cover
Contact Name
Muhammad Zulkifli
Contact Email
sudutwarna@gmail.com
Phone
+6281235871313
Journal Mail Official
sudutwarna@gmail.com
Editorial Address
Kantor Rektorat Institut Agama Islam Darussalam Jl. Tanjung Rema, Martapura Kabupaten: Banjar Provinsi: Kalimantan Selatan
Location
Kab. banjar,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Darussalam : Jurnal Ilmiah Islam dan Sosial
ISSN : 18580750     EISSN : 26856336     DOI : http://dx.doi.org/10.58791/drs
Jurnal Ilmiah terbit dua kali setahun pada periode Januari dan Juli. Memuat tulisan dari hasil kajian analitis-kritis maupun penelitian ilmiah dalam bidang Keislaman.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 77 Documents
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA TENTANG TEKS ULASAN FILM/DRAMA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI (TEAM ASSSISTED INDIVIDUALIZATION) Yati Jumariah
Darussalam Vol 21, No 2 (2020)
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/drs.v21i2.37

Abstract

AbstrakPermasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar peserta didik kelas VIII B SMP Negeri 14 Banjarbaru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia peserta didik dengan menerapkan model pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Asssisted Individualization) pada Materi Teks Ulasan Film/Drama di Kelas VIII B SMP Negeri 14 Banjarbaru Semester Genap Tahun Pelajaran 2018-2019. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang telah dilakukan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri atas dua pertemuan yang selalu diakhiri dengan tes akhir siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahap, yaitu tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas kelas VIII B tahun pelajaran 2018-2019 dengan jumlah peserta didik sebanyak 32 orang. Objek penelitiannya adalah model pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Asssisted Individualization). Instrumen yang digunakan adalah test hasil belajar berupa soal pilihan berganda. Cara pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melalui tes hasil belajar peserta didik mulai dari prasiklus sampai pada setiap akhir siklus untuk mengetahui peningkatan rata-rata tiap siklus. Sedangkan indikator keberhasilan penelitian ini adalah ketuntasan perorangan dan ketuntasan belajar klasikal atau bersama-sama di dalam kelas. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan prestasi hasil belajar. Perolehan nilai rata-rata hasil belajar peserta didik pada prasiklus dengan rata-rata 71.41. Sedangkan pada siklus I dengan menerapkan model pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Asssisted Individualization) mengalami peningkatan 6.66% menjadi 81.09 Sedangkan nilai rata-rata di siklus II meningkat 5.39 % dengan rata-rata nilai siklus I ke siklus II menjadi 84,37.Kata Kunci: Hasil Belajar, Bahasa Indonesia, Kooperatif Tipe TAI, Film/Drama
UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DALAM MENYUSUN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN HARIAN (RPPH) KURIKULUM 2013 MELALUI WORKSHOP DI TK NEGERI PEMBINA KECAMATAN KERTAK HANYAR KABUPATEN BANJAR Elly Rosdiana
Darussalam Vol 23, No 1 (2022): Darussalam
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.666 KB) | DOI: 10.58791/drs.v23i1.182

Abstract

Minimnya kemampuan guru dalam menyususn RPPH Taman Kanak – Kanak kurikulum 2013 di TK Negeri Pembina Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar disebabkan perubahan kurikulum dan kurang waktu dalam bimbingan teknis serta padatnya materi yang dipelajari guru dalam bimbingan teknis kurikulum 2013 salah satunya pada penyusunan RPPH di Taman Kanak-Kanak. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan guru dalam menyusun RPPH kurikulum 2013 dapat meningkat dengan kegiatan workshop terbukti rerata kemampuan guru dalam menyusun RPPH kurikulum 2013 siklus I adalah 78%. Aktivitas kepala sekolah dalam workshop siklus I 74% terlaksana oleh kepala sekolah dan pada aktivitas guru dalam mengikuti workshop siklus I 86% guru aktif. Setelah direfleksi terjadi peningkatan pada siklus II rata – rata kemampuan guru dalam menyusun RPPH Kurikulum 2013 meningkat menjadi 89%, aktivitas kepala sekolah dalam melakukan workshop meningkat menjadi 95% terlaksana serta aktivitas guru selamaka kegiatan workshop dan bimbingan berkelanjutan 95% guru aktif. Dari analisis penelitian dapat disimpulkan dengan melalui workshop dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun RPPH kurikulum 2013 di TK Negeri Pembina Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten BanjarKata Kunci: Kompetensi Guru, RPPH Kurikulum 2013, Kegiatan workshop.
PRINSIP DASAR ETOS KERJA ISLAM DALAM PERSPEKTIF AL-QURAN; STUDI KOMPARATIF ANTARA TAFSIR FI ZHILALIL QURAN DAN TAFSIR AL-MISHBAH M. Yulian
Darussalam Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/drs.v19i2.19

