cover
Contact Name
Triyanto
Contact Email
triyanto@utu.ac.id
Phone
+6285274735103
Journal Mail Official
rahmahhusnayana@utu.ac.id
Editorial Address
Jl. Alue Peunyareng, Meulaboh Kabupaten Aceh Barat
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Society: Pengamat Perubahan Sosial
Published by Universitas Teuku Umar
ISSN : -     EISSN : 29643309     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Society : Pengamat Perubahan Sosial adalah Jurnal Mahasiswa yang diterbitkan oleh Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Teuku Umar. Jurnal ini membahas masalah-masalah sosial, politik, dan hukum yang ada di masyarakat, khususnya (diutamakan) masyarakat pedesaan dan pesisir. JSPPS terbit dua kali dalam satu tahun, terbit pada bulan Maret dan September. Para pembaca, penulis, dan pengakses jurnal yang ingin menulis ini, dipersilahkan agar mendaftar sebagai penulis melalui login untuk mengirimkan naskah artikel. Informasi rinci dan diizinkan dapat di akses melalu panduan di dalam halaman panduan penulis.
Articles 54 Documents
REPRESENTATION OF LUXURY LIFESTYLE IN PROPERTY BILLBOARD ADVERTISEMENTS: A CRITICAL ANALYSIS Liyana, Cut Irna; Khatimah, Khusnul; Mualafina, Rawinda Fitrotul; Rahma, Endah Anisa
Jurnal Society : Pengamat Perubahan Sosial Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jspps.v4i1.10192

Abstract

In the world of property marketing, advertising serves as the main tool to attract the attention of potential buyers. Advertisements not only offer products, but also promote the lifestyle attached to these products. This research aims to explore how the representation of luxury lifestyles in property advertisements can influence audience perceptions and aspirations, as well as how advertisements reflect and shape social reality in society. This is a qualitative research. The data in this study are verbal and visual aspects contained in outdoor billboard advertisements with the type of property advertisement. The results of this study indicate that the representation of a luxurious lifestyle in property advertisements is realized through verbal aspects and visual aspects. Based on the structure of property advertisements, the visual components include: (1) lead, (2) display, and (3) emblem. Meanwhile, the verbal or linguistic components include: (1) announcement, (2) reinforcement, (3) emblem, (4) tag, and (5) contact and visit information. property billboards function not just as advertisements but as representations of an aspirational lifestyle, inviting viewers to imagine themselves as part of this exclusive world.
KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP LAYANAN MINIMARKET DI SIMEULUE Triyanto, Triyanto; Jonsa, Alimas; Marefanda, Nodi; Abdillah, Ligar
Jurnal Society : Pengamat Perubahan Sosial Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jspps.v4i1.10214

Abstract

Merebaknya minimarket bertaraf nasional bagi sebagian orang dianggap mengancam keberlangsungan para pedagang kecil di daerah. Tampilan yang elegan seolah memberikan prestise yang tinggi bagi para pelanggannya. Namun bukan berarti tidak ada cacatnya, banyak minimarket bertaraf nasional dengan konsep swalayan tersebut diduga banyak melakukan penipuan. Khususnya penipuan mengenai harga, harga yang dipajang di rak barang sering lebih rendah daripada harga barang yang ada di kasir. Masyarakat sering tertipu dengan harga-harga tersebut, namun setiap komplain dijawab dengan harga yang benar yang ada di kasir. Kemudian sebagian orang mengabaikan dan sebagian lagi mengembalikan ke dalam rak. Hal ini sangat berbeda dengan toko-toko kecil yang dikelola tidak menggunakan konsep swalayan. Bahkan harga sering dinego oleh pembeli, untuk mendapatkan harga yang lebih murah lagi meskipun selisihnya hanya sedikit. Bagaimana sesungguhnya kepuasan masyarakat dalam berbelanja di minimarket/swalayan? Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada setidaknya 5 (lima) indikator layanan minimarket/swalayan masih belum memuaskan dan harus diperbaiki dengan prioritas yang tinggi. Kemudian terdapat 7 (tujuh) indikator yang harus diperbaiki dengan prioritas rendah, 1 (satu) indikator layanan merupakan berlebihan, dan 8 (delapan) indikator layanan perlu dipertahankan. Mengenai perbedaan harga antara di rak dengan di kasir, merupakan layanan yang harus diperbaiki dengan prioritas yang tinggi. Harapan masyarakat agar pelayan memberikan harga di rak daripada di kasir, ternyata mengecewakan. Petugas selalu berpatokan dan memberikan harga di kasir daripada di rak. Namun yang mengagetkan, banyak masyarakat yang belum menyadari akan hal ini, masyarakat berpikir antara harga di rak dan di kasir sama.  
PERILAKU MENYIMPANG MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN TUGAS KELOMPOK (Studi Kasus Mahasiswa Sosiologi Angkatan 2021) Wasiul, Wasiul; tanjung, natasya; julia, afita; sulisma, sumi; rianti, fia; adami, ridwan
Jurnal Society : Pengamat Perubahan Sosial Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jspps.v3i2.9878

