cover
Contact Name
Bidang 4 LPPM
Contact Email
bidang4lppm@unusa.ac.id
Phone
+6281946755359
Journal Mail Official
snpm@unusa.ac.id
Editorial Address
UNUSA Kampus B, Jl. Jemursari No. 51-57 Surabaya 60237, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29649137     EISSN : 29649145     DOI : https://doi.org/10.33086/snpm
Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat sebagai bentuk upaya untuk mengumpulkan para pelaksana dalam satu forum dalam mendeseminasi hasil pengabdian kepada masyarakat ke publik agar masyarakat berdaya. Seminar nasional ini juga peserta berkesempatan mempresentasikan dan mendiskusikan hasil pengabdian kepada masyarakat yang berisi tentang inovasi, isu terbaru dalam berbagai bidang. Tujuan utama dari seminar nasional ini adalah Deseminasi hasil pengabdian agar masyarakat menjadi berdaya, Membuka jaringan ilmiah yang berkaitan dengan proses kolaborasi pengabdian kepada masyarakat, penulisan artikel, penerjemahan sampai review artikel untuk siap dipublikasikan dan membantu cara mempublikasikan artikel para dosen ke jurnal nasional atau prosiding nasional.
Articles 348 Documents
Pendampingan Pemanfaatan Sistem Informasi Pencatatan Keuangan Untuk Digitalisasi UMKM di Lingkungan RT 6 RW 6 Kelurahan Banyu Urip Kota Surabaya Sulistiyani, Endang; Wulan, Tri Deviasari; Meutia, Nur Shabrina; Magfira, Dike Bayu; Khusnah, Hidayatul; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Cahyati, Dwi Putri; Novita, Nurul Riska; Enggriana, Findi Nita
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1248

Abstract

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan salah satu tulang pungguh bagi perekonomian Indonesia. Keberadaan UMKM mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan perekonomian. Pada tahun 2020, kontrobusi berupa PDB dari sector UMKM sudah mencapai 65 %. Ibu - ibu PKK menjadi salah satu penggerak penyelenggaraan UMKM di RT 6 Banyu Urip. Melalui profesi sebagai ibu rumah tangga, kelompok PKK menjalankan berbagai usaha rumahan di bidang catering makanan. Akan tetapi dari sisi Sumber daya manusia di RT ini relatif masih memiliki pengetahuan yang terbatas khususnya dalam manajemen keuangan dan pemanfaatan teknologi informasi. Oleh karena itu, program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan pemanfaatan Sistem Informasi Pencatatan Keuangan untuk Digitalisasi manajemen keuangan UMKM. Terdapat 3 tahapan utama dalam program ini, perencanaan, sosialisasi dan pelatihan, serta evaluasi. Kegiatan meliputi sosialisasi pentingnya manajemen keuangan dan pelatihan penyusunan pembukuan keuangan sederhana, pembuatan sistem informasi pencatatan keuangan, serta pelatihan penggunaan sistem informasi. Sistem informasi yang dihasilkan memiliki fitur seperti dashboard, Pemasukan, Pengeluaran, Rekapitulasi Dana dan Kategori. Sebanyak 100 % peserta sosialiasi berpendapat bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam manajemen keuangan, terutama pencatatan arus kas. Tidak hanya itu, 80 % peserta pelatihan setuju bahwa terdapat peningkatan keterampilan penggunaan telepon pintar untuk mengakases sistem informasi pencatatan kas.
Pemeriksaan Mata Pada Pasien Hemodialisa di RSI Jemursari Surabaya Sebagai Upaya Mendukung Word Glaukoma Day Tahun 2023 Faradis , RA. Hani; Rini, Windi Indria; Anjarwati, Susi; Farakhin, Noer
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1249

Abstract

karena pasien dengan penyakit ginjal kronis dan gagal ginjal terminal yang menjalani hemodialisis memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami kelainan mata. Maka dari itu kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan mata dan melakukan pemeriksaan mata secara rutin. Metode, Pengabdian masyarakat yang dilaksanakan pada bulan Juni 2023 ini dihadiri oleh 185 peserta dari pasien Hemodialisa di RSI Jemursari Surabaya. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan berupa pemberian edukasi terkait kesehatan mata pada pasien HD, seberapa penting dan berisiko terjadi kelainana mata, Pemberian layanan pemeriksaan mata geratis pada pasien HD serta pemberian konsultasi mata gratis pada pasien HD. Penelitian ini dilakukan secara observasional deskriptif. Hasil dan Pembahasan, Pengabdian masyarakat berupa pemeriksaan mata pada Pasien Hemodialisa di RSI Jemursari Surabaya sebagian besar dilakukan pada pasien dengan jenis kelamin laki-laki (62%). Responden mayoritas terdiri dari kelompok usia produktif (82%), dan kelompok usia non produktif (18%). Kesimpulan, Pemeriksaan mata pada pasien hemodialisa RSI Jemursari Surabaya terdiri dari jenis kelamin laki-laki (62%) dan kelompok usia produktif (82%). Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui faktor risiko yang menyertai serta analisis anaitik lebih lanjut.
Peningkatan Kapasitas Ibu Dalam Upaya Meningkatkan Keragaman Makanan Balita Melalui Edukasi Putri, Pratiwi Hariyani; Wulandari, Catur; Mutiarani , Anugrah Linda; Dwijayanti , Ira; Susantri, Merry
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1250

