cover
Contact Name
Adhe Anniza
Contact Email
lppm.stikesicsada@gmail.com
Phone
+628979004327
Journal Mail Official
lppm.stikesicsada@gmail.com
Editorial Address
Jln. Dr Wahidin No. 68 A Kepatihan Bojonegoro
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
ISSN : 24076309     EISSN : 25499327     DOI : https://doi.org/10.37413/jmakia.v12i1
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA adalah jurnal yang diterbitkan oleh LPPM ISTeK Insan Cendekia Husada Bojonegoro. Jurnal ini Fokus pada Ilmu Kesehatan yang meliputi: Ilmu keperawatan, Kebidanan. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Februari dan Agustus.
Articles 292 Documents
ANALISIS RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI LAUNDRY DENGAN METODE HIRARC Sofiatun; Saikhunuddin; Devianti Putri, Berlianan; Hamsidi, Rini
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA - In Press
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Rumah Sakit merupakan salah satu tempat kerja yang memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan dan kesehatan, salah satunya berasal dari kegiatan pengelolaan linen di bagian laundry. Untuk mengetahui dan mengambarkan faktor bahaya dan risiko keselamatan dan kesehatan kerja pada pengelolaan linen di laundry RSUD Ibnu Sina Gresik serta melakukan analisa dengan metode HIRARC. Jenis penelitian deskriptif, dengan pendekatan observasional. Data bersumber dari data primer yang diperoleh melalui observasi meliputi kondisi lingkungan kerja, mesin atau alat kerja dan proses bekerja petugas pengelolaan linen di laundry RSUD Ibnu Sina Gresik, pengukuran lingkungan kerja dan wawancara. Data sekunder diperoleh dari data di Instalasi laundry dan Unit K3RS. Pengolahan data melalui analisis manajemen risiko dengan metode HIRARC dan analisa risiko mengacu pada pedoman manajemen risiko RSUD Ibnu Sina Gresik. Ditemukan beberapa potensi bahaya yang bersumber dari faktor, fisik, kimia, biologi, ergonomi, elektrika dan mekanikal, psikososial dan faktor perilaku pekrja yang tidak aman. Hasil penilaian risiko didaptakan sejumlah 21 risiko, terbagi menjadi risiko tinggi (high) sebanyak 2 risiko, risiko sedang (moderat) sebanyak 10 risiko dan risiko rendah (low) sebanyak 9 risiko. Masih ditemukannya cukup banyak risiko dalam kategori sedang dan tinggi, sehingga perlu dilakukan pengendalian/penanganan agar terjadi penurunan tingkat risiko dari tinggi menjadi sedang dan dari sedang menjadi rendah.
HUBUNGAN LAMA HEMODIALISA DENGAN NILAI IDWG PASIEN YANG HEMODIALISA RUTIN DI RUMAH SAKIT SWASTA YOGYAKARTA A. Kristanti, Yosi; Tatik Pujiastuti, Theresia; A. Wibowo, Tendean
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA - In Press
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/jmakia.v14i2.351