Abstract

Mahasiswa sangat erat kaitannya dengan tugas perkuliahan. Dimana tugas merupakan suatu bentuk tanggungjawab yang harus di selesaikan atau dikerjakan oleh seorang mahasiswa selama masa perkuliahannya. Tugas itu sendiri terdapat dua jenis sistem pengerjaanya, ada yang secara individu serta secara berkelompok. Yang mana tugas kelompok merupakan kegiatan beberapa orang mahasiswa yang biasanya berjumlah kecil, dimana nantinya bertujuan untuk mendapatkan hasil akhir yang sesuai dengan tugas tersebut. Namun tugas dalam bentuk kelompok hanya di kerjakaan sebaian anggota saja selebihnya tidak ikut berpartisipasi dalam penyelesaian nya. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu melihat apa penyebab minimnya tanggung jawab mahasiswa dalam menyelesaikan tugas kelompok dan dampaknya. Metode penelitian yang di gunakan merupakan metode dekskriptif kualitatif. Penentuan informan menggunakan tehnik purposive sampling dengan jumlah10 informan. Teori yang di gunakan adalah teori tindakan sosial. Hasil penelitian menunjukan adanya beberapa hal yang menyebabkan mahasiswa minim tanggujawab dalam menyelesaikan tugas kelompok adalah rasa malas, bergantung pada orang lain, pesimis, sibuk dengan kegiatan yang lain atau tidak punya waktu. Sedangkan untuk dampaknya sendiri, mahasiswa tidak mendapatkan ilmu, tugas tidak selesai dengan maksimal, timbulnya konflik antar anggota kelompok. 
AKUNTABILITAS APARATUR GAMPONG UJONG DRIEN DALAM PENGELOLAAN ANGGARAN DANA DESA PADA TAHUN 2023 Angriani, Dessy; ramadani, Novita; Afrizal, Rahmat; Marta, Irfan
Jurnal Society : Pengamat Perubahan Sosial Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jspps.v3i2.9690

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa akuntabel aparatur Gampong Ujong Drien dalam mengelola anggaran dana desa tahun 2023. Kami menentukan informan dengan menggunakan penentuan informan yang disebut dengan Porposive Sampling. Penentuan informan seperti ini adalah cara penentuan informan dengan cara menentukan informan berdasarkan karakter atau keahliannya. Dalam mendeskripsikan penelitian ini kami menggunakan mode penelitian kualitatif, dengan pendekatan deskriptif. alasan kami menggunakan metode ini karena memudahkan kami dalam menganalisis dan memberikan penjelasan yang lebih mendalam dan menyeluruh mengenai masalah penelitian yang kami teliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belanja dana desa tidak disajikan kepada publik, dengan kata lain alokasi dana desa tidak dipublikasikan, hanya pembangunan-pembangunan besar saja yang anggarannya diberikan kepada publik. Hal ini tentu menimbulkan banyak pertanyaan bagi masyarakat Gampong Ujung Drien, sehingga tidak heran jika mereka kerap melakukan protes dengan mendatangi kantor keuchik dan meminta transparansi terkait alokasi dana desa dan pembangunan lainnya.
PERILAKU PEMILIH PADA PEMILIHAN UMUM LEGISLATIF 2019 DI GAMPONG TAMPANG KABUPATEN ACEH SELATAN Chadijah, Devi Intan; Arza, Asyatul; Srilesari, Yeni; Sariyanti, Lilis
Jurnal Society : Pengamat Perubahan Sosial Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jspps.v4i2.11286

