cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6,051 Documents
Analisis Potential Demand Angkutan Perkotaan Trayek K-14 (Kp. Utan-Serang-Setu) Menggunakan Metode Stated Preference Naldiansyah, Maulanda; Septiadi, Irfan; Anggraini, Dwie Ayu; Boing, R. Caesario
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7044

Abstract

Pertumbuhan urbanisasi dan meningkatnya mobilitas masyarakat menuntut penyediaan sistem transportasi perkotaan yang efisien dan mampu menarik minat pengguna. Namun, penggunaan angkutan umum pada beberapa trayek masih rendah, termasuk pada angkutan perkotaan trayek K-14 (Kp. Utan–Serang–Setu) di Kabupaten Bekasi yang memiliki tingkat pemanfaatan yang terbatas dibandingkan potensi wilayah pelayanannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh atribut layanan transportasi terhadap probabilitas pemilihan angkutan perkotaan serta mengestimasi potensi permintaan (potential demand) pada trayek K-14. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode stated preference dan analisis model logit biner. Data primer diperoleh melalui survei kuesioner kepada 100 responden yang berada di wilayah layanan trayek, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen instansi terkait dan literatur ilmiah. Variabel penelitian meliputi tarif, waktu tempuh, headway, dan kenyamanan sebagai variabel independen serta probabilitas pemilihan moda sebagai variabel dependen. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh atribut layanan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pemilihan moda. Tarif, waktu tempuh, dan headway memiliki pengaruh negatif terhadap probabilitas pemilihan angkutan, sedangkan kenyamanan memiliki pengaruh positif dan menjadi faktor paling dominan dalam meningkatkan peluang penggunaan angkutan umum. Nilai probabilitas rata-rata masyarakat memilih angkutan K-14 sebesar 2,97%, dengan estimasi potential demand sekitar 734 penumpang per hari dari total populasi wilayah layanan sebesar 24.694 jiwa. Temuan ini menunjukkan bahwa daya tarik layanan angkutan perkotaan masih rendah sehingga diperlukan peningkatan kualitas pelayanan terutama pada aspek kenyamanan, frekuensi layanan, dan efisiensi perjalanan. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris bagi perencanaan transportasi perkotaan berbasis permintaan serta dapat menjadi dasar dalam merumuskan strategi peningkatan pelayanan angkutan umum pada trayek lokal.
Pengaruh Fitur Aplikasi, Dukungan Organisasi, dan Keadilan Kompensasi terhadap Kepuasan Kerja Driver Maxim di Kabupaten Semarang Wulandari, Adelia; Suryatama, Fajar; Supraptini, Nunuk
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7048

Abstract

Pertumbuhan platform transportasi daring di Indonesia tidak selalu diikuti oleh peningkatan kesejahteraan mitra pengemudi. Salah satu fenomena tersebut terlihat pada driver Maxim di Kabupaten Semarang yang masih menghadapi berbagai permasalahan operasional, seperti kendala sistem aplikasi, kurangnya dukungan perusahaan, serta persepsi ketidakadilan dalam pembagian insentif. Kondisi ini berdampak pada tingkat kepuasan kerja mitra pengemudi dan berpotensi menurunkan loyalitas serta kinerja mereka secara berkelanjutan. Sementara itu, penelitian yang secara khusus mengkaji pengaruh fitur aplikasi, dukungan organisasi, dan keadilan kompensasi terhadap kepuasan kerja driver Maxim di Kabupaten Semarang masih tergolong terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketiga variabel tersebut terhadap kepuasan kerja mitra pengemudi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan jumlah responden sebanyak 96 orang yang ditentukan melalui rumus Lemeshow dan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala Likert 1–5 dan dianalisis melalui metode SEM-PLS menggunakan bantuan SmartPLS versi 4.1.1.7. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh indikator penelitian memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Nilai R-Square sebesar 0,789 menunjukkan bahwa fitur aplikasi, dukungan organisasi, dan keadilan kompensasi mampu menjelaskan 78,9% variasi kepuasan kerja. Secara parsial, ketiga variabel tersebut berpengaruh positif dan signifikan, dengan dukungan organisasi sebagai faktor paling dominan, diikuti keadilan kompensasi dan fitur aplikasi. Temuan ini menegaskan pentingnya optimalisasi sistem aplikasi, keadilan kompensasi, serta peningkatan dukungan perusahaan secara konsisten dan berorientasi pada kesejahteraan mitra.
Studi Komparatif Kinerja Penjualan Tenaga Penjual Generasi X, YY, dan Z (Studi Pada Dealer Cendana Harum Demak) Wardani, Zabrina Lailatusyifa Putri; Sijabat, Rauly; Darmaputra, M. Fadjar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7060