Abstract

The problem of nutrition in toddlers is still a global challenge and is the goal of SDG's. Masangan Kulon Village, Sidoarjo Regency is one of the villages with a high wasting problem in toddlers. Education for toddler mothers is one of the activities that can provide benefits to increase knowledge so that it can change behavior and is expected to reduce nutritional problems in toddlers. Community service activities aim to increase the knowledge of mothers of toddlers about healthy, nutritious, balanced and dietary diversity for toddlers through education. The results of community service activities have increased knowledge before and after education. Increasing knowledge of toddler mothers is expected to be able to change behavior in feeding, especially in terms of dietary diversity.
Pantau Aktivitas Fisik Dan Lingkar Pinggang Untuk Cegah Sindrom Metabolik Di Kalangan Santriwati PP Al Hidayah 2 Bangkalan Setiarsih, Dini; Kardina , Rizki Nurmalya; Prilistyo , Dwimantoro Iman; Putri, Pratiwi Hariyani; Nuriannisa , Farah; Hisbullah , Farda Jamalia
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1251

Abstract

Studi terdahulu menyebutkan 3 dari 10 santriwati di PP Al Hidayah 2 Bangkalan mengalami kelebihan berat badan dan mayoritas santriwati hanya melakukan aktivitas fisik ringan. Kedua faktor tersebut menjadi faktor risiko terjadinya sindrom metabolik dan penyakit degenaratif. Oleh karena itu kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mencegah kejadian gizi lebih dan meningkatkan aktivitas fisik di kalangan santriwati. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pengukuran antropometri meliputi berat badan, tinggi badan dan lingkar pinggang serta observasi terhadap aktivitas fisik selama jangka waktu satu bulan. Sasaran kegiatan adalah santriwati yang berusia 16-18 tahun berjumlah 20 orang. Hasil pengukuran lingkar pinggang menunjukkan bahwa 4 dari 20 santriwati mengalami obesitas sentral. Dan mayoritas santriwati menjalani aktivitas fisik tingkat ringan dengan rata-rata waktu 17,45 menit per hari. Setelah dilakukan pemantauan aktivitas fisik dengan mengoptimalkan peralatan olah raga yang tersedia (sepeda statis dan treadmill), rerata waktu untuk aktivitas fisik meningkat menjadi 35,10 menit per hari dan jenis aktivitas fisik juga meningkat menjadi sedang. Meskipun terjadi tren yang meningkat untuk aktivitas fisik, monitoring dan evaluasi harus terus dilakukan melalui pemantauan rutin minimal satu kali dalam satu semester. Demikian pula pengukuran antropometri khususnya lingkar pinggang juga perlu dilakukan secara berkala.
Revitalisasi Taman Bunga Telang Paguyuban Makam Taman Muslim Rw. 02 Tebo Selatan, Kelurahan Mulyorejo, Kota Malang Suhartono, Bunga Rahmasari; Krisdianto, Krisdianto; Virgine, Maria Helena; Amalia, Khofifah Juni
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1252

