cover
Contact Name
Bidang 4 LPPM
Contact Email
bidang4lppm@unusa.ac.id
Phone
+6281946755359
Journal Mail Official
snpm@unusa.ac.id
Editorial Address
UNUSA Kampus B, Jl. Jemursari No. 51-57 Surabaya 60237, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29649137     EISSN : 29649145     DOI : https://doi.org/10.33086/snpm
Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat sebagai bentuk upaya untuk mengumpulkan para pelaksana dalam satu forum dalam mendeseminasi hasil pengabdian kepada masyarakat ke publik agar masyarakat berdaya. Seminar nasional ini juga peserta berkesempatan mempresentasikan dan mendiskusikan hasil pengabdian kepada masyarakat yang berisi tentang inovasi, isu terbaru dalam berbagai bidang. Tujuan utama dari seminar nasional ini adalah Deseminasi hasil pengabdian agar masyarakat menjadi berdaya, Membuka jaringan ilmiah yang berkaitan dengan proses kolaborasi pengabdian kepada masyarakat, penulisan artikel, penerjemahan sampai review artikel untuk siap dipublikasikan dan membantu cara mempublikasikan artikel para dosen ke jurnal nasional atau prosiding nasional.
Articles 348 Documents
Pembuatan Desain Shade House Untuk Pembibitan Bibit Kelengkeng Di Wisata Kampung Kelengkeng, Desa Simoketawang, Sidoarjo Herlina Herlina; Febby Rahmatullah Masruchin; Yessi Maretha Miraningsih; Ulya Azizah; Fifa Marisa Irwayu; Rizki Dwi Rama Setyawan; Arifa Yuriyadi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.182 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v2i1.963

Abstract

Longan is a fruit that is much liked by the people of Indonesia. Several types of longan fruit circulating in the market are still obtained by importing, so the opportunity to cultivate longan in Indonesia is still high. Although most longans grow in the highlands, now many longans grow in the lowlands. Simoketawang Village Sidoarjo is located in the lowlands and in this village has longan village tourism that has the potential to be developed. One of the programs to support longan village tourism is the longan seed nursery. So far, longan seeds are obtained by buying and it is hoped that villagers will have the ability to do longan seedlings so they don't need to buy more and can even be sold to make a profit. The implementation of community service this time is aimed at the initial step of kengkeng seedling nursery, namely by making a shade house design for the seed house.
Pendampingan Kader dalam Pengelolaan Sampah di Lingkungan Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo Diah Retno K; Yunik Windarti; Nur Ainiyah; Kartika Yuliani; Yunyastiti Dwidya Palupi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.492 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v2i1.964

Abstract

Latar belakang: Sampah merupakan masalah yang selalu dihadapi dalam setiap negara baik negara maju maupun negara berkembang. Permasalahan sampah adalah masalah serius karena dapat menyebabkan kerusakan lingkungan yang berdampak buruk bagi kehidupan manusia. Untuk itu perlu dicarikan solusi dan pemecahan, terlebih sampah plastik yang merupakan peringkat kedua daftar sampah di Indonesia. Metode: Pelaksanaan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi beberapa tahapan diantaranya, Koordinasi dan Perizinan, Persiapan sarana dan prasarana, Pelaksanaan kegiatan, Monitoring & Evaluasi. Pelaksanaan pendampingan Kader dalam pengelolaan sampah pada santri di PP. Zainul Hasan Genggong Probolinggo dilakukan secara offline di PP. Zainul Hasan Genggong Probolinggo dengan sebanyak 21 peserta yang hadir dari santri dan dilaksanakan pada tanggal 21-22 Mei 2122. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para santri dan pengurus memiliki pemahaman tentang mpah dan pemilahan sampah. Selain itu, para santri dan pengurus pondok pesantren juga telah memahami dengan baik hal-hal yang berkaitan dengan sampah dan proses pemilahannya karena sebelumnya telah disosialisasikan oleh pihak pondok pesantren. Pada pelaksanaan pengmas, terdapatantusiasme peserta dalam menyimak materi yang disampaikan sehingga dapat memberikan pertanyaan pada materi yang belum dipahami peserta. Kesimpulan: Terciptanya peningkatan pemahaman mengenai sampah dan pengelolaannya, pemahaman cara memilah sampah, dampak negatif sampah bagi kesehatan dan lingkungan, danpengetahuan tentang edukasi mengenai prosedur pemilahan sampah di lingkungan pondok pesantren.Kader Sehat
Pendampingan Kader dalam Sosialisasi Pengelolaan Sampah pada Santri di Pondok Pesantren Hidayatullah Al Muhajirin Madura dr. Meidyta Sinantryana Widyaswari, Sp.KK; dr. Winawati Eka Putri, Sp.KK; dr. Maria Ulfa , Sp.KK.; Moch. Syafirul Nur Shafly; Diva Indah Salsabila; Muhammad Zaky Luthfi; Via Dwi Alfiana; Retno Diah Putri Ekayanti, S. Kep; Yuriske Agnovianto, S.Keb., Bd; Moch. Sahri, S.KM., M.KKK
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.4 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v2i1.965

