cover
Contact Name
Kholisussa'di
Contact Email
kholisussakdi@undikma.ac.id
Phone
+6287863548098
Journal Mail Official
kholisussakdi@undikma.ac.id
Editorial Address
Jalan Pemuda No. 59 A Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal
ISSN : 24425842     EISSN : 29629306     DOI : Prefix 10.33394
Jurnal Transformasi (JTNI) : Jurnal Pengembangan Pendidikan Non-Formal Informal is scientific journal published by Program StudI Pendidikan Luar Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA). It has been published since 2016. JTNI contains scientific articles from research and critical review in Education, Teaching and Learning which include : Educational Non Formal Informal, Community Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 402 Documents
Efektivitas Pojok Baca Dalam Meningkatkan Minat Literasi Membaca Anak Usia Dini Kelompok B di KB Pijar Beriman Kelurahan Dasan Agung Baru Fitri, Rosmalia; Suharyani, Suharyani
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 9 No. 2 (2023): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v9i2.8787

Abstract

Abstract: The problem in this study is how the level of effectiveness of the reading corner in increasing interest in reading literacy for early childhood group B in KB Pijar Beriman, Dasan Agung Baru Village. This study aims to determine the level of effectiveness of the reading corner in increasing interest in reading literacy for early childhood group B in B Pijar Beriman, Dasan Agung Baru Village. This study uses the Stake evaluation method which consists of 3 components (antacendent, transaction, outcome). Determination of the sample by purposive sampling with the number of subjects 17 children. As for data collection techniques with observation sheets and documentation. The analytical method used is percentage analysis with a non-parametric statistical approach using the ideal mean (Mi) and ideal standard deviation (SDi) formulas and percentages. The results of the percentage analysis using the non-parametric statistical approach show that the acendent component is included in the high category, namely 61.7%, the transaction component is included in the high category, namely 68.2%, and the output component is included in the high category, namely 67.9%. While the overall results are in the high category, namely 65.6%, which means the program has been running effectively. It was concluded that the effectiveness of the reading corner in increasing interest in reading literacy for early childhood group B in the Pijar Beriman KB, Dasan Agung Baru Village, has been running effectively in accordance with the objectives to be achieved.Keywords: Reading Corner, Interest in Literacy, Early ChildhoodAbstrak: Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana tingkat efektivitas pojok baca dalam meningkatkan minat literasi membaca anak usia dini kelompok B di KB Pijar Beriman Kelurahan Dasan Agung Baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas pojok baca dalam meningkatkan minat literasi membaca anak usia dini kelompok B di B Pijar Beriman Kelurahan Dasan Agung Baru. Penelitian ini menggunakan metode evaluasi Stake yang terdiri dari 3 komponen (antacendent, transaction, outcome). Penentuan sampel dengan purposive sampling dengan jumlah subyek 17 anak. Adapun teknik pengumpulan data dengan lembar observasi dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis persentase dengan pendekatan statistik non parametrik dengan rumus mean ideal (Mi) dan standar deviasi ideal (SDi) dan persentase. Hasil dari analisis persentase dengan pendekatan statistik non parametrik ini menunjukkan bahwa komponen atacendent masuk katagori tinggi yaitu sebesar 61,7%, komponen transaction  masuk katagori tinggi yaitu sebesar 68,2%, dan komponen output masuk dalam katagori tinggi yaitu sebesar 67,9%. Sedangkan hasil keseluruhan berada pada katagori tinggi yaitu sebesar 65,6%, yang berarti program sudah berjalan secara efektif. Disimpulkan bahwa efektivitas pojok baca dalam meningkatkan minat literasi membaca anak usia dini kelompok B di KB Pijar Beriman Kelurahan Dasan Agung Baru sudah berjalan secara efektif sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.Kata Kunci: Pojok Baca, Minat Literasi, Anak Usia Dini 
Peran Taman Pendidikan Al-Quran Hidayaturrasyidin Dalam Pembentukan Karakter Anak di Dusun Montong Buwuh Putra, Bayu Mahesa; Sa'di, Kholisus
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 9 No. 2 (2023): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v9i2.8788