Abstract

This research was conducted to find out how voters behaved in the 2019 legislative elections in Gampong Tampang. The aim of this research is to determine the factors that influence the political behavior of the people of Tampang Gampong in determining their choices in the 2019 legislative elections. This research uses a qualitative descriptive method with a purposive sampling technique for determining informants and a purposive sampling technique for determining informants and data collection techniques in the form of interview. and documentation. The research results show that voting behavior is influenced by three factors. First, social factors consisting of indicators of age, education, employment and economic status and religion. Second, psychological factors, which consist of 2 indicators, namely political and emotional identities built by legislative candidates and their teams. Third, economic factors. The indicators that are influenced by economic factors are related to welfare. If voters from the lower class will choose candidates who offer programs related to opening up job opportunities, voters from upper class economic status will focus more on candidates who guarantee political stability which is closely related to decision making that will have an impact on the voter's own income.
SOLIDARITAS SOSIAL PADA TRADISI AYUN BUDAK SUKU MELAYU DI KOTA DUMAI PROVINSI RIAU yana, rahmah husna; Triyanto, Triyanto; Juraida, Irma
Jurnal Society : Pengamat Perubahan Sosial Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jspps.v4i2.11366

Abstract

The tradition of swinging slaves is one of the intangible cultural heritages that is still preserved from generation to generation by the Melayu community in Dumai City, Riau Province. The practice of rocking a baby is not only limited to a physical act, but is also full of social and cultural meaning. However, along with social changes, solidarity in the Ayun Slave tradition has also undergone changes. By adopting Émile Durkheim's perspective, this research examines how factors such as urbanization, modernization and globalization influence the form and meaning of social solidarity in the Ayun Slave practice. This research was conducted through a descriptive qualitative approach. From the results of this research, it was found that the slave swinging tradition functions as a means of strengthening relationships between family members and society, and also as a medium for transferring cultural values from generation to generation. Slave swings also become a forum for people to share happiness and celebrate important moments in a child's life.Keywords: Social solidarity, Emile Durkheim, Ayun Budak. 
INTERAKSIONALISME SIMBOLIK MASYARAKAT TERHADAP PENULARAN TUBERCULOSIS (TB) (Studi Kasus: Desa Labuhan Bajau, Kec. Teupah Selatan, Kab. Simeulue) Firja, Mitra; Ergenes, Ergenes
Jurnal Society : Pengamat Perubahan Sosial Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jspps.v4i1.11033

Abstract

ndonesia sebagai posisi ke dua setelah india dan china dengan kasus tuberculosis terbanyak. Tuberculosis merupakan penyakit yang menjadi problem pada masyarakat yang mana penyakit ini menjadi salah-satu penyakit sulit di atasi. Keberadaan penyakit ini tentu sangat berdampak pada lingkungan masyarakat seperti hubungan yang di bangun dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan mengkaji bagaimana pemahaman penderita Tuberculosis terhadap penularan yang terjadi dan bagaimana respon masyarakat terhadap penderita Tuberculosis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penentuan informan pada penelitian ini menggunakan tehnik purposive sampling. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahawa masyarakat masi menganggap bahwa penyakit tuberculosis merupakan penyakit berdasarkan keturunan yang hingga saat ini masi menjadi pemahaman masyarakat yang ada di Desa Labuhan Bajau. Pemahaman mereka terhadap penularan penyakit ini dengan anggapan bahwa penyakit ini menular namun penularannya hanya atas dasar hubungan sedarah atau berdasarkan keturunan. Sedangkan respon yang terjadi dalam masyarakat ada yang merasa biasa saja dan ada yang mengatakan negative. dampak pada orang tua seperti biasa saja tanpa ada rasa di asinngkan, namun berbeda jika dilihat dari dampak pada keturunan mereka yang mendapat pandangan yang negative yang mempengaruhi perkebangan anak-anak yang dan kemungkinan besar dapat mendatangkan bullying pada anak penderita Tuberculosis.
Jaringan Sosial Kelompok Usaha Pengolahan Ikan Asin Sepakat Dalam Program Pemberdayaan Perempuan di Gampong Pulau Kayu Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya Chaniago, Zul Hendri
Jurnal Society : Pengamat Perubahan Sosial Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jspps.v4i1.7726