Abstract

Proses pembudidayaan bunga telang yang dilakukan oleh KWT Paguyuban Makam Taman Muslim Tebo Selatan RW 02 Mulyorejo saat ini sudah banyak diolah menjadi produk-produk herbal dan masyarakat mulai aktif untuk mempromosikannya. Namun tidak dapat dipungkiri kesibukan pribadi masing-masing anggota paguyuban KWT berpengaruh terhadap kondisi lahan pemakaman, sehingga menjadi kurang terawat. meskipun ada tim pengelola yang ditugaskan, akan tetapi produktivitasnya terus menurun karena luasnya lahan pemakaman. Sehingga tim pengabdian melihat hal tersebut sebagai permasalahan yang perlu diatasi dengan kegiatan utama yaitu membuat alat penyiram otomatis berbasis water timer tanaman bunga telang. Diharapkan dengan adanya alat penyiram otomatis ini dapat meningkatkan kembali produktivitas tanaman bunga telang. Program kerja yang dilakukan adalah menggunakan metode pelaksanaan observasi dan evaluasi dimana dalam hal ini dilakukan tahap persiapan program dengan meninjau lokasi taman bunga telang, dilanjutkan dengan tahap pelaksanaan program yaitu pemberian lampu taman, pengecatan kembali pembatas jalan masuk taman, dan pemasangan alat penyiram otomatis berbasis water timer tanaman bunga telang. Metode terakhir yang dilakukan adalah dengan melakukan evaluasi program, yaitu untuk mengetahui kekurangan dari program yang telah dilakukan agar kedepannya dapat lebih optimal. Hasil yang diperoleh dari pengabdian ini ialah adanya revitalisasi dan peremajaan budidaya bunga telang yang mana terlaksana dengan sangat baik dan mempermudah anggota KWT yang terdiri dari ibu-ibu anggota PKK yang berjumlah 10 orang dalam mengelola taman. Telah terpasangnya alat penyiram otomatis tersebut dapat meringankan beban kerja pengelola taman dalam melakukan penyiraman tanaman bunga telang yang harus dilakukan setiap hari. Selain itu, alat tersebut dapat memberikan kontribusi dalam perekonomian masyarakat setempat apabila dapat diperjual belikan, karena sebagian masyarakat belum mengetahui alat penyiram otomatis berbasis water timer, dan juga beberapa masyarakat sudah mengetahuinya namun tidak dapat merakitnya sendiri.
Peningkatan Derajat Kesehatan Melalui Pemeriksaan Gukosam (Gula darah, Kolesterol, Asam Urat) pada Lansia di Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean, Gresik Taufiqurrahman, Affan Tsaaqif; Ratriwardhani, Ratna Ayu; Bistara, Difran Nobel; Millah, Hanifiyatul; Hadi, Achmad
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1253

Abstract

Pemeriksaan kesehatan merupakan pemeriksaan yang berfokus pada pencegahan primer dan sekunder dengan melihat secara holistik berbagai faktor kesehatan yang dapat menyebabkan penyakit tertentu. Salah satu faktor yang menyebabkan lansia mudah terkena penyakit adalah karena pola hidup yang tidak sehat. Pola hidup yang tidak sehat mengarah kepada penyakit, seperti asam urat, hipertensi, diabetes militus, dan penyakit jantung. Data dari Riskesdas (2018) menunjukkan banyak lansia dengan rentang usia 55 hingga 75 tahun ke atas terjangkit dengan penyakit jantung koroner. Adapun data dari World Health Organization (WHO), penyakit stroke dan penyakit jantung banyak disebabkan karena tingginya kadar kolesterol dalam darah. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh teman-teman mahasiswa KKN UNUSA kelompok 21 di Desa Banyuurip, banyak lansia yang terkena penyakit diabetes, stroke, dan asam urat. Hal ini bisa saja terjadi akibat adanya kebiasaan orang setempat yang membakar olahan sampah dan tanaman yang sudah tidak terpakai. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk menginformasikan kepada masyarakat khususnya lansia akan bahaya penyakit, seperti diabetes, stroke, penyakit jantung, radang sendi akibat asam urat, dan lain-lain. Metode yang digunakan adalah dengan pemeriksaan dan senam. Hasil dan diskusi yang didapatkan adalah mayoritas lansia Dusun Karangasem memiliki kadar gula darah dan kolesterol yang tinggi, sedangkan kadar asam urat dan glukosa berada pada rentang normal. Kesimpulannya adalah hal ini menunjukkan bahwa rata-rata warga Dusun Karangasem memiliki risiko tinggi terkena penyakit diabetes, jantung koroner, stroke, dan lain-lain.
Penerapan Teknik Jigsaw dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Afandi, Mujad Didien; Authar, Nailul; Aquariza, Novi Rahmania; Shari, Destita; Achda, Imam
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1254