Abstract

Abstract: The problem raised in this study is how the Role of the Hidayaturrasyidin Al-Qur'an Educational Park in the Formation of Children's Character in Montong Buwuh Hamlet. This study aims to determine the role of the Hidayaturrasyidin Al-Qur'an Educational Park in the Formation of Children's Character in Montong Buwuh Hamlet. This study uses data analysis methods using descriptive statistical analysis of percentages using survey methods. The method of determining the subject used is the sampling method. The sampling technique in this study is total sampling. with the number of subjects 20 people. The data collection techniques used are observation, interviews and documentation. The results of this study are moral knowledge in the formation of children's character which is included in the very good category, namely 84.44%, moral feelings in the formation of children's character, which are included in the good category, namely 79.7%, moral actions in the formation of children's character are included in the good category is 80%, while the overall result is in the very good category, which is 81.2%, which means that the Al-Qur'an Education Park has carried out its role very well. So it can be concluded that the role of the Hidayaturrasyidin Al-Qur'an Educational Park in the Formation of Children's Character in Montong Buwuh has been running very well in accordance with the objectives to be achieved.Key Words: Al-Qur'an Educational Garden, Character BuildingAbstrak: Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana Peran Taman Pendidikan Al-Qur’an Hidayaturrasyidin dalam Pembentukan Karakter Anak di Dusun Montong Buwuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Taman Pendidikan Al-Qur’an Hidayaturrasyidin dalam Pembentukan Karakter Anak di Dusun Montong Buwuh. Penelitian ini menggunakan metode analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif persentase dengan menggunakan metode survey. Metode penentuan subjek yang digunakan adalah metode sampling. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling. dengan jumlah subjek 20 orang. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu pengetahuan moral dalam pembentukan karakter anak yang termasuk dalam katagori sangat baik yakni 84,44%, perasaan moral dalam pembentukan karater anak yang termasuk dalam katagori baik yakni 79,7%, tindakan moral dalam pembentukan karakter anak yang termasuk dalam katagori baik yakni 80%, Sedangkan hasil keseluruhan berada pada kategori sangat baik yakni sebesar 81,2%, yang berarti Taman Pendidikan Al-Qur’an sudah menjalankan peranannya dengan sangat baik. Jadi dapat disimpulkan bahwa Peran Taman Pendidikan Al-Qur’an Hidayaturrasyidin dalam Pembentukan Karakter Anak di Dusun Montong Buwuh sudah berjalan dengan sangat baik sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.Kata Kunci: Taman Pendidikan Al-qur’an, Pembentukan Karakter  
Efektifitas Pola Pembinaan Lembaga PAUD Oleh DIKBUD Kabupaten Lombok Timur Anita, Anita; Rizka, Muhammad Arief
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 9 No. 2 (2023): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v9i2.8867

Abstract

Abstract: The problem in this study is the implementation of ECCE programs carried out by the East Lombok District Education and Culture Office is the lack of ECCE program services, low early childhood participation rates in disadvantaged areas and the low quality of ECCE program services. The purpose of this study is to find out the extent of the effectiveness of the pattern of development of ECCE institutions by the East Lombok Regency Office and Culture. This study is an evaluative study with CIPP (context, input, process and product) with a population of 11 people. Data collection using questionnaires as the main method, observation and documentation as a complementary method. The instrument used in this study is a questionnaire, while the data analysis technique used in this study uses likert scale data analysis with a Percentage Formula. The respondents' answers after being analyzed were then interpreted through an interpretation table to obtain the effectiveness value of the coaching pattern. The results of this study stated that for the four components of the effectiveness of the coaching pattern, they got less effective values with different percentage values between the four components. The context component gets a percentage of 31%, the input component gets a percentage value of 27.4%, the process component gets a percentage value of 26.5%, and the product component gets a percentage value of 27.9% and the average value of the 4 components above is 28.2%. Thus, it can be concluded that the effectiveness of the pattern of development of ECCE institutions by the East Lombok Regency Office and Culture is less effective.Key Words: Effectiveness, Manajemem Coaching Pattern.Abstrak: Abstrak: Permasalahan dalam penelitian ini adalah pelaksanaan program PAUD yang dilakukan oleh Dinas DIKBUD Kabupaten Lombok Timur adalahminimnya layanan program PAUD, rendahnya angka partisipasi anak usiadini di daerah tertinggal serta rendahnya kualitas layanan program PAUD. Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana tingkat efektifitas pola pembinaan lembaga PAUD oleh Dinas dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini merupakan penelitian evaluative dengan CIPP (context, input, process dan product) dengan populasi sebanyak 11 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan angket sebagai metode utama, observasi dan dokumentasi sebagai metoode pelengkap. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket, sedangkan teknik analisis data yang diguankan dalam penelitian ini menggunakan analisis data skala likert dengan Rumus Persentase. Jawaban responden setelah diananlisis kemudian diinterpretasi melalui tabel interpretasi untuk mendapatkan nilai efektivitas pola pembinaan. Hasil penelitian ini menyatakan untuk keempat komponen efektivitas pola pembinaan mendapatkan nilai kurang efektif dengan nilai persentasi yang berbeda diantara empat komponen tersebut. Komponen context mendapat prosentase sebesar 31%, komponen input mendapat nilai prosentase sebesar 27,4%, komponen process mendapat nilai prosentase sebesar 26,5%, dan komponen product mendapat nilai prosentase sebesar 27,9% dan nilai Rata-rata dari 4 komponen di atas yaitu 28,2%.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa efektifitas pola pembinaan lembaga PAUD oleh Dinas dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur kurang efektif.Kata Kunci: Efektivitas, Pola Pembinaan, dan Manajemem
Penggunaan Model Teams Games Tournamen (TGT) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Akidah Akhlak Siswa Kelas X MIPA Pada Materi Menghindari Akhlak Tercela di Ma Annajah Tahun Pelajaran 2022/2023 Elizawati, Elizawati
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 9 No. 2 (2023): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v9i2.9685