Abstract

Masih banyak ditemukan para santri yang belum memahami dengan dengan baik dan kurangnya kesadaran masyarakat sekitar pesantren akan pengelolaan sampah. Hal tersebut disebabkan karena kurangnya pengetahuan dan pemahaman tentang pentingnya pengelolaan sampah. Kurangnya pengetahuan santri terhadap pengelolaan sampah yang membuat para santri belum bisa mengaplikasinya dikehidupan sehari-hari. Metode Pendampingan kader dalam sosialisasi pengelolaan sampah dilakukan secara offline untuk peserta dan daring melalui via zoom oleh pemateri yang berupa presentasi dan tanya jawab. Jumlah perserta terdapat 55 perwakilan santri yang telah dipilih secara acak. Sebelum dan sesudah dilaksanakan sosialisasi peserta sosialisasi diberikan kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan terhadap pengelolaan sampah sekaligus sebagai tolak ukur atau bahan evaluasi terhadap pemahaman peserta setelah diadanya sosialisasi tersebut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para santri dan pengurus memiliki pemahaman tentang sampah dan pemilahan sampah. Selain itu, para santri dan pengurus pondok pesantren juga telah memahami dengan baik hal-hal yang berkaitan dengan sampah dan proses pemilahannya karena sebelumnya telah disosialisasikan oleh pihak kader dari pondok pesantren. Sosialisasi tanaman obat keluarga (TOGA) berdampak positif. Terciptanya peningkatan pemahaman mengenai sampah dan pengelolaannya, pemahaman cara memilah sampah, dampak negatif sampah bagi kesehatan dan lingkungan, dan pengetahuan tentang edukasi mengenai prosedur pemilahan sampah di lingkungan pondok pesantren. Harapannya, melalui kegiatan ini dapat tercipta pemberdayaan, yaitu kemandirian pondok pesantren di bidang pengolahan sampah sehingga dapat menjadi contoh bagi masyarakat maupun pondok pesantren lainnya.
Pendampingan Kader dalam Sosialisasi Protokol Kesehatan di Lingkungan Pondok Pesantren KHA Wahid Hasyim Bangil Bambang Edi Suwito; Irmawan Farindra; Yanis Kartini; Rully Genadi Abidin; Alif Nur Hanifa; Yasmin Amini
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (797.539 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v2i1.966

