cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
+628126416133
Journal Mail Official
saptaandy@gmail.com
Editorial Address
Jl. Rimbang Lk. IX Perum Wahyu Asri V Blok A No 5 Siumbut Baru, Kec. Kisaran Timur
Location
,
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Published by Smart Education
ISSN : -     EISSN : 27767647     DOI : https://doi.org/10.54314
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat adalah merupakan jurnal ilmiah dengan E-ISSN 2776-7647 yang memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang terbit pada bulan April dan Desember setiap tahunnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 525 Documents
Pengenalan Teknologi Microcontroller dengan Kompetensi Pembuatan Tong Sampah Pintar Pada Siswa Kelas XI SMKN 2 TanjungBalai Muhammad Amin; Ricki Ananda; Nofriadi Nofriadi; Hanif Muflih; Muhammad Arif
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v2i2.1089

Abstract

Abstract: Waste is waste generated from a production process both industrial and domestic or household. The definition of waste according to Law Number 18 of 2008 concerning Waste Management That waste is the residue of daily human activities or natural processes in solid or semi-solid form, in the form of organic or inorganic substances that are biodegradable or non-biodegradable which are considered no longer useful and discharged into the environment. To anticipate that waste will not be thrown anywhere, usually each region in the form of work agencies, government and others prepare trash cans to dispose of the waste, such as at SMK Negeri 2 Tanjungbalai. Based on the results of field service, all students of SMK Negeri 2 Tanjungbalai are enthusiastic about taking part in microcontroller training, while from the results of testing the tool design, when the distance is less than 40 cm, the sensor will send data and the data will be compared by Arduino, and moves the servo from 100 to 100. 85 degrees. Meanwhile, if the angle change occurs, the output of the mini df player will be active and make a sound. For the overall voltage of the circuit, it uses a 5VDC voltage and is supplied from 2 adapters, namely from Arduino and external sources.            Keywords: Arduino, Microcontroller, SMK Negeri 2 Tanjungbalai, Smart Trash  Abstrak: Sampah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik atau rumah tangga. Adapun definisi sampah menurut Undang Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah Bahwa Sampah adalah sisa kegiatan sehari-hari manusia atau proses alam yang berbentuk padat atau semi padat, berupa zat organik atau anorganik bersifat dapat terurai atau tidak dapat terurai yang dianggap tidak berguna lagi dan dibuang ke lingkungan. Untuk mengantisipasi agar sampah tidak dibuang kemana mana, biasanya tiap wilayah baik dalam bentuk instansi kerja, pemerintahan dan lainnya menyiapkan tong sampah untuk membuang sampah tersebut, seperti di SMK Negeri 2 Tanjungbalai. Berdasarkan hasil pengabdian dilapangan seluruh siswa SMK Negeri 2 Tanjungbalai antusias dalam mengikuti pelatihan micrcontroller, sementara dari hasil pengujian rancangan alat, ketika jarak kurang dari 40 cm maka sensor akan mengirimkan data dan data tersebut akan dibandingkan oleh arduino, dan menggerakan servo dari sudut 0 menuju sudut 100 derajat. Sementara jika perubahan sudut tersebut terjadi, maka output dari df player mini akan aktif dan mengeluarkan suara. Untuk tegangan keseluruhan rangkaian menggunakan tegangan 5VDC dan disupply dari 2 adaptor, yaitu dari sumber arduino dan luar. Kata Kunci: Arduino, Microcontroller, SMK Negeri 2 Tanjungbalai, Tong Sampah Pintar
PELATIHAN SECURITY AWARNESS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL UNTUK PEMASARAN PADA KELOMPOK PENGRAJIN BATU BATA PULO BANDRING Sahren Sahren; Irianto Irianto; Afrisawati Afrisawati
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v2i2.1091