Abstract

The objective of this study was to elucidate the role of social networks within the Sepakat women's business group in the women's empowerment program in Gampong Pulau Kayu, Susoh District, Southwest Aceh District. This program aims to empower women through the processing of raw fish into salted fish. A descriptive qualitative approach was employed, utilizing purposive sampling to select informants who possess understanding, knowledge, and involvement in the Sepakat women's business group. The analysis of this study was based on the concept of social networks, examining social relationships encompassing interest networks, emotional networks, and power networks. The findings revealed a stronger social network within the salted fish processing business group, particularly in the form of emotional networks. These emotional networks were characterized by homogeneity, with members sharing the same religion and ethnicity. This homogeneity positively impacted the group by facilitating faster information dissemination among members, fostering a high level of trust, ensuring smooth implementation of salted fish processing, and establishing harmonious cooperation among groups.
PERGESERAN PRAKTIK RITUAL PERNIKAHAN DI GAMPONG BALEE, MEUREUBO KABUPATEN ACEH BARAT Wasiul, Wasiul; Marni, Marni; Eris, Erisma; Riska, Alfiza; Tiaja, Tiaja
Jurnal Society : Pengamat Perubahan Sosial Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jspps.v3i2.11126

Abstract

Artikel ini mengkaji pergeseran nilai budaya dalam praktik pernikahan di GampongBalee,KecamatanMeureubo,KabupatenAcehBarat,denganfokuspadadampakmodernisasi dan perubahan sosial terhadap tradisi lokal. Meskipun pernikahan di Acehmemilikiakaryangkuatdalamadatdannilai-nilaiIslam,praktikpernikahankinimengalami transformasi yang signifikan, seperti pengurangan jumlah ritual tradisionaldan adopsi elemen-elemen modern yang lebih praktis. Ketegangan antara generasi tuayangberusahamenjagawarisanbudayadangenerasimudayanglebihmemilihkesederhanaan menciptakan dinamika baru dalam masyarakat. Selain itu, teknologi danmediasosialberperandalammengubahcaraperayaanpernikahan,memungkinkanpasangan untuk berbagi momen penting secara lebih luas. Meskipun terjadi perubahan,upayauntukmempertahankanelemen-elementradisionaltetapada,menunjukkanbahwamasyarakatGampongBaleeberusahamenemukankeseimbanganantaramenghormati tradisi dan beradaptasi dengan tuntutan zaman. Penelitian ini menyorotipentingnyamemahamidinamikainiuntukmenjagakeberlanjutanbudayalokalditengaharusmodernisasiyang kian deras. 
PERAN BAHASA ACEH DALAM MEMPERTAHANKAN IDENTITAS BUDAYA DI ERA GLOBALISASI Putri Aoulia, Bintang Rizki
Jurnal Society : Pengamat Perubahan Sosial Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jspps.v4i2.10903

Abstract

Language is an important element in society where language itself is a symbol of community identity in an area. People living in Aceh province usually use their regional language, Acehnese language, where this language is a mother tongue that has been passed down or inherited by their ancestors. Therefore, in this topic, the role of the Acehnese language in maintaining the cultural identity of the Acehnese people in the era of globalization will be discussed, and what efforts and challenges are faced in preserving the regional language itself. The method used is a qualitative method with a literature study approach. Based on the findings that have been made, the Acehnese language plays a very important role in maintaining the cultural identity of its people in the current era of globalization, where the Acehnese language itself contains moral values, customs used by the community as a philosophy in life and society.