cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,361 Documents
Urgensi Pengaturan Larangan Rangkap Jabatan Pimpinan Partai Politik Sebagai Pejabat Eksekutif Ripsy, Marcellino Carlos Putra; Ruslie, Ahmad Sholikhin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4635

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah kekosongan pengaturan hukum mengenai larangan rangkap jabatan antara pimpinan atau ketua partai politik dengan jabatan eksekutif dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta peraturan perundang-undangan di bawahnya. Selain itu, kajian ini menyoroti urgensi pembentukan norma hukum yang secara tegas mengatur larangan tersebut dalam kerangka sistem ketatanegaraan Indonesia. Isu rangkap jabatan menjadi penting untuk dikaji karena berpotensi menimbulkan konflik kepentingan, melemahkan prinsip netralitas kekuasaan eksekutif, serta mengaburkan batas antara kepentingan publik dan kepentingan partai politik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan perbandingan. Pendekatan perundang-undangan dilakukan dengan menelaah ketentuan konstitusi dan regulasi terkait, sementara pendekatan konseptual digunakan untuk mengkaji prinsip-prinsip dasar konstitusionalisme, pemisahan kekuasaan, dan tata kelola pemerintahan yang baik. Adapun pendekatan perbandingan dimanfaatkan untuk melihat bagaimana negara lain mengatur larangan rangkap jabatan sebagai bagian dari upaya menjaga integritas pemerintahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hingga saat ini belum terdapat pengaturan yang secara eksplisit dan tegas melarang pimpinan atau ketua partai politik merangkap jabatan sebagai pejabat eksekutif, baik dalam UUD NRI Tahun 1945 maupun dalam peraturan perundang-undangan turunannya. Ketiadaan norma tersebut menimbulkan kebutuhan mendesak akan pembentukan pengaturan yang jelas dan tegas guna memperkuat integritas penyelenggaraan pemerintahan, mencegah konflik kepentingan, membatasi potensi penyalahgunaan kewenangan, menjamin netralitas jabatan eksekutif sebagai representasi kepentingan publik, memberikan kepastian hukum, serta mencegah berkembangnya praktik kekuasaan yang berpotensi mengarah pada otoritarianisme.
Kontribusi Dinas Sosial Kota Surabaya Dalam Mendukung Program Veteran Mengajar Di Wilayah Surabaya Selatan Hardianto, Reynaldi; Tohari, Amin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4637

Abstract

Program Veteran Mengajar merupakan salah satu inisiatif edukatif yang melibatkan para veteran sebagai narasumber dalam kegiatan pembelajaran sejarah di sekolah, dengan tujuan menanamkan nilai-nilai perjuangan, nasionalisme, dan cinta tanah air kepada generasi muda. Program ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang kontekstual dan bermakna melalui penyampaian langsung kisah perjuangan bangsa oleh para pelaku sejarah. Dalam pelaksanaannya, Dinas Sosial Kota Surabaya berperan sebagai fasilitator utama dengan menyediakan narasumber veteran, dukungan logistik, serta melakukan koordinasi dengan pihak sekolah guna memastikan keberlangsungan dan efektivitas program. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi yang dilakukan di beberapa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Surabaya Selatan. Pendekatan ini dipilih untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai peran Dinas Sosial dalam mendukung pelaksanaan Program Veteran Mengajar serta dampaknya terhadap siswa dan para veteran yang terlibat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran aktif Dinas Sosial Kota Surabaya menjadi faktor krusial dalam keberhasilan program, baik dari aspek teknis, emosional, maupun edukatif. Dukungan yang terencana memungkinkan kegiatan berjalan dengan lancar, sekaligus menciptakan interaksi yang bermakna antara siswa dan veteran. Program ini terbukti memberikan dampak positif bagi siswa dalam meningkatkan pemahaman sejarah dan penguatan pendidikan karakter. Di sisi lain, keterlibatan veteran juga menjadi sarana aktualisasi diri serta bentuk penghargaan atas jasa mereka. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan kelembagaan dan dukungan pendanaan yang berkelanjutan agar Program Veteran Mengajar dapat terus dilaksanakan, diterima secara luas, dan berkembang lebih maju di masa mendatang.  
Analisis Pengaruh Kualitas Produk dan Promosi Digital terhadap Impulsive Buying pada E-Commerce Tokopedia melalui Minat Beli Zuhri, Muhammad Saifuddin; Sutrisno, Sutrisno; Indiworo, Hawik Ervina
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.4639