Abstract

Abstract: The problem in this research is what actions teachers take to improve student learning outcomes in the Aqidah Akhlak subject. By using the Teams Games Tournament (TGT) learning model. This research aims to find out how the implementation of the Teams Games Tournament model and to find out how the use and application of the Teams Games Tournament model can improve student learning outcomes. This research is classroom action research (PTK) with the subjects in this classroom action research being class Teams Games Tournament discussion learning model. The data collection techniques used are tests, observation and documentation. The results of this research are, first: The application of the Teams Games Tournament model in class Through this learning model, learning becomes more interesting and relevant, motivating students to be actively involved. Second: There is a significant difference between the results before and after the implementation of the Teams Games Tournament model in the subject of moral beliefs in class students in the subject of moral beliefs in class X MIPA MA Annajah Sesela Gunungsari West Lombok.Key Words: Model Teams Games Tournamen, Moral Creed, Avoiding Disgraceful Morals Abstrak: Permasalahan dalam penelitian ini adalah tindakan apa yang dilakukan guru untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak. Dengan penggunaan model pembelajaran model Teams Games Tournamen (TGT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Penerapan model Teams Games Tournamen dan untuk mengetahui penggunaan dan penerapan model Teams Games Tournamen dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan Subjek dalam  penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas X MIPA Di MA Annajah yang berjumlah 20 siswa, sedangkan yang menjadi objek penelitian ini adalah aktivitas dan hasil belajar mata pelajaran akidah akhlak pada materi menghindari akhlak tercela melalui model pembelajaran diskusi Teams Games Tournamen. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes, observasi dan dokumentasi. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu, pertama: Penerapan model Teams Games Tournamen di kelas X MIPA MA Annajah Sesela Gunungsari Lombok Barat Tahun Pelajaran 2022/2023 dapat memberikan dampak positif terhadap perubahan tingkat hasil belajar siswa. Melalui model pembelajaran ini, pembelajaran menjadi lebih menarik dan relevan, memotivasi siswa untuk terlibat secara aktif. Kedua: Terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil sebelum dan sesudah penerapan model Teams Games Tournamen pada mata pelajaran akidah akhlak di kelas X MIPA MA Annajah Sesela Gunungsari Lombok Barat Tahun Pelajaran 2022/2023, ini dapat diartikan bahwa model Teams Games Tournamen efektif dalam meningkatkan hasil belajar  siswa pada mata pelajaran akidah akhlak di kelas X MIPA MA Annajah Sesela Gunungsari Lombok Barat.Kata Kunci: Model Teams Games Tournamen, Akidah Akhlak, Menghindari Akhlak Tercela 
Evaluasi Sumatif Pada Program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Rahmatan Kota Serang Meifiana, Sarah Annisa; Nufus, Nurhafiza Hayatun; Alicia, Nur; Febriani, Ida; Salsabila, Abira
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 10 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v10i1.9707

