cover
Contact Name
Jamiludin Usman
Contact Email
jamiludin.usman@iainmadura.ac.id
Phone
+6285336521427
Journal Mail Official
tadris@iainmadura.ac.id
Editorial Address
Fakultas Tarbiyah IAIN Madura, Jl Raya Panglegur KM 4 Pamekasan, Jawa Timur
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
Tadris: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 1907672X     EISSN : 24425494     DOI : http://doi.org/10.19105/tjpi
Core Subject : Religion, Education,
Tadris: Jurnal Pendidikan Islam is an open-access peer-reviewed journal published by the Tarbiyah Faculty of State Islamic Institute of Madura. Tadris Journal is published twice a year in June and December, the contents are scientific writings on Islamic Education in form of conceptual ideas, literature reviews, practical writing, or research results from various perspectives.
Articles 672 Documents
REFORMULASI PENDIDIKAN PESANTREN DALAM DIALEKTIKA KONTEKS MASYARAKAT GLOBAL Moh. Afiful Hair
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 1 (2017)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v12i1.1288

Abstract

Pesantren sebagai lembaga pendidikan yang bersifat nonformal harus mengadakan perubahan dan pembaharuan guna menghasilkan generasi-generasi yang tangguh, generasi yang berpengetahuan luas dengan kekuatan jiwa pesantren dan keteguhan mengembangkan pengetahuan yang tetap bersumber pada al-qur’an dan hadis. Dalam perkembangan zaman,pesantren saat ini berhadapan dengan arus globalisasi dan modernisasi yang ditandai dengan cepatnya laju informasi dan teknologi. “Karena itu, pesantren harus melakukan perubahan format, bentuk, orientasi dan metode pendidikan dengan catatan tidak sampai merubah visi, misi dan orientasi pesantren itu, akan tetapi perubahan tersebut hanya pada sisi luarnya saja, sementara pada sisi dalam masih tetap dipertahankan.
KOMPETENSI GURU PAI DAN STRATEGI PEMBELAJARAN DALAM PENANAMAN NILAI-NILAI KEAGAMAAN Anis Fauzi; Ila Nurlaila
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 1 (2017)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v12i1.1289

Abstract

Fokus penelitian ini adalah bagaimana pengaruh kompetensi guru PAI dan  Penerapan Strategi pembelajarannya terhadap penanaman nilai-nilai keagamaan di SMK bagian kelautan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Metode korelasional digunakan untuk mengetahui hubungan antara variabel kompetensi guru PAI, penerapan strategi pembelajaran PAI, serta penanaman nilai-nilai keagamaan. Subjek penelitian ini adalah  peserta didik di SMKN 3 Pandeglang  Jurusan Pelayaran Program Studi Nautika Kapal di kelas XII dengan jumlah responden 24 orang dan siswa SMKN 36 Jakarta Jurusan Pelayaran Program Studi Nautika Kapal di kelas XII dengan jumlah responden 29 orang. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan datanya menggunakan kuwsioner, observasi, dan wawancara, serta dokumentasi.  Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa pengaruh kompetensi guru pendidikan agama Islam dan strategi pembelajaran terhadap penanaman nilai-nilai keagamaan siswa  SMKN 3 Pandeglang sebesar 49,35%, sedangkan pengaruh kompetensi guru pendidikan agama Islam dan strategi pembelajaran terhadap penanaman nilai-nilai keagamaan siswa di SMKN 36 Jakarta sebesar 10,9%.
POLA PENGASUHAN ISLAMI DALAM PENDIDIKAN KELUARGA (Penguatan Peran Keluarga Jamaah Masjid Baitul Abror Teja Timur) Saiful Hadi
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 1 (2017)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v12i1.1290

Abstract

Pendidikan Islam memiliki varian yang kompleks, tidak hanya pada kegiatan pendidikan formal, dan non formal, akan tetapi juga ada pada pendidikan informal, ketiganya memiliki keterkaitan yang sinergis untuk saling menguatkan, sebagaimana halnya yang terjadi pada ibu-ibu Jamaah masjid Baitul Abror yang putra-putrinya mengikuti pendidikan pra sekolah pada RA. Muslimat NU yang dikelola oleh Ta’mir masjid. Para Ibu jama’ah yang rata-rata tingkat pendidikan rendah, mereka minim pengetahuan, pengalaman dn keterampilan dalam memberikan pengasuhan secara islami, hal tersebut menjadi concern sasaran program pengabdian akademik dalam memberikan penguatan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan afeksi dalam mengasuh pertumbuhan dan perkembangan anak khususnya usia pra sekolah. Program penguatan  yang dikhususkan pada peningkatan pengetahuan dalam mengasuh, praktek pengasuhan dan keterampilan dalam memberikan perlindungan kepada anak, ternyata memberi kontribusi yang signifikan terhadap perolehan ketiga aspek yang diberikan selama mengikuti kegiatan penguatan tersebut. Hal tersebut terlihat pada saat proses kegiatan pengabdian berlangsung seperti tanggapan dan respon tentang materi dan praktek yang dilakukan bersama antara Tim Pengabdian dan pra ibu jama’ah masjid.
Manajemen Perumusan Kebijakan Pendidikan di Pondok Pesantren Al-Munawwir Komplek Q Krapyak Yogyakarta Abdul Azis
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 2 (2017)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v12i2.1377

