cover
Contact Name
Jamiludin Usman
Contact Email
jamiludin.usman@iainmadura.ac.id
Phone
+6285336521427
Journal Mail Official
tadris@iainmadura.ac.id
Editorial Address
Fakultas Tarbiyah IAIN Madura, Jl Raya Panglegur KM 4 Pamekasan, Jawa Timur
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
Tadris: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 1907672X     EISSN : 24425494     DOI : http://doi.org/10.19105/tjpi
Core Subject : Religion, Education,
Tadris: Jurnal Pendidikan Islam is an open-access peer-reviewed journal published by the Tarbiyah Faculty of State Islamic Institute of Madura. Tadris Journal is published twice a year in June and December, the contents are scientific writings on Islamic Education in form of conceptual ideas, literature reviews, practical writing, or research results from various perspectives.
Articles 672 Documents
MENCARI FORMAT PENDIDIKAN ANAK YANG IDEAL (Kritik Terhadap Konsep Full-Day School) Abd. Halik
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11 No 2 (2016)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v11i2.1164

Abstract

Pendidikan diharapkan dapat mengembangkan perilaku kreatif, produktif, efisien, dinamis, dan dapat menghasilkan output yang berkualitas. Oleh karena itu, pendidikan harus mampu membuat terobosan-terobosan yang berkualitas pula. Di antara terobosan yang sedang marak disosialisakan saat ini oleh pemerintah adalah program full day education. Konsep full day education atau full day school ternyata dapat menimbulkan dampak negatif pada peserta didik terutama pada perkembangan sosial mereka. Oleh karena itu, pendidikan yang baik bagi anak agar ia menjadi manusia yang seutuhnya adalah harus memperhatikan hal-hal berikut: 1), kesempatan yang penuh untuk bersosialisasi; 2) kemampuan komunikasi anak; 3) motivasi anak untuk melakukan; dan 4) metode belajar yang efektif dengan bimbingan yang tepat bagi anak.Kata Kunci: Pendidikan, sekolah full day.
POTRET IMPLEMENTASI MUATAN LOKAL BAHASA MADURA PADA MADRASAH DI PESANTREN Moh. Hafid Effendy
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11 No 2 (2016)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v11i2.1165

Abstract

Tulisan ini merupakan gagasan konseptual berdasarkan kajian empiris dari masa ke masa tentang potret bahasa Madura antara harapan dan tantangan khususnya di madrasah yang ada di pesantren. Bahasa Madura sebagai bahasa daerah perlu dibina dan dikembangkan,  terutama dalam hal peranannya sebagai sarana pengembangan kelestarian kebudayaan daerah sebagai pendukung kebudayaan nasional. Potret kondisi bahasa Madura pada madrasah di pesantren menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa Madura dalam ranah dunia pendidikan mengalami hambatan, pertumbuhan, dan perkembangan, baik pada perspektif kurikulum, bahan ajar, tenaga pendidik, maupun pembakuan ejaan yang digunakan. Oleh karena itu, bahasa Madura dapat terpotret dalam bingkai problematika, tantangan, dan harapan ke depan guna melestarikan bahasa dalam dunia pendidikan di pesantren. Kata Kunci: Implementasi, Bahasa Madura, Pesantren
REVITALISASI TEKNOLOGI PENDIDIKAN ISLAM Abdus Syakur
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11 No 2 (2016)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v11i2.1166

Abstract

Teknologi dalam Pendidikan Islam dapat dilihat sebagai produk dan sarana. Sebagai produk ia adalah hasil dari penyelenggaraan pendidikan Islam. Sedangkan sebagai sarana ia adalah alat, media yang digunakan dalam menyelenggarakan kegiatan pendidikan Islam. Harus diakui bahwa Teknologi Pendidikan Islam kontemporer, baik sebagai produk maupun sebagai sarana masih sangat jauh tertinggal—untuk tidak mengatakan belum ada sama sekali—dibandingkan dengan pendidikan lainnya. Tulisan ini mencoba melihat sejarah teknologi dalam pendidikan Islam (karenanya tentu berkelindan dengan sejarah pendidikan Islam) guna menemukan akar masalahnya. Pada bagian akhir penulis mencoba menawarkan pra-penyelesaian masalah melalui revitalisasi teknologi pendidikan Islam. Kata kunci: teknologi, pendidikan Islam, adopsi, adaptasi, penemuan.
ABSENSI FINGER PRINT DAN PERILAKU TIDAK ETIS TENAGA PENDIDIK DAN KEPENDIDIKAN DI MADRASAH Mohammad Holis
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11 No 2 (2016)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v11i2.1168