Abstract

Abstract: Preschool education, abbreviated as PAUD, is intended for early childhood children, usually around 3 to 4 years old. PAUD is a non-formal education institution that prepares children to continue formal education such as elementary school with broader skills and knowledge. The aim of PAUD is to provide educational experiences that support children's development in various aspects, starting from emotional, psychomotor, social, cognitive and physical aspects. Preschool education (PAUD) is the first stage in children's education which has an important role in forming children's basic knowledge, skills and attitudes. Assessment is one of the key elements in the educational process and there are two main types of assessment in the PAUD context, namely formative assessment and summative assessment. In this research we examined Rahmatan PAUD Rahmatan PAUD located on Jl. Raya Serang - Pandeglang Sempu Banten Girang RT. 04/17 Ex. Cipare, Cipare, District. Serang, Serang City Prov. Banten. This PAUD is under the auspices of a Kuntum Mekar PKBM which is managed by Haji Mansur, a lecturer at the Sultan Maulana Hasanuddin State Islamic University, Banten. It was founded in 2014, precisely on August 18. Accredited C., in carrying out our research we used data processing techniques by means of interviews, observation and documentation. In conducting this Rahmatan PAUD evaluation, we used a summative evaluation. Summative evaluation is an evaluation carried out on students' learning outcomes after attending lessons in a quarter, a semester or at the end of the year to determine the next level of education.Key Words: PAUD, Evaluation, SummatifAbstrak: Pendidikan prasekolah yang disingkat PAUD ditujukan untuk anak usia dini, biasanya berusia sekitar 3 hingga 4 tahun. PAUD merupakan lembaga pendidikan nonformal yang mempersiapkan anak untuk melanjutkan pendidikan formal seperti sekolah dasar dengan keterampilan dan pengetahuan yang lebih luas. Tujuan PAUD adalah memberikan pengalaman pendidikan yang mendukung perkembangan anak dalam berbagai aspek, mulai dari aspek emosional, psikomotorik, sosial, kognitif, dan fisik. Pendidikan prasekolah (PAUD) merupakan tahapan pertama dalam pendidikan anak yang mempunyai peranan penting dalam membentuk pengetahuan dasar, keterampilan dan sikap anak. Penilaian merupakan salah satu elemen kunci dalam proses pendidikan dan terdapat dua jenis penilaian utama dalam konteks PAUD, yaitu penilaian formatif dan penilaian sumatif. Dalam penelitian ini kami meneliti PAUD Rahmatan PAUD Rahmatan berlokasi di Jl. Raya Serang - Pandeglang Sempu Banten Girang RT. 04/17 Kel. Cipare, Cipare, Kec. Serang, Kota Serang Prov. Banten. PAUD ini dibawah naungan sebuah PKBM Kuntum Mekar yang dikelola oleh Haji Mansur seorang Dosen di Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Didirikan pada tahun 2014 tepatnya pada tanggal 18 Agustus. Berakreditasi C., dalam melaksanakan penelitian kami menggunakan Teknik pengolahan data dengan cara wawancara, observasi, dan dokumnetasi. Dalam melakukan evaluasi PAUD Rahmatan ini kami menggunakan evaluasi sumatif. Evaluasi sumatif adalah evaluasi yang dilakukan terhadap hasil belajar peserta didik setelah mengikuti pelajaran dalam catur wulan, satu semeter, atau akhir tahun untuk menentukan jenjang pendidikan berikutnya.Kata Kunci: PAUD, Evaluasi, Sumatif
Evaluasi CIPP (Context, Input, Process Dan Product) Program Kesetaraan Paket C di SKB Kota Serang Larasati, Anisa Putri; Simatupang, Fransiska; Septiana, Irma; Nurdianto, M. Rafli; Puspadanti, Syifa Aulia
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 10 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v10i1.9709

