cover
Contact Name
Adhe Anniza
Contact Email
jurnalabdimasicsada@gmail.com
Phone
+628979004327
Journal Mail Official
jurnalabdimasicsada@gmail.com
Editorial Address
Jln. Dr. Wahidin No. 68A Kepatihan Bojonegoro
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal HUMANIS
ISSN : 25985124     EISSN : 25990098     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Humanis adalah kumpulan dari jurnal pengabdian masyrakat yang diterbitkan oleh lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (LPPM) ISTeK insan cendekia husada bojonegoro sebagai wahana komunikasi dalam penerapan ilmu dan memenuhi tugas dalam tri darma perguruan tinggi salah satunya adalah pengabdian kepada masyarakat, Jurnal Humanis diterbitkan secara berkala dua kali setahun (Februari dan Agustus)
Articles 121 Documents
Gerakan Masyarakat Peduli HIV/AIDS (GeMas HIV/AIDS) Yusuf Efendi; Ainul Mufidah
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal HUMANIS
Publisher : LP2M STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.166 KB)

Abstract

ABSTRAK Salah satu persoalan besar yang tengah dihadapi seluruh bangsa termasuk bangsa Indonesia adalah penyebaran virus HIV/AIDS yang rata-rata setiap negara terus meningkat dan menjadi pekerjaan rumah yang ditinggalkan dari program Millinium Developmet Goals (MDGs) dan selayaknya tetap dilanjutkan di era Sustainable Development Goals (SDGs). Di Indonesia sendiri penyebaran HIV terjadi di hampir seluruh daerah , termasuk Kabupaten Bojonegoro yang menduduki peringkat ke 8 di Jatim. Tujuan dari program adalah : Meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mencegah pintu masuk penularan HIV/AIDS, Meningkatkan kesadaran dan kemampuan keluarga dalam mencegah penularan baru HIV/AIDS dan Peningkatan Status dari HIV ke AIDS, Meningkatkan kesadaran masyarakat dalam meminimalisir Stigma dan Diskriminasi pada ODHA dan Keluarga ODHA dan Mendorong munculnya penanggulangan HIV/AIDS yang terintegrassi ditingkat komunitas. Metode Pendekatan yang digunakan dalam program adalah merupakan kolaborasi dari pendekatan appreciative inquiry (AI) dan pendekatan Kesehatan dengan model Intervensi Keperawatan Komunitas. Pendekatan (AI) berfokus pada pencarian kekuatan dan inti positif dari komunitas untuk membangun visi yang akan dicapai bersama. Hasil dari program yaitu kondisi umum perilaku sehat dari masyarakat Desa Sasaran memang masih kurang baik hal ini terbukti dari hasil survey yang dilakukan pada awal program yang menunjukan bahwa dari 1000 responden ada 58 % masuk kategori pra sehat , 12 % tidak sehat dan 30 % sehat. Pengetahuan warga tentang HIV/AIDS dan penyakit menular lainnya juga masih minim dan menjadi masalah utama dari masing-masing Desa. Rekomendasi dari lokakarya penanggulangan HIV/AIDS juga dapat diterapkan oleh Puskesmas Gayam setelah program GeMas HIV/AIDS selesai . Kata Kunci : Gerakan, Masyarakat, Peduli, HIV/AIDS
Gerakan Komunitas Masyarakat Sadar Kesehatan (Aku Sehat) Nurul Jariatin
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal HUMANIS
Publisher : LP2M STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.409 KB)

