cover
Contact Name
Adhe Anniza
Contact Email
jurnalabdimasicsada@gmail.com
Phone
+628979004327
Journal Mail Official
jurnalabdimasicsada@gmail.com
Editorial Address
Jln. Dr. Wahidin No. 68A Kepatihan Bojonegoro
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal HUMANIS
ISSN : 25985124     EISSN : 25990098     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Humanis adalah kumpulan dari jurnal pengabdian masyrakat yang diterbitkan oleh lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (LPPM) ISTeK insan cendekia husada bojonegoro sebagai wahana komunikasi dalam penerapan ilmu dan memenuhi tugas dalam tri darma perguruan tinggi salah satunya adalah pengabdian kepada masyarakat, Jurnal Humanis diterbitkan secara berkala dua kali setahun (Februari dan Agustus)
Articles 121 Documents
Pemberdayaan Kader Posyandu Desa Tambakasri Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang Dalam Meningkatkan Koping Adaptif Lansia Dengan Terapi Suportif Keluarga Ellia Ariesti; Monika Luhung; Yafet Pradikatama Prihanto
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal HUMANIS
Publisher : LP2M STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.553 KB)

Abstract

ABSTRAK Desa Tambakasri merupakan salah satu desa yang yang terletak di Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang. Terdapat satu posyandu lansia yang saat ini telah berjalan. Lansia di Desa Tambakasri merupakan kelompok usia yang beresiko tinggi untuk mengalami masalah pada fisik dan psikologisnya, karena pada usia ini para lansia mengalami penurunan ketahanan fisik dan rentan terhadap stress yang berasal dari dalam maupun luar diri lansia tersebut. Stresor dari luar lansia contohnya adalah ketidak pedulian keluarga, dan stressor dari dalam adalah rasa kesepian dan kesendirian. Keluarga merupakan tempat perkembangan yang utama dari usia bayi sampai dengan lansia, dalam keluarga ini juga lansia akan mengalami ketenangan hidup apabila keluarga ini mampu memberikan pendampingan atau dukungan kepada lansia untuk menyelesaikan tahap tumbuh kembangnya. Kader lansia merupakan tim kesehatan yang dekat dengan para lansia, dan diharapkan lansia dan keluarganya akan lebih tertarik untuk mengikuti dan melakukan apa yang diajarkan oleh kader tersebut. Oleh karena itu pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan kemampuan Kader Posyandu Lansia untuk dapat menerapkan terapi suportif keluarga dengan tujuan meningkatkan derajat kesehatan psikologis lansia di Desa Tambakasri Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang. Setelah itu dilanjutkan dengan menyusun perencanaan dan jadwal kegiatan serta perlengkapan yang diperlukan. Kegiatan dilanjutkan dengan penyusunan modul materi untuk pelatihan kader Posyandu lansia dalam menerapkan terapi suportif keluarga untuk para lansia. Sebelum dan sesudah kegiatan pelatihan, dilakukan test untuk menilai kemampuan kognitif dan psikomotor para kader Posyandu Lansia di Desa Tambakasri sebagai salah satu alat untuk evaluasi. Kata Kunci : Kader Lansia, Terapi Suportif, Keluarga
Penguatan Kesadaran Kesehatan Berbasis Masyarakat (SAHABAT 2019/2020) Bayu Akbar Khayudin; Defri Pria Wicaksana
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal HUMANIS
Publisher : LP2M STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.757 KB)