Abstract

Abstract: Transformasi digital yang semakin meningkat akibat pandemi COVID-19 mengharuskan UMKM menggunakan media digital untuk menggantikan proses perdagangan tradisional. Transformasi digital tidak hanya berdampak positif, tetapi juga berdampak negatif. Di sisi lain, kejahatan dunia maya juga merupakan ancaman  serius bagi transformasi digital. Meningkatnya serangan siber terhadap UMKM disebabkan karena UMKM dianggap sebagai target  potensial karena kurang memperhatikan keamanan dan perlindungan data informasi, termasuk identitas pelanggan. Kecerobohan pengguna dalam mengakses internet dapat menimbulkan risiko dan kerugian tertentu. Kerugian tersebut antara lain terkait masalah privasi (user privacy), masalah  terkait pendanaan UMKM,  dan masalah etika. Dalam kegiatan PKM ini kami memperkenalkan Cyber Security Awareness kepada para pelaku UMKM Batu bata pulo bandring, dimana ini merupakan langkah awal dalam menyadarkan para pelaku UMKM  akan bahaya  proses perdagangan digital di Internet. Manfaat yang diperoleh  pelaku UMKM dari kegiatan PKM ini adalah  pengetahuan yang diperoleh tentang pentingnya kesadaran ancaman keamanan di dunia digital.  UMKM juga memiliki pengetahuan untuk menghindari cybercrime.            Keywords: Covid 19; Cyber Security Awarness.; UMKM Batu-bata;  Abstrak: Increasing digital transformation due to the COVID-19 pandemic requires MSMEs to use digital media to replace traditional trading processes. Digital transformation has not only positive impacts, but also negative ones. On the other hand, cyber crime is also a serious threat to digital transformation. The increase in cyber attacks against MSMEs is due to the fact that MSMEs are considered a potential target due to their lack of attention to the security and protection of information data, including customer identity. User carelessness in accessing the internet can pose certain risks and losses. These losses include issues related to privacy (user privacy), problems related to MSME funding, and ethical issues. In this PKM activity, we introduce Cyber Security Awareness to the Pulo Bandring UMKM, which is the first step in making MSME players aware of the dangers of the digital trading process on the Internet. The benefit that MSME players get from this PKM activity is the knowledge gained about the importance of awareness of security threats in the digital world. MSMEs also have the knowledge to avoid cybercrime. Kata kunci: Covid 19; Cyber Security Awarness.; UMKM Batu-bata
Penerapan Monolitic Arsitecture Pada Aplikasi Ujian Online BERBASIS Berbasis Web Muhammad Iqbal; Abdul Karim Syahputra; Wiwin Handoko
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v2i2.1107

Abstract

Abstract: Monolithic architecture is still widely used in application development, especially in small applications or applications with less complex features and functions. In designing an online exam website using a monolithic architecture. An online exam application is an application that allows students or examinees to take the exam online, without the need to come to a predetermined exam place.  This online exam application is very helpful for students who live far from the test site, or for students who are sick and unable to physically attend the exam venue. This online exam application aims to make it easier for exam invigilators to manage students' grades. Based on the results of the application of the monolithic architecture, development is carried out easily because there is only one module that must be managed, it is easier to do testing because all application components are integrated in one module, it is easy to manage dependencies between components because they are all integrated in one module. However, for larger and complex applications, monolithic architectures are less appropriate and it is better to use separate architectures or physically separate architectures (such as microservicesarchitectures). Keywords: Architectures; Applications; Monolithic; Microservices; Online Exams  Abstrak: Arsitektur monolitik masih banyak digunakan dalam pengembangan aplikasi, terutama pada aplikasi kecil atau aplikasi dengan fitur dan fungsi yang tidak terlalu kompleks. Pada perancangan website ujian online menggunakan arsitektur monolitik. Aplikasi ujian online merupakan aplikasi yang memungkinkan siswa atau peserta ujian untuk mengerjakan ujian secara online, tanpa perlu datang ke tempat ujian yang telah ditentukan. Aplikasi ujian online ini sangat membantu bagi siswa yang tinggal jauh dari tempat ujian, atau bagi siswa yang sedang sakit dan tidak dapat hadir di tempat ujian secara fisik. Aplikasi ujian online ini bertujuan untuk memudahkan pengawas ujian dalam mengelola nilai siswa. Berdasarkan hasil penerapan arsitektur monolitik tersebut pengembangan dilakukan dengan mudah karena hanya ada satu modul yang harus dikelola. lebih mudah untuk melakukan testing karena semua komponen aplikasi terintegrasi dalam satu modul, mudah untuk mengelola dependensi antar komponen karena semuanya terintegrasi dalam satu modul. Namun, untuk aplikasi yang lebih besar dan kompleks, arsitektur monolitik kurang sesuai dan lebih baik menggunakan arsitektur terpisah atau arsitektur yang terpisah secara fisik (seperti arsitektur microservices). Kata kunci: Arsitektur; Aplikasi; Monolitik; Microservices; Ujian Online  
Bimbingan Belajar Online Dalam Membantu Kebutuhan Belajar Siswa Melda Jaya Saragih; Oce Datu Appulembang; Siane Indriani; Tanti Listiani; Widiastuti Widiastuti
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v2i2.1109

