creators in online social media. This matching fund activity is to improve the quality of youth human resources through content media products in Kelengkeng Simoketawang Tourism Village, Wonoayu District, Sidoarjo Regency. The method of implementing this activity is carried out collaboratively between the implementers of the Companion Fund program, the Community Empowerment & Village Development Agency, and is divided into three stages, namely preliminary surveys, training and marketing with target youth groups. The results of these activities include increasing practical knowledge that is easy to apply in production for the creation of media content on social media content. In this training, youth organizations know how to create media content properly and in accordance with social media rules in publications. The youth organizations are very enthusiastic and enthusiastic in supporting the program in the longan tourism village and participating in this training can be seen from the success of producing quality content media after they held an independent exercise.