cover
Contact Name
Kholisussa'di
Contact Email
kholisussakdi@undikma.ac.id
Phone
+6287863548098
Journal Mail Official
kholisussakdi@undikma.ac.id
Editorial Address
Jalan Pemuda No. 59 A Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal
ISSN : 24425842     EISSN : 29629306     DOI : Prefix 10.33394
Jurnal Transformasi (JTNI) : Jurnal Pengembangan Pendidikan Non-Formal Informal is scientific journal published by Program StudI Pendidikan Luar Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA). It has been published since 2016. JTNI contains scientific articles from research and critical review in Education, Teaching and Learning which include : Educational Non Formal Informal, Community Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 402 Documents
Analisis Perencanaan Program Pelatihan Life Skill Budidaya Jamur Tiram Untuk Meningkatkan Kewirausahaan Puteri M, Fira Rama; Meifiana, Sarah Annisa; Sholih, Sholih
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 9 No. 2 (2023): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v9i2.8290

Abstract

AbstractEntrepreneurship is a person's ability to create and process his business creatively using the opportunities and resources he has. Through training and empowerment it aims to increase the potential of the community so that their ability can optimally utilize it in entrepreneurship. PKBM Abdi Pertiwi located in Walantaka is one of the institutions that supports this training and empowerment with the oyster mushroom cultivation program. Based on the results of the study using a qualitative descriptive method sourced from primary data of PKBM managers and secondary data of journals and articles. With data collection techniques interview, observation, and documentation. The results of this study show that the planning of the oyster mushroom cultivation program has resulted in its implementation being designed in various stages of planning. The planning of the cultivation training has several stages, namely identifying the Needs and Objectives of the Oyster Mushroom Cultivation Training, identifying the Ease and Obstacles of the Oyster Mushroom Cultivation Training, Determining the Oyster Mushroom Cultivation Training Locations, Preparation of Tools and Materials for the Oyster Mushroom Cultivation Training, OPREC Goals and Process for Cultivation Training Participants Oyster Mushroom, Arranging the Oyster Mushroom Cultivation Training Activity Schedule, and the last stage of Debriefing for the Implementation of the Oyster Mushroom Cultivation Training Program. The planning of the oyster mushroom cultivation program is designed so that the community is able to create their own business in the field of entrepreneurship with life skills training in oyster mushroom cultivation. PKBM Abdi Pertiwi offers and even facilitates the community to improve their skills and independence, especially in the entrepreneurial aspect. This is part of the background of this PKBM which must be supported by all groups as an effort to create skilled and independent human beings to improve the economy in meeting their needs and welfare.Key Words: Cultivation, Oyster Mushrooms, Entrepreneurship, Life Skills, PlanningAbstrakKewirausahaan sebagai kemampuan seseorang menciptakan dan mengolah usahanya dengan kreatif menggunakan peluang dan sumber daya yang dimiliki. Melalui pelatihan dan pemberdayaan bertujuan untuk meningkatkan potensi masyarakat agar kemampuannya dapat secara optimal memanfaatkan digunakan dalam berwirausaha. PKBM Abdi Pertiwi berlokasi di Walantaka ini sebagai salah satu lembaga yang mendukung pelatihan dan pemberdayaan tersebut dengan program budidaya jamur tiram. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif bersumber dari data primer pengelola PKBM dan data sekunder jurnal dan artikel. Dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini bahwasanya perencanaan program budidaya jamur tiram memperoleh hasil pada pelaksanaannya yang dirancang dalam berbagai tahapan perencanaan. Perencanaan dari pelatihan budidaya memiliki beberapa tahapan yakni diantaranya mengidentifikasi Kebutuhan dan Tujuan Pelatihan Budidaya Jamur Tiram, mengidentifikasi Kemudahan dan Hambatan Pelatihan Budidaya Jamur Tiram, Menetapkan Lokasi Pelatihan Budidaya Jamur Tiram, Persiapan Alat dan bahan Pelatihan Budidaya Jamur Tiram, Sasaran dan Proses OPREC Peserta Pelatihan Budidaya Jamur Tiram, Menyusun Jadwal Kegiatan Pelatihan Budidaya Jamur Tiram, dan tahapan terkahir Pembekalan Pelaksanaan Program Pelatihan Budidaya Jamur Tiram. Perencanaan program budidaya jamur tiram dirancang agar masyarakat mampu menciptakan usahanya sendiri di bidang wirausaha dengan pelatihan life skill budidaya jamur tiram. PKBM Abdi Pertiwi menawarkan bahkan mewadahi masyarakat untuk meningkatkan kemampuan dan kemandirian keterampilan terutama dalam aspek kewirausahaan. Hal tersebut merupakan bagian dari latar belakang PKBM ini berdiri yang harus didukung oleh seluruh kalangan sebagai upaya menciptakan manusia yang terampil dan mandiri untuk meningkatkan ekonomi dalam memenuhi kebutuhan dan kesejahteraan hidupnya.Kata Kunci: Budidaya, Jamur Tiram, Kewirausahaan, Life Skill, Perencanaan
Implementasi Pelatihan Tata Rias Wajah Dalam Upaya Membantu Peluang Kerja Bagi Peserta Didik Pada LKP An-Nisaa Kota Serang Nufus, Nurhafiza Hayatun; Dzatil A, Siti Adwa; Sudrajat, Indra
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 9 No. 2 (2023): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v9i2.8291

