cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi No. 1 Gedung Manterawu Lt. 5
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Art & Design
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559349     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian Art & Design. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 1,905 Documents
PERANCANGAN KOMIK DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN BIJAK PEMAKAIAN MEDIA SOSIAL PADA REMAJA Alkadrie, Nabilla Zalfa; Supriadi, Olivine Alifaprilina; Nastiti, Nisa Eka
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Oversharing adalah tindakan membagikan informasi pribadi secara berlebihan di media sosial, yang dapat menimbulkan berbagai masalah, seperti penyalahgunaan data dan gangguan dalam hubungan interpersonal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran remaja mengenai risiko oversharing serta pentingnya bijak dalam penggunaan media sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi survei kuantitatif terhadap 200 remaja berusia 18-25 tahun yang aktif di media sosial, serta analisis terhadap literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 70% responden cenderung melakukan oversharing, dan ada hubungan signifikan antara tingkat penggunaan media sosial dengan frekuensi oversharing. Kesimpulan penelitian ini menekankan perlunya edukasi lebih lanjut tentang penggunaan media sosial yang bijak untuk mengurangi risiko oversharing di kalangan remaja. Dalam upaya meningkatkan efektivitas edukasi, komik digital dipilih sebagai media karena remaja lebih tertarik pada webtoon, yang dinilai lebih efektif dalam menarik perhatian mereka. Hal ini dikarenakan remaja lebih mudah menyerap informasi melalui visual dibandingkan dengan artikel atau berita yang berisi banyak teks. Kata Kunci : edukasi, komik digital, media sosial, oversharing
PERANCANGAN MEDIA EDUKASI PENGELOLAAN KESEHATAN MENTAL REMAJA USIA 18-21 TAHUN YANG TERKENA DAMPAK PERCERAIAN Virani, Mutiara; Ganjar, Gumilar; Resmadi, Idhar
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perceraian dalam keluarga di Indonesia, terutama di kalangan orang tua muda, menjadi isu yang kompleks dengan dampak mendalam pada anak-anak, khususnya remaja usia 18-21 tahun. Tingginya angka perkawinan usia muda di daerah metropolitan seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Bandung yang dipicu oleh faktor sosial, ekonomi, dan budaya turut meningkatkan angka perceraian. Konflik dan masalah ekonomi menjadi penyebab utama perceraian, sebagaimana tercermin dari data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan tingginya kasus perceraian di DKI Jakarta pada tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, melibatkan observasi, wawancara, kuesioner, dan studi pustaka untuk mengumpulkan data. Analisis dilakukan dengan pendekatan STP (Segmenting, Targeting, Positioning) dan matriks perbandingan untuk memahami segmen pasar dan mengembangkan strategi intervensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media edukasi yang mendukung remaja terdampak perceraian, serta memberikan wawasan tentang dinamika perceraian di Indonesia. Hasilnya diharapkan dapat membantu dalam perumusan kebijakan yang lebih efektif dan menyeluruh dalam mengatasi dampak negatif perceraian. Kata kunci: perceraian orang tua muda, metode kualitatif, dampak psikologis remaja
PERANCANGAN MEDIA EDUKASI TENTANG SUKU LAUT DI KEPULAUAN RIAU UNTUK GENERASI MUDA Khairunnisa, Rifdha Hana; Suprayogi, Bambang Melga; Kusuma, Paku
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suku Laut merupakan komunitas adat di Kepulauan Riau yang dikenal dengan cara hidup berpindah tempat ke berbagai pulau. Suku Laut termasuk kepada kelompok etnis yang minoritas. Walaupun berdasarkan sejarahnya, kelompok ini menempati wilayah Kepulauan Riau sejak sebelum Republik Indonesia bersatu. Terdapat stigma negatif dari masyarakat lokal, Suku Laut dipandang kurang higienis, tidak berpendidikan, dan menakutkan karena masih mempraktikkan ilmu gaib, padahal Suku Laut memiliki banyak pengetahuan dan kearifan lokal yang umumnya masyarakat lokal tidak pelajari. Perancangan ini menggunakan metodologi kualitatif berdasarkan kegiatan hasil observasi Suku Laut di Kepulauan Riau, kegiatan wawancara kepada ahli dan penyebaran kuesioner kepada masyarakat Kepulauan Riau, dan melakukan studi pustaka. Analisis menggunakan metode matriks perbandingan dan SWOT. Solusi yang didapatkan yakni perancangan media edukasi berupa buku ilustrasi tentang Suku Laut di Kepulauan Riau, untuk menghilangkan stigma negatif dengan memperkenalkan kearifan lokal mereka. Perancangan ini dapat memberikan berbagai manfaat yaitu menambah pengetahuan mengenai Suku Laut. Seperti mempelajari sejarah, mengenal kembali kebudayaan, dan mempelajari nilai-nilai moral yang ada. Dengan perancangan ini juga diharapkannya melestarikan kembali kebudayaan yang telah hilang. Kata kunci: Suku Laut Kepulauan Riau, nilai kebudayaan, buku ilustrasi.
