cover
Contact Name
Adhe Anniza
Contact Email
jurnalabdimasicsada@gmail.com
Phone
+628979004327
Journal Mail Official
jurnalabdimasicsada@gmail.com
Editorial Address
Jln. Dr. Wahidin No. 68A Kepatihan Bojonegoro
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal HUMANIS
ISSN : 25985124     EISSN : 25990098     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Humanis adalah kumpulan dari jurnal pengabdian masyrakat yang diterbitkan oleh lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (LPPM) ISTeK insan cendekia husada bojonegoro sebagai wahana komunikasi dalam penerapan ilmu dan memenuhi tugas dalam tri darma perguruan tinggi salah satunya adalah pengabdian kepada masyarakat, Jurnal Humanis diterbitkan secara berkala dua kali setahun (Februari dan Agustus)
Articles 121 Documents
Kelompok Pendamping Akupresur Dan Range Of Motion (KP-ARRUM) Berbasis Keluarga Dalam Meningkatkan Pergerakan Pasien Pasca Stroke Di Kelurahan Nngesrep Kota Semarang Retno Issroviatiningrum; Ahmad Ikhlasul Amal
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal HUMANIS
Publisher : LP2M STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.468 KB)

Abstract

ABSTRAK Penyakit stroke merupakan penyakit penyebab kematian nomor 3 di Dunia. Berdasarkan Yayasan stroke Indonesia, masalah stroke semakin penting mendesak untuk diselesaikam karena jumlah penderita stroke di Indonesia terbanyak dan menduduki urutan pertama di Asia. Jenis pelayanan dan pemantauan petugas kesehatan pada pasien pasca stroke terbatas. Di Kelurahan Ngesrep terdapat banyak penderita stroke. Sebagian besar kelarga pasien pasca stroke tidak memahami cara perawatan mandiri pasien pasca stroke.Upaya untuk mengurangi masalah tersebut, maka dibutuhkan suatu program penatalaksanaan pasien pasca stroke secara madiri. Program KP ARRUM (Kelompok Pendamping Akupresur dan Range of Motion) dapat mengajarkan pendidikan kesehatan bagi pasien maupun keluarga terkait stroke untuk meningkatkan pengetahuan mengenai stroke, dapat mengajarkan perawatan dirumah melalui tindakan akupresur untuk mempercepat pergerakan otot, range of motion untuk menilai kekuatan otot dan rentang gerak pasien pasca stroke, dan dapat memantau nutrisi penderita sroke sehingga dapat dikontrol kadar gula dalam darah dan kolestrol pasien. kegiatan pengabdian masyarakat yang yang dilakukan berupa workshop terkait penyakit stroke dan pelatihan terapi akupresure dan range of motion. “Adanya peningkatan pengetahuan tentang stroke dan kemampuan kader dalam melakukan akupresur dan range of motion.
Program Gerakan Komunitas Sadar Kesehatan (AKU SEHAT - 2020) Ferawati; Dhamar Arizona Candra
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal HUMANIS
Publisher : LP2M STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.504 KB)

Abstract

ABSTRAK Program Gerakan Komunitas Sadar Kesehatan (AKU SEHAT) merupakan program yang ditunjukkan untuk melakukan penanganan gangguan kesehatan terkait kondisi teknis lapangan Banyu Urip dengan melibatkan masyarakat. Pelaksanaan Program Gerakan Komunitas Sadar Kesehatan tahun 2020 berjalan dengan baik dan lancar, program ini banyak memberikan dampak positif bagi penerima manfaat. Metode pendekatan yang digunakan dalam program adalah merupakan kolaborasi dari pendekatan appreciative inquiry (AI) dan pendekatan Kesehatan dengan model Intervensi Keperawatan Komunitas. Pendekatan AI berfokus pada pencarian kekuatan dan inti positif dari komunitas termasuk keluarga untuk membangun visi yang akan dicapai bersama. Tujuan Umum Program meliputi 1) Meningkatkan kualitas kegiatan layanan terkait situasi tidak normal lapangan Banyu Urip untuk menciptakan kondisi yang kondusif, 2) Menumbuhkan presepsi positif masyarakat terhadap industri migas dan EMCL sebagai operator KKS Cepu, 3) Meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat melalui pendekatan keluarga binaan, 4) Meningkatkan kemampuan dan kemandirian masyarakat dalam mengatasi masalah kesehatan dasar. Sementara tujuan khusus program meliputi 1) Menyelenggarakan kegiatan layanan kesehatan terkait situsi tidak normal lapangan Banyu Urip berupa kegiatan monitoring dan layanan kuratif dasar sesuai kebutuhan, 2) Meningkatkan status kesehatan keluarga melalui pendampingan keluarga binaan, 3) Meningkatkan status kesehatan masyarakat secara umum melalui budaya gerakan masyarakat sehat, 4) Meningkatkan pengetahuan masayarakat terhadap industri migas dan EMCL melalui edukasi pada Kegiatan Keluarga Binaan dan pertemuan simpul. Dalam rangkaian program Gerakan komunitas sadar kesehatan ini terdapat beberapa kegiatan yang diantaranya yaitu : 1) Monitoring harian, 2) Program keluarga binaan, 3) Pertemuan simpul, 4) Penggunaan Mobil layanan kesehatan, dan 5) Perawatan Toga. Serta ada kegiatan partisipasif yaitu posyandu, kegiatan sosial kemasyarakatan lainya (sosialisasi covid-19, penyemprotan disinfektan pembagian kotak p3k, program garuda icsada tanggap covid 19 dll)
Medcov-19 (Medical Covid-19) Bayu Akbar Khayudin; Mohammad Roni Al-Faqih; Angger Anugerah H S
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal HUMANIS
Publisher : LP2M STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.256 KB)

