cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
+628126416133
Journal Mail Official
saptaandy@gmail.com
Editorial Address
Jl. Rimbang Lk. IX Perum Wahyu Asri V Blok A No 5 Siumbut Baru, Kec. Kisaran Timur
Location
,
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Published by Smart Education
ISSN : -     EISSN : 27767647     DOI : https://doi.org/10.54314
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat adalah merupakan jurnal ilmiah dengan E-ISSN 2776-7647 yang memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang terbit pada bulan April dan Desember setiap tahunnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 525 Documents
DIGITALISASI UMKM MELALUI PEMANFAATAN GOOGLE MAPS:STRATEGI PEMBERDAYAAN UMKM LOKAL DI DESA UJUNG TERAN KABUPATEN KARO Mukhazza Albitha Alsha; Nur Asiyah Jamil Rangkuti; Putri Wahyuni; Sandi Nugraha; Safriaandy Safriaandy
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5284

Abstract

 Abstract: Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in the Indonesian economy, especially in rural areas such as Ujung Teran Village, Karo Regency, which is rich in agricultural products but has limited market access. The main challenge is low digital literacy, which requires empowerment through technology such as Google Maps. This community service research examines the effectiveness of Google Maps as a digital marketing medium to increase the competitiveness of MSMEs. The method used a descriptive qualitative approach with field observations, in-depth interviews with 20-30 MSME owners, and training interventions and Google My Business (GMB) registration. The results showed an increase in online visibility, consumer reviews, and market reach, despite infrastructure constraints. The conclusion confirms that this strategy is effective in reducing the rural-urban economic gap, in line with the Industrial Revolution 5.0. Recommendations include continuous assistance and replication in similar areas for resilient MSMEs. This study contributes to community welfare and the study of MSME digitalization in Indonesia.            Keywords: SMEs, Google Maps, marketing digitalization, rural empowerment, Karo Regency Abstrak: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berperan strategis dalam ekonomi Indonesia, khususnya di pedesaan seperti Desa Ujung Teran, Kabupaten Karo, yang kaya produk pertanian namun terbatas akses pasar. Tantangan utama adalah literasi digital rendah, sehingga diperlukan pemberdayaan via teknologi seperti Google Maps. Pengabdian pengabdian masyarakat ini mengkaji efektivitas Google Maps sebagai media digitalisasi pemasaran untuk meningkatkan daya saing UMKM. Metode menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan observasi lapangan, wawancara mendalam kepada 20-30 pemilik UMKM, dan intervensi pelatihan serta pendaftaran Google My Business (GMB). Hasil menunjukkan peningkatan visibilitas online, ulasan konsumen, dan jangkauan pasar, meski ada hambatan infrastruktur. Kesimpulan menegaskan strategi ini efektif mengurangi kesenjangan ekonomi pedesaan-perkotaan, sejalan dengan Revolusi Industri 5.0. Rekomendasi meliputi pendampingan berkelanjutan dan replikasi di daerah serupa untuk UMKM tangguh. Pengabdian ini berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat dan kajian digitalisasi UMKM di Indonesia. Kata kunci: UMKM, Google Maps, digitalisasi pemasaran, pemberdayaan pedesaan, Kabupaten Karo
Sosialisasi Layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Guru Eli Trisnowati; Uray Herlina; Toni Elmansyah; Yenni Rizal; Riki Maulana
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5301

Abstract

AbstrakKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam memahami, mengimplementasikan, dan menilai layanan bimbingan dan konseling (BK) di sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan di SDN 09 Segedong, Kabupaten Mempawah, pada tahun 2025 dan didanai oleh Universitas PGRI Pontianak. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, workshop, dan simulasi penerapan layanan BK dasar di kelas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap peran dan manfaat BK dengan rata-rata skor persepsi antara 3,92–4,00. Guru menyatakan bahwa BK sangat dibutuhkan untuk mendukung perkembangan sosial-emosional siswa. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan kesadaran guru terhadap pentingnya layanan BK di sekolah dasar serta menghasilkan panduan praktis yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.Kata kunci: bimbingan dan konseling, sekolah dasar, sosialisasi, pengabdian kepada masyarakatAbstractThis community service activity aims to improve elementary school teachers’ competence in understanding and implementing guidance and counseling (GC) services in elementary schools. The activity took place at SDN 09 Segedong, Mempawah Regency, in 2025 and was funded by Universitas PGRI Pontianak. The methods used were socialization, workshops, and classroom simulations of basic GC services. The results showed an increase in teachers’ understanding of the role and benefits of GC, with an average perception score between 3.92–4.00. Teachers agreed that GC is essential to support students’ social-emotional development. The activity also produced a practical guide that can be sustainably applied in schools.Keywords: guidance and counseling, elementary school, socialization, community service
PERAN PELATIHAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM MENINGKATKAN KERJA SAMA TIM DI BALAI DESA PADANG GENTING Sri Rezki Maulina Azmi; Dewi Anggraeni
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5308