Abstract

Abstract: This study explains the evaluation of non-formal education programs in equivalence education package C at SKB Serang City. Evaluation is an activity in assess the success or effectiveness of a program. In the context of this study, evaluation learning used to assess outcomes from package C equivalency education programmes at SKB Serang City. This study aims to measure the extent of success in achieve the goals and expectations that have been set. The evaluation model used is CIPP evaluation which includes evaluation of contexts, inputs, processes, and products. This study Using descriptive methods with a qualitative approach. Data collected through interviews, observations, and documentation. The evaluation results show that the program equality package C in SKB Serang City provides benefits for residents who have not yet learned Have the opportunity to attend formal education.Key Words: CIPP Evaluation, Equality, Package C.Abstrak: Penelitian ini menjelaskan mengenai evaluasi pada program pendidikan non formal di pendidikan kesetaraan paket C di SKB Kota Serang. Evaluasi merupakan kegiatan dalam menilai keberhasilan atau efektivitas suatu program. Dalam konteks penelitian ini, evaluasi pembelajaran yang digunakan untuk menilai hasil dari program pendidikan kesetaraan paket C di SKB Kota Serang. Penelitian ini bertujuan mengukur sejauh mana keberhasilan dalam mencapai tujuan dan harapan yang telah ditetapkan. Model evaluasi yang digunakan adalah Evaluasi CIPP yang mencakup evaluasi konteks, input, proses, dan produk. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa program kesetaraan paket C di SKB Kota Serang memberikan manfaat bagi warga belajar yang belum berkesempatan mengikuti pendidikan formal. Kata Kunci: Evaluasi CIPP, Kesetaraan, Paket C
Evaluasi Sistem Analisis Program Budidaya Jamur Tiram dalam Meningkatkan Keterampilan dan Kemandirian Berwirausaha di PKBM Abdi Pertiwi Aprilia, Fadhiah; Rakhmawati, Isa; Nisa A., Nadia Amjadin; Purdin, Purdin; Fitriyani, Selvy
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 10 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v10i1.9746

Abstract

Abstract: The oyster mushroom cultivation program can also help farmers increase their income. However, on the other hand, there are several problems that are often encountered by oyster mushroom farmers, including the large number of pests that attack the growth of oyster mushrooms, frequent failures in making baglogs, and the water content in oyster mushrooms which is still quite high. Therefore, by considering these various problems, the oyster mushroom cultivation program at PKBM Abdi Pertiwi needs to be evaluated comprehensively with the aim of measuring the impact of the program on the community, evaluating whether the program being implemented is commensurate with the plan or not, as well as increasing the skills and independence of the community in entrepreneurship. The research method used in this research is a qualitative method with descriptive analysis. The evaluation model used is the System Analysis evaluation model with another name, namely Management Evaluation Model. The data sources used by researchers come from primary and secondary data. In the evaluation process, evaluators use data collection instruments in the form of observation, interviews and documentation. The results of the analysis system evaluation carried out show that this oyster mushroom cultivation program always receives suggestions or input from the community so that in the future it will be better, apart from that this program has achieved the desired goals and has been implemented well and is beneficial for the community, namely being able to improve skills, entrepreneurial independence and community economy.Key Words: Oyster mushroom, Evaluation of Analysis Systems, Skills, Entrepreneurial Independence.Abstrak: Program budidaya jamur tiram juga bisa membantu petani dalam meningkatkan pendapatan. Namun, di lain sisi terdapat beberapa permasalahan yang sering ditemukan oleh para petani jamur tiram, diantaranya yaitu banyaknya hama yang menyerang pada pertumbuhan jamur tiram, sering terjadinya kegagalan dalam pembuatan baglog, serta kadar air dalam jamur tiram yang masih cukup tinggi.  Oleh karena itu, dengan mempertimbangkan berbagai permasalahan tersebut, maka program budidaya jamur tiram di PKBM Abdi Pertiwi perlu dievaluasi secara komprehensif yang bertujuan untuk mengukur dampak program kepada masyarakat, mengevaluasi apakah program yang dimanifestasikan sebanding rencana atau tidak, serta untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian masyarakat dalam berwirausaha. Metode penelitian yang digunakan di penelitian ini adalah metode kualitatif dengan analisis deskriptif. Model evaluasi yang digunakan adalah model evaluasi Sistem Analisis dengan nama lainnya yaitu Management Evaluation Model. Sumber data yang digunakan oleh peneliti bersumber dari data primer dan sekunder. Dalam proses evaluasi, evaluator menggunakan instrumen pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari evaluasi sistem analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa program budidaya jamur tiram ini selalu mendapatkan saran atau masukan dari masyarakat agar kedepannya menjadi lebih baik, selain itu program ini sudah mencapai tujuan yang diinginkan dan sudah terlaksana dengan baik serta bermanfaat bagi masyarakat yaitu dapat meningkatkan keterampilan, kemandirian berwirausaha dan perekonomian masyarakat.Kata Kunci: Jamur Tiram, Evaluasi Sistem Analisis, Keterampilan, Kemandirian Berwirausaha.
Evaluasi Model Formatif Pada Suatu Program Kesetaraan di PKBM Saffari Flexi School Kota Serang Banten Setiawan, Adam Pratama; Amalia, Alfida Mutih; Hildayanti, Dyah; Maghfiroh, Islamiatul; Salsabila, Salsabila
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 10 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v10i1.9802