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kinerja penjualan tenaga penjual berdasarkan kelompok generasi, yaitu Generasi X, Generasi Y, dan Generasi Z pada Dealer Cendana Harum Demak. Kinerja penjualan diukur berdasarkan jumlah unit kendaraan yang berhasil dijual selama periode Agustus hingga Oktober 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian komparatif. Populasi penelitian berjumlah 40 tenaga penjual yang terdiri dari 3 orang Generasi X, 27 orang Generasi Y, dan 10 orang Generasi Z. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sensus, sehingga seluruh anggota populasi dijadikan responden penelitian. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan penjualan perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas varians menggunakan Levene’s Test, serta uji komparatif nonparametrik menggunakan Mann-Whitney U Test dan Kruskal-Wallis H Test. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal, sedangkan hasil uji homogenitas menunjukkan bahwa varians antar kelompok generasi bersifat homogen. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kinerja penjualan yang signifikan antara Generasi X dan Generasi Y, Generasi X dan Generasi Z, maupun Generasi Y dan Generasi Z. Pengujian secara simultan menggunakan uji Kruskal-Wallis juga menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan kinerja penjualan di antara ketiga generasi tersebut. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan karakteristik generasi tidak secara signifikan memengaruhi kinerja penjualan di Dealer Cendana Harum Demak. Kinerja penjualan lebih dipengaruhi oleh sistem kerja perusahaan, standar operasional, target penjualan, serta pengawasan manajerial yang diterapkan secara seragam kepada seluruh tenaga penjual.
Hubungan Pengetahuan Dengan Pemeriksaan Triple Eliminasi Pada Ibu Hamil di Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru Hilvadani, Tita; Dyna, Fitri; Maulinda, Dini; Nita, Yureya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7080

Abstract

Infeksi HIV, sifilis, dan hepatitis B pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan yang serius karena berisiko tinggi menularkan infeksi dari ibu ke anak. Pemeriksaan triple eliminasi merupakan upaya penting untuk mendeteksi dan mencegah penularan ketiga infeksi tersebut sejak dini. Namun, cakupan pemeriksaan triple eliminasi belum sepenuhnya optimal, salah satunya dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan pemeriksaan triple eliminasi pada ibu hamil di Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan di Puskesmas Payung Sekaki dengan jumlah 84 orang, dan seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner untuk mengukur pengetahuan ibu hamil dan lembar ceklis untuk mengetahui status pemeriksaan triple eliminasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan tinggi (82,1%) dan hampir seluruh ibu hamil telah melakukan pemeriksaan triple eliminasi (95,2%). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil dengan pemeriksaan triple eliminasi dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05).Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan ibu hamil dengan pemeriksaan triple eliminasi di Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Oleh karena itu, peningkatan edukasi dan penyuluhan kesehatan kepada ibu hamil perlu terus dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan cakupan pemeriksaan triple eliminasi sebagai upaya pencegahan penularan HIV, sifilis, dan hepatitis B dari ibu ke anak.
PSAK 74 Implementation and Conflict of Interest in the Digital Insurance Era Damayanti, Mutiara; Rindhyanti, Laiza Shendy; Winarto, Thomas Alvando; Yusnaini, Yusnaini
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7154

Abstract

The transformation of financial reporting architecture in the insurance industry through the implementation of PSAK 74 (IFRS 17) marks a fundamental shift from the historical cost model toward current value. However, in the digital era, this standard brings massive technological integration challenges and potential agency problems due to technical complexity and managerial subjectivity. This study aims to develop Systematic Literature Review (SLR) to identify the determinants of success and ethical barriers in the implementation of PSAK 74. Usinh the PRISMA Guildelines, 36 articles published between 2020 and 2025 were analyzed through a thematic approach. The mapping results show that 58.3% of the literature originates from reputable international journals, Indonesia becoming major reserch focus (41,6%). This indicates challenges related to IT infrastructure and human resource. Research findings reveal that financial reporting quality and transparency are the most dominant dependent variables affected by the adoption of this standard. Through the lens of agency theory, it was found that the principle-based nature of the standard provides broad discretionary space in determining actuarial assumptions such as discount rates and Contractual Service Margin (CSM), which could potentially be exploited for earnings management practices to maintain Risk-Based Capital (RBC) ratios. Meanwhile, legitimacy theory explains the tendency of insurance entities to engage in symbolic compliance to gain public recognition despite internal information asymmetry. This study concludes that the success of PSAK 74 in protecting the public interest highly depends on the transformation of IT systems into substantive internal control instruments to reduce opacity in insurance financial reporting.
Peran Moderasi Ukuran Perusahaan Pada Hubungan Modal Kerja dan Pertumbuhan Penjualan Terhadap Profitabilitas Perusahaan LQ45 Di Bursa Efek Indonesia Noviyanti, Dayu Komang; Yogantara, Komang Krishna; Asana, Gde Herry Sugiarto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7160