Abstract

Abstrak: Peran pelatihan komunikasi interpersonal dalam meningkatkan efektivitas kerja sama tim di berbagai jenis lingkungan organisasi. Komunikasi interpersonal yang baik sangat penting dalam membentuk hubungan kerja yang harmonis dan kolaboratif. Pelatihan yang mencakup keterampilan mendengarkan aktif, empati, serta manajemen konflik dapat memperbaiki dinamika tim dan meningkatkan hasil kerja. Berdasarkan tinjauan literatur, hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ini mampu mengurangi kesalahpahaman, meningkatkan koordinasi, serta membantu menyelesaikan konflik secara positif. Dengan demikian, pelatihan komunikasi interpersonal memberikan kontribusi besar terhadap pengembangan kerja sama tim yang lebih efektif dan produktif. Kata Kunci: Pelatihan Komunikasi Interpersonal,KerjaSamaTim,Mendengarkan Aktif, Empati, Manajemen Konflik Abstract: Interpersonal communication training plays an important role in making teams work better together in different kinds of organizations. Being able to communicate well with others is key to creating good teamwork and working relationships. Training that teaches people how to listen actively, show understanding, and handle disagreements can make teams work more smoothly and get more done. Studies show that this kind of training helps cut down on confusion, makes it easier for team members to work together, and helps fix problems in a positive way. Because of this, training in interpersonal communication is a big help in making teams more effective and productive. Keywords: Interpersonal Communication Training, Teamwork, Active Listening, Empathy, Conflict Management
MANAJEMEN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN MUTU SEKOLAH MENENGAH ATAS Frizki Nurul Pasa; Irwanto Irwanto; Sri Juwita; Zaitun Husseina Nasution
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5311

