cover
Contact Name
Nunu Nugraha
Contact Email
nunu.nugraha@uniku.ac.id
Phone
+62818850513
Journal Mail Official
jise@uniku.ac.id
Editorial Address
Jl.Cut Nyak Dhien No.36 A, Cijoho, Kecamatan Kuningan Kabupaten Kuningan.
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment
Published by Universitas Kuningan
ISSN : -     EISSN : 29619416     DOI : https://doi.org/10.25134/jise.v1i1.6
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment (JISE), Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat merupakan jurnal peer-review yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan. JISE terbit dua kali dalam setahun pada bulan Juni dan Desember. JISE mulai terbit volume 1 nomor 1 Juni 2022. Ruang lingkup/topik artikel yang diterbitkan pada jurnal ini yaitu bidang pendidikan, sosial, pengembangan SDM, penerapan teknologi tepat guna, penerapan teknologi informasi, pengabdian pada usaha kecil menengah (UMKM) serta berbagai inovasi yang diterapkan dalam rangka pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 99 Documents
Tumbuh Bersama Alam: Demplot Tanaman Semusim dengan Pupuk Organik Cair Berbasis Mikroorganisme untuk Kesejahteraan Lingkungan Ilham Adhya; Toto Supartono; Yayan Hendrayana; Nina Herlina; Ai Nurlaila; Fahrul Shobarudin Syahban; Naufal Althaf
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v4i3.93

Abstract

Penggunaan pupuk organik cair berbahan mikroorganisme lokal telah menjadi topik penting dalam konteks pertanian berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki manfaat penggunaan pupuk organik cair tersebut dalam meningkatkan produktivitas tanaman dan kesejahteraan ekonomi petani. Metode penelitian melibatkan penerapan pupuk organik cair berbahan mikroorganisme lokal pada demplot tanaman semusim di lab rumah kaca Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Universitas Kuningan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk organik cair berbahan mikroorganisme lokal menghasilkan tanaman yang lebih sehat, meningkatkan kesuburan tanah, dan meningkatkan daya tahan tanaman terhadap hama dan penyakit. Selain itu, penggunaan pupuk organik cair juga mengurangi biaya produksi dan meningkatkan kemandirian ekonomi petani. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan pupuk organik cair berbahan mikroorganisme lokal memiliki potensi besar dalam mendukung pertanian berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Sosialisasi Peningkatan Literasi Keuangan untuk Pencegahan Pinjaman Online Tri Septiar Syamfithriani; Fahmi Yusuf; Dadan Nugraha
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v4i3.153

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan rumah tangga serta mencegah risiko penggunaan pinjaman online ilegal melalui pendekatan sosialisasi dan pelatihan. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya pemahaman warga terkait pengelolaan keuangan keluarga, pencatatan anggaran, serta ketidaktahuan mengenai bahaya pinjaman online ilegal. Kegiatan dilaksanakan dalam empat tahap, yaitu: (1) persiapan dan survei awal untuk memetakan tingkat literasi keuangan, (2) sosialisasi risiko pinjaman online ilegal dengan studi kasus lokal, (3) pelatihan penyusunan anggaran rumah tangga menggunakan template sederhana, dan (4) pendampingan serta evaluasi melalui post-test. Peserta terlibat dengan tingkat partisipasi aktif sebesar 85%. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan literasi keuangan yang signifikan, dengan rata-rata skor peserta meningkat dari 46% pada pre-test menjadi 79% pada post-test (kenaikan 33%). Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek pemahaman risiko pinjaman online dan kemampuan menyusun anggaran. Temuan ini membuktikan bahwa pendekatan literasi keuangan berbasis praktik dan pendampingan sederhana efektif meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan keluarga serta dapat direplikasi pada komunitas lain.
Peningkatan Literasi Hukum dan Digitalisasi UMKM Melalui Pemanfaatan E-Commerce Desa Cibinuang Bias Lintang Dialog; Dikha Anugrah
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v4i3.166