Abstract

ABSTRAK Pola pikir sebagian masyarakat yang masih mengaitkan penyakit yang timbul sebagai akibat dari operasi Lapangan Banyu Urip, harapan bantuan -bantuan yang bersifat konsumtif serta tuntutan layanan kesehatan gratis yang bisa menimbulkan ketergantungan perlahan perlu dirubah dengan kesadaran sejak dini untuk mencegah munculnya penyakit melalui perilaku hidup bersih dan sehat dengan CERDIK serta intervensi lingkungan. Merubah perilaku memang tidak mudah dan perlu ketelatenan untuk menggugah kesadaran, tetapi secara perlahan bisa dilakukan jika kita terus menyampaikan, menyerukan dan bekerjasama dengan berbagai pihak terutama kader kesehatan dan pihak-pihak lain yang memiliki visi yang sama . Tetapi satu hal yang perlu dipahami, dalam melakukan gerakan perubahan, kita tetap harus bisa mengakomodir harapan masayarakat dan secara perlahan memberikan edukasi agar terjadi kemandirian. Metode pendekatan yang digunakan dalam program adalah merupakan kolaborasi dari pendekatan appreciative inquiry (AI) dan pendekatan Kesehatan dengan model Intervensi Keperawatan Komunitas. Pendekatan AI berfokus pada pencarian kekuatan dan inti positif dari komunitas termasuk keluarga untuk membangun visi yang akan dicapai bersama. Hasil dari program yaitu : kondisi umum pengetahuan warga tentang bau sudah cukup baik, hal ini dapat dilihat dari hasil survey yang dilakukan dimana terdapat 88 % warga memahami tentang istilah Bau, jika busuk disebut bau dan dan wangi disebut “harum”, 79% mengetahui reaksi tubuh pada saat mencium bau, 79 % mengetahui bahwa bau dari lingkungan rumah tangga seperti selokan, timbunan kotoran sapi, tumpukan jerami busuk, telur busuk, & bau solar/bensin di bengkel dapat memicu seseorang mengalami mual, pusing, muntah dll, 53 % mengetahui Jika ada bau yang khas seperti selokan, timbunan kotoran sapi, tumpukan jerami busuk, telur busuk, & bau solar/bensin di bengkel yg dalam kadar rendah, secara alami dapat dinetralisir oleh tubuh, 31 % mengetahui jika Bau seperti telur busuk secara alami diproduksi oleh tubuh di dalam usus besar, 69 % mengetahui bahwa Pertolongan pertama pada orang yang diduga terkena paparan bau yang diperkirakan berasal dari wilayah proyek adalah dengan segera memindahkan ke tempat dengan udara segar, dan memastikan bebasnya jalan napas. Rekomendasi pihak puskesmas merasa sangat terbantu dengan adanya Tim Aku sehat karena bisa membantu menyediakan data untuk kebutuhan akreditasi dari kegiatan Keluarga Binaan yang dilakukan ditunjang dengan MoU yang telah dilakukan antara STIKes ICsada dengan Puskesmas Gayam. Keberadaan Tim Aku Sehat cukup membantu puskesmas dalam menangani kesehatan masyarakat di Desa sasaran. Kata Kunci : Aku Sehat, Kesehatan, Masyarakat
Keluarga Binaan Metode Pmr (Progressive Muscle Relaxation) Untuk Penurunan Kadar Gula Darah ferawati
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal HUMANIS
Publisher : LP2M STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.635 KB)

Abstract

ABSTRAK Sahabat Keluarga (PerSaga) adalah program pengabdian masyarakat sekaligus menjadi metode pembelajaran yang menjadikan keluarga sebagai mitra pelaksanaan kegiatan. Dalam program ini mahasiswa bersama dosen melakukan pendampingan pada keluarga yang telah bersedia menjadi mitra dan menjadi keluarga binaan. Keluarga akan diberikan edukasi hingga pelayanan kuratif dasar sesuai dengan permasalahan kesehatan yang dihadapi dalam batas-batas kewenangan pemberian pelayanan. Intervensi keperawatan yang digunakan berbasis pada teori keperawatan yang dipilih oleh mahasiswa yang mendampingi. Proses pendampingan keluarga binaan yang di lakukan ini dengan jadwal sembilan kali pertemuan yang di laksanakan selama hampir tiga bulan. Untuk pertemuan di minggu pertama dalam kegiatan ini adalah menerapkan konsep bina hubungan saling percaya (BHSP), kemunian memperkenalkan kelompok sera mensosialisasikan program keluarga binaan kepada masyarakat, Pertemuan minggu kedua sesuai dengan program scheduling yang telah di buat, melakukan pengkajian ke keluarga. Pertemuan minggu ketiga dilakukan kegiatan yang dilakukan yaitu pemeriksaan implementasi, dan penerapan teori keperawatan Florence dan evaluasi. Status keluarga binaan yang didampingi merupakan keluarga tidak sehat dan kurang mandiri. Kemudian setelah kami lakukan pendampingan sebanyak 9 kali pertemuan secara intensif, sehingga terdapat adanya indikasi perubahan status keluarga binaan menjadi keluarga tidak sehat dan mandiri dibuktikan dengan keluarga mampu menjaga kebersihan diri dan lingkkungan tanpa bantuan orang lain. Kata Kunci : Keluarga Binaan, Kadar Gula Darah, PMR
“Dengan UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) Kita Tanamkan Aku Cinta Sehat” (ACS) di STIKes ICsada untuk SMA/SMK/MA Wilayah Kabupaten Bojonegoro Fela Hariastuti
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal HUMANIS
Publisher : LP2M STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.096 KB)

