cover
Contact Name
Muhammad Muzakki
Contact Email
kangzaky92@gmail.com
Phone
+62081259428689
Journal Mail Official
muhammadmuzakki@unimudasorong.ac.id
Editorial Address
Jalan K.H. Ahmad Dahlan No.1, Mariat Pantai, Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya - 98418, Kabupaten Sorong
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
PAIDA: Jurnal Pendidikan Agama Islam UNIMUDA
ISSN : -     EISSN : 29628172     DOI : 10.36232
Core Subject : Religion, Education,
Pendidikan Islam, pendidikan Madrasah, Managemen pendidikan Islam, Kurikulum Pendidikan Islam, Pendidikan di Pesantren, dan Inovasi Pendidikan Islam
Articles 35 Documents
Strategi PDM Kabupaten Sorong dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Lembaga Pendidikan Agama Islam di Daerah 3T santoso, budi; Khasanah, Khasanah
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/paida.v2i2.4639

Abstract

The quality of education in 3T areas (lagging, leading and outermost) cannot be equated with education in other areas. Because the 3T area needs to be given different treatment in order to catch up with the lag from other regions. This research discusses the strategy conducted by the Regional Leadership of Muhammadiyah Sorong Regency in improving the quality of education for Islamic educational institutions located in the 3T area. The method used in this study is a qualitatively discrete method with a type of field research that is direct researchers to the location of research to obtain concrete data that has to do with the problem to be discussed. The method used is descriptive-qualitative analysis, data sourced from in-depth interviews, observations and documentation, After the data collected will be analyzed with the analysis model Miles, Huberman and Saldana (2014) consisting of: condensation of data, presentation of data, and drawing conclusions. The scalpel used in this study using Sudarwan Danim's theory (2007:56) says that an institution wants to improve the quality of its education, so it must involve at least five dominant factors, namely: Leadership of the Principal, Teacher, Curriculum.
Implementasi Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran Agama Islam Di Sekolah Dasar Negeri Pacitan hayati, nur; Setiawan, Edi; Ardiansyah, Rizal; Pramono, Roni Andi; Almazi, Naufal Zaki
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/paida.v2i2.4640

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengamati bagaimana penanaman nilai Pancasila terutama sila pertama yakni, “Ketuhanan Yang Maha Esa“ di Sekolah Dasar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah “Bagaimana cara menanamkan nilai Pancasila terutama sila pertama kepada anak-anak sekolah dasar agar dapat diamalkan di kehidupan sehari-hari?” Metode yang digunakan adalah wawancara. Bentuk penelitian ini adalah survey. Subyek penelitian ini adalah 1 orang guru dan 10 siswa kelas VI sekolah dasar dengan rincian 6 orang laki-laki dan 4 orang perempuan serta 1 orang guru Agama. Teknik pengumpulan data adalah observasi secara langsung. Sedangkan Teknik analisis datanya adalah dengan mengakumulasikan hasil survey secara langsung. Akhirnya kesimpulan dari survey ini yaitu : Bahwa penanaman nilai Pancasila harus dilakukan sejak dini terutama pada sila pertama, agar dapat diterapkan di kehidupan sehari-hari. Kata Kunci : Penanaman Pancasila, Sila Pertama, Aktivitas pesrta didik, Metode pembiasaan.
Kontribusi IPNU dan IPPNU Dalam Pengembangan Pendidikan Islam Nonformal di Kota Sorong Iriani, Zahranita; Al Jawad, Ulil Albab
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/paida.v3i1.5733