Abstract

Latar belakang: Meski sedang berada di tengah kondisi pandemi, kegiatan keagamaan di KHA Wahid Hasyim Bangil masih tetap hidup. Meskipun demikian, masih diperlukan penguatan agar para santri dan pengurus pondok pesantren tidak terinfeksi dan menularkan virus COVID-19. Pondok pesantren (ponpes) adalah tempat berkumpulnya banyak orang dimana rentan terjadi penularan penyakit, terutama yang sedang berkembang saat ini, yakni Coronavirus Disease 2019 atau COVID-19. Berdasarkan hasil analisis situasi yang dilakukan, terdapat peningkatan kasus COVID-19 terutama dengan variasi Omicron. Potensi reinfeksi COVID-19 juga terjadi pada populasi yang telah mendapatkan vaksin COVID-19 dosis lengkap dan booster. Maka pengabdian masyarakat ini menawarkan solusi dengan mengadakan pendampingan kader tentang protokol kesehatan di pondok pesantren. Metode: Sosialisasi protokol kesehatan dilakukan luring berupa presentasi, diskusi, dan praktek. Sasaran dalam kegiatan ini adalah santri Pondok Pesantren KHA Wahid Hasyim Bangil. Peserta diberikan kuesioner sebelum dan sesudah sosialisasi berupa pre dan posttest. Data diolah secara statistik dengan menggunakan uji paired sample T test. Hasil dan Pembahasan: hasil kuesioner pretest dan posttest menunjukkan bahwa terdapat perbedaan sebelum dan sesudah sosialisasi dengan nilai P< 0.05. Hal ini menunjukkan pengetahuan yang baik membuat peserta menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Kesimpulan: Sosialisasi protokol kesehatan memberikan dampak baik, dan menunjukkan hasil yang signifikan pada hasil pretest dan posttest.
Pendampingan Kader dalam Sosialisasi Stop Merokok di Lingkungan Pondok PP. Al Hikam Bangkalan Dewi Masithah; Warda El Maida R; M. Fifin Kombih; Siti Nur Hasina; Sabania Hari Raharjeng; Rima Putri Permata Sari; Syahrul Gusnaldi Prawidya; Nihazzatuzzain N; Shinta Maulydiyah Basuki; Roosyidah R
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.935 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v2i1.971

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan 76,2% penduduk yang merokok, yang mana di dunia mendudukinomor 1 dengan perokok terbanyak. Kelompok usia yang merokok, tertinggi pada kelompok usia 15-19tahun, atau bisa disebut usia remaja. Pondok pesantren ialah tempat proses belajar megajar terutama untukbelajar agama, yang mana menerapkan lingkungan bebas rokok. Akan tetapi, pada kenyataannya, masihbanyak dijumpai perilaku merokok di lingkungan tersebut. Oleh sebab itu, masih diperlukan sosialisasi danpenyuluhan mengenai Stop Merokok. Kegiatan sosialisasi dan penyuluhan ini diikuti oleh santri pondokpesantren Al Hikam. Yang mana terdapat 2 tahap kegiatan yakni pra-kegiatan, dan pelaksanaan. Denganmenggunakan media powerpoint sosialisasi dilakukan. Angka keberhasilan dari kegiatan ini dapat dilihatdari keantusiasmean para santri serta nilai dari post test yang dilakukan di akhir kegiatan. Diharapkandengan diadakannya kegiatan ini, pengetahuan para santri jadi lebih banyak serta bisa melakukanpencegahan serta dapat membagikan banyak informasi kepada penghuni pondok pesantren oleh kader.
Pendampingan Kader dalam Sosialisasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) pada Santri di Pondok Pesantren Putri Wahid Hasyim Bangil dr. Evi Sylvia Awwalia, Sp. PD; dr. Effendi, Sp. PD; Ratna Yunita Sari, S.Kep.Ns., M.Tr.Kep; Sabania Hari Raharjeng, S.Gz.RD., M.P.H; Wesiana Heris Santy, S.Kep.,Ns., M.Kep; Sekar Syima Ad-Dhamrah Sulasmono; Illa Billah; Dimas Arendra Aidilfi Akbar; Alvian Nugraha Putra; Retno Diah Putri Ekayanti, S. Kep
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.123 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v2i1.973