Abstract

Abstract: Basically, formative evaluation is an evaluation carried out during the learning system, which means looking at the extent of students' abilities in understanding the material or practices that have been presented. The purpose of this evaluation is to determine the sustainability of the program that has been designed, as well as to determine the obstacles when implementing a program, as well as to determine the form of action taken by the institution after the activity has taken place to measure the success of learning. PKBM Saffari has been in existence since 2020 until now. This PKBM has main programs, namely the Equality Program, Palwijan Training Program, and Homeschooling Program. The establishment of this equality program was based on the needs of the surrounding community and the many interests of people who were left behind in formal education. Apart from reasons of community needs, this program was held based on a high sense of desire by the founder of the PKBM Saffari Institute to shelter children who have dropped out of school, street children and children who are ostracized by their peers. Apart from providing formal education, this institution provides mental support to all students to continue their education. The type of formative evaluation carried out by PKBM Saffari is in the form of providing competency tests once a week or every 3 months to measure the success of learning when carrying out evaluations carried out simultaneously by PKBM Saffari. So so far, the equality program at PKBM has been running well with high public interest. So this writing is intended to find out in detail what formative evaluations and evaluations are implemented at PKBM Saffari using descriptive qualitative research methods directly in the field using field observations, literature studies, interviews and documentation studies, the results of which are presented in the form of written research articles.Key Words: Evaluation, Formative, EquityAbstrak: Pada dasarnya evaluasi formatif merupakan evaluasi yang dilakukan selama berlangsungnya sistem pembelajaran yang berarti melihat sejauh mana kemampuan siswa dalam memahami materi ataupun praktek yang telah disampaikan. Tujuan dari evaluasi ini yaitu untuk mengetahui keberlangsungan program yang sudah dirancang, sekaligus untuk mengetahui hambatan saat menjalankan suatu program, serta untuk mengetahui bentuk tindakan yang dilakukan oleh lembaga setelah berlangsungnya kegiatan untuk mengukur keberhasilan pembelajaran. PKBM Saffari ada sejak tahun 2020 hingga sekarang. Dalam PKBM ini memiliki program utama yaitu Program Kesetaraan, Program Pelatihan Palwijan, dan Program Homeschooling. Didirikannya program kesetaraan ini berdasarkan kebutuhan dari Masyarakat sekitar dan banyak minat Masyarakat yang tertinggal dalam Pendidikan formal. Selain alasan dari kebutuhan Masyarakat, program ini diadakan bedasarkan rasa keinginan yang tinggi oleh pendiri Lembaga PKBM Saffari untuk menaungi anak yang putus sekolah, anak jalanan, dan anak yang diasingkan oleh teman sebayanya. Selain memberikan Pendidikan formal, Lembaga ini memberikan support mental kepada seluruh peserta didiknya untuk tetap mau melanjutkan Pendidikan. Adapun jenis evaluasi formatif yang dilakukan oleh PKBM Saffari ini berupa memberikan uji komptensi seminggu atau per 3 bulan sekali untuk mengukur keberhasilan pembelajaran saat dilaksanakannya evaluasi yang dilakukan serentak oleh PKBM Saffari. Sehingga sejauh ini, program kesetaraan di PKBM ini dapat berjalan dengan baik dengan minat Masyarakat yang tinggi. Maka penulisan ini ditujukan agar mengetahui secara detail evaluasi formatif dan evaluasi yapa saja yang diterapkan di PKBM Saffari dengan metode penelitian kualitatif deskriptif secara langsung di lapangan dengan observasi lapangan, studi literatur, wawancara, dan studi dokumentasi yang hasilnya dituangkan dalam berupa tulisan artikel penelitian.Kata Kunci: Evaluasi, Formatif, Kesetaraan
Evaluasi Berbasis Tujuan Pada Program Taman Baca Masyarakat di SKB Kota Serang Nurbaeti, Annisa; Khairunnisa, Najla; Nuryalsa, Sefina; Iqbal, M.; Fazri, M.
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 10 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v10i1.9921