Abstract

Selama pandemi, kebutuhan belajar siswa beralih menjadi online. Pembelajaran secara online juga membawa beberapa dampak dalam pembelajaran, ditemuai banyak kehilangan pembelajaran, sehingga tidak heran banyak ditemui kesulitan belajar sehingga perlu pendampingan bagi siswa pada saat belajar. Adanya kebutuhan pendampingan belajar bagi anak-anak jemaat di HKBP Binong, bimbingan belajar SIGMA menyediakan pelayanan les gratis secara online bagi warga jemaat  HKBP Binong Permai khususnya anak-anak dari bangku SD sampai SMA, namun kegiatan bimbel ini juga terbuka untuk banyak siswa diberbagai daerah dan tidak terbatasi tempat, karena dilakukan secara online. Kegiatan bimbel dilakukan secara online setiap sabtu selama 2 jam, tujuannya agar siswa dapat terbantu untuk memahami pembelajaran di sekolah dan siswa juga dapat semakin termotivasi untuk belajar. Setelah dilaksanakan bimbingan belajar kemudian dievaluasi pelaksanaannya. Terlihat siswa semakin bertambah pengetahuannya dan juga ada siswa yang antusias mengikuti bimbel dimana siswa antusias siswa menanyakan pelajaran diluar jadwal bimbel, namun tidak dipungkiri juga bahwa ada siswa yang malas. Orang tua juga antusias mendorong anaknya untuk mengikuti bimbel, terlihat dari ada orang tua yang meminta PPT ketika anaknya lupa mencatat, mengingatkan anaknya jadwal les, duduk disamping anaknya selama les
Pelatihan Desain Grafis Menggunakan Aplikasi Photoshop Bagi Remaja Desa Mekar Tanjung Kabupaten Asahan Dewi Maharani; Nurwati Nurwati; Riki Andri Yusda
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v2i2.1110