Abstract

ABSTRAK Salah satu upaya strategis untuk meningkatkan kualitas manusia di Indonesia, diantaranya dengan melalui pendidikan dan kesehatan. Sekolah sebagai tempat berlangsungnya proses belajar dan mengajar harus menjadi “Health Promoting School” atau lembaga yang dapat meningkatkan derajat kesehatan warga di sekolahnya. Kesemuanya akan tercapai, bila sekolah dan lingkungan mengoptimalkan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Sebab UKS merupakan usaha sekolah untuk menolong siswa dan juga warga sekolah yang sakit di lingkungan sekolah. Implementasi Program Pemberdayaan UKS di Sekolah merupakan salah satu cara penanaman perilaku hidup sehat kepada peserta didik sejak dini.. Berdasarkan keputusan Menteri Kesehatan Nomor 99A/Menkes/111/1982, Surat Keputusan Bersama Menteri Pendidikan Nasional, Menteri Kesehatan, Menteri Agama, dan Menteri dalam Negeri 1/V/SKB, nomor 1067/Menkes/SKB/VII/2003, nomor MA/230A/2003, nomor 26 tahun 2003, tentang Pembinaan dan Pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah, salah satu programnya yaitu program pembinaan peserta didik dilakukan upaya menanamkan prinsip hidup sehat sedini mungkin melalui pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan pembinaan lingkungan sekolah sehat (Trias UKS). Maka dari itu dalam rangka meningkatkan mutu kesehatan di lingkungan sekolah tepatnya di UKS, Program Studi DIII Kebidanan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Husada Bojonegoro (STIKes ICSADA) menyelenggarakan pelatihan petugas UKS juga sebagai komitmen pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat Bojonegoro. Sasaran pengabdian adalah Siswa atau Siswi SMA/SMK/MA/Sederajat yang ada di Wilayah Kabupaten Bojonegoro. Program ini diselesaikan dalam tiga tahapan kegiatan yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Persiapan dilakukan dengan melakukan koordinasi dengan 5 sekolah yang menjadi sasaran untuk melihat kondisi di lapangan mengenai pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah, Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro dan Kantor Kementerian Kabupaten Bojonegoro. Pelaksanaan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat ini dikemas dengan menggunakan pendekatan workshop. Kegiatan dilakukan menggunakan metode ceramah, diskusi dan latihan Evaluasi kegiatan dilakukan untuk masing - masing tahap dengan mengumpulkan dan menyimpulkan data dari masing-masing tahapan kegiatan. Hasil dari penelitian ini menunujukkan adanya pengaruh pada siswa petugas usaha kesehatan sekolah dengan ditunjukkan adanya nilai pre test dan post test yeng mengalami peningkatan pada nilai rata-rata antara pre test dan post test di setian materi yang diberikan. Kata Kunci : Cinta, Kesehatan, UKS
Keberhasilan Komunitas Dan Keluarga Meningkatkan Status Kesehatannya Moh. Roni Faqih
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal HUMANIS
Publisher : LP2M STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.023 KB)

