Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat sebagai bentuk upaya untuk mengumpulkan para pelaksana dalam satu forum dalam mendeseminasi hasil pengabdian kepada masyarakat ke publik agar masyarakat berdaya. Seminar nasional ini juga peserta berkesempatan mempresentasikan dan mendiskusikan hasil pengabdian kepada masyarakat yang berisi tentang inovasi, isu terbaru dalam berbagai bidang. Tujuan utama dari seminar nasional ini adalah Deseminasi hasil pengabdian agar masyarakat menjadi berdaya, Membuka jaringan ilmiah yang berkaitan dengan proses kolaborasi pengabdian kepada masyarakat, penulisan artikel, penerjemahan sampai review artikel untuk siap dipublikasikan dan membantu cara mempublikasikan artikel para dosen ke jurnal nasional atau prosiding nasional.
Articles
348 Documents
Sosialisasi Dan Pelatihan Tentang Privacy Dan Keamanan Internet Pada Peserta Didik Smp Negeri 1 Waru
Martini Dwi Endah Susanti;
Ghea Sekar Palupi;
Paramitha Nerisafitra;
Rindu Puspita Wibawa
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (380.026 KB)
|
DOI: 10.33086/snpm.v2i1.1000
Perkembangan internet membuat pertukaran informasi dan data sangat cepat, salah satu yang aktif menggunakan internet adalah para siswa di SMP Negeri 1 Waru, akan tetapi banyak siswa yang belum paham mengenai pentingnya perlindungan data privasi menjadi latar belakang dari PKM ini. Pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan tentang privasi dan keamanan internet pada peserta didik SMP Negeri 1 Waru bertujuan agar mereka lebih paham tentang pentingnya menjaga privasi dalam menggunakan internet khususnya sosial media. Metode yang digunakan adalah dengan pemaparan materi secara langsung tentang privasi dan keamanan internet khususnya sosial media serta para siswa mendemonstrasi secara langsung materi yang didapat. Target dari Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam menjaga privasi dan keamanan informasi pada media sosial yang digunakan serta peningkatan kesadaran menggunakan social media dengan bijak. Pelaksanaan Pengabdian kepada masyarakat ini telah dilaksanakan sesuai dengan rencana, mulai dari kegiatan persiapan, koordinasi dengan Sekolah, hingga pelaksanaan kegiatan PKM. Hasilnya seluruh siswa sudah mampu melakukan pengaturan privasi pada social media yang mereka miliki, serta 100% siswa telah mengetahui bagaimana menggunakan sosial media dengan bijak.
Sosialisasi Pemanfaatan Buah (Pisang) Untuk Kesehatan Hati Dan Pemeriksaan Urine Untuk Kesehatan
Andreas Putro Ragil Santoso;
Devyana Dyah Wulandari;
Ardyarini Dyah Savitri;
Rizki Nurmalya Kardina;
Suprapto Maat;
Mella Rahmawati Mukminin;
, Wirda Nur Fa'ida;
Arvian Nur Amalina;
Alfian Daffa
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (392.108 KB)
|
DOI: 10.33086/snpm.v2i1.1001
Stress dapat menyebabkan tubuh akan melepaskan berbagai senyawa kimia yang dapat memicu peradangan di organ-organ tubuh, termasuk organ hati. Peradangan berkepanjangan yang tidak segera ditangani bisa menurunkan fungsi hati. Bahkan bukan tidak mungkin akan menyebabkan kerusakan secara permanen. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan dilakukan di Desa Petiken, Driyorejo, Gresik pada tahun 2022 yang dihadiri oleh 35 peserta. Metode pengabdian yang dilakukan yaitu dengan pendekatan melalui presentasi untuk pemahaman manfaat buah pisang, selanjutnya dilakukan pemeriksaan urine dilakukan sebagai bahan evaluasi pada masyrakat untuk mengetahui protein urine pada responden. Berdasarkan hasil sosialisai pada 35 responden didapatkan tingkat pemahaman pemanfaatan buah pisang dengan peningkatan sebesar 60%, dan berdasarkan hasil pemeriksaan protein urine menunjukkan bahwa terdapat 14% yang menunjukkan hasil positif dan 86% merupakan hasil negatif. Hal tersebut menunjukkan Kesehatan hati berdasarkan protein urine menunjukkan hasil yang baik.
