cover
Contact Name
Noerman Adi Prasetya
Contact Email
noerman@borneo.ac.id
Phone
+6281233242398
Journal Mail Official
borneo.cesj@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan Jl. Amal Lama No.1 Kota Tarakan Kalimantan Utara
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Civil Engineering Scientific Journal
ISSN : 29623308     EISSN : 29631335     DOI : https://doi.org/10.35334/cesj.v1i2
Core Subject : Engineering,
Civil Engineering Scientific Journal (CESJ) is a scientific journal published by the Civil Engineering Study Program, University of Borneo Tarakan. CESJ is a forum for civil engineering students to publish scientific works, research results, literature, and analytical studies that focus on the field of civil engineering. CESJ published three times a year (January, May, and September). The focus and scope of this journal are structural engineering, concrete & building material, transportation engineering, geotechnical engineering, water resources engineering & coastal engineering, construction engineering & management
Articles 62 Documents
ANALISIS DAYA DUKUNG TIANG PANCANG PADA GEDUNG SMPN 11 TARAKAN DENGAN MENGGUNAKAN DATA CPT DAN KALENDERING Mustakim, Mustakim; Hasrullah, Hasrullah
Civil Engineering Scientific Journal Vol 1, No 1 (2022): Civil Engineering Scientific Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (783.808 KB) | DOI: 10.35334/cesj.v1i1.2888

Abstract

ABSTRACT: A construction project is a work to build a building in a certain time and it has to be ready on time, or even earlier than the expected. in the process, it considers the soil type before the construction starts. the soil is one of the important factors to consider. The objective of the study was to identify the soil types and to determine the capacity of supporting strength of piles, using static and dynamic method. based on the analysis, the group pile strength at the soil point s-2, with mayerhoff method, provides the strongest power of 441.774 tons and its smallest of shamertann is 111.330 tons. meanwhile with the dynamic method, their strongest load at the g-8-f method of AASHTO method results in 1879,223 tons and its lowest strength at g-8-c point of janbu method is 409,015 tons. furthermore, the security force (sf), at the static method of soil points, is identified at s-1 with the strongest 6.49 and the weakest 0.10 at s-5, using mayerhoff and shamertmann respectively.  whereas, with the dynamic method, the biggest s was indicated at g-8-point, using aashto method, producing the highest 6.63 ad the lowest 1.44 at g-8-c point of janbu method.Keywords: Safety factor, soil classification, static and dynamic method, pile driving.ABSTRAK: Proyek konstruksi adalah pekerjaan mendirikan suatu bangunan dalam waktu yang telah ditentukan dan selesai tepat waktu atau bahkan lebih lepat dari waktu yang diperkirakan. Proyek kontruksi tentunya mempertimbangkan jenis tanah sebelum melakukan pembangunan pada lokasi tersebut dimana tanah memiliki peranan yang penting. Tujuan dari penelitian di Proyek Pembangunan Gedung Sekolah SMPN 11 Tarakan ini, untuk mengetahui jenis tanah dengan data sondir dan untuk mengetahui kapasitas daya dukung tiang pancang dengan menggunakan metode statis dan metode dinamis. Hasil perhitungan daya dukung tiang pancang kelompok dengan menggunakan metode statis pada titik sondir S-2 yang beban terbesarnya terdapat pada metode Mayerhoff sebesar 411,774 ton dan yang terkecil pada metode Shamertmann sebesar 111,330 ton. Daya dukung tiang pancang kelompok dengan menggunakan metode dinamis yang terbesarnya yaitu pada titik G-8-F metode AASHTO sebesar 1879,223 ton sedangkan yang terkecil pada titik G-8-C metode Janbu sebesar 409,014 ton. Angka keamanan (SF) pada metode statis pada titik sondir menghasilkan nilai SF terbesar pada titik sondir S-1 metode Mayerhoff sebesar 6,49 dan terkecil pada titik sondir S-5 metode Shamertmann sebesar 0,10. Pada metode dinamis menghasilkan nilai SF terbesar  pada titik G-8-F metode AASHTO sebesar 6,63 dan yang terkecil pada titik G-8-C metode Janbu sebesar 1,44.Kata Kunci: Angka keamanan, klasifikasi tanah, metode statis dan dinamis, penurunan tiang, pondasi tiang.
ANALISIS KINERJA RUAS JALAN TERHADAP U-TURN DI KOTA PEKANBARU Husni, Husni Mubarak; Basri, Doni Rinaldi; Octiriani, Delka
Civil Engineering Scientific Journal Vol 2, No 1 (2023): Civil Engineering Scientific Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.234 KB) | DOI: 10.35334/cesj.v2i1.3324