Abstract

ABSTRAK Masa globalisasi menuntut adanya perkembangan dan perubahan di segala bidang salah satu diantaranya adalah bidang kesehatan. berbagai inovasi yang dilakukan di bidang kesehatan, perubahan bidang ilmu pengetahuan dan tekhnologi. Pengumpulan data merupakan langkah yang amat penting dalam metode ilmiah, karena pada umumnya data yang dikumpulkan digunakan, kecuali untuk penelitian eksploratif, untuk menguji hipotesis yang telah dirumuskan. Pengumpulan data dapat dilakukan dengan cara observasi langsung, kuesioner (angket), dan wawancara. Kegiatan praktik klinik keperawatan komunitas dan keluarga ini dilakukan pada tanggal 22 Mei 2017 – 16 Juli 2017 dengan berbekal materi yang telah diberikan saat pembekalan, Adapun penjelasan kegiatan tersebut sebagai berikut: Pembentukan Posko Kesehatan, Pelatihan Basic Life Support (Bantuan Hidup Dasar), Penyuluhan, Posyandu Balita, Kegiatan Senam Lansia, Kompres Air Hangat menggunakan jahe, Tanam Toga, Pelatihan UKS, Jalan Santai Hasil dari praktek klinik komunitas dan keluarga ini di dapatkan Kebanyakan masyarakat dusun Kedung Banteng mengalami batuk pilek (ISPA), pegel linu (Rematoid Artritis) , dan darah tinggi (Hipertensi). Secara garis besar keberhasilan praktik klinik keperawatan komunitas yang dilakukan oleh mahasiswa mempunyai tingkat keberhasilan 90%, hal ini dibuktikan dengan meningkatnya pengetahuan warga tentang kebutuhan kesehatannya, Antusiasme warga untuk meningkatkan status kesehatannya dan memandang penting kesehatan untuk kelangsungan hidupnya, hal ini di motori oleh petugas perwakilan pembimbing komunitas, Kader Kesehatan dan aparat desa sebagai penanggung jawab tertinggi. Kata Kunci : Keperawatan Komunitas Dan Keluarga
Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga (Irt) Dalam Pemanfaatan Pekarangan Rumah Dengan Tanaman Obat Keluarga (Toga), Dalam Upaya Meningkatkan Kesehatan Masyarakat Di Desa Sembung Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro Devi Saraswati
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal HUMANIS
Publisher : LP2M STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.398 KB)

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Sambung, Kecamatan Kapas, padaKelompok PKK. Pemilihan lokasi ini karena Kelompok PKK ini mewakili masing-masing dusun, di Desa Sembung, Kecamtan Kapas, Kabupaten Bojonegoro. Setiap dusun terdiri dari 5 RT. Pada umumnya ibu-ibu di kedua dusun tersebut masih berusia muda, tidak bekerja,sehingga mempunyai banyak waktu untuk diberdayakan dan lebih cepat dalam menerima Teknologi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemanfaatan pekarangan dengan tanaman yang lebih bermanfaat bagi kesehatan serta pengetahuan ibu terkait tanaman obat (TOGA). Penerapan kegiatan adalah dengan introduksi beberapa jenis tanaman yang berfungsi sebagai obat yang mudah dijumpai diwilayah setempat. Maka penerapan kegiatan adalah pengkayaan jenis TOGA dan fungsinya. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, demonstrasi plot dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa setiap RT telah membentuk taman TOGA, sehingga dalam satu dusun ada 10 RTyang telah membuat pekaranagn menjadi taman TOGA. Berdasarkan jumlah RT, evaluasi kegiatan ini adalah, respon sangat baik, setiap RT sudah mempunyai taman TOGA, jadi evaluasinya adalah terjadi peningkatan pemanfaatan pekarangan dengan tanaman obat (TOGA).Kata Kunci : Pemberdayaan, IRT, Pekarangan, TOGA
Psikoedukasi Dan Pelatihan “EDA” (Ekspresi Diri Untuk Asertif) Sebagai Upaya Mencegah Seks Bebas Pada Remaja Retno Issroviatiningrum; Muh Abdurrouf; Maya Dwi Yustini
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal HUMANIS
Publisher : LP2M STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.066 KB)

