cover
Contact Name
Arif Murtaqi Akhmad MS
Contact Email
arifakhmad@ung.ac.id
Phone
+6285399628831
Journal Mail Official
itp@ung.ac.id
Editorial Address
Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Negeri Gorontalo Jl. Prof. Dr. Ing. B. J. Habibie, Moutong Kabupaten Bone Bolango, 96554
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian
ISSN : -     EISSN : 2964173X     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
This journal publishes community service reports in the field of: postharvest process and technology; food commodities, food processing; food process engineering; interaction of machinery and food materials; chemical and functional food; biochemistry and food microbiology; nutrition and health; local and industrial food; management industrial of food processing; food safety; food security
Articles 115 Documents
PENYULUHAN TENTANG PENINGKATAN PEMELIHARAAN SERTA PEMBERIAN PAKAN KAMBING PERANAKAN ETTAWA SEBAGAI TERNAK KAMBING PERAH DI DESA PONE KECAMATAN LIMBOTO BARAT KABUPATEN BONE BOLANGO Umbang Arif Rokhayati; Tri Ananda Erwin Nugroho
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ternak kambing perah masih cenderung dalam pemeliharaan dengan system konvensional saja, karena mereka menjadikan peternakan kambing ini sebagai ternak sampingan dari pengahasilan utamanya yaitu pertanian. Peternak sering kali tidak memiliki pemahaman yang mendalam tentang manajemen pemeliharaan yang baik, menejemen pemberian pakan yang efisien, teknik manajemen kesehatan ternak, serta cara meningkatkan kualitas susu kambing PE. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pemeliharaan kambing PE sebagai ternak kambing perah di Desa Pone Kecamatan Limboto Barat Kabupaten Gorontalo. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan pada bulan Januari-Maret 2026 di Desa Pone, kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah ceramah dan diskusi. Kelebihan kegiatan ini adalah metode yang digunakan bersifat aplikatif, melibatkan ceramah, diskusi, dan praktik langsung, sehingga memudahkan peternak dalam memahami materi dan mengaplikasikannya di lapangan. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan peternak dalam membuat formulasi pakan seimbang berbasis bahan lokal serta memahami pentingnya sanitasi kandang.
BRAINSTORMING KEWIRAUSAHAAN BERBASIS POTENSI LOKAL SEBAGAI STRATEGI PENGUATAN MINDSET DAN PENGEMBANGAN IDE USAHA MASYARAKAT DI KOTA MAKASSAR Ardiyanto Saleh Modjo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk memperkuat mindset kewirausahaan dan kemampuan masyarakat dalam menghasilkan ide usaha yang relevan dengan potensi lokal Kota Makassar. Kegiatan melibatkan masyarakat dan pelaku usaha yang dibagi ke dalam empat kelompok kerja. Metode pelaksanaan dirancang secara partisipatif melalui sosialisasi konsep kewirausahaan, pemetaan potensi lokal, brainstorming terstruktur, diskusi kelompok, presentasi ide, dan umpan balik antarkelompok. Evaluasi dilakukan menggunakan rubrik penilaian kerja kelompok yang mencakup kesesuaian presentasi dengan tujuan pembelajaran, penyajian hasil diskusi, diskusi terbuka, hasil analisis pasar, dan penerimaan masukan. Hasil evaluasi menunjukkan nilai kelompok berkisar antara 81 sampai 94 dengan rata-rata 87,5. Tiga kelompok (75%) berada pada kategori sangat baik dan satu kelompok (25%) berada pada kategori baik. Capaian tersebut menunjukkan bahwa pendekatan brainstorming berbasis potensi lokal mampu mendorong peserta mengidentifikasi peluang, mengembangkan alternatif ide usaha, mempertimbangkan kebutuhan pasar, serta menerima umpan balik untuk penyempurnaan gagasan. Faktor pendukung kegiatan meliputi partisipasi aktif peserta, kedekatan tema dengan pengalaman ekonomi sehari-hari, dan pembelajaran kolaboratif. Keterbatasan kegiatan berkaitan dengan durasi pelatihan dan perlunya pendampingan lanjutan untuk menguji kelayakan ide. Program serupa direkomendasikan dilanjutkan melalui validasi pasar, penyusunan model bisnis, dan pendampingan implementasi.