Abstract

ABSTRAK Program Penguatan Kesadaran kesehatan berbasis masyarakat (Sahabat) merupakan program yang ditujukan untuk melakukan penanganan gangguan kesehatan terkait kondisi teknis lapangan sukowati dengan melibatkan masyarakat. Fokus utama yang akan di tangani ada empat hal yaitu (1) monitoring kondisi cuaca guna menciptakan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, (2) Layanan ganguan Kesehatan masyarakat terkait kondisi teknis lapangan sukowati, (3) Penggunaan Mobil layanan Kesehatan dan (4) meningkatkan pilar desa sehat serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di sekitar operasi PT Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field. Keluarga mempunyai peranan penting dan membantu anggota keluarganya untuk hidup dalam kehidupan yang lebih sehat. Dengan mempercayai kemampuan keluarga untuk menyediakan perawatan kesehatan diri dan bertindak sesuai dengan keinginan mereka yang terbaik, perawat kesehatan harus tetap memberikan dukungan positif dan berupaya menjadi narasumber dan fasilitator sebaik mumgkin bagi keluarga. Survey Gallop dan Gallop pada tahun 1985 memastikan bahwa saat berhubungan denga masalah kesehatan, kebanyakan individu mendapatkan bantuan lebih banyak dari keluarga mereka daripada sumber lainnya, bahkan dokter yang menangani mereka sekalipun (Setyowati & Murwani, 2018). Dalam program penguatan kesadaran kesehatan berbasis Masyarakat mempunyai tujuan umum dan tujuan khusus yang diantaranya adalah Melakukan penanganan (pertolongan pertama) gangguan kesehatan terkait kondisi/ kendala teknis lapangan sukowati, Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, Melakukan penanganan gangguan kesehatan terkait kondisi/ kendala teknis Sukowati Field sesuai SOP (standar operational prosedur) Menumbuhkan kesadaran hidup sehat dan kemandirian dalam menangani masalah kesehatan dasar keluarga, Menumbuhkan kesadaran hidup sehat masyarakat dengan layanan kesehatan dari aspek Promotif, preventif dan kuratif dasar Dari rangkaian program penguatan kesadaran kesehatan berbasis masyarakat dapat dilihat terdapat beberapa kegiatan yang diantaranya yaitu 1. Pemeriksaan pengobatan masyarakat 2. Health education 3. Pemanfaatan mobil layanan kesehatan, dan ada kegiatan partisipatif desa diantaranya yaitu membantu kegiatan posyandu balita, membantu kegiatan posyandu lansia,serta membantu kegiatan kesehatan lainnya seperti Outbreak response immunization, Membanyu merujuk, membantu kegiatan PIS PIK serta membantu pelaksaan kelas ibu hamil. Kata Kunci : Keluarga Binaan, sahabat keluarga, Florence Nightingale
Pendidikan Kesehatan Reproduksi Pada Siswi Sekolah Dasar Dalam Menghadapi Menarche Di SD N Tanjungharjo Apri Nur Wulandari
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal HUMANIS
Publisher : LP2M STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.733 KB)

Abstract

Menarche adalah haid pertama kali yang terjadi pada wanita, dan merupakan ciri khas dari kedewasaan seorang wanita. Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa, pada masa itu, seorang individu mengalami perubahan baik perubahan secara fisik, psikis, dan sosial yang berhubungan dengan keseluruhan masa transisi dari anak-anak ke dewasa dan kematangan seksual. Edukasi mengenai menarche ini dilakukan untuk memberikan pemahaman pada siswi Sekolah Dasar Negeri Tanjungharjo, Kabupaten KulonProgo, Daerah Istimewa Yogyakarta pada jenjang kelas IV, V, dan VI yang termasuk pada masa normal terjadinya mentruasi pertama kali dalam siklus menstruasi wanita. Siswi Sekolah dasar tersebut pada awalnya mendapatkan pengetahuan tentang menstruasi dari orang tua yang seringkali informasi tersebut belum lengkap. Peserta keseluruhan yang mengikuti kegiatan edukasi ini berjumlah 33 peserta. Pelaksanaan kegiatan ini dengan menggunakan media visual dan simulasi menggunakan menstrual kit dilakukan untuk memudahkan peserta memahami secara langsung edukasi menstruasi pertama (menarche). Setelah siswi mengikuti edukasi menarche ini terlihat adanya peningkatan pemahaman sebanyak 17,16% dari hasil posttest dari total 33 responden yang mengikuti acara edukasi ini.
Pemberdayaan Kader Warga Peduli AIDS (WPA) Genuksari Dengan Pelatihan Relaksasi Spiritual-Dzikir & Otot Progresif Ahmad Ikhlasul Amal; Retno Issroviatiningrum; Zamroni
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal HUMANIS
Publisher : LP2M STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.485 KB)