Abstract

Abstract: In the industrial era 4, many things appeared without any restrictions, such as the development and use of current technology. The rapid development of Information Technology makes everything easier and faster. human activity at this time already uses a fast technological platform, especially in the development of the younger generation which is growing and advancing on our awareness and our sense of social responsibility, especially in Mekar Tanjung Village, Asahan Regency, North Sumatra. In the village of Mekar tanjung, Asahan district, the youth do not have much knowledge. Especially knowledge about applications or software to design images. In various activities in the village of Mekar Tanjung, we received information that there are still many people who do not understand graphic design using Photoshop. Therefore, this training activity was held to provide knowledge about the use of graphic processing software for activities that require graphics and photo processing. The method of implementing this training activity uses direct assistance in the field in the form of direct practice of operating the Photoshop application. The infrastructure that we use in our training activities is the hall room. With this training, it is hoped that Mekar Tanjung Village, which has the deepest area, can understand more about design, especially being able to make banners or something like that. Keywords: training; village; photoshop  Abstrak: Di Era industry 4, banyak hal muncul seperti tanpa adanya batasan yang terjadi, seperti perkembagnan dan penggunaan teknologi saat ini. Berkembang pesatnya Teknologi Informasi menjadikan segala sesuatu lebih mudah dan cepat. kegiatan manusia disaat ini sudah menggunakan wadah teknologi yang ccepat khususnya pada pengembangan generasi muda yang kian tumbuh dan melaju atas kesadaran kami serta rasa tanggungjawab social kami khususnya pada Desa Mekar Tanjung Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Di desa mekar tanjung kabupaten asahan, para pemudanya belum memiliki banyak pengetahuan. Khususnya pengetahuan mengenai aplikasi atau perangkat lunak untuk mendesain gambar. Dalam berbagai kegiatan di desa Mekar Tanjung, kami mendapatkan informasi mengenai masih banyak masyarakat yang belum memahami desain grafis menggunakan Photoshoop. Oleh karena itu, kegiatan pelatihan ini diadakan untuk memberikan pengetahuan tentang pemanfaatan software pengolah grafis untuk kegiatan – kegiatan yang membutuhkan pengolahan grafis dan foto. Metode penerapan pada kegiatan pelatihan ini menggunakan metode pendampingan langsung di lapangan dalam bentuk praktek langsung pengoperasian Aplikasi Photoshop. Adapun sarana prasarana yang kami gunakan dalam kegiatan pelatihan kami adalah ruangan aula. Adanya pelatihan ini, diharapkan Desa Mekar Tanjung yang wilayahnya terdalam bias menjadi lebih paham mengenai desain khususnya mampu membuat spanduk atau semisalnya. Kata kunci: Desain grafis; pelatihan; desa; photoshop.
Penyuluhan Dampak Penggunaan Gadget Pada Siswa Sebagai Generasi Digital Native Di Sekolah Wijaya Kusuma Meilane Sahetapy; Reisky Megawati Tammu
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v2i2.1111

Abstract

Wijaya Kusuma School has a vision, namely the creation of a quality national education based on faith and piety. UPN's Faculty of Education (FIP) has a vision and mission to develop transformative and holistic learning based on a Biblical Christian Worldview by producing Christian teachers who are reflective, responsive, responsible, and a blessing to society. Wijaya Kusuma School needs partners who can help provide the understanding and increase students' awareness of the impact of using gadgets. Therefore, a collaboration with FIP UPH was carried out to hold community service activities in the form of counseling to increase student's awareness and knowledge about the impact of using gadgets. This activity is carried out via online in the form of learning videos due to the conditions of the Covid19 pandemic. Students fill out the evaluation and reflection form link which can be accessed for one week. The results obtained show that students have an awareness of how to use gadgets that have been done so far, especially the duration of time using gadgets and their positive and negative impacts. Students are also able to reflect and commit to having the right attitude and character in utilizing technology to have a positive impact. It is hoped that this collaboration through community service activity will continue to provide counseling according to school needs.                  Keywords: digital native; gadgets; Wijaya Kusuma SchoolAbstract: Sekolah Wijaya Kusuma memiliki visi yaitu terciptanya pendidikan berwawasan nasional yang berkualitas berdasarkan iman dan takwa. Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UPH memiliki visi dan misi untuk mengembangkan pembelajaran transformatif dan holistis berdasarkan Wawasan Kristen Alkitabiah dengan menghasilkan guru-guru Kristen yang reflektif, responsif, bertanggung jawab dan menjadi berkat untuk masyarakat. Sekolah Wijaya Kusuma memerlukan mitra yang dapat membantu untuk memberikan pemahaman dan meningkatkan kesadaran siswa-siswanya terhadap dampak penggunaan gadget. Oleh karena itu dilakukanlah kerja sama dengan FIP UPH untuk mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) dalam bentuk penyuluhan guna meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa-siswi tentang dampak dari penggunaan gadget. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan secara daring dalam bentuk video pembelajaran karena kondisi pandemi Covid19. Para siswa mengisi link form evaluasi dan refleksi yang dapat diakses selama satu minggu. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa para siswa memiliki kesadaran bagaimana penggunaan gadget yang telah dilakukan selama ini khususnya durasi waktu penggunaan gadget dan dampaknya secara positif maupn negatif. Para siswa juga mampu berefleksi dan berkomitmen untuk memiliki sikap dan karakter yang benar dalam memanfaatkan teknologi untuk memperoleh dampak yang positif. Kerja sama melalui PkM ini diharapkan dapat berlanjut untuk memberikan penyuluhan sesuai dengan kebutuhan sekolah.Kata Kunci: digital native; gadget; sekolah wijaya kusuma
Pemanfaatan Digital Marketing Melalui Media Sosial Sebagai Sarana Promosi UKM Pada Kelompok PKK Desa Hessa Air Genting Kec. Air Batu, Kab. Asahan Parini Parini; Febby Madonna Yuma; Rizky Fauziah
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v2i2.1115

