cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,174 Documents
Transformasi SDM Kesehatan melalui Manajemen Talenta di Rumah Sakit: Literature Review Sosiawan, Putu Prathiwi Kemala Putri; Walean, Ayu Kezia; Sumarauw, Christine Dianne; Paramarta, Vip
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6608

Abstract

Human resources (HR) in healthcare play a crucial role in determining the quality, safety, and sustainability of hospital services. As the healthcare sector undergoes rapid changes driven by digital transformation, increasing service complexity, and rising patient expectations, talent management has emerged as a strategic necessity for hospital organizations. This literature review aims to analyze the role of talent management in transforming the healthcare workforce by synthesizing findings from scientific articles published between 2018 and 2025. Databases including Scopus, PubMed, ScienceDirect, and SINTA were reviewed using keywords related to talent management, healthcare workforce development, leadership succession, and hospital human resource strategies. The results indicate that talent management significantly enhances workforce competence, leadership capabilities, digital readiness, job satisfaction, and employee retention. It also contributes to reducing burnout, strengthening organizational culture, and improving interdisciplinary collaboration—factors essential for patient safety and service excellence. Moreover, talent management supports the adoption of digital health technologies by improving digital literacy among healthcare workers. However, several challenges persist, particularly in the Indonesian context, such as limited HR information systems, insufficient talent mapping, resistance from senior staff, and inadequate investment in digital training. Overall, this review highlights that talent management is not merely an HR function but a strategic driver of hospital performance and long-term sustainability. Integrating talent management into hospital planning, leadership development, competency assessment, and career pathways is essential to building an adaptive, innovative, and high-performing healthcare workforce capable of meeting future health system demands.
Overkapasitas Lembaga Pemasyarakatan sebagai Dampak Kebijakan Pemidanaan dalam Sistem Peradilan Pidana Hasmanita, Cilvianiar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6629

Abstract

Dalam sistem peradilan pidana, lembaga pemasyarakatan menempati posisi strategis sebagai tahap penutup yang memiliki peran ganda, yakni menyediakan proses pembinaan bagi narapidana sekaligus memfasilitasi kembalinya mereka ke kehidupan masyarakat secara produktif. Namun demikian, dalam praktik operasionalnya (das sein), lembaga pemasyarakatan di Indonesia menghadapi persoalan serius berupa overkapasitas yang bersifat kronis dan sistemik, mengakar pada kebijakan pemidanaan yang tidak proporsional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam kebijakan pemidanaan dalam sistem peradilan pidana Indonesia, mengkaji tujuan normatif kebijakan pemidanaan dan sistem pemasyarakatan (das sollen), serta menelaah kesenjangan fundamental antara keduanya sebagai faktor struktural penyebab overkapasitas lembaga pemasyarakatan. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan hukum normatif, yang secara komprehensif menggabungkan analisis terhadap peraturan perundang-undangan yang relevan serta konsep-konsep hukum yang mendasari. Temuan dari penelitian ini memperlihatkan bahwa overkapasitas lembaga pemasyarakatan merupakan konsekuensi langsung dari kebijakan pemidanaan yang masih berorientasi pada pemenjaraan massal, di mana pidana penjara belum ditempatkan secara konsisten sebagai ultimum remedium atau pilihan terakhir. Kesenjangan yang signifikan antara tujuan normatif pemidanaan yang menekankan aspek rehabilitasi dan reintegrasi sosial dengan praktik pemidanaan yang bersifat represif dan punitif berdampak pada tidak optimalnya fungsi pemasyarakatan, degradasi kondisi hunian, serta berpotensi menimbulkan pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia narapidana. Dengan mempertimbangkan urgensi permasalahan tersebut, diperlukan reorientasi kebijakan pemidanaan yang komprehensif melalui optimalisasi penerapan pidana alternatif untuk mengatasi permasalahan overkapasitas lembaga pemasyarakatan secara struktural dan berkelanjutan.
Pengaruh Green Accounting, Corporate Social Responsibility dan Kepemilikan Asing terhadap Kinerja Keuangan Rahmawati, Amanda; Anisa, Anisa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6839