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini memiliki 2 (dua) tujuan utama, yakni: (1) Mengetahui dan memahami etos kerja Islam menurut tafsir Fi Zhilalil Quran dan tafsir Al-Misbah. (2) Mengetahui perbedaan dan persamaan penafsiran dari kedua kitab tafsir Fi Zhilalil Quran dan tafsir Al-Misbah terkait ayat-ayat tentang etos kerja.Manusia adalah makhluk pekerja. Dengan bekerja manusia akan mampu memenuhi segala kebutuhannya agar tetap bertahan hidup. Muslim dengan etos kerjanya meyakini bahwa bekerja itu bukan saja untuk meningkatkan derajat dirinya, tetapi suatu perwujudan dari amal saleh. Islam juga mengajarkan kepada umatnya untuk berupaya porsi hidupnya untuk kepentingan dunia dan akhirat. Seorang muslim yang bekerja karena ibadah kepada Allah akan sungguh-sungguh bekerja sesuai dengan aturan yang ditentukan oleh-Nya. Dengan bekal agama yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari diharapkan dapat meningkatkan taraf kesejahteraan yang telah diterangkan dalam Al-Quran dan Sunnah.Al-Quran adalah pedoman hidup umat manusia guna menjuju keselamatan dan kebahagiaan yang abadi. Al-Quran banyak mengandung petunjuk hidup bagi umat Islam, untuk mengarungi kehidupan. Salah satu prinsip hidup yang dikandung Al-Quran adalah terkait prinsip etos kerja dan beramal.Penelitian ini menggunakan metode penelitian pustaka (library research) dengan pendekatan tafsir komparatif (muqarin). Sumber primernya adalah tafsir Fi Zhilalil Quran karya Sayyid Qutb dan tafsir Al-Mishbah karya Quraish Shihab. Adapun sumber data sekunder adalah tulisan-tulisan yang berhubungan dengan materi yang dikaji dalam bentuk buku, jurnal ilmiah dan sumber lain yang berupa yang terkait dan relevan dengan tema penelitian. Teknik pengumpulan data adalah dengan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan metode komparatif dengan membandingkan penafsiran tafsir Fi Zhilalil Quran dengan tafsir Al-Mishbah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan penafsiran antara Sayyid Qutb dan Quraish Shihab. Sayyid Qutbh lebih bersifat pergerakan untuk kebangkitan umat (manhaji/ haraky) sedangkan gaya penafsiran Quraish Shihab lebih merujuk pada ijtihad, akal dan kaidah bahasa Arab (rayu) serta bersifat dapat diterima oleh masyarakat umum. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh latar belakang penulis tafsir dan kondisi sosial, ekonomi dan politik ketika tafsir tersebut di tulis. Penafsiran juga dipengaruhi oleh tujuan dan maksud dari penulisan tafsir.
MENINGKATKAN KEDISIPLINAN GURU DALAM PEMBELAJARAN MELALUI PENERAPAN PENGHARGAAN DAN SANKSI PADA SMP NEGERI 1 PIANI KABUPATEN TAPIN Abu Yajid Bustomi
Darussalam Vol 22, No 2 (2021): Darussalam
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.5 KB) | DOI: 10.58791/drs.v22i2.116

Abstract

Abstrak Peningkatan mutu pembelajaran disekolah sangat tergantung dari beberapa faktor. Faktor yang sangat penting antara lain adalah penerapan budaya sekolah kearah peningkatan mutu. Budaya sekolah merupakan hal yang positif yang harus dipertahankan dan dilaksanakan oleh semua warga sekolah tanpa merasa terpaksa. Budaya sekolah yang harus dipertahankan salah satunya adalah masalah kedisiplinan.. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa metode penghargaan dan sanksi mampu meningkatkan kedisiplinan guru. Guru termotivasi untuk tepat waktu dalam memulai pembelajaran serta ada efek jera ketika mendapatkan sanksi. Kata Kunci: Disiplin guru, penghargaan, sanksi.
PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA YANG BERKETUHANAN YANG MAHA ESA Radiansyah Radiansyah
Darussalam Vol 22, No 1 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/drs.v22i1.56

