cover
Contact Name
I Wayan Joniarta
Contact Email
Jkp@unram.ac.id
Phone
+6281337975323
Journal Mail Official
Jkp@unram.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Mesin Jalan Majapahit No 62 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Karya Pengabdian Teknik Mesin
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26558068     DOI : https://doi.org/10.29303/jkp.v6i1
The Jurnal Karya Pengabdian is a peer-reviewed academic journal that publishes a paper on community service involving all aspects of dedication including the results of community service / community training activities, workshop outcomes and pilot projects for the community. The Journal Karya Pengabdian publishes articles on two issues per volume annually that appear in Apryl and October.
Articles 134 Documents
PENYULUHAN PERAWATAN MESIN PENGGILING PERAK DI JEN’S SILVER DUSUN AMPAN LOLAT DESA UNGGA PRAYA BARAT DAYA LOMBOK TENGAH. i dewa ketut okariawan; Yesung Allo Padang; Tri Rachmanto; Sugiman Sugiman; Salman Salman
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol 4, No 1 (2022): April, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1661.246 KB)

Abstract

ABSTRAKDesa Ungga, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah, adalah salah satu sentra kerajinan perak. JEN’S Silver UKM yang bergerak dibidang kerajinan perak. Adapun permasalahan yang dihaapi oleh UKM yaitu ketidak pahaman mereka dalam pengoprasian dan perawatan mesin penggiling perak yang mereka miliki. Dengan adanya permasalahan ini maka perlu diadakan perbaikan sistem dan penyuluhan mengenai perawatan mesin penggiling perak di UKM tersebut. Adapun tahap pelaksannan kegiatan ini yaitu 1. perancangan dan pembuatan kontrol arah putaran mesin penggiling perak 2. Penyuluhan perawatan mesin penggiling perak dimana keberhasilannya dihitung dengan skala likert. Hasil yang didapat dari kegiatan ini adalah dengan sistem kontrol arah putaran mesin penggiling perak maka pengoprasiannya menjadi lebih mudah dan sangat aman. Dengan penyuluhan terjadi peningkatan pengetahuan mengenai komponen dan perawatan mesin yaitu paling tinggi terjadi pada point pelumas gemuk dan pemakaiannya adalah sebesar 60 % dan paling rendah terjadi pada point roll perak yaitu 20 %.Kata Kunci : Sitem konrol arah putaran, penyuluhan, skala likert ABSTRACTUngga Village, Southwest Praya District, Central Lombok, is one of the silver handicrafts. JEN’S Silver UKM which is engaged in silver handicrafts. The problems faced by UKM are their lack of understanding in the operation and maintenance of their silver rolling machines. With this problem, it is necessary to improve the system and provide counseling regarding the maintenance of silver rolling machines in these UKM. The stages of implementing this activity are 1. designing and making control of the direction of rotation of the silver rolling machine 2. Counseling on the maintenance of silver rolling machines where success is calculated with a Likert scale. The result of this activity is that by controlling the direction of rotation of the silver rolling machine, its operation becomes easier and very safe. With counseling there was an increase in knowledge about machine components and maintenance, the highest occurred at the point of grease lubricant and its use was 60% and the lowest occurred at the silver roll point, which was 20%.Keywords: rotation direction control system, counseling, Likert scale
Cover dan Daftar Isi JKP Vol 4 No 2 ,Oktober 2022 I Wayan Joniarta
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol. 4 No. 2 (2022): Oktober, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Jurusan Teknik Mesin FT Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4839.156 KB) | DOI: 10.29303/jkp.v4i2.142

Abstract

-
PENGENALAN PEMANFAATAN ENERGI ALTERNATIF UNTUK PROGRAM HEMAT ENERGI DI SMAN 1 JONGGAT LOMBOK TENGAH I Made Wijana
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol 1, No 1 (2018): Oktober, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.817 KB)