Abstract

Abstract: Non-formal education in Law Number 20 of 2003 concerning the National Education System is an education path outside formal education that can be implemented in a structured and tiered manner. Non-formal education is present as a way out of the problem of low interest in reading in Indonesia with the Taman Baca Masyarakat programme which is a means of adding and complementing the education sector. Seeing Indonesia's low interest in reading is a concern among education supervisors, literacy practitioners, and parents. Taman Baca Masyarakat is present as an alternative solution to the problem. The purpose of Taman Baca Masyarakat is to create a community that has basic literacy skills in order to be able to compete and work according to their competencies, increase reading interest and literacy culture in the community, and play the role of TBM in empowering the community. Taman Baca Masyarakat has the same role as a library, namely as a provider of reading facilities, but its existence is closer and can come from the community itself. In this research we examined TBM Perintis which is located at Raya Petir KM. 4 Cipocok Jaya, Cipocok Jaya Serang District, Serang City, Banten Province. TBM Perintis is within the scope of SKB Serang City. In carrying out the research, we obtained primary data sources obtained in this study, namely data in the form of direct interviews with the manager of the Community Reading Gardens of SKB Serang City. The results of the research that has been carried out are then processed using data processing techniques by means of observation, interviews, and documentation. In the implementation of this observation using an objective-based evaluation model to see how the evaluation conducted by TBM Perintis. Key Words: TBM, Evaluation, Goal-Based.Abstrak: Pendidikan Nonformal dalam Undang- Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang. Pendidikan non formal hadir menjadi jalan keluar dari permasalahan rendahnya minat baca masyarakat di Indonesia dengan adanya program Taman Baca Masyarakat yang menjadi sarana penambah dan pelengkap bidang pendidikan. Melihat minat baca masyarakat Indonesia yang rendah menjadi keprihatinan di kalangan penilik pendidikan, praktisi literasi, dan orang tua. Taman Baca Masyarakat hadir sebagai salah satu alternatif solusi dari permasalahan tersebut. Tujuan Taman Baca Masyarakat adalah Untuk mewujudkan masyarakat yang memiliki kecakapan literasi dasar agar mampu bersaing dan bekerja sesuai dengan kompetensi yang dimiliki, meningkatkan minat baca dan budaya literasi di masyarakat, dan memerankan peran TBM dalam memberdayakan masyarakat. Taman Baca Masyarakat memiliki peran yang sama dengan perpustakaan yaitu sebagai penyedia fasilitas membaca, namun keberadaannya lebih dekat dan dapat berasal dari masyarakat itu sendiri. Dalam penelitian ini kami meneliti TBM Perintis yang berlokasi di Raya Petir KM. 4 Cipocok Jaya, Kecamatan Cipocok Jaya Serang, Kota Serang, Provinsi Banten. TBM Perintis ini berada dalam lingkup SKB Kota Serang. Dalam melaksanakan penelitian kami mendapatkan sumber data primer yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu data berupa wawancara langsung bersama pengelola Taman Bacaan Masyarakat SKB Kota Serang. Hasil penelitian yang sudah dilakukan kemudian diolah dengan menggunakan teknik pengolahan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam pelaksanaan observasi ini menggunakan model evaluasi berbasis tujuan untuk melihat bagaimana evaluasi yang dilakukan oleh TBM Perintis. Kata Kunci: TBM, Evaluasi, Berbasis Tujuan.
Evaluasi Berbasis Tujuan Pada Program Penurunan Angka Stunting di Posyandu Bidara Perumahan Citra Gading Kelurahan Cipocok Jaya Kecamatan Curug Kota Serang Banten Evelin, Fanesa; Permatasari, Rina; Adwa, Siti; Yunita, Nurma; Diyah, Widya
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 10 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v10i1.9935