Abstract

Abstract This research raises the title of helping job opportunities with make up training at LKP An-Nisa in the city of Serang as the research title. Efforts to help job opportunities for students are by participating in training that is in accordance with the skills they have. Through this make-up training, the aim is to find out the planning and implementation that will be followed by students at LKP An-Nisaa, Serang City. In addition, we can also find out the size of the training for students to find out differences in students of different ages in the learning model. The method used in this study is a descriptive method with a qualitative approach with the aim of collecting, compiling and analyzing the results of the research to be discussed. The results showed that the planning and implementation of the make-up carried out by LKP An-Nisaa had gone well. The number of enthusiasts who took part in the training program to serve as a job opportunity as well as a business. Makeup training is currently in great demand among women who want to develop their skills and increase their knowledge through makeup.Key Words: Cosmetology face training, Job opportunities, Leaners.Abstrak Penelitian ini mengangkat dengan judul membantu peluang kerja dengan pelatihan tata rias wajah pada LKP An-Nisa dikota Serang sebagai judul penelitian. Upaya dalam membantu peluang kerja bagi peserta didik yaitu dengan cara mengikuti pelatihan yang sesuai dengan keterampilan yang dimilikinya. Melalui pelatihan tata rias wajah tersebut dapat bertujuan untuk mengetahui perencanaan dan juga pelaksanaan yang akan diikuti oleh peserta didik pada LKP An-Nisaa Kota Serang. Selain itu juga kita dapat mengetahui ukuran pelatihan bagi peserta didik  untuk mengetahui adanya perbedaan peserta didik yang berbeda usia dalam model pembelajaran. Metode yang digunakan pada penelitian ini metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan tujuan untuk mengumpulkan, menyusun serta menganalisis hasil penelitian yang dibahas. Hasil penelitian menunjukan bahwa perencanaan dan pelaksanan tata rias wajah yang dilakukan oleh LKP An-Nisaa sudah berjalan dengan baik. Banyaknya peminat yang mengikuti program pelatihan tersebut untuk dijadikan sebagai peluang kerja serta dijadikan usaha. Pelatihan tata rias wajah pada saat ini sangat diminati oleh kalangan perempuan yang ingin mengembangkan keterampilan dan menambah pengetahuan melalui tata rias.Kata Kunci: Pelatihan tata rias wajah, Peluang kerja, Peserta didik.
Proses Pembelajaran Technological Pedagogical Content Knowladge (TPACK) di Lembaga Dakwah Faqih, Rizal Al; Sudrajat, Indra
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 9 No. 2 (2023): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v9i2.8296