Sosialisasi Pos Kesehatan Pesantren(POSKESTREN) Sebagai Inisiatif Kesehatan Berbasis Masyarakat Di Pondok Pesantren Darussalam Al Faisholiyah Madura
dr. Marselli Widya Lestari;
Dr. Wiwik Winarningsih, dr., MARS;
Muhammad Fifin Kombih;
Diva Indah Salsabila;
Ridholloh Laili;
Siti Muifa;
Mauladatul Choir;
Friska Febrian Damayanti;
Retno Diah Putri Ekayanti Retno Diah Putri Ekayanti;
Atik Qurrita A’Yunin;
Endah Budi Permana Putri
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (214.872 KB)
|
DOI: 10.33086/snpm.v2i1.1002
Pondok pesantren sebagai tempat menuntut ilmu agama Islam diharapkan turut berkontribusi dalam mendukung program kesehatan, sebagaimana salah satu semboyan dalam Islam bahwa kebersihan meruapakan sebagian dari iman. Kondisi kesehatan di pondok pesantren pada umumnya masih memerlukan perhatian khususnya meliputi tiga aspek, yaitu akses pelayanan kesehatan, perilaku hidup bersih dan sehat serta kesehatan lingkungan.Sehingga perlu adanya pembinaan serta pemberdayaan masyarakat di pondok pesantren melalui sosialisasi poskestren. Sosialisasi Pos Kesehatan Pesantren (POSKESTREN) ini dilakukan secara offline di ruang pertemuan/ruang serbaguna Pondok Pesantren Darussalam Al-Faisholiyah Madura dengan mengundang beberapa perwakilan santri yang dibatasi sebanyak 50 santri. Namun untuk pemateri dilakukan secara hybrid menggunakan aplikasi zoom. Sebelum dan sesudah dilaksanakan sosialisasi peserta diberikan kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan sekaligus tolak ukur atau bahan evaluasi terhadap pemahaman peserta. Data diolah secara statistik untuk mengetahui frekuensi tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukannya sosialisasi. Terdapat 48 responden (96.0%) sudah mengetahui tentang POSKESTREN, dan hanya ada 2 responden (4.0%) yang menjawab tidak tahu. Saat pelaksanaan kegiatan ini terlihat para peserta terlihat antusias dan menyimak materi dengan seksama, sehingga harapannya materi yang disampaikan bisa dapat diterima dengan baik. Sosialisasi POSKESTREN berdampak positif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan santri yang signifikan terhadap POSKESTREN hal tersebut dapat dibuktikan dari hasil post test yang dilakukan setelah diadakannya sosialisasi. Dengan adanya peningkatan pengetahuan santri dan santri wati ini diharapakkan kedepannya para santri maupun santri wati dapat berperan untuk menjaga kondisi kesehatan lingkungan pondok pesantren. Salah satu cara untuk berperan dalam menjaga kondisi Kesehatan lingkungan pondok pesantren ialah menjadi santri husada. Apabila peranan santri husada berjalan dengan baik diharapkan UKBM (Upaya Kesehatan Bersumber daya Masyarakat) dapat berjalan dengan baik pula.
Teknologi Tepat Guna (TTG) dan Pendampingan Manajemen Usaha Umkm Pupuk Cair Organik di Desa Banyurip Kecamatan Kedamaian Kabupaten Gresik
Ratnaningsih Sri Yustini;
Siti Mujanah;
Cipnal Muchip M;
Erfiani Septia Wardani
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (375.847 KB)
|
DOI: 10.33086/snpm.v2i1.1003
Desa Banyuurip Kecamatan Kedamaian Kabupaten Gresik merupakan salah satu desa yang penduduknya mayoritas bertani dan berdagang bunga. Desa ini terletak di wilayah Selatan Kabupaten Gresik khususnya di Dusun Miru dan Dusun Pendem Desa Banyuurip Kec.Kedamean Kabupaten Gresik. mempunyai tanaman hias terbesar, memiliki potensi pasar ekspor yang terbuka lebar. Tujuan dari kegiatan PKM (Program Kemitraan Masyarakat) ini adalah memberikan Pendampingan manajemen Usaha dan TTG (Teknologi Tepat Guna) bagi Usaha Kecil yang bergerak di bidang pembuatan pupuk cair organik dalam mendukung pertanian bunga di desa Banyuurip Gresik. Metode pelaksanaan kegiatan PKM yang akan dilakukan untuk meningkatkan pengembangan kualitas dan kuantitas produk pupuk cair organic di Desa Banyuurip dengan memberikan bantuan TTG dan alat produksi serta pendampingan dan pelatihan di bidang pengelolaan usaha, pendampingan dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas produk, serta memberikan pelatihan tentang kemasan produk sehingga UMKM mampu produksi dan menjual produk. Hasil yang dicapai dalam kegiatan PKM ini adalah meningkatnya kualitas produk dan kemasan pupuk cair organik sehingga dapat menjual produk pupuk cair organik untuk masyarakat petani bunga di desa Banyuurip Kecamatan Kedamaian, Kabupaten Gresik dan masyarakat yang membutuhkan.