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan promosi terhadap impulsive buying dengan minat beli sebagai variabel intervening pada pengguna e-commerce Tokopedia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner ber-skala Likert dari 120 responden mahasiswa aktif Universitas PGRI Semarang angkatan 2022 yang pernah menggunakan Tokopedia. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying, sedangkan promosi tidak berpengaruh signifikan terhadap impulsive buying. Promosi terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli, sementara kualitas produk tidak berpengaruh signifikan terhadap minat beli. Minat beli berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying. Selain itu, promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying melalui minat beli sebagai variabel intervening, sedangkan kualitas produk tidak berpengaruh signifikan terhadap impulsive buying melalui minat beli. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan kajian perilaku konsumen digital serta menjadi bahan pertimbangan praktis bagi pelaku e-commerce dalam merancang strategi pemasaran yang lebih efektif.
Potret Faktual Implementasi Community Based Tourism Di Indonesia Hidayat, Angger; Jumriatunnisah, Nur; Irmawati, Dewi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.464

Abstract

Peningkatan minat para penulis dalam topik pengembangan CBT di Indonesia selama dasawarsa terakhir menunjukkan seberapa penting topik ini untuk dibahas. Beberapa rekomendasi yang diberikan para peneliti terdahulu menggambarkan dimensi yang beragam, seperti optimalisasi program pemerintah, peningkatan sinergi lintas sektor, pembangunan yang adil, dan fokus kepada masyarakat sebagai penerima manfaat. Namun, terlepas dari luasnya dimensi penelitian pengembangan CBT, artikel dengan pembahasan secara kualitatif yang mampu mendeskripsikan pencapaian pengembangan CBT dari berbagai daerah dan studi sejauh ini belum pernah dibahas. Oleh karena itu, penelitian ini menjawab permasalahan tersebut melalui deskripsi implementasi CBT di berbagai wilayah dan studi menggunakan 30 artikel yang telah dipublikasikan hingga saat ini pada database Google Scholar yang di analisis menggunakan metode kualitatif dengan model pendekatan deskriptif. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti melakukan analisis terhadap implementasi aspek pengembangan CBT seperti (1) komitmen pemimpin lokal, (2) kolaborasi antar pemangku kepentingan, (3) antusiasme masyarakat, dan (4) landasan pemerintah yang kuat yang ada dalam berbagai studi. Hasil yang diperoleh menunjukkan tren aspek pengembangan CBT seperti komitmen pengelola dan antusiasme masyarakat menjadi yang paling banyak diperbincangkan, disusul dengan aspek landasan pemerintah dan kolaborasi antar pemangku kepentingan. Berdasarkan data dalam penelitian ini menunjukkan bahwa potret faktual pengembangan CBT di Indonesia belum optimal secara merata. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi topik-topik lainnya yang keluar dalam studi yang di analisis dengan cara menyediakan rekomendasi bagi penelitian di masa mendatang pada bidang ini.
Peran Artificial Intelligence Support dalam Memediasi Pengaruh Kompetensi Digital terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Banjarmasin Fatih, Hardika Muhammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4642

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi digital terhadap kinerja pegawai dengan artificial intelligence support sebagai variabel intervening. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya tuntutan organisasi terhadap pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan dalam mendukung efektivitas serta produktivitas kerja pegawai. Kompetensi digital dipandang sebagai kemampuan penting yang harus dimiliki pegawai, namun dalam praktiknya belum tentu secara langsung berdampak pada peningkatan kinerja tanpa adanya dukungan sistem teknologi yang memadai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang merupakan pegawai dalam suatu organisasi, kemudian dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Evaluasi terhadap model pengukuran menunjukkan bahwa seluruh konstruk penelitian telah memenuhi kriteria reliabilitas dan validitas, yang ditunjukkan oleh nilai Cronbach’s Alpha, Composite Reliability, dan Average Variance Extracted (AVE) yang berada di atas batas minimum yang direkomendasikan. Hasil pengujian model struktural menunjukkan bahwa kompetensi digital tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kinerja pegawai. Namun demikian, kompetensi digital terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap artificial intelligence support. Selanjutnya, artificial intelligence support juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Temuan ini mengindikasikan bahwa artificial intelligence support berperan sebagai variabel intervening yang penting dalam menjembatani hubungan antara kompetensi digital dan kinerja pegawai.
Analisis Efektivitas Peer Coaching dan Clinical Supervision terhadap Peningkatan Kompetensi Profesional Guru dalam Konteks Pembelajaran Blended putri, fatika adelia; Likia, Nurdin; Putri , Fatika Adelia; Asy’ari, Hasyim
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4643