Abstract

Abstract This research aims to analyze the process of TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) learning in a Dakwah Training Institution. TPACK is the integration of technological, pedagogical, and content knowledge that is essential in improving the quality of learning. This study employs a qualitative approach involving observations of the training sessions and interviews with trainers and participants. The training focuses on the integration of TPACK in the learning process at the Dakwah Training Institution.The results of the research indicate that the integration of TPACK provides significant benefits in the development of dai's competencies. Dai can effectively deliver religious messages in the digital era by utilizing innovative teaching strategies such as social media and digital platforms. They also develop relevant technological skills, manage digital content, and utilize online resources. Additionally, the integration of pedagogical knowledge enables dai to implement effective and inclusive teaching strategies. A deep understanding of religious content allows dai to deliver messages with confidence and accuracy. The implementation of TPACK in the Dakwah Training Institution can enhance the quality of religious education. The findings of this research are expected to provide a better understanding of the implementation of TPACK in the context of a Dakwah training institution.Key Words: TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge), learning, Dakwah Training Institution.Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembelajaran TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) di Lembaga Pelatihan Dakwah. TPACK adalah gabungan pengetahuan tentang teknologi, pedagogi, dan konten yang penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, melibatkan pengamatan terhadap pelatihan dan wawancara dengan pelatih dan peserta pelatihan. Penelitian ini fokus pada integrasi TPACK dalam proses pembelajaran di Lembaga Pelatihan Dakwah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi TPACK memberikan manfaat yang signifikan dalam pengembangan kompetensi dai. Dai dapat menyampaikan pesan agama secara efektif dalam era digital dengan menggunakan strategi pembelajaran yang inovatif, seperti media sosial dan platform digital. Mereka juga mengembangkan keterampilan teknologi yang relevan, mengelola konten digital, dan memanfaatkan sumber daya online. Selain itu, integrasi pengetahuan pedagogi memungkinkan dai menerapkan strategi pengajaran yang efektif dan inklusif. Pemahaman yang mendalam tentang konten agama juga memungkinkan dai menyampaikan pesan dengan keyakinan dan akurasi. Implementasi TPACK di Lembaga Pelatihan Dakwah dapat meningkatkan kualitas pembelajaran agama. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang implementasi TPACK dalam konteks lembaga pelatihan dakwah.Kata Kunci: TPACK, proses pembelajaran, lembaga pelatihan dakwah..
Evaluasi Program Pelatihan Komputer di LPK Teknos Ciruas Serang Banten Hildayanti, Dyah; Permatasari, Rina; Sudrajat, Indra
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 9 No. 2 (2023): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v9i2.8314

Abstract

AbstractJob Training Institute (LPK) is an institution that aims to improve a life skill and is still in a non-formal education unit. According to Munthe 2015: 1, Program Evaluation is here to provide input, study and consideration in determining whether the program is worth continuing or stopping. The term makes program evaluation conditions commonplace in a non-formal and formal educational institution, including in training institutions and courses. In this context we use a descriptive study method with a qualitative approach. We evaluated the computer training program at LPK Teknoss Ciruas. The evaluation model used is the Contex-Input-Product (CPP) evaluation model. From the perspective of the learning process, no computer material or curriculum is developed in the rotation of batches per year. This means that the knowledge received by trainees is always the same in every generation or period and is not evolutionary. The implementation of Computer Training at LPK Teknoss Ciruas is based on the needs of students who have the motivation to learn to know computers to become proficient in both workers and students. So that the target and even the purpose of the computer training program at LPK Teknoss are in accordance with the needs of the training participants and the targets are in accordance with what is set. Supporting materials have also been carried out so that they are in accordance with the ideal standards of the curriculum. Media and learning tools consist of Modules, internet, and Computers. The computer training program at LPK Teknoss has achievement indicators that can be used as a benchmark for the success of training. Along with the development of the times, the needs in the world of work increasingly require us to have a skill. That's why there are currently many training programs that provide various programs to help improve skills.Key Words: Non Formal Education, CPP Evaluation, LPK Teknoss CiruasAbstrakLembaga Pelatihan Kerja (LPK) merupakan suatu lembaga yang bertujuan untuk meningkatkan suatu keterampilan hidup dan masih berada dalam satuan pendidikan non formal. Menurut Munthe 2015:1, Evaluasi Program hadir untuk memberikan masukan, kajian dan pertimbangan dalam menentukan apakah program layak untuk diteruskan atau dihentikan. Istilah tersebut membuat kondisi evaluasi program menjadi sesuatu yang lumrah di suatu Lembaga Pendidikan nonformal dan formal Tak terkecuali di Lembaga pelatihan dan kursus. Dalam konteks ini kami menggunakan metode studi descriptive dengan pendekatan kualitatif. Kami melakukan evaluasi pada program pelatihan komputer di LPK Teknoss Ciruas. Model evalusi yang digunakan adalah model evaluasi Contex-Input-Product (CPP). Dari perspektif proses pembelajaran, tidak ada materi atau kurikulum komputer yang dikembangkan dalam pergantian angkatan per tahunnya. Artinya pengetahuan yang diterima peserta pelatihan selalu sama pada setiap generasi atau periode dan bukan merupakan evolusi. Penyelenggaran Pelatihan Komputer di LPK Teknoss Ciruas didasarkan pada kebutuhan peserta didik yang memiliki motivasi ingin belajar mengenal computer hingga mahir baik pekerja maupun siswa. Sehingga sasaran bahkan tujuan dari adanya program pelatihan komputer di LPK Teknoss sudah sesuai dengan kebutuhan peserta pelatihan dan sasarannya pun sudah sesuai dengan yang ditetapkan. Materi penunjang pun sudah dilakukan sehingga sesuai dengan standar ideal kurikulum. Media dan alat belajar terdiri dari Modul, internet, dan Komputer. Program pelatihan komputer  di LPK Teknoss memiliki indikator ketercapaian yang bisa dijadikan sebagai tolak ukur keberhasilan dari pelatihan. Seiring berkembangnya zaman kebutuhan didunia kerja semakin menuntut kita untuk memiliki sebuah keterampilan. Karena hal itulah saat ini banyak sekali program pelatihan-pelatihan yang menyediakan berbagai program untuk membantu meningkatkan skills.Kata Kunci: Pendidikan Non Formal, Evaluasi CPP, LPK Teknoss Ciruas.
Evaluasi Program Pelatihan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di LPK Veritrust Nugroho, Helga Raissa; Febriani, Ida; Sudrajat, Indra
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 9 No. 2 (2023): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v9i2.8326