Abstract

ABSTRAK Orang” Dengan HIV-AIDS (ODHA) membutuhkan dukungan” dari berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas hidup. Implementasi relaksasi spiritual-dzikir & otot progresif sebagai penatalaksanaan terpadu bagi Orang Dengan HIV/AIDS sangat dibutuhkan untuk meningkatkan tingkat kepatuhan pengobatan yang sekaligus akan memperbaiki kulatias hidup ODHA. Berdasarkan hasil survei menunjukkan bahwa sebagian besar ODHA tidak memiliki pengetahuan dan kemampuan yang cukup memadai untuk merawat diri dan mencegah berbagai faktor resiko yang terjadi. Warga Peduli AIDS (WPA) Genuksari Semarang yang berada dikawasan kerja Puskesmas Genuk mempunyai potensi relawan kesehatan yang siap menjadi mitra untuk berkonstribusi dalam melaksanakan kegiatan meningkatkan derajat kesehatan ODHA. Selama ini relawan telah berpartisipasi aktif dalam meningkatkan derajat kesehatan ODHA seperti skrining dan penemuan kasus baru. Melihat potensi ini maka kelompok WPA ini layak untuk dijadikan sebagai mitra. Adapun kegiatan pengabdian masyarakat yang yang dilakukan berupa pelatihan singkat menggunakan metode demonstrasi dan pembagian lefleat. Adanya peningkatan pengetahuan dan kemampuan tentang” teknik relaksasi dzikir & otot progresif.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Penatalaksanaan Hipertensi Pada Lansia Untuk Menciptakan Lansia Sehat Dan Mandiri Di Desa Banjararum Kec. Singosari Kab, Malang Sr. Felisitas A. Sri S Misc; Devanus Lahardo
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal HUMANIS
Publisher : LP2M STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.941 KB)

Abstract

ABSTRAK Desa Banjararum merupakan salah satu desa yang yang terletak di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Posyandu Lansia dikelola oleh Kader kesehatan, dimana Kader tersebut diharapkan senantiasa menambah wawasan melalui berbagai pelatihan ataupun workshop. Dimana sebagian besar para lansia di Posyandu Lansia Sri Untari memiliki riwayat penyakit. Manajem Manajemen hipertensi dapat dilakukan dari pengetahuan lansia mengenai hipertensi serta pengaturan diet hipertensi. Dari segi pengetahuan, lansia belum sepenuhnya memahami terkait hipertensi dan penanganan non farmakologis untuk menurunkan hipertensi. Kegiatan yang akan dilakukan yaitu pembekalan penatalaksanaan hipertensi, demonstrasi dan pembuatan rebusan daun salam serta aromaterapi. Kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema “PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENATALAKSANAAN HIPERTENSI PADA LANSIA UNTUK MENCIPTAKAN LANSIA SEHAT DAN MANDIRI DI DESA BANJARARUM KEC. SINGOSARI KAB. MALANG” telah terlaksana pada hari Senin, 15 Februari 2021 pukul 09.00 – 11.00 WIB. Dari 25 lansia yang hadir ditemukan 12 orang lansia yang memiliki tekanan darah diatas normal (>140-90 mmHg). Hal ini dapat dikatakan prevalensi yang memiliki hipertensi cukup besar yaitu 48%, dikarenakan lansia kurang tertib dalam pengukuran tekanan darah sehingga mengkonsumsi obat hipertensi berdasarkan kondisi yang dialami. Serta posyandu lansia masih belum memiliki alat ukur tekana darah Secara keseluruhan kegiatan berjalan dengan lancar serta antusiasme dari lansia juga sangat baik. Kegiatan semacam ini masih dibutuhkan oleh lansia dengan materi yang menyesuaikan dengan permasalahan yang dialami lansia di Desa Banjararum Kec. Singosari Kab. Malang
Pemberdayaan Pengasuh Lansia Dalam Pemanfaatan Lidah Buaya (Aloe Vera) Sebagai Upaya Preventif Menghadapi Pandemi Covid-19 Melalui Pembuatan Produk Sabun Dan HS Di Panti Werdha Pangesti Lawang Wibowo; Ellyvina Setya Dhini; Devanus Lahardo
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal HUMANIS
Publisher : LP2M STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.154 KB)