PERANCANGAN MEDIA EDUKASI TERKAIT PEMAHAMAN TENTANG PERILAKU DIET KETAT YANG SALAH PADA DEWASA MUDA Rahmadanti, Hasna Adilla; Desintha, Siti; Mustikawan, Arry
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era modern ini, perilaku diet yang ketat merupakan masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian karena sudah menjadi fenomena yang semakin umum di kalangan dewasa muda. Perilaku tersebut dapat memicu berbagai masalah kesehatan, antara lain malnutrisi, gangguan makan, dan gangguan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media edukasi yang didedikasikan untuk memahami perilaku diet ketat yang tidak sehat. Kurangnya edukasi yang tepat dan terpercaya tentang diet yang sehat dan berkelanjutan menjadi faktor utama. Merancang media edukasi yang efektif untuk meningkatkan pemahaman tentang bahaya diet ketat dan mendorong perilaku diet yang aman pada dewasa muda. Media yang dirancang diharapkan mampu memberikan informasi yang komprehensif dan mendorong perubahan perilaku menuju pola makan yang lebih sehat dan berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media edukasi interaktif dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran dewasa muda mengenai risiko kesehatan dari diet ketat yang salah, serta mempromosikan gaya hidup yang lebih sehat. Kata kunci: Diet, Dewasa Muda, Media Edukasi
PERANCANGAN MEDIA INFORMASI BERBASIS ILUSTRASI SEBAGAI PENGENALAN MAKNA MOTIF BATIK PESISIRAN Arfha, Fadhila Khairunnisa; Suprayogi, Bambang Melga; Kusuma, Paku
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ragam hias motif Batik Pesisir mendapat pengaruh besar dari berbagai daerahnusantara maupun mancanegara. Perpaduan budaya asing dengan budaya lokalmenyebabkan adanya kombinasi ragam hias pada motif Batik Pesisir, namun kombinasitersebut tak luput dari pemaknaan simbolis. Seiring perkembangan zaman, Batik Pesisirmengalami pergeseran tujuan untuk memenuhi minat pasar sehingga motif batik yangsebelumnya mengandung makna kini semakin memudar. Generasi muda sebagai pasaryang potensial, memiliki peran besar dalam menjaga kelestarian makna pada motif batiksehingga eksistensi nilai pada Batik Pesisir tidak terkikis. Penelitian ini menggunakanmetode kualitatif deskriptif dengan observasi, wawancara, serta studi pustaka sebagaimetode pengumpulan data. Data yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan analisisdeskriptif, analisis matirks perbandingan, analisis visual, dan triangulasi sehinggaditemukan kesimpulan yang dapat diterapkan pada media informasi sebagai pengenalanmakna motif Batik Pesisir. Ragam hias motif batik dituangkan dalam bentuk ilustrasi untukmeningkatkan pemahaman visual khalayak, karenanya buku ilustrasi dirancang sebagaimedia informasi untuk mengenalkan makna ragam hias yang ada pada motif Batik Pesisir. Kata kunci: Batik Pesisir, pemaknaan motif, ilustrasi
PERANCANGAN MEDIA INFORMASI BERUPA ZINE MENGENAI RISOGRAPH SEBAGAI TEKNIK CETAK RAMAH LINGKUNGAN Febrian, Muhammad; resma, Idhar; Gumilar, Ganjar
