cover
Contact Name
Nunu Nugraha
Contact Email
nunu.nugraha@uniku.ac.id
Phone
+62818850513
Journal Mail Official
jise@uniku.ac.id
Editorial Address
Jl.Cut Nyak Dhien No.36 A, Cijoho, Kecamatan Kuningan Kabupaten Kuningan.
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment
Published by Universitas Kuningan
ISSN : -     EISSN : 29619416     DOI : https://doi.org/10.25134/jise.v1i1.6
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment (JISE), Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat merupakan jurnal peer-review yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan. JISE terbit dua kali dalam setahun pada bulan Juni dan Desember. JISE mulai terbit volume 1 nomor 1 Juni 2022. Ruang lingkup/topik artikel yang diterbitkan pada jurnal ini yaitu bidang pendidikan, sosial, pengembangan SDM, penerapan teknologi tepat guna, penerapan teknologi informasi, pengabdian pada usaha kecil menengah (UMKM) serta berbagai inovasi yang diterapkan dalam rangka pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 107 Documents
Implementasi Akuntansi Manajemen Melalui Perhitungan Biaya Produksi dan Pengendalian Limbah Dapur pada UMKM Raisya Catering Nistri Kusumawardani; Achmad Khusnul Iman
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v5i1.190

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan pada UMKM Raisya Catering di Desa Kramatwatu, Kabupaten Serang, dengan fokus pada peningkatan kemampuan pelaku usaha dalam menghitung biaya produksi dan mengelola limbah dapur. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi tidak tersusunnya perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) secara sistematis serta belum adanya pengendalian limbah yang terstruktur. Melalui penyuluhan, pelatihan, serta pendampingan, tim PKM memperkenalkan penerapan akuntansi manajemen dengan metode full costing untuk perhitungan HPP, serta penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dalam pengelolaan limbah dapur. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mitra terhadap pentingnya pencatatan biaya, penentuan harga jual berbasis data, serta pengelolaan limbah yang ramah lingkungan. Program ini juga mendorong perubahan pola pikir pelaku usaha bahwa efisiensi biaya dan keberlanjutan lingkungan merupakan bagian penting dari strategi bisnis UMKM. Secara keseluruhan, kegiatan PKM ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kapasitas manajerial, kesadaran lingkungan, dan keberlanjutan operasional UMKM Raisya Catering.
Garuda Desa: Transformasi Petani Ubi jadi Sociopreneur Berbasis Kolaborasi Fiskal Neni Nurhayati
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v5i1.197

Abstract

Program Garuda Desa yang dilaksanakan di Desa Sindangbarang, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, bertujuan mengoptimalisasi potensi agrikultur lokal melalui diversifikasi produk olahan ubi ungu dan penguatan ekosistem niaga digital. Program ini melibatkan 45 peserta aktif yang tergabung dalam tiga kelompok sasaran, yaitu Kelompok Wanita Tani (KWT), PKK, dan Karang Taruna. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang dikombinasikan dengan metode CEFE (Creation Of Enterprises Formation Of Entrepreneurs), meliputi rangkaian Focus Group Discussion (FGD), pelatihan teknis produksi, serta pendampingan manajerial selama 5 bulan (Juli–November 2024). Tahapan intervensi mencakup konversi bahan baku menjadi tepung, pembuatan 4 varian pangan inovatif (cookies, sistik, roti, selai), workshop standarisasi kemasan, hingga fasilitasi legalitas usaha. Hasil program menunjukkan capaian indikator keberhasilan 100% yang ditandai dengan terbentuknya 1 kelompok usaha rintisan yang terlegalisasi, kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, serta tersedianya 3 platform e-commerce (Instagram, Shopee, Google Maps). Mitra strategis yang terlibat meliputi PLUT Kabupaten Kuningan, GenBI, Diskopdagperin, dan UPTD Pertanian Jalaksana. Temuan signifikan mengindikasikan bahwa integrasi aspek teknis produksi dengan literasi keuangan digital dan sertifikasi halal secara simultan efektif meningkatkan daya saing ekonomi desa. Program ini berhasil menciptakan model kemandirian yang berkelanjutan melalui sinergi kemitraan strategis lintas sektoral.
Sustainable Financial Planning: Educating Housewives on Long-Term Investment Strategies Amir Hamzah; Iman Teguh; Oktaviani Rita Puspasari
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v5i1.199