Abstract

ABSTRAK Dengan pertambahan usia, tubuh akan mengalami berbagai penurunan akibat proses penuaan, hampir semua fungsi organ dan gerak menurun, diikuti dengan menurunnya imunitas sebagai pelindung tubuh pun tidak bekerja sekuat ketika masih muda. Inilah alasan mengapa orang lanjut usia (lansia) rentan terserang berbagai penyakit, termasuk COVID-19 yang disebabkan oleh virus Sars-Cov-2. Pemerintah, lewat Gugus Tugas untuk Penanganan COVID-19, telah mewanti-wanti agar kelompok lansia diperhatikan betul selama pandemi. Apalagi yang memiliki riwayat penyakit kronis. Kalau mereka terpaksa keluar rumah, moda transportasi yang penuh sesak harus dihindari. Ketika sampai di rumah harus segera melepas masker, mencuci tangan dengan sabun serta air mengalir selama 20 detik, serta berganti pakaian. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat “Pemberdayaan Pengasuh Lansia Dalam Pemanfaatan Lidah Buaya (Aloe Vera) Sebagai Upaya Preventif Menghadapi Pandemi Covid 19 Melalui Pembuatan Produk Sabun Dan HS di Panti Werdha Pangesti Lawang adalah 0% dari total 60 total pengguninya yang berarti sampai saat ini tidak ada lansia yang tertular covid 19.Pengasuh lansia yang dihubungi menjelaskan setidaknya ada empat masalah krusial yang dihadapi para lansia di situasi pandemi saat ini. Tanaman aloe vera menjadi semakin populer karena manfaatnya yang semakin luas diketahui sebagai sumber penghasil bahan baku untuk aneka produk dari industri, kosmetik, makanan, dan farmasi. Pemanfaatan tersebut sayangnya masih kurang dalam produksi pembuatan sabun cuci tangan dan hand sanitizer di masyarakat. Hal ini dapat disebabkan karena adanya bahan kimia gliserin yang dirasa lebih praktis dibanding tanaman aloe vera. Padahal aloe vera di Indonesia sangat berlimpah karena bisa tumbuh tanpa persiapan khusus. Berdasarkan pengamatan yang penulis lakukan, Pada saat studi pendahulkuan tanggal 20 November 2020 di Panti Pangesti diadapatkan bahwa panti werdha tersebut memiliki lahan yang luas, namun tidak dilakukan pemenfaatan lahan untuk menanam Aloe vera dengan alasan tanaman tersebut manfaatnya tidak banyak diketahuai oleh para pendamping lansia. Saat ditanya tentang manfaat tanaman tersebut untuk digunakan sebagai sabun dan Hand Sanitizer dalam rangka sarana pencuci tangan untuk pencegahan covid 19, 10 orang yang ditanya semuanya belum mengetahui dan belum tahu proses pembuatannya. Kegiatan pengabdian ini dilakukan pada tanggal 6 dan 7 Februari 2021 dengan tujuan agar masyarakat, khususnya para pengasuh, mampu menambah wawasan dan pengetahuan dalam memanfaatkan gel aloe vera sebagai pengganti gliserin dalam pembuatan sabun cuci tangan dan hand sanitizer. Selain itu, khalayak sasaran juga mampu membuat sabun cuci tangan dan hand sanitizer sendiri menggunakan bahan-bahan yang diberikan dengan memanfaatkan gel aloe vera sehingga bisa menekan biaya pengadaan sabun dan hand sanitizer.
Pelatihan KADER Kesehatan Tentang Terapi Thought Stopping Untuk Mengatasi Kecemasan Di Dusun Wonosari, Desa Pandansari Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang Yafet Pradikatama Prihanto; Emy Sutiyarsih; Eli Lea W
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal HUMANIS
Publisher : LP2M STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.895 KB)