Abstract

Abstract: UKM (Small and medium enterprises) utilizing internet media as an onlinemarketing tool to gain a satisfying market share and it is possible that business develo ment is now much easier and faster. Matter This cannot be separated from the role of digital marketing, which has a role to introduce and market products from producers to consumers through the use of technology. The purpose of this community service activity is to provide information regarding the use of useful technology, especially for women from the PKK Dessa Hessa Air Genting team who have small and medium businesses in utilizing digital marketing through social media, especially Facebook, as a promotional tool that can increase the marketing of UKM products and be able to manage online transactions. The methods in carrying out these activities are the provision of material and data collection. From the research results it is known that digital marketing makes it easier for UKM to provide information and interact directly with consumers, expand market share, increase awareness and increase sales for UKM. Keywords: Digital Marketing; Social media; Promotion; UKM.  Abstrak: UKM (Usaha Kecil Menengah) memanfaatkan media internet sebagai sarana pemasaran online untuk memperoleh pangsa pasar yang memuaskan dan tidak menutup kemungkinan bahwasannya perkembangan usaha saat ini jauh lebih mudah dan cepat. Hal tersebut tak lepas dari peran digital marketing, yang memiliki peran untuk memperkenalkan maupun memasarkan produk dari produsen kepada konsumen melalui penggunaan tekhnologi. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan informasi mengenai penggunaan teknologi yang bermanfaat, khususnya bagi ibu ibu tim penggerak PKK Dessa Hessa Air genting yang memiliki usaha kecil menengah dalam memanfaatkan digital marketing melalui media social terutama facebook, sebagai sarana promosi yang dapat meningkatkan pemasaran produk UKM serta mampu mengelola transaksi seara online. Adapun metode dalam pelaksanaan kegiatan tersebut adalah pemberian materi dan pengumpulan data. Dari hasil penelitian diketahui bahwa digital marketing memudahkan pelaku UKM untuk memberikan informasi dan berinteraksi secara langsung dengan konsumen, memperluas pangsa pasar, meningkatkan awareness dan meningkatkan penjualan bagi pelaku UKM. Kata kunci: Digital Marketing; Media Sosial; Promosi; UKM 
Pelatihan Pembelajaran Teknologi Informasi Dan Komunikasi Mengembangkan Profesi Guru Di Smp Negeri 7 Kisaran Abdul Karim Syahputra; Adi Mas Afandi; Ruri Ashari Dalimunthe; Taufiq Widyanto
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v2i2.1116

