cover
Contact Name
A. Octamaya Tenri Awaru
Contact Email
a.octamaya@unm.ac.id
Phone
+6285343665103
Journal Mail Official
pjser@unm.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Sosiologi Lantai 3 Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar Jl. Raya Pendidikan N0 1 Kelurahan Tidung Kecamatan Rappocini Kota Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Pinisi Journal of Sociology Education Review
ISSN : 28300572     EISSN : 2829937X     DOI : https://doi.org/10.26858/jser
Core Subject : Education,
Pinisi Journal of Sociology Education Review providing a platform that welcomes and acknowledges high quality empirical original research papers about Sociology, Culture, Family, Gender Equality, Social Inclusion, Society, Politics, Philosophy, and Development. Published by Sociology Education Study Program Faculty of Social Science.
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Volume 1, Nomor 2, Juli 2021" : 22 Documents clear
STRATEGI SEKOLAH DALAM MELULUSKAN SISWA DIPERGURUAN TINGGI NEGERI MELALUI JALUR SNMPTN DI SMA NEGERI 3 BARRU DAN SMA NEGERI 6 BARRU Asrina Apricilia Asrul; Muhammad Syukur
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 1, Nomor 2, Juli 2021
Publisher : Pinisi Journal of Sociology Education Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (694.63 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Strategi sekolah dalam meluluskan siswa di perguruan tinggi negeri melalui jalur SNMPTN di SMA Negeri 3 Barru dan SMA Negeri 6 Barru. 2) Faktor pendukung dan penghambat implentasi strategi sekolah dalam meluluskan siswa di Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur SNMPTN di SMA Negeri 3 Barru dan SMA Negeri 6 Barru 3) Dampak dari adanya strategi dalam meluluskan siswa di Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur SNMPTN di SMA Negeri 3 Barru dan SMA Negeri 6 Barru. Kriteria informan adalah Kepala sekolah SMA Negeri 3 Barru dan SMA Negeri 6 Barru dan guru wali kelas Kelas XII di SMA Negeri 3 Barru dan SMA Negeri 6 Barru. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data dilakukan dengan menggunakan member check. Hasil Penelitian ini menunjukkan: 1) Strategi yang dilakukan oleh sekolah dalam meluluskan siswa di perguruan Tinggi Negeri  melalui jalur SNMPTN  di SMA Negeri 3 Barru dan  SMA Negeri 6 Barru yaitu (a) peningkatan nilai setiap semesternya (b) meningkatkan motivasi dan semangat belajar siswa (c) penambahan jam belajar mengajar berupa les sore.2) Faktor penghambat  implementasi strategi dalam meluluskan siswa di perguruan Tinggi Negeri melalui jalur SNMPTN di SMA Negeri 3 Barru dan  SMA Negeri 6 Barru adalah (a) kurangnya pengetahuan mengenai jurusan yang akan dipilih pada sistem SNMPTN (b) penginputan nilai dan (c) masalah semangat dan motivasi untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri. Sementara itu faktor pendukungnya yaitu (a) kerja sama di antara guru yang baik dalam melaksanakan proses pembelajaran (b) upaya pihak sekolah yang memacu semangat semua elemen sekolah untuk mempertahankan penilaian siswa serta komitmen dan (c) dedikasi guru yang besar dalam meluluskan siswanya ke jenjang perguruan tinggi 3) Dampak yang dirasakan oleh SMA Negeri 3 Barru dan SMA Negeri 6 Barru dengan adanya siswa yang lulus melalui SNMPTN ialah (a) menaikkan citra dan eksistensi sekolah dimata masyarakat (b) meningkatkan motivasi para siswa yang ingin mendaftar sebagai siswa baru (c) meningkatkan akreditasi sekolah (d) sebagai indikator dari kinerja para guru dan sekolah.   
