cover
Contact Name
Netti Natarida Marpaung
Contact Email
jurnalumika@gmail.com
Phone
+6281372269822
Journal Mail Official
jurnalbinaedukasiumika@gmail.com
Editorial Address
Jalan Kambuna Raya No. 1 Perumahan Bulak Kapal Permai, Bekasi Timur, Jawa Barat
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Bina Edukasi
ISSN : 27764613     EISSN : 27764613     DOI : https://doi.org/10.37753/binaedukasi
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Bina Edukasi Menerbitkan artikel ilmiah bidang pendidikan, pembelajaran,manajemen,evaluasi dan teknologi pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 14 Documents
TEKNIK GURU DALAM MENGAJARKAN KOSAKATA PADA SISWA TK HARAPAN INDONESIA Dewi Yanti
JURNAL ILMIAH BINA EDUKASI Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Bina Edukasi
Publisher : LPPM Universitas Mitra Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.909 KB) | DOI: 10.37753/bina edukasi.v1i1.155

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Teknik-teknik yang digunakan guru ketika mengajarkan kosakata baru pada siswa TK Harapan Indonesia. Metode yang dipakai adalah observasi dan wawancara. Selanjutnya diperoleh hasil bahwa guru menggunakan enam teknik yang ditunjukkan di dalam kelas.
UJI VALIDITAS DAN UJI RELIABILITAS INSRUMEN MOTIVASI PENGIDAP HIV/AIDS Megia Erida
JURNAL ILMIAH BINA EDUKASI Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Bina Edukasi
Publisher : LPPM Universitas Mitra Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.46 KB) | DOI: 10.37753/bina edukasi.v1i1.156

Abstract

Peneliti bertujuan untuk menguji angket motivasi penderita HIV / AIDS dari kegiatan olahraga futsal di Rumah Cemara Bandung. Penelitian dilakukan dengan metode survei deskriptif. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh. Sampel dalam penelitian ini 10 orang yang positif HIV / AIDS. Instrumen yang menggunakan skala likert dan angket ini mencakup lima kebutuhan manusia yaitu; Kebutuhan Fisiologis, Kebutuhan Keamanan, Kebutuhan Sosial, Kebutuhan Aktualisasi Diri dan Kebutuhan Apresiasi. Berdasarkan kebutuhan manusia tersebut maka diperlukan uji validitas kuesioner yang berjumlah 41 pernyataan pertanyaan. Dengan menggunakan uji validitas dan reliabilitas maka dapat disimpulkan item angket dinyatakan valid apabila nilai r-tabel lebih dari r-tabel (r-hitung <r-tabel) berdasarkan hasil perhitungan validitas. dari angket valid yang terdiri dari 12 dan valid 29 menyatakan dapat digunakan sebagai alat ukur dengan hasil uji reliabilitas 0,77, reliabilitasnya tinggi. Adanya uji kuesioner ini memberikan bukti dukungan untuk penelitian selanjutnya yang meneliti motivasi orang dengan HIV / AIDS.
BENTUK DAN PENYAJIAN LATIHAN POWER OTOT TUNGKAI BERBANTUAN MEDIA BAN UNTUK TENDANGAN JARAK JAUH PADA EKSTRAKURIKULER SEPAK BOLA DI SMA NEGERI 1 GELUMBANG Daryono Daryono; Hengki Kumbara; Doni Destiawan
JURNAL ILMIAH BINA EDUKASI Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Bina Edukasi
Publisher : LPPM Universitas Mitra Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.368 KB) | DOI: 10.37753/bina edukasi.v1i1.157

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah penyajian bentuk latihan kekuatan berbantuan ban yang belum terdata dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana bentuk dan penyajian latihan power otot tungkai berbantuan ban untuk tendangan jarak jauh pada ekstrakurikuler sepak bola di SMA Negeri 1 Gelumbang. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa: a) Latihan kekuatan otot tungkai berbantuan ban adalah jenis latihan weight training. Latihan ini memiliki manfaat dalam meningkatkan kekuatan otot tungkai yang bersifat eksplosif. b) Sementara hasil observasi lapangan dapat dipaparkan sebagai berikut : 1) Aspek sejarah yang disampaikan selama latihan sesuai dengan teori pendukung latihan. 2) Aspek bentuk yang disajikan sesuai dengan teori latihan. 3) Aspek waktu yang disediakan tercapai dengan baik, menu program latihan tersedia dengan baik. 3) Aspek manfaat terpenuhi dengan baik, siswa merasakan peningkatan pada kualitas teknik tendangan jarak jauh, dan siswa memiliki motivasi yang tinggi dalam latihan. 4) Aspek alat terpenuhi dengan baik. Selama latihan pelatih menyediakan alat-alat yang sesuai dengan kebutuhan dilapangan.
EVALUASI TINGKAT PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA & KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 Fawzan Anggara
JURNAL ILMIAH BINA EDUKASI Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Bina Edukasi
Publisher : LPPM Universitas Mitra Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.652 KB) | DOI: 10.37753/bina edukasi.v1i1.158