Abstract

Latar Belakang Masih banyak ditemukan bahwa para santri belum mengetahui tentang tanaman obat keluarga(TOGA) beserta manfaatnya bagi kesehatan. Bila tingkat pemahaman para santri terhadap manfaat daritanaman obat keluarga (TOGA) rendah dikhawatirkan para santri tidak dapat mengaplikasikannya dalamkehidupan sehari-hari untuk pengobatan secara alami atau herbal. Apabila para santri telah mengetahuitentang manfaat dan kegunaan dari tanaman obat keluarga (TOGA) harapannya ketika mereka sakit bisamelakukan pengobatan secara alami dengan menggunakan bahan-bahan tanaman obat yang terdapat dilingkungan pesantren. Metode Pendampingan kader dalam sosialisasi tanaman obat keluarga (TOGA)dilakukan secara daring melalui via zoom berupa presentasi dan tanya jawab. Jumlah perserta terdapat 20perwakilan santriwati yang telah dipilih secara acak. Sebelum dan sesudah dilaksanakan sosialisasi pesertasosialisasi diberikan kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan terhadap tanaman obat keluargasekaligus sebagai tolak ukur atau bahan evaluasi terhadap pemahaman peserta setelah diadanya sosialisasitersebut. Data diolah secara statistik untuk mengetahui frekuensi tingkat pengetahuan sebelum dan sesudahdilakukannya sosialisasi. Hasil dan Pembahasan Hampir seluruh (90,0%) responden mengetahui Tanaman ObatKeluarga (TOGA) setelah mengikuti sosialisasi ini. Saat pelaksanaan kegiatan ini terlihat para peserta terlihatantusias dan menyimak materi dengan seksama, sehingga harapannya materi yang disampaikan bisa dapatditerima dengan baik. Kesimpulan Sosialisasi tanaman obat keluarga (TOGA) berdampak positif. Hasil analisamenunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan santri yang signifikan terhadap tanaman obat keluarga(TOGA) hal tersebut dapat dibuktikan dari hasil post test yang dilakukan setelah diadakannya sosialisasi olehkader setempat. Dengan adanya hasil peningkatan tingkat pengetahuan tersebut harapannya ilmu tentangtanaman obat keluarga (TOGA) tersebut dikemudian hari bisa memanfaatkan dan menggunakannya sebagaipengobatan herbal yang mudah dijangkau dilingkungan sekitar.
Pendampingan Kader Kesehatan dalam Sosialisasi Stop Merokok di Lingkungan Pondok PP Wahid Hasyim Bangil Danny Irawan; Abraham Ahmad Ali P; Evi Sylvia Awwalia; Riska Rohmawati; Dwi Handayani; Ahmad Misbahul Ulum; Chaedar Sufy Magna; Aizah Ari Setyana yuli
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.969 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v2i1.974