Abstract

ABSTRACT Interdialytic Weight Gain (IDWG) merupakan penambahan berat badan selama periode interdialisis yang di hitung dari selisih berat badan sebelum dialisis dengan berat badan setelah dialisis sesi sebelumnya. IDWG merupakan indikator penting keberhasilan pasien hemodialisa dalam beradaptasi dengan penyakitnya. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa lama menjalani hemodialisa berkaitan erat dengan kemampuan pasien mempertahankan nilai IDWG. Namun, hal tersebut bukan generalisasi karena ada beberapa penelitian yang mengatakan tidak ada hubungannya. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui hubungan lama menjalani hemodialisa dengan nilai IDWG pasien hemodialisa rutin di Rumah Sakit Tipe B Yogyakarta. Desain penelitian adalah deskriptif kuantitatif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 150 responden yang diambil dengan consecutive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukan -sebanyak 45.3% responden berusia >60 tahun, 54.7% berjenis kelamin laki-laki, 49.3% berpendidikan menengah keatas dan 27.3% bekerja di bidang swasta. Sebanyak 47,3% pasien menjalani HD > 3 tahun, 42,7 % dalam rentang 1-3 tahun dan hanya 10% yang menjalani hemodialisa < 1 tahun. Pasien yang memiliki nilai IDWG ringan (75,3%), IDWG sedang 23,3% dan IDWG berat hanya 1,3%. Hasil uji spearman menunjukan nilai P value 0,536 > dari α 0,05. Tidak ada hubungan yang signifikan antara lama HD dengan Nilai IDWG. Mengingat IDWG merupakan indikator penting keberhasilan hemodialisia maka bagi pasien disarankan untuk konseling diet agar dapat mengontrol asupan sehingga nilai IDWG stabil, lalu perlu juga diteliti lebih lanjut mengenai faktor faktor yang berhubungan dengan nilai IDWG pasien yang menjalani hemodialisa rutin.
ASPEK HUKUM DAN PERLINDUNGAN PROFESI PERAWAT DALAM PRAKTIK TELEKEPERAWATAN (TELENURSING) DI ERA DIGITALISASI KESEHATAN Jariyatin, Nurul; Efendi, Yusuf; Bintang, Daffa Alfan Kaukaba
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/39m6ke39

Abstract

ABSTRAK Perkembangan teknologi informasi dalam bidang kesehatan telah mendorong lahirnya praktik telekeperawatan (telenursing) sebagai bagian dari transformasi pelayanan keperawatan. Kabupaten Bojonegoro ada tiga RSUD telah mengimplementasikan sistem digital seperti pendaftaran online, layanan konsultasi melalui WhatsApp, sistem informasi risiko pasien, dan pengantaran obat ke rumah. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis aspek hukum dan perlindungan profesi perawat dalam praktik telenursing berdasarkan studi kasus implementasi di RSUD Bojonegoro, RSUD Sumberrejo, dan RSUD Padangan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi dokumentasi dan analisis literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun digitalisasi pelayanan berjalan cukup baik, terdapat kekosongan hukum dalam regulasi telenursing dan lemahnya perlindungan profesi perawat dalam aspek legal, etis, dan operasional. Artikel ini merekomendasikan penguatan regulasi dan SOP telenursing, serta pelatihan hukum dan teknologi bagi perawat
HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS FISIK , TINGKAT STRES DENGAN DISMENORE PRIMER PADA SISWI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN YADIKA DI BANGIL Syahira, Nabila Zayyan; Trisnawati, Yulia; Prayitno, Dimas Aji; Dewi, Arni Kusuma; Sofiatun
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/7g0ety42

Abstract

Latar Belakang: Era globalisasi membawa pengaruh bagi remaja terutama kesehatan mental yang terganggu serta gaya hidup ‘sedentary lifestyle’. Fenomena tersebut dapat mengakibatkan berbagai masalah pada remaja, salah satunya terkait kesehatan reproduksi wanita yaitu dismenore primer. Dismenore primer adalah keluhan yang sering kali dirasakan oleh wanita pada saat menstruasi yang ditandai dengan rasa sakit pada perut bagian bawah. Terdapat beberapa faktor risiko yang diduga berakitan dengan terjadinya dismenore primer yaitu aktivitas fisik dan tingkat stres. Tujuan: Mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dan tingkat stres dengan dismenore primer pada siswi Sekolah Menengah Kejuruan Yadika di Bangil. Desain Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional pada 53 responden yang merupakan siswi kelas X dan XI SMK Yadika di Bangil. Penelitian ini menggunakan data primer yang diambil secara langsung dari subjek penelitian melalui kuisioner Numeric Rating Scale (NRS) untuk mengukur derajat nyeri dismenore primer, Baecke questionnaire untuk mengukur tingkat aktivitas fisik, serta DASS-42 untuk mengukur tingkat stres. Hasil: Analisis data dengan uji statistik Spearman Rho menunjukkan hasil yang signifikan dengan nilai p = 0,000 untuk hubungan antara aktivitas fisik dengan dismenore primer dan p = 0,000 untuk hubungan antara tingkat stres dengan dismenore primer. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dan tingkat stres dengan dismenore primer pada siswi Sekolah Menengah Kejuruan Yadika di Bangil.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KINERJA KADER POSYANDU Devi Endah Saraswati
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/vqjx7686