Abstract

Kesejahteraan keluarga seringkali ditentukan oleh kecakapan ibu rumah tangga dalam mengelola keuangan. Namun, literasi keuangan di kalangan perempuan masih rendah, ditandai dengan pola pikir jangka pendek, kerentanan terhadap investasi bodong, dan ketakutan terhadap teknologi finansial. Tujuan: Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan anggota PKK di Desa Awirarangan melalui edukasi praktis mengenai perencanaan keuangan berkelanjutan dan investasi jangka panjang. Metode: Kegiatan dilakukan menggunakan metode Interactive Training Seminar yang meliputi empat tahap: asesmen (pre-test), penyampaian materi (literasi, strategi investasi, dan kewaspadaan penipuan), simulasi praktis (penyusunan anggaran), dan evaluasi (post-test). Hasil: Pelatihan ini diikuti oleh 30 peserta dan menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek literasi. Pemahaman mengenai strategi menabung realistis melonjak dari 28% menjadi 80%, sementara kewaspadaan terhadap risiko pinjaman online ilegal meningkat dari 50% menjadi 90%. Selain itu, terbentuk inisiatif "Arisan Cerdas" sebagai wadah keberlanjutan program. Kesimpulan: Pendekatan edukasi yang partisipatif dan praktis terbukti efektif mengubah pola pikir konsumtif menjadi strategis, serta meningkatkan kepercayaan diri ibu rumah tangga dalam membangun resiliensi ekonomi keluarga.
Pelatihan Administrasi Pemerintahan Desa Haurkuning Kecamatan Nusaherang Menggunakan Microsoft Office Fitra Nugraha; Aji Permana; Aah Sumiah
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v5i1.90

Abstract

Improving the quality of village government administration services in the digital era is a necessity in order to be able to answer the increasingly complex demands of society. This service aims to provide concrete solutions through village government administration training using Microsoft Office software in Haurkuning Village, Nusaherang District. This community service activity begins with a background analysis, where Haurkuning Village as the object of service faces challenges in implementing information technology, especially in using Microsoft Office. Problem identification is carried out to determine specific training needs for village administration staff. The research method used is qualitative research with a case study approach. Data was collected through interviews, observation and documentation studies. The results of data analysis become the basis for designing and implementing village government administration training programs with a focus on Microsoft Office applications. The main aim of this research is to increase the understanding and skills of village administration staff in using Microsoft Office, so that administrative processes can run more efficiently. The benefits of this research involve strengthening the capacity of administrative staff, improving the quality of services to the community, and providing a reference for other villages wishing to adopt similar training programs. The results of the training program evaluation showed a significant increase in understanding and skills in using Microsoft Office by village administration staff. It is hoped that this positive implication can create an administrative environment that is more efficient and responsive to community needs, in line with the increasingly important role of information technology in village government in the digital era.
Peningkatan Literasi Membaca Bahasa Inggris Anak melalui Picture Books Berbasis Komunitas Nani Ronsani Thamrin; Erlan Darmawan
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v4i3.198

