cover
Contact Name
Syamsul Hadi
Contact Email
ekobil@smartindo.org
Phone
+6281377230079
Journal Mail Official
ekobil@smartindo.org
Editorial Address
Jl. Kenari No.44A, Muja Muju, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55165
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital
ISSN : -     EISSN : 29629136     DOI : -
EKOBIL is intended to be the journal for publishing articles reporting the results of research and review article. The EKOBIL invites manuscripts in the various topics include, but not limited to, functional areas of Financial Management, Human Resources Management, Strategy Management, and Marketing Management, and digital management
Articles 78 Documents
Paternalistic Leadership: A Hybrid Systematic Literature Review and Bibliometric Analysis Fransisca Tuti Rahayu
EKONOMI DAN BISNIS DIGITAL Vol 4 No 3 (2025): jURNAL EKONOMI DAN BISNIS DIGITAL
Publisher : SMARTINDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58765/ekobil.v4i3.324

Abstract

This study aims to analyze the style of paternalistic leadership in the modern industrial context, particularly its impact on social change, organizational development, and innovation, using a Systematic Literature Review (SLR) and bibliometric analysis based on Scopus data (2008–May 9, 2025), visualized through VOSviewer. The analysis reveals that a well-balanced implementation of paternalistic leadership can serve as an effective strategy for sustainable organizational development, especially in cultures where this leadership style has been historically accepted. The findings are applicable across various sectors such as management, education, and business that require the adaptation of cultural values to foster innovation and social transformation. The novelty of this research lies in its integration of culturally rooted leadership values—such as the principle of Ing Ngarsa Sung Tuladha by Ki Hadjar Dewantara—to develop a modern leadership model that remains grounded in local cultural foundations.
Kepemimpinan Berbasis Tringa: Sintesis Nilai Astabrata dan Filosofi Ki Hajar Dewantara dalam Peta Literatur Anang Fitrianto
EKONOMI DAN BISNIS DIGITAL Vol 4 No 3 (2025): jURNAL EKONOMI DAN BISNIS DIGITAL
Publisher : SMARTINDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58765/ekobil.v4i3.334

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sintesis antara dua filosofi kepemimpinan Jawa, yaitu Astabrata dan Tringa, sebagai dasar pengembangan model kepemimpinan yang kontekstual dan etis dalam menghadapi tantangan organisasi masa kini. Metode yang digunakan adalah gabungan antara Systematic Literature Review (SLR) dan analisis bibliometrik. Data dikumpulkan melalui Google Scholar menggunakan perangkat lunak Publish or Perish, kemudian divisualisasikan menggunakan VOSviewer untuk memetakan hubungan keterkaitan kata kunci dan kolaborasi penulis. Keaslian penelitian terletak pada pendekatannya yang mengintegrasikan dua ajaran lokal yang sebelumnya lebih sering dikaji secara terpisah, serta menawarkan kerangka sintesis konseptual yang disebut “Kepemimpinan Integratif Nusantara”, sebuah model yang berakar pada kearifan budaya lokal namun selaras dengan tuntutan kepemimpinan global. Temuan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam publikasi ilmiah mengenai Astabrata dalam lima tahun terakhir, dengan fokus kajian yang mengerucut pada tema pendidikan, etika, dan pengukuran psikologis. Di sisi lain, Tringa memberikan dimensi praktis dan afektif yang melengkapi sifat kosmologis Astabrata. Kedua ajaran ini, jika digabungkan, membentuk model kepemimpinan holistik yang menyeimbangkan otoritas moral, empati sosial, dan transformasi berbasis tindakan nyata. Sintesis ini menghasilkan model kepemimpinan yang tidak hanya mengakar kuat pada nilai-nilai budaya, tetapi juga adaptif terhadap kompleksitas dan dinamika organisasi modern.
Menerapkan Teori Kepemimpinan Transformasional: Analisis Kepemimpinan Imam Bonjol dalam Konteks Industri Kontemporer dengan Pendekatan SLR dan Bibliometrik Tamara Dwi Rahayu
EKONOMI DAN BISNIS DIGITAL Vol 4 No 3 (2025): jURNAL EKONOMI DAN BISNIS DIGITAL
Publisher : SMARTINDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58765/ekobil.v4i3.340