Abstract

Transformasi pendidikan di era Revolusi Industri 4.0 dan pascapandemi telah mendorong penerapan pembelajaran blended sebagai model pembelajaran yang dominan. Perubahan ini menuntut peningkatan kompetensi profesional guru yang tidak hanya mencakup penguasaan materi dan pedagogik, tetapi juga literasi digital, kemampuan reflektif, dan adaptasi teknologi pembelajaran. Dalam konteks tersebut, supervisi pembelajaran memegang peran strategis sebagai instrumen pengembangan profesional guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan efektivitas Peer Coaching dan Clinical Supervision terhadap peningkatan kompetensi profesional guru dalam konteks pembelajaran blended. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan sintesis literatur komparatif. Penelusuran literatur dilakukan pada basis data google schoolar dan SINTA terhadap artikel jurnal bereputasi yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2017–2024. Dari 92 artikel awal, diperoleh 22 artikel yang memenuhi kriteria inklusi, dan 12 artikel utama dianalisis secara mendalam. Hasil sintesis menunjukkan bahwa Peer Coaching efektif dalam meningkatkan kompetensi pedagogik reflektif, kompetensi sosial, serta kolaborasi profesional guru, khususnya pada tahap adaptasi awal pembelajaran blended. Sementara itu, Clinical Supervision menunjukkan dampak yang lebih kuat terhadap peningkatan kompetensi profesional teknis dan kinerja mengajar melalui umpan balik terstruktur dan berbasis data observasi. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa tidak terdapat satu teknik supervisi yang sepenuhnya unggul dalam semua konteks. Oleh karena itu, kombinasi adaptif antara Peer Coaching dan Clinical Supervision direkomendasikan sebagai strategi supervisi yang efektif untuk meningkatkan kompetensi profesional guru dalam pembelajaran blended yang kompleks dan dinamis.
Pengaruh Penguasaan Microsoft Excel dan Penguasaan Microsoft Word terhadap Kemampuan Penyelesaian Tugas Administratif dengan Efikasi Diri Digital sebagai Variabel Mediasi Jakiroh, Jakiroh; Fatih, Hardika Muhammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4644

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut mahasiswa memiliki kemampuan aplikasi perkantoran yang memadai, khususnya Microsoft Excel dan Microsoft Word, untuk mendukung penyelesaian tugas-tugas administratif secara efektif. Dalam konteks perkuliahan dan dunia kerja, keterampilan tersebut menjadi kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh mahasiswa program studi Manajemen. Namun demikian, penguasaan keterampilan teknis saja belum tentu menjamin kemampuan penyelesaian tugas administratif secara optimal apabila tidak disertai dengan keyakinan diri dalam menggunakan teknologi digital. Banyak mahasiswa yang secara teknis memahami fungsi aplikasi, tetapi masih mengalami keraguan dan keterbatasan dalam mengaplikasikannya secara mandiri dan konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis  pengaruh penguasaan Microsoft Excel dan Microsoft Word terhadap kemampuan penyelesaian tugas administratif mahasiswa dengan efikasi diri digital sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research untuk menjelaskan hubungan kausal antar variabel yang diteliti. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 200 mahasiswa aktif semester 1 dan 3 yang sedang menempuh mata kuliah Pengantar Aplikasi Komputer. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan Microsoft Excel dan Microsoft Word berpengaruh positif dan signifikan terhadap efikasi diri digital mahasiswa. Selanjutnya, efikasi diri digital terbukti berpengaruh positif dan kuat terhadap kemampuan penyelesaian tugas administratif. Namun, penguasaan Microsoft Excel dan Microsoft Word tidak menunjukkan pengaruh langsung yang signifikan terhadap kemampuan penyelesaian tugas administratif, sehingga efikasi diri digital berperan sebagai variabel mediasi utama dalam model penelitian ini. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan aspek psikologis digital dalam pembelajaran aplikasi komputer.
Implementasi Kebijakan Penertiban Hewan Ternak di Desa Bongomeme Lasena, Sastia Sindi; Sulila, Ismet; Tohopi, Rustam
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4645