Abstract

Abstract: Financial Management in Education is a crucial aspect in organizing education that aims to improve school quality. This article aims to analyze the role and implementation of financial management in education as an effort to enhance the quality of Senior High Schools (SMA). This study employs a library research method by reviewing various relevant literature such as books, scientific journals, educational policy reports, and government regulations related to school fund management. The analysis is conducted using a descriptive qualitative approach to illustrate the concepts, sources of funding, and the implications of financial management on educational quality.The findings indicate that effective financial management in education includes four main stages: budget planning, financial organizing, implementation, and supervision of educational funds. Well-planned, transparent, efficient, and accountable fund management has been proven to support various programs aimed at improving educational quality, such as providing facilities and infrastructure, enhancing teacher competence, and developing innovative learning activities. Sources of education funding at the Senior High School level include government funds (such as BOS and DAK), community contributions through school committees, and independent income from school business units. Diversification of these funding sources strengthens the school’s financial independence while also expanding public participation in educational administration.From the perspective of Islamic education, financial management must be carried out based on the principles of trustworthiness (amanah), justice, and public benefit (maslahah) to create blessings and social welfare. Thus, financial management functions not only as an administrative instrument but also as a moral and strategic tool in realizing quality, character-based, and competitive education. This article recommends that each school improve its managerial capacity in financial management and build a transparent, accountable, and sustainable supervisory system to ensure the implementation of quality and integrity-based education. Keywords: Educational Finance Management, School Quality, Senior High School, Transparency, Islamic Education. Abstrak: Manajemen pembiayaan pendidikan merupakan aspek yang sangat penting dalam penyelenggaraan pendidikan yang berorientasi pada peningkatan mutu sekolah. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran dan implementasi manajemen pembiayaan pendidikan dalam upaya meningkatkan mutu Sekolah Menengah Atas (SMA). Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan menelaah berbagai literatur relevan, seperti buku, jurnal ilmiah, laporan kebijakan pendidikan, serta peraturan pemerintah yang berkaitan dengan pengelolaan dana sekolah. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk menggambarkan konsep, sumber pembiayaan, serta implikasi manajemen keuangan terhadap mutu pendidikan.Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen pembiayaan pendidikan yang efektif mencakup empat tahapan utama, yaitu perencanaan anggaran, pengorganisasian keuangan, pelaksanaan, dan pengawasan dana pendidikan. Pengelolaan dana yang dilakukan secara terencana, transparan, efisien, dan akuntabel terbukti mampu mendukung berbagai program peningkatan mutu pendidikan, seperti penyediaan sarana dan prasarana, peningkatan kompetensi guru, serta pengembangan kegiatan pembelajaran yang inovatif. Sumber pembiayaan pendidikan di SMA meliputi dana pemerintah (seperti BOS dan DAK), sumbangan masyarakat melalui komite sekolah, serta pendapatan mandiri dari unit usaha sekolah. Diversifikasi sumber dana tersebut memperkuat kemandirian finansial sekolah sekaligus memperluas partisipasi publik dalam penyelenggaraan pendidikan.Dalam perspektif pendidikan Islam, pembiayaan pendidikan harus dikelola berdasarkan prinsip amanah, keadilan, dan maslahah agar dapat menciptakan keberkahan serta kemanfaatan sosial. Dengan demikian, manajemen pembiayaan tidak hanya berfungsi sebagai instrumen administratif, tetapi juga sebagai alat moral dan strategis dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu, berkarakter, dan berdaya saing. Artikel ini merekomendasikan agar setiap sekolah meningkatkan kapasitas manajerial dalam pengelolaan keuangan, serta membangun sistem pengawasan yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan, guna menjamin terselenggaranya pendidikan yang berkualitas dan berintegritas. Kata Kunci: Manajemen Pembiayaan Pendidikan, Mutu Sekolah, Sekolah Menengah Atas, Transparansi, Pendidikan Islam.
INTERNATIONAL KKN DA‘WAH STRATEGIES FOR MIGRANT CHILDREN: FOSTERING RELIGIOUS CHARACTER UNDER THE INDONESIAN CONSULATE GENERAL IN PENANG Ilham Ilham; Surono Zr; Nilasari Siagian; Yogiyan Pratama; Riswan Riswan; Hizass Raihan Saragih; Feri Irwansyah Marpaung
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5312

Abstract

Abstract : This community service activity the da’wah strategies employed by International Community Service Program (KKN Internasional) students in fostering the religious character of migrant children under the supervision of the Indonesian Consulate General (KJRI) in Penang. Migrant children face various challenges related to cultural differences, social environments, and religious practices, which require contextual and effective da’wah approaches. Using a qualitative method through field observations and in-depth interviews, the study finds that the success of da’wah strategies depends on persuasive, educative, and culturally adaptive approaches. The strategies include dialogical methods, interactive lectures, and religious-based character development tailored to the needs of migrant children, supported by collaboration with religious leaders and the local community. These approaches are effective in enhancing religious awareness and shaping positive and morally upright character among migrant children. Keywords: Student Da’wah, Religious Character, Migrant Children       Abstrak : Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini membahas strategi dakwah mahasiswa KKN Internasional dalam menumbuhkan karakter religius anak migran di bawah naungan KJRI Penang. Anak migran menghadapi berbagai tantangan perbedaan budaya, lingkungan sosial, dan praktik keagamaan yang menuntut pendekatan dakwah yang kontekstual. Dengan metode kualitatif melalui observasi dan wawancara mendalam, kegiatan ini menemukan bahwa keberhasilan dakwah ditentukan oleh pendekatan persuasif, edukatif, dan adaptif terhadap budaya lokal. Strategi yang digunakan meliputi dialog, ceramah interaktif, serta pembinaan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan yang disesuaikan dengan kebutuhan anak migran, didukung oleh kolaborasi dengan tokoh agama dan masyarakat setempat. Pendekatan ini efektif dalam meningkatkan kesadaran religius serta membentuk karakter positif dan berakhlak mulia pada anak migran. Kata Kunci: Dakwah Mahasiswa, Karakter Religius, Anak Migan  
PEMERATAAN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN DI SEKOLAH MENENGAH ATAS: TINJAUAN KEBIJAKAN DAN LITERATUR Irwanto Irwanto; Siti Khodijah; Rezky Pramita; Adelia Adelia; Siti Mia Aldiana; Putri Dwi Ningsih; Yeni Lubis
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5313