Abstract

ABSTRAK Dusun Wonosari merupakan salah satu dusun yang yang terletak di Desa Pandansari Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang. Posyandu dikelola oleh Kader kesehatan yang merupakan perpanjangan tangan petugas kesehatan. Para Kader tersebut telah mendapatkan pelatihan dari Puskesmas Poncokusumo, namun pelatihan yang didapatkan tersebut berfokus pada seputar peningkatan dan pencegahan masalah kesehatan secara fisik pada balita dan lansia. Pada periode sebelumnya telah dilakukan pelatihan kader tentang Pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) supaya menjadi kader yang tanggap terhadap pandemi Virus corona (Covid-19). Pada saat pelatihan tersebut beberapa kader mengungkapkan bahwa ada beberapa warga masyarakat yang mengalami kecemasan karena beberapa hal, misalnya karena pemberitaan mengenai Covid-19. Ada beberapa cara yang umum digunakan untuk mengatasi kecemasan, diantaranya adalah thought stopping. Terapi ini dapat dilakukan oleh siapa saja yang telah mendapatkan pelatihan dari perawat. Terapi ini berupa pemutusan pikiran-pikiran negatif yang dapat menyebabkan kecemasan. Pelatihan ini dilaksanakan selama 3x pertemuan secara daring dengan media power point, materi, leaflet, dan youtube yang dikirim melalui pesan singkat whatsapp. Sebelum kegiatan pelatihan, dilakukan pre test secara online untuk menilai kemampuan kognitif dan psikomotor para kader kesehatan di Dusun Wonosari, Desa Pandansari sebagai salah satu alat untuk evaluasi. Hasil pre test didapatkan nilai rata-rata 4,92, sedangkan hasil post test adalah 6,02. Perubahan hasil rata-rata dari pre dan post test ini menunjukkan adanya penambahan pengetahuan pada kader kesehatan Dusun Wonosari yang telah diberikan pelatihan terapi thought stopping secara online.
OMAH GENTING 2 (Optimalisasi Kesehatan Ibu Hamil Guna Menciptakan Generasi Bebas Stunting) Ikha Ardianti; Ainul Mufidah; Niken Yuli Astuti; Frenty RSN
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal HUMANIS
Publisher : LP2M STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.503 KB)

Abstract

ABSTRAK Desa Sumberagung yang termasuk dalam wilayah Kecamatan Dander memiliki 6 Dusun, yaitu Dusun Parengan, Glonggong, Plosorejo, Kebonagung, Sumurlaban. Posyandu dikelola oleh Kader kesehatan yang merupakan perpanjangan tangan petugas kesehatan. Di Desa Sumberagung program kelas ibu hamil belum berjalan dengan baik, berdasarkan informasi dari kader kesehatan, belum optimalnya kelas ibu hamil di desa tersebut selain karena factor jarak yang terlalu jauh antara tempat tinggal dan lokasi kelas ibu hamil dikarenakan rendahnya Pendidikan, kualitas pengetahuan, sikap perilaku dan lingkungan kesehatan masyarakat. Hal ini dapat memicu kejadian kehamilan reski tinggi dan dapat menyebabkan kejadian stunting. Ada beberapa cara yang umum digunakan untuk mengatasi stunting, diantaranya adalah mengoptimalkan kesehatan ibu hamil guna mencipatakan generasi bebas stunting (OMAH GENTING). Kegiatan ini dilakukan pada 11 KK Di Desa Sumberagung Dsn Glonggong yang memiliki ibu hamil atau ibu yang memeiliki balita. Kegiatan ini dilakukan selama 3 kali pertemuan atau kunjungan, dimlai dengan pengkajian, pembuatan PoA, menyusun intervensi dan melaksanakan implementasi serta evaluasi. Implementasi yang diberikan adalah edukasi tentang permasalah yang sedang dialami atau dibutuhkan.
Pemberdayaan Caregiver Panti Pangesti Lawang Untuk Mengurangi Kecemasan Lansia Dengan Terapi Warna Yafet Pradikatama; M. Ali Sodikin
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal HUMANIS
Publisher : LP2M STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.069 KB)