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI EDUKASI LINGKUNGAN BERBASIS PARTISIPATIF UNTUK PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK DI KAWASAN BUKIT KEHI Siti Holifah Holifah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah organik di kawasan ekowisata Bukit Kehi terus mengalami peningkatan seiring dengan bertambahnya aktivitas masyarakat dan jumlah pengunjung wisata. Sampah organik yang berasal dari sisa makanan, dedaunan, dan limbah rumah tangga belum dikelola secara optimal, sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan, menurunkan estetika kawasan wisata, serta berpotensi mengganggu keberlanjutan ekosistem alam. Rendahnya tingkat pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan sampah menjadi salah satu faktor utama permasalahan tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan masyarakat melalui edukasi lingkungan berbasis partisipatif dalam pengolahan sampah organik menjadi produk bernilai guna berupa kompos dan pupuk organik cair. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan praktik langsung, serta pendampingan berkelanjutan kepada masyarakat dan kader lingkungan desa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat berdasarkan hasil evaluasi pre-test dan post-test. Selain itu, kelompok penggerak pengelolaan sampah organik di tingkat dusun menghasilkan produk kompos dan POC yang mulai dimanfaatkan untuk kegiatan penghijauan di kawasan wisata Bukit Kehi, dengan demikian kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi nyata dalam mendukung penguatan ekowisata berkelanjutan melalui pemberdayaan masyarakat lokal.Kata kunci: Pemberdayaan masyarakat, sampah organik, edukasi lingkungan, partisipatif, ekowisata berkelanjutan
Susu Jagung sebagai Diversifikasi Produk Hasil Pertanian Kelompok Wanita di Desa Butu Bone Bolango Sakinah Ahyani Dahlan; Silvana Apriliani; Yoyanda Bait
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan kelompok wanita di Desa Butu, Kabupaten Bone Bolango, dalam memanfaatkan jagung manis menjadi susu jagung sebagai salah satu bentuk diversifikasi hasil pertanian. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode penyuluhan, diskusi, dan praktik langsung yang mencakup tahap persiapan bahan, pembuatan sari jagung, proses pemanasan dan pencampuran, pengemasan, pelabelan, hingga simulasi pemasaran. Kegiatan ini menunjukkan bahwa jagung manis yang selama ini lebih banyak dijual dalam kondisi segar dapat dikembangkan menjadi minuman nabati bernilai tambah dan berpotensi sebagai produk usaha. Peserta juga memperoleh pemahaman mengenai pemasaran luring dan daring, pengembangan merek, pembuatan label, inovasi rasa, serta pentingnya pemenuhan legalitas produk. Susu jagung berpeluang menjadi alternatif minuman bergizi sekaligus sumber pendapatan tambahan bagi kelompok wanita di Desa Butu. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan lanjutan untuk meningkatkan mutu produk serta mendukung pengurusan izin PIRT, sertifikasi halal, dan izin edar BPOM.
PENDAMPINGAN ANALISIS BIAYA PRODUKSI TAHU PADA UNIT PENGOLAHAN HASIL (UPH) ERO MATE’NE KABUPATEN TAKALAR Muh Tahir; Sri Argo Pradanto; Rizka Aulia Safarni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aimed of this community service activity is to evaluate the tofu production process and determine the production cost and profitability of the Ero Mate'ne Processing Unit (UPH) in Takalar Regency. The activity was conducted from May 20–26, 2026 through field observations, identification of cost components, measurement of production resources, and economic analysis. The results indicated that the total annual production cost reached IDR 2,407,264,750, consisting of fixed costs of IDR 32,666,250 and variable costs of IDR 2,374,598,500. With a production capacity of 3,000 soybean sacks per year, equivalent to 54,000 tofu molds, the production cost was calculated at IDR 44,579 per mold. At a selling price of IDR 50,000 per mold, annual revenue reached IDR 2,700,000,000, generating a profit of IDR 292,735,250 per year or approximately IDR 24,394,604 per month. The findings demonstrate that tofu processing at UPH Ero Mate'ne is economically feasible and profitable, as indicated by a Benefit-Cost Ratio (BCR) of 1.12. Improvements in raw material management, energy utilization, and product distribution efficiency could further enhance business performance and sustainability.

Page 12 of 12 | Total Record : 115