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh green accounting, corporate social responsibility (CSR), dan kepemilikan asing terhadap kinerja keuangan pada perusahaan sektor industrial yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan perusahaan yang diakses melalui situs resmi BEI serta situs resmi masing-masing perusahaan. Teknik penentuan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling sehingga diperoleh sebanyak 6 perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian dengan total 30 observasi selama periode penelitian. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak Microsoft Excel 2013 dan Eviews 12. Variabel independen dalam penelitian ini terdiri dari green accounting, corporate social responsibility, dan kepemilikan asing, sedangkan variabel dependen yang digunakan adalah kinerja keuangan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial green accounting dan kepemilikan asing berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan. Sementara itu, corporate social responsibility tidak menunjukkan pengaruh terhadap kinerja keuangan. Namun demikian, secara simultan green accounting, corporate social responsibility, dan kepemilikan asing secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi manajemen perusahaan, investor, serta pihak terkait dalam mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan struktur kepemilikan dalam upaya meningkatkan kinerja keuangan perusahaan secara berkelanjutan.
Perancangan Identitas Visual Usaha Jahit ”Santun Model Busana” sebagai Media Promosi Digital Prastuti, Annisa Hindun; Hasbullah, Hasbullah; Fathoni, Muhammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6866

Abstract

Di era transformasi digital yang kian kompetitif, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) khususnya pada sektor fesyen menghadapi tantangan besar dalam membangun visual branding guna meningkatkan kredibilitas di pasar daring. Penelitian ini berfokus pada "Santun Model Busana", sebuah usaha jahit modiste di Lombok Barat yang telah beroperasi secara konsisten sejak tahun 1997. Meskipun memiliki kualitas produksi standar butik serta pengalaman teknis yang mumpuni, usaha ini belum memiliki identitas visual yang representatif dan terstandarisasi. Ketiadaan logo yang ikonik menyebabkan citra usaha terlihat kurang profesional dan sulit bersaing di berbagai platform digital yang sangat mengandalkan daya tarik aspek visual serta estetika desain.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Design Thinking yang meliputi lima tahapan utama: empathize, define, ideate, prototype, dan test. Proses pengumpulan data dilakukan secara komprehensif melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan pemilik, studi dokumentasi, serta penyebaran kuesioner kepada responden untuk mendapatkan validasi pasar secara objektif. Hasil perancangan menghasilkan logo berbasis inisial yang merepresentasikan kesan elegan, profesional, dan feminin sesuai dengan karakteristik target pasar perempuan modern. Logo juga dinilai efektif digunakan pada berbagai media digital seperti media sosial dan platform promosi daring guna menarik minat pelanggan baru. Dengan demikian, identitas visual yang dirancang dapat memperkuat branding, meningkatkan kepercayaan konsumen, serta mendukung strategi promosi digital Santun Model Busana secara berkelanjutan di masa depan.
Analisis Prediksi Drop out Mahasiswa dengan Random Forest Studi Kasus Fakultas Ilmu Komputer Universitas Esa Unggul Sitinjak, David Andrew
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6904

Abstract

Seiring dengan berkembangnya kemajuan teknologi dan pemanfaatan data analytics di bidang pendidikan, saat ini perguruan tinggi dapat menilai, memprediksi, dan mengungkapkan potensi permasalahan akademik mahasiswa, termasuk risiko drop out. Berbagai media dan sumber data akademik dapat dimanfaatkan untuk menganalisis permasalahan tersebut, salah satunya adalah data akademik internal seperti nilai, kehadiran, lama studi, dan aktivitas perkuliahan mahasiswa. Data ini dapat menjadi sumber penting untuk mengidentifikasi mahasiswa yang berpotensi drop out sehingga pihak universitas dapat melakukan tindakan preventif lebih awal. Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Esa Unggul, misalnya, memiliki berbagai data akademik yang dapat diolah menjadi informasi prediktif terkait potensi drop out mahasiswa. Walaupun sistem akademik telah berjalan cukup baik, tidak sedikit mahasiswa yang menghadapi kendala akademik hingga berisiko drop out. Oleh karena itu, diperlukan metode analisis yang akurat untuk memprediksi potensi tersebut. Dengan tingkat akurasi yang cukup tinggi yang dihasilkan oleh algoritma Random Forest, maka metode ini dinilai tepat untuk digunakan dalam menganalisis potensi drop out mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil dari penerapan algoritma Random Forest dalam melakukan klasifikasi mahasiswa yang berpotensi drop out di Fasilkom Universitas Esa Unggul serta mengukur tingkat akurasinya. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dan data preprocessing (filtering, cleaning, dan transformasi data). Sementara itu, metode implementasi dilakukan melalui tahapan analisis, pemodelan menggunakan Random Forest, serta pengujian model.
Analisis Waktu Pelaksanaan berdasarkan Kapasitas Produksi Alat pada Proyek Konstruksi Kereta Layang Kosasih, Maria Angelica Adriana; Arifin , Muhammad Faizal Ardhiansyah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6959