Abstract

Provinsi Banten menjadi peringkat ke-3 besar dalam pengangguran. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Provinsi Banten masih menjadi daerah yang paling tinggi angka penganggurannya dibandingkan wilayah lain di Indonesia. Sehingga di perlukannya sertifikasi untuk bisa mendobrak dan bersaing dengan orang - orang dari luar Banten. Lembaga pelatihan kerja (LPK) Veritrust hadir untuk membantu mengembangkan potensi SDM untuk mengurangi angka pengangguran khususnya di provinsi Banten. Pada kegiatan evaluasi ini menggunakan model evaluasi Kirkpatrick dengan 4 tahapan yaitu Reaksi, Pembelajaran, Perilaku, dan Hasil. Teknik pengumpulan data ini dilakukan dengan wawancara dan observasi kepada pengelola LPK Veritrust. Sumber data pada evaluasi ini berasal dari data primer (pengelola LPK Veritrust) dan data sekunder (dokumentasi, buku, artikel jurnal, sumber relevan). Hasil evaluasi yang telah dilakukan menunjukan bahwa keberhasilan program pelatihan sudah sesuai dengan tujuan diselenggarakannya pelatihan. Setiap peserta yang mengikuti pelatihan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) akan mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Umum yang dapat membantunya didalam dunia kerja, serta membantu peserta pelatihan dalam mengikuti magang atau mendapatkan pekerjaan sehingga hal ini dapat berguna untuk mengurangi pengangguran yang terjadi di Provinsi Banten
Pengaruh Model Pembelajaran Misouri Mathematics Project (MMP) Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa SD Kelas V Jaswandi, Lalu
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 9 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v9i1.8371