Abstract

ABSTRACT: As a result of the closure of the U-Turn, the people around Jalan HR. Soebrantas complained because the travel time they took was very long and there was a buildup of vehicles at the U-Turn intersection of Jalan Manggis. The problem in this study is how is the condition of the U-Turn in front of the handsome Nurul Huda Mosque today . and how to overcome the U-Turn delay in front of the Nurul Huda Mosque . The method used in this study is analysis of existing traffic performance, analysis of traffic performance, applying 3 alternatives , proposing alternative problem solving, alternative problem solving based on the results of HR Road Performance Comparison. Soebrantas, it is obtained that the average degree of road saturation is 0.80, and the service level is D: The flow is approaching unstable, the speed is still tolerable. Alternative 2, the solution to the problem for this research, namely by widening the road in front of the shops This plan affects traffic performance to run smoothly as happened on the Purwodadi road section, but this is still hampered due to land acquisition if it is carried out along the HR road. Soebrantas. Alternative 3, using vissim simulation for U-Turn closure This plan is the final plan, but if this plan is carried out, you must plan for a Fly Over at the Tobek Godang red light intersectionKeywords: Alternative , U-Turn, Road performanceABSTRAK: Akibat dari penutupan U-trun membuat masyarakat sekitar jalan HR.Soebrantas yang mengeluh dikarenakan waktu tempuh yang mereka jalani sangat lama dan terjadi penumpukan kendaraan disimpang U-Turn Jalan Manggis. Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimana kondisi U-Turn  depan Masjid Nurul Huda tampan saat ini. dan Bagaimana cara untuk mengatasi waktu tundaan U-Turn depan Masjid Nurul Huda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini Analisis Kinerja lalulintas Exsisting, Analisis kinerja lalulintas, menerapkan 3 Alternatif , Usulan Alternatif Penyelesaian Masalah, alternatif pemecahan masalah Berdasarkan hasil Perbandingan Kinerja Jalan HR. Soebrantas, maka didapatkan rata-rata derajat kejenuhan jalan menjadi 0,80, dan tingkat pelayanan menjadi D: Arus mendekati tidak stabil, kecepatan masih dapat di tolerir. Alternatif 2,  pemecaah masalah untuk penelitian ini , yakni dengan membuka pelebaran jalan di depan pertokoan Rencana ini mempengaruhi kinerja lalu lintas menjadi lancar seperti yang terjadi pada ruas jalan purwodadi , namun hal ini masih terhambat akibat pembebasan lahan jika dilakukan di sepanjang jalan HR. Soebrantas. Alternatif 3, menggunakan simulasi vissim untuk penutupan U-Turn Rencana ini adalah rencana terakhir namun jika rencana ini dilakukan harus merencanakan Fly Over di simpang lampu merah Tobek GodangKata kunci: Alternatif , U-Turn, Kinerja jalan
PASIR LAUT KOTA TARAKAN SEBAGAI BAHAN STABILISASI TANAH LUNAK Santoso, Wahyu; Hasrullah, Hasrullah
Civil Engineering Scientific Journal Vol 1, No 2 (2022): Civil Engineering Scientific Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.79 KB) | DOI: 10.35334/cesj.v1i2.3359