Abstract

Perkembangan perdagangan digital mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk beradaptasi dengan sistem transaksi elektronik atau e-commerce. Namun, mayoritas pelaku UMKM di Desa Cibinuang masih menghadapi kendala serius dalam hal literasi hukum digital, seperti pemahaman tentang kontrak elektronik, perlindungan konsumen, dan legalitas usaha daring. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberdayakan pelaku UMKM melalui edukasi perlindungan hukum dalam transaksi e-commerce agar mereka dapat menjalankan usahanya secara legal, aman, dan profesional. Metode yang digunakan berupa pelatihan literasi hukum, workshop penyusunan dokumen legal, serta klinik hukum individual. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman hukum digital peserta, ditandai dengan hasil post-test yang lebih tinggi, serta kemampuan menyusun dan menerapkan dokumen transaksi legal seperti invoice, kontrak jual beli, dan kebijakan retur. Selain itu, beberapa UMKM mulai mengurus legalitas formal dan aktif menggunakan marketplace dengan sistem transaksi yang lebih tertata. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukasi hukum praktis terbukti efektif dalam meningkatkan daya saing dan perlindungan hukum UMKM di era digital. Temuan ini juga merekomendasikan pentingnya integrasi antara literasi digital dan pembinaan hukum sebagai bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Pasirsuren melalui Pelatihan Pemanfaatan Limbah Anorganik dan Digitalisasi Lokasi UMKM Nasyid Naofal Putra; Trisiani Dewi
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v4i3.168

Abstract

Desa Pasirsuren memiliki potensi ekonomi ganda yang belum dimanfaatkan dengan baik: limbah anorganik yang dapat diolah menjadi kerajinan dan UMKM kuliner yang minim visibilitas. Pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pelatihan pemanfaatan limbah hingga pemasaran di marketplace online dan pendampingan digitalisasi lokasi UMKM melalui Google Maps. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), di mana efektivitas program diukur secara kuantitatif menggunakan desain pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan keberhasilan yang signifikan. Analisis data kuesioner menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta tentang ekonomi sirkular dan keterampilan pemasaran digital setelah pelatihan. Secara kualitatif, peserta berhasil menciptakan produk inovatif dan mayoritas berhasil membuat toko online. Selain itu, seluruh UMKM target kini memiliki profil bisnis aktif di Google Maps. Program ini membuktikan bahwa pendekatan terpadu yang menggabungkan keterampilan produksi, literasi digital, dan akses pasar mampu menciptakan dampak ekonomi yang terukur dan berkelanjutan . Sebagai tindak lanjut, disarankan untuk melakukan pendampingan lanjutan secara berkala guna memastikan keberlanjutan usaha, memperluas jaringan pemasaran digital UMKM, serta mengevaluasi perkembangan penjualan secara periodik. Selain itu, perlu dilakukan pelatihan lanjutan terkait branding dan manajemen keuangan UMKM untuk memperkuat daya saing ekonomi masyarakat Desa Pasirsuren.
Pelatihan Microsoft Word dan Excel sebagai Upaya Penguatan Kompetensi Digital Masyarakat RT 007 Mampang Prapatan Ahmad Hafidzul Kahfi; Jajang Jaya Purnama; Hafis Nurdin; Sri Rahayu
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v4i3.172

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut setiap individu memiliki keterampilan dasar dalam memanfaatkan perangkat lunak perkantoran, terutama Microsoft Word dan Excel yang berperan penting dalam penyusunan dokumen serta pengolahan data. Namun, masyarakat RT 007 Mampang Prapatan masih mengalami keterbatasan dalam keterampilan digital sehingga proses administrasi dan pelaporan belum optimal. Untuk menjawab permasalahan tersebut, tim dosen Universitas Bina Sarana Informatika melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan Microsoft Word dan Excel bagi warga RT 007. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif melalui penyampaian materi, demonstrasi, dan praktik langsung. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan peserta, yang ditunjukkan dengan rata-rata penilaian sebesar 4,57 dengan kategori Sangat Puas. Peserta mampu mengelola dokumen dan data secara lebih efektif, serta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam penggunaan teknologi digital. Program ini berdampak positif terhadap efektivitas kerja, profesionalisme warga, dan kesiapan masyarakat dalam menghadapi tantangan era transformasi digital.
Pendampingan UMKM dalam Pembuatan dan Pendaftaran Lokasi Bisnis di Google Maps Pada Desa Bangun Purba Anggi Nurmala; Putri Nilam Sari; Ismail Husein; Nur Aisyah; Uci Kirani Rambe
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v4i3.175