Abstract

Abstract (English)Learning achievement is a teaching goal that is expected of all students. To support the achievement of these teaching objectives, it is necessary to have teaching and learning activities that involve students, teachers, subject matter, teaching methods, curriculum and learning media that suit the needs of students and are supported by a conducive teaching and learning environment. Data analysis techniques in this study used the t-test, namely to see the effect of the Misouri Mathematics Project (MMP) learning model in improving learning achievement. Before the t-test is carried out, the hypothesis testing requirements are first tested, namely the data is first tested by the population using the normality test and homogeneity test. The t-test in this study was carried out using the SPSS program for a significant level a = 5% = 0.05. Student responses to the application of the Missouri Mathematics Project learning model in learning activities are included in the positive response category. The use of the Missouri Mathematics Project learning model can increase students' learning achievement in mathematics. This can be seen from the results of the hypothesis test which shows that the value of thitung> ttabel, then H0 is rejected, meaning that there is a significant effect of using the Missouri Mathematics Project learning model on improving students' mathematics learning achievement.Key Words: misouri mathematics project, Learning achievementAbstrak (Indonesia)Prestasi belajar merupakan tujuan pengajaran yang diharapkan semua peserta didik. Untuk menunjang tercapainya tujuan pengajaran tersebut perlu adanya kegiatan belajar mengajar yang melibatkan siswa, guru, materi pelajaran, metode pengajaran, kurikulum dan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa serta didukung oleh lingkungan belajar-mengajar yang kondusif. Teknis analisis data dalam penelitian menggunakan uji-t yaitu untuk melihat pengaruh model pembelajaran misouri mathematics project (MMP) dalam meningkatkan prestasi belajar. Sebelum dilakukan uji-t terlebih dahulu dilakukan uji persyaratan pengujian hipotesis adalah data terlebih dahulu dilakukan pengujian populasi dengan menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas. Uji-t dalam penenlitian ini dilakukan dengan program SPSS untuk taraf signifikan a = 5% = 0,05. Respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran Missouri Mathematics Project dalam kegiatan pembelajaran termasuk kategori respon positif. Penggunaan model pembelajaran Missouri Mathematics Project dapat meningkat prestasi belajar matematika siswa. Hal ini terlihat dari hasil uji hipotesis yang menunjukkan bahwa nilai thitung > ttabel maka H0 ditolak artinya terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran Missouri Mathematics Project terhadap peningkatan prestasi belajar matematika siswa.Kata Kunci: misouri mathematics project, Prestasi Belajar
Optimalisasi Penerapan Pendidikan Karakter dan Pengasuhan Demokratis Orang Tua Yang Memiliki Anak Usia Pra Remaja Rayani, Dewi
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 9 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v9i1.8432

Abstract

Abstract The development in changes of pre-adolescent children tend to cause concern for parents, among the changes that occur are in the emotional aspect. To understand these developmental changes, proper parenting and inculcation of character and moral values are needed. This paper is presented in the form of a quantitative description with the aim of describing it systematically, factually. The results obtained are democratic parenting and active communication and instilling moral values as early as possible to form good character for pre-adolescent children so that they have wise and polite personalities.Key Words: Parenting, Character Education, Pre-Adolescents Abstrak Perubahan perkembangan anak usia pra remaja cenderung menimbulkan berbagai kekhawatiran orang tua, salah satu perubahan yang  tampak adalah dalam aspek emosi, emosi yang menggebu-gebu serta sikap susah diatur. Untuk memahami perubahan perkembangan anak pra remaja diperlukan pola pengasuhan yang tepat dan penanaman karakter serta nilai-nilai moral. Tulisan ini disajikan dalam bentuk deskripsi kuantitatif dengan tujuan memberikan deskripsi secara sistematis, factual dan menggunakan data dalam bentuk kata atau gambaran. Adapun hasil yang dadapatkan adalah pola asuh demokratis dengan menerapkan komunikasi yang aktif dan menanamkan nilai moral sedini mungkin dapat membentuk karakter baik bagi anak pra remaja sehingga menjadikanya memilikipribadi yang bijak serta sopan. Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Pola Asuh, Pra Remaja
Upaya Peningkatan Creative Movement Melalui Kegiatan Tari Pendidikan Berbasis Cerita (Tarita) Di Kids Club Bobocil Maharani, Jessica Festy
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 9 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v9i1.8463

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data empiris mengenai kegiatan tari pendidikan berbasis cerita (TARITA) dalam upaya meningkatkan creative movement anak usia dini di Kids Club Bobocil Lombok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Class Action Research). Dalam penelitian ini peneliti bertindak sebagai mentor dalam kegiatan tari pendidikan, dan mentor kelas bertindak sebagai kolaborator dan observator. Penelitian ini melalui empat tahap kegiatan, yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Tindakan penelitian dilakukan dalam dua siklus dengan jumlah total pertemuan 12 kali. Sumber data dalam penelitian ini adalah anak didik Kids Club Bobocil Lombok yang mengikuti kegiatan playdate menari. Pengumpulan data dilakukan melaui rubrik, observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan TARITA dapat meningkatkan creative movement anak yang pada pra-siklus tercatat 30,72%. Kemudian meningkat menjadi 54,4% pada akhir siklus pertama dan terus meningkat menjadi 77,4% di akhir siklus kedua. Hal tersebut memperlihatkan telah tercapainya target penelitian minimal 71%. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa TARITA menjadi salah satu alternatif metode yang baik untuk meningkatkan creative movement anak usia dini di Kids Club Bobocil Lombok.Kata Kunci: creative movement, tari pendidikan berbasis cerita, kids club bobocil.
Efektifitas Pemanfaatan Barang Bekas Sebagai Media Untuk Mengembangkan Kreativitas Anak Usia 4 – 5 Tahun Haryati, Haryati; Rochmawati, Nur Intan; Iman, Nurul
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 9 No. 2 (2023): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v9i2.8563

