cover
Contact Name
Jamiludin Usman
Contact Email
jamiludin.usman@iainmadura.ac.id
Phone
+6285336521427
Journal Mail Official
tadris@iainmadura.ac.id
Editorial Address
Fakultas Tarbiyah IAIN Madura, Jl Raya Panglegur KM 4 Pamekasan, Jawa Timur
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
Tadris: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 1907672X     EISSN : 24425494     DOI : http://doi.org/10.19105/tjpi
Core Subject : Religion, Education,
Tadris: Jurnal Pendidikan Islam is an open-access peer-reviewed journal published by the Tarbiyah Faculty of State Islamic Institute of Madura. Tadris Journal is published twice a year in June and December, the contents are scientific writings on Islamic Education in form of conceptual ideas, literature reviews, practical writing, or research results from various perspectives.
Articles 672 Documents
KEPRIBADIAN GURU MATEMATIKA YANG ISLAMI Maulidah Lailiyah
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 13 No 1 (2018)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v13i1.1547

Abstract

AbstractTeacher is one of profession that is recommended by Islam because teacher’s duty are so precious. In Islam, the teacher not only do the learning, but also lead and give the students  a direction to the right way. As well as mathematic teacher who are not only assigned to deliver materials or mathematic lesson, but also should be able to guide the students in order to be always on the way that Allah blesses, and also be a good model for students. But the reality, some mathematic teachers have not been able to do the job professionally according to the shari’a. They only carry out the duty because of financial demands. Therefore a strong religious foundation, a large Islamic knowledge, and a qualified teacher’s personality competence are needed in order to carry out the task well.Key words: teacher; Islamic; personality
Penerapan Model Pembelajaran Inquiry Discovery dalam Pendidikan Agama Islam Muchlis Solichin
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 2 (2017)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v12i2.1580

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) meruapakan upaya membekali peserta didik dengan pengetahuan, pemahaaman, dan nilai-nilai yang bersumber dari ajaran Islam. Untuk mencapai hasil yang optimal, guru diharapkan dapat mengembangkan model pembelajaran yang mendukung tercapainya tujuan pembelajaran. Diantara model pembelajaran tersebut adalah model inquiry discovery, yang denganya memberikan kesempatan kepada siswa untuk merumuskan masalah, dan menemukan jawaban dari masalah yang dirumuskan. Tulisan ini bermaksud menelaan penerapan model pembelajaran inquiry discovery dalam pendidikan agama Islam (PAI), langkah-langkah yang harus dilakukan guru untuk meningkatkan daya pikir peserta didik. Kata Kunci: Model pembelajaran, inquiry discovery, pendidikan agama Islam
Paradigma Pembelajaran Conditioning dalam Perspektif Pendidikan Islam Samsul Bahri
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 2 (2017)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v12i2.1581

Abstract

Tulisan ini mengkaji tentang paradigma pembelajaran conditioning dalam perspektif pendidikan Islam. Metode yang digunakan deskriptis analisis,Kajian membuktikan beberapa kesimpulan: Pertama: bahwa paradigma teori belajar behavorisme hanya mempelajari psikologi empiris positif, yang menghilangkan makna jiwa dari tingkah laku. Sementara itu, teori belajar dalam Islam memandang makna jiwa dan tingkah laku menjadi satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Kedua, kajian ini juga membuktikan bahwa teori belajar conditioning, teori belajar paling rendah dalam teori Ibn Miskawaih yakni hanya penguatan daya nafsu al-bahimiyyat, (jasmani) belum sampai daya al-ghadabiyyat dan yang tertinggi daya al-nathiqat.Ketiga, penelitian ini juga membuktikan teori belajar conditioning bukan hal yang baru, karena sudah ada Ibnu Sina menggunakan talqin suatu metode yang cara kerjanya berulang-ulang sampai mereka hafal dan menggunakan metode pembiasaan dalam proses pengajaran.Keempat, dalam Islam, belajar instrumen (alat) untuk mendapatkan pengalaman atau pengetahuan baru adalah akal dan hati. Akal (al-aql) berfungsi menjelaskan sesuatu lebih kepada ranah yang lebih umum dan praktis dan hanya mampu menjangkau hal-hal empiris, sedangkan hati (qalb) mampu memahami sesuatu secara lebih mendalam, baik hal-hal yang sifatnya fisik (empiris) maupun metafisik. akal mengelola informasi yang didapatkan melalui suatu proses, sedangkan hati menerima ilmu yang melalui suatu proses maupun ladunni. Katakunci: Pembelajaran, conditioning, pendidikan Islam
Manusia dalam Perspektif Fungsi Transendental Zainol Hasan
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 2 (2017)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v12i2.1600