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keefektifan pembelajaran penjasorkes online selama pandemi COVID-19 pada siswa kelas VII SMP SHIDQIA ISLAMIC SCHOOL BEKASI. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif yaitu survey dengan menggunakan media Google form yang dilakukan di setiap rumah. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMP SHIDQIA ISLAMIC SCHOOL Bekasi. Siswa kelas VII yang berjumlah 106 siswa dan menggunakan sampel sebanyak 34 siswa pada kelas yang sama. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket dengan variabel. Penelitian ini mencakup tiga aspek yaitu afektif, kognitif dan psikomotor. Afektif disini menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner untuk memperoleh data penelitian sebanyak 18 pertanyaan dengan pilihan jawaban Strongly Agree (SS), Agree (S), Disagree (TS) Strongly Disagree (STS) Berdasarkan hasil Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan penelitian, dapat disimpulkan bahwa tingkat pembelajaran penjasorkes selama pandemi COVID-19 dapat diuraikan sebagai berikut: rata-rata kategori afektif 35,56, rata-rata kognitif 91,56 dan psikomotorik 80,67. Dari ketiga data tersebut didapatkan rata-rata tingkat keefektifan belajar 69,27 dengan kategori kurang.
STUDI KASUS: GAME DIGITAL “KAHOOT” DALAM PENGAJARAN BAHASA INGGRIS Fatma Yuniarti; Dian Rakhmawati
JURNAL ILMIAH BINA EDUKASI Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Bina Edukasi
Publisher : LPPM Universitas Mitra Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.016 KB) | DOI: 10.37753/bina edukasi.v1i1.159

Abstract

Penelitian ini mengacu pada pembelajaran berbasis permainan (KAHOOT) yang merupakan teknik pembelajaran berbasis permainan yang dapat membantu meningkatkan potensi dan kualitas siswa dalam menyerap pengetahuan. (Ryan Dellos, 2015: 52) menyatakan bahwa pembelajaran berbasis permainan merupakan alat yang dapat membantu siswa memecahkan masalah, meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan membuat penilaian dalam proses pembelajaran. Penelitian di bidang desain pendidikan menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis game merupakan alat yang efektif dalam pengajaran, terutama untuk menjaga motivasi untuk terus belajar. Secara umum diketahui bahwa permainan itu menyenangkan dan memotivasi. Yakni pendekatan permainan yang melibatkan partisipasi siswa dalam teknologi digital, menunjukkan keinginan yang lebih besar untuk melanjutkan proses pembelajaran selanjutnya dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Yakni permainan edukasi (education game) adalah permainan yang digunakan dalam proses pembelajaran dan permainan tersebut mengandung unsur pendidikan atau nilai-nilai edukatif. Penelitian ini tergolong penelitian studi kasus kuantitatif karena bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes berupa soal pilihan ganda yang terdiri dari 25 soal dan angket yang terdiri dari 15 soal. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Deskriptif kuantitatif dilakukan terhadap hasil tes pilihan ganda berupa angka yang didapat dari hasil kuis online menggunakan aplikasi KAHOOT. Sedangkan deskriptif kualitatif dilakukan atas data yang diperoleh dari kuesioner. Kajian dalam penelitian ini diawali dengan analisis penggunaan aplikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa merasa puas dalam belajar bahasa Inggris khususnya kosakata menggunakan kahoot karena mereka merasa menarik, menyenangkan, dan bahagia. Menggunakan game kahoot dapat meningkatkan retensi kosakata mereka karena belajar lebih mudah menggunakannya. Suasana kelas semakin menarik karena siswa saling melengkapi, mereka menikmati dan melupakan waktu. Ini juga yang membuat mereka lebih fokus dan lebih memperhatikan saat belajar menggunakan game kahoot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa Inggris dengan menggunakan game kahoot dapat meningkatkan retensi kosakata siswa.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA MATA KULIAH KALKULUS 1 Cici Cahyana Amatullah
JURNAL ILMIAH BINA EDUKASI Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Bina Edukasi
Publisher : LPPM Universitas Mitra Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.271 KB) | DOI: 10.37753/bina edukasi.v1i2.187