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the concept and implementation of equal distribution of education funding in Senior High Schools (SMA) through a library research approach. Equal distribution of education funding is one of the government's strategic efforts to realize justice and equality of access to education for all Indonesians. This research focuses on examining government policies, such as the School Operational Assistance (BOS), the Smart Indonesia Program (PIP), and the Special Allocation Fund (DAK) in the education sector, as well as a review of academic literature discussing the principles of equity and justice in education funding. The results show that the policy of equal distribution of education funding has made a significant contribution to improving access and quality of education at the senior high school level, especially for students from low-income families. However, the implementation of this policy still faces various challenges, such as limited resources, regional disparities, and weak budget oversight and transparency systems. Therefore, strengthened collaboration between the central government, regional governments, and the community is needed to create a more effective, transparent, and equitable education funding system. Keywords: Equity, Education Financing, High School, Education Policy, Literature Study Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dan implementasi pemerataan pembiayaan pendidikan di Sekolah Menengah Atas (SMA) melalui pendekatan studi pustaka (library research). Pemerataan pembiayaan pendidikan merupakan salah satu upaya strategis pemerintah dalam mewujudkan keadilan dan kesetaraan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Penelitian ini berfokus pada kajian terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah, seperti Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Program Indonesia Pintar (PIP), dan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan, serta tinjauan terhadap literatur akademik yang membahas prinsip pemerataan dan keadilan dalam pembiayaan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pemerataan pembiayaan pendidikan telah memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di tingkat SMA, terutama bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu. Namun demikian, pelaksanaan kebijakan tersebut masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya, ketimpangan wilayah, dan lemahnya sistem pengawasan serta transparansi anggaran. Oleh karena itu, dibutuhkan penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat untuk menciptakan sistem pembiayaan pendidikan yang lebih efektif, transparan, dan berkeadilan. Keywords: Pemerataan, Pembiayaan Pendidikan, Sekolah Menengah Atas, Kebijakan Pendidikan, Studi Pustaka
SOSIALISASI DAN IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI TANGGAP DARURAT BENCANA ALAM KOTA MEDAN Abdul Chaidir Hrp; Rian Farta Wijaya; Sukrianto Sukrianto; Dwika Ardya; Ahmad Helmy; Siti Mentari
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5322

Abstract

Abstract: The city of Medan is one of the regions in North Sumatra that is vulnerable to natural disasters such as floods, fires, and extreme weather events. Limited access to accurate information, low community preparedness, and the absence of integrated disaster information systems remain major challenges in disaster risk reduction efforts. This community service activity aims to improve community preparedness and response capacity through the socialization and implementation of a web-based Disaster Response Information System for Medan City. The methods used include problem identification, system development, socialization, training, and system implementation involving community representatives and local stakeholders. The results indicate an increase in community understanding of disaster mitigation and emergency response procedures, as well as the utilization of the information system as a medium for early warning, reporting, and coordination. The implementation of the disaster response information system is proven to support faster information dissemination and strengthen community participation in disaster management efforts.            Keywords: disaster mitigation; information system; community service; disaster response; Medan City  Abstrak: Kota Medan merupakan salah satu wilayah di Provinsi Sumatera Utara yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana alam seperti banjir, kebakaran, dan cuaca ekstrem. Keterbatasan akses informasi yang akurat, rendahnya kesiapsiagaan masyarakat, serta belum terintegrasinya sistem informasi kebencanaan menjadi permasalahan utama dalam upaya pengurangan risiko bencana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas tanggap bencana masyarakat melalui kegiatan sosialisasi dan implementasi Sistem Informasi Tanggap Bencana berbasis web di Kota Medan. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi masalah, pengembangan sistem, sosialisasi, pelatihan, dan implementasi sistem dengan melibatkan perwakilan masyarakat dan pemangku kepentingan lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap mitigasi bencana dan prosedur tanggap darurat, serta pemanfaatan sistem informasi sebagai media peringatan dini, pelaporan kejadian, dan koordinasi. Implementasi sistem informasi tanggap bencana terbukti mendukung percepatan penyebaran informasi dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam penanggulangan bencana. Kata kunci: mitigasi bencana; sistem informasi; pengabdian masyarakat; tanggap bencana; Kota Medan
PEMETAAN KONDISI EKSISTING SISTEM TEKNOLOGI INFORMASI RUMAH SAKIT SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN MUTU LAYANAN DI RSIA SAYANG IBU BATUSANGKAR Syukriadi Syukriadi; Trinovita Zuhara Jingga; Jamaluddin Jamaluddin; Indra Laksmana; Hendra Hendra; Widya Febrina; Melissa Triandini
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5329