Abstract

Absensi Finger Print merupakan suatu cara yang diyakini efektif untuk menunjang terhadap perubahan prilaku bagi tenaga pendidik/guru dan tenaga kependidikan/staf di satuan kerja yang disebut madrasah. Prilaku Tidak Etis yang dilakukan oleh tenaga pendidik/guru dan tenaga kependidikan/staf dalam melakukan Absensi menggunakan Finger Print, seperti 1) datang ke madrasah hanya Finger Print kemudian pulang kembali dan baru kembali setelah waktu Finger Pulang berankhir; 2) Memanfaatkan kelemahan mesin Finger Print dengan cara menggunakan jari teman sekantor untuk cadangan memanipulasi kehadiran; 3). Hanya cenderung mengutamakan Finger Print dibandingkan dengan tugas  pokoknya sebagai tenaga pendidik/guru dan tenaga kependidikan/staf.   Kata Kunci: Absensi, Finger Print, Guru, Staf, Peserta Didik, Prilaku Tidak Etis
PENDIDIKAN AKHLAK MENURUT KITAB TAHZIB AL-AKHLAQ KARYA IBNU MISKAWAIH Muliatul Maghfiroh
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11 No 2 (2016)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v11i2.1169

Abstract

Akhlak merupakan salah satu dasar dari konsep pendidikan Ibn Miskawaih. Dia menawarkan konsep akhlaknya dengan mendasarkan pada doktrin jalan tengah (al-wasat}). Secara umum dia mengartikannya dengan keseimbangan, moderat, harmoni, utama, mulia atau posisi tengah antara dua ekstrem. Akan tetapi ia cenderung berpendapat bahwa keutamaan akhlak secara umum diartikan sebagai posisi tengah antara ekstrem kelebihan dan ekstrem kekurangan masing-masing jiwa manusia. Ada tiga hal penting atau pokok yang dapat dipahami sebagai materi pendidikan akhlaknya, yaitu: hal-hal yang wajib bagi kebutuhan tubuh manusia, hal-hal yang wajib bagi jiwa dan hal-hal yang wajib bagi hubungannya dengan sesama manusia.  Kata kunci:  Konsep manusia, Akhlak, jiwa dan pendidikan
URGENSI MANAJEMEN PEMBIAYAAN DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN MADRASAH Jamiludin Usman
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11 No 2 (2016)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v11i2.1170

Abstract

Persoalan ini dilatarbelakangi oleh kesiapan madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui manajemen berbasis madrasah yang tampaknya patut dipertanyakan. Salah satu yang menjadi indikasi lemahnya mutu pendidikan di madrasah ialah masalah komponen manajemen pembiayaan. Madrasah membutuhkan manajemen pembiayaan karena madrasah pada umumnya dibangun dan dikelola secara swadaya. Dalam rangka upaya meningkatkan mutu pendidikannya madrasah hendaknya memenuhi standar manajemen pembiayaan minimal. Pembiayaan yang dimaksud adalah terdiri atas biaya investasi, biaya operasi dan biaya personal. Ada tiga hal yang perlu dilakukan madrasah dalam manajemen pembiayaan tersebut, yakni: perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan pertanggungjawaban.
Strategi Kompetitif Dalam Lembaga Pendidikan Bashori Bashori
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 2 (2017)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v12i2.1269

Abstract

Maraknya pertumbuhan lembaga pendidikan dalam tahun terakhir ini menunjukkan dinamisnya perkembangan sektor pendidikan. Meningkatnya kesadaran akan pendidikan menjadi salah satu unsur yang mendorong tumbuh dan berkembangnya berbagai lembaga pendidikan. Namun demikian, kompetisi kualitas pendidikan menjadi penilaian utama dalam mengembangkan lembaga pendidikan yang semakin menjamur di lingkungan kita.  Lembaga pendidikan yang berhasil tumbuh dengan baik yaitu lembaga pendidikan yang mampu mengembangkan strategi kompetitif dengan cara melihat peluang yang ada, selain selalu melakukan pengembangan secara berkelanjutan. Dalam mencapai semua keinginan tersebut, diperlukan beberapa strategi. Keunggulan kompetitif adalah salah satu kemampuan untuk memformulasi strategi pencapaian peluang dan minat konsumen melalui maksimisasi penerimaan dari investasi yang dilakukan. Sehingga strategi kompetitif menjadi salah satu solusi utama dalam melihat persaingan lembaga pendidikan. Kata Kunci: Strategi, Kompetitif, Lembaga Pendidikan
MODERNISASI KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM DALAM PERSPEKTIF AZYUMARDI AZRA Ach. Sayyi
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 1 (2017)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v12i1.1285