Abstract

ABSTRAK Pembangunan kualitas sumber daya manusia dengan mengoptimalkan potensi tumbuh kembang anak dapat dilaksanakan secara merata apabila sistem pelayanan kesehatan yang berbasis masyarakat seperti Posyandu dapat dilakukan secara efektif dan efisien dan dapat menjangkau semua sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan kinerja kader posyandu. Penelitian di lakukan di wilayah kerja Puskesmas Bojonegoro pada bulan Desember 2018 – Februari 2019. Responden dalam penelitian ini adalah Kader Posyandu sebanyak 24 responden. Pengolahan data dengan menggunakan SPSS for windows versi 15.0, dengan menggunakan uji Spearman Rho. Hasil penelitian didapatkan bahwa pengetahuan kader tentang posyandu sebanyak 9 responden (37,5%), cukup sebanyak 11 responden (45,8%), dan kurang sebanyak 4 responden (16,7%), dan untuk kinerja kader baik sebanyak 7 responden (29,2%, cukup sebanyak 15 responden (62,5%) dan kurang sebanyak 2 responden (8,3%). Berdasarkan hasil uji Sprearman Rho didapatka nilai p value = 0,031 yang berarti terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kinerja kader posyandu. Pengetahuan yang baik akan mendukung terwujudnya suatu kinerja yang baik bagi kader. Kata Kunci : Pengetahuan, Kinerja, Kader, Posyandu
EFEKTIVITAS KARTU SKOR POEDJI ROCHJATI (KSPR) UNTUK DETEKSI RESIKO TINGGI PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS NGUMPAKDALEM KABUPATEN BOJONEGORO Devi Endah Saraswati; Fela Putri Hariastuti
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/rdx42w68

Abstract

ABSTRAK Kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir dalam prosesnya terdapat kemungkinan suatu keadaan yang dapat mengancam jiwa ibu dan bayi bahkan dapat menyebabkan kematian. Kematian ibu dapat dicegah jika kita dapat melakukan deteksi dengan baik, salah satu alat unuk mendeteksi resiko tinggi ibu hamil adalah dengan menggunakan Kartu Skor Poedji Rochjati (KSPR). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Efektifitas Kartu Skor Poedji Rochjati (KSPR) untuk deteksi resiko tinggi pada ibu hamil di wilayah Puskesmas Ngumpakdalem Kabupaten Bojonegoro. Desain penelitian kohord retrospektif dengan menggunakan data sekunder. Penelitian dilakukan bulan Mei – Agustus 2017 di Puskesmas Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil pada tahun 2016 sebanyak 505 ibu, sampel dalam penelitian ini menggunakan tehnik total populasi. Hasil penelitian terdapat ibu hamil dengan resiko rendah (KRR) sebanyak 312 (61,8%), dengan kehamilan resiko tinggi (KRT) sebanyak 175 (34,6%), dan dengan kehamilan resiko sangat tinggi (KRST) sebanyak 18 (3,6%), responden dengan jumlah skor 2 sebanyak 312 (61,2%), skor 6 sebanyak 116 (23%), skor 10 sebanyak 59 (11,7%), skor 14 sebanyak 17 (3,4%), dan skor 18 sebanyak 1 (0,2%). Hasil uji Chi Square didapatkan nilai p value < 0,001 yang berarti kartu Skor Poedji Rochjati (KSPR) efektif untuk deteksi resiko tinggi pada ibu hamil. Kartu Skor Poedji Rochjati (KSPR) efektif untuk deteksi resiko tinggi pada ibu hamil, tetapi kehamilan tanpa resiko tetap perlu diberikan asuhan secara komprehensif karena resiko kehamilan dapat berubah seiiring waktu kehamilan dan persalinan. Kata Kunci : Efektifitas, KSPR, Resiko Tinggi, Ibu Hamil
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG MENSTRUASI DENGAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE SAAT MENTRUASI PADA REMAJA PUTRI KELAS VII DI SMP MUHAMMADIYAH 9 BOJONEGORO Devi Endah Saraswati
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/ssg3bc54