Terapi Komplementer Keperawatan (Keripik Belimbing) Untuk Perawatan Tekanan Darah Di Wilayah Pertanian Daerah Jember
Kushariyadi Kushariyadi;
Murtaqib Murtaqib;
Didik Pudji Restanto;
Arnis Budi Susanto
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (456.098 KB)
|
DOI: 10.33086/snpm.v2i1.1004
Permasalahan yang ada di mitra Desa Rowosari yaitu banyak tanaman belimbing yang tumbuh di tiap lahan pekarangan masyarakat yang buahnya masih belum dioptimalkan secara maksimal. Belimbing masih menjadi buah biasa untuk dikonsumsi oleh masyarakat mulai dari usia anak-anak sampai dengan lansia. Masyarakat masih belum banyak mengetahui manfaat buah belimbing terutama untuk kesehatan. Belimbing masih belum dikreasikan menjadi produk olahan yang berkualitas dan bermanfaat secara maksimal terutama terhadap kesehatan yaitu untuk menurunkan tekanan darah terutama pada masyarakat lansia. Desa Rowosari merupakan daerah agraris dan masyarakatnya bekerja sebagai petani karena secara geografis terletak di dataran tinggi. Pekerjaan petani dilakukan oleh laki-laki dan perempuan untuk mendukung keadaan ekonomi, sehingga pendapatan yang diperoleh masih terbatas. Pemberdayaan terhadap perempuan di Desa Rowosari masih belum ada. Banyak masyarakat petani perempuan setelah selesai bekerja di sawah tidak melakukan aktivitas lain yang dapat menunjang tambahan penghasilan perekonomian. Metode yang digunakan focus group discussion (FGD). Hasil pengabdian meliputi pembentukan kelompok social peduli hipertensi; penyuluhan tentang hipertensi, pelatihan pengembangan ekonomi lokal desa (membuat keripik belimbing), kesehatan, lingkungan dan pemberdayaan perempuan; pendampingan kelompok perempuan sebagai kelompok utama dalam menyelesaikan masalah mitra; evaluasi program dan keberlanjutannya. Kesimpulan yaitu terbentuknya peningkatan peran serta masyarakat dalam mengatasi hipertensi, terbentuknya kepedulian masyarakat dalam pelayanan social.
Upaya Eliminasi Stunting Melalui Capacity Building Persiapan Laktasi Sejak Kehamilan
Rahayu Widaryanti;
Muflih Muflih;
Fika Lilik Indrawati
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (262.268 KB)
|
DOI: 10.33086/snpm.v2i1.1005
Stunting menjadi salah satu satu prioritas nasional, dimana pemerintah menargetkan penurunan prevalensi stunting manjadi 14% pada tahun 2024. Prevalensi stunting di Daerah Istimewa Yogyakarta pada tahun 2020 mengalami peningkatan menjadi 11,08% dari 10,69 pada tahun 2019, kondisi serupa juga terjadi di Kabupaten Bantul dimana prevalensi stunting pada tahun 2019 sebanyak 7,73% dan terjadi peningkatan pada tahun 2020 menjadi 9,74%, berdasarkan data pengukuran bulan Agustus diperoleh data 11 balita dengan status sangat pendek dan 84 balita dengan satatus pendek. Pendekatan yang dilakukan dalam kegiatan ini yaitu pemberdayaan melalui capacity building meliputi peningkatan pengetahuan, keterampilan, sikap dan perilaku peserta, selain itu peserta juga dibekali kemampuan untuk menyelesaikan masalah dan mengambil keputusan secara efektif dan efisien. Instrumen yang digunakan untuk mengukur efektivitas kegiatan yaitu menggunakan angket yang diisi sebelum dan setelah kegiatan. Kegiatan dilakukan pada bulan Juni- September 2022 dengan jumlah peserta 30 ibu hamil yang berdomisili di Desa Srimartani, Piyungan, Bantul. Hasil kegiatan yaitu meningkatkan pengetahuan ibu tentang manajemen laktasi sebanyak 47 poin serta peningkatan keterampilan ibu mengenai perawatan payudara untuk persiapan menyusui dan tehnik menyusui yang benar sebanyak 52 poin. Kesimpulan kegiatan capacity bulding mengenai manajemen laktasi sejak kehamilan efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai manajemen laktasi dan keterampilan perawatan payudara untuk persiapan menyusui.