Abstract

Ide pembaharuan kurikulum Pendidikan Islam di Indonesia menurut Azyumardi Azra perlu melihat dari input-output dunia pendidikan islam. Input dari masyarakat ke dalam sistem pendidikan yang terdiri dari idiologis-normatif, mobilisasi politik, mobilisasi ekonomi, mobilisasi sosial, dan mobilisasi kultural. Kesemuanya ini merupakan sistem pendidikan yang pokok atau bisa disebut konvensional. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitan kepustakaan (library research) dengan menggunakan metode dan pendekatan kualitatif-diskriptif; menggunakan metode pengumpulan data berupa dokumentasi; dan menggunakan analisis isi (content analysis) sebagai pisau analisis berbagai data yang dieksplorasi dari berbagai karya Azyumardi Azra yang kemudian dirangkai dalam berbagai narasi yang sistematis. Walhasil Tawaran gagasan modernisasi Kurikulm pendidikan Islam Azyumardi Azra lebih banyak terfokus di pendidikan Tinggi Islam, khususnya IAIN dan UIN yang dirumuskan dalam empat langkah fundamental, yakni(1) reformulasi tujuan perguruan tinggi, (2) restrukturisasi kurikulum, (3) simplifikasi beban belajar, (4) dekompartementalisasi. Sehingga pendekatan dalam pembaharuan kurikulum, maka kurikulum yang diimplementasikan adalah tidak lagi diarahkan pada subject matter melainkan kepada child oriented dan keadaan sosial yang dikembangkan dalam kerangka integrasi ilmu agama dengan ilmu umum, sains, dan teknologi.
KOMPETENSI SPIRITUAL GURU PAUD PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Safrudin Aziz
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 1 (2017)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v12i1.1286

Abstract

Meskipun  tidak  termuat  dalam  Undang-Undang  Sisdiknas  ataupun  Permendiknas, kepemilikan  kompetensi  spiritual  bagi  guru  sampai  kapanpun  mutlak  menjadi  sebuah keniscayaan. Perihal tersebut dilatarbelakangi dengan semakin bertambahnya angka kejahatan serta tindak kekerasan, dekadensi moral remaja melampaui titik nadir kehidupan, perzinaan dan perselingkuhan seolah menjadi  hiasan membanggakan bahkan  ibadah sebatas dianggap sebagai ritualitas tanpa makna. Semua itu terjadi akibat sistem pendidikan di Indonesia ma sih bersifat kognitif and skill oriented. Selain berbagai bentuk perilaku a  moral, spiritualitas anak usia dini umumnya masih bersifat  imitasi,  sebatas  meniru,  ego  sentris  dan  tidak  mendalam  (unreflective).  Sehingga menumbuhkembangkan nilai-nilai spiritual bagi anak usia dini memerlukan bimbingan serta pengajaran  dari  guru  secara  tepat.  Dalam  konteks  inilah,  guru  harus  memiliki  seperangkat kompetensi spiritual baik secara personal maupun profesional. Kompetensi personal spiritual diwujudkan  dalam  bentuk  kesalehan  diri  sendiri  dalam  mengimplementasikan  nilai-nilai spiritual. Sementara  kompetensi profesional spiritual diwujudkan dalam  mengajarkan  nilai nilai spiritual kepada peserta didik secara tepat.
IMPLEMENTASI PENGEMBANGAN KURIKULUM DI SMP MUHAMMADIYAH BOARDING SCHOOL (MBS) YOGYAKARTA Siti Zulfatun Khasanah; Zainal Arifin
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 1 (2017)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v12i1.1287

Abstract

SMP Muhammadiyah Boarding School (MBS) Yogyakarta merupakan pioneer sekolah muhammadiyah yang melakukan inovasi pendidikan berbasis “boarding school”. Sejak berdiri tahun 2008, SMP MBS berkembang pesat dengan peserta didik maupun cabangnya di kota-kota lain. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Konsep MBS adalah pendidikan yang mencakup dimensi akal, hati, dan skill. (2) Pengembangan kurikulum di SMP MBS Yogyakarta, meliputi: (a) diagnosis kebutuhan peserta didik, (b) merumuskan tujuan pendidikan nasional, kurikuler, dan institusional, (c) seleksi dan organisasi isi pembelajaran mengacu KTSP, muatan nasional, dan lokal, (d) seleksi dan organisasi pengalaman belajar yang meliputi pengelolaan belajar dan ruang belajar, metode serta program kegiatan dan pengambangan diri, (e) evaluasi hasil belajar menggunakan tiga teknik, yakni tes, observasi, dan penugasan, dan (3) faktor pendukung meliputi profesionalisme kepala sekolah, waka kurikulum, guru, dan sarana prasarana yang memadai, sedangkan faktor penghambatnya adalah: terbatasnya SDM dan minimnya pengalaman guru.