Abstract

ABSTRAK: Tanah merupakan bagian terpenting dari suatu konstruksi, sehingga diharapkan tanah harus mampu mendukung bangunan konstruksi diatasnya, tetapi dalam pelaksanaan pembangunan konstruksi seringkali menghadapi beberapa kendala yanag sering terjadi adalah kondisi tanah lunak, Tanah lunak memiliki sifat fisik dan mekanis yang khusus, diantaranya bersifat sangat kohesif, kadar kembang susut yang tinggi, sehingga ini semua mengakibatkan daya dukung yang dihasilkan sangat rendah. Pencampuran bahan stabilisasi mengunakan beberapa variasi persentase, yaitu penambahan pasir laut 50%, 60% 70%. Pengujian sifat fisik dan mekanis dilakukan pada tanah lempung lunak asli dan tanah lempung lunak yang sudah distabilisasi dengan pasir laut. Dari hasil yang dilakukan ternyata percampuran dengan pasir laut 70% pada tanah lempung lunak memberikan hasil yang optimum pada penelitian ini, dengan beberapa indikator diantaranya adalah : indeks plastis (PI) dari 32.56% menjadi 8,05 %, spesific gravity (Gs) dari 2,55 menjadi 2.79, dalam pengujian CBR campuran 70%, menalami peningkatan harga CBR 6.87% menjadi 31,68%, untuk CBR Unsoaked, untuk CBR soaked harga CBR sebesar 4.90% menjadi 18.24%. Dalam pengujian swelling pontential mengalami penurunan dari semula 17.7% menjadi 5,27%.Kata kunci: Tanah  lunak, stabilisasi pasir laut, sifat fisik dan mekanis CBR, swelling
FLY ASH PLTU SUMBER ALAM SEKURAU KALIMANTAN UTARA SEBAGAI BINDER BETON GEOPOLIMER Hertianisya, Nurul Hanipah; Prasetya, Noerman Adi
Civil Engineering Scientific Journal Vol 2, No 1 (2023): Civil Engineering Scientific Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/cesj.v2i1.3079

Abstract

ABSTRACT: Geopolymer concrete uses pozzolanic materials such us fly ash to replace the role of cement. This study aims to design a geopolymer concrete mixture to obtain a compressive strength value based on the age or variation of the concrete mix and identify the effect of variations in alkaline activator solution on the compressive strength of geopolymer concrete. Fly ash which reacts with alkaline activator liquid in a ratio of 50:50, funcitions as a binder, where the alkaline activator used in this study is Na2Si03, and NaOH concentration of 10M with the test variable used is variation one at a ratio of 50:50; variation two at a ratio of 60:40 and variation three at a ratio of 66,67:33,33, while the filler composition and binder were 75:25. In this research, 27 samples were made of cylindrical specimens by testing the compressive strength of concrete at the age of 7, 21 and 28 days. The mixing method used in this research was the wet mixing method. Based on the research result, the average compressive strength at seven days for each variation was 11,533 Mpa; 9,300 Mpa and 12,367 Mpa. At 21 days each variation in a row was 9,300 Mpa; 11,567 Mpa and 14,800 Mpa. Each variation’s concrete with 28 days of age successively was 10,500 Mpa; 14,400 Mpa and 12,533 Mpa. In addition, the variation in the alkaline activator solution between Na2Si03, and NaOH affects the results of the compressive strength of geopolymer concrete.Keywords: alkaline activator, geopolymer concrete, fly ash, compressive strengthABSTRAK: Beton geopolimer merupakan beton yang menggunakan bahan pozzolan seperti fly ash untuk menggantikan peran semen. Tujuan dari penelitian ini yaitu membuat desain campuran beton geopolimer sehingga mendapatkan nilai kuat tekan berdasarkan umur ataupun variasi campuran beton dan mengidentifikasi pengaruh dari variasi larutan alkali aktivator terhadap kuat tekan beton geopolimer. Fly ash yang bereaksi dengan cairan alkali aktivator dengan perbandingan 50:50 berfungsi sebagai bahan pengikat, dimana alkali aktivator yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Na2SiO3 dan NaOH konsentrasi 10M dengan variabel pengujian yang digunakan ialah variasi 1 pada rasio 50:50; variasi 2 pada rasio 60:40 dan variasi 3 pada rasio 66,67:33,33 sedangkan komposisi filler dan binder sebesar 75:25. Pada penelitian ini dibuat benda uji berbentuk silinder sebanyak 27 sampel dengan pengujian kuat tekan beton pada umur 7, 21 dan 28 hari. Metode percampuran yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pencampuran dengan metode basah. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rata-rata kuat tekan pada umur 7 hari setiap variasi secara berturut-turut yaitu 11,533 Mpa; 9,300 Mpa dan 12,367 Mpa. Pada umur 21 hari setiap variasi secara berturut-turut yaitu 9,300; 11,567 Mpa dan 14,800 Mpa. Beton dengan umur 28 hari pada setiap variasi secara berturut-turut yaitu 10,500 Mpa; 14,600 Mpa dan 12,533 Mpa. Selain itu adanya variasi dalam larutan alkali aktivator antara Na2SiO3 dan NaOH mempengaruhi hasil dari nilai kuat tekan beton geopolimer.Kata Kunci: alkali aktivator, beton geopolimer, fly ash, kuat tekan
PERANCANGAN BALOK BETON BERTULANG GEDUNG PRODI KEDOKTERAN UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN DENGAN SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN Alstony, Zikri; Hernadi, Ahmad
Civil Engineering Scientific Journal Vol 2, No 1 (2023): Civil Engineering Scientific Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/cesj.v2i1.3334