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman peningkatan kualitas lembaga pendidikan merupakan suatu keniscayaan yang perlu terus digalakan dan dikembangkan. Peningkatan mutu pendidikan di antaranya dilakukan melalui upaya-upaya perbaikan proses pembelajaran dengan menggunakan berbagai model pembelajaran dan inovasi penilaian formatif. sehingga proses pembelajaran dapat dilakukan secara bervariasi disesuaikan dengan karakteristik atau kondisi internal mahasiswa sehingga akan menghasilkan lulusan yang berkualitas.Dari pandangan dan persepsi mahasiswa masih banyak didapat yang menganggap bahwa kalkulus merupakan pelajaran yang sulit yang mengakibatkan sebagian peserta didik tidak dapat fokus dan juga tidak mampu mendapatkan strategi belajar yang tepat, sehingga tingkat penguasaan konsep kalkulus yang rendah. Upaya peningkatan kualitas hasil belajar kalkulus ini dengan Inovasi pembelajaran yang dikembangkan menggunakan model pembelajaran tipe stad yang lebih mengutamakan aktivitas dan intensitas mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berpengaruh terhadap aktivitas belajar, dengan nilai sig 0.017, penerapan model pembelajaran berpengaruh pada hasil belajar mahasiswa dalam mempelajari Kalkulus 1, dengan nilai sig 0,000, dan penerapan model pembelajaran berpengaruh secara simultan terhadap aktivitas belajar mahasiswa dan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah kalkulus dasar.
ANALISA PENGARUH PERBEDAAN WAKTU BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS MAHASISWA Ali Agus
JURNAL ILMIAH BINA EDUKASI Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Bina Edukasi
Publisher : LPPM Universitas Mitra Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.923 KB) | DOI: 10.37753/bina edukasi.v1i2.188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Adakah pengaruh perbedaan waktu belajar terhadap Hasil Belajar Bahasa Inggris Mahasiswa semester 2 Program Studi Manajemen STIE Tribuana (2) Berapa besar pengaruh perbedaan waktu belajar terhadap Hasil Belajar Bahasa Inggris Mahasiswa semester 2 Program Studi Manajemen STIE Tribuana dengan memperbandingan nilai-nilai hasil Ujian Akhir Semester mereka. Metode Penelitian ini ada desrcriptive quantitative karena akan mengolah data berupa nilai-nilai Ujian Akhir Semester (UAS) Mata Kuliah Bahasa Inggris Mahasiswa semester 2 Program Studi Manajemen STIE. Data berupa nilai mahasiswa dibagi ke dalam 2 kelompok. Yaitu nilai mahasiswa yang kuliah di Pagi hari dan nilai mahasiswa yang kuliah di Siang hari. 2 kelompok data tersebut akan diperbandingkan dengan melihat nilai tertinggi, nilai terendah dan rata-rata nilai. Hasil analisa menunjukkan bahwa terdapat Pengaruh perbedaan waktu belajar terhadap Hasil Belajar Bahasa Inggris Mahasiswa semester 2 Program Studi Manajemen STIE Tribuana dengan perbandingan sebagai berikut nilai maksimum mahasiswa pagi 95.00. Nilai minimum 56.00 dengan rata-rata 82.33. Sementara nilai untuk mahasiswa siang, nilai maksimum 90,00, nilai minimum 56.00 dengan rata-rata nilai 76.80. Nilai rata-rata untuk mahasiswa yang kuliah dipagi hari lebih tinggi dibandingkan nilai rata-rata mahasiswa yang kuliah disiang hari.
PENGAJARAN EFL SELAMA PANDEMI COVID-19 Dewi Yanti; Tiara Noviarini
JURNAL ILMIAH BINA EDUKASI Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Bina Edukasi
Publisher : LPPM Universitas Mitra Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.455 KB) | DOI: 10.37753/bina edukasi.v1i2.189

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui kegiatan mengajar online, kesulitan belajar online yang dihadapi dosen dan mahasiswa EFL, serta orang tua mahasiswa selama masa pandemi Covid-19 dan solusi untuk mengatasinya. Beberapa dosen EFL mengajukan diri untuk berpartisipasi dalam penelitian ini melalui undangan. Penelitian ini mengguanakan wawancara terstuktur. Pengkodean data dilakukan dan ekstrak yang sesuai diinformasikan di bagian hasil. Hasil dari penelitian ini adalah para dosen EFL telah melakukan pembelajaran online melalui serangkaian kegiatan mulai dari mengecek kehadiran mahasiswa hingga memberikan skor pada pekerjaan mahasiswa secara sinkron atau asinkron tergantung pada kebijakan masing-masing sekolah. Berbagai aplikasi dan platform mulai dari sistem manajemen pembelajaran hingga sumber daya tambahan digunakan. Namun banyak permasalahan yang muncul dari siswa, dosen, dan orang tua mahasiswa disertai dengan alasan yang sah. Oleh karena itu, pembelajaran online tidak berjalan dengan baik karena kurang adanya persiapan dan perencanaan. Implikasi untuk pembelajaran online yang lebih baik dibahas. Penelitian prospektif di masa depan diarahkan dan didorong.
PENULISAN KARYA ILMIAH POPULER MAHASISWA UNIVERSITAS MITRA KARYA BEKASI Iis Nia Daniar
JURNAL ILMIAH BINA EDUKASI Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Bina Edukasi
Publisher : LPPM Universitas Mitra Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.202 KB) | DOI: 10.37753/bina edukasi.v1i2.197