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pelaksanaan perumusan kebijakan pendidikan, dan hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan kebijakan di Pondok Pesantren Al-Munawwir Komplek Q Krapyak Yogyakarta. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertama, perumusan kebijakan pendidikan dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan seluruh komponen pondok pesantren yang terdiri dari pengurus, dewan asatidz, serta perwakilan santri, sedangkan keputusan diambil dengan teknik brainstorming. Kedua, pelaksanaan kebijakan sudah dilengkapi dengan variable-variable yang mendukung terlaksananya kebijakan dengan baik. Ketiga, evaluasi sumatif dan formatif dilakukan untuk melihat ketercapaian pelaksanaan kebijakan. Keempat, dampak kebijakan pendidikan ditunjukan dengan adanya perubahan sikap serta peningkatan kompetensi santri. Kelima, dua hambatan yang paling menonjol dalam pelaksanaan kebijakan yakni kurangnya kompetensi pelaksana kebijakan serta keterbatasan sarana dan prasarana penunjang ketercapaian kebijakan.
Amplifying The Character Education and The Multiculturalism for a Nationalism Building Titis Thoriquttyas
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 2 (2017)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v12i2.1391

Abstract

Abstract: In recent decade, the number of mass – violence, discrimination and disintegration in the national scale are increasing so that it needful the immediately solution, one of the ways through the education. Lately, the character education and its implementation on multicultural society become the national and global issues. It closely related to the real challenges which faced by the society today about the student population in Indonesia becomes more culturally diverse. From the brief explanation above, this paper is focused on the multiculturalism, the nationalism, the character education and Islamic education. Furthermore, this study aims to uncover and explore the model of character education on Islamic education and its significance potentially with Indonesia’s multicultural ideals. In concluding, the researcher believed that the multicultural spirit is able to shape by the formulation of character education.  Keywords: Multiculturalism; Character Education; Nationalism
Nilai-Nilai Pendidikan Pada Kisah Nabi Adam AS Dedi Sahputra Napitupulu
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 2 (2017)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v12i2.1395

Abstract

Abstrak:Sebagai bapak dari seluruh manusia, tentu kisah Nabi Adam sangat menarik untuk di bincangkan, banyak hikmah yang terselip disana. Mulai dari asal kejadiannya, proses pengajaran yang di berikan Allah secara langsung hingga Adam diberikan mandat untuk menjadi khalifah di bumi sampai akhirnya ia terusir dari surga oleh karena kelihaian setan dalam menggoda. Akan lebih menarik lagi jika kisah tersebut di kaitkan dengan pendidikan dan berbagai aspeknya. Tulisan ini akan lebih fokus membahas mengenai nilai-nilai pendidikan yang berkenaan dengan nilai sikap dan perilaku, nilai yang berkaitan dengan tujuan pendidikan dan nilai yang berkaitan dengan materi pendidikan serta nilai-nilai yang berkaitan dengan metode pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka terhadap beberapa kitab tafsir serta buku yang terkait dengan tujuan mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam kisah Nabi Adam As.
Peran Kepemimpinan Pendidikan Islam dalam Manajemen Perubahan pada Lingkungan Organisasi Pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah An-Nuur, Ngangkrik Triharjo Sleman Anaas Tri Ridlo Dina Yuliana; Subiyantoro Subiyantoro
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 2 (2017)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v12i2.1424