Abstract

ABSTRAK Penyakit infeksi paling berbahaya yang sedang menjadi topik utama diseluruh dunia belakangan ini yaitu penyakit coronavirus. Penyakit menular pada manusia yang disebabkaan oleh virus Coronaviridae. Wabah penyakit ini pertama kali ditemukan pada akhir tahun 2019 di Wuhan, Cina. Virus ini menyebar cepat di Cina dan telah menyebar ke berbagai penjuru dunia, termasuk indonesia. Pemerintah Indonesia telah melakukan banyak langkah-langkah dan kebijakan untuk mengatasi permasalahan pandemic ini. Salah satu langkah awal yang dilakukan oleh pemerintah yaitu mensosialisasikan gerakan Social Distancing untuk masyarakat. Langkah ini bertujuan untuk memutus mata rantai penularan pandemi covid-19. Banyak kabar yang didapatkan oleh keluarga tentang covid 19 yang membuat mereka menjadi lebih waspada serta cemas. Akan tetapi keluarga jarang memakai masker saat keluar rumah dan cuci tangan dengan sabun saat masuk rumah. Ada juga yang tidak mempercayai adanya penyakit covid 19 serta mengindahkan anjuran pemerintah terkait social distancing maupun memakai masker pada saat bepergian. Metode yang dilakukan adalah dengan memberikan sosialisasi terlebih dahulu ke mahasiswa sebagai pelaksana atau tim yang akan terlibat dalam program abdimas serta maping lokasi yang akan menjadi sasaran keluarga binaan. Program “MEDCOV 19” (Medical Covid-19) yang terdiri dari kegiatan Pendidikan Kesehatan terkait COVID 19 di masyarakat. Kegiatan Pendidikan Kesehatan yang diberikan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait covid 19. Terlebih Pendidikan ini dapat meningkatkan kepedulian akan pencegahan COVID 19. Selain itu Pendidikan Kesehatan yang diberikan tidak hanya menargetkan COVID 19 tapi juga meningkatkan kesadaran warga terkait pola hidup bersih dan sehat.
Promosi Kesehatan Keluarga Dengan Metode DPP (Demonstrasi, Poster, Penyuluhan) Sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan Keluarga Desa Sumberagung Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro Ferawati; Mei Fitria Kurniati
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal HUMANIS
Publisher : LP2M STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.799 KB)