PEROKOK DALAM PERSPEKTIF GURU PEROKOK DAN SISWA PEROKOK SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI Wahyu Arisman; A. Octamaya Tenri Awaru
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 1, Nomor 2, Juli 2021
Publisher : Pinisi Journal of Sociology Education Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.086 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Bagaimana perilaku merokok di sekolah dalam perspektif Guru perokok di SMA Negeri 4 Wajo, 2) Bagaimana perilaku merokok di sekolah dalam perspektif siswa perokok di SMA Negeri 4 Wajo. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Jumlah informan pada penelitian ini sebanyak 11 orang yang di tentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria informan yaitu Guru Perokok SMA Negeri 4 Wajo, dan Siswa Perokok di SMA Negeri 4 Wajo. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengabsahan data menggunakan membercheck. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yaitu: 1)  Perilaku merokok di sekolah dalam perspektif guru perokok yaitu terdiri dari a) Guru merokok di sekolah tidak mengapa selama merokok di tempat yang tidak terlihat oleh siswa b) Siswa tidak dibenarkan untuk merokok di sekolah bedasarkan aturan yang ada dan memperoleh sanksi jika melanggar. 2)  Perilaku merokok di sekolah dalam perspektif siswa perokok yakni a) Merokok di sekolah tidak diperbolehkan namun dapat dilakukan secara sembunyi-sembunyi agar tidak kedapatan oleh guru, b) Guru merokok di sekolah adalah hal yang biasa saja dan bisa ditoleransi.  
KONSTRUKSI SOSIAL MASYARAKAT TERHADAP REALITAS SOSIAL TRADISI SI SEMBA’ DI ERA GLOBALISASI (Studi penelitian di Daerah Kandeapi Tikala, Toraja Utara) Iga Sakinah Mawarni; Andi Agustang
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 1, Nomor 2, Juli 2021
Publisher : Pinisi Journal of Sociology Education Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.272 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Gambaran konstruksi sosial masyarakat terhadap tradisi si semba’, 2) Nilai pendidikan yang terkandung dalam tradisi si semba’, 3) faktor pendukung eksistensi tradisi si semba’ di era globalisasi. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 12 orang yang ditentukan melalui teknik purposive sampling yaitu meminta masyarakat sebagai informan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengabsahan data menggunakan membercheck. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) konstruksi sosial masyarakat terhadap tradis si semba’ adalah tradisi ini merupakan tradisi yang dilaksanakan setiap musim panen tiba dengan bentuk permainan saling adu kaki, Adapun tujuan dari tradisi ini adalah untuk menjalin silaturahmi, konstruksi sosial masyarakat terbentuk dengan 3 tahapan yaitu eksternalisasi yaitu tradisi ini merupakan tradisi yang sudah mandarah daging, tahapan obyektivasi yaitu sebuah kebiasaan yang dilakukan rutin, dan internalisasi adalah cara memaknai sebuah tradisi. 2) Nilai pendidikan yang terkandung dalam tradisi si semba’ yaitu dapat membentuk jiwa solidaritas dengan saling bekerja sama satu sama lain, membangun jiwa sosial dengan menjalin silaturahmi, dan mengajarkan untuk tidak menyimpan dendam. 3) faktor pendukung eksistensi tradisi si semba’ di era globlaisai adalah tetap mempertahankan tradisi dan melestarikannya dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yaitu mangandalkan media sosial yang dijadikan sebagai wadah untuk melestarikan tradisi.  