Abstract

Abstract: SMP Negeri 7 Kisaran is one of the schools that organizes the School Mobilization Program, has teachers who were on average born in the 1960s and 1970s, this shows that the teachers in SMP Negeri 7 Kisaran are generation X. School Mobilization Program focuses on developing student learning outcomes holistically which includes competence (literacy and numeracy) and character, starting from superior human resources (principals and teachers). With this program, teachers are required to continue to improve their abilities, both academic abilities and skills in supporting the teaching and learning process. The Covid-19 pandemic has forced the teaching and learning process to be carried out online by utilizing existing technology. Teachers are used to teaching face-to-face in class. So that when the Covid-19 Pandemic hit, it made it difficult for teachers to implement the use of online-based applications in carrying out the teaching and learning process. The solution we provide is to provide training to teachers at SMP Negeri 7 Kisaran in using the Google Classroom application to manage classes online with an implementation method, namely providing materials and collecting data. The target of this activity is that 90% of teachers are able to apply the Google Classrom application in the teaching and learning process. Keyword: google classroom; learning; teacher. Abstrak: SMP Negeri 7 Kisaran merupakan salah satu sekolah yang menyelenggarakan Program Sekolah Penggerak, memiliki guru yang rata-rata lahir pada tahun 1960-an dan 1970-an, hal ini menunjukkan bahwa guru-guru di SMP Negeri 7 Kisaran adalah generasi X. Program Mobilisasi Sekolah berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang meliputi kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter, dimulai dari sumber daya manusia yang unggul (kepala sekolah dan guru). Dengan program ini, guru dituntut untuk terus meningkatkan kemampuannya, baik kemampuan akademik maupun keterampilan dalam menunjang proses belajar mengajar. Pandemi Covid-19 memaksa proses belajar mengajar dilakukan secara online dengan memanfaatkan teknologi yang ada. Guru terbiasa mengajar tatap muka di kelas. Sehingga saat Pandemi Covid-19 melanda, membuat para guru kesulitan untuk mengimplementasikan penggunaan aplikasi berbasis online dalam menjalankan proses belajar mengajar. Solusi yang kami berikan adalah memberikan pelatihan kepada guru-guru di SMP Negeri 7 Kisaran dalam menggunakan aplikasi Google Classroom untuk mengelola kelas secara online dengan metode implementasi yaitu memberikan materi dan mengumpulkan data. Target dari kegiatan ini adalah 90% guru mampu menerapkan aplikasi Google Classrom dalam proses belajar mengajar. Kata kunci: aplikasi; desktop; futsal; papan skor.
Pembelajaran Digital ( Digital Learning ) Bagi Guru SD di Desa Bontoala, Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan Iin Almeina Loebis; Fahrisal Husain; Sri Maya; Fitriani Kadir; Kasmawati Kasmawati
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v2i2.1137

Abstract

Abstract:. During the pandemic, almost all levels of education felt the negative impact of the spread of covid, especially elementary school students. Teachers and teaching staff are faced with a difficult time, due to changes in the way of teaching in the classroom. Under normal circumstances, the teacher teaches in class and gives material to his students. With the pandemic period that we are facing now, teachers are no longer in class, but are learning online from home, and material must still be delivered to students or their students. The teacher must already know the method of teaching besides delivering material in front of the class. With the condition that the teacher must continue to deliver material even when he is not in class to meet face to face with his students, the teacher must use another learning method, namely by using digital learning. The development of digital technology has provided technology as a digital medium with benefits in an effort to motivate elementary school students to study during a pandemic. Utilizing digital media in learning is very important to help the online learning process during a pandemic. This media plays a very important role as a medium for information transfer and distance learning interactions. By using digital learning, a teacher not only conducts questions and answers, discussions, group work, role plays in class, but students are also invited to learn using other learning media, such as Youtube and E-learning.            Keywords: teacher; student; learning Abstrak: Pada masa pandemic, hampir di semua jenjang pendidikan merasakan dampak yang buruk dengan adanya penyebaran covid, khususnya murid  Sekolah Dasar. Guru dan staff pengajar di hadapkan pada masa yang sulit, karena berubahnya cara mengajar di kelas. Pada keadaan normal, guru mengajar di kelas dan memberikan materi kepada siswanya. Dengan masa pandemic yang kita hadapi sekarang, guru tidak lagi masuk kelas, melainkan belajar daring dari rumah, dan materi harus tetap disampaikan kepada peserta didik atau siswanya. Guru harus sudah mengetahui metode  cara mengajar selain menyampaikan materi di depan kelas. Dengan keadaan guru harus tetap menyampaikan materi walau dalam keadaan tidak masuk kelas bertemu langsung dengan peserta didiknya, guru harus menggunakan metode pembelajaran yang lain, yaitu  dengan menggunakan pembelajaran digital. Perkembangan teknologi digital telah memberikan Teknologi sebagai media digital memiliki manfaat dalam upaya memotivasi belajar siswa Sekolah Dasar selama pandemi. Memanfaatkan media digital dalam pembelajaran sangat penting untuk membantu proses pembelajaran daring selama pandemi. Media ini sangat berperan sebagai media transfer informasi dan interaksi pembelajaran jarak jauh. Dengan menggunakan pembelajaran digital seorang guru tidak hanya melakukan tanya jawab, berdiskusi, kerja kelompok, bermain peran di dalam kelasnya, tetapi siswa juga diajak untuk belajar dengan menggunakan media belajar yang lain, seperti Youtube dan E- learning.  Kata kunci: guru; siswa; belajar
Pelatihan Pemantapan Ms. Office Bagi Siswa/I Di Sma Swasta Yapim Simpang Kawat Havid Syafwan; Pristiyanilicia Putri; Fauriatun Helmiah; Masitah Handayani
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v2i2.1147