Abstract

Pancasila sebagai dasar negara berati menjadi pedoman dalam mengatur kehidupan penyelenggaraan ketatanegaraan negara dalam berbagai bidang. Bidang-bidang tersebut meliputi politik, ekonomi, sosial, budaya, dan pertahanan keamanan. Dalam buku Pancasila Sebagai Ideologi dan Dasar Negara (Ronto: 2012), Pancasila telah ada dalam segala bentuk kehidupan rakyat Indonesia, terkecuali bagi mereka yang tidak Pancasilais. Pancasila lahir 1 Juni 1945, ditetapkan pada 18 Agustus 1945 bersama-sama dengan UUD 1945. Sejarah Indonesia telah mencatat bahwa di antara tokoh perumus Pancasila adalah, Mohammad Yamin, Soepomo, dan Sukarno. Warga Negara memiliki kepercayaan masing-masing pada agamanya dan Tuhan-Nya untuk menaati perintah Tuhan dan menjauhi larangan-Nya. Bagi orang Indonesia, Pancasila merupakan kristalisasi nilai-nilai luhur yang hidup dan merasuk dalam kehidupan keseharian masyarakat suku-suku bangsa di Indonesia sejak lama, dan sekaligus merupakan ciri khas budaya dan peradaban manusia Indonesia yang harus terus dipelihara. Seiring dengan perkembangan zaman, disamping banyaknya permasalahan yang timbul di masyarakat, menyebabkan nilai-nilai luhur Pancasila tersebut mulai tergerus dari kehidupan keseharian masyarakat kita. Salah satunya adalah nilai luhur dari sila pertama yakni Ketuhanan Yang Maha Esa.
STUDI ANALISIS TERHADAP AKAD LAYANAN ARRUM HAJI DI PEGADAIAN SYARIAH BANJARBARU Yulida Mardini; M. Adi Riswan AlMubarak; Noormadaniah Noormadaniah
Darussalam Vol 23, No 02 (2022): Darussalam : Jurnal Ilmiah dan Sosial
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.55 KB) | DOI: 10.58791/drs.v23i02.205

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya Produk baru di pegadaian syariah yang disebut Arrum Haji untuk memberikan dana kepada masyarakat dengan menggunakan jaminan berupa emas seberat  3,5 gram, Padahal syarat untuk naik haji adalah orang yang mampu (istitha’ah). Keterlambatan membayar uang pembiayaannya yang dibayarkan secara angsuran perbulan, kejanggal karena berada di luar kebiasaan Hukum Islam yang selalu merujuk kepada pendapat mazhab atau fatwa ulama. Metode yang digunakan menurut jenisnya adalah kajian empiris kualitatif. Sedangkan sifatnya menggunakan penelitian analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, Produk Arrum Haji dengan kewajiban harus menggadaikan emas atau perhiasan lainnya yang bernilai 3,5 gram. Kedua, Implikasi  layanan  Arrum  haji adanya dorongan berhaji walaupun pengertian isthita‟ah dilupakan. Ketiga, sisi positif meminimalisir  terjadinya  risiko  dikemudian hari yaitu terlambatnya bayar atau hal lain yang dapat memicu sengketa ekonomi syariah. Kata kunci: Pegadaian Syariah, Hukum Islam, Arrum Haji.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU MENYUSUN TES HASIL BELAJAR MELALUI KELOMPOK KERJA GURU (KKG) MINI DI SDN PAKAPURAN KACIL 2 KECAMATAN DAHA UTARA KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN Fahrurazi Fahrurazi
Darussalam Vol 21, No 2 (2020)
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/drs.v21i2.33

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Sekolah melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian dilakukan dalam 2 siklus. Subjek penelitian adalah Guru Kelas SDN Pakapuran Kacil 2 Kecamatan Daha Utara Kabupaten Hulu Sungai Selatan berjumlah 6 orang. Analisis data dilakukan dengan menggali data, mereduksi data, menyajikan data dan menyimpulkan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui kegiatan KKG mini aktivitas peneliti mengalami peningkatan. Pada siklus I terlaksana 75% (kriteria baik) meningkat sebesar 12,5% sehingga menjadi 87,5 % (kriteria amat baik). Aktifitas guru dalam melaksanakan penyusunan tes hasil belajar melalui KKG Mini meningkat 22 %. Demikian juga dengan kemampuan menyusun tes hasil belajar dapat meningkat. Pada siklus I rata-rata 50% (kriteria kurang baik) menjadi 100% (kriteria amat baik) di siklus II (meningkat 50%). Bagi guru, hendaknya selalu aktif mengikuti kegiatan KKG agar dapat meningkatkan kemampuan menyusun Tes Hasil Belajar yang baik sesuai Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar sehingga meningkatkan kompetensi profesional. Bagi siswa, hendaknya sungguh-sungguh dalam mengerjakan tes hasil belajar yang tepat untuk mengetahui kompetensi yang dicapainya. Bagi sekolah, hendaknya menggunakan tes hasil belajar yang baik agar dapat digunakan sebagai pedoman pengukuran bagi sekolah untuk mengetahui sudah memenuhi standart atau belum.
MODEL PEMBELAJARAN AKTIF, INOVATIF, KREATIF, EFEKTIF DAN MENYENANGKAN PADA LEMBAGA ANAK USIA DINI Sahrahman Sahrahman
Darussalam Vol 23, No 1 (2022): Darussalam
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.41 KB) | DOI: 10.58791/drs.v23i1.176