Upaya Meningkatkan Kelayakan dan Kenyamanan Penggunaan APD pada Pekerja Proyek Pemancangan Pembangunan Gedung Sekolah
Muh. Syahrul Ramadhan;
M Nizar Mahabbi R;
Muhammad Irfan Rahmadani;
Ratna Ayu Ratriwardhani;
Andi Ananta Aziz Dwifangga
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (782.955 KB)
|
DOI: 10.33086/snpm.v2i1.1006
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan mencatat, jumlah kecelakaan kerja di Indonesia sebanyak 234.270 kasus pada tahun 2021, Sebagaimana peraturan dan ketentuan keselamatan dan kesehatan kerja yang sudah diatur dan telah diterapkan oleh perusahaan, salah satunya yaitu penggunaan alat pelindung diri (APD), melakukan penelitian tentang kelayakan, kenyamanan penggunaan APD pada pekerja proyek pembangunan gedung sekolah di kota Surabaya. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik data primer. Data primer didapatkan memalui wawancara dan observasi dilapangan atau dilokasi. sedangkan sampel dari penelitian ini adalah beberapa pekerja proyek pembangunan gedung sekolah. Dengan menggunakan metode pengambilan sampel adalah total sampling yang jumlah pekerjanya berjumlah 5 orang, identifikasi dan analisis potensi bahaya. Setelah mengetahui proses kegiatan pekerjaannya maka dapat membuat identifikasi bahaya dengan menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA). emuan dilapangan didapati adapun pekerja yang sadar akan pentingnya penggunaan Alat Pelindung Diri ketika bekerja untuk melindungi diri dari hal yang tidak diinginkan. Selain melakukan sosialisasi, diperlukan pemberian bantuan kepada pekerja dilapangan untuk kekurangan Alat Pelindung Diri (APD) yang ada, seperti Penyediaan Vest, Safety gloves, dan Earplug .penerapan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan pencegahan kecelakaan secara konsisten dan bersifat jangka panjang.
Upaya Pencegahan Cidera Tulang Belakang di Sektor Informal
Octavianus Hutapea;
Ratna Ayu Ratriwardhani;
Friska Ayu;
Merry Sunaryo;
Syerina Silvi Fitriyah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (221.769 KB)
|
DOI: 10.33086/snpm.v2i1.1007
Pengangkatan benda secara manual jika dilakukan dengan cara yang salah dapat menyebabkan cidera, terutama cidera pada tulang belakang. Industri percetakan merupakan salah satu industri yang didalamnya banyak terdapat aktivitas pengangkatan beban secara manual. Dari permasalahan tersebut, maka melakukan sosialisasi ergonomi dianggap sangat penting dan efektif. Kemudian berdasarkan wawancara secara langsung kepada para pekerja, diketahui bahwa pada aktivitas pengangkatan kerapkali menyebabkan nyeri pada tulang belakang dan juga pinggang para pekerja. Kegiatan ini bertujuan untuk memberi edukasi kepada para pekerja terkait cara yang benar dalam pegangkatan beban secara manual dan memberi edukasi terkait berapa berat beban yang aman diangkat bagi pekerja sehingga terhindar dari resiko penyakit MSDs. Upaya pencegahan cidera tulang belakang dilakukan dengan menggunakan poster yang berisi gambar-gambar cara pengangkatan beban yang benar. Sosialisasi dilakukan juga dengan mempraktekkan secara langsung cara pengangkatan beban yang benar. Sebelumnya diukur dahulu bagaimana tingkat pengetahuan para pekerja tentang K3, Penyakit Akibat Kerja, dan bagaimana cara mengangkat beban yang benar melalui kuesioner. Kemudian setelah dilakukan sosialisasi, dilanjutkan dengan menganalisis tingkat pengetahuan para pekerja melalui post test. Kemudian 1 bulan setelah sosialisasi dilakukan akan diadakan pengambilan data dari para pekerja untuk melihat apakah keluhan-keluhan yang berkaitan dengan sistem muskuloskeketal masih dirasakan atau tidak. Dari 30 orang pekerja percetakan yang berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat, sebagian besar pekerja ini pernah mengalami penyakit akibat kerja (23 orang). Berdasarkan hasil yang diperoleh selama kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat diketahui bahwa kegiatan sosialisasi berhasil, karena telah meningkatkan pengetahuan pekerja tentang bagaimana cara mengangkat beban yang benar pada pekerja. Hasil identifikasi sebanyak 4 responden (17,39%) menyatakan sudah tidak merasakan Penyakit Akibat Kerja setelah 1 bulan Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dilakukan. Data ini diambil dari 23 responden yang sebelumnya menjawab pernah mengalami Penyakit Akibat Kerja