Abstract

Fungsi transendental manusia terdiri dari dua macam, sebagai hamba Allah (‘abdullah) dan khalifah Allah(khalifatullah). ‘Abdullah, adalah kemampuan dan kesadaran yang tinggi untuk melakukan kewajiban-kewajiban yang telah diperintahkan dan menjauhi larangan-larangan yang harus ditinggalkan oleh Tuhannya sebagai bentuk realisasi ketundukan dan kepasrahan (taslim, keislaman) dirinya sebagai hamba Allah kepada kehendak dan ketetapan-Nya. Khalifatullah, adalah kemampuan untuk melakukan “trilogi” hubungan (interaksi) yang harmonis antara ia dengan Allah (hablum minallah), ia dengan manusia lainnya (hablum minan nas), dan ia dengan alam (hablum minal alam).Kata Kunci: Manusia, Perspektif Fungsi Transendental
Transformasi Pondok Pesantren (Analisis Dampak Transformasi Sistem Pendidikan Terhadap Penanaman Panca Jiwa Pondok Pesantren Kepada Santri di Provinsi Bengkulu) A. Suradi
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 2 (2017)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v12i2.1601

Abstract

Modernization in world missionize and education of Islamic contemporary, do not only altering bases of sosio-kultural and knowledge of eye santri, but also induce at Islamic people as a whole. Equally culture of pesantren always experience of change process as according to its supporter society dynamics. Therefore big changes done/conducted by kyai to institutes of pesantren these days is not represent crosslegged alternative choice of road;street, but represent natural by life values accumulation of pesantren as long as history, without leaving ruh ( typical tradition) of him. Maisonette of Pesantren in inculcating soul/ head pentameter need open also flexible and to demand and growth of world, but remain to provide filter so that his fade-proof elementary value ( Islam teaching). In meaning, maisonette of pesantren do not only external mentransformasi of just him ( target, curriculum, method, management system and management of pesantren) but needing wisely depth mentransformasi also (maisonette soul/ head values of pesantren).
Peran Kegiatan Ekstrakurikuler (Pesantren Sabtu - Ahad) Dalam Menunjang Proses Belajar Mengajar Al-Qur’an Hadits Anis Fauzi; Siti Mitahul Khoiriyah
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 13 No 2 (2018)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v13i2.1603

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kegiatan ekstrakurikuler dalam menunjang proses belajar mengajar Al-Qur’an Hadits di MTs Negeri 1 Kota Serang, dengan melihat pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler, kegiatan proses belajar mengajar Al-Qur’an Hadits, dan peran kegiatan ekstrakurikuler dalam menunjang proses belajar mengajar Al-Qur’an Hadits. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yakni mendeskripsikan tentang fenomena-fenomena yang ada. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini mengungkapkan beberapa hal penting: Pertama, pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler, melalui beberapa tahapan yaitu perencanaan kegiatan ekstrakurikuler, penyusunan kebijakan dan tanggung jawab pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler, serta strategi dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler. Kedua, kegiatan proses belajar mengajar Al-Qur’an Hadits yaitu adanya suatu tahap perencanaan yang dibuat terlebih dahulu seperti rencana pelaksanaan proses belajar mengajar dengan menentukan seluruh langkah-langkah yang akan disampaikan kepada siswa serta adanya evaluasi dalam pembelajaran untuk mencapai tujuan yang sudah ditentukan sesuai dengan kurikulum yang ada. Ketiga. Peran kegiatan ekstrakurikuler dalam menunjang proses belajar mengajar Al-Qur’an Hadits, melalui kegiatan ekstrakurikuler Pesantren Sabtu Ahad tersebut dapat dijadikan sebagai wadah yang menarik bagi siswa untuk memanfaatkan waktu luang dengan sebaik-baiknya, menguatkan dan memantapkan proses pembelajaran keagamaan di sekolah, bergairah untuk membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, mempelajarinya, memahami, meyakini kebenarannya, dan mengamalkan ajaran-ajaran dan nilai yang terkandung didalam Al-Qur’an sebagai petunjuk dan pedoman dalam seluruh aspek kehidupannya sehari-hari. Kata kunci : Ekstrakurikuler, Proses Belajar Mengajar, Al-Qur’an Hadits 
POLA PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN PESANTREN BERKARAKTER: Studi Pondok Pesantren Nurul Ummah Mojokerto Muhammad Anas Ma`arif; Muhammad Husnur Rofiq
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 13 No 1 (2018)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v13i1.1635