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the use of file items as a learning medium to develop the creativity of children aged 4-5 years. This type of research is a quantitative research design Pres Experimentak Desaigns, namely one Shot Case Study. The study sample consisted of 60 children in RA Al Ma'arif Jambu. Data mining techniques with interviews, observations, documentation and tests. Data analysis techniques include normality test, homogeneity, Independent Sample T-Test, Mann-Whitney U Test. The results of the study that the t-count value was 4.783 > tcount 2.093, and the sig value was 0.000 < 0.05 so that it can be concluded that there is a difference in the average results of the post-test percentage results between the experimental class and the control class. The average score of the experimental class using used children's creativity got a score of 92 and in the conventional learning control class got a score of 80.25. Thus, experimental classes with used media can be more effectively used to improve and develop children's creativity in RA Al Ma'arif Jambu.Key Words: Utilization of Used Goods as Media, Creativity for Children Aged 4-5 Years Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan barang berkas sebagai media pembelajaran untuk mengembangkan Kreatifitas Anak Usia 4 - 5 Tahun. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif design Pres Experimentak Desaigns yaitu one Shot Case Study. Sampel penelitian terdari 60 anak di RA Al Ma`arif Jambu. Teknik penggalian data dengan wawancara, observasi, dokumentasi dan tes. Teknik analisis data meliputi uji normalitas, homogenitas, uji Independent Sample T-Test, Uji Mann-Whitney U Test. Hasil penelitian bahwa nilai t-hitung 4,783 > thitung 2,093, dan nilai sig 0,000 < 0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil rata-ratanya hasil prosentase post-test antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Nilai rata rata kelas eksperimen yang menggunakan barang bekas kreativitas anak mendapat nilai sebesar 92 dan pada kelas kontrol pembelajaran menggunakan konvensional mendapat nilai 80,25. dengan demikian maka kelas eksperimen dengan media barang bekas lebih efektif dapat digunakan untuk meningkatkan dan mengembangkan kreatifitas anak di RA Al Ma`arif Jambu.Kata Kunci: Pemanfaatan Barang Bekas Sebagai Media, Kreativitas Anak Usia 4 – 5 Tahun 
Pengaruh Media Media Pembelajaran Pohon Angka Terhadap Numerasi Anak PAUD di PKBM Tunas Unggul Kabupaten Lombok Utara Wahyuni, Sri; Herlina, Herlina
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 9 No. 2 (2023): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v9i2.8786