Abstract

ABSTRACT: Borneo Tarakan University plans to open a medical study program in 2023. So, a building is needed that is able to support all lecture activities. The building structure is expected to be able to withstand gravity loads and earthquakes, so that each component must be designed to have high ductility. One of the important components in the planning of earthquake-resistant reinforced concrete structure buildings, especially those using special moment resisting frame systems (SMRF), namely beams. Beams must be designed using the latest standards, namely SNI 2847-2019. The entire beam design uses K-300 concrete quality and uses BJTS-420 quality steel for longitudinal and BJTS-280 for stirrups. The design results obtained on the main beam longitudinal reinforcement using a diameter of 19 mm (deform) and shear reinforcement consisting of 4 legs with a diameter of 10 mm (deform). Meanwhile, in the joist elements the longitudinal reinforcement uses a diameter of 19 mm and the shear reinforcement consists of 2 legs with a diameter of 10 mm.Keywords: Beam, Medical Study Program, Longitudinal Reinforcement, Transversal Reinforcement, Special Moment Resisting Frame System. ABSTRAK: Universitas Borneo Tarakan berencana membuka program studi kedokteran pada tahun 2023. Sehingga, diperlukan sebuah gedung yang mampu mendukung berjalannya segala aktivitas perkuliahan. Struktur gedung diharapkan mampu menahan beban gravitasi dan gempa, sehingga setiap komponennya harus direncanakan memiliki daktilitas yang tinggi. Salah satu komponen penting dalam perencanaan gedung struktur beton bertulang tahan gempa khususnya yang menggunakan sistem rangka pemikul momen khusus (SRPMK) yaitu balok. Balok harus didesain dengan menggunakan standar terbaru yaitu SNI 2847-2019. Desain balok seluruhnya menggunakan mutu beton K-300 dan menggunakan baja tulangan mutu BJTS-420 untuk longitudinal dan BJTS-280 untuk sengkang. Hasil desain diperoleh pada balok induk tulangan longitudinal menggunakan diameter 19 mm (Ulir) dan tulangan geser terdiri 4 kaki dengan diameter 10 mm (Ulir). Sedangkan, pada elemen balok anak tulangan longitudinal mengunakan diameter 19 mm dan tulangan geser terdiri dari 2 kaki dengan diameter 10 mm.Kata kunci: Balok, Program Studi Kedokteran, Tulangan Longitudinal, Tulangan Geser,  Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus
STUDI DAERAH RAWAN LONGSOR PADA KAWASAN PEMUKIMAN KAMPUNG BUGIS KOTA TARAKAN DENGAN PENERAPAN METODE FOTOGRAMETRI Utomo, Edy; Syarif, Iif Ahmad; Barocah, Alfika Henny; Reni, Reni; Sadam, Muhammad Saipul
Civil Engineering Scientific Journal Vol 2, No 1 (2023): Civil Engineering Scientific Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/cesj.v2i1.3392