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu pelaku UMKM dalam melakukan pemasangan pin lokasi usaha pada Google Maps agar lebih mudah ditemukan oleh konsumen. Melalui fitur petunjuk arah, berbagi lokasi, serta ulasan yang disertai foto, pelaku usaha dapat mempermudah konsumen dalam menemukan lokasi usaha sekaligus memperoleh umpan balik atas layanan yang diberikan. Program pengabdian ini menggunakan metode pemberdayaan masyarakat melalui sosialisasi dan pendampingan langsung kepada pelaku UMKM di Desa Bangun Purba. Sebanyak 12 pelaku UMKM berhasil mendaftarkan lokasi usahanya, dengan 10 di antaranya mendapatkan ulasan pelanggan pertama dalam minggu pertama setelah verifikasi. Data usaha yang terdaftar kini menampilkan informasi akurat, mudah diakses, dan muncul dalam pencarian relevan di Google Maps. Selain itu, ulasan pelanggan terbukti meningkatkan kredibilitas dan menarik minat konsumen baru.
Clean Waste: Cerdas Lingkungan Melalui Edukasi dan Arahan Pengelolaan Limbah Bagi UMKM di Plaju Palembang Nurul Aliyah; Asfeni Nurullah
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v4i3.179

Abstract

UMKM merupakan sektor penting dalam perekonomian masyarakat, namun aktivitas produksi mereka juga menghasilkan limbah organik, anorganik, hingga residu bahan berbahaya yang seringkali belum dikelola secara tepat. Berbagai studi menunjukkan bahwa sebagian besar UMKM masih menghadapi keterbatasan pengetahuan, minimnya fasilitas pengolahan limbah, serta rendahnya kesadaran mengenai regulasi lingkungan. Kondisi tersebut juga ditemukan pada UMKM sektor makanan, ecoprint, dan kerajinan di Kecamatan Plaju, Kota Palembang, di mana pelaku usaha belum menerapkan pemilahan limbah dan belum memiliki sistem pengelolaan limbah yang terstruktur. Berdasarkan permasalahan tersebut, program Clean Waste dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran pelaku UMKM mengenai pengelolaan limbah melalui edukasi berbasis visual tanpa praktik langsung. Kegiatan ini melibatkan 14 UMKM dengan penyampaian materi mencakup jenis limbah, dampak lingkungan, regulasi terkait, konsep 5R (Reduce, Reuse, Recycle, Replace, Recover), serta contoh teknis sederhana yang dapat diterapkan mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, awareness, perubahan sikap minat praktik terhadap pengurangan dan pemilahan limbah. Edukasi yang terstruktur terbukti mampu mendorong partisipasi aktif dan memperkuat kapasitas UMKM dalam menerapkan pengelolaan limbah secara bertahap dan berkelanjutan. Dengan demikian, program Clean Waste berkontribusi sebagai pendekatan edukatif yang efektif dalam mendukung UMKM menuju praktik usaha yang lebih ramah lingkungan.
Edukasi Standar Akuntansi untuk Meningkatkan Literasi Akuntansi Siswa di SMKN 6 Kota Serang Rismawati; Vani Vauliyanti
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v4i3.180

Abstract

Dalam upaya meningkatkan kompetensi akuntansi pada tingkat vokasi, program pengabdian ini dilaksanakan untuk memberikan penguatan pemahaman siswa mengenai standar akuntansi melalui pembelajaran berbasis praktik. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test, pemahaman siswa mengenai standar akuntansi mengalami peningkatan sebesar 19%, yang menunjukkan adanya kebutuhan intervensi pembelajaran yang lebih aplikatif dan terstruktur. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi akuntansi siswa melalui pendekatan Service Learning, yaitu pembelajaran berbasis pelayanan yang menghubungkan teori dengan praktik lapangan. Pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan konsep SAK dan PSAK, diskusi interaktif, studi kasus transaksi, serta simulasi penyusunan laporan keuangan sederhana. Tahapan pelaksanaan mencakup persiapan materi, pemaparan konsep, learning by doing, serta evaluasi untuk mengukur peningkatan penguasaan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa tidak hanya mampu mengenali konsep dasar standar akuntansi dan memahami aturan pencatatan transaksi, tetapi juga lebih percaya diri dalam menyelesaikan latihan praktik. Dengan demikian, pembelajaran aplikatif berbasis praktik nyata terbukti efektif dalam memperkuat literasi akuntansi siswa. Program ini direkomendasikan untuk dilanjutkan melalui pendampingan rutin, penyediaan modul sederhana, dan kerja sama berkelanjutan antara perguruan tinggi dan sekolah untuk mendukung kesiapan siswa menghadapi kebutuhan industri modern.
Pelatihan dan Implementasi Pencatatan Laporan Keuangan UMKM Berbasis Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah Irna Mayasari; Muchamad Rizky Fauzi
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v4i3.181