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis gaya kepemimpinan Imam Bonjol melalui lensa teori kepemimpinan transformasional dan relevansinya dalam konteks industri modern, dengan fokus pada dampaknya terhadap perubahan sosial, pengembangan organisasi, dan inovasi. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dan analisis Bibliometrik, dengan alat VOSviewer untuk memvisualisasikan jaringan sitasi dan tren penelitian. Data yang digunakan berasal dari artikel yang diterbitkan antara tahun 2015 hingga 2025, yang diambil dari database Scopus. Analisis menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan Imam Bonjol sejalan dengan komponen utama dari kepemimpinan transformasional, yaitu pengaruh ideal, motivasi inspiratif, stimulasi intelektual, dan pertimbangan individual. Elemen-elemen ini dapat diterapkan dalam konteks organisasi dan penerapannya pada industri modern, khususnya dalam mendorong inovasi dan perubahan. Penelitian ini dapat diterapkan pada praktik kepemimpinan di berbagai industri seperti manajemen, pendidikan, dan bisnis, terutama di bidang yang membutuhkan adaptasi budaya, inovasi, dan perubahan sosial. Penelitian ini memberikan wawasan bagi pemimpin yang ingin menginspirasi transformasi organisasi sambil menjaga dasar etika yang kuat. Penelitian ini unik karena menerapkan teori kepemimpinan transformasional pada kepemimpinan Imam Bonjol, menghubungkan tokoh sejarah dengan praktik kepemimpinan organisasi modern. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana kepemimpinan berbasis budaya dan moral dapat digunakan untuk mendorong inovasi dan perubahan sosial di industri masa kini.
Pengaruh Komitmen Organisasi, Motivasi Intrinsik, dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan di PT Teknologi Internasional Nusantara Yogyakarta Alexander R.mundus Ama Sanga BB; Syamsul Hadi; Eko Yulianto
EKONOMI DAN BISNIS DIGITAL Vol 4 No 3 (2025): jURNAL EKONOMI DAN BISNIS DIGITAL
Publisher : SMARTINDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58765/ekobil.v4i3.357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komitmen organisasi, motivasi intrinsik, dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Teknologi Internasional Nusantara Yogyakarta. Permasalahan yang dihadapi perusahaan meliputi tingginya tingkat absensi, rendahnya loyalitas, dan motivasi kerja karyawan yang cenderung menurun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kausal komparatif. Sampel penelitian berjumlah 75 responden, ditentukan dengan teknik simple random sampling dari total populasi sebanyak 172 karyawan. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis secara statistik menggunakan uji hipotesis. Hasil analisis menunjukkan bahwa komitmen organisasi dan motivasi intrinsik tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, ditunjukkan oleh nilai p-value masing-masing sebesar 0,635 dan 0,988. Hal ini mengindikasikan bahwa meskipun karyawan memiliki loyalitas dan dorongan internal, hal tersebut belum cukup untuk mendorong peningkatan kinerja secara langsung. Sebaliknya, kepuasan kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai p-value sebesar 0,000. Faktor-faktor seperti tantangan dalam pekerjaan, kenyamanan kerja tim, dan lingkungan kerja yang kondusif berkontribusi besar terhadap meningkatnya kinerja.
Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Pendidikan dan Pengangguran Tehadap Ketimpangan Pendapatan di Jawa Barat Tahun 2020-2024 Agnes Nova Apprilia; Risdiana Himmati
EKONOMI DAN BISNIS DIGITAL Vol 5 No 1 (2026): jURNAL EKONOMI DAN BISNIS DIGITAL
Publisher : SMARTINDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58765/ekobil.v5i1.382

Abstract

Ketimpangan pendapatan merupakan salah satu permasalahan utama dalam pembangunan ekonomi daerah, terutama pada wilayah dengan karakteristik ekonomi yang beragam. Provinsi Jawa Barat sebagai salah satu provinsi dengan kontribusi ekonomi terbesar dan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia masih menghadapi ketimpangan pendapatan antarwilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan pengangguran terhadap ketimpangan pendapatan di Provinsi Jawa Barat selama periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel yang mencakup 27 kabupaten/kota. Data diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan dianalisis menggunakan regresi data panel dengan Fixed Effect Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan pengangguran tidak berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan pendapatan. Namun demikian, secara simultan ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan pendapatan. Temuan ini mengindikasikan bahwa ketimpangan pendapatan di Provinsi Jawa Barat merupakan fenomena multidimensional yang dipengaruhi oleh interaksi berbagai faktor ekonomi dan sosial. Oleh karena itu, upaya pengurangan ketimpangan pendapatan memerlukan kebijakan pembangunan yang terintegrasi dan berorientasi pada pemerataan wilayah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penciptaan lapangan kerja yang inklusif.
Pengaruh Fear of Missing Out (FOMO) Terhadap Keputusan Pembelian Produk New Balance (Studi pada Generasi Z Pengguna Media Sosial di Indonesia) Merdika Lestari
EKONOMI DAN BISNIS DIGITAL Vol 5 No 1 (2026): jURNAL EKONOMI DAN BISNIS DIGITAL
Publisher : SMARTINDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58765/ekobil.v5i1.395