Abstract

Pentingnya pola pengembangan kurikulum berkarakter untuk semua kalangan terutama di pesantren memunculkan berbagai strategi dalam menerapkanya. Strategi internalisasi dan integrasi yang dilakukan oleh berbagai lembaga untuk menjadikan peserta didik mendapatkan hasil yang maksimal. Pola pengembangan kurikulum disetiap pesantren mempunyai ciri khas khusus termasuk Nurul Ummah Mojokerto. Keunikan dalam pengembangan kurikulum tersebut adalah dengan adanya hasil yang didapatkan oleh peserta didik terbukti dengan adanya prestasi yang telah dicapai. Oleh sebab itulah pola pengembangan kurikulum ini penting untuk di teliti. Purpose-Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan pola pengembangan kurikulum berkarakter di Pesantren Nurul Ummah Mojokerto Design/methodology-Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif analitis dengan variasi studi kasus. Yaitu secara jelas menggambarkan pola pengembangan kurikulum dalam Pondok Pesantren Nurul Ummah. Findings-Pola pengembangan kurikulum yang dilaksanakan adalah pengembangan kurikulum interegatif dengan kombinasi kurikulum nasional, kurikulum internasional dengan kurikulum diniah mua`adalah Al-Azhar Mesir. Kurikulum terebut ditekankan pada pembinaan karakter peserta didik. Originality/Value-kurikulum berkarakter bisa melalui pembelajaran, budaya sekolah, kedisiplinan, pembiasaan atau melalui manajemen Pesantren, semua aspek tersebut diintegrasikan agar mendapatkan hasil dalam internalisasi karakter peserta didik. 
STRATEGI MEMBERDAYAKAN BELAJAR DI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM erwin indrioko
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 13 No 1 (2018)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v13i1.1667

Abstract

AbstrakKey word : Islam, belajar, pendidikan. Dalam Islam  terdapat anjuran yang menegaskan bahwa belajar  merupakan sebuah kewajiban bagi laki-laki dan perempuan. Aktivitas belajar adalah untuk memperoleh keberhasilan dalam pengembangan potensi dan bakat seseorang. Belajar merupakan perubahan perilaku sebagai hasil dari pengalaman dari proses pembelajaran dengan serangkaian aktivitas misalnya: membaca, mencoba sesuatu, mengikuti arah tertentu, mengamati, mendengarkan, meniru dan lain sebagainya (aktivitas ruhani-jasmani) menuju perkembangan pribadi yang utuh. Siswa yang sedang dalam proses belajar wajib hukumnya mempunyai niat yang luhur dalam dirinya, yaitu bahwa belajar merupakan salah satu bagian dari ibadah yang bertujuan mencari ridha Allah SWT, mendapat kebahagiaan akhirat, memerangi kebodohan, dan meningkatkan peradaban bagi masyarakat. Di lembaga Pendidikan Islam  tentu belajar perlu diberdayakan agar peserta didik menjadi sosok pembelajar mandiri, ada beberapa strategi memberdayakan belajar diantaranya; dilaksanakan kegiatan diskusi setiap hari, mengadakan program menulis setiap hari, diadakan lomba setiap hari, melaksanakan praktek setiap hari, diadakan sistem perpustakaan keliling, melatih penelitian sederhana, dan mengadakan studi banding. Dengan pemberdayaan belajar yang intensif maka pendidikan Islam akan menghasilkan lulusan-lulusan mandiri dan tangguh sebagai penopang kemajuan Islam.
Leadership-Manajerialship Dalam Pendidikan Islam Elvi Rahmi
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 13 No 2 (2018)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v13i2.1674

Abstract

Kepemimpinan dalam suatu organisasi, lembaga atau institusi mempunyai peranan yang sangat penting. Karena tanpa adanya kepemimpinan, maka tujuan organisasi yang telah direncanakan dengan matang tidak akan tercapai. Disamping itu, kepemimpinan yang baik tentu harus dibarengi dengan manajemen yang baik juga, karena manajemen merupakan suatu ilmu pengetahuan yang mempunyai peranan penting dalam kehidupan masyarakat. Disamping itu, manajemen juga membahas tentang bagaimana bentuk sistem kepemimpinan yang berlaku dalam suatu instansi, tujuan apa yang ingin dicapai oleh instansi tersebut serta bagaimana bentuk usaha atau cara yang akan dilalui demi tercapainya tujuan tersebut. 
Problematika Implementasi Pembelajaran Tematik Integratif di Lembaga Pendidikan Dasar Islam: Studi Kasus di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Garahan Jember Jawa Timur Lailatul Usriyah; M. Suwignyo Prayogo
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 13 No 2 (2018)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v13i2.1678

Abstract

Abstract Developing and changing of education curriculum will affect the learning process significantly in formal education institution such as elementary school or madrasah.  The presence of thematic learning in an elementary school or madrasah is a form of changing in implementation of curriculum 2013 which have many problems in the implementation as faced by some teacher in Ibtidaiyah Garahan or now called MIN 4 Jember.The study aims to describe the implementation processes, problems, and solutions for the implementation of integrated thematic learning in MIN Garahan Jember. The study applied the qualitative research focus on case study design.The results of the study includes : 1) the implementation of thematic learning in MIN Garahan including planning, implementing, and evaluating; 2) the problems of integrated thematic learning in MIN Garahan Jember including: a. learning method, b. class management, c. the use of media that have not maximized, d. the difficulty of assessment process faced by almost all teachers, e.  inadequate learning sources; 3) the strategy of Madrasah in implementing the integrated thematic learning effectively in MIN Garahan consisting: developing the teacher competence through training, seminar and workshop activities, developing facility and learning sources, cooperating with the stakeholders, activating the role of Madrasah committee, using the variety and fun learning strategy. Keywords: The Problems, Implementation of Integrated Thematic Learning