Abstract

Merokok merupakan tindakan menghirup dan menghembuskan asap yang berasal dari tanaman yangdihisap. Merokok sudah banyak dilakukan oleh remaja. Remaja merupakan masa kanak-kanak dandewasa dari usia 10 hingga 19 tahun. Pada tahap ini merupakan tahap perkembangan yang unik danpenting dalam membuat dasar kesehatan yang baik. Pondok pesantren merupakan lembagapendidikan dan lembaga sosial keagamaan yang menjadi barometer dalam pertahanan moralitasmasyarakat di lingkungannya. Pengabdian Masyarakat terkoordinasi oleh Unit Penelitian danPengabdian Masyarakat (UPPM) FK UNUSA berkoordinasi dengan LPPM mengadakan seminarkesehatan pendampingan kader kesehatan dalam sosialisasi stop merokok di PP Wahid Hasyim Bangil.Seminar ini bertujuan untuk memberikan pendidikan kesehatan tentang stop merokok dikalanganremaja. Pengabdian masyarakat dilakaksanakan dengan webinar melalui platform zoom meetingdengan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab. Kelompok sasaran pada kegiatan ini adalahsantri PP Wahid Hasyim Bangil. Dilakukan pretest dan posttest dan hasil dianalisa menggunakanWilcoxon. Hasil menunjukkan terdapat perbedaan pengetahuan, sikap, dan perilaku merokok.Perbedaan pretest dan posttest pengetahuan memiliki nilai p Value 0,012, hasil pretest dan posttestsikap memiliki nilai p value 0,011 dan perilaku memiliki p value 0,011. Seminar kesehatan yangdilakukan memberikan dampak positif. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan pengetahuan, sikap,perilaku
Pendampingan Masyarakat Dan Peningkatan Omset Penjualan Rengganis ( Renginang Manis ) Dengan Inovasi Teknologi Digital Marketing Di Dusun Jeruk Wangi Desa Watudakon Kesamben Wilayah Kabupaten Jombang Dina Eka Shofiana; Yachya Ashari; Chandra Sukma Nugraha; Herin Mawarni
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.8 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v2i1.975

Abstract

Industri kecil Menengah (IKM) rengginang, tepatnya rengginang manis ( rengganis ) saat ini menjadisalah satu bentuk usaha yang ditekuni oleh masyarakat Jerukwangi desa watudakon. Di DusunJerukwangi ada beberapa pengrajin utama pembuatan rengginang manis ( rengganis ). Dalam hal inimemilih satu IKM Rengginang Manis ( Rengganis ) yaitu Rengginang Merk MS “ Mbok Semi “.Rengginang adalah salah satu makanan tradisional khas Indonesia, yang dibuat dari bahan beras.Permasalahan pada IKM rengginang Manis yangh arus terselesaikan sesuai dengan programpengembangan produk unggulan pemerintahan desa yang bermaksud menjadikan produk rengginangmanis ini sebagai produk unggulan daerah akan tetapi ada beberapa permasalahan yang harusdiselesaikan yaitu : 1. Diperlukan peningkatan tentang kebersihan, bagaimana mengelola makanandengan baik, dibutuhkan sanitarian untuk sarana pembuatan produk agar kesehatannya terjamin danhigienis, pemilihan bahan baku yang tetap terjaga kualitasnya.2. Masih perlu dilengkapinya sarana danprasarana untuk menunjang untuk menunjang produksi Rengginang Manis Misalnya, adanya tempatcuci tangan sebelum dan sesudah produksi yang perlu diadakan , Tangan tidak boleh bersinggunganlangsung dengan produk harus memakai sarung tangan plastik, celemek, penutup kepala dan masker.Selain itu masih perlu penambahan sekat ruangan. Adapun jenis kepakaran utama yang dibutuhkanuntuk mengatasi permasalahan ini adalah kepakaran bidang ilmu Kesehatan .3. Meskipun Produsen MSini memiliki Sumber Daya Manusia yang mumpuni dalam bidang produksi sampai dengan pemasaran.Dengan metode Metode selanjutnya yang digunakan untuk merumuskan strategi pengembangan IKMadalah (1) location quotient, (2) diamond cluster model, dan (3) Analisis SWOT, sehingga dapatmenembus pasar yang luas, produksi bisa bertambah sehingga target ditahun ketiga peningkatankualitas tercapai. Pengabdian ini akan membentu mitra membuat flyer, dengan didukung publikasi dikoran cetak dan elektrik, dan tidak kalah hasil cupturing mitra di upload di you tube
Pendampingan Optimalisasi Akses Internet Pada Google Engine Di Pondok Pesantren Al Muin Syarif Hidayatullah Untuk Meningkatkan Efektivitas Pencarian Informasi Rita Sari; Nur Shabrina Meutia; Endang Sulistiyani; Ima Kurniastuti
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.286 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v2i1.976