Abstract

ABSTRACT: Landslides are events due to changes in land use in the steep slope classification. The slope of the land can be identified by extracting elevation data from the earth’s surface. One way of measurement is to apply the photogrammetric method. In this research, a study was conducted on landslide-prone areas in the residential area of the Kampung Bugis Tarakan City, with a base map that was the results of processing UAV aerial photographs. The results of the study state that the photogrammetric method of aerial photographs of UAVs is able to provide an accuracy rate of 98%, and is able to provide an overview of landslide prone maps with a precision of 90%. Applying this method, the researchers found that the study area is at high risk of landslides, with a potential vulnerability level of 43,61% high and 36,33% very high, which were spread over hillside areas in an area of 72,70 hectare. Keywords: Elevation, Photogrammetric, Landslide, Tarakan, UAV.ABSTRAK: Tanah longsor merupakan kejadian akibat perubahan guna lahan pada klasifikasi kelerengan yang curam. Kelerengan lahan dapat diidentifikasi dengan ekstraksi data elevasi dari permukaan bumi. Salah satu cara pengukurannya adalah dengan menerapkan metode fotogrametri. Pada penelitian ini dilakukan studi daerah rawan longsor di wilayah pemukiman kampung bugis Kota Tarakan dengan peta dasar merupakan hasil dari pengolahan foto udara UAV. Hasil studi menyatakan bahwa metode fotogrametri dari foto udara UAV mampu memberikan tingkat akurasi 98%, dan mampu memberikan gambaran peta rawan longsor dengan ketelitian 90%. Dari penerapan metode ini, dinyatakan bahwa lokasi penelitian merupakan daerah rawan longsor dengan potensi tingkat kerawanan 43,61% tinggi dan 36,33% sangat tinggi, yang tersebar pada daerah lereng perbukitan pada luas lokasi penelitian sebesar 72,70 hektar.Kata kunci: Elevasi, Fotogrametri, Longsor, Tarakan, UAV.
ANALISIS KEBUTUHAN DAN KETERSEDIAAN AIR BAKU EMBUNG BOLONG KABUPATEN NUNUKAN MENGGUNAKAN METODE NRECA Faizal, Rahmat; Firdaus, Wildan; Amiruddin, Aswar
Civil Engineering Scientific Journal Vol 2, No 1 (2023): Civil Engineering Scientific Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/cesj.v2i1.4146