Abstract

Berdasarkan SE Ristekdikti No. B/323/B.B1/SE/2019 tentang kewajiban publikasi karya ilmiah program sarjanan, program magister, dan program doktor, RPS mata kuliah Bahasa Indonesia memuat materi penulisan ilmiah dan mewajibkan mahasiswa untuk membuat tulisan ilmiah berupa karya tulis ilmiah popular. Karya tulis ilmiah popular mahasiswa tersebut menjadi satu di antara penilaian dalam akreditasi program studi oleh BAN-PT pada 9 kriteria, yaitu penilaian di kriteria 8. Atas dasar hal-hal di atas, dilakukan pemecahan isu, yaitu dengan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dengan Kegiatan Pelatihan dalam Kegiatan Menulis Karya Tulis Ilmiah Populer dan Publikasi Karya Tulis Ilmiah Populer pada Mahasiswa Universitas Mitra Karya Bekasi. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini melalui metode pelatihan, yaitu 1) menganalisis dan mengidentifikasi kebutuhan pelatihan; 2) merancang desain pelatihan; 3) mengembangkan; 4) menerapakan pelatihan. Hasil dari pengabdian masyarakat ini menunjukkan keberhasilan ditunjukkan dari respon positif dalam pelaksanaan kegiatan pelatihan. Selanjutnya, keberhasilan pengabdian masyarakat ini yang berupa pelatihan dengan sasaran kelompok mahasiswa ditunjukkan dari 80% dari jumlah peserta pelatihan, yaitu dengan rincian, 29 peserta dari 36 peserta telah mampu menulis karya tulis ilmiah populer. Karya tulis ilmiah populer ini merupakan luaran dari hasil kegiatan aktualisasi berupa pengabdian masyarakat dengan pelaksanaan Pelatihan Kegiatan Menulis Karya Tulis Ilmiah Populer dan Publikasi Karya Tulis Ilmiah Populer pada Mahasiswa Universitas Mitra Karya Bekasi pada 29 –30 November dan 1 Desember 2021.
IMPROVING STUDENTS’ SPEAKING ABILITYBY BOARD GAME FOR THE SECOND GRADE STUDENTS OF MTS NEGERI 1 LOMBOK TENGAH ACADEMIC YEAR 2020/2021 Aini Husnida Wulandari
JURNAL ILMIAH BINA EDUKASI Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Bina Edukasi
Publisher : LPPM Universitas Mitra Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.614 KB) | DOI: 10.37753/bina edukasi.v1i2.198

Abstract

In teaching and learning speaking process, there are some problems of the teachers such as: the mastery of approach and methods. English teachers have to try to find out and apply proper some strategies in the teaching learning speaking process. As the motivator for students, the teacher should be look carefully and able to overcome and look coursed of the problem for the problem solving of their students’ problems. They have to apply appropriate method and approachbased on the situation and condition of the students and their environment. In this case, board game is one of approaches which are expected to be able to increase students’ speaking ability. In this research, the writer formulated two problems: (1) To what extent is the student's speaking ability for the eighth grade of MTS Negeri 1 Lombok Tengah the school year 2020- 2021? and (2) What is the effect of board game in improving the students’ speaking ability at the second grade of MTS Negeri 1 Lombok Tengah the school year 2020- 2021? This research was an experimental study. The sample of the study was divided into two groups; experimental group and control group, and then the two groups were given the same test. Furthermore, this research used speaking test as the instrument to collect the data. Moreover, the researcher used hypothesis testing to measure the students speaking ability. After that, analyzed the data which were obtained from the experimental group in which they were taught by applying scaffolding talk and the control group was taught by usingtraditional method. The result of the data analysis indicated that the eighth grade students of MTS Negeri 1 Lombok Tengah attained high score on the post test for experimental group. It was the fact that the effectiveness of board game talk was indicated by the mean score of the students that was 58.65. Furthermore, it was also indicated by the result of hypothesis testing that the alternative hypothesis was accepted. It was provable that the t-table was lower than t-test in which the t-table was 1.68 and t-test 7.16. Therefore, it can be concluded that the experimental group had higher ability inspeaking skill than the control group.

Page 1 of 2 | Total Record : 14