Abstract

Peran seorang pemimpin tentu harus benar-benar memiliki kompetensi atau kemampuan yang mumpuni agar organisasi dapat berjalan secara dinamis terutama ketika terjadi perubahan lingkungan organisasi yang dapat berdampak secara langsung maupun tidak langsung terhadap organisasi itu sendiri. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang membahas tentang peran kepala madrasah dalam manajemen perubahan pada lingkungan organisasi pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah An-Nuur, Ngangkrik Triharjo Sleman, yang bersifat kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) masyarakat menginginkan madrasah mampu menghasilkan lulusan yang menguasai baik ilmu agama maupun ilmu umum. (2) Kepala madrasah memiliki peran sebagai Catalyst, Solution Givers, Process Helpers, dan Resources linkers. (3) Perubahan yang direncanakan oleh kepala Madrasah Ibtidaiyah An-Nuur yakni; mengenai pelaksanaan sholat dhuha dan tahfidz dilakukan diawal sebelum memasuki jam pembelajaran, adanya surat pernyataan kesanggupan orang tua siswa menjalankan tata tertib madrasah dan surat tersebut bermaterai, adanya pendamping psikologi untuk mengetahui kondisi IQ atau kecerdasan siswa dan pendamping konselor untuk mengatasi siswa yang bermasalah dalam hal moral atau kejiwaan, dan membidik siswa yang memiliki kemampuan khusus dalam mata pelajaran tertentu.Kata Kunci: Kepala Madrasah, Manajemen Perubahan, Organisasi Pendidikan
Respon Pondok Pesantren Diniyyah Putri Terhadap Modernisasi Pendidikan Islam Asyhari, Ardian; Sagala, Rumadani; Kendedes, Iin
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 2 (2017)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v12i2.1505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami modernisasi, penerapan kurikulum, dan aneka bentuk pengembangan Pendidikan Islam yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Diniyyah Putri Lampung untuk meningkatkan mutu lembaga pendidikan. Jenis penelitiannya adalah penelitian lapangan (field research) bersifat kualitatif (qualitatif research). Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan modernisasi yang dilakukan di Pondok Pesantren Diniyyah Putri Lampung berfokus pada Sarana dan prasarana, kurikulum, dan metodologi pembelajaran. Penerapan kurikulum pada tingkat MTs dan MA dilakukan dengan menerapkan kurikulum terpadu yang merupakan perpaduan antara kurikulum 2013, kurikulum intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan kurikulum Diniyyah putri. Dampak modernisasi Pondok Pesantren Diniyyah Putri Lampung terklasifikasi dari dampak terhadap guru, siswi/santriwati, Lulusan/alumni, dan Dampak Terhadap kepercayaan masyarakat.Kata Kunci: Modernisasi, Pesantren, dan Pendidikan Islam.
KURIKULUM INTEGRATIF BERBASIS NILAI-NILAI ISLAM (Penelitian di SMP IT Fithrah Insani Kabupaten Bandung Barat) Helmi Aziz
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 13 No 1 (2018)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v13i1.1535

Abstract

Realitas di sekolah, kegiatan pendidikan agama yang berlangsung selama ini lebih banyak bersikap terpisah, kurang berinteraksi dengan kegiatan pendidikan lainnya. Berkaitan dengan realitas tersebut, maka pelaksanaan pendidikan perlu diarahkan untuk mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam diri siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji lebih mendalam mengenai kondisi objektif, program yang dikembangkan, implementasi, evaluasi, keunggulan dan keterbatasan kurikulum integratif berbasis nilai-nilai Islam di SMP IT Fithrah Insani Kab. Bandung Barat.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang mengambil latar di SMP IT Fithrah Insani Kabupaten Bandung Barat. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan memberi makna terhadap data yang telah berhasil dikumpulkan, dan dari makna itulah diambil kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) SMP IT Fithrah Insani Kabupaten Bandung Barat menggunakan kurikulum integratif berbasis nilai-nilai Islam sejak awal berdiri dalam upaya mewujudkan tujuan utama yaitu dakwah melalui pendidikan; 2) Kurikulum integratif berbasis nilai-nilai Islam dilaksanakan dengan menggunakan Kurikulum Nasional dan bekerja sama dengan Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) yang memberikan guideline dalam mengintegrasikan mata pelajaran umum dengan nilai-nilai Islam yang bersumber dari Al-Qur’an maupun Hadis; 3) Implementasi kurikulum integratif berbasis nilai-nilai Islam yaitu guru menghubungkan antara materi pelajaran dengan kebutuhan dan nilai kehidupan siswa dengan merujuk pada ayat Al-Qur’an maupun Hadis; 4) Pelaksanaan evaluasi keberhasilan program kurikulum integratif berbasis nilai-nilai Islam dilakukan dengan dua cara yaitu: a) dari segi SDM (dalam hal ini guru), pihak pimpinan melakukan evaluasi berupa supervisi; dan b) evaluasi terhadap siswa mencakup aspek kognitif, afektif dan psikomotorik yang dibuat setiap pertemuan dan dilaporkan dalam format raport; 5) Keunggulan dalam pelaksanaan kurikulum integratif berbasis nilai-nilai Islam yaitu koordinasi dan interaksi yang terjalin baik antara kepala sekolah dengan seluruh komponennya, serta profesionalitas guru dalam kesesuaian mata pelajaran yang diampu; 6) Keterbatasan dalam pelaksanaan kurikulum integratif berbasis nilai-nilai Islam yaitu guru mata pelajaran umum belum menjalankan sepenuhnya kurikulum integratif berbasis nilai-nilai Islam. Hal ini terjadi dikarenakan sebagian guru belum sepenuhnya memahami tsaqafah islamiyah serta belum didukung referensi ilmu keislaman dengan ilmu umum sehingga tidak terjadi pengintegrasian dengan baik. Kata kunci: Kurikulum integratif, Internalisasi Nilai-Nilai Islam
PENDIDIKAN INKLUSI DAN PERGURUAN TINGGI: Urgensi Penerapan Matakuliah Pendidikan Inklusi pada Semua Program Studi Jurusan Tarbiyah STAIN Pamekasan muliatul maghfiroh
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 13 No 1 (2018)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v13i1.1538

