cover
Contact Name
Bidang 4 LPPM
Contact Email
bidang4lppm@unusa.ac.id
Phone
+6281946755359
Journal Mail Official
snpm@unusa.ac.id
Editorial Address
UNUSA Kampus B, Jl. Jemursari No. 51-57 Surabaya 60237, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29649137     EISSN : 29649145     DOI : https://doi.org/10.33086/snpm
Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat sebagai bentuk upaya untuk mengumpulkan para pelaksana dalam satu forum dalam mendeseminasi hasil pengabdian kepada masyarakat ke publik agar masyarakat berdaya. Seminar nasional ini juga peserta berkesempatan mempresentasikan dan mendiskusikan hasil pengabdian kepada masyarakat yang berisi tentang inovasi, isu terbaru dalam berbagai bidang. Tujuan utama dari seminar nasional ini adalah Deseminasi hasil pengabdian agar masyarakat menjadi berdaya, Membuka jaringan ilmiah yang berkaitan dengan proses kolaborasi pengabdian kepada masyarakat, penulisan artikel, penerjemahan sampai review artikel untuk siap dipublikasikan dan membantu cara mempublikasikan artikel para dosen ke jurnal nasional atau prosiding nasional.
Articles 348 Documents
Pelatihan Penanganan Awal Cedera Melalui Media PRICE Card dan PRICE Set Pada Siswa Di MTsN 3 Sleman, Yogyakarta Imam, Khairul; Untung, Muhammad; Salsabil, Husna Arwa; Lajau, Marselina Labai
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1237

Abstract

Kejadian cedera adalah bagian dari risiko yang muncul akibat adanya aktivitas fisik. Penyebab terjadinya cedera dapat berasal dari internal maupun eksternal. Cedera pada siswa sekolah tergolong cukup tinggi. Beberapa aktivitas yang berpotensi terjadi cedera antara lain olahraga, bersepeda, lari, bermain, dan lain sebagainya. Ketika cedera tidak mendapat penanganan yang baik dan tepat, dapat menyebabkan terhambatnya aktivitas hidup sehari-hari akibat terjadinya keterbatasan fisik. Metode PRICE sebagai salah satu metode penanganan awal cedera. PRICE Set dan PRICE Card merupakan sebuah produk yang dapat menjadi panduan cepat pelaksanaan metode PRICE bagi pemula dan orang awam. PRICE card berisi panduan singkat yang mudah dipahami bagi orang awam untuk melaksanakan tindakan segera saat terjadi cedera guna meminimalkan efek yang lebih berat akibat cedera tersebut. Hasil evaluasi dengan metode pretest dan posttest dari kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan siswa-siswi setelah mengikuti pelatihan penanganan awal cedera dengan media PRICE Set dan PRICE Card sebanyak 27,2 poin atau 46,1% (p-value: 0,000). Sebanyak 29 siswa-siswi terlibat sebagai peserta pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa-siswi serta dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam menangani cedera awal sehingga meminimalkan risiko yang mungkin muncul dari kejadian cedera tersebut. Selain itu diharapkan para peserta dapat menerapkannya pada orang sekitar maupun pada diri sendiri
Pengembangan Umkm Berbasis Digital Di Karangrejo Kediri Anshori, Mohamad Yusak; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Agustina, Heni
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1239

Abstract

Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis digital telah menjadi sebuah strategi penting untuk mendorong pertumbuhan sektor UMKM di Indonesia. Di era digital saat ini, adopsi teknologi digital bukanlah sekadar pilihan, melainkan kebutuhan esensial bagi kelangsungan dan daya saing UMKM di pasar yang semakin ketat. Penerapan teknologi digital pada UMKM memiliki potensi besar untuk meningkatkan efisiensi operasional, produktivitas, serta memperluas jangkauan pasar. Namun, tantangan yang dihadapi UMKM di Desa Karangrejo, Kediri, masih cukup signifikan dalam mengadopsi teknologi digital untuk pengembangan bisnis mereka. Pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh tim FEBTD bertujuan untuk memberikan pendampingan dan pelatihan dalam digitalisasi bisnis kepada UMKM di wilayah ini. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah kurangnya pengetahuan dan keterampilan manajerial di kalangan pemilik UMKM, yang mengakibatkan kesulitan dalam pengelolaan bisnis dan pengambilan keputusan yang efektif. Selain itu, kebanyakan UMKM tidak memiliki rencana bisnis yang jelas dan terstruktur, sehingga membuat mereka kesulitan dalam mengelola bisnis mereka secara sistematis. Selain itu, masih ada banyak UMKM yang belum memanfaatkan teknologi pemasaran, seperti media sosial dan website, untuk mempromosikan produk atau jasa mereka. Hal ini membatasi potensi mereka untuk mencapai konsumen potensial yang lebih luas dan meningkatkan visibilitas bisnis. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut melalui pelatihan, pembuatan rencana bisnis, dan pengenalan teknologi pemasaran kepada UMKM di Karangrejo, Kediri. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan UMKM dapat memaksimalkan potensi teknologi digital untuk meningkatkan performa bisnis mereka dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal serta nasional.
Pengolahan Limbah Organik Rumah Tangga Menggunakan Keranjang Takakura di Desa Simo Angin-Angin, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo Prayekti, Endah; Riza, Mochammad Faishal; Nandasari, Anggy Dwipa; Salimi, Syafrina Maulidyatus; Navis, Khiliah; Pratama, Nizar Revandini
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1240