Abstract

Wilayah Indonesia pada umumnya dan NTB pada khususnya pemanfaatan Energi alternatif ataupun energi terbarukan masih dalam skala kecil dan masih secara tradisional. Pengetahuan masyarakat akan energi alternatif perlu di kembangkan sehingga pola pikir bisa dimulai sejak usia sekolah misalnya sejak SMA, dimana pada usia ini sudah mulai menggunakan energi misalnya BBM Premium untuk kendaraan agar bisa berhemat untuk hal-hal yang penting. Pada tingkat SMA dimana seseorang sudah mulai bisa menganalisa permasalahan dan mencarikan jalan keluarnya sehingga sangat tepat bila pada usia sekolah SMA di berikan  pemahaman tentang energy alternatif, diantaranya adalah siswa sekolah di SMAN 1 JONGGAT Kabupaten Lombok Tengah propinsi NTB yang beralamat di  JLN. RAYA UBUNG, Kec. Jonggat, Kab. Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Dimana sekolah ini termasuk sekolah unggulan di kabupaten Lombok Tengah. Selain menonjol dalam prestasi olahraganya sekolah ini menyandang status sekolah rujukan bidang kewirausahaan dari Kementerian Pendidikan. sehingga SMAN 1 Jonggat sangat berpotensi untuk di kembangkan menjadi sekolah Go-Green dan Enviromental Energy Friendly, sehingga bisa menjadi percontohan dalam penggunaan energi baik di lingkungan sekolah maupun di rumah siswa masing-masing.Metode yang digunakan pada program ini yaitu pengenalan materi melalui metode ceramah dan diskusi, Materi yang disampaikan adalah Sumber-sumber energy alternative/terbarukan, Energy Biomassa, Energy Air, Energi Angin, dan Energi Surya. Pada kegiatan ini dilakukan juga evaluasi. Metode evaluasi untuk mengetahui % tingkat pemahaman siswa dilakukan melalui quisioner yang dilakukan sebelum penyuluhan dan sesudah penyuluhan dengan menggunakan skala likert.Secara keseluruhan. pelaksanaan kegiatan berjalan lancar, seluruh siswa yang hadir sangat antusias dalam mengikuti penyuluhan tersebut, karena mereka mendapatkan tambahan wawasan baru tentang energy alternative yang dapat diaplikasikan di kehidupan sehari-hari dan dapat dikembangkan dilingkungan sekitarnya. Berdasarkan evaluasi tingkat pemahaman siswa, program ini dapat dinilai berhasil, terbukti dengan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap semua jenis energy yang yang disampaikan pada program. Peningkatan pemahaman siswa yang tertinggi adalah pada energy Air yaitu 43.20 %, diikuti oleh energy biomassa sebesar 40.00 %, energy surya sebesar 30.40 %   dan yang terendah adalah  energi angin yaitu sebesar 22.40 % dengan rata-rata peningkatan % tingkat pemahaman siswa sebesar 34 %. Kata Kunci :  energy alternatif, tingkat pemahaman, siswa
Pengadaan Alat Pembuat Tusuk Sate Manual Guna Meningkatkan Produksi Usaha Tusuk Sate di Desa Pendem, Lombok Tengah S. Salman; E. D. Sulistyowati; H. S. Tira; Y. A. Padang; S. Sugiman
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol 1, No 3 (2019): Oktober, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (810.58 KB)

Abstract

Usaha tusuk sate sudah puluhan tahun dijalankan di Desa Pendem, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Namun usaha memiliki kendala terutama proses produksi tusuk sate yang masih manual sehingga menghambat produksi tusuk sate tersebut. Salah satu solusinya yaitu dengan menggunakan alat pembuat tusuk sate secara tradisionil. Dengan adanya alat ini diperoleh proses produksi tusuk sate ini menjadi lebih cepat dan tentunya dengan kualitas yang lebih baik. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah adanya antusiasme warga pengrajin tusuk sate Desa Pendem, Lombok Tengah dan meningkatnya jumlah produksi tusuk sate karena adanya efesiensi proses produksi.
Penerapan Pengering Surya untuk Usaha Rumah Tangga Pengeringan Ikan Teri I Gede Bawa Susana; Ida Bagus Alit; I G.A.K Chatur Adhi W.A.
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol 2, No 2 (2020): Oktober, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.672 KB)