Abstract

ABSTRAK Promosi kesehatan merupakan salah satu upaya yang penting dalam penyelenggaraan Sistem kesehatan Nasional (SKN). Dalam SKN, baik yang disusun tahun 2009 maupun yang disusun tahun 2010, disebutkan bahwa salah satu subsistemnya adalah Subsistem pemberdayaan Masyarakat. Pelaksanaan Pendidikan kesehatan melalui pemberdayaan masyarakat harus dimulai dari keluarga, karena kelluarga yang sehat merupakan asset atau modal pembangunan di masa depan yang perlu dijaga, ditingkatkan dan dilindungi kesehatannya. (Depkes, 2013). Dengan media promosi yang berbeda pada umumnya yaitu dengan metode DPP (demonstrasi, poster, dan penyuluhan) mampu mempermudah masyaakat untuk memahami dan mengaplikasikannya. Mengingat besarnya peranan keluarga dalam membangun Indonesia yang sehat maka pendekatan keluarga menjadi focus pengabdian masyarakat pada kegiatan ini. Dengan harapan, keluarga menjadi cerdas dengan mengetahui proses penyakit dan sehat. Metode yang dilakukan adalah: dengan memberikan sosialisasi terlebih dahulu ke mahasiswa sebagai pelaksana atau tim yang akan terlibat dalam program abdimas serta maping lokasi yang akan menjadi sasaran keluarga binaan. Pendampingan keluarga yang dilakukan menunjukkan kepedulian kepada masyarakat untuk mengetahui sejauh mana mampu melakukan perawatan diri terutama pada lingkup keluarga. Pengkajian profil kesehatan dan status kemandirian dilakukan untuk memberikan kontribusi ke keluarga untuk memberikan informasi tentang kemampuan perawatan diri klien/keluarga. Sehingga keluarga memahami tentang kebutuhan perawatan diri dan menilai kemampuan melakukan perawatan diri/keluarga untuk meningkatkan derajat kesehatan keluarga dan melakukan pencegahan penyakit.
Oskar-19 "Optimalisasi Kesehatan Masyarakat Di Masa Pandemi Covid-19 Berbasis Keluarga Binaan" Di Desa Sumberagung Dander Bojonegoro Ahmad Zainal Abidin; Errix Kristian Julianto; Yusuf Efendi
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal HUMANIS
Publisher : LP2M STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.591 KB)

Abstract

ABSTRAK Adanya kasus pneumonia baru yang pertama kali tercatat di Wuhan, Provinsi Hubei, China pada Desember 2019. Asal muasal penularan ini balum terdeteksi secara pasti, akan tetapi kasus pertama dihubungan dengan penemuan di lokasi pasar ikan wuhan. Kemudian WHO menginformaiskan pada 11 Februari 2020 bahwa Coronavirus Disease (Covid-19) yang disebabkan oleh virus Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2) adalah merupakan kondisi kasus baru yang bisa menginfeksi manusia secara cepat. Jenis virus ini terjadi dari manusia ke manusia lainnya dengan dugaan perantara media penularan adalah lewat udara. Data kasus covid-19 hingga Oktober 2020 menunjukkan angka 410.088 kasus di Indonesia. Sedangkan wilayah jawa timur sendiri kasus terkonfirmasi positif covid-19 sejumlah 52.465 kasus dan di daerah Bojonegoro juga menyumbang angka kasus terkonfirmasi posistif di tanah air sebanyak 549 kasus. Permasalahan di masyarakat masih banyak yang belum paham pencegahan penularan covid-19 ini diantaranya pentingnya menggunakan masker ketika aktivitas di luar rumah rumah, pentingnya personal hygiene, cuci tangan pakai sabun, dan pyshical distancing. Berdasarkan hal tersebut, maka kami mengusung tema OSKAR “Optimalisasi Kesehatan Masyarakat Di Masa Pandemi Covid-19 Berbasis Keluarga Binaan” Di Desa Sumberagung Dander Bojonegoro, Metode yang dilakukan adalah dengan memberikan sosialisasi terlebih dahulu ke mahasiswa sebagai pelaksana atau tim yang akan terlibat dalam program pengabdian masyarakat. Didapatkan dari hasil pengkajian bahwa 76,8 % keluarga masih tabu akan informasi kesehatan terkait COVID-19 dan bagaimana cara pencegahanya yang bisa di manfaatkan untuk menjaga kesehatan keluarga. Hasil dari kegiatan penyuluhan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan dari setiang kabi tentang COVID 19 secara menyeluruh serta adanya pemberian tanaman obat bagi kleuarga di akhir sesi sebagai embrio bagi keluarga binaan unruk sadar dan senantiasa menanam TOGA sebagai pertolongan pertama pada keluara jika membutuhkan.
PEMANFAATAN LIMBAH JANGGEL JAGUNG UNTUK MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DESA CANCUNG KECAMATAN BUBULAN KABUPATEN BOJONEGORO Vera Sintya; Hasan Bisri; Alfiyah; Devi Agustina; Irmawati
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal HUMANIS
Publisher : LP2M STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.8 KB)