Abstract

Setiap harinya, sampah organik dihasilkan dari limbah rumah tangga dengan jumlah yang tidak sedikit. Sampah organik merupakan bahan buangan yang berasal dari makhluk hidup, baik manusia, hewan, maupun tumbuhan. Berdasarkan hal tersebut, perlu adanya suatu usaha untuk mengolah sampah organik rumah tangga salah satunya dengan membuat pupuk kompos. Salah satu metode pengolahan pupuk kompos yang cocok dilakukan dalam skala rumah tangga adalah dengan keranjang Takakura. Takakura adalah metode pengomposan yang memiliki kelebihan dan dapat diaplikasikan pada lahan yang sangat sempit, ruang dapur keluarga, atau kamar kost. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan secara langsung. Pada penyuluhan tersebut juga dilakukan pelatihan (demonstrasi) cara pembuatan keranjang Takakura oleh anggota tim. Hasil yang diperoleh setalah dilakukan demosntrasi persentase pengethuan meningkat sebnyak 5%. Kegiatan ini bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan kader desa dalam memberikan pelayanan Kesehatan bagi warga secara umum, dan lingkup keluarga kader sendiri secara khusus.
Pelestarian Budaya Tradisional Kampung Dolanan Janti Barat Padepokan Zubizaretta, Zaid Dzulkarnain; Sentono, Higayon Putra Marenda Joyo; Sin, Maria Goreti; Helmina, Helmina
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1241

Abstract

Permainan tradisional merupakan salah satu budaya Indonesia yang terdiri dari gabungan ketangkasan dan kreativitas dari pemainnya. Pergeseran mulai dilakukan oleh anak-anak, dari permainan tradisional menuju permainan digital yang dianggap lebih modern dan fleksibel dalam bermain. Secara psikologis, permainan digital dapat berdampak negatif pada karakter anak yang cenderung individualis. Untuk mengurangi dampak negatif tersebut, perlu penyegaran yang ditujukan kepada anak-anak milenial tentang permainan tradisional. Pelaksanaan pengabdian lebih mengedepankan sosialisasi dan pendekatan secara langsung kepada anak-anak dan lingkungan masyarakat sebagai langkah dukungan terkait dengan permainan tradisional. Keberhasilan program dapat dilihat dari keikutsertaan anak-anak dan masyarakat pada perlombaan permainan tradisional yang dilaksanakan mendekati akhir program. Kegiatan ini berisikan sosialisasi, pelatihan produksi permainan tradisional dan cara memainkannya serta perlombaan permainan tradisonal. Hasil yang diperoleh antara lain, anak-anak memiliki ketertarikan untuk mempermainkan alat permainan yang dibuat sendiri. Latihan permainan yang dilakukan anak-anak membuat persiapan pada lomba menjadi lebih kompeten, sehingga menciptakan suasana perlombaan yang meriah dengan dukungan masyarakat Kampung Janti Barat Padepokan. Kegiatan pengabdian ini menciptakan suasana baru bagi anak-anak dalam bermain serta masyarakat dewasa khususnya kembali bernostalgia dengan suasana permainan di zamannya. Tentunya dengan adanya kebangkitan permainan tradisional di wilayah Janti Barat Padepokan bisa digunakan dalam promosi Kampung Dolanan yang secara konkret masyarakatnya memainkan permainan tradisonal, khususnya anak-anak. Di sisi lain Kampung Dolanan Janti Barat Padepokan juga dapat menjadi embrio peluang usaha produksi permainan tradisional maupun usaha penitipan anak yang berbasis permainan tradisional.
Menumbuhkan Resiliensi Komunitas Keluarga Dengan Anak Disabilitas Intelektual Melalui Pendampingan Penguatan Kapasitas Dan Pemberdayaan Keluarga Thadius, Yonan
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1242