Abstract

Proses pengeringan ikan teri secara tradisional menyebabkan waktu dan suhu pengeringan belum optimal. Untuk mengoptimalkan kondisi ini, maka dilakukan dengan menerapkan pengering surya yaitu ruang pengering yang terintegrasi dengan kolektor surya. Hasil penerapan pada proses pengeringan ikan teri pada produksi pengolahan rumah tangga menunjukkan terjadi peningkatan suhu pengeringan. Hal ini berpengaruh pada waktu pengeringan yang lebih singkat dan produk yang dihasilkan menjadi higienis.
Pemanfaatan energi matahari dengan sel surya untuk pemurnian air laut di Desa Sekaroh, Jerowaru, Lombok Timur Sugiman Sugiman; Sinarep Sinarep; Agus Dwi Catur; I Gede Bawa Susana; Achmad Zainuri
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol 3, No 1 (2021): April, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2242.216 KB)

Abstract

Desa Sekaroh, Jerowaru, Lombok Timur merupakan daerah pantai yang mempunyai kesulitan air bersih, terutama saat musim kemarau. Namun demikian karena berada di dekat pantai, wilayah Desa Sekaroh mempunyai potensi mendapatkan air tawar dari air laut dengan  proses destilasi. Pengabdian telah dilaksanakan di Desa Sekaroh untuk memberikan penyuluhan dan demonstrasi alat destilasi air laut menjadi air tawar dengan metode hybrid energi listrik dari panel surya dan energi panas langsung matahari. Pengabdian telah berhasil dilakukan dan mendapat respon positif dari aparat dan masyarakat Desa Sekaroh.
Perbaikan Pengemasan dan Aplikasi Digital Marketing Hasil Kerajinan Tangan Pengrajin Desa Pendem, Lombok Tengah Salman Salman Salman; Muhammad Alvian Maulana; Emmy Dyiah Sulistyowati; Sugiman . .
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol 3, No 2 (2021): Oktober, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2419.536 KB)

Abstract

Desa Pendem, Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah, adalah salah satu sentra kerajinan tangan di provinsi Nusa tenggara barat (NTB). Kerajinan mereka berupa peralatan rumah tangan dan aksessoris untuk kepentingan dekor interior. Terbuat dari rotan, ketak, karung goni, dan bambu. Sejumlah hasil kerajinan mereka dipasarkan secara konvensional di sekitar wilayah NTB, di Bali dan juga merambah ke luar negeri. Meskipun pemasaran sudah berkembang namun masih perlu ditingkatkan dengan cara penerapan pemasaran secara online. Karena itu tim pelaksana KKN Tematik Unram mengadakan upaya pendampingan ke pengrajin Desa Pendem dalam rangka membantu mereka memasarkan hasil kerajinan secara online. Metode yang dilakukan adalah tim pelaksana kegiatan KKN mengadakan penyuluhan dan demonstrasi perbaikan pengemasan produk dan aplikasi pemasaran hasil kerajinan secara online di depan pengrajin Desa Pendem. Hasilnya para pengrajin antusias dan mulai bisa memperbaiki tampilan kemasan produk dan melalukan proses pemasaran secara online. Pendem Village, Janapria District, Central Lombok Regency, is one of the handicraft centers in the province of West Nusa Tenggara (NTB). Their crafts are in the form of hand tools and accessories for interior decoration purposes. Made of rattan, ketak, burlap sack, and bamboo. A number of their handicrafts are marketed conventionally around the NTB area, in Bali and also penetrated abroad. Although marketing has developed, it still needs to be improved by implementing online marketing. Therefore, the Unram Thematic Community Service Program (KKN) implementation team held assistance efforts to Pendem Village craftsmen to help remaking the packaging and to apply online marketing. The method used was team of KKN hold counseling and online marketing demonstrations for handicrafts in front of the craftsmen of Pendem Village. As a result, the craftsmen were enthusiastic and began to be able to remake the packaging carry out the online marketing process.
Workshop Pengolahan Bambu di Sumba Barat Daya Salman Salman Salman; Sinarep Sinarep Sinarep; Emmy Dyah Sulistyowati; Paryanto Dwi Setyawan; Hendry Sakke Tira
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol. 4 No. 2 (2022): Oktober, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Jurusan Teknik Mesin FT Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1174.73 KB) | DOI: 10.29303/jkp.v4i2.130