Abstract

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dihadapi UMKM, yaitu lemahnya pencatatan keuangan yang masih bersifat sederhana bahkan sebagian besar tidak memiliki laporan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi. Kondisi ini mengakibatkan UMKM kesulitan dalam menilai kinerja usaha, membedakan keuangan pribadi dan usaha, serta terbatas dalam mengakses pembiayaan perbankan karena tidak adanya laporan keuangan yang kredibel. Melalui kegiatan ini, tim PKM akan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada UMKM agar mampu memahami serta menerapkan pencatatan keuangan berbasis SAK EMKM. Metode pelaksanaan meliputi beberapa tahapan, yaitu analisis situasi awal (need assessment), sosialisasi pentingnya laporan keuangan, pelatihan teknis pencatatan transaksi dan penyusunan laporan keuangan, serta pendampingan implementasi secara langsung. Selanjutnya, dilakukan monitoring dan evaluasi untuk mengukur keberhasilan program. Hasil yang dicapai dalam kegiatan ini adalah terbentuknya kompetensi teknis pelaku UMKM dalam menyajikan informasi keuangan yang berkualitas. Mitra kini mampu menghasilkan produk administrasi berupa satu set laporan keuangan lengkap sesuai standar SAK EMKM yang siap digunakan untuk keperluan audit internal maupun eksternal. Dengan beralihnya manajemen keuangan menjadi lebih transparan dan tersistem, mitra memiliki legitimasi yang lebih kuat untuk mengakses skema pembiayaan perbankan, yang pada akhirnya menjadi fondasi kokoh bagi peningkatan daya saing dan eskalasi skala usaha.
Pendampingan Seni Cetak Grafis Motif Batik Kamuning untuk Penguatan Kreatifitas bagi Komunitas Pengrajin Batik Pemula di Kuningan Rika Nugraha; Jerry Dounald Rahajaan; Erik Kurniadi
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v4i3.182

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk menjawab rendahnya kemampuan visual, keterampilan teknis, dan eksplorasi motif pada komunitas perajin batik pemula di Kuningan yang masih kesulitan mengembangkan desain berbasis cetak grafis, sehingga diperlukan pendampingan terarah untuk memperkuat kreativitas visual mereka. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan dasar peserta dalam menerapkan teknik cetak grafis melalui eksplorasi motif Batik Kamuning. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, demonstrasi teknik, praktik langsung, dan pendampingan intensif selama tiga sesi. Program diikuti oleh 15 peserta, dengan peningkatan keterampilan sebesar sekitar 60% berdasarkan perbandingan hasil pre-test dan post-test. Melalui proses pendampingan, peserta mampu menghasilkan 9 karya cetak grafis sebagai representasi eksplorasi motif Batik Kamuning, yang menunjukkan kemajuan kualitas desain dibandingkan kondisi sebelum pelatihan. Hasil program menunjukkan bahwa pendekatan pendampingan berjenjang efektif membantu peserta memahami dasar-dasar komposisi, stilisasi motif, serta teknik pencetakan sederhana. Kesimpulan kegiatan ini menegaskan bahwa pelatihan terstruktur mampu memperkuat kreativitas visual perajin batik pemula. Implikasi kegiatan adalah perlunya keberlanjutan pendampingan, perluasan kolaborasi dengan lembaga seni lokal, dan fasilitasi pameran atau produksi kreatif agar karya peserta dapat berkembang menjadi nilai estetis dan ekonomis yang berkelanjutan.

Page 9 of 10 | Total Record : 99