SISTEM SEKOLAH BERASRAMA (BOARDING SCHOOL) DALAM MEMBENTUK KARAKTER DISIPLIN DI MAN 1 KOLAKA Muh. Miftahul Nurul Reskiawan; Andi Agustang
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 1, Nomor 2, Juli 2021
Publisher : Pinisi Journal of Sociology Education Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.71 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) proses pembinaan pada sistem sekolah berasrama (boarding school) dalam membentuk karakter disiplin siswa di MAN 1  Kolaka, 2) kendala yang di hadapi siswa dan guru dalam proses sekolah berasrama, dan 3) hasil penerapan tata tertib sistem sekolah berasrama (boarding school) dalam membentuk karakter disiplin di MAN 1 Kolaka. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Jumlah informan pada penelitian ini sebanyak 12 orang yang ditentukan melalui  teknik  purposive sampling dengan kriteria  informan yaitu: 1) Kepala Asrama Man 1 Kolaka, 2) Pembina Asrama Man 1 Kolaka, dan 3) Siswa yang mengikuti sekolah asrama Man 1 Kolaka. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengabsahan data menggunakan member check. Teknik analisis data yaitu menggunakan kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: 1) Penerapan sistem sekolah berasrama yang ada di MAN 1 Kolaka yaitu: a) menekan aturan dalam setiap rutinitas siswa, b) membangun kedekatan dengan komunikasi yang baik antara pembina dengan siswa, c) memilki jam pelajaran tambahan. 2) Kendala yang di hadapi dalam proses pelaksanaan  sistem berasrama di MAN 1 Kolaka dalam membentuk karakter disiplin yaitu: a) kendala yang di hadapi pembina ialah kurang tenaga pendidik di dalam asrama, b) kendala yang di hadapi siswa yaitu tidak adanya ruang privasi dan merasa jenuh. 3) Hasil penerapan tata tertib dalam membentuk karakter displin di MAN 1 Kolaka yaitu: a) berkurangnya siswa yang melanggar aturan dan b) meningkatnya kedisiplinan.. 
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN ONLINE PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI DI SMA NEGERI 22 MAKASSAR Santy Ayu Lestari; Andi Agustang
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 1, Nomor 2, Juli 2021
Publisher : Pinisi Journal of Sociology Education Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.351 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh efektivitas pembelajaran terhadap pembelajaran online pada mata pelajaran sosiologi di SMA Negeri 22 Makassar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik sampel dalam penelitian ini menggunakan probability sampling dengan menggunakan simple random sampling, pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X, XI, dan XII jurusan IPS Tahun ajaran 2020/2021 yang berjumlah 315 orang siswa, sedangkan sampelnya berjumlah 76 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) bentuk efektivitas dari pembelajaran online dapat dilihat dari siswa aktif dalam pembelajaran, siswa tepat waktu dalam mengerjakan tugas dan ulangan yang diberikan oleh guru, tepat waktu hadir dalam pembelajaran, dan respon siswa terhadap kinerja guru sangat baik dalam mengajar pembelajaran online. 2) variabel X (efektivitas pembelajaran) berpengaruh terhadap variabel Y (pembelajaran online) hal tersebut ditunjukkan dengan nilai signifikan korelasi sebesar 0,619 > 0,05 yang berarti memiliki korelasi hubungan yang kuat. Tingkat signifikansi  5% N=76 sebesar 0,187. Jadi 0,619 lebih besar dari 0,187 dapat disimpulkan bahwa hipotesis nol (Ho) ditolak dan (Ha) diterima. Keeratan hubungan antar variabel dapat dilihat dari koefisien korelasi (tabel correlation atau tabel summary/ nilai R) 0,619 dan signifikansi pada nilai 0,00 (nilai lebih kecil dari 0,05 yang artinya signifikan). Hal ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antar efektivitas pembelajaran terhadap pembelajaran online dengan keeratan hubungannya sebesar 0,619 atau 61,9% yang dalam kategori hubungan yang kuat.  Efektivitas Pembelajaran, Pembelajaran Online, Siswa
PRESENTASI DIRI SECARA ONLINE PADA GURU PENGGUNA TIKTOK DI SMA NEGERI 8 BONE Andi Irmawati; A. Octamaya Tenri Awaru
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 1, Nomor 2, Juli 2021
Publisher : Pinisi Journal of Sociology Education Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.692 KB)

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui:  1)  Faktor  pendorong  guru memilih aplikasi tiktok sebagai alat untuk mempresentasikan diri secara online di SMA Negeri 8 Bone. 2) Dampak yang dirasakan oleh guru setelah menggunakan aplikasi tiktok di SMA Negeri 8 Bone. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria guru pengguna tiktok di SMA Negeri 8 Bone. Jumlah informan sebanyak 7 orang guru pengguna tiktok. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan dokumentasi.   Data   yang   diperoleh   dalam   penelitian   ini   dianalisis   dengan menggunakan   analisis   desktiptif   kualitatif   dengan   tahapan   mereduksi   data, menyajikan data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan member check. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Faktor pendorong guru memilih aplikasi tiktok sebagai alat untuk mengaktualisasikan diri secara online terdiri dari faktor internal yakni rasa ingin tahu dan penghilang kejenuhan sedangkan faktor eksternal yakni mengikuti trend dan ingin terkenal. 2) Dampak yang dirasakan oleh guru setelah menggunakan  aplikasi  tiktok  terdiri  dari  dampak positif  yakni  lebih kreatif dan sebagai media hiburan sedangkan dampak negatif yakni tidak sesuai dengan peran guru dan kurangnya manajemen waktu..