Abstract

Abstract: Posyandu is the right place to help local communities regarding health, because there are programs that can develop and help local communities, starting from family planning (KB) programs, immunization and reducing stunting rates. Indonesia is still experiencing problems in terms of nutrition and child growth and development, therefore there are still many Indonesian children who experience stunting, including children in the Citra Gading Housing area, Serang City, therefore Posyandu Bidara has held a program to reduce stunting rates aimed at children -children who experience stunting in the Citra Gading residential area of Serang City. Stunting is a problem that occurs in children's growth and development due to a lack of balanced nutrition and so on, therefore Posyandu Bidara designed a stunting reduction program with the aim of reducing the number of children experiencing stunting. The research method used is descriptive qualitative using objective-based evaluation. From the monitoring and evaluation results, it was concluded that the program was not running according to the stated objectives, because there were still many people who had outdated thought patterns and therefore considered the problem of stunting trivial.Key Words: Posyandu, objective-based evaluation, stuntingAbstrak: Posyandu adalah wadah yang tepat dalam membantu masyarakat sekitar mengenai kesehatan, karena terdapat program-program yang dapat membangun dan membantu masyarakat lingkungan sekitar mulai dari program keluarga berencana (KB), imunisasi dan penurunan angka stunting. Indonesia masih mengalami permasalahan dalam masalah gizi dan tumbuh kembang anak, maka dari itu masih banyak anak Indonesia yang mengalami stunting, termasuk anak-anak di lingkungan Perumahan Citra Gading Kota Serang, maka dari itu Posyandu Bidara telah mengadakan program penurunan angka stunting yang ditujukan untuk anak-anak yang mengalami stunting dilingkungan perumahan citra gading kota serang. Stunting merupakan masalah yang terjadi pada tumbuh kembang anak karena kurangnya keseimbangan gizi dan lain sebagainya, maka dari itu posyandu bidara merancang program penurunan angka stunting dengan tujuan dapat mengurangi jumlah angka anak yang mengalami stunting. Metode Penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan evaluasi berbasis tujuan. Dari hasil monitoring dan evalusi didapatkan kesimpulan bahwa program belum berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditentukan, karena masih banyaknya masyarakat yang memikiki pola pikir yang kuno sehingga menganggap masalah stunting sepele.Kata Kunci: Posyandu, Evaluasi Berbasis Tujuan, Stunting

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 2 (2025): September Vol. 11 No. 1 (2025): Maret Vol 11, No 1 (2025): Maret Vol 10, No 2 (2024): September Vol. 10 No. 2 (2024): September Vol 10, No 1 (2024): Maret Vol. 10 No. 1 (2024): Maret Vol 9, No 2 (2023): Volume 9 Nomor 2 Edisi September 2023 Vol 9, No 1 (2023): Volume 9 Nomor 1 Edisi Maret 2023 Vol. 9 No. 2 (2023): September Vol 9, No 2 (2023): September Vol 9, No 1 (2023): Maret Vol. 9 No. 1 (2023): Maret Vol 8, No 2 (2022): Volume 8 Nomor 2 Edisi September 2022 Vol 8, No 1 (2022): Volume 8 No 1 Edisi Maret 2022 Vol 8, No 2 (2022): September Vol. 8 No. 2 (2022): September Vol. 8 No. 1 (2022): Maret Vol 8, No 1 (2022): Maret Volume 7 Nomor 2 Edisi September 2021 Vol. 7 No. 2 (2021): September Vol 7, No 2 (2021): September Volume 7 Nomor 1 Edisi Maret 2021 Vol 7, No 1 (2021): Maret Vol. 7 No. 1 (2021): Maret Vol 6, No 2 (2020): September Vol. 6 No. 2 (2020): September Volume 6 Nomor 2 Edisi September 2020 Vol 6, No 1 (2020): Maret Vol. 6 No. 1 (2020): Maret Volume 6 Nomor 1 Edisi Maret 2020 Vol. 5 No. 2 (2019): September Volume 5 Nomor 2 Edisi September 2019 Vol 5, No 2 (2019): September Vol. 5 No. 1 (2019): Maret Volume 5 Nomor 1 Edisi Maret 2019 Vol 5, No 1 (2019): Maret Volume 4 Nomer 2 Edisi September 2018 Vol 4, No 2 (2018): September Vol. 4 No. 2 (2018): September Vol 4, No 1 (2018): Maret Volume 4 Nomer 1 Edisi maret 2018 Vol. 4 No. 1 (2018): Maret Volume 3 Nomer 2 Edisi September 2017 Vol 3, No 2 (2017): September Vol. 3 No. 2 (2017): September Vol 3, No 1 (2017): Maret Volume 3 Nomer 1 Edisi Maret 2017 Vol. 3 No. 1 (2017): Maret Vol 2, No 2 (2016): September Volume 2 Nomer 2 Edisi September 2016 Vol. 2 No. 2 (2016): September Vol 2, No 1 (2016): Maret Vol. 2 No. 1 (2016): Maret Volume 2 Nomer 1 edisi Maret 2016 More Issue