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kontribusi Organisasi IPNU dan IPPNU dalam pengembangan pendidikan Islam nonformal di Kota Sorong. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan analisis data yaitu teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kontribusi organisasi yang diberikan IPNU-IPPNU dalam pengembangan pendidikan Islam nonformal di Kota Sorong berupa kebutuhan finansial, program kerja, sumbangan ide, tenaga dan juga kepemimpinan. Hal tersebut dapat dilihat dari terlaksananya kegiatan IPNU-IPPNU, seperti: khotmil Qur’an, latihan Al-Barzanji, pengajian bulanan, pelatihan tilawah Qur’an, kegiatan peringatan hari-hari besar Islam. Dalam melaksanakan kegiatan tidak semua dapat berjalan dengan baik, terdapat beberapa factor pendukung serta faktor penghambat. Dari segi faktor pendukung IPNU-IPPNU mempunyai dukungan penuh dari sesepuh maupun pembina, serta badan otonom (banom) PCNU dalam melaksanakan kegiatan dan memiliki beberapa koneksi dari beberapa instansi, sekolah maupun pemerintahan daerah. Adapun faktor penghambat yang dimiliki IPNU-IPPNU yakni berupa kurangnya dana, sikap acuh tak acuh dari masyarakat sekitar, kemajuan teknologi, perizinan dari orang tua, serta jarak yang ditempuh dalam kegiatan. Sedangkan solusi yang diberikan IPNU-IPPNU berupa; melakukan upgrade sistem kelembagaan secara nasional berbasis kinerja (program), profesionalisme organisatoris, adaptasi teknologi, optimalkan program kerja, penguatan kapasitas SDM, serta mengembangkan kemandirian ekonomi.
Kepemimpinan Kepala SD Al Irsyad Kota Sorong Dalam Membangun Religiusitas Guru Dan Siswa suhadi, suhadi
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/paida.v3i1.5734

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki kepemimpinan kepala sekolah dalam mengembangkan religiusitas guru dan siswa di SDN Al Irsyad Kota Sorong, dengan fokus pada 1) strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam mengembangkan religiusitas guru dan siswa di SDN Al Irsyad Kota Sorong; 2) Peran kepemimpinan kepala sekolah dalam mengembangkan religiusitas guru dan siswa di SDN Al Irsyad Kota Sorong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kepemimpinan yang diterapkan oleh kepala sekolah SD Al Irsyad Kota Sorong adalah pendekatan kepemimpinan yang demokratis. (2) strategi yang diterapkan Kepala Sekolah SD Al Irsyad Kota Sorong dalam mengembangkan religiusitas guru dan siswa di sekolah adalah melalui (1) strategi kekuasaan, (2) strategi persuasif, dan strategi normatif.
Pengaruh Metode Pembelajaran Brainstorming Terhadap Hasil Belajar Fiqih Kelas 8 MTS Ma’arif NU 1 Kemranjen, Banyumas Mustofa, Idam; Anwar, Saiful; Haifah, Arga; Huwaida, Jaziela; Nurhasanah, Muwahidah
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/paida.v3i1.5746

Abstract

Beberapa factor yang menyebabkan kurangnya minat siswa dalam pembelajaran, berpusat pada guru saja dan menggunakan metode ceramah berdampak pada penurunan nilai dan pemahaman siswa pada mata pelajaran Fiqih. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Metode Pembelajaran Brainstorming terhadap Hasil Belajar Fiqih Kelas 8 Mts Maarif NU 1 Kemranjen Banyumas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif Metode Eskperimen dengan True Experimen design. Populasi kelas 8 Mts Maarif NU 1 Kemranjen Banyumas dan sampel yang berjumlah 68 siswa. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode tes. Analisis data menggunakan uji Mann Whitney dengan bantuan spss 25. Hasil penelitian ini yaitu terdapat pengaruh Metode Pembelajaran Brainstorming terhadap hasil belajar kelas 8 Mts Maarif Nu 1 Kemranjen Banyumas melalui pretest dan posttest. Peneliti menggunakan uji Mann Whitney dengan nilai sebesar Asymp.Sig (2-tailed) yaitu 0,000 sehingga 0,000 < 0,05 dapat dilihat bahwasannya Ha diterima dan Ho ditolak. Berdasarkan kesimpulan peneliti mengajukan beberapa saran bahwa: 1) Kepada guru hendaknya menggunakan metode pembelajaran Brainstorming pada pelajaran Fiqih karena terbukti dapat meningkatkan serta mempengaruhi hasil belajar dan nilai siswi. 2) Sekolah atau Lembaga MTS Maarif NU 1 Kemranjen Banyumas agar dapat menginovasi metode pembelajaran yang baik.
Upaya Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Pembinaan Akhlak Siswa Di MTs Muhammadiyah 2 Aimas Tuhepaly, Putri Puspitasari; Gani, Abdul; Tang, Ambo
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/paida.v3i1.5781