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Risograph merupakan salah satu teknik cetak yang menggabungkan carakerja cetak sablon dan cetak digital. Cukup banyak mahasiswa yang belummengetahui keberadaan teknik cetak ramah lingkungan, terlebih khusus untukmahasiswa desain komunikasi visual. Hal ini terjadi karena kurangnya mediainformasi yang dapat mengenalkan informasi mengenai teknik cetak satu ini.Tujuan dan manfaat dari perancangan media informasi berupa zine ini adalah agarmeningkatkan informasi mengenai teknik cetak ramah lingkungan sehinggamahasiswa sebagai calon desainer dapat berkarya dan juga bertanggung jawabuntuk keberlanjutan lingkungan. Pengambilan data dilakukan dengan caraobservasi, wawancara, studi pustaka, dan survei kuesioner dengan pendekatankualitatif. Setelah semua data terkumpul kemudian data tersebut diolah dandianalisis sebagai dasar dari perancangan media informasi berupa zine mengenaiteknik cetak ramah lingkungan. Kata kunci: teknik cetak, ramah lingkungan, risograph
PERANCANGAN MEDIA INFORMASI BUDAYA TENTANG BATIK SEMARANGAN UNTUK GENERASI MUDA DENGAN USIA 20-30 TAHUN DI PULAU JAWA Saputro, Helena Bevinta Nastiti; Apsari, Diani; Siswanto, Riky Azharyandi
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batik semarangan yang merupakan salah satu harta budaya daerah perlu dilestarikan . Batik Semarangan adalah jenis batik yang berasal dari daerah Semarang, Jawa Tengah, Indonesia. Batik Semarangan dikenal dengan ciri khasnya yang kaya akan motif flora dan fauna serta warna yang cerah dan kontras. Sayangnya batik semarangan tidak ramai dibahas, bahkan di daerah produksinya sendiri. Tidak banyak generasi muda yang memiliki rasa ingin melestarikan batik semarangan dikarenakan tidak ada media informasi dan edukasi yang menarik. Penelitian ini dilakukan di Kota Semarang, dengan metode kualitatif sebagai metode utama, yaitu dengan metode wawancara, observasi, studi pustaka dan kuesioner. Kuesioner disebarkan kepada anak muda dengan umur 20 sampai 30 tahun di Pulau Jawa. Data yang telah didapatkan dari metode penelitian di analisis dengan analisis deskriptif dan analisis matriks perbandingan. Dari penelitian yang penulis lakukan ini, diharapkan media informasi dan edukasi ini akan memunculkan rasa cinta terhadap batik semarangan pada hati anak muda sehingga ada keinginan untuk melestarikan batik semarangan. Kata Kunci: Batik Semarangan, anak muda, Pulau Jawa, lestar
PERANCANGAN MEDIA INFORMASI TENTANG PENGENALAN EMOSI PADA ANAK USIA 4 – 6 TAHUN Alifah, Nadhira; Apsari, Diani; Siswanto, Riky Azharyandi
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perasaan yang membuat orang senang, sedih, atau marah dikenal sebagai emosi. Namun, jelas bahwa anak-anak usia empat hingga enam tahun tidak dapat secara langsung memahami perasaan yang mereka alami. Orang tua seringkali salah dalam mengajarkan anak mereka cara mengelola dan menerima emosi mereka. Media informasi yang tidak efektif dalam pengenalan emosi pada anak juga seringkali tidak menarik dan membosankan bagi anak-anak. Jika media informasi yang tersedia untuk anak-anak hanya berupa tulisan dan ilustrasi, mereka cenderung bosan. Berdasarkan fenomena yang terjadi, dapat disimpulkan bahwa anak-anak membutuhkan media informasi untuk pengenalan emosi yang lebih interaktif dan menarik. Ini memerlukan penggunaan prinsip desain grafis yang benar. Diharapkan perancangan ini akan meningkatkan ketertarikan dan minat anak untuk mempelajari lebih banyak tentang emosi mereka. Kata kunci: emosi, anak, media informasi, illustrasi Perasaan yang membuat orang senang, sedih, atau marah dikenal sebagai emosi. Namun, jelas bahwa anak-anak usia empat hingga enam tahun tidak dapat secara langsung memahami perasaan yang mereka alami. Orang tua seringkali salah dalam mengajarkan anak mereka cara mengelola dan menerima emosi mereka. Media informasi yang tidak efektif dalam pengenalan emosi pada anak juga seringkali tidak menarik dan membosankan bagi anak-anak. Jika media informasi yang tersedia untuk anak-anak hanya berupa tulisan dan ilustrasi, mereka cenderung bosan. Berdasarkan fenomena yang terjadi, dapat disimpulkan bahwa anak-anak membutuhkan media informasi untuk pengenalan emosi yang lebih interaktif dan menarik. Ini memerlukan penggunaan prinsip desain grafis yang benar. Diharapkan perancangan ini akan meningkatkan ketertarikan dan minat anak untuk mempelajari lebih banyak tentang emosi mereka. Kata kunci: emosi, anak, media informasi, illustrasi