Abstract

Latar Belakang. Pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar masih dilaksanakan dengan menggunakan teknik lama. Hal ini menyebabkan rendahnya partisipasi siswa dalam pembelajaran. Oleh karena itu, program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini perlu dilaksanakan untuk mencapai efektivitas dalam pembelajaran bahasa Inggris. PkM ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan teknik jigsaw dalam pembelajaran bahasa Inggris dan mengetahui persepsi siswa tentang manfaat dari teknik tersebut. Metode. Program pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di sekolah mitra, yaitu MI IU yang berlokasi di Desa Pranti, Sedati, Sidoarjo. Pada tahap persiapan, tim ini melakukan kunjungan mitra untuk membicarakan masalah yang dihadapi oleh siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris dan mendiskusikan solusi yang dapat dicapai untuk mengatasi masalah yang dihadapi. Pada tahap pelaksanaan, tim ini memasuki kelas bahasa Inggris dan berkolaborasi dengan guru sekolah untuk menerapkan teknik jigsaw. Pada tahap evaluasi, tim ini membagikan kuesioner tentang manfaat penggunaan teknik jigsaw dalam pembelajaran bahasa Inggris. Hasil dan Pembahasan. Pengaplikasian teknik jigsaw dalam pembelajaran telah mengikuti prosedur yang tepat sesuai dengan petunjuk Elliot Aronson, tokoh pengembang teknik kooperatif tersebut. Selain itu, para siswa juga menunjukkan persepsi positif terhadap manfaat teknik jigsaw. Teknik ini dapat menciptakan lingkungan belajar yang positif, mendukung Student-Centered Learning (SCL), mendukung pembelajaran kooperatif, dan membantu siswa memperoleh kosakata. Kesimpulan. Teknik jigsaw berguna dalam pembelajaran bahasa Inggris, khususnya dalam perolehan kosakata. Mengingat manfaat yang diperoleh siswa setelah penerapan teknik jigsaw untuk belajar bahasa Inggris, teknik ini juga direkomendasikan untuk meningkatkan keterampilan bahasa Inggris lainnya, seperti listening (menyimak), speaking (berbicara), reading (membaca), dan writing (menulis).
Penerapan Kamar Sehat untuk Mengurangi Kejadian Skabies di PP. Al Fitrah As Salafiyah Surabaya Putri, Winawati Eka; Meidyta Sinantryana W; Rahayu Anggraini; Esty Puji Rahayu; Yuriske Agnovianto
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1255

Abstract

Latar belakang, Pondok pesantren (ponpes) adalah tempat berkumpulnya banyak orang dimana rentan terjadi penularan penyakit. Penyakit kulit banyak dijumpai di Indonesia seperti penyakit scabies yang disebabkan oleh parasit. Penyakit scabies mengakibatkan kerusakan pada kulit akibat infeksi sekunder dan gangguan kenyamanan akibat rasa gatal. Faktor yang berperan pada tingginya prevalensi penyakit scabies di negara berkembang terkait rendahnya tingkat kebersihan, akses air yang sulit, tingginya kepadatan hunian seperti penjara, pondok pesantren dan panti asuhan. Penyakit scabies ini kurang diperhatikan oleh santri di pondok pesantren, faktor penyebabnya adalah lingkungan yang kurang baik, personal hygiene yang buruk, pengetahuan yang kurang sehingga terjadinya risiko penularan penyakit scabies. Lingkungan merupakan faktor yang paling besar pengaruhnya terhadap derajat kesehatan masyarakat khususnya di lingkungan pondok pesantren, sehingga hal ini menjadi prioritas yang perlu diperhatikan dan dibenahi. Salah satunya caranya adalah dengan menjaga kebersihan kamar sehingga dapat menjadi kamar yang sehat untuk santri. Sehingga perlu dilakukan upaya edukasi dengan tujuan meningkatkan pengetahuan santri untuk dapat menerapkan kamar sehat di lingkungan pondok pesantren. Tujuannya adalah untuk Meningkatkan pemahaman dengan memberikan edukasi dan penyuluhan kepada santri husada agar dapat menerapkan kamar sehat untuk mengurangi kejadian Skabies di PP. Al Fitrah As Salafiyah Surabaya. Metode, Metode yang digunakan dalam penyuluhan adalah ceramah dan tanya jawab. Dilanjutkan dengan monitoring dan evaluasi secara berkala. Hasil, Santri dan santriwati PP. Al Fitrah sangat berantusias dalam mengikuti rangkaian acara penyuluhan ini. Dari penyuluhan kesehatan ini, para santri dapat menerapkan kamar sehat pada kamar masing-masing santri. Selain itu, santri juga bertambah pengetahuannya tentang penyakit skabies dan penularannya. Sehingga, santri dapat menjaga pola hidup sehat dan dapat terhindar dari penularan penyakit skabies. Kesimpulan, Penerapan Kamar Sehat untuk mengurangi kejadian Skabies di PP. Al Fitrah As Salafiyah Surabaya telah menambah pengetahuan dan pemahaman terhadap penerapan kamar sehat.
Sakura "Periksa Kulit Bersama" Sebagai Deteksi Dini Penyakit Kulit di PP. Al Hikam Bangkalan Maria Ulfa; Marinda Dwi Puspitarini; Wieke Sriwulan; Elly Dwi Masita; Yuriske Agnovianto
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1256