Abstract

Abstract: The problem in this study is whether there is an influence of number tree learning media on the numeration of PAUD children at PKBM Tunas Unggul, North Lombok Regency. Then this study aims to determine the effect of Number Tree Learning Media on Numeration of PAUD Children in PKBM Tunas Unggul North Lombok Regency. The subjects of this study were group A students, then the method of determining subjects in this study was a population study because the number of subjects was less than 100 people but only 19 people. Data collection methods used in this study are observation as the main method, documentation and interviews as complementary methods. The data analysis technique used is the t-test statistical formula. The results of the study show that there is an influence on the development of numeracy skills seen in group A students. This is confirmed by the results of the t-test calculation which produces a value for the numeration of 570.16, while the total t-table results are 1.734. This means that the null hypothesis (HO) is rejected while (Ha) is accepted. Based on the results of these calculations, it can be said that the influence of Number Tree Learning Media on the Numeration of PAUD Children at PKBM Tunas Unggul, North Lombok Regency is very high and should be maintained in order to give birth to smart and active children for the life of the nation in the future. The conclusion of this study is that there is a significant effect on early childhood numeracy at Tunas Unggul PAUDKeywords: Influence Of Number Tree Media, Early Childhood NumeracyAbstrak: Permasalahan dalam penelitian ini adalah, apakah ada Pengaruh Media Pembelajaran Pohon Angka Terhadap Numerasi Anak PAUD di PKBM Tunas Unggul Kabupaten Lombok Utara. Kemudian penelitian ini bertujuan mengetahui Pengaruh Media Pembelajaran Pohon Angka Terhadap Numerasi Anak PAUD di PKBM Tunas Unggul Kabupaten Lombok Utara.Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelompok A , kemudian metode penentuan subjek pada penelitian ini adalah studi populasi karna jumlah subjek kurang dari 100 orang melainkan hanya 19 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Observasi sebagai metode utama, dokumentasi dan wawancara sebagai metode pelengkap. Teknik analisis data yang digunakan yaitu rumus statistic t-test. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pengembangan keterampilan numerasi yang terlihat pada peserta didik kelompok A. Hal ini diperkuat dari hasil perhitungan t-test yang menghasilkan nilai untuk numerasi 570,16, sedangkan pada jumlah hasil t-tabel yaitu 1,734. Hal ini berarti bahwa hipotesis nol (HO) ditolak sedangkan (Ha) diterima. Berdasarkan dari hasil perhitungan tersebut bisa dikatakan bahwa Pengaruh Media Pembelajaran Pohon Angka Terhadap Numerasi Anak PAUD di PKBM Tunas Unggul Kabupaten Lombok Utara sangat tinggi dan patut dipertahankan agar melahirkan anak-anak yang cerdas dan aktif bagi kehidupan bangsa di kemudian hari. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya pengaruh yang signifikan terhadap numerasi Anak Usia Dini di PAUD Tunas Unggul.Kata Kunci: Pengaruh Media Pohon Angka, Numerasi Anak Usia Dini

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 2 (2025): September Vol 11, No 1 (2025): Maret Vol. 11 No. 1 (2025): Maret Vol 10, No 2 (2024): September Vol. 10 No. 2 (2024): September Vol 10, No 1 (2024): Maret Vol. 10 No. 1 (2024): Maret Vol 9, No 2 (2023): Volume 9 Nomor 2 Edisi September 2023 Vol 9, No 1 (2023): Volume 9 Nomor 1 Edisi Maret 2023 Vol. 9 No. 2 (2023): September Vol 9, No 2 (2023): September Vol 9, No 1 (2023): Maret Vol. 9 No. 1 (2023): Maret Vol 8, No 2 (2022): Volume 8 Nomor 2 Edisi September 2022 Vol 8, No 1 (2022): Volume 8 No 1 Edisi Maret 2022 Vol. 8 No. 2 (2022): September Vol 8, No 2 (2022): September Vol 8, No 1 (2022): Maret Vol. 8 No. 1 (2022): Maret Volume 7 Nomor 2 Edisi September 2021 Vol. 7 No. 2 (2021): September Vol 7, No 2 (2021): September Vol. 7 No. 1 (2021): Maret Volume 7 Nomor 1 Edisi Maret 2021 Vol 7, No 1 (2021): Maret Volume 6 Nomor 2 Edisi September 2020 Vol. 6 No. 2 (2020): September Vol 6, No 2 (2020): September Volume 6 Nomor 1 Edisi Maret 2020 Vol 6, No 1 (2020): Maret Vol. 6 No. 1 (2020): Maret Vol 5, No 2 (2019): September Vol. 5 No. 2 (2019): September Volume 5 Nomor 2 Edisi September 2019 Vol 5, No 1 (2019): Maret Vol. 5 No. 1 (2019): Maret Volume 5 Nomor 1 Edisi Maret 2019 Vol. 4 No. 2 (2018): September Volume 4 Nomer 2 Edisi September 2018 Vol 4, No 2 (2018): September Vol 4, No 1 (2018): Maret Volume 4 Nomer 1 Edisi maret 2018 Vol. 4 No. 1 (2018): Maret Volume 3 Nomer 2 Edisi September 2017 Vol. 3 No. 2 (2017): September Vol 3, No 2 (2017): September Vol 3, No 1 (2017): Maret Volume 3 Nomer 1 Edisi Maret 2017 Vol. 3 No. 1 (2017): Maret Volume 2 Nomer 2 Edisi September 2016 Vol. 2 No. 2 (2016): September Vol 2, No 2 (2016): September Vol 2, No 1 (2016): Maret Vol. 2 No. 1 (2016): Maret Volume 2 Nomer 1 edisi Maret 2016 More Issue