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan penertiban hewan ternak di Desa Bongomeme, Kabupaten Gorontalo, dengan menggunakan indikator teori implementasi kebijakan Jan Merse yang meliputi aspek informasi, isi kebijakan, dukungan masyarakat, serta pembagian potensi antar pihak terkait. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya hewan ternak yang berkeliaran bebas di fasilitas umum, seperti jalan raya dan area pemukiman, yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, membahayakan keselamatan lalu lintas, serta menurunkan tingkat kenyamanan dan keamanan masyarakat. Kondisi tersebut menunjukkan adanya permasalahan dalam pelaksanaan kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah desa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk menggambarkan secara mendalam realitas pelaksanaan kebijakan di lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan aparat pemerintah desa, pemilik ternak, dan masyarakat, serta dokumentasi terhadap peraturan dan kegiatan penertiban. Teknik analisis data meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan penertiban hewan ternak di Desa Bongomeme belum berjalan secara optimal. Dari aspek informasi, kegiatan sosialisasi kebijakan telah dilakukan, namun penyampaiannya belum merata dan belum menjangkau seluruh pemilik ternak. Dari aspek isi kebijakan, ketentuan yang ada sudah jelas, tetapi pemahaman masyarakat terhadap aturan tersebut masih terbatas. Dukungan masyarakat juga masih rendah, dipengaruhi oleh kebiasaan beternak secara tradisional serta keterbatasan sarana dan prasarana pemeliharaan ternak. Sementara itu, pembagian potensi antarinstansi terkait telah dilaksanakan, namun koordinasi dan pengawasan masih perlu ditingkatkan agar implementasi kebijakan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Pengalaman Komunikasi Outreach Workers dalam Memberikan Informasi HIV pada LSL di Bekasi Nugraha, Irfan; Khotimah, Cahyani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengalaman komunikasi para outreach workers dalam memberikan informasi mengenai HIV kepada kelompok Laki-laki Seks dengan Laki-laki (LSL) di Kabupaten Bekasi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih tingginya risiko penularan HIV pada kelompok LSL serta pentingnya peran outreach workers sebagai komunikator utama dalam upaya pencegahan dan edukasi HIV di masyarakat. Keberhasilan penyampaian informasi sangat dipengaruhi oleh proses komunikasi yang dibangun, baik secara verbal maupun nonverbal, antara outreach workers dan khalayak sasaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa wawancara mendalam terhadap lima informan yang berperan sebagai outreach workers, observasi lapangan, serta kajian pustaka yang relevan. Pendekatan kualitatif dipilih untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai pengalaman subjektif, strategi komunikasi, serta dinamika interaksi sosial yang terjadi dalam proses penyampaian informasi HIV kepada LSL. Landasan teori yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada teori Interaksi Simbolik dari George Herbert Mead, yang menekankan pemahaman kehidupan bermasyarakat melalui penggunaan simbol-simbol, baik verbal maupun nonverbal. Teori ini digunakan untuk menganalisis bagaimana outreach workers memaknai peran mereka, membangun interaksi, serta menyesuaikan simbol komunikasi dengan konteks sosial dan karakteristik LSL sebagai sasaran komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan simbol-simbol komunikasi dalam pemberian informasi HIV dipengaruhi oleh media yang digunakan, pesan kunci yang disampaikan, serta karakteristik khalayak sasaran. Selain itu, proses komunikasi yang terjalin antara outreach workers dan LSL turut memengaruhi tingkat efektivitas penyampaian informasi HIV. Interaksi yang bersifat terbuka, empatik, dan kontekstual terbukti mampu meningkatkan pemahaman serta penerimaan informasi HIV di kalangan LSL di Kabupaten Bekasi.
Dinamika dalam Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Daerah (Studi Kasus Putusan Mahkamah Konstitusi Perkara Nomor. 135/PUU -XXII-2024) Hakim, Hafiz Abdul; Zykro, Muhammad Rasyid; Rezanda, Rifqi Luthfi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4647

Abstract

Pemilihan umum (Pemilu) dan pemilihan kepala daerah (Pilkada) merupakan wujud nyata pelaksanaan kedaulatan rakyat sebagai fondasi demokrasi di Indonesia. Pelaksanaan Pemilu dan Pilkada secara serentak pada tahun 2024 menandai tonggak penting dalam reformasi sistem elektoral, dengan tujuan utama meningkatkan efisiensi anggaran, sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah, serta memperkuat legitimasi pemerintahan hasil pilihan rakyat. Penelitian ini menganalisis secara mendalam perubahan hukum fundamental dalam pelaksanaan pemilihan serentak, dengan fokus khusus pada implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 135/PUU-XXII-2024 yang menjadi acuan penyeimbang antara kedua jenis pemilihan tersebut. Metodologi yang diterapkan adalah pendekatan yuridis normatif, mengkaji secara komprehensif peraturan perundang-undangan terkait dan studi kasus Putusan MK untuk mengevaluasi dampak substansial norma hukum terhadap integritas sistem pemilu nasional dan daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pemilu serentak sangat bergantung pada tiga pilar utama: sinergi regulasi hukum yang fleksibel dan responsif, kesiapan kapasitas lembaga penyelenggara seperti KPU dan Bawaslu, serta partisipasi aktif dan kritis masyarakat. Putusan Mahkamah Konstitusi berfungsi sebagai instrumen hukum vital yang menjamin pelaksanaan pemilu yang adil, transparan, dan demokratis, sekaligus menjaga hak konstitusional warga negara untuk memilih dan dipilih tanpa diskriminasi. Di samping tantangan teknis dan administratif yang kompleks, peningkatan literasi politik dan kesadaran publik terbukti menjadi faktor penentu kualitas demokrasi substansial. Kebijakan pemilu serentak memang menawarkan keuntungan signifikan dalam efisiensi anggaran dan integrasi kebijakan, namun menuntut reformasi hukum pemilu yang cermat untuk menyeimbangkan efisiensi administratif dengan prinsip-prinsip demokrasi yang substansial dan partisipatif.