Abstract

ABSTRACT: Raw water in Embung Bolong, Nunukan Regency, is currently experiencing a decline or depreciation due to low rainfall in Nunukan Regency, so it is necessary to conduct research on the availability of raw water, including the use of environmental conditions in Embung Bolong. Calculation of evapotranspiration using the Penman Modification and Effective Discharge method using the NRECA method includes data from related agencies in the form of rainfall data, air humidity, air temperature, wind speed, and length of sunlight. Based on the results of the analysis, the total water requirement for 2031 is 4.229 lt/s for the West Nunukan Village zone, 22.633 lt/s for the Central Nunukan Urban Village zone, 20.228 lt/s for the East Nunukan Urban Village zone, 6.475 lt/s for the South Nunukan Urban Village zone , 6,304 lt/s for the Selisun Village zone and the mainstay discharge Q90 reviewed from the last 10 years from 2012 to 2021, the largest water availability occurs in June, which is 50,645 lt/s and the smallest water availability occurs in April, namely of 0.224 l/sec.Keywords: Embung Bolong, Nursery IPA, Water Demand, Water Availability, NRECA MethodABSTRAK: Air baku di Embung Bolong Kabupaten Nunukan kini mengalami penurunan atau penyusutan yang disebabkan rendahnya curah hujan di Kabupaten Nunukan sehingga perlu dilakukan penelitian mengenai ketersediaan air baku termasuk pemanfaatan kondisi lingkungan di Embung Bolong. Perhitungan evapotranspirasi menggunakan metode Penman Modifikasi dan Debit Efektif dengan menggunakan metode NRECA meliputi data dari instansi terkait berupa data curah hujan, kelembaban udara, suhu udara kecepatan angin, dan lama penyinaran matahari. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh jumlah kebutuhan ait tahun 2031 sebesar 4,229 lt/dtk untuk zona Kelurahan Nunukan Barat, 22,633 lt/dtk untuk zona Kelurahan Nunukan Tengah, 20,228 lt/dtk untuk zona Kelurahan Nunukan Timur, 6,475 lt/dtk untuk zona Kelurahan Nunukan Selatan, 6,304 lt/dtk untuk zona Kelurahan Selisun serta debit andalan Q90 yang ditinjau dari 10 tahun terakhir terhitung dari tahun 2012 sampai dengan tahun 2021 diperoleh ketersediaan air terbesar terjadi pada bulan Juni yaitu sebesar 50,645 lt/dtk dan ketersediaan air terkecil terjadi pada bulan April yaitu sebesar 0,224 lt/dtk.Kata kunci: Embung Bolong, IPA Persemaian, Kebutuhan Air, Ketersediaan Air, Metode NRECA
ANALISIS KETERSEDIAAN DAN KEBUTUHAN AIR BAKU PADA EMBUNG SUNGAI BILAL KABUPATEN NUNUKAN MENGGUNAKAN METODE F.J. MOCK Nurdiansyah, Nurdiansyah; Faizal, Rahmat; Amiruddin, Aswar
Civil Engineering Scientific Journal Vol 2, No 2 (2023): Civil Engineering Scientific Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/cesj.v2i2.4169

Abstract

ABSTRACT : Due to population growth and the region's fast development, domestic and non- domestic water consumption has grown in Nunukan Regency. To meet the clean water demand, the government has built the Bilal River Reservoir, which initiated a study of the Bilal River Reservoir to be carried out to determine the reservoir's reliability in meeting the demand for clean water in line with population growth. This study analyzed water availability and the demand for raw water in the Bilal River Reservoir. In the analysis of water availability, the Modified Penman approach is used to analyze evapotranspiration, while the F.J. Mock method was used to study effective debit. From the analysis of raw water availability using the F.J. Mock with 90% reliability, The biggest Q90 was in January at 119 liters/sec, and the smallest was in December at 15 liters/sec. As well as the results of the largest water demand analysis in 2031 in the West Nunukan Village zone of 19,947 liters/sec and the smallest in 2022 in the Central Nunukan Village zone of 6,249 l/s.Keywords: Bilal River Reservoir, Water Availability, Water Demand, F.J. Method Mock ABSTRAK: Meningkatnya aktivitas penduduk ditambah dengan berkembangnya pembangunan yang semakin pesat menyebabkan kebutuhan air untuk domestik maupun non domestik yang meningkat di Kabuapten Nunukan. Dalam rangka upaya pemenuhan kebutuhan air bersih, pemerintah Kabupaten Nunukan membangun Embung Sungai Bilal. Kajian terhadap Embung Sungai Bilal perlu dilakukan untuk mengetahui keandalan embung dalam memenuhi kebutuhan air bersih sejalan dengan pertumbuhan penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketersediaan air dan kebutuhan air baku pada Embung Sungai Bilal. Pada analisis ketersediaan air perhitungan Evapotranspirasi menggunakan metode Penman Modifikasi dan Debit Efektif menggunakan metode F.J. Mock. Dari hasil analisis ketersediaan air baku dengan menggunakan metode F.J. Mock dengan keandalan 90%. Q90 terbesar pada bulan Januari sebesar 119 ltr/dtk terkecil pada bulan Desember sebesar 15 ltr/dtk. Serta hasil analisis kebutuhan air terbesar pada tahun 2031 zona Kelurahan Nunukan Barat sebesar 19,947 lt/dtk, terkecil pada tahun 2022 zona Kelurahan Nunukan Tengah sebesar 6,249 lt/dtk.Kata kunci: Embung Sungai Bilal, Ketersediaan Air, Kebutuhan Air, Metode F.J. Mock
DESAIN HUBUNGAN BALOK-KOLOM GEDUNG 9 LANTAI MENGGUNAKAN SNI 2847:2019 DAN SNI 1726:2019 (Studi Kasus: Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan) Swasanto, Harfri; Hernadi, Ahmad
Civil Engineering Scientific Journal Vol 2, No 2 (2023): Civil Engineering Scientific Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/cesj.v2i2.3880