Abstract

Abstract: Information technology is a key enabler for improving hospital service quality through accurate records, faster workflows, and reliable reporting. In small-to-medium hospitals, however, digital transformation is often constrained by undocumented IT assets, limited system integration, and uneven governance and data security practices. This community service program aims to map the existing IT condition of RSIA Sayang Ibu Batusangkar as a baseline for quality improvement planning. The activity employed field surveys, direct observation of infrastructure and applications, structured interviews with management and end users, and a short questionnaire to capture user needs and experience. The mapping produced an asset inventory, an application/SIMRS landscape with data flows, usage levels across service units, and key gaps related to integration, availability, information security, backup, and IT human resources. The results provide actionable technical recommendations and a staged follow-up plan to support continuous improvement of maternal and child healthcare services. Keyword: hospital information system, information technology, system mapping, service quality, MCH Hospital Abstrak: Teknologi informasi menjadi fondasi penting untuk meningkatkan mutu layanan rumah sakit melalui ketepatan pencatatan, kecepatan layanan, dan akurasi pelaporan. Namun pada rumah sakit skala kecil/menengah, digitalisasi sering terkendala oleh sistem yang belum terpetakan, integrasi antarmodul yang terbatas, serta tata kelola dan keamanan data yang belum seragam. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan memetakan kondisi eksisting sistem teknologi informasi di RSIA Sayang Ibu Batusangkar sebagai baseline perencanaan peningkatan layanan. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, observasi infrastruktur dan aplikasi, wawancara terstruktur dengan manajemen serta pengguna, dan kuesioner ringkas untuk memotret kebutuhan/pengalaman pengguna. Hasil pemetaan menghasilkan inventaris infrastruktur, peta aplikasi/SIMRS beserta alur data, tingkat pemanfaatan oleh unit layanan, serta identifikasi kesenjangan pada aspek integrasi, ketersediaan layanan, keamanan informasi, backup, dan SDM pengelola. Temuan ini menjadi dasar penyusunan rekomendasi teknis dan rencana tindak lanjut yang terukur guna mendukung peningkatan mutu layanan ibu dan anak. Kata kunci: sistem informasi rumah sakit, teknologi informasi, pemetaan sistem, mutu layanan, RSIA. 
PELATIHAN KERAJINAN KAWAT BULU DAN POT BOTOL BEKAS SEBAGAI EDUKASI LINGKUNGAN DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI KREATIF DI BAGI HESSA PERLOMPONGAN Oktaviana Nirmala Purba; Ansorrudin Ansorrudin; Zahrotun Wardah; Aisyah Dwia Ningsih; Putriyani Putriyani; Santry Alawyah
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5337