PERANCANGAN MEDIA INFORMASI TENTANG TRADISI DUGDERAN DI KOTA SEMARANG UNTUK ANAK USIA 7-9 TAHUN Jihanashofa, Ainaila; Apsari, Diani; Siswanto, Riky Azharyandhi
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradisi Dugderan di Semarang, yang merupakan bentuk akulturasi budaya sejaktahun 1881, mengajarkan anak-anak tentang tradisi, nilai-nilai religius, gotong-royong,dan persatuan. Tradisi ini mencerminkan toleransi antar suku, yang digambarkan olehmaskot Warak Ngendog. Sayangnya, nilai-nilai religius dalam prosesi ini semakinmemudar, dan juga sulit untuk mendapat kajian yang membahas tentang tradisi tersebutsecara mendalam. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pembuatan media informasiilustrasi tentang Sejarah Dugderan dengan memanfaatkan visualisasi dengan tepatdengan target anak usia 7-9 tahun sehingga mereka dapat mengembangkan karakterdengan nilai budaya. Penelitian ini dilakukan di Semarang, dengan metode deskriptifkualitatif. Data penelitian ini dikumpulkan dengan metode observasi yang dilakukanlangsung ke Semarang, wawancara semi- structured dengan narasumber terkait, surveypada anak- anak usia 7-9 tahun untuk memahami cara mereka melihat dan proses visual,dan studi pustaka. Kata Kunci: Dugderan, sejarah, nilai budaya
PERANCANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SEKSUALITAS REMAJA BERBASIS ESENSI FITRAH UNTUK MENCEGAH KEKERASAN SEKSUAL DI RUMAH TANGGA Putri, Dyah Ayu Aliefia; Apsari, Diani; Siswanto, Riky Azharyandi
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus kekerasan seksual yang tinggi pada Rumah Tangga masih didominasi oleh perempuan sebagai korbannya. Berdasarkan data, kasus kekerasan seksual di Rumah Tangga paling banyak dialami pada usia 13-17 tahun. Dampaknya berpengaruh pada seksualitas remaja dan rekam paparan pada individu. Fakta lainnya mencatutkan bahwa kebanyakan korban menjadi target dari pasangan non nikah (pacar), suami atau istri, bahkan orang tua mereka sendiri. Adanya perlindungan seksual dari keluarga yang hilang, terutama rendahnya pendidikan seksual menjadi salah satu faktor yang paling mempengaruhi fenomena ini. Fitrah merupakan sifat bawaan lahir semua manusia. Pembawaan inilah yang nantinya akan membentuk karakteristik dari masing-masing orang. Seksualitas juga termasuk pada fitrah yang ada pada diri manusia. Konsepsi inilah yang ingin diperkenalkan sebagai solusi dari fenomena yang tengah terjadi. Melalui pendekatan berbasis esensi dari konsepsi Fitrah, nantinya perancangan ini akan dikemas dalam bentuk media edukatif, sebagai langkah preventif dalam mencegah terjadinya kekerasan seksual di lingkup Rumah Tangga. Dengan metode kualitatif, penelitian ini menempuh proses pengambilan data diambil dengan cara observasi, wawancara dengan beberapa ahli di bidangnya, hingga studi pustaka dengan tujuan untuk mencapai hasil penelitian yang valid dan tepat sasaran. Kata kunci fitrah, remaja, rumah tangga, seksualitas

Page 57 of 191 | Total Record : 1905