Abstract

Eksistensi guru pendidikan agama Islam dalam membina akhlak siswa memiliki peran fundamental, minimnya pendidikan akhlak menyebabkan degradasi moral yang berdampak serius terhadap tatanan masyarakat dan membuat lembaga pendidikan menjadi terpuruk dan merosot. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya guru pendidikan agama Islam dalam pembinaan akhlak siswa serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukan bahwa upaya yang dilakukan guru pendidikan agama Islam dalam pembinaan akhlak siswa adalah dengan melakukan pembiasaan, keteladanan dan pemberian hukuman.
Upaya Guru Qur’an Dalam Menangani Problematika Hafalan Al-Qur'an Siswa Kelas VIII DI SMPIT Alam Mutiara Insan Sorong Halisah, Halisah; Aji, Arif Pramana; Gani, Abdul
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/paida.v3i1.5784

Abstract

Menghafal al-Qur’an tidaklah mudah, kerumitan didalamnya menyangkut ketetapan membaca dan pengucapan tidak bisa diabaikan begitu saja. Oleh karena itu guru memiliki peran penting terhadap keberhasilan seorang siswa dalam menghafal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui upaya guru Qur’an dan hambatan-hambata yang dihadapi guru dalam menangani problematika hafalan al-Qur’an siswa kelas VIII di SMPIT Alam Mutiara Insan. Sekolah tersebut dikenal sebagai Lembaga yang memiliki program unggulan dengan target hafalan al-Qur’an. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif lapangan. Subjek penelitian ini adalah guru Qur’an, siswa kelas VIII dan orang tua siswa. Adapun teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya data disajikan dalam bentuk yang sesuai sehingga mudah dibaca dan dipahami, kemudian data analisis dan diambil kesimpulannya. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa upaya yang dilakukan oleh guru dalam menangani problematikan hafalan al-Qur’an siswa kelas VIII di SMPIT Alam Mutiara Insan yaitu : 1) Memberikan motivasi dan arahan kepada siswa. 2) Menggunakan metode heuristik dan talaqqi. 3) Relasi guru dan orang tua siswa. 4) Mengingatkan siswa untuk tetap murojaah. Adapun hambatan-hambatan yang dihadapi guru dalam menangani problematika hafalan siswa kelas VIII yaitu:1)Terbatasnya waktu pembelajaran. 2) Guru kurang mahir membaca al-Qur’an. 3) Adanya rasa malas pada diri siswa. 4) Adanya siswa yang belum mampu membaca al-Qur’an dengan baik. 5) kurangnya motivasi dalam diri siswa. 6) Kurang tertibnya siswa.
Analisis Motivasi Orang Tua Memilih Muhammadiyah Boarding School (MBS) di MTS Muhammadiyah 2 Aimas Mariama, Mariama Mariama; Muzakki, Muhammad; Zulkifli, Zulkifli
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/paida.v3i1.5788

Abstract

Abstrak: Pendidikan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam kehidupan manusia, sebab pribadi-pribadi yang unggul dan berkualitas akan terbentuk sesuai dengan tujuan yang diharapkan, dan kemajuan suatu bangsa bergantung pada kualitas sumber daya manusia. Era globalisasi tidak hanya memberikan dampak positif bagi bangsa Indonesia, tetapi juga memberikan dampak negatif seperti menurunnya kualitas moral peserta didik, pergaulan bebas, kecanduan gadget dan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan orang tua tentang muhammadiyah boarding school (MBS) dan motivasi orang tua menyekolahkan anaknya di MTs Muhammadiyah 2 Aimas. Peneltian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jumlah sampel 17 orang yang terdiri dari orang tua, anak, kepala madrasah, dan guru. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil dari penelitian menunjukan pandangan orang tua mengenai MBS secara umum bagus karena anak mendapat pendidikan, pengawasan, dan pembinaan 24 jam oleh ustad maupun ustazahnya di asrama. Kemudian kegiatan-kegiatan pada program ini dapat membentuk karakternya menjadi lebih mandiri, disiplin dalam menjalankan salat, berperilaku atau berakhlak baik sesuai dengan ajaran Islam dan diharapkan dapat menjadikan anak hafidz maupun hafidzoh. Adapun motivasi orang tua menyekolahkan anak di MTs Muhammadiyah 2 Aimas karena sekolahnya berbasis Islam sehingga anak dapat belajar ilmu agama lebih banyak dengan tetap mendapat pelajaran ilmu pengetahuan umum yang bermanfaat bagi dunia dan akhiratnya.
Pendidikan Multikulturalisme Berbasis Uswah Hasanah Di Pondok Pesantren Imam Syuhodo Sukoharjo Sebagai Upaya Deradikalisasi Terhadap Agama suprapto, rohmat
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/paida.v3i2.5815