IMPLEMENTASI PENILAIAN HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI Radhiyah A; Muhammad Syukur
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 1, Nomor 2, Juli 2021
Publisher : Pinisi Journal of Sociology Education Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.017 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) implementasi penilaian aspek-aspek berbasis Higher Order Thinking Skill (HOTS) yang dilakukan guru di SMA Negeri 2 Makassar. (2) hambatan guru dalam pengimplementasian penilaian aspek-aspek berbasis Higher Order Thinking Skill (HOTS) di SMA Negeri 2 Makassar. Jumlah informan pada penelitian ini sebanyak 6 orang yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria guru  yang sudah memiliki sertifikasi pendidik, guru yang mengajar di SMA 2 paling kurang 7 tahun, dan guru yang pernah mengikuti pelatihan HOTS. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif tipe deskriptif melalui empat tahap yaitu teknik analisis domain, teknik taksonomi, teknik analisis komponensial, teknik analisis kultural. Teknik pengabsahan data menggunakan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) implementasi penilaian aspek-aspek berbasis Higher order thinking skill (HOTS)adalah; a). Terjadinya transfer ilmu pengetahuan guru ke siswa dengan bentuk fasilitator (transfer of knowledge); b). adanya kemampuan siswa dalam berpikir kritis dan kreatif; c). Terjadinya pelaksaan  problem solving bagi siswa. (2) hambatan guru dalam implementasi penilaian aspek-aspek berbasis Higher Order Thinking Skill (HOTS) di SMA Negeri 2 Makassar adalah; a). Kesulitan guru dalam menghadapi kemampuan siswa yang berbeda-beda; b).  Seringnya terjadi perubahan materi; c).  Keterampilan guru yang masih kurang.  
IMPLIKASI PELANGGARAN LOKASI TEMPAT HIBURAN MALAM TERHADAP PERILAKU SOSIAL SISWA SMA NEGERI 16 MAKASSAR Rudi J; Muhammad Syukur
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 1, Nomor 2, Juli 2021
Publisher : Pinisi Journal of Sociology Education Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.804 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Bagaimana Implikasi pelanggaran lokasi tempat hiburan malam terhadap perilaku sosial siswa SMA Negeri 16 Makassar. 2) Bagaimana Peran guru dalam Menghadapi Pelanggaran Lokasi tempat hiburan malam Terhadap Perilaku sosial Siswa SMA Negeri 16 Makassar. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, teknik dalam menentukan informan menggunakan purposive dan snowboal berjumlah 17 orang. Adapun kriteria informan yaitu elemen sekolah dimulai dari wakasek-wakasek, tenaga pendidik/wali kelas XI dan XII serta peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif tipe dekskriptif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data melalui member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Implikasi pelanggaran lokasi tempat hiburan malam terhadap perilaku sosial siswa SMA Negeri 16 Makassa berpengaruh bagi siswa sehingga muncul diantaranya: a) Penyimpangan primer (perilaku merokok, pacarana, bolos sekolah, terlambat dan malas datang sekolah, melanggar tata tertib sekolah, serta berperilaku hedon). b) penyimpangan sakunder (melawan guru, konflik antar siswa, minuman keras, pergaulan bebas, dan mengujungi tempat hiburan malam). 2) Bagaimana Peran guru dalam Menghadapi Pelanggaran Lokasi Tempat hiburan malam Terhadap Perilaku sosial Siswa SMA Negeri 16 Makassar adalah peranan sekolah sebagai Manager, conselor, team builder, visionary, dan facilitator.  