Abstract

ABSTRAK Kelurahan Bandarharjo Semarang dari survei di dapatkan data bahwa remaja putra dan putri bergerombol dengan jumlah remaja putri satu orang dan lainnya adalah laki-laki. Dalam pergaulan tersebut satu remaja putri bisa bergantian melakukan hubungan seks dengan sejumlah teman laki-lakinya di sebuah gereja dan di gedung pertemuan. Remaja cenderung tidak melakukan perilaku asertif dimana dia hanya mengikuti teman - temannya saja. Pengabdian ini bertujuan untuk membantu para remaja untuk mengembangkan sikap asertivitas sebagai upaya mencegah perilaku seks bebas. Metode dalam pelaksanaan Pengabdian Masyarakatakan dilakukan dengan cara pemberian materi dan pelatihan menjadi individu asertif dengan pelatihan “EDA”. Hasil pelaksanaanya antara lain Remaja mulai memahami bagaimana sikap asertif yang seharusnya dilakukan ketika ada ajakan dari temannya untuk melakukan hal yang negative seperti seks bebas. Remaja mulai lebih memahami bagaimana dampaknya jika melakukan seks bebas. Remaja dapat mempraktekkan bersikap asertif dengan baik dan benar. kami menyimpulkan bahwa dengan adanya psikoedukasi dan pelatihan EDA remaja dapat mengurangi perilaku seks pranikah dengan memaksimalkan perilaku asertif kami merekomendasikan Menyediakan whatsapp grup untuk tetap memantau remaja untuk berperilaku asertif, sehingga remaja dapat termonitoring walaupun pengabdian masyarakat sudah selesai dilaksanakan. Kata Kunci : Asertivitas, Perilaku Seks Bebas
Pembentukan Posyandu Sehat Jiwa Di Desa Tambakasri Kec. Tajinan Kabupaten Malang Di Era Pandemi Covid-19 Tahap II Yafet Pradikatama Prihanto; Wibowo
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal HUMANIS
Publisher : LP2M STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.582 KB)

Abstract

ABSTRAK Desa Tambakasri merupakan salah satu desa yang yang terletak di Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang. Posyandu dikelola oleh Kader kesehatan, dimana persyaratan Kader tersebut adalah sudah memiliki anak dan tidak bekerja. Para Kader tersebut telah mendapatkan pelatihan dari Puskesmas Tajinan, namun pelatihan yang didapatkan tersebut hanya berfokus pada seputar pencegahan dan pengobatan masalah fisik pada balita dan lansia. Puskesmas Tajinan sebagai salah satu mitra pengabdian kepada masyarakat dari STIKes Panti Waluya Malang mengajukan permohonan untuk memberikan pelatihan pembentukan dan pengelolaan Posyandu sehat jiwa, karena ditemukan beberapa kasus gangguan jiwa di Desa Tajinan. Tahap awal pembentukan Posyandu sehat jiwa telah dilakukan, yaitu melatih para kader untuk dapat melakukan screening dan deteksi dini terkait masalah gangguan jiwa pada kelompok keluarga sehat, beresiko, maupun dengan salah satu anggota keluarganya mengalami gangguan jiwa. Tahap awal telah terlaksana dengan cukup baik, maka selanjutnya dilakukan pemberian materi mengenai Posyandu sehat jiwa dan praktek langsung Posyandu sehat jiwa. Kegiatan dilanjutkan dengan penyusunan modul materi untuk pelatihan Posyandu sehat jiwa. Sebelum dan sesudah kegiatan pelatihan, dilakukan test untuk menilai kemampuan kognitif dan psikomotor para kader kesehatan di Desa Tambakasri sebagai salah satu alat untuk evaluasi. Kata Kunci : Kader Kesehatan, Pembentukan Posyandu sehat jiwa
Pelatihan Dan Pemberdayaan Kader Kesehatan Tentang Teknik Relaksasi Otot Progresif Guna Mencapai Succesfull Aging Dan Self Eficcacy Pada Lansia Nanik Dwi Astutik; Sr Felisitas Misc
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal HUMANIS
Publisher : LP2M STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.896 KB)