Abstract

Abstrak : Radikalisme dan terorisme menjadi permasalahan yang cukup mengkhawatirkan di beberapa negara, termasuk Indonesia. Radikalisme berbasis agama dan terorisme menimbulkan kekacauan yang mengakibatkan kerugian materi, bahkan korban jiwa. Upaya untuk mengatasi hal tersebut telah dilakukan oleh pemerintah Indonesia melalui pembentukan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Densus 88 Anti Teror, hingga perumusan kebijakan dan peraturan. Selain itu, diperlukan upaya preventif untuk mencegah penyebaran radikalisme berbasis agama dan doktrin terorisme yang memerlukan keterlibatan lembaga pendidikan. Tulisan ini bertujuan untuk mengungkap model pendidikan multikultural-inklusivisme yang dikembangkan di Pesantren Imam Syuhodo Sukoharo dalam proses internalisasinya untuk mencegah penyebaran paham radikal berbasis agama dan doktrin terorisme. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan psikologi keagamaan. Pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara mendalam dan tinjauan pustaka, sedangkan analisis data dengan metode induktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pendidikan multikultural-inklusivisme disusun dalam bentuk kurikulum yang memuat seperangkat nilai-nilai yang diterapkan langsung kepada peserta didik melalui pendidikan uswatun hasanah, berpikir positif, jujur, dan memaafkan. Hal inilah yang menjadikan santri Pesantren menjadi saling menghormati perbedaan, moderat dan memahami prinsip Islam sebagai agama yang rahmatan lil alamin (kebaikan untuk semua). Kata Kunci : Internalisasi, Multikultural, Inklusivisme, Radikalisme Agama, Terorisme, Pesantren
Implementasi Metode Sabaq, Sabqi, Manzil Pada Program Tahfidzul Qur’an Di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Arif, Arif Aji; Sumalo, Kadir; Muzakki, Muhammad; Rama, Bahaking; Saleh, Syamsudduha
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/paida.v3i2.6521

Abstract

Penelitian ini fokus pada penerapan metode sabaq, sabqi, dan manzil dalam program tahfidzul Qur'an di Pondok Pesantren Nurula Yaqin. Tujuan utama penelitian adalah menganalisis efektivitas penggunaan metode tersebut terhadap peserta program tahfidzul Qur'an serta mengevaluasi dampaknya terhadap peserta dalam menghafal al-Qur'an. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan studi kasus. Penelitian dilakukan pada periode 15 Agustus-30 Agustus di Pondok Nurul Yaqin, melibatkan populasi sebanyak 30 orang, dengan sampel 13. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi yang melibatkan peserta program tahfidzul Qur'an sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan dan dianalisis dengan teknik pengumpulan, reduksi, penyajian, dan verifikasi data, serta menggunakan triangulasi untuk meningkatkan keabsahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode sabaq, sabqi, dan manzil dapat membantu santri dalam memaksimalkan waktu. Prestasi santri mengalami peningkatan yang signifikan setelah penerapan metode ini. Pelaksanaan metode sabaq, sabqi, manzil dilakukan tiga kali sehari pertama waktu sabaq setelah subuh, ke dua sabqi dilaksanakan setelah asar, dan ke tiga manzil dilaksanakan setelah solat isya. Hambatan dalam pelaksanaan metode sabaq, sabqi, manzil meliputi, santri sering bolos ketika hakaqoh berlangsung, tidur di dalam halaqoh, dan rendahnya daya ingat santri. Pelaksanaan metode sabaq, sabqi, manzil cukup baik, hal itu terlihat dalam kurun waktu tujuh bulan dengan kesibukan mereka masing-masing mampu menyetor lima juz sekali duduk, santri mampu mengikuti lomba di tingkat Kabupaten Sorong, dan mampu menjawab pertanyaan pada saat wisuda. Demi mewujudkan generasi qur’ani yang berkesinambungan dan sissilah keilmuan bersambung kepada Rosullah maka pondok seyogyanya menghadirkan muallim yang bersanad dan mensosialisasikan program tahfidz di khalayak umum.

Page 3 of 4 | Total Record : 35