Abstract

ABSTRACT : Design of beam-column connections needs to be planned by assuming plastic joints at the beam and column base also in reducing structural failure at the joint when cyclic earthquake loads occur. Designed a 9-story building with a total height of 37 m using a dual system and earthquake resistant element design with SNI 2847: 2019, SNI 1726: 2019, and SNI 1727: 2020. The primary data of soil case study data from boring results in 2011, the average value of N ̅ = 13.309 15, namely the soft soil site class (SE) in boring hole 2, KDS IV-D value SDS = 0.558 and SD1 = 0.4185. Concrete compressive quality K-350 Kg/m3, steel grade using BjTS 420 MPa. Seismic design permits using response spectrum analysis of irregular frequency results, Failure mechanism of the frame to bear lateral loads 33% (x-direction), 37% (y-direction) and structural walls 67% (x-direction), 63% (y-direction), fundamental frequency of the structure 1.504 seconds percentage 70.8% (UY) and 1.437 seconds percentage 59.7% (UX), number of variations 90% mode 10 and 100% mode 45. Strong Colomn Weak Beam (SCWB) K1 1st floor against x-direction column crawl beam Mn-Column = 3118.22 kNm 1.2, Mn-Beam = 156.97 kNm and y-direction ΣMn-Column = 2681.76 kNm Σ1.2Mn-Beam = 2245.37 kNm. The beam-column connection (HBK) reinforcement design uses diameters namely; 13mm, and 16mm, the spacing (s) in the beam-column connection uses 90mm, 130mm, and 300mm.Keywords: Beam-column connections, Design, Earthquake.ABSTRAK: Desain hubungan balok-kolom perlu direncanakan dengan mengasumsikan terjadi sendi-plastis pada balok dan dasar kolom juga dalam mereduksi kegagalan struktur pada joint ketika beban gempa berulang (siklik terjadi. Perancangan gedung 9 lantai ketinggian total 37 m menggunakan sistem ganda dan desain elemen tahan gempa dengan SNI 2847:2019, SNI 1726:2019, dan SNI 1727:2020. Data primer data studi kasus tanah hasil boring tahun 2011, Nilai rata-rata  = 13,309 15 yakni kelas situs tanah lunak (SE) pada lubang boring 2, KDS IV-D nilai SDS = 0,558 dan SD1= 0,4185. Mutu tekan beton K-350 Kg/m3, kelas baja menggunakan BjTS 420 MPa. Gempa desain izin menggunakan analisis respons spektrum hasil kosekuensi ketidakberaturan, Mekanisme kegagalan rangka memikul beban lateral 33% (arah-x), 37% (arah-y) dan dinding struktur 67% (arah-x), 63% (arah-y), frekuensi fundamental struktur 1,504 detik persentase 70,8% (UY) dan 1,437 detik persentase 59,7% (UX), jumlah ragam 90% mode 10 dan 100% mode 45. Strong Colomn Weak Beam (SCWB) K1 lantai 1 terhadap balok merangkak kolom arah-x Mn-Kolom = 3118,22 kNm 1,2Mn-Balok = 156,97 kNm dan arah-y Mn-Kolom = 2681,76 kNm 1,2Mn-Balok = 2245,37 kNm. Desain tulangan hubungan balok-kolom (HBK) menggunakan diameter yakni; 13mm, dan 16mm, spasi (s) pada hubungan balok-kolom menggunakan 90mm, 130mm, dan 300mm.Kata kunci: Desain, Gempa, Hubungan Balok-Kolom.
IDENTIFIKASI TINGKAT KERUSAKAN JALAN KENANGA KOTA TARAKAN DENGAN METODE BINA MARGA Pamungkas, Muafiruddin; Bakri, Muhammad Djaya
Civil Engineering Scientific Journal Vol 2, No 1 (2023): Civil Engineering Scientific Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/cesj.v2i1.4131