Abstract

This community service program aimed to improve elementary school children’s English reading literacy through a community-based picture book approach. The program was conducted intensively for one month in Kedungarum Village and involved 25 children aged 9–12 years. The intervention applied visual literacy strategies by integrating text and illustrations through shared reading, interactive storytelling, and post-reading activities. A pre-test and post-test design was used to measure participants’ reading comprehension, focusing on vocabulary mastery, main idea identification, and literal comprehension. The results showed a significant increase in the average score from 41.6 in the pre-test to 72.4 in the post-test, indicating an improvement of 30.8 points. Observational findings also revealed increased student participation, reading confidence, and positive attitudes toward English reading activities. The small-group, community-based model enabled more intensive interaction and individualised feedback, thereby enhancing the intervention's effectiveness. Although differences in participants’ initial abilities posed minor challenges, the overall findings suggest that short-term literacy interventions using picture books can effectively enhance English reading skills among elementary school children. This model can be replicated in similar community settings to strengthen early foreign language literacy development.
Penguatan Kapasitas Kelompok Masyarakat Melalui Pembuatan Bibit Stek Batang Loa (Ficus rasemosa) di Desa Cimara Kabupaten Kuningan Yayan Hendrayana; Toto Supartono; Ilham Adhya; Nina Herlina
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v5i1.202

Abstract

The problem of degraded land that has the potential to experience environmental deterioration due to erosion and the decline of natural vegetation cover occurs in Cimara Village, Kuningan Regency. This condition can lead to reduced soil fertility and a decline in ecosystem functions in maintaining environmental balance. One effort that can be undertaken to improve this condition is land rehabilitation by utilizing local tree species such as loa (Ficus racemosa), which is known for its high adaptability to local environmental conditions and its important role in reducing soil erosion. This community service activity aims to provide training to the local community on techniques for producing seedlings through the stem cutting method of kiara karasak, which is expected to support sustainable land rehabilitation programs. The implementation methods include an introduction to the kiara karasak plant, training on selecting healthy and suitable stems for cuttings, proper cutting techniques, the use of root growth hormones, as well as seedling propagation and maintenance to ensure optimal growth. The approach used in this activity is participatory, involving direct field practice so that participants can understand and independently apply each stage of the process. During the training, participants were also provided with knowledge on seedling maintenance techniques until the seedlings are ready to be planted in rehabilitation areas. The results of the activity indicate a significant improvement in participants’ understanding and technical skills in producing seedlings through stem cuttings. Participants are now better prepared to produce loa tree seedlings independently and actively contribute to land rehabilitation efforts in Cimara Village. This activity is expected to generate long-term positive impacts on environmental quality improvement while also increasing community awareness of the importance of maintaining ecosystem sustainability in the area.
Peningkatan Partisipasi Posyandu Melati Indah di Ciporang Kuningan Melalui Komunikasi Persuasif dan Media Digital Elin Herlina; Tri Septiar Syamfitriani; Nita Mirantika
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v5i1.205

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan Posyandu melalui penerapan komunikasi persuasif dan pemanfaatan media digital. Permasalahan utama yang dihadapi Posyandu Melati Indah di Ciporang-Kuningan adalah rendahnya partisipasi warga yang disebabkan oleh keterbatasan keterampilan komunikasi kader serta karakteristik masyarakat yang cenderung individualistis dan memiliki keterbatasan waktu. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan melalui observasi dan identifikasi masalah, pelatihan komunikasi persuasif bagi kader, pendampingan praktik komunikasi, serta implementasi strategi digital menggunakan WhatsApp Group dan media sosial. Kegiatan dilaksanakan pada 30 November 2025 dengan melibatkan 20 kader Posyandu dan 10 peserta perwakilan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan komunikasi kader dalam menyampaikan pesan kesehatan secara persuasif serta peningkatan partisipasi masyarakat sebesar 7% berdasarkan data absensi kehadiran warga sebelum dan sesudah program dilaksanakan. Selain itu, diterapkan strategi tindak lanjut berupa kunjungan rumah (jemput bola) bagi warga yang tidak hadir untuk menjaga keberlanjutan layanan kesehatan. Kegiatan ini juga berdampak pada meningkatnya kapasitas kader dalam melakukan komunikasi mandiri secara berkelanjutan serta mendorong perubahan perilaku partisipatif masyarakat yang diproyeksikan terus meningkat pada kegiatan Posyandu berikutnya.

Page 11 of 11 | Total Record : 107