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh modal kerja dan pertumbuhan penjualan terhadap profitabilitas perusahaan serta menguji peran ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan yang tergabung dalam indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Profitabilitas merupakan indikator penting untuk menilai kinerja keuangan perusahaan dan kemampuan menghasilkan laba dari pemanfaatan aset yang dimiliki. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan yang diperoleh dari situs resmi Bursa Efek Indonesia. Teknik penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling sehingga diperoleh perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi moderasi untuk mengetahui hubungan antar variabel penelitian. Hasil penelitian diharapkan mampu memberikan gambaran mengenai bagaimana modal kerja dan pertumbuhan penjualan memengaruhi tingkat profitabilitas perusahaan. Selain itu ukuran perusahaan dipertimbangkan sebagai faktor yang dapat memperkuat atau memperlemah hubungan antara variabel independen dan profitabilitas. Perusahaan dengan pengelolaan modal kerja yang efisien serta pertumbuhan penjualan yang stabil cenderung memiliki kemampuan lebih baik dalam menghasilkan laba. Di sisi lain ukuran perusahaan dapat mencerminkan kapasitas sumber daya dan kekuatan finansial yang memungkinkan perusahaan lebih optimal dalam memanfaatkan peluang pasar dan meningkatkan profitabilitas secara berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi teoritis bagi pengembangan literatur akuntansi dan keuangan terkait faktor yang memengaruhi profitabilitas perusahaan. Selain itu hasil penelitian ini juga dapat menjadi referensi bagi investor dan manajemen perusahaan dalam pengambilan keputusan strategis terkait pengelolaan modal kerja dan strategi penjualan perusahaan. Temuan penelitian ini diharapkan mendukung peningkatan kinerja keuangan perusahaan.
Pengaruh Fraud Hexagon Terhadap Terjadinya Fraudulent Financial Reporting Pada Perusahaan Sektor Kesehatan Torong, Kezia Abigail Br; Elisabeth, Duma Megaria; Pembimbing, Arison Nainggolan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Fraud Hexagon Theory terhadap fraudulent financial reporting pada perusahaan sektor kesehatan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2024. Fraud Hexagon Theory digunakan untuk menjelaskan faktor-faktor yang dapat mendorong terjadinya kecurangan dalam pelaporan keuangan. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi pressure yang diproksikan dengan leverage, opportunity yang diproksikan dengan reputasi auditor, rationalization yang diproksikan dengan opini auditor, capability yang diproksikan dengan pergantian CEO, serta dua variabel lainnya yaitu arrogance dan collusion. Sementara itu, fraudulent financial reporting digunakan sebagai variabel dependen. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan perusahaan yang dipublikasikan melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia dan perusahaan terkait. Populasi penelitian berjumlah 38 perusahaan sektor kesehatan, dengan sampel sebanyak 22 perusahaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu selama periode pengamatan empat tahun sehingga diperoleh 88 data observasi. Analisis data dilakukan menggunakan metode statistik deskriptif dan regresi logistik dengan bantuan software SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage, reputasi auditor, opini auditor, dan pergantian CEO tidak berpengaruh signifikan terhadap fraudulent financial reporting. Variabel arrogance dan collusion dieliminasi karena data bersifat konstan. Secara simultan variabel independen hanya mampu menjelaskan 18,4% variasi fraudulent financial reporting, sedangkan 81,6% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.
“Broken Marriage” Sebagai Doktrin Yang Melandasi Alasan Terjadinya Perceraian Di Indonesia (Studi Putusan Perkara Nomor 525/Pdt.G/2021/PN.Sgr) Randitha, Kadek Ardi Arya; Windari, Ratna Artha; Ardhya, Si Ngurah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan doktrin broken marriage sebagai landasan alasan perceraian berdasarkan Pasal 39 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, serta menelaah interpretasi hakim dalam Putusan Nomor 525/Pdt.G/2021/PN.Sgr. Doktrin broken marriage merujuk pada kondisi keretakan hubungan perkawinan yang bersifat permanen dan tidak dapat dipulihkan kembali, sehingga tujuan perkawinan untuk membentuk keluarga yang bahagia dan kekal tidak lagi dapat tercapai. Meskipun doktrin ini tidak disebut secara eksplisit dalam peraturan perundang-undangan Indonesia, prinsipnya tercermin dalam norma bahwa perceraian hanya diperbolehkan apabila suami dan istri tidak dapat hidup rukun lagi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Data diperoleh melalui studi pustaka yang mencakup peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, serta literatur hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim dalam putusan tersebut secara implisit menerapkan doktrin broken marriage dengan menilai keretakan rumah tangga para pihak telah bersifat permanen dan tidak memiliki kemungkinan untuk dipulihkan. Indikator yang dipertimbangkan meliputi perselisihan yang terus-menerus, terputusnya komunikasi, serta tidak adanya harapan rekonsiliasi. Kondisi tersebut dinilai cukup untuk menyimpulkan bahwa perkawinan tidak dapat dipertahankan lagi. Analisis yuridis juga menunjukkan adanya kecenderungan praktik peradilan di Indonesia menuju pendekatan no-fault divorce, meskipun konsep tersebut belum diatur secara eksplisit dalam undang-undang. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan norma hukum serta penyusunan pedoman bagi hakim agar penilaian keretakan rumah tangga lebih objektif dan konsisten dalam praktik peradilan di tingkat nasional secara berkelanjutan.
Strategi Perusahaan Umum Daerah Bumi Berazam Jaya Dalam Tata Kelola Pasar Tradisional Teluk Uma Kecamatan Tebing Kabupaten Karimun Ikhwan, Raja Muhammad Khairul; Sambuardi, Roli; Novita, Frinda
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7175