Abstract

Meningkatnya kemacetan perkotaan akibat pertumbuhan penduduk dan peningkatan mobilitas menuntut sistem transportasi yang lebih efisien, andal, dan terintegrasi. Salah satu solusi yang dianggap mampu mengatasi masalah ini adalah pembangunan sistem kereta layang, yang mengurangi kemacetan lalu lintas dan juga meningkatkan kapasitas angkutan barang serta waktu tempuh. Dalam proyek pembangunan kereta layang, manajemen waktu sangat penting, karena keterlambatan dapat mengganggu mobilitas publik. Oleh karena itu, studi ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan strategi percepatan proyek melalui peralatan tambahan terhadap waktu penyelesaian proyek kereta layang. Menggunakan metode network planning, yang merupakan pendekatan manajemen proyek yang mengorganisir semua aktivitas kerja ke dalam jaringan berdasarkan hubungan antar pekerjaan dan urutan pelaksanaan. Metodologi ini memungkinkan penilaian aktivitas lintasan kritis dan dampak percepatan terhadap durasi proyek secara keseluruhan. Seluruh proses perencanaan, penjadwalan, dan pengendalian proyek dalam studi ini didukung oleh perangkat lunak Primavera P6 Professional 24, yang digunakan untuk membuat struktur rincian pekerjaan (Work Breakdown Structure/ WBS), mendefinisikan hubungan antar aktivitas, memodelkan jaringan kerja, dan menganalisis perubahan durasi akibat implementasi peralatan tambahan. Berdasarkan perhitungan dan visualisasi, strategi percepatan yang dilakukan adalah mengubah alur pekerjaan menjadi paralel. Hal ini memiliki dampak signifikan terhadap waktu penyelesaian proyek. Durasi proyek secara keseluruhan berkurang 372 hari, atau sekitar 31,9% lebih cepat dibandingkan kondisi sebelum percepatan, menunjukkan efektivitas strategi dalam meningkatkan kinerja waktu penyelesaian proyek.
The Evolution of Decision Support Systems (DSS) to Strategic AI: A Systematic Review of Architectural Shifts and Business Value Budianto, Farhan Alif; Lubis, Muharman; Mukti, Iqbal Yulizar; Budianto, Setyo
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6990

Abstract

This study examines the evolution of Decision Support Systems (DSS) toward Strategic Artificial Intelligence (SAI) by systematically analyzing architectural shifts and their implications for business value creation. Using a Systematic Literature Review (SLR) approach based on the PRISMA protocol, data were collected from Scopus, Web of Science, and IEEE Xplore databases covering publications from 2000 to 2025. A total of 85 peer-reviewed articles were selected after a rigorous screening and eligibility process. The findings reveal a progressive transition from model-driven, on-premise DSS architectures to cloud-native, agent-based, and LLM-integrated systems characterized by architectural autonomy and decentralized AI mesh structures. This transformation reshapes organizational decision-making from reactive data support to proactive and generative strategic insight. The study proposes a DSS–SAI Convergence Framework that explains how architectural autonomy reduces strategic latency and enhances agility, competitive advantage, and innovation capability. The results highlight that Strategic AI is not merely a technological upgrade but a fundamental shift in organizational intelligence and value logic, requiring new managerial competencies in decision engineering and explainable AI governance. Furthermore, the review identifies emerging risks—including algorithmic drift, governance latency, and configuration complexity—that may undermine strategic alignment if not properly managed. The study contributes to the information systems literature by integrating architectural, organizational, and governance perspectives into a unified analytical lens and offers practical guidance for firms seeking to operationalize AI-driven strategic decision infrastructures.
Analisis Saluran Pemasaran Komoditas Kemiri dan Cengkeh (Studi Kasus Kemiri di Desa Biluango, Kabupaten Bone Bolango dan Cengkeh di Desa Dulamayo Utara, Kabupaten Gorontalo) Yusup, Hasni; Arsyad, Karlena; Sirajuddin, Zulham
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis saluran pemasaran, margin pemasaran, farmer’s share, dan tingkat efisiensi pemasaran komoditas kemiri dan cengkeh di Desa Biluango, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango serta Desa Dulamayo Utara, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2024 hingga Februari 2025. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif yang didukung pendekatan kualitatif. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk menghitung margin pemasaran, farmer’s share, dan koefisien margin berdasarkan data harga jual, harga beli, biaya produksi, dan biaya pemasaran. Sementara itu, pendekatan kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan pola saluran pemasaran, mekanisme penentuan harga, sistem pembayaran, serta peran masing-masing lembaga pemasaran melalui observasi dan wawancara langsung dengan responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran kemiri memiliki empat saluran, yaitu (1) petani–pedagang pengumpul–industri, (2) petani–pedagang pengumpul–pengecer–konsumen, (3) petani–pengecer–konsumen, dan (4) petani–konsumen langsung. Adapun pemasaran cengkeh hanya melalui satu saluran, yaitu petani–pedagang pengumpul–pedagang besar. Margin pemasaran kemiri tertinggi terdapat pada saluran III sebesar Rp10.000/kg dan terendah pada saluran I sebesar Rp2.000/kg. Nilai farmer’s share kemiri tertinggi terdapat pada saluran IV sebesar 100%, sedangkan pada cengkeh sebesar 92% dengan margin Rp10.000/kg dan koefisien margin 8%. Semakin pendek saluran pemasaran, semakin kecil margin dan semakin tinggi bagian harga yang diterima petani, sehingga sistem pemasaran menjadi lebih efisien dan menguntungkan bagi petani.
Pengaruh Pengetahuan Perpajakan, Tingkat Pendapatan, dan Sanksi Perpajakan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Firgiani, Febbya Amanda; Juitania, Juitania
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7020