Abstract

Perkembangan media sosial telah membawa perubahan signifikan dalam perilaku konsumsi Generasi Z, khususnya pada produk fashion yang memiliki nilai simbolik dan identitas sosial. Paparan tren yang masif melalui konten viral dan influencer memunculkan fenomena psikologis Fear of Missing Out (FOMO), yaitu perasaan takut tertinggal secara sosial apabila tidak mengikuti tren yang sedang berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Fear of Missing Out (FOMO) terhadap keputusan pembelian produk fashion sepatu New Balance pada Generasi Z di era media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap Generasi Z berusia 17–28 tahun yang berdomisili di Indonesia dan aktif menggunakan media sosial. Instrumen penelitian telah terbukti valid dan reliabel, serta model regresi memenuhi asumsi normalitas dan bebas dari heteroskedastisitas, sehingga hasil analisis dapat dipercaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fear of Missing Out (FOMO) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepatu New Balance pada Generasi Z. Meskipun demikian, hubungan antara FOMO dan keputusan pembelian tidak sepenuhnya bersifat linear, yang mengindikasikan adanya pengaruh faktor lain di luar FOMO. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa FOMO mampu menjelaskan sebagian variasi keputusan pembelian, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti citra merek, harga, kualitas produk, gaya hidup, dan pengaruh sosial. Dengan demikian, FOMO merupakan faktor psikologis yang penting, namun bukan satu-satunya, dalam memengaruhi keputusan pembelian sepatu New Balance pada Generasi Z di era digital.
Strategi Pengelolaan Keuangan Generasi Z dalam Mencapai Financial Well-Being: Peran Self-Control dan Financial Technology Anisa Nurfadillah; Nur Khasanah
EKONOMI DAN BISNIS DIGITAL Vol 5 No 1 (2026): jURNAL EKONOMI DAN BISNIS DIGITAL
Publisher : SMARTINDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58765/ekobil.v5i1.412

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh self-control dan financial technology terhadap financial well-being Generasi Z di Indonesia. Penelitian dilakukan terhadap 101 responden Generasi Z di Indonesia yang merupakan pengguna teknologi keuangan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linear berganda yang disertai dengan uji parsial (uji t) serta uji simultan (uji F). Pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan SPSS. Hasil uji t (parsial) menunjukkan bahwa self- control berpengaruh signifikan terhadap financial well-being dengan nilai t hitung > t tabel (2.404 > 1.98422) dan nilai signifikansi 0,018 < 0,05. Financial technology juga berpengaruh signifikan dengan nilai t hitung > t tabel (4.345 > 1.98422) dan signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap financial well-being dengan nilai F hitung > F tabel (14.017 > 3,09). Besarnya kontribusi variabel self-control dan financial technology terhadap financial well-being adalah sebesar 22,2%, sedangkan sisanya sebesar 77,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini. Hal ini membuktikan bahwa tingkat pengendalian diri yang lebih tinggi dan pemanfaatan teknologi keuangan yang efektif dapat meningkatkan kesejahteraan finansial Generasi Z.
Implementasi Program Kampung Kue Dalam Penyerapan Tenaga Kerja di Kecamatan Rungkut, Surabaya Muhammad sifak Nurhidayatullah; Muhammad Fauzzul Adhim; Vella Elfanny Meisyacharis; Aisyah Lailatul Isnaini; Alisya Regitta Cahyani
EKONOMI DAN BISNIS DIGITAL Vol 5 No 1 (2026): jURNAL EKONOMI DAN BISNIS DIGITAL
Publisher : SMARTINDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58765/ekobil.v5i1.425

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Kampung Kue dalam penyerapan tenaga kerja lokal di Kecamatan Rungkut, Surabaya. Program ini merupakan bentuk pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat yang lahir dari kondisi krisis ekonomi pasca-PHK massal, dengan menggerakkan ibu-ibu rumah tangga melalui usaha produksi kue skala UMKM. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan mengacu pada teori implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap enam informan, observasi lapangan, dan dokumentasi pada bulan April 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Kampung Kue telah berjalan cukup baik ditinjau dari keenam variabel: standar dan tujuan program telah terdefinisi jelas, komunikasi antar organisasi berjalan baik melalui pembinaan Disperdagin dan forum paguyuban, karakteristik dan disposisi pelaksana sangat positif dan adaptif, serta program terbukti mampu menyerap hampir seluruh warga kawasan melalui 63 paguyuban aktif. Namun demikian, keterbatasan modal dan kenaikan harga bahan baku menjadi hambatan utama dalam memperluas kapasitas produksi dan penyerapan tenaga kerja tambahan. Program ini memberikan kontribusi nyata terhadap stabilitas ekonomi rumah tangga dan sejalan dengan SDGs Poin 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.