Abstract

Latar belakang, Pondok pesantren (ponpes) adalah tempat berkumpulnya banyak orang dimana rentan terjadi penularan penyakit terutama penyakit kulit yaitu skabies. Penyakit skabies mengakibatkan kerusakan pada kulit dan gangguan kenyamanan akibat rasa gatal. Penyakit skabies ini kurang diperhatikan oleh santri di pondok pesantren, faktor penyebabnya adalah lingkungan yang kurang baik, personal hygiene yang buruk, pengetahuan yang kurang sehingga terjadinya risiko penularan penyakit skabies. Oleh karena itu, hal ini menjadi prioritas yang perlu diperhatikan dan dibenahi agar dapat mengurangi risiko penularan penyakit skabies di lingkungan Pondok Pesantren. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dengan memberikan edukasi dan pemeriksaan kulit kepada santri husada agar dapat mengurangi risiko penularan penyakit skabies di lingkungan Pondok Pesantren. Metode, Metode yang digunakan dalam penyuluhan adalah ceramah dan tanya jawab. Sebelum penyuluhan peserta diberi pre-test, kemudian setelah penyuluhan peserta diberi post-test. Hasil, Hasil pre-test dan post-test dinilai kemudian dilakukan pengolahan data dan evaluasi. Hasil pre-test dan post-test mengenai pengetahuan personal hygiene santri dan tanda gejala penyakit kulit skabies melalui kuesioner secara langsung terjadi peningkatan nilai oleh santri yang mengikuti kegiatan ini. Persentase kenaikan nilai rata-rata adalah sebesar 12,24%. Kenaikan nilai rata-rata yang signifikan ini menunjukkan adanya perubahan tingkat pengetahuan pada peserta setelah mengikuti sesi penyuluhan. Kesimpulan, SAKURA "Periksa Kulit Bersama" sebagai deteksi dini Penyakit Kulit di PP. Al Hikam Bangkalan telah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terhadap penyakit kulit.
Metode Eksperimen Merokok Dengan Alat Sederhana Sebagai Upaya Menurunkan Perilaku Merokok Pada Santri di PP. Al Hikam Bangkalan Dewi Masithah; Abraham Ahmad Ali Firdaus; Siti Nur Hasina; Edza Aria Wikurendra; Yuriske Agnovianto
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1257

Abstract

Latar belakang, Merokok masih menjadi kebiasaan buruk yang banyak dilakukan oleh anak remaja di Indonesia. Masalah yang dapat muncul bagi remaja perokok meliputi prestasi belajar di pondok pesantren yang terganggu, perkembangan paru- paru yang juga terganggu dengan munculnya gangguan seperti sesak napas, batuk secara terus menerus, dahak yang berlebihan dan lebih mudah terkena pilek. Adapun masalah lain yang dapat muncul yaitu lebih sulit sembuh saat sakit karena rokok mempengaruhi imun di dalam tubuh, mengakibatkan kecanduan, menyebabkan insomnia dan masalah mental, terlihat lebih tua dari usianya, remaja yang sering merokok sering memiliki jerawat dan masalah kulit lainnya serta menimbulkan plak pada gigi. Sehingga perlu diberikan pengetahuan dan pengertian kepada remaja khususnya santri pondok pesantren mengenai bahaya yang ditimbulkan dari merokok. Meningkatkan pemahaman dengan memberikan edukasi dan demonstrasi kepada santri husada mengenai metode eksperimen merokok dengan alat sederhana sebagai upaya menurunkan perilaku merokok pada santri di PP. Al Hikam Bangkalan. Metode, Metode yang digunakan dalam penyuluhan adalah ceramah, demonstrasi, dan tanya jawab. Sebelum penyuluhan peserta diberi pre-test, kemudian setelah penyuluhan peserta diberi post-test. Hasil pre-test dan post-test dinilai kemudian dilakukan pengolahan data dan evaluasi. Hasil, Hasil pre-test dan post-test mengenai pengetahuan bahaya merokok dan zat yang terkandung pada rokok melalui kuesioner secara langsung terjadi peningkatan nilai oleh santri yang mengikuti kegiatan ini. Persentase kenaikan nilai rata-rata adalah sebesar 9,7%. Kenaikan nilai rata-rata yang signifikan ini menunjukkan adanya perubahan tingkat pengetahuan pada peserta setelah mengikuti sesi penyuluhan. Kesimpulan, Metode eksperimen merokok dengan alat sederhana sebagai upaya menurunkan perilaku merokok pada santri di PP. Al Hikam Bangkalan telah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terhadap bahaya merokok.