Abstract

Tantangan pendidikan pada era nglobalisasi ini adalah kemajemukan yang ada pada masyarakat baik pada aspek budaya, agama, sosial masyarakat, misalnya terdapat beraneka ragam karakteristik peserta didik berdasarkan perspektif jasmani dan psikologi, yaitu ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) Disabilitas dan ATBK (Anak Tanpa Berkebutuhan Khusus) Normal. Hal ini menuntut adanya inovasi pendidikan untuk malakukan transfer of knowledge and transfer of value pada mereka. Salah satunya adalah memberlakukan pendidikan inklusi pada setiap jenjang pendidikan. Pendidikan inklusi yang dideklarasikan dalam Konferensi Dunia tentang Pendidikan kebutuhan khusus di Salamanca, Spanyol, 1994 menghasilkan kesepakatan bersama bahwa prinsip mendasar pendidikan inklusi yaitu mengikutsertakan anak berkelainan di kelas regular bersama dengan anak-anak normal lainnya, yang berarti melibatkan seluruh peserta didik tanpa kecuali. Hal ini dilandasi oleh kenyataan bahwa dalam masyarakat terdapat keberagaman yang tidak dapat dipisahkan sebagai satu komunitas. Dan keberagaman itu justru akan menjadi kekuatan bagi kita untuk menciptakan suatu dorongan untuk saling menghargai, saling menghormati dan toleransi.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis metode studi kasus (case study). Metode pengumpulan data pada penelitian ini yaitu observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa penting pemberian matakuliah pendidikan inklusif di Jurusan Tarbiyah STAIN Pamekasan. Hasil penelitian ini: pertama matakuliah pendidikan inklusif hanya diberlakukan pada Prodi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD) dan Prodi Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) saja. Kedua, matakuliah pendidikan inklusif sangat penting untuk diberlakukan bagi semua prodi di Jurusan Tarbiyah dikarenakan memiliki hubungan yang erat, yakni sama-sama mengarah pada tercapainya tujuan pendidikan nasional maupun tujuan pendidikan Islam. Ketiga, Dampak positif bagi mahasiswa/i yang mendapatkan matakuliah pendidikan inklusif, mereka mendapatkan tambahan pengetahuan, pengalaman, serta semakin berkembangnya sense of humanisme dalam menangani ABK. Jika matakuliah pendidikan inklusif tidak diberikan pada mahasiswa/i STAIN Pamekasan sebenarnya terdapat dua implikasi, yaitu Implikasi positif dan Implikasi negatif.Peneliti merekomendasikan beberapa hal yaitu: pertama, pemberian matakuliah pendidikan inklusif di semua prodi Jurusan Tarbiyah STAIN Pamekasan. Kedua, untuk matakuliah praktek mengajar hendaknya mahasiswa/i juga diajari cara mengajar di  kelas inklusif dan SLB. Ketiga, Semoga STAIN Pamekasan mempunyai Lembaga pusat disabilitas sehingga menjadi Pionir PTKIN pertama di Pulau Madura yang mempunyai lembaga pengkajian disabilitas.  Kata kunci: Pendidikan, Inklusif, Program Studi, Jurusan Tarbiyah