KONFLIK ANTAR SAUDARA KANDUNG (STUDI KASUS DI DESA LANGI KECAMATAN BONTOCANI KABUPATEN BONE) Hajerawati hajrawati; Muhammad Syukur
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 1, Nomor 2, Juli 2021
Publisher : Pinisi Journal of Sociology Education Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.154 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Faktor penyebab yang melatar belakangi terjadinya konflik antar saudara kandung di desa Langi kecamatan Bontocani kabupaten Bone, 2) Dampak konflik antar saudara kandung di desa Langi kecamatan Bontocani kabupaten Bone, 3) Penyelesaian konflik antar saudara kandung di desa Langi kecamatan Bontocani kabupaten Bone. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 10 orang yang ditentukan melalui teknik purposive sampling, dengan kriteria informan yaitu masyrakat desa Langi kecamatan Bontocani kabupaten Bone yang telah berdomisili selama 20 tahun, Masyarakat desa Langi yang berusia minimal 25 tahun ke atas, masyarakat desa Langi yang pernah mengalami konflik antar saudara kandung, pemerintah desa Langi, 8 Orang masyarakat desa Langi yang pernah mengalami konflik antar saudara kandung lebih dari satu tahun.Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan member checking. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa 1) faktor penyebab konflik antar saudara kandung di desa Langi kecamatan Bontocani kabupaten Bone yaitu faktor anak, faktor pendidikan keluarga, faktor kebutuhan yaitu kebutuhan ekonomi, perebutan harta warisan dan faktor lingkungan sosial. 2) Dampak yang ditimbulkan konflik antar saudara kandung di desa Langi kecamatan Bontocani kabupaten Bone yaitu hilangnya kedekatan keluarga, hilangnya kerja sama antar keluarga, hilangnya interaksi antar keluarga, berubahnya sikap seseorang, dan hilangnya kasih sayang antar saudara kandung. 3) Penyelesaian konflik antar saudara kandung di desa Langi kecamatan Bontocani kabupaten Bone yaitu dengan menggunaan mediasi. 
KONFORMITAS TEMAN SEBAYA TERHADAP PEROKOK ANAK USIA 7-12 TAHUN Gita Suci Indah Sari; A. Octamaya Tenri Awaru
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 1, Nomor 2, Juli 2021
Publisher : Pinisi Journal of Sociology Education Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.113 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Bentuk Konformitas Teman Sebaya Terhadap Perokok Usia 7-12 Tahun, 2) Faktor Yang Mempengaruhi Konformitas Teman Sebaya Terhadap Perokok Usia 7-12 Tahun. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 10 orang yang ditentukan melalui teknik Snowball sampling dengan dengan meminta anak yang perokok mengajak teman perokok yang lain untuk berpartisipasi dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengabsahan data menggunakan membercheck. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Bentuk konformitas teman sebaya terhadap perokok usia 7-12 terdapat 2 bentuk konformitas yaitu penerimaan berupa perilaku meniru sikap dan pemenuhan berupa pemaksaan dari individu satu ke individu yang lain. 2) Faktor yang mempengaruhi konformitas teman sebaya terhadap perokok usia 7-12 tahun terdapat 4 faktor yaitu, mempertahankan diri, tidak adanya rasa takut terhadap penyimpangan, kekompakan kelompok, dan ketertarikan pada nilai bebas.  

Page 1 of 3 | Total Record : 22