Abstract

ABSTRACT: This study aims to assess the condition of the road pavement using the Bina Marga method. The condition of the road pavement examined includes the type and level of damage so that the value of the condition of the road pavement and alternatives for handling the road damage can be identified. The research location is the Kenanga road section which is a secondary collector road located in a densely populated residential area in Karang Anyar Village, Tarakan City, which functions as an alternative axis road connecting the West Tarakan District and Central Tarakan District, North Kalimantan Province. This Bina Marga method examines the volume of traffic and the type of damage that occurs on the road pavement. The results of the road pavement condition assessment are then used as a reference and selection of alternative road damage repairs. The results showed that the road damage found on the Kenanga road section was potholes, depression, patching end utility cut patching, and polished aggregate, then the results of the analysis used the Bina Marga method. a score of 10 is obtained for the right side and a value of 11 for the left side which means that the road section needs to be repaired in the drainage system component by including it in the periodic maintenance program. Keywords: Bina Marga Method, Road Damage, Road Handling MethodABSTRAK: Penelitian ini bertujuan menilai kondisi perkerasan jalan menggunakan metode Bina Marga. Kondisi perkerasan jalan yang diperiksa meliputi jenis dan tingkat kerusakan sehingga dapat diketahui nilai kondisi perkerasan jalan dan alternatif penanganan kerusakan jalan tersebut. Lokasi penelitian dilakukan pada ruas jalan Kenanga yang merupakan jalan kolekter sekunder yang berada pada kawasan permukiman padat penduduk di Kelurahan Karang Anyar Kota Tarakan, berfungsi sebagai jalan poros alternatif menghubungkan wilayah Kecamatan Tarakan Barat dan Kecamatan Tarakan Tengah Provinsi Kalimantan Utara. Metode Bina Marga ini meninjau volume lalu lintas serta jenis kerusakan yang terjadi pada perkerasan jalan. Hasil penilaian kondisi perkerasan jalan selanjutnya digunakan sebagai acuan dan pemilihan alternatif perbaikan kerusakan jalan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan kerusakan jalan yang ditemukan  pada ruas jalan Kenanga adalah kerusakan lubang (potholes), kerusakan amblas (Depression), kerusakan tambalan (Patching end Utility Cut Patching), dan kerusakan pengausan agregat (polised agregat), selanjutnya hasil analisa dengan metode Bina Marga diperoleh nilai 10 untuk sisi kanan dan nilai 11 untuk sisi kiri yang berarti bahwa ruas jalan tersebut perlu dilakukan perbaikan-perbaikan pada komponen sistim drainase dengan memasukan kedalam program pemeliharaan berkala.Kata kunci: Metode Bina Marga, Kerusakan Jalan, Penanganan Kerusakan Jalan