Abstract

                                                                        ABSTRAK Optimasi pengolahan bambu menjadi salah satu program prioritas di Nusa Tenggara Timur. Selama ini hasil produk kerajinan bambu di Sumba Barat Daya belum dikembangkan secara optimal. Karena itulah dengan tujuan mengoptimalkan potensi pengembangan pengolahan bambu maka pada tanggal 16 sampai 17 Juni 2022 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Mataram (Unram) melaksanakan kegiatan workshop pengolahan bambu di Desa Radamata, Kecamatan Wejawa, Kabupataen Sumba Barat Daya. Metode yang digunakan adalah perancangan dan pembuatan alat pengirat bambu dilanjutkan dengan workshop dan diseminasi alat ke kelompok usaha pengolahan bambu di lokasi workshop. Hasil dari alat pengirat bamu berfungsi dengan baik, Untuk belahan bambu lebar 3 cm  diperoleh 15 iratan seukuran tebal 3 mm. Waktu yang dibutuhkan dari memasukkan satu belahan bambu seukuran lebar 3 cm menjadi iratan setebal 3 mm adalah rata rata 15 detik saja. Ini kinerja yang cukup cepat dibanding jika diirat menggunakan pisau manual. Kata kunci: Pengolahan bambu, Sumba Barat Daya, Daerah tertinggal, Pengirat bambu, Pengrajin bambu. ABSTRACT  Increasing the bambu processing is one of the priority programs in East Nusa Tenggara. So far, the results of bamboo handicraft products in Southwest Sumba have not been developed optimally. Therefore, with the aim of optimizing the potential for developing bamboo processing in Southwest Sumba, from 16 to 17 June 2022 the Institute for Research and Community Service (LPPM) of the University of Mataram (Unram) conducted a bamboo processing workshop, in Radamata Village, Wejawa District, Southwest Sumba Regency. The method used is the manufacture of bamboo cutting tools followed by dissemination of the tools to the bamboo processing business group at the workshop location. The results of the disseminated bamboo ratchet function well. For a 3 cm wide bamboo split, 15 slices of 3 mm thickness were obtained. The time required from inserting a piece of bamboo measuring 3 cm wide into 3 mm thick wedges is an average of 15 seconds. This is a fairly fast performance compared to if cut by using a manual knife. Keywords : Bamboo Processing, Southwest Sumba, Underdeveloped Regions, Bamboo Trimmer, Bamboo crafter.
Cover , Daftar Isi JKP Vol 1 no 2, April 2019 I Wayan Joniarta
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol 1, No 2 (2019): April, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.773 KB)

Abstract

-
Aplikasi pengering biomassa pada usaha pembuatan dodol buah Ida Bagus Alit; I Gede Bawa Susana; Sujita Sujita; I.M Mara; I.D Okariawan
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol 2, No 1 (2020): April, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13948.702 KB)

Abstract

Proses pengeringan dodol buah yang dilakukan secara alamiah yaitu dengan menjemur di bawah sinar matahari dan diletakkan di halaman, pinggir jalan, atap rumah memiliki kelemahan seperti terkontaminasi debu dan kotoran. Selain itu, memerlukan waktu yang relatif lama dan terkendala faktor cuaca seperti mendung atau hujan. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka dirancang pengering menggunakan sumber energi biomassa. Berdasarkan pengujian diperoleh bahwa pengering biomassa ini memberikan hasil produk dodol lebih higienis karena proses pengeringan dilakukan pada ruang tertutup.

Page 8 of 14 | Total Record : 134