Pengetahuan Dan Ketrampilan Caregiver Dalam Merawat Lansia Dengan Demensia
Shobihatus Syifak;
Iis Noventi;
Chilyatiz Zahroh
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33086/snpm.v2i1.1009
Demensia merupakan salah satu gangguan yang bisa terjadi pada lanjut usia akibat proses penuaan dan kerusakan sel saraf dan koneksinya. Pada kondisi demensia yang parah bisa terjadi gangguan dalam melakukan aktivitas sehari-hari dan menjadi orang tidak mandiri. Pada lansia dengan demensia terutama yang mengalami penurunan fisik dan kognitif serta permasalahan pada psikologinya akan menjadi beban bagi lansia yang lainnya dan pengasuh / caregiver yang merawat sehari – hari di panti yang juga harus melakukan perawatan kepada lansia lain di panti. Pihak panti sudah bekerjasama dengan Puskesmas, psikolog dan pemerhati lansia demensia untuk membantu lansia yang mengalami demensia dipantau Kesehatan dan peningkatan kualitas hidupnya. Selain pengasuh/caregiver, lansia yang masih sehat diharapkan bisa membantu merawat dan memberi support kepada lansia yang mengalami demensia. Tujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan ketrampilan dalam penatalaksanaan lansia dengan demensia. Subyek pengabdian ini adalah caregiver/perawat yang ada dipanti sebanyak 26 orang, kegiatan dilakukan secara offline yaitu dengan menggunakan media poster, power point dan pelatihan secara langsung. Hasil pengetahuan pretest sebelum mendapatkan pelatihan sebagian besar dalam kategori kurang yaitu 69,2% dan sesudah mendapatkan pelatihan meningkat sebesar 69,2%, ketrampilan caregiver sebelum pelatihan Sebagian besar kurang sebesar 65,4 % dan sesudah pelatihan meningkat sebesar 88,5 %. Berdasarkan data tersebut didapatkan ada peningkatan pengetahuan dan ketrampilan pada caregiver sebelum dan sesudah pelatihan yang diselenggarakan di Panti Werdha Jambangan Surabaya. Pengetahuan caregiver mayoritas memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang baik dalam merawat lansia di panti, namun perlu ditindaklanjuti dan dilakukan pelatihan untuk meningkatkan pelayanan kepada lansia yang mengalami demensia.
Pendampingan Supportive-Educative Keluarga Dalam Perawatan Pasien Gastroparesis Diabetik
Siti Nur Qomariah;
Susanti Susanti;
Rina Budi Kristiani;
Roberto A. Goenarso
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33086/snpm.v2i1.1010
Dukungan keluarga sangat penting dalam perawatan pasien penyakit kronis dan meningkatkan tingkat keberhasilan perawatan. Tujuan pendampingan Supportive-Educative ini untuk meningkatkan pengetahuan dan dukungan keluarga dalam perawatan pasien gastroparesis diabetik sehingga mengurangi gejala klinis dan kadar glukosa darah pasien terkontrol. Metode. Pendampingan Supportive-Educative pada 30 anggota keluarga dan 30 pasien gastroparesis diabetik dengan frekuensi 4 kali selama satu bulan di wilayah Kota Gresik. Metode yang digunakan diskusi terbuka, pasien dan keluarga diberikan kebebasan untuk mengekspresikan pengalamannya selama sakit, apabila ada kesenjangan dikoreksi dan dibimbing oleh tim pengabdian masyarakat. Untuk mengukur tingkat keberhasilan kegiatan, dilakukan pre dan post tes data: 1) pengetahuan, 2) dukungan keluarga, 3) perbaikan kondisi klinis gejala gastroparesis dan, 4) Kadar GDA. Data disampaikan secara deskriptif dan uji paired t-test untuk menganalisis efektifitas kegiatan. Hasil dan Pembahasan. Setelah kegiatan ini, terdapat peningkatan pengetahuan (pengetahuan baik 80%), peningkatan dukungan keluarga (dukungan tinggi 76,7%). Pasien gastroparesis diabetik mengalami perbaikan kondisi (gejala sangat ringan 50%) dan kadar GDA menurun. Hasil uji statistik p=0,007 sehingga ada perbedaan dukungan dan pengetahuan keluarga dalam perawatan dan memperbaiki kondisi klinis pasien. Kesimpulan. Supportive-Educative merupakan pendekatan efektif dalam memberikan pemahaman mengenai perjalanan penyakit, pencegahan, penyulit, dan penatalaksanaan sehingga meningkatkan keikutsertaan keluarga memperbaiki hasil perawatan gastroparesis diabetik.