Abstract

ABSTRAK Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro adalah salah satu kecamatan yang memiliki potensi untuk memanfaatkan limbah janggel jagung, salah satunya pada desa Cancung terdapat beberapa warga yang mempunyai pekerjaan sebagai petani. Permasalahan yang ada adalah bagaimana cara memanfaatkan limbah jangel jagung dalam upaya meningkatkan perekonomian dan produktivitas masyarakat desa Cancung. Untuk menjawab permasalahan ini maka dilakukan Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan desa (PHP2D) untuk masyarakat sekitar. Program ini dilakukan melalui beberapa tahapan, salah satunya adalah dengan melaksanakan pelatihan pengolahan limbah janggel jagung . Pengolahan ini ada dua jenis yaitu dijadikan produk pakan ternak dan jamur janggel jagung. Dari pelaksanaan rangkaian tahapan kegiatan yang ada, masyarakat merasa bahwa mendapatkan pengetahuan baru dan terjadi peningkatan kemampuan khususnya dalam mengolah limbah janggel jagung.
BHARATA “BE HEALTHY OF FAMILY & COMMUNITY APPROACH THERAPEUTIC TREATMENT” DI DESA PUNGPUNGAN KALITIDU BOJONEGORO Ahmad Zainal Abidin; Errix Kristian Julianto; Yusuf Efendi
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal HUMANIS
Publisher : LP2M STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.349 KB)

Abstract

ABSTRAK Kesehatan merupakan suatu kebutuhan esensial yang harus dipenuhi dengan baik dan optimal oleh setiap manusia, mulai dari aspek biologis, psikologis, sosiocultural dan juga spiritual. Kondisi kesehatan pada saat ini memerlukan intervensi berbeda dari sebelumnya, karena pada saat ini kebutuhan kesehatan berubah sejak adanya wabah pandemi covid-19. Pengelolaan kesehatan dengan mengedepankan sumber koping keluarga yang dapat di optimalkan dalam masa pandemi saat ini sangatlah penting, hal tersebut sudah menjadi suatu komitmen dari STIKes ICsada Bojonegoro karena sejak tahun 2015 telah memberikan pendampingan kesehatan berbasis keluarga dan masyarakat, tentu agar saat ini bisa menjadi warna tersendiri dalam pelayanan kesehatan di masa pandemi covid-19 yang telah terintegrasi dengan kegiatan mahasiswa. Metode yang dilakukan adalah dengan memberikan sosialisasi terlebih dahulu ke mahasiswa sebagai pelaksana atau tim yang akan terlibat dalam program pengabdian masyarakat serta penentuan lokasi yang akan menjadi sasaran pengelolaan keluarga binaan. Hasil dari penelitian ini adalah Kesadaran keluarga meningkat dalam upaya pencegahan penyakit dan pemeliharaan kesehatan keluarga serta kesehatan lingkungan/ masyarakat; peningkatan status kesehatan dan kemandirian keluarga; pengetahuan keluarga tentang covid-19 menjadi baik; pemanfaatan sumber daya alam yang menunjang kesehatan keluarga dan masyarakat.
PROMOSI KESEHATAN DAN PEMANTAUAN TUMBUH KEMBANG PADA ANAK SEJAK DINI DI KELUARGA BINAAN DESA PUNGPUNGAN KECAMATAN KALITIDU KABUPATEN BOJONEGORO Ainul Mufidah; Ikha Ardianti; Andin Ajeng Rahmawati; Fitria Rizky Kurniawati
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal HUMANIS
Publisher : LP2M STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.613 KB)

Abstract

ABSTRAK Promosi kesehatan merupakan salah satu upaya yang penting dalam penyelenggaraan Sistem Kesehatan Nasional (SKN). Dalam SKN baik yang disusun tahun 2009 maupun yang disusun tahun 2010, disebutkan bahwa salah satu subsistemnya adalah subsistem pemberdayaan masyarakat. Subsistem pemberdayaan masyarakat adalah tatanan yang menghimpun berbagai upaya perorangan, kelompok, dan masyarakat umum dibidang kesehatan secara terpadu dan saling mendukung guna menjamin tercapainya derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Peran keluarga sangat penting dalam pencegahan dan penyembuhan terhadap anggota keluarga yang sakit, sehingga setiap anggota keluarga perlu mampu mengenal masalah kesehatan yang ada di keluarganya, keluarga harus mampu memutuskan tindakan yang tepat saat anggota keluarga sakit, keluarga mampu merawat anggota keluarga yang sakit, keluarga mampu memodifikasi lingkungan, dan memanfaatkan fasilitas kesehatan. Metode yang dilakukan adalah dengan memberikan sosialisasi terlebih dahulu ke mahasiswa sebagai pelaksana atau TIM yang akan terlibat dalam program abdimas serta maping lokasi yang akan menjadi sasaran keluarga binaan. Pendampingan keluarga binaan di lakukan di desa Pungpungan kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro. Keluarga yang akan didampingi sejumlah 21 keluarga binaan. Pelaksanaan pendampingan keluarga binaan akan dilaksanakan berdasarkan POA (Planning Of Action) yang telah dibuat. Dosen bersama mahasiswa akan mengunjungi keluarga binaan sesuai dengan kontrak waktu yang telah disepakati sebelumnya. Tujuan utama pendampingan yaitu melakukan pemeriksaan fisik pada anggota keluarga binaan, mengkaji status kesehatan keluarga dan menemukan masalah kesehatan/problem yang dialami keluarga. Serangkaian pengkajian keperawatan (pemeriksaan fisik) yang dilakukan semata-mata agar memberikan kontribusi ke keluarga untuk memberikan informasi mengenai kondisi kesehatannya. Sehingga bisa diketahui lebih awal oleh keluarga apabila memiliki problem kesehatan dan segera bisa mendapatkan rekomendasi untuk menyelesaikan problem kesehatan ataupun meningkatkan derajat kesehatan keluarga.
MEDICIN (MEDICAL EMERGENCY NURSING) COVID-19 Bayu Akbar Khayudin; Mohamad Roni Al Faqih; Angger Anugerah Hadi Sulistyo
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal HUMANIS
Publisher : LP2M STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.375 KB)