Abstract

Di berbagai realitas yang ada di lapangan menunjukkan adanya kecenderungan fokus pendampingan yang diberikan pada komunitas keluarga dengan anak disabilitas intelektual, berorientasi sebatas kepada anak-anak dengan disabilitas. Konseptualisasi resiliensi yang berfokus keluarga yang berorientasi penguatan kapasitas keluarga dan pemberdayaannya masih sangat terbatas dan langka. Komunitas keluarga sepertinya kurang mendapat perhatian serius untuk juga pada gilirannya mendapatkan pendampingan. Tujuan studi ini adalah untuk mendeskripsikan problematika keluarga, konseptualisasi resiliensi keluarga serta bentuk pendampingan pada keluarga yang memiliki anak disabilitas intelektual. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan studi literatur yaitu dengan cara mengumpulkan data pustaka yang relevan dan melakukan telaah literatur yang kemudian dihubungkan dengan penelitian untuk mendapatkan jawaban atas permasalahan. Hasil studi ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi intervensi melalui pendampingan yang berorientasi penguatan kapasitas dan pemberdayaan keluarga pada komunitas keluarga dengan anak disabilitas intelektual.
PKM Usaha Rumahan Pembuatan Jamu Tradisionil Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Produk Mundari, Siti; Herlina, Herlina
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1243

Abstract

The home business of making traditional herbal medicine carried out by Mrs. Khasi'ah as a Community Service Partner whose address is Jalan Penjaringan 3 no.10 Rungkut Surabaya is a business that was founded 40 years ago. Mrs. Khasia'ah is an elderly widow aged 70 years who is able to live independently by making traditional herbal medicine (beras kencur, sinom, kunir asam, cabe puyang, suruh kunci, sambiloto, mengkudu laos) to be marketed around the village every day. The problem found based on observations from Wak Si''s traditional herbal medicine business was that the equipment for grinding ingredients (kunir, jahe, kunci, kencur, etc.) still used a mashing tool in the form of an ancient mortar which caused the process of making herbal medicine to take a long time. Apart from that, the process of making herbal medicine is that when it is finished boiling, it is placed in a bucket made of old plastic (not suitable from a health perspective). Problems also occur when selling around the village, namely the carts used to sell herbal medicine are rotten and the bottles used for herbal medicine are used mineral water bottles which should not be used again. The solutions offered to overcome Mitra's problems are: procuring a blender to mash the ingredients so that the process of making herbal medicine can be done in a shorter time, procuring an aluminum pan to hold the herbal medicine that has been boiled so that it is suitable from a health perspective, making a cart because the existing cart is already rotting, it's time to replace it. and providing drinking containers as a place for herbal medicine to replace used mineral water bottles so that they are suitable as drink containers. The results obtained from this community service program are that the process of refining herbal medicine raw materials can be done more quickly, the process of making herbal medicine is hygienic, adequate carts for herbal medicine and bottles for storing herbal medicine are suitable.
Pendampingan Pembuatan Pupuk Organik Cair dan Pestisida Dari Bawang Putih dan Limbah Kulit Bawang di Desa Pugeran, Kabupaten Mojokerto Wibowo, Sasongko Aji; Tama, Mahya Indra; Ametilok, Maria Paula Pratatya; Reandi, Alan Rizki Dui; As Syukri, Khoirul Anam
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1244

Abstract

Masyarakat Desa Pugeran, Kabupaten Mojokerto memiliki masalah pada sampah. Salah satunya adalah limbah kulit bawang yang belum dimanfaatkan oleh masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian terdahulu diketahui bawang merah dan bawang putih memiliki kandungan senyawa yang sangat bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman begitupun kulitnya. Limbah kulit bawang dapat dimanfaatkan sebagai POC dan pestisida. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat dalam pemanfaatan limbah bawang sebagai POC dan pestisida untuk tanaman. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan cara observasi lapangan dan pengumpulan data dengan menggunakan metode rekayasa sosial untuk memperoleh data dari target sasaran yaitu para petani di Desa Pugeran. Kegiatan PKM terdiri atas tahap analisis situasi sampai pendampingan pembuatannya. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat membuat POC, pestisida dan pupuk kompos dari limbah kulit bawang secara berkelanjutan karena jauh lebih aman, lebih terjangkau, alat dan bahannya juga mudah ditemukan.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pengembangan Bisnis dan Swot Bagi UMKM di Desa Karangrejo Kediri Mardhotillah, Rachma Rizqina; Anshori, Mohamad Yusak; Elfita, Rizki amalia
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1245