Abstract

Abstract: Wire craft and recycled bottle pot training activities were conducted to enhance the skills and environmental awareness of PKK women in Hessa Perlompongan Village. This program is part of the Community Service Program (PKM) by KKNT students of the Faculty of Teacher Training and Education, Asahan University, focusing on women’s empowerment through a recycling-based creative economy. The implementation stages included socialization, hands-on training, mentoring, and evaluation. The results showed a significant improvement in participants’ abilities to transform used materials into valuable products, with an average increase from 20% to over 90% after training. Participants also demonstrated high creativity and enthusiasm in producing crafts with market potential. This program not only fostered entrepreneurial spirit and economic independence but also raised awareness of responsible household waste management. Therefore, the training proved effective as an educational medium for promoting environmental awareness and creative economic empowerment within the community.Keywords: Recycled bottle, environmental education, recycling-based creative economy, pipe cleaner, PKK women empowerment. Abstrak: Kegiatan pelatihan kerajinan kawat bulu dan pot dari botol bekas dilaksanakan untukmeningkatkan keterampilan serta kesadaran lingkungan bagi ibu-ibu PKK Desa Hessa Perlompongan. Program ini merupakan bagian dari kegiatan PKM mahasiswa KKNT FKIP Universitas Asahan yang berfokus pada pemberdayaan Perempuan melalui ekonomi kreatif berbasis daur ulang. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan praktik, pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan peserta dalam mengolah bahan bekas menjadi produk bernilai guna, dengan peningkatan kemampuan rata-rata dari 20% menjadi di atas 90% setelah pelatihan. Peserta juga menunjukkan kreativitas tinggi serta antusiasme dalam menciptakan karya kerajinan yang memiliki potensi nilai jual. Program ini tidak hanya menumbuhkan semangat kewirausahaan dan kemandirian ekonomi, tetapi juga menanamkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga secara bijak. Dengan demikian, pelatihan ini efektif sebagai sarana edukasi lingkungan dan pemberdayaan ekonomi kreatif bagi masyarakat desa.    Kata Kunci: Botol bekas, edukasi lingkungan, ekonomi kreatif berbasis daur ulang, kawat bulu,  pemberdayaan ibu PKK.
PELATIHAN MEMBACA CEPAT DAN BERHITUNG MELALUI PROGRAM RUMAH LITERASI NUMERASI DI UPTD SD 010053 DESA SEI KAMAH II Eva Mizkat; Hanina Hanina; Aldo Arrohim; Haekal Fardeni; Indri Anggraini; Destri Widi Astuti
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5338

Abstract

Abstract:Community service is part of the Tri Dharma of Higher Education, which focuses on community empowerment through education. The low reading and numeracy skills of elementary school students in Sei Kamah II Village formed the basis for implementing a speed reading and numeracy training program through the Numeracy Literacy House. This program is designed to improve students' basic skills while fostering interest in learning through a participatory and collaborative approach. The methods used include repeated reading, a quick math challenge, and evaluation through pre- and post-tests. The results showed significant improvements: all students were able to read, the number of students who stuttered in reading decreased from 16% to 8%, and numeracy skills increased from 64% to 88%. The success of this program underscores the importance of sustainable numeracy literacy practices with the support of teachers and parents. These findings also demonstrate that creative approaches to learning can be an effective solution to basic education challenges, making this model worthy of replication in other schools with similar conditions. Keywords: Numeracy, Literacy, Speed Reading, Numeracy, Community Service  Abstrak:Pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan. Rendahnya kemampuan literasi membaca dan numerasi siswa sekolah dasar di Desa Sei Kamah II menjadi dasar dilaksanakannya program pelatihan membaca cepat dan berhitung melalui Rumah Literasi Numerasi. Program ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan dasar siswa sekaligus menumbuhkan minat belajar dengan pendekatan partisipatif dan kolaboratif. Metode yang digunakan meliputi membaca berulang (repeated reading), permainan berhitung cepat (quick math challenge), serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan: seluruh siswa sudah mampu membaca, jumlah siswa yang membaca terbata-bata berkurang dari 16% menjadi 8%, dan kemampuan berhitung meningkat dari 64% menjadi 88%. Keberhasilan program ini menegaskan pentingnya pembiasaan literasi numerasi yang berkelanjutan dengan dukungan guru dan orang tua. Temuan ini juga menunjukkan bahwa pendekatan kreatif dalam pembelajaran dapat menjadi solusi efektif bagi permasalahan pendidikan dasar, sehingga model ini layak direplikasi di sekolah lain dengan kondisi serupa. Kata kunci: Berhitung, Literasi, Membaca Cepat, Numerasi, Pengabdian Masyarakat