Abstract

ABSTRAK Sehat menurut WHO adalah keadaan yang sempurna dari fisik, mental, sosial, tidak hanya bebas dari penyakit atau kelemahan. Keluarga yang berfungsi dengan baik mendorong individu yang ada di dalam keluarga untuk meraih potensi dirinya. Keluarga mempunyai peranan penting dan membantu anggota keluarganya untuk hidup dalam kehidupan yang lebih sehat. Dengan mempercayai kemampuan keluarga untuk menyediakan perawatan kesehatan diri dan bertindak sesuai dengan keinginan mereka yang terbaik, perawat kesehatan harus tetap memberikan dukungan positif dan berupaya menjadi narasumber dan fasilitator sebaik mumgkin bagi keluarga. Dengan pendekatan keluarga di harapkan mampu menjadi garda depan untuk peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Metode yang dilakukan adalah: dengan memberikan sosialisasi terlebih dahulu ke mahasiswa sebagai pelaksana atau tim yang akan terlibat dalam program abdimas serta maping lokasi yang akan menjadi sasaran keluarga binaan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pendampingan keluarga dengan mengawal status kesehatan keluarga pre-program sampai post program. Keluarga yang akan didampingi sejumlah 16 keluarga binaan. Pendampingan keluarga yang dilakukan menunjukkan kepedulian kepada masyarakat untuk mengetahui sejauh mana mampu melakukan perawatan diri terutama pada lingkup keluarga. Pengkajian profil kesehatan dan status kemandirian dilakukan untuk memberikan kontribusi ke keluarga untuk memberikan informasi tentang kemampuan perawatan diri klien/keluarga. Sehingga keluarga memahami tentang kebutuhan perawatan diri dan menilai kemampuan melakukan perawatan diri/keluarga untuk meningkatkan derajat kesehatan keluarga dan melakukan pencegahan penyakit.
DETEKSI DINI MASALAH KESEHATAN KELUARGA DENGAN PENDEKATAN KELUARGA BINAAN DI DESA PUNGPUNGAN KECAMATAN KALITIDU KABUPATEN BOJONEGORO Mei Fitria Kurniati; Ferawati
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal HUMANIS
Publisher : LP2M STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.176 KB)

Abstract

ABSTRAK Sehat menurut WHO adalah keadaan yang sempurna dari fisik, mental, sosial, tidak hanya bebas dari penyakit atau kelemahan. Keluarga mempunyai peranan penting dan membantu anggota keluarganya untuk hidup dalam kehidupan yang lebih sehat. Dengan mempercayai kemampuan keluarga untuk menyediakan perawatan kesehatan diri dan bertindak sesuai dengan keinginan mereka yang terbaik, perawat kesehatan harus tetap memberikan dukungan positif dan berupaya menjadi narasumber dan fasilitator sebaik mumgkin bagi keluarga. Mengingat besarnya peranan keluarga dalam membangun Indonesia yang sehat maka pendekatan PERSAGA menjadi fokus pengabdian masyarakat pada kegiatan ini. Metode yang dilakukan dengan memberikan sosialisasi terlebih dahulu ke mahasiswa sebagai pelaksana atau tim yang akan terlibat dalam program abdimas serta maping lokasi yang akan menjadi sasaran keluarga binaan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan keluarga menjadi cerdas dengan mengetahui proses penyakit dan sehat dengan mengaplikasikan PHBS, serta mapu memodifikasi lingkungan dalam kehidupan keluarganya.

Page 6 of 13 | Total Record : 121