Abstract

Abstract: The role of information technology in the era of the Industrial Revolution 4.0 is currently very important and growing so rapidly. Moreover, in the school environment, especially for high school (SMA) students and their equivalent, those who are required to have special skills or skills are required. At Yapim Simpang Wire Private High School, the subject matter that discusses in more depth about information technology, especially the use of Microsoft Office applications on windows such as excel, word, and Powepoint, is still considered lacking. Even though the Microsoft office application is very useful for students in completing assignments at school and activities in their neighborhood. Therefore, this Microsoft office training is needed so that it can improve and strengthen the ability of students to operate this application in activities at school or their daily life. The purpose of this PKM activity is to improve and strengthen students' skills in operating computers, especially in Microsoft Office Word version 2016 such as using the basic tools they use in making paper assignments, managing writing such as font types, using margins, setting text in tables, file storage, print reports, and others. Keywords: training; information technology; microsoft office word 2016; yapim high school students         Abstrak: Peranan teknologi informasi di zaman Revolusi Industri 4.0 saat ini sangat penting dan berkembang begitu pesatnya. Apalagi di lingkungan sekolah terutama bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajatnya yang dituntut mesti memiliki skill atau keterampilan khusus. Pada SMA Swasta Yapim Simpang Kawat materi pelajaran yang membahas lebih mendalam mengenai teknologi informasi khususnya dalam penggunaan aplikasi Microsoft office pada windows seperti excel, word, dan power point masih dinilai kurang. Padahal aplikasi Microsoft office  tersebut sangat berguna bagi para siswa-siswi dalam menyelesaikan tugas-tugas di sekolah maupun  kegiatan dilingkungan tempat tinggal mereka. Oleh karena itu diperlukan pelatihan Microsoft office ini agar bisa meningkatkan dan memantapkan kemampuan siswa-siswi baik mengoperasikan aplikasi ini dalam aktifitas di Sekolah ataupun di keseharian mereka. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah dapat meningkatkan dan memantapkan keterampilan siswa – siswi dalam pengoperasian komputer khususnya pada Microsoft Office Word versi 2016 seperti penggunaan tool-tool dasar yang mereka pakai  dalam pembuatan tugas makalah, mengatur penulisan seperti jenis font, penggunaan margin, pengaturan teks dalam tabel, penyimpanan file, mencetak laporan dan lain-lainnya. Kata kunci: pelatihan; teknologi informasi; microsoft office word 2016; siswa-siswi  sma yapim