Abstract

Penelitian ini secara khusus bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan perpajakan, tingkat pendapatan, dan sanksi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi (WPOP) yang terdaftar secara resmi di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jakarta Kalideres. Populasi dalam penelitian ini meliputi keseluruhan wajib pajak orang pribadi (WPOP) yang terdaftar di KPP Pratama Jakarta Kalideres dengan jumlah 195.120 WPOP. Sementara sampel yang diambil berjumlah 399 responden. Pemilihan sampel dilakukan melalui teknik purposive sampling, yaitu metode pengambilan sampel berdasarkan kriteria yang telah ditentukan sebelumnya agar sesuai dengan fokus penelitian. Sumber data utama bersifat data primer, yang dikumpulkan dengan cara penyebaran kuesioner secara langsung dan juga melalui google form kepada semua WPOP yang termasuk dalam kelompok sampel penelitian ini. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, uji kualitas data, uji asumsi klasik, uji determinasi, analisis regresi linear berganda, dan uji hipotesis yang efektif untuk menguji hubungan antar variabel dengan menggunakan bantuan software SPSS versi 29. Temuan pada penelitian ini mengungkapkan bahwa secara simultan atau bersama-sama, ketiga variabel independen yaitu pengetahuan perpajakan, tingkat pendapatan, dan sanksi perpajakan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Secara parsial atau individual, pengetahuan perpajakan terbukti berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, menunjukkan bahwa pemahaman yang lebih baik tentang aturan perpajakan cenderung meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Sanksi perpajakan juga memiliki pengaruh signifikan, di mana keberadaan sanksi yang ketat mendorong WPOP untuk lebih patuh. Namun, tingkat pendapatan secara parsial tidak menunjukkan pengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak, mengindikasikan bahwa faktor pendapatan tidak menjadi penentu utama dalam konteks ini.
Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak, Pengetahuan Perpajakan, dan Sanksi Perpajakan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak UMKM di Tangerang Sherlyamanda, Andhien; Fitrianti, Dini
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7041

Abstract

Pajak merupakan penerimaan negara yang sangat krusial bagi pembangunan setiap negara. Dengan kontribusi besar dari masyarakat dalam membayar pajak, pemerintah mampu menyediakan berbagai fasilitas dan infrastruktur. Salah satu fenomena yang pernah terjadi yaitu pada tahun 2021 jumlah UMKM di Indonesia mencapai 64,2 juta unit atau 99,9% dari total pelaku usaha, meskipun jumlah UMKM memiliki potensi besar sebagai pembayar pajak, dan wajib pajak meningkat, kontribusi mereka terhadap penerimaan pajak nasional masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesadaran wajib pajak, pengetahuan perpajakan, dan sanksi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Tangerang. Fenomena rendahnya kepatuhan pajak di sektor UMKM menjadi latar belakang utama penelitian ini, mengingat besarnya potensi penerimaan negara dari sektor tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan sumber data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan Google Form. Populasi dalam penelitian ini adalah pelaku UMKM di Kabupaten Tangerang yang berjumlah sekitar 78.500 unit, dengan pengambilan sampel sebanyak 100 responden menggunakan teknik incidental sampling dan rumus Slovin. Data dianalisis menggunakan teknik regresi linier berganda melalui program SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, kesadaran wajib pajak, pengetahuan perpajakan, dan sanksi perpajakan berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak. Namun secara parsial, kesadaran wajib pajak ditemukan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Sebaliknya, variabel pengetahuan perpajakan dan sanksi perpajakan memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan kepatuhan wajib pajak UMKM. Temuan ini menekankan pentingnya edukasi perpajakan dan penegakan sanksi untuk mendorong partisipasi pajak pelaku usaha.