Abstract

ABSTRAK Panti Pangesti Lawang adalah salah satu panti sosial yang yang terletak di Lawang, Kabupaten Malang. Terdapat kurang lebih 13 caregiver dan 2 orang Perawat di Panti tersebut. Caregiver mengatakan bahwa lansia memiliki berbagai macam permasalahan fisik maupun psikologis. Permasalahan fisik diakibatkan oleh karena menurunnya kondisi fisik karena proses penuaan, sedangkan masalah psikologis yang biasa dialami oleh lansia adalah perasaan cemas yang dialami oleh lansia. Penyebab kecemasan tersebut diantaranya adalah karena kesepian, tidak pernah dikunjungi oleh keluarga, dan masalah kesehatan fisik itu sendiri. Ada beberapa cara yang umum digunakan untuk mengatasi kecemasan pada lansia, diantaranya adalah terapi warna. Terapi ini akan diajarkan ke caregiver terlebih dahulu, karena Dosen belum dapat menemui lansia secara langsung karena adanya protokol kesehatan ketat terkait masa Pandemi Covid-19. Diharapkan caregiver dapat mengajarkan terapi warna ini kepada lansia. Terapi ini dapat dilakukan oleh siapa saja yang telah mendapatkan pelatihan dari perawat. Terapi ini berupa pewarnaan dengan pensil warna pada kertas, dengan warna dominan hijau, biru, kuning, dan merah. Pelatihan ini dilaksanakan selama 3x pertemuan, 1 kali pertemuan dilakukan secara daring (29 November 2021) dengan materi kecemasan dan terapi warna, pertemuan ke 2 dilakukan tanggal 9 Desember dengan materi terapi warna kemudian dilanjutkan praktik, dan pertemuan ketiga dilakukan tanggal 10 Desember 2021 dengan kegiatan evaluasi praktik terapi warna. Sebelum dilakukan dilakukan pertemuan pertama dilakukan pre test dan didapatkan nilai rata-rata 4,5 dan sesudah kegiatan pelatihan (pertemuan ke 3), dilakukan post test, dan didapatkan nilai rata-rata 7,5. perubahan nilai antara pre dan post ini menunjukkan bahwa terjadi perubahan kognitif dan psikomotor caregiver. Caregiver mengerti dan mampu melakukan terapi warna, kemudian bersedia untuk mengajarkan ke lansia. Caregiver. Kata Kunci : Caregiver, Lansia, Terapi Warna
PENGETAHUAN DAN PERILAKU PENCEGAHAN HIV/AIDS PADA REMAJA KELURAHAN NGESREP SEMARANG DENGAN METODE PEER GROUP SUPPORT Ahmad Ikhlasul Amal; Retno Issroviatiningrum
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal HUMANIS
Publisher : LP2M STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.227 KB)

Abstract

ABSTRAK Kasus penularan HIV/AIDS masih terus berlanjut dan ditemukan di Kota Semarang. Remaja merupakan salah satu agregat yang beresiko tertular HIV/AIDS. Berdasarkan hasil survei di kelurahan Ngesrep Semarang menunjukkan bahwa sebagian besar remaja masih membutuhka peningkatan pengetahuan dan memperbaik perilaku beresiko yang menularkan penyakit HIV/AIDS. Remaja di Kelurahan Ngesrep Kota Semarang mempunyai potensi untuk melaksanakan peer group support dan siap menjadi mitra untuk berkonstribusi dalam melaksanakan kegiatan meningkatkan. Melihat potensi ini maka kelompok remaja di wilayah kelurahan Ngesrep Kota Semarang ini layak untuk dijadikan sebagai mitra. Adapun kegiatan pengabdian masyarakat yang yang dilakukan berupa pelatihan menggunakan metode demonstrasi dan pembagian lefleat. Hasil dari pengabdian ini ditemukan adanya peningkatan pengetahuan dan perilaku pencegahan HIV/AIDS pada remaja di Kelurahan Ngesrep Kota Semarang

Page 5 of 13 | Total Record : 121