Abstract

Setiap perkembangan besar dalam teknologi memicu harapan di negara-negara berkembang sehubungan dengan potensi dampaknya terhadap pendidikan. Teknologi internet telah memberikan kontribusi yang signifikan untuk memajukan pendidikan di dunia. World Wide Web dan mesin pencari telah membuat informasi berdasarkan permintaan pengguna secara realita. Perangkat akses Internet berbiaya lebih rendah, seperti tablet, dan ponsel pintar telah mengatasi masalah keterjangkauan perangkat secara signifikan. Penggunaan perangkat teknologi pada Pondok Pesantren Al Muin Syarif Hidayatulloh sebagian besar belum optimal digunakan sebagai jendela dunia informasi dan pengetahuan melalui internet terutama dalam memanfaatkan Google Engine. Untuk mengoptimalkan hal tersebut, pengasuh dan santri diberi pelatihan terkait teknik pencarian informasi yang bertujuan untuk memberikan peningkatan pengetahuan untuk optimalisasi akses internet untuk pencarian informasi yang berguna sebagai media belajar mengajar pada pengasuh dan santri. Peningkatan pengetahuan ini dapat dianalisis dari pemberian kuesioner pada saat sebelum dan sesudah pelatihan dilakukan. Pelatihan terdiri dari pemberian materi dan praktik langsung. Hasil menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan dan pemahaman dari pengasuh dan santri terkait teknik optimalisasi akses internet untuk pencarian informasi.
Pendampingan Optimalisasi Pemanfaatan Aplikasi Google Untuk Digitalisasi Dokumen Pondok Pesantren Almuin Syarif Hidayatullah Endang Sulistiyani; Tri Deviasari Wulan; Nur Shabrina Meutia; Rita Sari; Ahmad Syafiq Kamil
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.782 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v2i1.977

Abstract

Pondok Pesantren Almuin Syarif Hidayatullah merupakan lembaga pendidikan di bawah YayasanAlmuin Syarif Hidayatullah. Saat ini pencatatan dan pengelolaan administrasi dokumen masihdilakukan secara manual menggunakan buku dan kertas. Dokumentasi data pesantren mulai dari datasantri, kegiatan pondok, hingga data infak dan shodaqoh masih dicatat dalam buku. Kondisi ini rentandengan kerusakan bahkan kehilangan data. Sementara itu diketahui saat ini Ponpes memiliki 2 buahperangkat komputer hibah dari salah satu perusahaan. Kondisi ini menunjukkan bahwa terdapatkekurangan dalam pengelolaan data dan tersedia perangkat yang masih belum dioptimalkan.Pendampingan optimalisasi pemanfaatan aplikasi Google untuk digitalisasi dokumen pondok pesantrendipilih sebagai program pengabdian. Program dijalankan melalui 3 tahap, yaitu persiapan,pelaksanaan, dan evaluasi. Persiapan terdiri dari observasi pengelolaan dokumen dan pengukurantingkat literasi digital SDM ponpes. Pelaksanaan terdiri dari sosialiasi pengelolaan dokumen, pelatihanpemanfaatan aplikasi google, dan pembuatan buku saku. Sementara evaluasi dilakukan terhadapdampak intervensi dan pelaksanaan program. Hasil pendampingan menunjukkan peningkatkanpengetahuan dan kemampuan pengurus ponpes dalam pengelolaan dokumen menggunakan aplikasigoogle. Dari sisi pengetahuan dilihat dari jumlah aplikasi google yang dapat digunakan untukpengelolaan dokumen. Sebelumnya hanya dua menjadi sepuluh aplikasi. Sedangkan dari sisiketerampilan, peningkatan dilihat dari hasil karya berupa formulir online. Sebagai pelengkapdisediakan buku saku. Dokumen ini berisi informasi tentang overview aplikasi google dan penjelasanmasing-masing aplikasinya. Penjelasan meliputi deskripsi, fitur, dan cara penggunaannya.