Abstract

ABSTRAK Desa Tambakasri merupakan salah satu desa yang yang terletak di Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang. Pada saat ini terjadi peningkatan proporsi penduduk usia 50 tahun ke atas di Desa Tambakrejo. Meningkatnya jumlah lansia secara kuantitas belum diikuti dengan peningkatan kualitas hidup.Menurunnya produktivitas menyebabkan buruknya kondisi sosial, ekonomi, derajat kesehatan dan kemandirian. Successful aging atau menjadi tua dengan sukses merupakan tujuan dari perkembangan tahap akhir pada lansia.Lansia yang telah memiliki pencapaian successful aging yang tinggi tentunya akan merasa bahagia dengan kehidupannya di masa sekarang. Self efficacy pada lansia diperlukan agar lansia mempunyai keyakinan dan kepercayaan diri dalam kegiatan sehari-hari dan pencapaian successful aging. Pada masa lanjut usia, lansia sangat membutuhkan dukungan sosial terutama dari keluarganya untuk membantu mereka dalam menghadapi setiap perubahan-perubahan yang mereka alami dengan baik. Untuk mengatasi masalah kesepian, isolasi sosial dan kesulitan tidur pada lansia diperlukan adanya kemampuan menyesuaikan diri serta keterlibatan lansia dalam berbagai aktivitas sosial baik di dalam kelompok sosial maupun masyarakat, hal ini untuk memelihara kualitas kehidupan lansia serta melaksanakan salah satu teknik relaksasi untuk menurunkan ketegangan otot yaitu teknik relaksasi otot progresif. Puskesmas Tajinan telah memiliki program pelayanan terpadu (posyandu) lansia yang rutin diadakan tiap bulan. Dengan adanya program pelatihan dan pemberdayaan ini dapat dijadikan sebagai salah satu upaya untuk tercapainya kualitas hidup yang optimal di Dusun Tambakrejo Desa Tambakasri Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang. Kader kesehatan merupakan bagian dari tim kesehatan yang dekat dengan masyarakat terutama para lansia. Oleh karena itu pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan kemampuan Kader kesehatan untuk dapat menerapkan teknik relaksasi otot progresif guna mencapai succesfull aging dan self efficacy pada lansia dengan tujuan meningkatkan derajat kesehatan lansia di Desa Tambakasri Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang. Setelah itu dilanjutkan dengan menyusun perencanaan dan jadwal kegiatan serta perlengkapan yang diperlukan. Kegiatan dilanjutkan dengan penyusunan modul materi untuk pelatihan kader kesehatan. Sebelum dan sesudah kegiatan pelatihan, dilakukan test untuk menilai kemampuan kognitif dan psikomotor para kader kesehatan di Desa Tambakasri sebagai salah satu alat untuk evaluasi. Kata Kunci : Kader Kesehatan, Teknik Relaksasi Otot Progresif, Lansia
Terapi Relaksasi Benson Untuk Menurunkan Tingkat Kecemasan Pada Forum Kesehatan Keluarga (FKK) Kelurahan Bandarharjo Kota Semarang Muh Abdurrouf; Erna Melastuti; Retno Issroviatiningrum
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal HUMANIS
Publisher : LP2M STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.712 KB)

Abstract

ABSTRAK Dampak dari Covid-19 salah satunya adalah meningkatnya tingkat kecemasan masyarakat, yaitu ditandai adanya rasa takut dan khawatir berlebih, merasa tidak nyaman dan tidak rileks, serta gangguan tidur. Tindakan atau intervensi untuk menurunkan masalah kecemasan ini masih sedikit dilakukan, padahal kecemasan yang meningkat dapat menyebabkan penurunan imunitas seseorang sehingga mudah sakit. Kelurahan Bandarharjo merupakan kelurahan di wilayah Kota Semarang dimana angka kejadian Covid-19 di kota Semarang cukup tinggi dapat memicu meningkatnya tingkat kecemasan masyarakat. Pengabdian masyarakat yang dilakukan di kelurahan Bandarharjo kepada forum kesehatan keluarga adalah berupa pelatihan terapi relaksasi benson yaitu tehnik relaksasi yang dikembangkan dari metode relaksasi pernafasan yang dipadu dengan faktor keyakinan yang bermanfaat untuk merelaksasi tubuh dan fikiran, mengurangi ketegangan otot, mencegah dan menurunkan tingkat stress sehingga diharapkan masyarakat di kelurahan Bandarharjo menurun tingkat kecemasannya dan memiliki imunitas yang baik dalam menghadapi wabah pandemic Covid-19 ini. Kata Kunci : Terapi Relaksasi Benson, Kecemasan.

Page 4 of 13 | Total Record : 121