Abstract

ABSTRAK Remaja putri yang sudah matang alat reproduksinya maupun hormon – hormon dalam tubuhnya akan mengalami menstruasi. Masalah fisik yang mungkin akan timbul dari perubahan perilaku remaja salah satunya terjadinya infeksi saluran kemih (ISK). Selain itu kesulitan lain yang timbul adalah proses perawatan diri yaitu pemenuhan diri saat menarche. Tujuan penelitia ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang menstruasi dengan perilaku personal hyegiene saat menstruasi pada remaja putri kelas VII di SMP Muhammadiyah 9 Bojonegoro. Desain penelitian menggunakan analitik observasional dengan desain cross sectional. Responden dalampenelitian ini adalah remaja putri keas VII SMP Muhammadiyah 9 Bojonegoro sebanyak 24 siswi. Analisis yang digunakan menggunakan uji Spearman Rho. Hasil Penelitian : Pengetahuan remaja putri tentang menstruasi dengan kategori baik sebanyak 6 siswi (25,0%), cukup sebanyak 10 siswi (41,7%), kurang sebanyak 8 siswi (33,3%), sedangkan perilaku personal hyegiene tentang menstruasi dengan kategori baik sebanyak 10 siswi (41,7%) dan cukup sebanyak 14 siswi (58,3%). Hasil uji Spearman Rho didapatkan nilai p value = 0,671. Kesimpulan : Tidak ada hubungan pengetahuan tentang menstruasi dengan perilaku persona hyegiene saat menstruasi karena perilaku personal hyegiene saat mentruasi berdasarkan petunjuk dari orang tua tanpa mengetahui dasar atau landasan perilaku personal hyegiene tersebut harus dilakukan Kata Kunci : Pengetahuan, Perilaku, Menstruasi, Personal Hyegiene, Remaja Putri
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TERHADAP CAKUPAN IMUNISASI DASAR BALITA : STUDI LITERATUR Kurniawati, Fitria Rizky; Anjani, Niken Yuli
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/10r57112

Abstract

ABSTRAK Bayi dan balita merupakan salah satu kelompok rentan yang belum dapat mandiri dalam memenuhi kebutuhan dasar dan pengambilan keputusan dan termasuk dalam kelompok inklusif, maka diperlukan pemberian imunisasi untuk mengurangi tingkat morbiditas dan mortalitas pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Program imunisasi adalah salah satu upaya untuk melindungi penduduk terhadap penyakit tertentu khususnya pada bayi dan balita. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifiasi studi literatur hubungan pengetahuan dan perilaku ibu terhadap cakupan imunisasi dasar pada balita. Penelitian ini menggunakan literatur riview, sebuah metode yang melakukan identifikasi, evaluasi dan sintesis terhadap karya-karya hasil penelitian dan hasil pemikiran yang sudah dihasilkan oleh para peneliti sebelumnya. Berdasarkan kesepuluh jurnal yang telah diobeservasi dan dianalisis, satu diantaranya menyatakan tidak adanya hubungan antar pengetahuan dan perilaku terhadap pemberian cakupan imunisasi balita dan sembilan jurnal lainnya menyatakan bahwa tingkat pengetahuan dan perilaku ibu memiliki hubungan yang signifikan terhadap cakupan imunisasi balita. Tingkat pendidikan yang rendah akan mempengaruhi pengetahuanibu dalam memenuhi cakupan imunisasi balitanya, hal ini menandakan bahwa cakupan imunisasi dapat dipengaruhi oleh pengetahuan dan perilaku ibu tentang pentingnya imunisasi pada bayi dan balita.
PEMANFAATAN BUKU KIA TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN Putri Hariastuti, Fela; Endah Saraswati, Devi
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA - Suplement
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/npgzhx62