Abstract

Dalam era globalisasi dan persaingan yang semakin ketat, kewirausahaan menjadi semakin penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja baru. Salah satu permasalahan utama yang dihadapi UMKM di Karangrejo adalah keterbatasan akses keuangan dan pengembangan bisnis. Banyak UMKM yang kesulitan mendapatkan pinjaman dari bank karena kurangnya jaminan atau riwayat kredit yang kurang baik. Selain masalah keuangan, UMKM juga menghadapi tantangan dalam hal pemasaran dan branding. Banyak UMKM masih kurang mampu memasarkan produknya secara efektif dan membangun merek yang kuat. Padahal, pemasaran yang baik sangat penting untuk meningkatkan penjualan dan daya saing UMKM di pasar yang semakin kompetitif. maka dari itu tim pengabdian masyarakat FEBTD UNUSA membantu memberikan pelatihan dan pengerahan tentang bagaimana cara untuk mengembangkan UMKM. Salah satu cara yang dapat membantu UMKM untuk berkembang yaitu melakukan pemberdayaan masyarakat untuk membuat strategi penignkatan bisnis. Pemberdayaan masyarakat dapat menjadi kunci untuk meningkatkan bisnis UMKM. Berikut beberapa strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan bisnis UMKM melalui pemberdayaan masyarakat
Peran Pemerintah Daerah Dalam Pemberdayaan Perempuan Melalui UKM di Kota Singkawang Junaidi; Pynanjung, Pramushinta Arum
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1246

Abstract

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Perempuan di Kota Singkawang mengalami penurunan drastic dari 82,87% pada Tahun 2019 menjadi 49,68% pada Tahun 2021. Hal ini menjadi salah satu masalah yang harus segera ditanggulangi Pemerintah Kota Singkawang. Namun disisi lain Kota Singkawang merupakan salah satu wilayah di Kalimantan Barat dengan jumlah UMKM berizin terbanyak kedua setelah Kota Pontianak. Hal ini menjadi suatu peluang bagi pemerintah Kota Singkawang untuk meningkatkan TPAK perempuan di Kota Singkawang melalui pemberdayaan UMKM. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder dengan teknik pengumpulan data melalui studi dokumentasi dan wawancara serta dianalisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Pemerintah telah melakukan peran sebagai regulator, fasilitator dan katalisator melalui beberapa program yang telah dikerjakan tetapi masih belum optimal. Oleh karena itu diperlukan strategi-strategi untuk mengoptimalkan peran-peran tersebut salah satunya yaitu melakukan kerjasama dalam menyusun perencanaan program/kegiatan perlu ditingkatkan dengan koordinasi yang sinergis antar dinas-dinas teknis dan Bappeda sesuai dengan tugas pokok dan fungsi dinas Kota Singkawang sebagai perencana makro serta kerjasama dengan pihak swasta
Pengembangan Potensi Lokal Daerah Melalui Pendaftaran Indikasi Geografis Untuk Memperkuat Potensi Ekonomi Masyarakat di DI Yogyakarta Asri, Dyah Permata Budi; Sriyono, Edy
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1247

Abstract

Potensi lokal di Yogyakarta cukup berlimpah dan perlu pengelolaan yang serius guna menghasilkan manfaat ekonomi bagi masyarakat maupun daerah setempat. Salah satu bentuk pengelolaan potensi lokal adalah dengan pendaftaran Indikasi Geografis. Secara hukum, jika untuk produk dan kekayaan alam yang telah terdaftar secara resmi dan dikeluarkan sertifikat Indikasi Geografis oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM RI, maka negara akan memberikan perlindungan atas Indikasi Geografis dari pelanggaran dan penyalahgunaan hak. Selama ini perlindungan hukum Hak Kekayaan Intelektual hanya sebatas membahas mengenai merek, untuk Indikasi Geografis belum banyak dibahas, sehingga perlu ada pemahaman sekaligus pendampingan bagi pemerintah daerah maupun masyarakat MPIG.Metode yang dipakai adalah dengan melakukan edukasi dan sosialisasi dan pendampingan dalam pendaftaran Indikasi Geografis. Khusus untuk IG Kopi Robusta Merapi Sleman juga diberikan edukasi dan sosialiasi mengenai irigasi yang efektif dan optimal lahan kopi melalui sistem irigasi tetes untuk keberlangsungkan perkebunan kopi di daerah tersebut karena disebabkan oleh minimnya ketersediaan air. Hasil yang diharapkan adalah terbangunnya kesadaran masyarakat dan pemerintah daerah akan arti pentingnya perlindungan IG dan pembuatan 2 buah buku Dokumen Deskripsi IG. Hasil pengabdian adalah dengan melakukan kegiatan sosialisasi pada dua wilayah yaitu Kabupaten Sleman dan Kabupaten Bantul serta pembuatan buku Dokumen Deskripsi IG. Kesimpulan dalam pengabdian ini adalah masyarakat dan pemerintah daerah telah memahami arti penting IG dan melakukan pendaftaran Indikasi Geografis Kopi Robusta Merapi dan Indikasi Geografis Gerabah Kasongan Bantul.