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya berbagai permasalahan yang terjadi di Pasar Tradisional Teluk Uma. Permasalahan tersebut antara lain berkaitan dengan keterbatasan fasilitas yang tersedia, koordinasi kerja yang belum berjalan secara optimal di antara para pegawai atau pengelola pasar, serta masih lemahnya kegiatan pembinaan dan pendampingan yang diberikan kepada para pedagang. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan pasar masih memerlukan strategi yang lebih terarah agar kegiatan perdagangan dapat berjalan secara tertib, nyaman, dan berkelanjutan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang diterapkan oleh Perusahaan Umum Daerah Bumi Berazam Jaya dalam melaksanakan tata kelola Pasar Teluk Uma dengan menggunakan teori strategi yang dikemukakan oleh David Hunger dan Thomas Wheelen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif, dengan proses pengumpulan data yang dilakukan pada bulan Maret hingga April 2025.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap pemindaian lingkungan, pihak pengelola telah berupaya memahami kondisi lingkungan internal maupun eksternal yang memengaruhi pengelolaan pasar. Pada tahap formulasi strategi, beberapa langkah telah direncanakan, seperti penerapan sistem sewa harian bagi pedagang serta rencana perbaikan dan pengembangan fasilitas pasar. Namun, pelaksanaan strategi tersebut masih menghadapi kendala, terutama terkait dengan keterbatasan anggaran yang dimiliki. Selanjutnya, pada tahap implementasi strategi, pengelola melakukan koordinasi serta sosialisasi kebijakan kepada para pedagang, meskipun masih terdapat tantangan dalam hal penerimaan dan kepatuhan terhadap kebijakan tersebut. Sementara itu, tahap evaluasi telah dilakukan, namun belum sepenuhnya menyentuh aspek pembinaan dan pengembangan usaha pedagang.
Analisis Implementasi Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) Berbasis Akrual Pada Laporan Keuangan Di Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Sebagai Strategi Peningkatan Good Governance Sektor Publik Tarigan, Riyani; Gaol, Olivia Kristin Lumban; Sihombing, Krista Bella; Hamdani , M.; Lubis, Putri Kemala Dewi; Lubis , Nela Permata Sari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7193

Abstract

Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) berbasis akrual merupakan bagian dari reformasi pengelolaan keuangan sektor publik yang bertujuan untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) berbasis akrual pada laporan keuangan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sebagai strategi peningkatan good governance sektor publik pada periode 2023-2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi terhadap dokumen resmi laporan keuangan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang meliputi Laporan Realisasi Anggaran (LRA), Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih (LPSAL), Neraca, Laporan Operasional (LO), Laporan Arus Kas (LAK), Laporan Perubahan Ekuitas (LPE), dan Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK) pada tahun 2023-2025. Data diperoleh dari sumber resmi seperti website Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia dan Badan Pusat Statistik. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan menelaah, membandingkan, serta mengevaluasi penerapan komponen dari laporan keuangan berdasarkan prinsip-prinsip Standar Akuntansi Pemerintahan berbasis akrual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) Berbasis Akrual pada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah meningkatkan kualitas penyajian laporan keuangan, terutama dalam pengakuan aset, kewajiban, pendapatan, dan beban secara lebih transparan dan komprehensif. Penerapan SAP berbasis akrual juga berkontribusi dalam mendukung terwujudnya prinsip good governance melalui peningkatan transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas pengelolaan keuangan daerah. Namun demikian, dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan dari kompetensi sumber daya manusia, optimalisasi sistem informasi keuangan daerah, serta perlunya penguatan sistem pengawasan dan pengendalian internal pemerintah.