Abstract

ABSTRAK Kehamilan merupakan proses alamiah yang akan dialami oleh setiap wanita. Lama kehamilan sampai aterm adalah 280 sampai 300 hari atau 39 sampai 40 minggu, sehingga masa tersebut ibu hamil memerlukan pengawasan yang tepat. Perubahan fisiologis pada masa kehamilan, persalinan, nifas dan neonatus sewaktu-waktu dapat berubah menjadi patologis, ini timbul karena banyak faktor dari luar termasuk faktor dukungan bagi ibu. Kebijakan dan berbagai upaya pemerintah untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi, antara lain dengan Gerakan sayang ibu (GSI), strategi making pregnancy safer dan pengadaan buku kesehatan ibu dan anak. Penggunaan buku KIA merupakan strategi pemberdayaan masayarakat terutama keluarga untuk memelihara kesehatannya dan mendapatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak yang berkualitas. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan buku KIA terhadap pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan. Metode: penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Analisis data menggunakan uji Chi Square. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan jumlah sampel 30 responden. Hasil: penelitian uji statistic dengan menggunakan uji chi square didapatkan bahwa nilai p= 0,000<0,05. Kesimpulan: penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara Pemanfaatan Buku KIA dengan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan. Disarankan untuk tenaga kesehatan lebih intensif memberikan pengetahuan melalui penyuluhan dan membuat poster-poster tentang manfaat buku KIA dan tanda bahaya kehamilan. 
Perbedaan Tumbuh Kembang pada Balita Usia 2-5 Tahun dengan Stunting dan Non-Stunting Armayanti, Luh Yenny; Putu Ayu Ratna Darmayanti
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/jmakia.v12i1.184

Abstract

Indonesia termasuk dalam salah satu negara dengan angka prevalensi stunting tertinggi di ASIA. Stunting akan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan balita dan mempengaruhi masa depannya kelak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan perkembangan tumbuh kembang pada balita usia 2-5 tahun dengan stunting dan non stunting. Penelitian ini merupakan penelitian komparatif observasional dengan desain cross sectional. Sebanyak 49 balita usia 2-5 tahun menjadi responden dalam penelitian ini stunting yang berasal di daerah Blahbatuh Gianyar, yang ditentukan dengan menggunakan teknik simple random sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan berupa KPSP, timbangan berat badan, Mikrotoa. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif, dan komparatif dengan tingkat kepercayaan 95%. Berdasarkan hasil analisis data, didapatkan bahwa pada balita yang mengalami stunting, sebanyak 10 orang menunjukkan penyimpangan perkembangan dan 2 orang meragukan, sedangkan pada balita non stunting sebanyak 6 orang perkembangannya meragukan dan 31 orang perkembangannya sesuai usia. Pada balita nonstunting rerata berat badan dan tinggi badan 15,72±2,3 kg dan 99,29±7,6 cm. Sedangkan pada balita stunting rerata berat badan dan tinggi badan 9,25±1,19 kg dan 86,91±5,0 cm. Berdasarkan hasil uji komparasi ditemukan terdapat perbedaan signifikan perkembangan dan pertumbuhanbalita usia 2-5 tahun dengan stunting dan non stunting dengan nilai p-0,001 (<0,05). Terdapat perbedaan signifikan perkembangan balita usia 2-5 tahun dengan stunting dan non stunting. Diharapkan para orang tua untuk menjaga kebutuhan balita khususnya pemenuhan nutrisi sehingga kondisi stunting dapat dihindari dan balita dapat bertumbuh dan berkembang dengan optimal Kata Kunci : Tumbuh Kembang, Balita, Stunting