Abstract

Anak memiliki karakteristik yang berbeda dengan orang dewasa dalam berperilaku. Dengan demikian dalam hal belajar anak juga memiliki karakteristik yang tidak sama pula dengan orang dewasa. Karakteristik cara belajar anak merupakan fenomena yang harus dipahami dan dijadikan acuan dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran untuk anak usia dini. Salah satu model pembelajaran yang bisa dipakai oleh guru PAUD yang sesuai sengan karakteristik cara belajar anak adalah model pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan, yang biasa disebut PAIKEM. Keberhasilan PAIKEM dapat dipengaruhi antara lain, 1) faktor guru menyangkut: latar belakang pendidikan, pengalaman mengajar, keaktifan mengajar, strategi dan metode yang digunakan. 2) faktor anak, misalnya inteligensi, minat belajar. 3) faktor tujuan dan materi pelajaran. 4) fasilitas pembelajaran. Dan 5) alokasi waktu. Penerapan PAIKEM yang dilakukan guru, pembelajaran di PAUD lebih mendapatkan respon positif dari anak, dan menjadikan pembelajaran sebagai sesuatu yang menyenangkan, sehingga tujuan pendidikan dapat terwujud dengan hasil yang maksimal atau memuaskan.Kata Kunci: Model, Pembelajaran, PAIKEM, AUD.
PENDIDIKAN, TENAGA KEPENDIDIKAN BERPRESTASI DAN BERDEDIKASI YANG PROFESIONAL DAN BERMANTABAT SIAP MEMBUMILANDASKAN REVOLUSI MENTAL BAGI PESERTA DIDIK DALAM MENYIAPKAN GENERASI EMAS 2045 Kasrani Kasrani
Darussalam Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/drs.v19i2.8

Abstract

Peningkatan mutu pendidikan sangat dirasakan sebagai suatu kebutuhan bagi setiap bangsa yang ingin maju. tenaga pendidik dan kependidikan dituntut untuk profesional, berdedikasi, berprestasi dan bermartabat agar mampu menciptakan revolusi mental peserta didik pada generasi emas 2045. Revolusi mental yang paling aktual dan sedang heboh adalah implementasi Kurikulum 13 (K-13). Membangun generasi emas 2045 diperlukanasuhan, pendidikan, dan latihan yangefektif sejak dini agar kemampuanmereka tumbuh dan berkembangsecara optimal. peserta didik sejak dini untuk memupuk revolusi mental dalam dirinya baik rohani dan jasmani dalam menyongsong generasi emas 2045 yang mampu mengubah kerugian menjadi keuntungan, mengubah penyakit menjadi obat, mengubah cost added menjadi value added dan membrikan cahaya terang harapan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.Kata Kunci: Kependidikan, Berprestasi, Profesional, Revolusi mental, generasi emas 2045
STRATEGI PEMBELAJARAN TEMATIK AKIDAH AKHLAK DI MADRASAH IBTIDAIYAH (MI) Emilya Ulfah
Darussalam Vol 22, No 2 (2021): Darussalam
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.394 KB) | DOI: 10.58791/drs.v22i2.112

Abstract

Abstrak Strategi Pembelajaran dipahami sebagai strategi untuk memudahkan proses belajar anak didik. Strategi pembelajaran adalah setiap kegiatan yang dipilih dan dapat memberikan fasilitas atau bantuan kepada anak didik dalam menuju tercapaian tujuan pembelajaran. Strategi dalam konteks proses bukan hanya implementasi dari semua rancangan program pembelajaran yang telah dibuat, tetapi juga menyusun strategi yang akurat sebagai teknik untuk mengoptimalkan aktivitas anak didik dalam pembelajaran. adapun berdasarkan hasil uraian diatas terkait strategi, ada beberapa strategi pembelajaran yang dapat digunakan dalam pembelajaran tematik akidah akhlak untuk anak Madarasah Ibtidaiyah. Strategi pembelajaran yang diterapkan dalam pembelajaran akidah akhlak di MI di antaranya yaitu: 1) Strategi Pembelajaran Ekspositori, 2) Strategi Pembelajaran Inkuiri, 3) Strategi Pembelajaran Kooperatif. Adapun beberapa metode yang dapat digunakan oleh seorang pendidik dalam kegiatan pembelajaran Akidah Akhlak MI di antaranya adalah: 1) Keteladanan, 2) Pembiasaan, 3) Demonstrasi, 4) Jigsaw learning (Pembelajaran Model Jigsaw), 5) Indexs card match (Pencocokan Kartu Indexs) Kata Kunci: Belajar, Pembelajaran, Strategi, Akidah Akhlak.